Manfaat Benalu

Manfaat Benalu ‘Tanaman Penumpang’ untuk Atasi Kanker

Penyakit kanker sebagian besar disebabkan oleh faktor genetika. Faktor lain penyebab kanker adalah lingkungan dan gaya hidup.  Jika  ada anggota keluarga mengindap kankers, maka akan ada kemungkinan anak keturunannya berpotensi terkena kanker. Penting bagi setiap orang untuk menjaga dan memperbaiki gaya hidup agar terhindar dari spenyakit kanker.

Ada beberapa alternatif pengobatan untuk kanker. Mulai dari operasi, kemoterapi, radioterapi, transplantasi, dan pengobatan alternatif. Pengobatan tersebut tentu memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Pengobatan alternatif menggunakan bahan-bahan herbal kerap jadi pilihan karena lebih murah dan mudah didapatkan.

Tanaman yang sering digunakan untuk obat herbal kanker antara lain daun tapak dara, daun sirsak, sarang semut papua, mahkota dewa, daun hia, daun kenikir, dan lain-lain. Perlu diingat bahwa penggunaan obat-obatan herbal juga ada takaran dan dosis yang harus dipenuhi. Meski minim risiko bukan berarti aman. Tidak semua obat-obatan herbal sesuai digunakan di setiap orang dengan takaran yang sama.

Tanaman Herbal untuk Kanker

Ada banyak tanaman herbal yang sering digunakan sebagai alternatif pengobatan. Mulai penyakit ringan sampai dengan penyakit berat. Obat herbal banyak jadi pilihan karena relatif aman dan murah. Penderita bisa mengkonsumsi obat herbal dengan dua cara pertama mengkonsumsi obat herbal yang sudah diolah dan dikemas dalam kapsul atau bubuk.

Kedua, pasien bisa mengolah sendiri obat-obatan herbal dengan cara merebusnya. Namun perlu diingat apakah adapenyakit lain yang resisten terhadap tanaman herbal yang dikonsumsi. Jika ada, sebaiknya mencari alternatif tanaman lain yang juga bisa menyembuhkan.  Ada pula tanaman herbal yang sudah diracik dalam satu paket. Pasien hanya cukup merebus dan mengkonsumsinya secara rutin.

Tanaman herbal bisa digunakan sebagai obat utama atau sebagai penyeimbang dari kemoterapi yang bisa menyebabkan kerusakan sel-sel lain. Efek samping dari kemoteraoi inilah yang harus diseimbangkan dengan mengkonsumsi obat-obatan herbal dan memperbaiki gaya hidup. Pasien kanker juga harus mengimbangi pengobatan dengan gaya hidup sehat dan pola makan yang sehat pula. Semasa pengobatan akan banyak sel-sel yang rusak dan fungsi organ yang terganggu.

Benalu Si Penumpang yang Jadi Obat Kanker

Benalu selama ini dikenal sebagai tanaman yang hidupnya menumpang pada tanaman lain.  Sering ada ungkapan ‘jangan hidup seperti benalu’ yang bisa diartikan ‘jangan hidup yang selalu menumpang atau mengandalkan orang lain’. Ternyata tanaman yang hidup menumpang ini memiliki manfaat untuk mengobati berbagai jenis kanker.

Benalu telah lama disebut-sebut sebagai obat penyeimbang ketika pasien kanker sedang menjalani kemoterapi. Benalu mampu menghambat perkembangan sel kanker yang menyebar dengan cepat. Rebusan benalu digunakan sebagai obat pendukung selama pasien menjalani kemoterapi.Lalu, zat apa saja yang terkandung dalam benalu sehingga mampu mencegah ertumuhan sel kanker?

Flavonoid  adalah salah satu zat yang terkandung dalam benalu adalah flavonoid. Senyawa ini mampu menghambat aktivitas enzim DNA kanker yang bekerja dalam pembelahan dans penyebaran sel kanker. Flavonoid juga bisa berfungsi sebagai antiokisdan yang mampu memperbaiki sel untuk radikal bebas.  Jenis flavonoid yang bisa mencegah pertumbuhan sel kanker adalah fenol dan quersitrin. Flavonoid juga berfungsi untuk mengurangi rasa sakit pada penderita kanker. Organ yang digerogoti sel kanker akan terasa sakit . Flavoinoid dalam tanaman akan membantu mengurangi rasa sakit tersebut.

Kandungan lain dalam benalu adalah olgisakharia, petida, alkanoid, polifenol, dan petida. Senyawa-senyawa tersebut saling bekerja sama  Senyawa bioaktif  tersebut berfungsi untuk meningkatkan imunitas tubuh dan membantu memperbaiki sel-sel yang rusak.

