Manfaat Daun Pegagan

Kanker Sembuh Berkat Manfaat Daun Pegagan

Sudah pernahkah Anda melihat bentuk daun pegagan? Atau barangkali pernah memanfaatkannya sebagai obat penyakit tertentu?  Ya, daun pegagan memang termasuk salah satu tanaman herbal dengan reputasi yang amat baik. Bahkan, berbagai manfaat daun pegagan dalam menyembuhkan bermacam penyakit telah beratus-ratus tahun diketahui oleh para tabib di negeri Cina dan India. Sehingga, dahulu tanaman ini banyak sekali dilibatkan dalam metode pengobatan tradisional.

Daun pegagan dikenal juga dengan nama daun antanan. Ada juga yang menamakannya daun kaki kuda. Bila merujuk pada istilah ilmiah, daun ini dinamakan Centella Asiatica dan termasuk dalam famili Apiaceae atau rumput liar. Dari nama latinnya, kita bisa menebak bahwa daun pegagan tersebar di wilayah Asia. Sebagian besar tumbuh di Indonesia, Malaysia, dan Sri Lanka. Sementara di benua lainnya, daun pegagan bisa ditemukan di benua Australia, tepatnya wilayah Australia bagian utara.

Daun pegagan berbentuk lebar dan melengkung di dekat tangkai. Jika diperhatikan, bentuknya mirip dengan ginjal. Sebagian orang berpendapat daun pegagan mirip dengan daun semanggi. Tak ubahnya sifat rumput, daun pegegan tumbuh secara liar. Lahan-lahan lembab atau berkadar air tinggi, seperti di semak-semak, halaman rumah yang teduh dan tidak terurus, di persawahan, dan di sekitar parit, adalah tempat tumbuhnya daun pegagan yang paling sering dijumpai.

Meski tampak tidak berarti, namun seperti yang telah disinggung sebelumnya, daun pegagan bermanfaat mengobati berbagai penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga yang mematikan sekalipun. Sebab, daun pegagan sarat akan kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh. Beberapa jenis nutrisi yang paling menonjol dari daun pegagan antara lain seperti asiaticoside, brahmoside, meso-inositol, madasiatic acid, centelloside, brahminoside, isothankuniside, thankuniside, carotenoids, hydrocotylin, vellarine, kalium, madecassoside, tanin, besi, magnesium, kalsium dan natrium.

Di dalam tubuh, seluruh kandungan tersebut berguna untuk mempercepat proses regenerasi sel, membangun imunitas, memperbaiki sistem saraf, dan melancarkan peredaran darah.Di Indonesia sendiri, daun pegagan bukan hanya diramu sebagai bahan obat-obatan saja, tapi juga diolah menjadi makanan.

Basmi Kanker Dengan Daun Pegagan

Siapa yang tidak tahu kanker. Kanker merupakan penyakit yang amat ditakuti semua orang karena keganasannya dan sifatnya yang mematikan. Sebagian besar penderita kanker tidak terselamatkan. Parahnya, penyakit mengerikan ini tidak memandang usia. Dari bayi hingga orang berusia lanjut bisa terserang kanker.

Penyakit kanker sesungguhnya berasal dari dalam tubuh seseorang. Makanan, pola hidup buruk, atau stres faktor pemicu eksternalnya saja. Itu sebabnya, atlet yang identik rajin menjaga kebugaran tubuh pun bisa terkena kanker.

Kanker ibarat musuh dalam selimut bagi si penderitanya. Ia berasal dari sel jaringan tubuh penderita itu sendiri yang semula normal lalu berubah menjadi abnormal dan membelah diri dalam waktu cepat. Sel kanker sangat sulit dikendalikan dan rawan menyebar. Jika tidak mendapat penanganan yang tepat, maka sel kanker akan terus menggerogoti tubuh penderita hingga mati.

Saat ini sebagian besar masyarakat cenderung menanamkan kepercayaan pada metode pengobatan modren. Mereka percaya bahwa penggunaan racun-racun kimia bisa memblok aktivitas sel kanker agar tidak menyebar, membuatnya tak berdaya, lalu mati. Asumsi seperti itu memang bisa berlaku benar. Namun, pada kenyataannya, banyak penderita kanker yang roboh bukan karena kanker itu sendiri, melainkan efek samping yang ditimbulkan dari pengobatan berbahan kimia tinggi.

