Manfaat Buah Mengkudu

Manfaat Buah Mengkudu Singkirkan Kanker Sejak Dini

Aroma buah mengkudu (Morinda citrifolia), disebut juga pace atau noni, sama sekali tak menggiurkan. Tetapi di balik baunya itu tersimpan manfaat buah mengkudu sebagai penjaga imunitas tubuh dari serangan kanker.

Jika menilik ciri tanamannya akan terlihat daun mengkudu yang tampak besar dan lebar. Permukaan buah seperti terbagi dalam segi banyak yang berbintik-bintik. Mula-mula buah berwarna hijau, menjelang masak menjadi kekuningan. Daging buah mengkudu yang lunak mengandung banyak air. Bau dari buahnya pun tercium sangat langu.

Sebutan buah noni berasal dari Pulau Hawaii, Amerika Serikat. Mengkudu memang tumbuh subur di wilayah Asia, Australia, dan pulau-pulau Pasifik. Bahkan penduduk asli Hawaii secara turun-temurun mengolah obat tradisional dari tumbuhan noni.

Pemanfaatan pace di Jawa, atau cangkudu di tanah Parahiyangan juga menjadi herbal alami yang miliki beragam manfaat, khususnya dalam usaha mengatasi bahaya kanker.

Manfaat Mengkudu Untuk Kanker, Begini Faktanya!

Sekalipun dalam kondisi tubuh segar-bugar, mengkonsumsi buah mengkudu dapat dirasa cukup perlu. Bisa saja seseorang yang merasa sehat ternyata mempunyai sel kanker di salah satu organ tubuhnya. Sistem kekebalan tubuh bisa ditingkatkan dengan konsumsi jus mengkudu atau jus noni secara teratur.

Senyawa-senyawa anti-kanker pada mengkudu mempunyai fungsi yang saling berkaitan. Buah pace mengandung banyak antioksidan yang matikan sel kanker. Sebanyak 13 kandungan mengkudu termasuk xeronin dari jenis anthraquinoine serta flavanol glikosida bekerja dengan sifat anti-inflamasi.

Salah satunya menurut peneliti dari Keio University dan Institute of Biomedical Sciences di Jepang, adalah damnacanthal. Zat yang satu ini mengubah sifat buruk sel-sel jahat serta menekan penggandaan sel-sel tersebuy pada level gen.

Mengkudu Juga Punya Senyawa Xeronin, Penghancur Sel Kanker

Beragam riset telah membuktikan manfaat mengkudu untuk kanker adalah mencegah dan bantu menyembuhkan kanker paru-paru, kanker hati, kanker kolon, kanker pankreas, kanker payudara, dan kanker prostat. Mengapa bisa demikian?

Sejumlah sel kanker akan berkembang pesat dalam lingkungan organ yang rendah oksigen tetapi kaya karsinogen. Untuk mengatasinya senyawa Xeronin pada mengkudu melancarkan peredaran darah sehingga pasokan oksigen ke dalam sel akan maksimal. Xeronin sangat aktif dan penting artinya bagi semua fungsi sel dalam tubuh manusia.

Pengaruh xeronin membuat sel kanker gagal berkembang, sehingga kerusakan DNA akibat kanker mampu dicegah. Misal saat mengatasi kanker payudara, senyawa mengkudu dapat mencegah pembuluh darah baru terbentuk oleh sel kanker payudara, selain memastikan hancurnya sel yang telah terbentuk.

Pertumbuhan tumor jadi terhambat karena sistem imun terbangun bersama makrofag dan atau limfosit yang berkualitas. Setelah pembuluh darah membaik fungsinya maka sel-sel kanker menjadi non-aktif khususnya untuk masalah kanker payudara.

Buah mengkudu juga mengandung proxeronine yaitu penyuplai xeronine saat ada aktivitas sel prakanker yang mulai abnormal. Dengan suplai ini maka tubuh akan memiliki cukup cadangan xeronine sebagai pencegah gejala kanker.

Flavanoid Mengkudu Bantu Pulihkan Imun Sistem

Jika kanker sudah terlanjur muncul maka penanganan berupa operasi dan kemoterapi sangat dibutuhkan. Buah mengkudu adalah alternatif lain untuk mencegah kebangkitan sel kanker yang lebih agresif.

Pada saat pasien kanker menjalani fase kemoterapi, konsumsi herbal noni akan membuat imun sistem bertahan dari efek kimiawi.

