Manfaat Daun Kelor untuk Kanker

Daun Kelor, Tanaman Ajaib yang Ampuh Basmi Kanker

Berbagai manfaat daun kelor untuk kanker telah diakui di sejumlah negara. Daun kelor asli Indonesia sudah populer sampai ke mancanegara sehingga biasa dimanfaatkan untuk obat herbal. Penelitian mendapati bahwa tanaman ajaib ini mampu memerangi kanker paru-paru, kanker hati, kanker kulit, dan kanker ovarium. Tak heran bila organisasi kesehatan dunia (WHO) sempat menyarankan konsumsi kelor yang baik untuk kesehatan  tubuh anak-anak hingga lansia.

Daun kelor dalam bahasa latin disebut dengan Moringa oleifera. Biasanya rimbunan kelor tumbuh pada ketinggian 7 sampai 8 meter. Daunnya berbentuk bulat lonjong menyerupai telur, berukuran kecil-kecil, dan tersusun banyak dalam satu tangkai. Meski daunnya berukuran kecil, namun kandungan gizi di dalam kelor sangat beragam. Berbagai penyakit dapat diatasi, termasuk penyakit yang mematikan seperti kanker.

Asupan nutrisi dalam daun kelor berlipat-lipat banyaknya dibanding nutrisi pada jenis sayuan lain. Berbagai kandungan paling bermanfaat yaitu vitamin A, vitamin B, vitamin C, vitamin E, potassium, kalsium, protein, asam amino, zinc, dan juga antioksidan. Jadi manfaat daun kelor untuk pencegahan bahaya kanker tak perlu diragukan lagi.

Manfaat daun kelor yang jadi sumber antioksidan terutama membatasi hidupnya sel kanker, dan bahkan sel-sel ganas akan dibersihkan. Ini karena daun kelor untuk kanker memiliki 46 kandungan senyawa antioksidan terkuat untuk melindungi tubuh dari radikal bebas, diantaranya vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B2, dan masih banyak lagi.

Semakin pasti bahwa mulai kini para penderita kanker tidak perlu bimbang mencari solusi untuk sembuh dari penyakit mematikan ini karena manfaat daun kelor sangatlah beragam seperti khasiat daun kelor untuk kanker berikut ini:

Cegah Terbentuknya Sel-sel Baru

Sel-sel kanker yang akan terbentuk bisa dicegah sejak dini dengan berbagai nutrisi di dalam daun kelor. Kandungan potassium dapat mengentikan tumbuhnya sel kanker serta mencegah munculnya bibit-bibit tumor ganas. Sama seperti kandungan senyawa aktif niaziminin. Beberapa penelitian menemukan bahwa daun kelor memiliki sifat anti-tumor dan anti-kanker karena terdapat senyawa aktif niaziminin di dalamnya.

Menghancurkan Sel-sel Kanker

Daun kelor memiliki kandungan aktif isothiocyanate benzil dan juga antioksidan tinggi sehingga mampu menghancurkan dan mengeluarkan sel-sel kanker yang sudah mati dari dalam tubuh. Zat chemoprotective dibutuhkan  oleh penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi agar dapat bertahan dari efek samping pengobatan kanker kemoterapi.

Menguatkan Sel-sel Tubuh

Pengobatan pasien kanker dengan kemoterapi akan memberikan beragam efek bagi kesehatan. Untuk mengurangi dampak rasa sakit atau kerusakan jaringan maka konsumsi kelor dapat dijadikan salah satu alternatifnya. Berbagai kandungan dalam daun kelor seperti mineral, asam amino, dan vitamin, dapat meningkatkan  imunitas tubuh. Daya tahan tubuh yang kuat akan mencegah masuknya zat penyebab tumbuhnya sel-sel kanker berbahaya.

Kandungan Vitamin dan Kalsium Terlengkap

Berbagai jenis vitamin tersimpan di dalam helaian daun kelor terutama vitamin C dosis tinggi. Vitamin C-nya dilansir tujuh kali lebih banyak dibanding buah jeruk, kalsium empat kali lebih banyak daripada susu, potasium lebih tinggi dibanding pisang, dan vitamin A lebih banyak ketimbang wortel. Seluruh vitamin dan kalsium ini adalah perisai terbaik untuk melawan kanker stadium awal maupun yang sudah kronis.

Anti-inflamasi

Kandungan anti-inflamasi atau anti-bakteri dalam daun kelor dapat mengurangi nyeri peradangan akibat pertumbuhan sel-sel kanker. Kandungan asam amoni esensialnya sangat tinggi ditambah lagi kaya akan asam lemak omega-3 yang bisa mencegah alergi.  Manfaat daun kelor ini tentu diperlukan mengingat banyaknya penderita kanker yang kian melemah akibat efek samping dari pengobatan medis.

