Manfaat Daun Dewa

Tips dan Manfaat Daun Dewa untuk Obat Tradisional

Alam memberikan kita beragam tanaman obat yang bertumbuh bebas di pekarangan. Salah satunya disebut dengan daun dewa. Selama ini manfaat daun dewa (Gynura divaricata) sangat terkenal sebagai herbal anti kanker. Konon sel-sel penyakit mematikan itu dapat ditaklukkan oleh daun dewa. Sebab, kandungan flavanoid, saponin, tanin, dan alkaloid di dalamnya merupakan zat-zat antikanker dan juga antioksidan.

Tanaman daun dewa atau sambung nyawa banyak ditemukan di Sumatera, sebutannya Beluntas Cina. Mulai dari daun sampai umbinya bisa diolah untuk tujuan kesehatan. Bahkan sejak ribuan tahun silam, daun ini telah dijadikan obat tradisional. Daun dewa dapat tumbuh di dataran rendah sampai ketinggian 1.200 dpl. Selain itu, tanaman ini tumbuh di daerah beriklim sedang sampai basah, dengan kondisi tanah yang agak lembab sampai subur.

Ciri Morfologi Daun Dewa

Pada umumnya, daun dewa memiliki batang yang berdiri tegak. Lunak dan tingginya sekitar 10 cm bila tidak berbunga. Daun hanya tunggal, berbentuk bulat telur, ujungnya lancip. Tangkai daun juga sangat pendek, sementara penampangnya lonjong bergerigi, serta berwarna hijau tua. Permukaan daun berambut halus, ujungnya melancip. Setelah mekar, bunga daun dewa akan terlihat seperti kumpulan benang sari berwarna kuning cerah yang berbentuk membulat.

Daun dewa juga banyak dimakan untuk lalapan. Minyak atsiri membuat rasanya lebih khas saat dimakan. Sangat banyak khasiat daun dewa yang bisa kita dapatkan. Antara lain daunnya berkhasiat menghentikan perdarahan, mengobati memar, mengatasi infeksi tenggorokan, menurunkan hipertensi, diabetes, dan terutama sebagai tanaman obat kanker.

Tak heran bila daun dewa dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh. Flavanoid di dalamnya juga bermanfaat untuk mengurangi nyeri, selain mampu bertindak sebagai antioksidan. Sifat anti-inflamasinya bisa kurangi bengkak di kulit akibat luka memar. Sedangkan sebagai detoks, zat tanin bermanfaat untuk membersihkan racun atau toksin yang akan memicu terjadinya tumor.

Ini dia 10 zat yang menjadikan daun dewa tanaman obat kanker:

  • Flavanoid
  • Minyak Atsiri
  • Saponin
  • Tannin
  • Polifenol
  • Vanilat
  • Alkaloid
  • Asam klorogenat
  • Asam p-kumarat
  • Vitamin K

Manfaat dan Khasiat Daun Dewa

Sebagai tanaman obat, seluruh bagian tanaman daun dewa dapat digunakan untuk herbal alami, khususnya bagian daun dan umbi. Khasiatnya terbukti mampu mengobati beberapa penyakit, diantaranya meringankan derita kanker. Manfaat daun dewa diantaranya sebagai obat penyakit kulit, penurun panas, penurun kadar gula darah, cegah stroke dan jantung koroner, pereda nyeri sendi, dan sebagainya.

Di samping konsumsi dalam bentuk ramuan, daun dewa bisa dikonsumsi dalam bentuk makanan atau minuman, misalnya untuk lalapan atau urap-urapan. Sedangkan untuk ramuan obat, daun dewa dapat diramu dengan bahan lain, seperti benalu teh, temulawak, dan daun deruju.

Cara memanfaatkan khasiat daun dewa adalah dengan:

  • Cuci bersih daun dewa berwarna hijau segar sebanyak 10-15 gram. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas saja. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan setiap hari.
  • Daun dewa segar ini juga dapat dimakan untuk lalapan. Cukup gunakan 7-9 lembar daunnya saja dan dimakan bersama sayur-sayuran lain.
  • Untuk mengatasi kanker, buat ramuan dari 30 gram daun dewa segar, 20 gram temu pitih, dan 30 gram jombang. Rebus hingga air tersisa sau gelas saja, lalu disaring dan minum airnya sehari sekali.
  • Biasanya daun dewa digunakan untuk pemakaian luar pada bagian tubuh yang sakit. Caranya daun yang sudah ditumbuk akan dibalurkan sampai luka tertutup, kemudian dibiarkan 20 menit. Sari-sari daun dewa merupakan zat anti radang dan sekaligus anti bakteri.
  • Saat ini daun dewa sudah banyak dikemas dalam bentuk kapsul atau teh herbal sehingga lebih praktis untuk dikonsumsi.

