Manfaat Daun Meniran

Manfaat Daun Meniran untuk Kanker

Boleh dibilang bahwa saat ini selain dari penyakit HIV Aids, penyakit yang paling banyak ditakuti adalah penyakit kanker. Selain efek yang ditimbulkan dari penyakit kanker tersebut yang cukup membuat kerusakan pada fungsi tubuh manusia, penyakit kanker dalam hal pengobatan juga membutuhkan proses yang tak singkat dan murah. Hanya saja, saat ini sudah ditemukan manfaat daun meniran untuk kanker.

Mengenal Daun Meniran

Sejatinya, daun meniran merupakan tumbuhan yang banyak dijumpai di sekitar kita. Karena tumbuhan meniran merupakan jenis tumbuhan liar yang dapat hidup dengan mudah di banyak tempat seperti di halaman rumah, samping pagar rumah, pinggir jalan atau tempat lainnya. Tumbuhan meniran juga dapat hidup berdampingan dengan tumbuhan lainnya, terutama tumbuhan obat lain.

Tumbuhan meniran dapat dikenali dengan mudah. Daun tumbuhan ini memiliki kemiripan dengan daun dari pohon asam. Daunnya berbentuk kecil tak seperti kebanyakan daun lainnya. Daunnya tumbuh di sekitar dan menggelilingi tangkai daun. Selain itu, juga terdapat banyak buah di sepanjang tangkai daun ini yaitu di bagian bawahnya.

Dalam satu batang meniran, akan terdapat beberapa tangkai daun di mana setiap tangkai daun memiliki banyak daun. Daunnya berbentuk cenderung oval dengan warna daun yang hijau segar. Daun meniran inilah yang memiliki banyak fungsi dalam kesehatan tubuh manusia, salah satunya adalah sebagai obat kanker.

Manfaat Daun Meniran

Meniran merupakan jenis tanaman yang dapat dengan mudah ditemukan di banyak tempat atau daerah. Di Indonesia, tumbuhan ini juga tersebar di banyak tempat seperti pulau Jawa, daerah Sunda atau Ternate. Di setiap daerah, tumbuhan meniran ini juga memiliki nama local tersendiri seperti meniran ijo di daerah Jawa, gossau ma dugi di Ternate. Selain di Indonesia, meniran juga dapat ditemukan di negara lain seperti India atau pun Amerika Selatan.

Meniran merupakan jenis tumbuhan yang memiliki beberapa nama latin, sebut saja Phyllanthus niruri Linn., atau Phyllanthus amarus Linn., bisa juga disebut dengan P. urinaria Linn., atau P. alantus B.L., dan juga P. kartonensis Horn.. Selain itu, meniran secara ilmiah memiliki nama sebagai P. echmanthus Wall., atau P. lepidocarpus Siet, et, Zuc., dan P. leptocarpus Weigh.

Terdapat sejumlah penelitian yang telah membuktikan khasiat dari tumbuhan ini sebagai obat untuk beberapa penyakit. Sebut saja untuk penyakit hati atau hepatitis, penyakit gangguan pada saluran pernapasan, diabetes mellitus atau kencing manis.

Yang lebih terbaru dari khasiat daun meniran dalam dunia kesehatan adalah manfaat meniran sebagai obat kanker. Tentu saja, hal ini pun juga sudah dibuktikan oleh beberapa penelitian ilmiah yang menghantarkan pada hasil dari tumbuhan meniran sebagai obat kanker.

Daun Meniran untuk Kanker

Keberadaan meniran sebagai obat kanker tentu saja tak dapat dilepaskan dari kandungan senyawa yang ada di dalam daun meniran itu sendiri. Terdapat banyak sekali saja kandungan senyawa kimia yang berkhasiat di dalam meniran, sebut saja phyllanthin, hypophyllanthin, nirtetrali, niranthin nirurin, norsecurinine, nirurinetin, phyllnirurin, phyllanthenol, quercitrin, quercetin, phylltetrin ricinoleic acid, salicylic acid methyl ester, rutin, garlic acid, hinokinin, ascorbic acid, hydroxy niranthin, isolintetralin dan juga isoquercetin. Semua kandungan ini memiliki khasiat yang beragam.

Kandungan yang paling dikenal dari daun meniran adalah zat flavonoid. Zat ini memang sangat berkhasiat untuk menjaga sistem imun tubuh, di mana sistem imun merupakan satu bagian penting yang diserang oleh sel kanker. Oleh karena itu, sistem imun ini pun haruslah dijaga seoptimal mungkin.