Manfaat Ekstrak Daun Kelor untuk Obat Herbal

Sebuah penelitian telah menemukan bahwa tujuh gram bubuk daun kelor setiap hari dan selama 90 hari dapat tingkatkan kadar antioksidan di dalam darah. Olahan ekstrak daun kelor ini dapat membunuh 97 persen sel kanker dalam waktu singkat. Khususnya pada masalah  kanker payudara, kanker paru-paru, dan  kanker kulit, ekstrak daun kelor akan mencegah anemia maupun atasi kerusakan sel-sel pada tubuh penderita kanker.

Studi lain yang diterbitkan pada bulan juni 2012 pada “India Journal of Experimental Biology” menemukan bahwa ekstrak daun kelor mampu melindungi hati dari kerusakan. Ekstrak daun kelor juga memiliki efek stabilisasi pada tekanan darah.

Ekstrak ini pula mengandung senyawa yang bersifat anti-bakteri seperti yang diterbitkan dalam  hasil penelitian bertajuk Bayero Journal of Pure and Applied Science, ekstrak daun kelor bisa menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang berdampak buruk untuk kondisi tubuh.

Satu cangkir cincangan daun kelor segar memberikan banyak sekali asupan mineral dan vitamin. Dalam jumlah kecil saja daun kelor dapat memenuhi 19 persen kebutuhan vitamin B6, 12 persen vitamin C, 11 persen zat besi, delapan persen magnesium, sembilan persen vitamin A, dan 11 persen vitamin B2, semua akan diperoleh dalam satu hari. Selain itu satu cangkir kelor segar pun mengandung dua gram protein yang baik untuk daya tahan tubuh.

Tips meminum ekstrak daun kelor; cuci bersih beberapa helai daun kelor dan rebus dengan air secukupnya. Minum air rebusan daun kelor selagi air masih hangat sebab efek antioksidan kelor masih kuat dalam keadaan yang hangat tersebut.

Berbagai Khasiat Daun Kelor untuk Penyembuhan

Selain punya  beragam khasiat daun kelor untuk kanker, tanaman ajaib yang satu ini pun membantu proses penyembuhan. Begitu banyak penyakit yang dapat disembuhkan oleh daun kelor, mulai dari sakit yang ringan hingga penyakit yang tergolong berat.

Sebuah penelitian di Jerman melaporkan bahwa senyawa silymarin dalam daun kelor dapat menetralkan racun penyebab kerusakan hati serta melindungi dari infeksi penyakit. Kemampuan Phytotherapy melindungi organ hati dari kerusakan parah, seperti resiko hepatitis dan sirosis.

Selain melindungi fungsi hati, daun kelor juga mengandung kadar vitamin D yang berperan dalam proses sekresi insulin. Mengkonsumsi kelor secara rutin dapat menghindarkan kita dari penyakit diabetes terutama bila memiliki riwayat keluarga dengan penyakit diabetes akut.

Khasiat daun kelor yang lainnya adalah kandungan asam lemak omega 2 yang lebih tinggi dibanding ikan salmon. Asam lemak omega-3 di dalam daun kelor mampu mencegah penyakit kardiovaskular atau gangguan pada jantung.

Daun kelor mengandung lebih dari 40 jenis antioksidan yang akan melawan efek radikal bebas. Oleh karena itu, khasiat daun kelor akan meningkatkan kualitas hidup bagi penderita kanker. Sekali lagi telah banyak penelitian ilmiah yang buktikan bahwa manfaat daun kelor akan melawan pertumbuhan sel tumor dan kanker.

Itulah beragam manfaat daun kelor yang tidak bisa dianggap sepele. Kandungan nutrisinya lebih dahsyat daripada sayuran lain maupun obat-obatan medis. Kita dapat mengkonsumsi daun kelor sebagai sayuran, ramuan minuman herbal, atau juga dalam bentuk ekstrak daun kelor. Semoga bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Kemoterapi atau Herbal

One thought on “Manfaat Daun Kelor untuk Kanker”

  1. Khasiat daun kelor memang sudah terbukti baik secara medis maupun pengobatan tradisional. Namun sayangnya, popularitas daun kelor sebagai pengobatan herbal belumlah dikenal banyak orang sebagai obat herbal yang murah dan mudah dibudidayakan. Kami jual daun kelor. Informasi lebih lengkapnya. Silahkan klik di Khasiat Daun Kelor untuk Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 + 4 =