Daun dewa memiliki khasiat yang sangat penting, antara lain:

  • Menghambat pertumbuhan tumor dan sel-sel kanker.
  • Menurunkan tekanan darah tinggi.
  • Menghentikan perdarahan luka.
  • Sebagai anti inflamasi dan pereda nyeri.
  • Zat antikoagulan daun dewa mampu lancarkan peredaran darah.

Manfaat daun dewa untuk kanker sudah lama diketahui publik serta dibuktikan melalui penelitian. Sebagai obat kanker kandungan, kanker darah, dan kanker payudara, kanker hati, setidaknya daun dewa dimakan sebanyak 3 lembar per hari, dan ini harus dirutinkan selama 7 hari berturut-turut, sesuai kondisi penyakitnya.

Ekstrak daun dewa akan melaui proses steril dan pengeringan. Setelah benar-benar kering, daun digiling hingga menjadi tepung. Setelahnya tepung dibungkus plastik atau dimasukkan ke dalam kapsul.

Studi menyebutkan bahwa pemberian ekstrak daun dewa akan menyebabkan terjadinya kematian pada sel-sel kanker yang mulai muncul. Jadi memang pilihan yang sangat tepat bilamana Anda memilih khasiat daun dewa untuk menyembuhkan kanker.

Sifat sitotastik dalam daun dewa dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara. Untuk mengolah ramuannya, cuci bersih 4-5 lembar daun dewa bersama bahan lain seperti 10 gram daun sambiloto kering, 10 gram keladi tikus kering, dan 10 gram kunir putih kering. Cuci bersih semua bahan dan rebus bersamaan. Minumlah satu gelas ramuan ini satu jam sebelum makan siang.

Untuk melakukan pengobatan lain, salah satu cara yang alami dalam menurunkan risiko penyakit jantung ini adalah dengan rajin mengonsumsi jenis ramuan umbi dari daun dewa yang sudah ditumbuk dan diseduh menggunakan air. Saringlah ampas umbi tersebut, lalu minumlah ramuan herbal daun dewa ini, rutin pada sore hari.

Bagaimana jika Anda memiliki riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi? Daun dewa dapat dijadikan obat tradisional bersamaan dengan buah mengkudu. Caranya juga tidak sulit. Gunakan daun dewa segar sebanyak 7 helai dan ½  buah mengkudu segar. Rebus kedua bahan ini ke dalam 110 ml air. Seduh atau saring, diminum 1-2 kali sehari selama 1 bulan.

Selain hipertensi, daun dewa juga memiliki sifat hipoglikemin yang terbukti mampu menurunkan kadar gula di dalam darah. Artinya manfaat daun dewa sangat tepat untuk para penderita diabetes. Persiapkan 5 lembar daun dewa yang dicuci bersih, dan 3 lembar daun salam segar. Rebus semua bahan ini dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas saja. Saring rebusannya dan diminum hangat-hangat. Mudah, bukan?

Khasiat daun dewa yang terakhir dalam tips ini yaitu cara menggunakannya untuk obat luka bakar atau luka teriris. Kali ini bagian yang digunakan adalah umbi daun dewa, cuci bersih lalu dipipis. Tambahkan sedikit gula merah kemudian haluskan sampai adonan menjadi seperti salep. Balurkan pada bagian tubuh yang sakit selama 30 menit.

Alangkah baiknya menanam daun dewa di halaman rumah Anda sendiri sehingga daun ini dapat dimanfaatkan setiap waktu. Untuk mendapatkannya Anda bisa mencari di beberapa penjual tanaman hias ataupun toko-toko herbal tradisional. Semoga tips ini bermanfaat dan salam sehat.

Baca artikel lain mengenai Kemoterapi atau Herbal

One thought on “Manfaat Daun Dewa”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twelve − eight =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.