Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring

Penting! Inilah Sejumlah Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring

Kanker adalah penyakit pembunuh yang paling ditakuti masyarakat dan semakin banyak bagian tubuh manusia yang terkena kanker, bukan cuma organ dalam saja, namun juga bagian luar tubuh seperti kulit. Selain itu, kanker bisa tumbuh di organ pernapasan dan disebut dengan kanker Nasofaring.

Adapun kanker Nasofaring itu sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang bersarang di dalam rongga belakang hidung dan juga di belakang langit-langit rongga mulut. Walaupun sudah menyerang banyak masyarakat di seluruh dunia, namun sayangnya yang menjadi penyebab utama kanker nasofaring itu sendiri belum teridentifikasi dengan sempurna. Hanya saja kanker yang satu in sering dikaitan dengan virus epstein bar.

Orang dari ras Mongoloid menjadi mangsa dari kanker ini, walau tidak menutup kemungkinan ras lain pun bisa menderita kanker nasofaring. Ras Mongoloid itu sendiri adalah penduduk Cina bagian selatan, kemudian Hong Kong dan Thailand, bahkan negara Malaysia dan Indonesia serta India. Bukan hanya disebabkan oleh suatu hal dari luar, kanker ini merupakan jenis kanker yang diturunkan secara genetik alias turun temurun.

Perlu diketahui apa saja faktor yang menjadi kemungkinan terbesar penyebab kanker, seperti berikut ini.

  • Suka mengonsumsi makanan berpengawet, bahkan makanan yang diawetkan dengan cara diasap dan diasinkan pun harus dihindari.
  • Terlalu banyak mengonsumi makanan dan juga minuman yang bersifat panas juga merangsang selaput lendir, contohnya makanan dan minuman yang mengandung alkohol. Kemudian bagi yang sering mengisap asap-asapan (rokok, candu, kayu bakar dan lainnya) pun harus waspada.
  • Tinggal di lokasi dengan sirkulasi udaranya buruk.
  • Memiliki garis keturunan yang leluhurnya mengidap kanker nasofaring.

Selain mengetahui faktor yang menjadi kemungkinan terbesar tumbuhnya kanker, kita juga harus paham betul gejala-gejala dimana kanker ini sudah mulai tumbuh, berikut beberapa gejalanya.

  • Muncul dengungan dalam telinga dan terasa penuh, seringnya diiringi dengan rasa sakit, kemampuan mendengar juga menurun.
  • Terjadi mimisan walau sedikit, berulang-ulang. Terjadi pilek setelah hidung selalu tersumbat.
  • Kelenjar getah bening yang ada pada leher jadi membesar, biasanya terjadi pada kondisi yang sudah akut.
  • Penglihatan ganda, mata sampai menonjol keluar dan juling.
  • Sakit kepala dan nyeri yang tidak terperi.

Apabila tubuh mulai menunjukkan gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter THT dan lakukan pemeriksaan dengan CT Scan, rhinoskopi anterior dan posterior, nasofaringoskopi, biopsi dan pemeriksaan histopatologi.

Saran Makanan Untuk Penderita Kanker Nasofaring

Makanan untuk penderita kanker Nasofaring merupakan santapan sehari-hari, namun dengan komposisi yang lebih sehat. Berikut adalah beberapa saran makanan untuk penderita kanker nasofaring yang bisa menjadi inspirasi, silakan disimak.

