Manfaat Yoga untuk Kanker

Manfaat Yoga untuk Kanker Bisa Kembalikan Harapan Hidup

manfaat-yoga-untuk-kankerBeberapa tahun belakangan ini yoga telah menjadi salah satu olah raga favorit di Indonesia. Yoga menjadi tren sebab gerakannya mudah diikuti, tidak memerlukan modal khusus dan fleksibel karena bisa dilakukan di mana saja. Menurut penelitian para ahli yoga diyakini mampu mengurangi stres dan kecemasan, menurunkan detak jantung yang berlebihan serta menurunkan tekanan darah.

Gerakan yoga melatih posisi tubuh untuk bersikap lebih baik. Yoga juga melatih kelenturan tubuh, kekuatan otot, dan rileksasi mental. Gerakan yoga pada umumnya melatih seluruh bagian tubuh mulai dari kaki hingga kepala. Survei yang diajukan sebuah lembaga kesehatan di Amerika Serikat menunjukkan bahwa yoga memberikan banyak manfaat bagi responden yang melaksanakan yoga secara teratur.

Pada umumnya, mereka merasa lebih sehat, tidak mudah lelah dan terbebas dari insomnia. Sebagian besar responden mengaku merasa melakukan fungsi fisik lebih baik seperti kemampuan berjalan kaki hingga satu mil tanpa mudah merasa lelah, bisa naik turun tangga dengan nafas teratur dan mampu membawa beban berat seperti keranjang belanjaan.

Latihan Gerakan Yoga untuk Kanker

Manfaat senam yoga untuk kesehatan yang begitu besar mendorong sebuah lembaga pengobatan di Universitas Texas MD Anderson Cancer Center mengadakan penelitian terhadap gerakan yoga untuk kanker. Salah satu penelitiannya ditujukan pada beberapa wanita penderita kanker payudara. Sebanyak enam puluh dua wanita penderita kanker payudara ini disarankan rutin mengikuti kelas yoga minimal dua kali seminggu.

Pada minggu berikutnya diadakan survei terhadap mereka. Keenampuluh dua wanita penderita kanker payudara yang telah menyelesaikan pengobatan radiasi dan yoga secara rutin ini menjawab bahwa mereka merasa lebih sehat dan fungsi organ gerak tubuhnya terasa lebih baik. Para responden yang rata-rata berusia 50 tahun ini menyatakan bahwa mereka juga merasa lebih rileks, tidak merasa depresi dan cemas berlebihan.

Menderita kanker bukan berarti harus menghabiskan waktu dengan meratap dan menunggu vonis mati. Penderita kanker berhak dan sebaiknya mengisi hidup dengan keseharian seperti mereka yang tidak menderita penyakit. Menurut penelitian Harvard Medical Schoole Mental Health Letter gerakan-gerakan yoga terbukti mampu mengurangi berbagai keluhan yang biasa diderita para pasien kanker. Penelitian yang dilakukan Duke University menunjukkan hasil bahwa pasien kanker merasa lebih tenang, tidak mudah cemas, terhindar dari depresi dan tidak mengeluh insomnia.

Yoga ditinjau secara medis memberikan manfaat positif bagi pasien kanker baik ditinjau secara fisik maupun emosional. Beberapa manfaat yoga bagi pasien kanker adalah:

Meningkatkan mood pasien menjadi lebih baik

Gerakan yoga terbukti mampu meningkatkan suasana hati pasien menjadi lebih baik. Fakta ini diperoleh dari penelitian Universitas Texas MD Anderson Cancer Center dan Harvard Medical Schoole Mental Health Letter. Perbaikan mood pada pasien kanker yang rutin mengikuti latihan yoga timbul dari olah tubuh dari gerakan yoga yang menghasilkan hormon endorfin.

Hormon endorfin berpengaruh pada relaksasi pikiran dan menimbulkan mood positif. Gerakan yoga juga meningkatkan kadar asam gamma-aminobutyric, yaitu neurotransmitter otak yang berperan penting bagi pengaturan sistem saraf dan mampu mengelola suasana hati. Rutin mengikuti latihan yoga membuat para pasien kanker teralih perhatiannya dari penyakit yang diderita. Ia merasa hidupnya lebih berwarna, bertemu kenalan baru, dan merasa mendapat dukungan yang berarti.

Mengurangi kegelisahan, menghindarkan diri dari depresi, dan ketakutan

Keluhan yang dialami penderita kanker tidak hanya tentang rasa sakit secara fisik tetapi juga psikis mereka. Bayang-bayang kematian, kesakitan ketika menjalani pengobatan menjadi penyebab utama depresi. Yoga membantu mengurangi depresi melalui gerakan-gerakan tubuh yang dilakukan secara rutin. Salah satu gerakan inti pada yoga adalah latihan pernapasan.

Pernapasan yang teratur terbukti memengaruhi fungsi imunitas tubuh dan memperbaiki ketidakseimbangan sistem saraf otonom. Gangguan psikologis dan stres berkurang dengan latihan yoga yang teratur. Latihan pernapasan pada yoga mampu membuat penderita kanker merasa lebih rileks sehingga hilang segala ketakutan dan kecemasan.

Penelitian mengenai fenomena terapi yoga pernah dilakukan seorang wanita survivor kanker ovarium bernama Siera Campbell. Dalam sebuah kesempatan wawancara ia menyatakan bahwa latihan yoga secara teratur terbukti mengurangi stres dan mengatur siklus tidurnya lebih baik.

Membantu mengurangi nyeri pada tubuh

Gerakan yoga fleksibel dan bisa dilakukan penderita kanker secara bebas. Yoga bukan jenis olahraga berat dan gerakannya cukup pelan. Gerakan yoga ini membantu meningkatkan sirkulasi darah, mengendurkan ketegangan otot, dan mempercepat proses pemulihan rasa sakit.

Meningkatkan semangat

Aktif mengikuti yoga memberikan semangat pada para penderita kanker. Mereka merasa lebih bersemangat ketika bersosialisasi, bertemu sekelompok orang, dan mendapat suntikan semangat baru. Semangat semakin membara ketika mereka bertemu sesama penderita kanker yang juga aktif berlatih yoga dan berkuang melawan kanker.

Nah itulah ulasan manfaat yoga untuk kanker. Semoga bermanfaat dan tetap semangat menjalani kehidupan,meski dengan kanker di dalam tubuh.

Baca artikel lain mengenai Pola Makan Sehat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.