Manfaat Vegetarian

Apa Manfaat Vegetarian? Apakah Bisa Terbebas Dari Kanker?

manfaat vegetarianBagi sebagian besar orang, memutuskan menjadi vegetarian itu tidaklah gampang. Menjadi seorang vegetarian berarti harus siap bercerai dari daging merah dan segala bentuk olahan yang terbuat dari daging. Tetapi bagi sebagian lagi, membiasakan diri untuk tidak mengonsumsi daging adalah suatu hal yang memang mesti dilakukan. Sebab mereka paham bahwa manfaat vegetarian sangatlah besar, terutama dalam rangka menjaga kualitas kesehatan jangka panjang.

Menjadi seorang vegetarian sebetulnya sangat menguntungkan. Dalam hal memilah makanan, seorang vegetarian lebih tunduk pada peraturan pola hidup sehat ketimbang mereka yang bukan vegetarian. Dengan kedisiplinan menjalankan pola hidup sehat, maka otomatis segala penyakit tidak mudah datang.

Di dunia ini, penyakit-penyakit berbahaya beragam macamnya. Kanker menjadi salah satu yang paling menghantui. Sebagian besar kanker disebabkan oleh ketidakteraturan pola makan dan ketidakseimbangan gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Jerman, menjadi vegetarian dapat menekan risiko terserang kanker hingga 50% pada pria dan 30% pada wanita Fakta ini disebabkan oleh dua hal, yakni:

  • Pertama, seorang vegetarian lebih sering mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Banyak kandungan dalam sayur dan buahan yang terbukti ampuh mencegah penyakit kanker.
  • Kedua, seorang vegetarian tidak mengonsumsi berbagai jenis daging, terutama daging merah seperti sapi, kambing, kerbau, babi, dan unta. Meski daging merah dapat memenuhi asupan protein, karbohidrat, lemak, dan zat besi, namun makanan ini pula yang paling mudah mengubah struktur sel dalam tubuh.

Perlindungan dari Dalam untuk para Vegetarian dengan Menjadi Vegetarian

Gizi yang terdapat dalam buah dan sayuran dapat berfungsi sebagai senjata penolak kanker. Karena seseorang yang menjadi vegetarian mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran setiap hari, maka mereka mendapat perlindungan khusus dari dalam yang lebih besar daripada mereka yang bukan seorang vegetarian. Perlindungan yang dimaksud berupa:

Menjaga DNA dari Risiko Kerusakan

Radikal bebas, penggunaan bahan kimia pada makanan, beragam jenis virus berbahaya, serta radiasi merupakan pencetus kanker yang ada di sekitar kita. Jika semua itu masuk ke dalam tubuh manusia, maka risiko yang ditimbulkan adalah kerusakan DNA. DNA yang telah rusak atau abnormal tidak bisa lagi berfungsi sebagaimana mestinya dalam hal mengatur kinerja sel. Akibatnya, perkembangan sel sulit terkendali dan lambat laun berubah menjadi sel yang tidak menuntungkan/berbahaya. Di saat itulah kemudian sel kanker hidup dan menggerogoti organ serta jaringan-jaringan yang ada di sekitarnya.

Risiko kerusakan sel sesungguhnya bisa diatasi secara dini oleh sayur, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Di sinilah salah satu manfaat menjadi vegetarian mulai terasa. Di dalam sayur, buah, dan kacang-kacangan terkandung fitokimia yang mampu mencegah terjadinya kerusakan DNA. Fitokimia akan bekerja menetralisir zat karsogenik, lalu mengeluarkannya dari dalam tubuh.

Menggempur Sel Kanker

Masih oleh zat fitokimia, melalui senyawa fitokimia yang bernama Phenethyl isothiocyanate, sel tumor pada stadium dini dapat digempur hingga tak bersisa. Tentu saja, ini manfaat menjadi vegetarian yang sangat istimewa. Sebab, bagi mereka yang bukan seorang vegetarian, tidak akan bisa mendapatkan perlindungan dari dalam dalam bentuk seperti ini. Itu sebabnya, derajat kanker mereka yang bukan vegetarian lebih mudah meningkat. Mereka hanya bergantung pada obat-obatan yang dikonsumsi secara oral atau disuntikkan ke pembuluh darah. Padahal, obat-oba t kimia dapat memberikan dampak baru yang sama buruknya dengan penyakit itu sendiri.

Fitokomia khusus tersebut dapat ditemukan pada buah anggur, tomat, kiwi, brokoli, kacang-kacangan kering dan kurma. Dari kurma, seseorang dapat terlindung dari risiko kanker prostat dan pancreas. Dari anggur, seseorang dapat terlindungi dari ancaman kanker payudara, kanker paru-paru, kanker kolon dan rektum (kolorektal), serta kanker ginjal. Dari brokoli, seseorang dapat terlindungi dari bahaya kanker esophagus, kanker lambung, dan kanker payudara.

Namun, untuk mengoptimalkan manfaat dari sayur, buah, dan kacang-kacangan, perlu diingat bahwa kebersihan dari ketiga jenis makanan itu harus tetap terjaga. Cuci bersih sebelum dikonsumsi untuk menghilangkan racun pestisida yang menempel di permukaan. Hindari pula pengolahan dengan cara digoreng agar kandungan gizi di dalamnya tidak rusak.

Berjuta Manfaat Vegetraian Bagi Kesehatan

Bukan hanya terbatas untuk mencegah dan melawan penyakit kanker semata, tapi ada banyak sekali manfaat vegetarian bagi kesehatan. Beberapa di antaranya, yaitu:

  • Menjaga kelembapan dan kehalusan kulit. Tingginya kandungan Vitamin E, mineral serta antioksidan pada buah dan sayur memberi pengaruh positif pada kesehatan kulit, seperti menjaga pigmentasi tetap normal dan sirkulasi darah lancar.
  • Menyehatkan otak. Hasil riset yang dirilis oleh British Journal of Health Psycholgy mengemukakan bahwa mengonsumsi banyak sayur dapat membantu menenangkan pikiran, menambah energi untuk berpikir, dan membangun mood yang baik.
  • Mengharumkan tubuh secara alami. Manfaat menjadi vegetarian juga berpengaruh pada aroma tubuh yang dihasilkan secara alami. Seorang vegetarian diakui memiliki aroma tubuh yang lebih memikat dan membangkitkan hasrat seksual ketimbang mereka yang mengonsumsi daging.

Demikian ulasan mengenai manfaat vegetarian yang dapat disampaikan. Tidak ada salahnya membudayakan hidup sehat sesegera mungkin. Salah satu cara yang bisa Anda coba ialah menjadi vegetarian. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 16 =