Flavonoid yang ada dalam daun meniran memiliki fungsi untuk mengirimkan sinyal intraseluler pada reseptor sel. Dengan adanya sinyal ini, reseptor sel akan mampu untuk melakukan kerja dengan cara yang lebih optimal. Kerja dari reseptor ini dapat disesuaikan dengan fungsi yang ingin dijalankan pada terapi pengobatan yang diterapkan.

Pada pengobatan kanker, keberadaan kerja optimal dari reseptor sel akan memberikan daya tahan imun yang lebih tinggi sehingga mampu untuk menghadapi gempuran sel kanker. Atau di sisi lain, dapat untuk melemahkan sel kanker sehingga memiliki tingkat kekuatan yang rendah untuk melawan atau menyerang sel sehat dalam tubuh manusia.

Selain itu, penelitian terbaru juga telah membuktikan bagaimana meniran juga menjalankan aktivitas yang dikenal dengan istilah immunomodulator. Aktivitas Immunomodulator ini berfungsi  untuk membuat kerja dari sistem tubuh menjadi lebih aktif dalam menjalankan tugas dan perannya, salah satunya adalah menguatkan sistem imun atau sistem kekebalan tubuh.

Dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang tinggi, maka akan diperoleh tiga manfaat dari kerja sistem kekebalan tubuh ini. Pertama adalah kemampuan untuk menghalangi bakteri dan virus untuk masuk ke dalam tubuh. Kedua, jikalau memang bakteri dan virus sudah mampu untuk memasuki tubuh kita, sistem kekebalan tubuh ini akan mampu untuk melakukan pendeteksian dan elminiasi pada virus dan bakteri tersebut. Sehingga, dengan ini, keduanya tidak akan mampu untuk melakukan kembang biak dan menghantarkan pada penyakit.

Fungsi yang ketiga adalah kemampuan untuk memberantas dan mengalahkan virus dan bakteri jika keduanya sudah mampu untuk berkembang biak dan menyerang tubuh kita. Inilah peran penting dari sistem kekebalan tubuh. Daun meniran memiliki fungsi dalam membentuk kekebalan tubuh ini.

Ekstrak daun meniran telah dibuktikan memiliki kemampuan immunomodulator ini. Aktivitas ini dijalankan dengan penyebaran dan pengaktifan limfosit T dan B di mana kedua limfosit ini akan bekerja sesuai dengan jenis serangan yang dilancarkan oleh virus dan bakteri.

Selain itu, meniran juga juga dapat untuk mengaktifkan sel fagositik seperti monosit dan makrofag. Kedua sel ini mampu menjadi agen biologis untuk sel T sehingga dapat untuk mengenali dan membunuh virus dan bakteri.

Bagaimana Cara Mengolah Daun Meniran?

Penggunaan meniran sebagai obat dapat dilakukan dengan mengambil daunnya. Ambil beberapa helai daun meniran, kemudian rebus dengan menggunakan beberapa gelas air. Tunggu sejenak sampai air berkurang dari jumlah air perebusan awal. Angkat dan saring kemudian minum air seduhan ini.

Selain diminum dengan cara ini, pemanfaatan daun meniran juga dapat dibuat sebagai ekstrak sehingga akan lebih praktis lagi untuk dikonsumsi secara langsung. Bagi penderita kanker, konsumsi ekstrak meniran secara rutin akan mampu untuk mengurangi dan membantu proses penyembuhan penyakit kanker. Sudah ada beberapa ekstrak meniran yang diproduksi. Ekstrak meniran ini tentu saja memiliki khasiat yang sama dengan penggunaan daun meniran yang direbus secara langsung.

Hanya saja, sebagai salah satu tanaman obat herbal, tentu saja pengkonsumsian daun meniran sebagai obat kanker ini haruslah dilakukan secara rutin dan terus menerus sampai dirasakan manfaat dari daun meniran ini. Kontinuitas konsumsi daun meniran inilah yang akan menentukan keberhasilan efek daun meniran sebagai obat anti kanker. Bagi penderita kanker, semoga dengan membaca artikel dapat menggunakan alternative daun meniran sebagai obat kanker yang pada akhirnya dapat membantu proses penyembuhan penyakit kanker yang dialami.

Baca artikel lain mengenai Pencegahan Penyakit Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − nine =