Madu dan Bawang Putih untuk Kanker

Khasiat Madu dan Bawang Putih untuk Kanker

Kanker merupakan suatu jenis penyakit yang dapat menyebabkan kematian penderitanya. Untuk menyembuhkan penyakit kanker dilakukan segala macam pengobatan dari pengobatan secara modern hingga pengobatan tradisional. Kombinasi madu dan bawang putih untuk kanker ternyata memiliki khasiat yang menakjubkan. Kedua jenis bahan tersebut selama ini telah diketahui manfaatnya untuk kesehatan dan membantu pengobatan penyakit. Apalagi jika kedua bahan dicampur dapat memberikan efek yang sangat dahsyat untuk pengobatan kanker.

Sebenarnya jenis bawang putih yang terbaik untuk pengobatan melawan sel kanker yaitu bawang putih lanang dan bawang putih dayak. Kandungan zat aktif kedua jenis bawang putih tersebut lebih banyak daripada bawang putih yang biasa untuk masakan. Namun jika terpaksa dan tidak menemukan kedua jenis bawang putih tersebut maka bawang putih yang ada di dapur juga dapat digunakan.

Kandungan Madu dan Bawang Putih

Kandungan aktif di dalam madu memiliki berjuta manfaat untuk kesehatan. Kandungan alami yang terdapat di dalam madu yaitu energi, karbohidrat, gula, serat, lemak, protein, air, riboflavin (Vitamin B2), niasin (Vitamin B3), asam pantotenat (B5), Vitamin B6, asam folat, Vitamin C, kalsium, besi, magnesium, fosfor, kalium, natrium dan zink.

Kandungan aktif di dalam bawang putih yaitu allicin, energi, protein, lemak, karbohidrat, kalsium, fosfor, zat besi, Vitamin A, Vitamin B1 dan Vitamin C.

Campuran dari madu dan bawang putih sangat efektif untuk membantu pengobatan penyakit kanker. Kedua zat aktif dari madu dan bawang putih akan saling meningkatkan untuk melawan sel kanker serta meningkatkan daya imunitas tubuh.

Cara Kerja

Bawang putih sangat baik jika dikonsumsi mentah. Kandungan zat aktifnya yaitu allicin akan rusak pada pemanasan. Namun jika bawang putih dicincang halus dan dibiarkan selama 15 menit justru akan mengaktifkan zat aktif allicin tersebut.

Penggunaan madu dan bawang putih untuk kanker akan berkhasiat jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong. Perut yang telah penuh dengan makanan akan kesulitan saat harus menyerap nutrisi dari kombinasi madu dan bawang putih. Inilah sebabnya ramuan madu dan bawang putih harus dikonsumsi saat perut kosong.

Khasiat bawang putih campur madu yang dikonsumsi secara rutin dapat meningkatkan imunitas tubuh. Imunitas tubuh yang baik dan semakin meningkat dapat membantu pertumbuhan sel sehat dan melawan sel kanker. Sel-sel yang rusak akibat kanker juga akan dikeluarkan dari tubuh atau istilahnya didetoksifikasi oleh campuran madu dan bawang putih untuk kanker. Bagi penderita yang sedang menjalankan terapi kemoterapi maka khasiat bawang putih dan madu ini adalah untuk mengurangi efek samping dari kemoterapi.

Cara Pengolahan

Cara mengolah madu dan bawang putih untuk kanker sangat mudah. Sebanyak 1 siung bawang putih yang dicincang halus, 1 sendok teh madu asli, 1 sendok teh cuka apel, 1 sendok makan perasan air lemon dan 1 potong parutan jahe. Cara pengolahannya ialah dengan blender semua bahan hingga halus dan konsumsi 1 sendok makan 2 kali sehari.

Sisanya dapat disimpan di dalam botol kaca tertutup rapat dan dimasukkan ke kulkas. Ramuan madu dan bawang putih ini dapat awet selama 5 hari jika disimpan di dalam kulkas. Ramuan ini sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong yaitu di pagi hari sebelum makan pagi dan beri jarak sekitar 1-2 jam sebelum makan malam.

Efek Samping

Madu memiliki banyak manfaat untuk kesehatan dan pengobatan penyakit. Madu yang murni biasanya tidak disimpan dalam keadaan telah dipasteurisasi. Padahal proses pasteurisasi bertujuan untuk menghilangkan bahan-bahan yang tidak dibutuhkan dan kemungkinan dapat menimbulkan reaksi tertentu pada bahan aktif maupun saat dikonsumsi. Pada madu murni yang tidak diproses pasteurisasi rentan terjadi pertumbuhan serbuk sari dan spora. Hal ini dapat memicu timbulnya alergi dan keracunan makanan.

Madu murni yang tidak dipasteurisasi dapat menimbulkan reaksi alergi seperti mual, muntah, pusing, perut kram, demam, sesak napas, pingsan hingga gagal jantung. Madu murni juga dapat menimbulkan efek samping seperti keracunan makanan. Jadi sebaiknya untuk pengobatan pilih madu murni yang telah mengalami proses pasteurisasi. Madu yang dikonsumsi terlalu berlebihan dapat menyebabkan sakit perut dan diare karena madu bersifat laksatif. Dosis mengonsumsi madu yang dianjurkan yaitu sebanyak 100-200 gram dan dibagi 3 kali konsumsi.

Mengonsumsi bawang putih mentah dapat bermanfaat untuk kesehatan namun ternyata ada efek samping yang harus diketahui. Kandungan alicin di dalam bawang putih dapat menimbulkan rasa panas di mulut dan bau yang menyengat. Alicin akan menyebabkan bau mulut dan bau keringat lebih tajam. Bawang putih juga dapat menyebabkan reaksi alergi, mengiritasi dinding lambung, memicu diare, mengencerkan darah dan iritasi kulit. Mengonsumsi bawang putih tidak boleh bersamaan dengan obat tertentu seperti anti inflamasi, anti radang, dan pengencer darah karena dapat menimbulkan reaksi.

Madu dan bawang putih untuk kanker dapat menjadi alternatif pengobatan secara tradisional. Penggunaan kombinasi kedua bahan tersebut dapat membantu pengobatan kanker di samping pengobatan secara medis.

Baca artikel lain mengenai Dokter Spesialis Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

one × three =