Madu dan Jahe untuk Kanker

Temukan Manfaat Madu dan Jahe untuk Kanker

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit ganas yang sebaiknya segera diobati ketika masih stadium 1 atau masih ringan. Kanker jika sudah menuju stadium lanjut dan semakin parah, akan semakin sulit untuk dilawan. Sebenarnya terdapat banyak cara untuk kita mencegah timbulnya kanker, salah satunya dengan menemukan manfaat madu dan jahe untuk kanker. Kedua bahan alami tersebut memiliki khasiat yang baik untuk mencegah dan membantu pengobatan seseorang yang terserang kanker.

Mengenal Manfaat Jahe untuk Obat Kanker

Jahe merupakan salah satu jenis tanaman rimpang yang kaya akan kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh. Jahe tidak hanya bermanfaat sebagai salah satu rempah dalam masakan, tetapi juga bisa dikonsumsi dengan cara lain, misalnya dibuat minuman. Jahe juga ternyata bisa menjadi salah satu bahan alami yang baik untuk mencegah dan melawan sel-sel kanker. Apa saja manfaat jahe untuk obat kanker tersebut, berikut uraiannya.

  1. Mengandung komponen gingerol. Komponen gingerol dalam jahe sangat bermanfaat untuk mencegah dan memperlambat penyebaran dari sel-sel kanker pada organ tubuh lainnya. Tentunya hal ini akan sangat membantu dalam proses pengobatan kanker terutama ketika sel kanker itu sendiri tidak sampai menyebar.
  2. Membantu meningkatkan terjadinya proses apoptosis pada sel kanker. Jahe ternyata bisa membantu untuk menginduksi proses apoptosis pada sel-sel kanker. Apoptosis sendiri adalah salah satu proses bunuh diri yang terjadi pada sel-sel kanker. Berbagai kandungan dalam jahe akan sangat mendukung terjadinya proses ini sehingga akan lebih banyak lagi sel-sel kanker yang mati dan mencegah penyebarannya ke organ tubuh lainnya.
  3. Membantu produksi bax dalam tubuh. Dalam proses apoptosis terdapat sebuah gen yang sangat berperan dalam membantu proses pembunuhan sel-sel kanker, yaitu bax. Jahe dalam hal ini berperan penting untuk membantu proses produksi atau pertumbuhan dari bax itu. Semakin sering mengonsumsi jahe sebagai obat kanker, maka produksi dari bax juga akan semakin meningkat.
  4. Membantu dalam meningkatkan zat antikanker. Jahe mengandung zat antikanker yang baik untuk tubuh. Zat antikanker tersebut adalah Inhibitor CDK dan P21. Zat antikanker tersebut memiliki manfaat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Jahe bisa dikonsumsi bahkan ketika tubuh dalam keadaan sehat sehingga pencegahan tumbuhnya sel kanker bisa dilakukan sedini mungkin.
  5. Membantu dalam menurunkan kadar dari protein yang membantu pertumbuhan sel kanker. Salah satu jenis protein yang berhubungan erat dengan pertumbuhan sel kanker adalah protein Bcl 2. Dengan rutin mengonsumsi jahe sebagai obat untuk kanker, maka akan membantu menurunkan kadar dari protein tersebut yang pada akhirnya akan berdampak pada menghilangnya sel-sel kanker secara perlahan. Selain menurunkan kadar dari protein Bcl 2, jahe juga berperan untuk menurunkan kadar dari protein lain yang sangat berperan dalam proses daur ulang dari sel-sel kanker. Penurunan kadar protein-protein tersebut akan berdampak baik untuk tubuh tetapi tidak untuk sel kanker.
  6. Mampu mencegah dan mengobati beberapa jenis kanker. Terdapat beberapa jenis kanker yang bisa dicegah dan diobati dengan menggunakan jahe, di antaranya kanker payudara, kanker kulit, kanker pankreas, kanker hati, kanker prostat, dan kanker paru-paru.
  7. Manfaat jahe untuk kanker rahim. Selain jenis kanker yang disebutkan sebelumnya, jahe juga bermanfaat untuk mengobati kanker rahim. Jahe dalam hal ini mampu membantu untuk membunuh sel-sel kanker dari kanker rahim yang memang tidak bisa dilawan hanya dengan menggunakan pengobatan standar. Dua cara yang digunakan kandungan jahe untuk membunuh sel kanker rahim adalah dengan apoptosis dan autofagi. Autofagi merupakan proses untuk penghancuran dari komponen sel-sel kanker dalam rahim oleh sebuah organel sel, yaitu lisosom.

