Manfaat Mahkota Dewa

Manfaat Mahkota Dewa yang Ampuh Tangkal Kanker

Buah mahkota dewa (Phalaria Macrocarpa), tumbuh dan tersebar di wilayah Indonesia timur, atau lebih tepatnya di Papua. Dahulu, belum banyak orang yang mengenal dan mengetahu manfaat mahkota dewa. Baru pada tahun 2007, berkat penelitian para ahli dari IPB, buah berciri khas merah merona ini diperkenalkan ke masyarakat luas.

Sejak lama, oleh penduduk setempat, buah mahkota dewa dijadikan salah satu tanaman obat. Tanaman ini dianggap istimewa karena seluruh bagiannya yakni buah, dahan, maupun daunnya dapat dimanfaatkan sebagai obat berbagai macam penyakit dan untuk memelihara kesehatan tubuh. Dan, ternyata manfaat mahkota dewa bukan omong kosong belaka. Sebab, setelah melewati uji klinis, buah yang satu ini memang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Bahkan, kandungan nutrisi dan senyawa aktif yang terdapat di dalamnya, terbukti dapat mengurangi massa tumor dan membasmi sel-sel kanker.

Adapun senyawa aktif yang dimaksud antara lain:

  • Polifenol. Manfaat mahkota dewa untuk kanker tidak terlepas dari peranan polifenol yang dimilikinya. Polifenol adalah jenis senyawa yang bersifat antikanker dan antialergi yang bertugas memproteksi tubuh dari bahaya radikal bebas.
  • Alkaloid. Tanpa disadari, tubuh menyerap racun yang berasal dari apa yang kita konsumsi dan hirup. Racun-racun tersebut harus disita oleh ginjal dengan bantuan alkaloid.
  • Flavonoid. Flavanoid berfungsi membasmi lemak-lemak jahat yang berpotensi menjadi sumber penyakit.
  • Saponin. Manfaat mahkota dewa diperkuat dengan adanya kandungan senyawa saponin. Senyawa saponin berkontribusi untuk meningkatkan imunitas tubuh. Dengan pertahanan tubuh yang kuat, maka virus, kuman, maupun bakteri tidak mudah masuk dan berkembang biak.
  • Sterol. Senyawa sterol memberi pengaruh positif untuk kesehatan kulit. Dengan kadar yang seimbang, senyawa sterol dapat mendorong pembentukan Vitamin D yang baik untuk menjaga kulit dari bahaya kanker akibat paparan ┬ásinar ultraviolet.
  • Minyak Atsiri. Telah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat menakjubkan dari minyak atsiri. Selain sebagai antiinflamasi, minyak atsiri terbukti efektif menahan laju perkembangan sel kanker. Dengan kandungan minyak atsiri ini pula, buah mahkota dewa terbukti ampuh untuk pengobatan penyakit kanker payudara dan kanker hati.
  • Antihitamin. Fungsi senyawa antihistamin hampir serupa dengan fungsi yang diberikan oleh senyawa saponin. Antihistamin bertugas untuk meningkatkan kekebalan tubuh agar tidak mudah diterjang oleh virus, kuman, dan bakteri. Pada buah dewa, antihistamin paling banyak terdapat pada buah dan daun. Keunggulan ini membuktikan bahwa buah dewa cocok untuk mengatasi kanker hati, kanker kolon, kanker darah, dan kanker hati.

Manfaat Mahkota Dewa untuk Tumor dan Kanker

Selain fungsi senyawa-senyawa aktif pada mahkota dewa yang berperan sangat besar dalam menangkal kanker, nutrisi vitamin yang terdapat di dalamnya pun tidak kalah penting. Dari komposisi gabungan antara senyawa aktif dan vitamin penting itu, maka buah mahkota dewa dapat memberi manfaat-manfaat lain, seperti:

  1. Melancarkan peredaran darah. Sirkulasi peredaran darah yang lancar akan membuat tubuh terasa sehat. Apabila sirkulasi darah mengalami hambatan, risiko yang dihadapi berupa serangan jantung dan stroke.
  2. Menstabilkan kadar gula darah. Penderita kanker yang memiliki riwayat penyakit gula harus harus lebih berhati-hati dalam menjaga kadar gula darah. Beberapa jenis kanker tertentu memiliki ciri khas berupa munculnya luka-luka kecil terbuka. Apabila kadar gula darah tinggi, maka kondisi luka yang ditimbulkan oleh kanker tersebut semakin sulit disembuhkan. Dengan rutin mengonsumsi mahkota dewa, niscaya dapat menstabilkan kadar gula darah di dalam tubuh.
  3. Meningkatkan metabolisme tubuh. Serangan kanker mampu merusak seluruh sel-sel di dalam tubuh. Kerusakan ini akan berdampak pada metabolisme tubuh, sehingga tubuh tidak dapat menyerap nutrisi yang dibutuhkan. Dengan seluruh kandungan istimewa yang dimiliki mahkota dewa, stabilitas metabolisme tubuh akan terkontrol dengan baik.
  4. Meminalisasi rasa sakit. Penderitaan yang ditimbulkan oleh kanker sangat luar biasa. Rasa sakit yang dirasakan penderita berlipat kali lebih besar daripada sakit yang ditimbulkan oleh penyakit biasa. Namun, rasa sakit itu dapat minimalisasi dengan mahkota dewa. Hal ini dikarenakan, minyak atsiri yang terdapat di teruji mampu menyamankan bagian yang sakit.

Efek Samping Mahkota Dewa

  1. Pada biji buah mahkota dewa terdapat racun yang bisa membuat lidah menjadi kelu, mati rasa, dan menimbulkan demam. Jika ingin mengonsumsi buah ini, pisahkan terlebih dahulu antara biji dengan dagingnya.
  2. Terlalu banyak mengonsumsi buah ini juga dapat menyebabkan sakit kepala hebat. Mintalah petunjuk ahli herbal untuk mendapatkan dosis penggunaan yang tepat.
  3. Menyebabkan keguguran. Ibu hamil dilarang keras mengonsumsi buah mahkota dewa. Kandungan oksitosis dan sintosinon dapat memicu terjadinya kontraksi dini.

Cara Mengolah Mahkota Dewa

Cara mengolah mahkota dewa harus dilakukan secara tepat agar manfaat yang diperoleh maksimal. Untuk pengobatan kanker, ikuti petunjuk penyajian berikut ini.

  • 5 gram buah mahkota dewa yang telah dikeringkan.
  • 15 gram kunyit putih.
  • 10 gram sambiloto yang telah dikeringkan.
  • 15 gram daun dewa.

Cara Membuatnya

Rebus semua bahan di atas dengan 5 gelas air. Tunggu hingga menyusut setengahnya. Saring, lalu minum dalam keadaan hangat. Lakukan setiap 3x sehari.

Itulah informasi mengenai manfaat mahkota dewa untuk tumor dan kanker. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Bahaya Makan Gorengan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four + three =