Manfaat Temu Mangga

Manfaat Temu Mangga untuk Kanker. Ampuhkah?

Sejatinya, kita memiliki begitu banyak tanaman yang dapat digunakan sebagai obat atau lebih dikenal sebagai tanaman obat atau herbal. Bahkan, beberapa jenis tanaman ini dapat dengan mudah kita temukan di sekitar rumah atau lingkungan kita, namun kita tak banyak mengetahui manfaatnya untuk kesehatan. Salah satu tanaman obat ini adalah temu mangga yang merupakan salah satu jenis dari tumbuhan dari suku temu-temuan. Ada beberapa manfaat dan khasiat temu mangga ini untuk kesehatan. Salah satu manfaat temu mangga untuk kanker. Namun benarkah manfaat tersebut? Marikita cari tahu di sini.

Membedakan Temu Mangga dengan Tanaman Rimpang Lainnya

Temu mangga memang memiliki nama yang sedikit lebih unik dibandingkan dengan tanaman rimpang lainnya. Walaupun secara bentuk fisik, bisa jadi tak banyak orang yang akan dengan mudah membedakannya dengan jenis tanaman rimpang lainnya, karena memang memiliki bentuk fisik yang hampir sama dengan tanaman rimpang lainnya.

Temu mangga ini diberi nama sebagai temu mangga karena memang memiliki ciri unik yaitu aroma rimpang yang dirasakan seperti aroma mangga. Tanaman ini pun dapat dengan mudah ditemukan di daerah Indo Malesian seperti Indo-China, Taiwan, Thailand bahkan sampai Australia Utara, termasuk juga dapat dengan mudah ditemukan di negara kita, Indonesia.

Temu mangga pun memiliki nama disesuaikan dengan nama daerahnya. Sebut saja penyebutan temu poh di daerah Jawa, temu Pao di daerah Madura, temu putih di daerah Melayu, dan juga koneng bodas di daerah Sunda, dan tentunya masih banyak nama lainnya. Hanya saja, temu mangga ini memiliki istilah yang lebih dikenal dengan sebutan kunyit mangga.

Secara fisik, temu mangga ini memang cenderung memiliki kemiripan dengan kunyit. Bentuk fisiknya hampir sama dengan kunyit. Namun, daging dari temu mangga ini tidak berwarna kuning seperti kunyit, lebih cenderung mirip dengan kunyit putih. Hanya saja yang membedakan temu mangga ini dengan kunyit putih adalah keberadaan dari aroma rimpangnya yang cenderung lebih mirip dengan aroma buah mangga.

Sejak jaman dahulu kala, keberadaan dari temu mangga, bersama dengan jenis tanaman rimpang yang lainnya sudah banyak dikenal sebagai tanaman obat. Fungsi utama yang banyak dimanfaatkan adalah sebagai tanaman untuk pembuatan jamu.

Penggunaan temu mangga dapat dikonsumsi secara langsung dengan terlebih dahulu diiris, dikeringkan dan direbus. Ada juga pengolahan praktis menjadi instant dalam bentuk serbuk. Bahkan temu mangga ini sudah ada dibuat menjadi produk asinan, permen atau bahkan manisan. Pengolahan yang lebih modern dari temu mangga ini adalah digunakan untuk bahan pembuatan sirup, selai, dan juga botokan.

Pemanfaatan temu mangga ini tentunya adalah dengan penggunaan dari daging rimpangnya. Sebagaimana juga tanaman rimpang yang lainnya. Daging rimpangnya diambil dan kemudian diolah menjadi berbagai produk yang telah disebutkan di atas.

Pemanfaatan Temu Mangga untuk Kanker

Seperti yang telah disebutkan di atas, keberadaan temu mangga ini sudah lama dikenal memiliki manfaat dan khasiat untuk kesehatan manusia. Ada beberapa khasiat yang diperoleh dari konsumsi temu mangga ini.

Manfaat pertama yang diperoleh dari temu mangga ini adalah mengatasi gangguan pada perut, hal ini berkaitan dengan gejala sakit maag karena produksi asam lambung. Manfaat lain adalah digunakan sebagai penyembuhan untuk peradangan, seperti radang lambung, dan juga bronchitis. Hal ini berkaitan erat dengan kandungan tannin dan flavonoid dalam temu manga.

