Food Combining Untuk Diet

Food Combining Untuk Diet Vegetarian

Pada dasarnya, diet vegetarian terbagi menjadi pediet vegan (vegetarian murni), lacto vegan (vegetarian yang memperbolehkan konsumsi susu dan produk olahannya) dan lacto ovo vegetarian (vegetarian yang memperbolehkan konsumsi telur, susu dan produk olahannya). Namun selain ketiga kelompok besar vegetarian ini terdapat diet alternatif semi vegetarian yang dikenal dengan food combining.

Solusi Food Combining untuk Kesehatan

Food combining bisa disebut pola makan antara vegetarian dan pola makan umum. Bedanya pada food combining menekankan pada porsi buah dan sayur yang lebih besar dan memperhatiikan cara mengkombinasikan makanan agar tidak menghambat proses metabolisme dalam tubuh dan membawa dampak positif bagi kesehatan. Inti dari food combining adalah menyusun menu makanan agar nutrisi dapat terserap sempurna dan tidak menumpuk sebagai lemak jahat.

Pola makan ala food combining ini memiliki beberapa prinsip dasar yang harus ditaati, yaitu:

1. Pola Makan Mengikuti Aktivitas dalam Saluran Pencernaan

Beda paling nyata dalam food combining dengan vegetarian pada dasarnya adalah boleh tidaknya mengonsumsi karbohidrat dan lemak. Pada food combining karbohidrat dan lemak serta protein diperbolehkan untuk dikonsumsi namun harus mengikuti pedoman dalam pengatuarnnya. Pola makan Food Combining diatur sesuai cara kerja sistem pencernaan, artinya food combining tidak mengenal menghitung kalori per makanan yang disajikan.

Pola makan food combining diatur dengan cara mengikuti sistem pencernaan yang terbagi menjadi:

  • Pukul 12.00  siang – 20.00 : Kegiatan utama saluran pencernaan adalah mencerna atau mengolah makanan.
  • Pukul 20.00 – 04.00 pagi : Kegiatan utama saluran pencernaan adalah penyerapan makanan.
  • Pukul 04.00 pagi – 12.00 : Kegiatan utama saluran pencernaan adalah proses pembuangan.
  • Pukul 4 pagi hingga jam 12 siang merupakan fase pembuangan.

Pada fase ini tubuh membutuhkan energi yang cukup besar dan sebaiknya saluran pencernaan tidak dibebani dengan mengonsumsi makanan berat agar proses pembuangan bisa berlangsung optimal. Maka dianjurkan pada jam-jam ini untuk mengonsumsi  buah-buahan. Buah adalah bahan makanan yang mudah diserap sistem pencernaan tubuh. Buah cepat dicerna dan cepat mengenyangkan. Untuk pemula jika masih merasa lemas saat sarapan buah saja tanpa karbohidrat maka bisa memajukan saat makan siang pada jam 10 di hari pertama dan kedua. Hari ketiga dan seterusnya baru menerapkan pola makan Food combining.

Pada jam 12 siang saatnya mengisi perut dengan makanan berat. Untuk camilan boleh dikonsumsi minimal 4 jam setelah jam makan siang. Namun perlu dicatat bahwa camilan sehatlah yang diperlukan seperti rujak buah, buah potong, kacang sangrai atau salad sayur. Makan malam bolehkah mengonsumsi karbohidrat jawabnya boleh asal tidak dikombinasikan dengan protein hewani dan porsinya tidak berlebihan. Jam makan malam hendaknya tidak melebihi jam 20.00. jika di atas jam 20.00 masih terasa lapar maka sebaiknya mengonsumsi buah-buahan.

2. Prinsip Kedua Food Combining adalah Mengombinasikan Makanan Sesuai Zat Gizi yang Serasi

Secara alami dalam setiap jenis makanan hanya terdapat satu unsur gizi mikro. Maka sistem pencernaan tidak memiliki kemampuan untuk mencerna lebih dari satu zat gizi mikro secara optimal. Karbohidrat, protein dan lemak disebut sebagai zat gizi makro dan hampir semua bahan makanan mengandung tiga unsur ini dalam proporsi yang berbeda. Aturan dalam food combining adalah:

  • Protein hewani jangan dicampur dengan karbohidrat.
  • Setiap porsi makan harus disertai dengan porsi sayuran yang dominan. Diutamakan sayuran segar tanpa diolah.
  • Protein nabati tahu, tempe, jamur boleh dikonsumsi bersama karbohidrat dan protein hewani.