Alkanoid adalah zat yang terkandung pada sejumlah tanaman yang memiliki manfaat antikanker. Dalam alkanoid terdapat  leurosine (VLR), vinblastine (VLB), vincristine (VCR), catharanthine, vincadioline, leurosidine, dan lochnerine. Selain itu alkanoid juga berfungsi hipoglikemik atau mampu menurunkan kadar gula darah. Jika tanaman mengandung zat alkanoid, maka tanaman tersebut bisa menjadi obat herbal, salah satunya untuk menumpas sel kanker.

Tanaman benalu juga mengandung polifenol yang mengandung antioksidan dan berkhasiat untuk meningkatkan kemampuan antiinflamasi dan kekebalan tubuh. Polifenol mampu menetralkan radikal bebas yang berefek merusak sel-sel dan jaringan tubuh. Sel kanker merupakan sel yang tumbuh abnormal dalam jumlah yang sangat banyak. Penyebaran sel kanker tersebut juga dipicu oleh adanya radikal bebas di tubuh atau di luar tubuh pasien.

Selain itu, polifenol juga berfungsi untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Pasien kanker sebaiknya harus menjaga kekebalan tubuh mereka. Salah satu untuk melawan sel kanker adalah dengan memiliki kekebalan tubuh yang kuat. Kekebalan tubuh yang kuat mampu untuk menjaga kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit. Beberapa tumbuhan yang mengandung polifenol memiliki sifat antitumor dan berpotensi menghambat pertumbuhan kanker.  Itu sebabnya tanaman yang mengandung polifenol bisa dikonsumsi untuk penderita kanker.

Jenis Benalu Pohon yang Bisa Jadi Obat

Dari beberapa penelitian yang dilakukan,  benalu pada tanaman teh dapat mengobati risiko kanker rahim.  Selain itu benalu yang ada pada pohon sawo diyakini bisa mengobati risiko kanker payudara. Sementara benalu pada pohon mangga dipercaya bisa mengobati kanker usus.

Benalu juga bisa dipadukan dengan tanaman herbal lain seperti tapak dara. Rebusan benalu dan tapak dara diyakini bisa mengurangi rasa sakit akibat kanker dan meredam efek dari kemoterapi.

Beberapa daerah juga memanfaatkan tanaman benalu sebagai obat kanker. Salah satunya di Morowali, Sulawesi Utara yang memanfaatkan tanaman langka benalu batu sebagai obat kanker. Benalu batu dikonsumsi oleh pasien kanker dengan cara merebusnya terlebih dahulu. Sel-sel kanker akan hilang jika si pasien rutin mengkonsumsinya dengan teratur. Sel kanker akan luruh dan dibuang melalui kotoran atau ketika pasien buang air besar.

Benalu pada tanaman teh bermanfaat untuk menjaga stamina tubuh selama menjalani kemotrapi. Seperti yang diketahui, kemoterapi menimbulkan banyak efek bagi tubuh penderita kanker. Salah satu untuk menyeimbangkan tubuh dan mengurangi efek kemoterapi adalah mengkonsumsi air rebusan benalu teh.

Benalu pada pohon belimbing juga bisa digunakan untuk pengobatan kanker. Ekstrak dari benalu belimbing diyakini mampu mencegah pernyebaran kanker payudara. Kandungan alkaloid, saponin, flavonoid, tanin pada benalu secara efektif dapat menghambat laju pertumbuhan sel-sel kanker.

Selain itu, benalu pada pohon jeruk nipis juga bisa menjadi obat kanker. Sama seperti pohon benalu lainnya, benalu pada pohon jeruk nipis juga mengandung sejumlah zat seperti alkalid, saponin, tannin, dan flavonoid yang berfungsi untuk mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Secara umum kandungan benalu terkait erat dengan tanaman atau pohon yang menjadi inangnya. Kandungan benalu pada teh misalnya juga mengandung zat yang terkandung pada teh. Demikian pula benalu pada jeruk nipis yang juga mengandung zat-zat yang terkandung pada pohon atau tanaman yang ditumpanginya.

Cara mengkonsumsinya dengan cara merebus benalu pada ukuran tertentu. Untuk obat kanker bisa dicampur dengan tanaman herbal lain. Air rebusan tersebut sebaiknya didinginkan lebih dulu baru dikonsumsi. Takarannya setengah gelas sekali minum. Penderita disarankan mengkonsumsi rebusan benalu dua kali dalam sehari.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Susu Kolostrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.