Selain itu, temu manga juga memiliki sifat anti toksin atau anti racun. Hal ini berkaitan dengan rasa pahit atau getir yang dirasakan saat mengkonsumsi temu manga. Kandungan anti toksin ini bermanfaat untuk meningkatkan produksi empedu, sehingga akan bekerja lebih aktif di dalam membuang lemak jahat yang ada di dalam hati.

Manfaat selanjutnya dari temu manga adalah mampu digunakan sebagai obat untuk penyakit kista atau adanya gumpalan darah dan nanah yang berada di area sel telur dan juga vagina. Tentu saja gumpalan ini mengandung bakteri. Temu mangga Ribosome Inacting Protein atau RIP mampu untuk membunuh bakteri ini. Karena fungsi dari RIP adalah untuk menghambat pertumbuhan dari sel kanker yang tumbuh di dalam tubuh manusia, selain itu juga mencegah penyebaran sel kanker ke bagian tubuh lainnya.

Manfaat paling mutakhir yang ditemukan dari temu mangga ini adalah kemampuannya untuk mengobati kanker, di mana saat ini kanker menjadi salah satu penyakit yang paling ditakuti karena termasuk penyakit yang mematikan di dunia.

Kandungan Ribosome Inacting Protein atau RIP yang ada di dalam temu manga inilah yang dipercaya mampu untuk mengobati kanker. Kanker merupakan jenis penyakit yang disertai dengan adanya pertumbuhan sel jaringan tubuh  baru atau dikenal dengan istilah neoplasma yang tidak wajar, tumbuh dengan lebih cepat dan juga tak dapat dikontrol. Kemudian terjadilah mutasi genetic dari sel-sel yang tumbuh secara abnormal dan merusak tersebut.

Kandungan Ribosome Inacting Protein atau RIP dipercaya mampu untuk menghambat pertumbuhan dari sel kanker ini. Selain itu, juga menghambat penyebaran dari sel kanker yang telah tumbuh tersebut. Selain itu, temu manga juga mengandung zedoarin, kurdiona dan kurkumol yang berperan sebagai anti neoplastic terhadap sel kanker dan jaringan.

Dengan ini, maka akan membantu dalam meningkatkan pembentukan jaringan fibroblast liat di sekitar jaringan yang sudah terinfeksi sel kanker. Serta juga membentuk lapisan limfosit di dalam jaringan kanker tersebut dan juga membungkusnya. Dengan ini, sel kanker tersebut tidak dapat tumbuh sehingga, lama kelamaan akan sel kanker tersebut akan mati dan menjadi tidak berbahaya lagi.

Kandungan lain di dalam temu manga yang erat kaitannya dengan penyembuhan kanker adalah anti oksidan yang berasal dari immunomodulatory dalam temu putih. Ini merupakan zat yang memiliki peran untuk meningkatkan jumlah limfosit, toksisitas sel pembunuh kanker dan juga sintesis antibody. Dengan ini ada dua cara yang dijalankan, yaitu menghambat pertumbuhan sel kanker dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk lebih kuat dan mampu melawan serangan sel kanker di dalam tubuh itu sendiri.

Kandungan kurkumin dalam temu mangga ini juga memiliki fungsi baik dalam mengobati kanker, terutama dalam hal pencegahan kerusakan gen dan juga mencegah terjadinya peradangan, karena memang kanker erat kaitannya dengan terjadinya peradangan.

Cara mengolah temu mangga sebagai obat kanker ini dapat direbus kemudian diambil airnya dan diminum secara teratur. Ada juga yang diparut untuk diambil sari patinya seperti pembuatan jamu. Atau juga pengolahan dalam bentuk serbuk temu mangga, dimana serbuk ini tinggal diseduh dengan air panas dan diminum airnya.

Tentu saja, dengan penjelasan pada uraian artikel yang ada di atas, dapat diketahui bagaimana kandungan yang ada di dalam temu mangga. Semua kandungan zat ini akan membantu dalam proses penyembuhan penyakit kanker.

Baca artikel lain mengenai Cara Agar Terhindar Dari Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − two =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.