Inilah yang membedakan food combining dengan vegetarian murni. Jika vegetarian murni sama sekali tidak memperbolehkan protein hewani berupa daging di food combining diperbolehkan mengonsumsi daging dengan porsi kecil namun tidak boleh dikombinasi dengan karbohidrat.

3. Prinsip Ketiga Food Combining adalah Makan Secara Perlahan Dan Mengunyah Lama

Terbukti makan perlahan dan mengunyah lama ternyata tidak hanya sekedar anjuran. Menurut penelitian ilmiah makan dengan mengunyah perlahan membantu optimalnya penghancuran makanan di mulut dengan bantuan enzim sehingga saat masuk ke lambung dan usus kerja organ pencernaan ini tidak bekerja terlalu keras.

4. Prinsip Keempat Food Combining adalah Hindari Makanan Rendah Energi

Rendah energi bukan rendah kalori. Yang dimaksud rendah energi adalah rendah gizi. Fastfood, camilan asin dan gurih karena akan menumpuk sebagai kalori dan akhirnya berubah menjadi lemak jika berlebih.

Contoh Menu Food Combining

Seperti apakah menu food combining yang disarankan? Menurut pemaparan di atas food combining mengadopsi pola makan vegetarian yang memperbesar porsi buah dan sayur. Serta mengombinasikan bahan makanan agar membantu proses pencernaan makanan secara lebih optimal.

Beberapa contoh menu berikut ini bisa diterapkan untuk mendapatkan padu padan menu ideal dalam food combining:

  1. Bangun pagi minum satu gelas air dicampur perasan jeruk nipis.
  2. Jam 6 pagi sarapan buah. Bisa satu atau lebih jenis buah  apel dan pisang adalah jenis buah yang disarankan untuk dikonsumsi saat sarapan sebab ramah di lambung dan mengenyangkan.
  3. Jam 10 pagi camilan buah. Anggur atau semangka sangat baik untuk camilan di tengah hari. Segar dan mengandung banyak air.
  4. Jam 12 siang. Waktu makan siang. Jika ingin menikmati protein hewani misalnya ayam panggang, hindari dimakan bersama nasi atau karbohidrat lain. Namun padukan dengan lalapan mentah dan sambal. Atau jika ingin makan nasi maka padukan dengan sayuran dan lauk berupa tempe, tahu atau olahan jamur.
  5. Jam 4 sore. Waktu camilan bisa menikmati salad sayur atau salad buah atau sedikit kentang panggang.
  6. Jam 6 sore atau paling lambat jam 7 malam untuk makan malam. Dianjurkan menu makan malam tidak seberat saat siang. Jika memungkinkan hindari mengonsumsi karbohidrat di malam hari, ganti dengan sayur dan buah hingga perut merasa kenyang.

Benarkah food combining bertentangan dengan prinsip 4 sehat lima sempurna? Jika ditinjau lebih dalam Food Combining sebenarnya tetap mengakomodir 4 sehat lima sempurna. Hanya saja konsumsinya dilakukan dengan padu padan agar lebih mudah diserap tubuh yaitu menghindari konsumsi karbohidrat dan protein hewani secara bersama. Yang menjadi pertentangan sebenarnya adalah rata-rata pakar food combining menyarankan untuk tidak mengonsumsi susu sapi karena dianggap bahwa susu hewan kurang sesuai untuk sistem pencernaan manusia.

Dalam food combining susu sapi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dan bisa diganti dengan susu kedelai. Jika khawatir kekurangan kalsium bisa diperoleh dari sumber lain seperti ikan salmon, tofu, kacang-kacangan atau brokoli. Jadi tidak perlu khawatir kekurangan gizi jika mencoba menerapkan food combining. Pada beberapa pelaku food combining pola makan ini dianggap lebih fleksibel dibandingkan vegetarian murni dan membawa dampak bagus bagi kesehatan. Tubuh terasa lebih segar dan ringan, penyakit ringan seperti migrain sembuh tanpa obat dan yang terpenting energi untuk beraktivitas tetap terjaga, tidak merasa lemas atau kekurangan tenaga.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Otak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − five =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.