Selain dibantu oleh manfaat Xeronin, bagian-bagian sel abnormal juga dipulihkan oleh bioflavanoid, saponin, dan polisakarida yang aktif menjaga jaringan organ dari kerusakannya. Peran immuno-stimulator tersebut adalah mempertahankan daya tahan tubuh.

Nutrisi yang terkandung dalam buah mengkudu seperti protein, vitamin, mineral selenium, dan lainnya. Sehingga dalam jus buah terdapat berbagai enzim atau protein dan senyawa alkaloid yang diduga mampu ringankan gejala kanker kronis.

7 Cara Mengolah Buah Mengkudu

Penelitian merekomendasikan penderita kanker stadium lanjut untuk mengkonsumsi 6-8 gram mengkudu setiap harinya. Cara ini dapat menambah energi dan mengatasi rasa nyeri akibat peradangan tumor. Berikut ini beberapa cara mudah untuk mengolah daun hingga buah mengkudu, termasuk ekstrak herbalnya.

1. Teh Daun Mengkudu

Rebus 20 gram daun mengkudu kering atau40 gram daun mengkudu segar dengan takaran 4 gelas air sampai tersisa 1 gelas saja. Ramuan teh daun mengkudu ini diminum 2 kali pada pagi dan sore hari.

2. Sari Mengkudu Murni

Siapkan 2 buah mengkudu dan 100 ml air hangat. Campur daging buah mengkudu dengan air lalu haluskan memakai blender. Diminum 1 kali sehari pada pagi atau di waktu sore. Namun tanpa tambahan gula atau pemanis lain, maka sari mengkudu murni ini masih beraroma apek dengan rasa yang pahit atau getir.

3. Rebusan Buah Mengkudu

Siapkan 60 gram buah mengkudu segar yang masih setengah matang, cuci bersih lalu potong kecil-kecil. Rebus dengan 600 ml air sampai mendidih dan tersisa satu setengah gelas. Saring, dinginkan. Minum sehari tiga kali, sekali minum hanya setengah gelas. Agar terasa lebih enak tambahkan dua sendok teh madu murni.

4. Ramuan Mengkudu Dengan Tanaman Obat Lain

Persiapkan irisan buah mengkudu kering sebanyak 30 gram, mahkota dewa 20 gram, temu lawak kering 20 gram, dan temu putih sebanyak 15 gram. Cuci bersih semua bahan dan rebus mendidih dalam 3 tiga gelas air sampai tersisa 1 gelas saja. Minum teratur dua kali sehari setelah makan.

5. Mengkudu, Wortel, dan Lemon

Potong kecil buah mengkudu matang yang sudah dicuci bersih, lalu dibuat jus menggunakan blender, jangan lupa disaring ke dalam gelas.

Setelah membuat jus mengkudu, buatlah segelas jus wortel yang dicampur perasan jeruk lemon. Aduk rata menjadi satu bagian dengan jus mengkudu yang tadi sudah disaring, dan diminum setiap pagi.

6. Mengkudu, Madu, dan Lemon

Gunakan 5 buah mengkudu matang, 1 liter air, 10 sdm madu, dan 3 buah jeruk lemon, peras, ambil airnya.

Cara membuat ramuan mengkudu, madu, dan lemon seperti berikut. Rebus air sampai mendidih, masukkan mengkudu dan rebus sampai lunak. Angkat dan dinginkan. Masukkan dalam blender, haluskan dan saring.

Campur air mengkudu dengan madu, air jeruk lemon, dan es batu, bila suka. Sajikan dalam gelas dan minum setelah makan siang atau seusai makan malam.

7. Produk Herbal Tahitian Noni

Bila ingin mengambil manfaat buah noni dengan lebih praktis ada baiknya mengkonsumsi herbal tahitian noni. Herbal ini terbuat dari paduan buah mengkudu asli Tahiti, buah bluberri, dan dilengkapi senyawa bioaktif iridoid.  Produk herbal ini menggunakan noni asli Tahiti sehingga rasanya relatif manis dibanding jenis noni dari Asia. Khasiat dari tahitian noni akan terlihat setelah dikonsumsi selama 20 hari secara teratur.

Manfaat buah noni dalam ramuan herbal Tahitian punya fungsi bagus, yaitu sebagai pembersih pankreas, dan selain bantu perbaiki kerusakan sel-sel darah. Bila dikonsumsi dengan tepat, herbal mengkudu akan bisa pulihkan fungsi hati, jantung, dan ginjal yang rusak akibat perkembangan sel kanker.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Daun Sirsak dan Kulit Manggis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + three =