  • Tak boleh absen dari mengonsumsi makanan sehat segar seperti sayuran dan buah. Walaupun kita tak suka pada awalnya, tetapi sekarang makan buah dan sayuran adalah hal yang wajib, sebab tak hanya memberikan vitamin dan nutrisi untuk tubuh, namun keduanya mampu melawan berbagai macam penyakit dalam tubuh, termasuk nasofaring itu sendiri. Oleh sebab itu, jika mengonsumi buah dan sayur dengan porsi yang pas dan rutin, maka antibodi meningkat dengan baik dan pemulihan pasien lebih cepat.
  • Mengonsumsi sayuran dan buah sampai 5 macam dalam satu hari. Adapun jenisnya tidak dibatasi, dari mulai anggur, apel, pepaya, pisang, jambu merah, jeruk, alpukat, kiwi, mangga dan buah-buahan manis lainnya. Untuk sayur itu sendiri boleh mengonsumsi bayam merah dan hijau, daun dan bunga pepaya, bit, jagung, wortel dan ginseng atau sayuran lokal lainnya.
  • Harus memilih buah dan sayur dengan warnanya yang menarik. Usahakan selalu mengubah-ubah kombinasi makanan sayur dan buah dalam jangka waktu tertentu, jangan mengonsumsi buah dan sayur yang sama dalam jangka waktu yang terlalu lama (misalnya dua minggu berturut-turut mengonsumi apel dan bayam) sebab bisa mengakibatkan tubuh kelebihan satu jenis nutrisi dan efeknya tak bagus untuk tubuh.
  • Jangan menolak makan karbohidrat, sebab kita tetap membutuhkan asupan karbohidrat untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh.
  • Saran konsumi karbohidrat adalah dengan memilih karbohidrat kompleks, misalnya saja roti gandum dan nasi merah.
  • Seafood? Kenapa tidak? Boleh saja mengonsumsi seafood, misalnya ikan laut (kecuali cumi kepiting dan juga bandeng) bahkan boleh dikonsumsi dengan sering. Untuk ayam, boleh mengonsumi ayam organik atau ayam kampung. Hindari ayam broiler.
  • Daging merah pun diperbolehkan, asalkan mengonsumsi daging merah yang rendah lemak saja. Sebab ada penelitian yang menjelaskan bahwa seseorang yang mengkonsumsi daging merah dengan intensitas sebanyak lima hingga enam kali dalam seminggu, risiko kanker meningkat. Kemudian untuk menurunkan risiko kanker itu sendiri, Institut Kanker Nasional AS pun menyarankan supaya membatasi konsumsi lemak sampai dengan 30%. Hanya saja bagi para penderita kanker, jauh lebih baik jika tidak mengonsumsi daging merah sama sekali sebab dikhawatirkan sel kanker meningkat pertumbuhannya.
  • Sangat diperbolehkan mengonsumsi susu, pasien kanker nasofaring boleh memium susu dan juga olahan susu, asal yang rendah lemak atau bisa juga memilih susu kedelai, jika ingin mengonsumsi yogurt, pilih yang plain alias tanpa rasa.
  • Mulailah mengurangi gula, kalaupun belum bisa sebaiknya ganti dengan madu saja. Kemudian pastikan sudah menghentikan konsumsi makanan dengan kandungan nitrit, kemudian pengawet dan pewarna, makanan yang diasinkan yang diasap juga tak boleh.
  • Boleh mengonsumsi kacang-kacangan dan olahannya, sebab baik untuk pola makan kanker dari kanker nasofaring. Boleh mengonsumsi kacang merah, tempe dan juga tahu.
  • Gorengan adalah makanan yang harus dihindari betul-betul. Apalagi kentang goreng dan keripik kentang mampu merangsang terbentuknya senyawa-senyawa baru yang akan memicu kanker, yaitu akrilamida. Jika ingin mengonsumsi kentang, boleh dikukus.
  • Jika ingin memasak masakan untuk penderita kanker nasofaring, sebaiknya jangan memasak dengan suhu yang terlalu tinggi.
  • Walau makanan yang digoreng harus dihindari, tetapi masih boleh mengonsumsi makanan yang digoreng, tapi dengan syarat menggunakan minyak khusus misalnya minyak zaitun dan canola oil, itu pun hanya bisa digunakan satu kali alias tidak digunakan berkali-kali.
  • Harus meminum air putih dalam jumlah banyak sesuai dengan yang tubuh butuhkan, minimal 8 gelas air putih. Jangan meminum alkohol, bahkan softdrink pun harus dihindari.
  • Hindarilah cemilan dan snack yang enak tapi tak sehat, misalnya kue tart dan cake, aneka makanan penutup dan juga permen. Gantilah dengan makanan yang direbus, misalnya kacang rebus, edamame yang direbus, kacang polong dan chestnut, kacang merah juga bisa.
  • Boleh mengonsumsi salad sayur, tetapi pastikan dressingnya menggunakan olive oil dan jangan yang kandungan lemaknya tinggi.

Demikian adalah makanan untuk penderita kanker nasofaring, terapkan pola makan sehat dan rutin lakukan pengobatan supaya pertumbuhan kanker bisa dihentikan, dan tubuh kembali sehat seperti sediakala.

Baca artikel lain mengenai Penambah Trombosit Paling Cepat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.