Mencegah Kanker Kulit

Cara Mencegah Kanker Kulit

Dibanding jenis lainya kanker kulit memang tidak terlalu membayakan. Namun bukan berarti kanker kulit tidak punya resiko tinggi. Apabila diabaikan dan tidak disembuhkan secepatnya, sel-sel kanker kulit tetap dapat berkembangbiak secara masif bahkan memunculkan gangguan serius pada organ-organ tubuh yang fungsinya sangat fital.

Sementara itu dipandang dari segi yang lain, kanker kulit lebih mudah untuk diketahui proses pertumbuhan dan identifikasinya. Selain itu pencegahannya juga mudah dilaksanakan, namun dengan catatan harus dijalankan secara rutin dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi.

Menghindari Paparan Sinar Matahari

Penyebab paling utama dari serangan kanker kulit berasal dari pancaran sinar matahari. Sinar matahari mengandung UV atau ultraviolet yang dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit. Jika jaringan kulit rusah, sel-sel kanker kulit bisa jadi mudah muncul kemudian tumbuh dan berkembangbiak lalu menjelma menjadi kanker kulit.

Sinar matahari yang dianggap paling bahaya adalah yang memancar dari jam 10 pagi hingga 4 sore. Untuk itu, usahakan sedapat mungkin agar tidak keluar ruang pada jam-jam tersebut. Jika harus keluar ruang, minimal harus selalu berada di tempat yang teduh dan tidak terkena pancaran sinar matahari secara langsung.

Menghindari Tanning dan Pemutih Kulit

Bagi sebagian orang, mungkin beranggapan bahwa memiliki kulit putih dan terang itu dapat membuat penampilan jadi lebih menarik. Namun sebagian yang lain, mempunyai kulit coklat justru akan memunculkan suatu eksotisme tersendiri.

Terkait dengan pendapat kedua, banyak orang yang menjalankan tanning atau mencoklatkan kulit. Demikian pula sebaiknya, tidak sedikit yang justru lebih senang memutihkan kulitnya melalui beberapa teknik khusus.

Kedua metode tersebut, baik tanning maupun memutihkan kulit sering menggunakan bahan-bahan yang bersifat kimiawi. Misalnya tanning bed dan UV radiasi artifisial dan penggunaan lampu UV. Semua cara tersebut merupakan terapi yang justru akan memunculkan efek sangat negatif berupa pemunculan sel-sel kanker kulit di tubuh.

Demikian pula dengan obat-obatan dan ramuan modern yang diciptakan dengan tujuan untuk menjadikan kulit agar terlihat cerah dan terang. Biasanya obat-obatan ini mengandung bahan kimia yang justru sangat berbahaya untuk kulit. Jadi sebaiknya tidak menggunakan obat atau ramuan tersebut dan diganti dengan cara-cara yang lebih alami.

Waspada pada Sinar Matahari

Meski siang hari, adakalanya matahari tidak memancarkan sinarnya dengan terang dan terik. Misalnya karena sedang mendung atau disebabkan oleh faktor yang lain. Dalam kondisi yang demikian, setiap orang tetap harus waspada karena sinar matahari yang keluar pada siang hari tetap memiliki resiko tinggi terhadap kesehatan kulit terutama kanker kulit.

Biasanya udara yang dingin mampu memunculkan samaran terhadap pancaran sinar matahari yang sebenarnya sangat menyengat. Peristiwa semacam ini bisa membuat orang menjadi lalai dan lupa untuk melindungi diri.

Akibatnya, tanpa disadari sinar UV atau ultraviolet yang berasal dari pancaran sinar matahari tetap masuk ke dalam jaringan kulit. Setelah itu akan menimbulkan kerusakan pada jaringan tersebut. Tidak lama kemudian sel-sel kanker kulit segera muncul dan tumbuh dengan cepat.

Jadi harus disadari, meski cuaca sedang tidak panas tapi sebaiknya tetap berada dalam ruangĀ  pada siang hari. Pemunculan UV tidak terpengaruh sama sekali oleh cuaca. Baik saat sedang panas maupun dingin, sinar UV tetap mampu menembus dan masuk ke jaringan kulit.

Menggunakan Sunblock

Dalam situasi tertentu misalnya karena pekerjaan, banyak orang yang harus keluar ruang atau rumah pada siang hari. Padahal seperti yang sudah dijelaskan diatas, pada siang hari pancaran sinar matahari memiliki resiko besar untuk memicu terjadinya kanker kulit.