Tidak bisa dipungkiri bahwa pengobatan medis yang diklaim dapat membunuh sel-sel kanker, pasti mengandung bahan kimia dosis tinggi. Belum lagi ditambah radiasi dari alat-alat yang menggunakan teknologi nuklir. Sayangnya, di dalam tubuh bekerja tanpa pandang bulu. Racun obat kimia tak punya kemampuan membedakan antara sel baik dengan sel jahat. Sehingga, ia merusak keduanya. Bayangkan saja bagaimana manusia dapat bertahan hidup dengan sel-sel yang sebagian besar telah rusak? Sementara regenerasi sel membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Itu sebabnya kini cukup banyak orang yang kembali memanfaatkan pengobatan tradisional. Salah satunya menggunakan daun pegagan sebagai obat menyembuhkan kanker. Ini bukan omong kosong! Berdasarkan uji laboratorium, daun pegagan terbukti sebagai agen anti karsinogen yang sangat mumpuni melumpuhkan sel kanker yang telah terbentuk maupun mencegah yang akan terbentuk. Dalam upaya penyembuhan kanker, daun pegagan hanya membidik sel-sel abnormal. Sehingga, sel-sel lain tidak terusik apalagi rusak. Ini yang membuat penderita kanker nyaris tidak merasakan efek samping sangat buruk seperti yang ditimbulkan dari penggunaan obat kemoterapi, ablasi, dan radiasi.

Namun, tentu saja tidak semua jenis kanker dapat disembuhkan dengan daun pegagan. Dari sekian banyak jenis kanker yang ada, yang memberikan respons paling positif adalah kanker kulit dan kanker payudara.

Cara Mengolah Daun Pegagan untuk Obat Kanker

Untuk mendapatkan khasiat obat herbal, memang membutuhkan waktu cukup lama. Tidak secepat yang diberikan oleh obat-obat kimia. Begitu pula yang berlaku pada metode penyembuhan herbal dengan daun pegagan. Meski dibutuhkan kesabaran, tetapi kinerja daun pegagan di dalam tubuh terarah pada pusat rasa sakit. Tidak membabi buta laiknya obat-obat kimia. Pun, cara mengonsumsi daun pegagan untuk penyembuhan penyakit kanker juga perlu diperhatikan guna mencapai hasil maksimal.

Di samping daun pegagan, dibutuhkan pula bahan-bahan alami lainnya untuk diramu menjadi obat. Berikut salah satu cara membuat ramuan tradisional daun pegagan untuk kanker.

Bahan yang Dibutuhkan:

  • 50 gram daun pegagan yang telah dijemur beberapa hari hingga benar-benar kering
  • 50 gram duan sambiloto kering
  • 50 gram daun dewa kering
  • 25 gram kulit semangka kering
  • 100 gram akar alang-alang

Cara Membuat:

Cuci bersih seluruh bahan di atas, kemudian iris kecil-kecil. Masukkan ke dalam wadah yang terbuat dari tanah liat atau kaca tahan panas. Tambahkan 2,5 gelas air bersih. Jerang hingga mendidih dalam keadaan wadah tertutup. Setelah mendidih, tunggu suhu panas turun tanpa membuka tutup wadah. Kira-kira 5-7 menit kemudian buka, lalu tuang ke dalam gelas. Minum dalam keadaan hangat. Lakukan cara ini 2x sehari dan rasakan manfaatnya.

Efek Samping Daun Pegagan

Seperti yang telah ditulis sebelumnya, daun pegagan minim efek samping. Bahkan kebanyakan orang tidak merasakan masalah buruk kemudian. Akan tetapi, bagi orang-orang yang memiliki riwayat penyakit hepatitis dan ibu menyusui disarankan untuk tidak mengonsumsi ramuan daun pegagan. Dikhawatirkan, akan memperburuk kondisi hati, serta mengurangi kualitas rasa ASI.

Keutamaan Daun Pegagan untuk Penyakit Lainnya

Selain manjur untuk mengobati penyakit kanker, daun pegagan juga efektif untuk penyembuhan penyakit-penyakit lain. Beberapa penyakit yang telah diuji kesembuhannya dengan pegagan, seperti:

  • Epilepsi.
  • Typus.
  • Demam tinggi, baik yang disertai kejang (steup) atau tidak.
  • Bronchitis, asma, radang pleura, dan masalah-masalah pada saluran pernapasan.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Hipertensi.
  • Wasir.
  • Disentri.
  • Cacingan.
  • Wasir.
  • Lebam atau bengkak bekas pukulan.
  • Luka-luka berat.
  • Mimisan.
  • Wasir.
  • Rematik dan peradangan sendi.

Demikian ulasan mengenai manfaat daun pegagan. Bagi Anda yang kemungkinan saat ini sedang terbaring sakit karena kanker atau penyakit yang tertera di atas, tak ada salahnya berikhtiar dengan ramuan daun pegagan. Semoga segera sembuh.

Baca artikel lain mengenai Cara Agar Terhindar Dari Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + 16 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.