Cara Mengolah Jahe untuk Kanker

Untuk bisa mengonsumsi jahe sebagai obat untuk mencegah dan mengobati kanker, jahe harus diolah terlebih dahulu. Salah satu campuran yang baik untuk jahe sebagai obat kanker adalah madu. Madu merupakan salah satu bahan alam yang juga kaya akan manfaat yang jika digabung dengan jahe akan menjadi obat yang baik untuk membantu mencegah dan mengobati kanker.

Ramuan madu dan jahe untuk kanker ada baiknya dikonsumsi secara rutin dengan dosis yang tepat agar proses pengobatan bisa berjalan dengan lancar. Selain dengan madu, jahe juga bisa dicampur bahan alami lainnya yang fungsinya sama-sama untuk mencegah dan mengobati penyakit kanker. Berikut beberapa cara mengolah jahe dengan bahan campuran lainnya untuk kanker.

Ramuan Jahe dan Madu untuk Melawan Kanker

Ramuan madu dan jahe sekarang ini cukup populer dan banyak dilakukan untuk mengobati kanker. Lalu, bagaimana cara untuk membuat ramuan madu dan jahe untuk kanker tersebut?

Siapakan jahe sebanyak dua potongan besar dan madu organik sebanyak 450 gram. Kupas dan cuci bersih jahe sebelum dijadikan ramuan bersama dengan madu. Jahe yang sudah bersih kemudian diparut, hasil parutannya dicampur dengan madu. Campuran dari madu dan jahe ini bisa disimpan dalam wadah kedap udara dan baiknya dikonsumsi sebanyak dua sampai tiga sendok makan setiap harinya. Ada baiknya menggunakan sendok plastik atau kayu ketika mengonsumsi ramuan madu dan jahe ini.

Ramuan Jahe dan Bawang Putih untuk Kanker

Selain dengan madu, jahe juga bisa dicampurkan dengan bawang putih sebagai obat untuk mengobati kanker. Sama halnya dengan jahe, bawang putih juga kaya akan zat antioksidan yang ampuh untuk melawan radikal bebas dan sel-sel kanker. Berikut cara untuk membuat ramuan jahe dan bawang putih dalam bentuk pasta untuk mengobati kanker.

Siapkan jahe sebanyak 120 gram, bawang putih sebanyak 120 gram, dan minyak zaitun sebanyak 15 ml. Cuci bersih jahe dan bawang kemudian potong-potong. Campurkan potongan jahe dan bawang daun dalam blender kemudian campur dengan minyak zaitun. Blender semua bahan hingga halus dan membentuk pasta. Pasta jahe dan bawang putih ini bisa dikonsumsi lansung sebanyak satu atau dua sendok setiap harinya atau juga dijadikan campuran untuk makanan seperti menjadi sambal.

Jenis Jahe untuk Mengobati Kanker

Jahe terdiri dari beberapa jenis, salah satunya jahe merah. Jahe merah juga memiliki kandungan yang baik untuk mengobati kanker. Jahe merah sebagai obat kanker juga bisa dicampur dengan madu yang tentunya akan meningkatkan khasiat keduanya dalam memerangi sel-sel kanker dalam tubuh.

Itulah pembahasan mengenai manfaat madu dan jahe untuk kanker. Pengobatan secara alami ini tentunya juga harus sepengetahuan dokter yang sudah merawat pasien sehingga bisa dikombinasikan dengan obat kanker dari dokter yang akan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker. Berbagai jenis bahan alam sebenarnya sangat kaya akan manfaat dan sebaiknya kita lebih jeli dan pintar dalam mengolah dan memanfaatkan hasil alam yang baik untuk kesehatan tubuh. Selamat mencoba!

Baca artikel lain mengenai Tian Xian Liquid

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 + twelve =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.