Untuk itu, agar resiko ini dapat dicegah, harus selalu menggunakan tabir surya atau sunblock ketika sedang melakukan kegiatan di luar rumah. Bahkan jika perlu penggunaan sunblock ini dilakukan sesering mungkin. Apalagi jika kegiatan yang dilakukan punya kaitan erat dengan air.

Perlu dipahani sebagian besar sunblock atau tabir surya mudah luntur ketika terkena percikan air. Jadi apabila ada bagian tubuh yang basah, maka pemakaian sunblock harus diulang lagi. Termasuk juga ketika tubuh sering mengeluarkan keringat dalam jumlah yang banyak.

Membatasi Penggunaan Make Up

Hampir semua orang khususnya wanita, selalu membutuhkan make up dengan tujuan utama untuk menunjang penampilan. Namun jika penggunaannya terlalu berlebihan, make up dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit secara lebih cepat. Apalagi setelah menggunakan tidak dibersihkan dengan cepat.

Selain itu perlu diperhatikan pula, jangan memakai kosmetik yang terlalu lama disimpan atau sudah mengalami perubahan warna. Terlebih lagi jika masa kadaluwarsanya sudah habis dan melebihi tanggal penggunaan. Jika sudah kadaluwarsa, kosmetik bisa memunculkan senyawa yang menjadi pemicu pertumban sel kanker kulit.

Masa kadaluwarsa kosmetik memang tidak selalu tertulis dalam kemasannya. Tapi jika sudah masuk masa kadaluwarsa, ada beberapa tanda yang dapat dijadikan sebagai cirinya. Misalnya bau atau aroma dan warnanya yang berubah. Selain itu bentuknya juga jad lebih keras bahkan terasa kasar saat diusapkan pada wajah.

Menghindari Toksin

Siapa saja yang sering berkegiatan di area-area yang kandungan toksinnya tinggi pasti punya resiko lebih besar kena serangan kanker ulit. Karena toksin yang menyebar di udara melalui angin bisa hinggap di kulit, lalu memunculkan kontaminasi. Dampak dari kontaminasi inilah yang kemudian menimbulkan kerusakan di jaringan kulit dan memunculkan sel kanker kulit.

Area-area yang biasanya mempunyai kadar toksin tinggi antara lain yaitu lingkungan pabrik, terutama tidak dilengkapi dengan sistem pengolahan limbah yang sempurna. Kawasan yang terlalu padat lalu lintasnya juga termasuk area kadar toksin tinggi, karena banyak pencemaran udara yang diakibatkan oleh penggunaan bahan bakar mesin motor.

Memperbanyak Asupan Vitamin

Cara terbaik berikutnya untuk mencegah kanker kulit adalah memperbanyak asupan vitamin untuk tubuh khususnya vitamin C, E, B3, dan D. Untuk vitamin C, E, dan D, memiliki manfaat tinggi untuk menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker kulit. Khusus untuk vitamin C dan E sangat bagus untuk merawat kesehatan kulit.

Sedangkan gabungan dari vitamin B3 dan D akan membuat tubuh memiliki sistem kekebalan atau perlindungan yang lebih maksimal dari kerusakan di sel-sel kulit. Vitamin D mempunyai khasiat tinggi untuk mencegah pemunculan sel kanker di kulit.

Pola Makan Sehat

Upaya selanjutnya yang bisa dilakukan guna mencegah terjadinya penyakit kanker kulit yaitu dengan cara menerapkan pola makan sehat tiap hari. Bagi siapa saja yang lebih rajin dan rutin mengkonsumsi buah dan sayuran, pasti memiliki resiko yang lebih rendah terhadap serangan kanker kulit.

Kedua jenis makanan tersebut mempunyai kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Sehingga kehandalannya dalam menangkal radikal bebas sangat mumpuni. Termasuk juga kemampuan untuk mencegah masuknya sel kanker kulit ke dalam tubuh.

Ketika mengkonsumsi buah dan sayuran, utamakan yang kandungan seratnya tinggi sehingga proses pencernaan bisa berjalan lebih lancar. Jika proses pencernaan atau metabolisnya dapat berjalan lancar, maka toksin yang menjadi penyebab dari kanker kulit dapat dikeluarkan dari dalam tubuh secepatnya.

Tindakan bijaksana lainnya yang perlu dilakukan yaitu selalu mengkonsumsi air putih paling sedikit 1,5 hingga 2 liter setiap hari. Sama dengan buah dan sayuran, air putih juga memiliki kemampuan yang sangat dasyat untuk melancarkan metabolisme sekaligus melindungi tubuh dari serangan penyakit termasuk kanker kulit.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − twelve =