Daun Kemiri

Menguak Rahasia Besar Daun Kemiri Untuk Pengobatan Kanker

Di Indonesia, tanaman kemiri bukan sesuatu yang asing di telinga. Sebagian besar masyarakat mengenalnya sebagai bumbu masakan. Tetapi tahukah Anda bahwa tanaman kemiri juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit? Seluruh bagian yang terdapat dalam tanaman ini, baik itu biji, kulit, batang, daun, hingga batang mengandung  senyawa-senyawa penting yang berkhasiat sebagai obat, bahkan efektif untuk mengatasi masalah kanker.

Sebelum membahas lebih jauh tentang kehebatan kemiri, mari kita berkenalan lebih dekat dulu dengan tanaman ini.

Mengenal Tanaman Daun Kemiri

Dalam istilah latin tanaman kemiri disebut dengan nama Aleurites Molucana Wild. Sampai saat ini, asal usulnya belum pasti. Namun, banyak pendapat yang mengatakan bahwa tanaman kemiri berasal Kepulauan Polynesia, seperti Fiji, Samoa, Cook Island, Tongo, dan Salomon. Lalu, menyebar ke daerah-darah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Karena negara Indonesia terdiri atas banyak suku bangsa, maka nama tanaman ini pun berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Contoh, di Kalimantan disebut Keminting, di Sumatera Utara disebut buah kareh, gambiri, atau kembiri, di Jawa Barat disebut muncang, di Jawa Tengah disebut miri, di Bali disebut derekan atau kameri, dan sebagainya.

Tanaman kemiri tumbuh subur di lahan liat, berbatu, berpasir, ataupun berkapur. Rata-rata tinggi batang mencapai 15-25 meter. Daunnya berwarna hijau pucat dengan sisi bergelombang. Sedangkan buahnya berwarna cokelat, berbentuk lonjong dan keras. Di Indonesia, tanaman kemiri termasuk komoditi penting karena selalu dibutuhkan masyarakat, terutama untuk memasak. Untungnya, tanaman kemiri sangat cocok dengan kondisi tanah dan iklim di Indonesia, sehingga hasil panen kita dapat diekspor ke  negara lain seperti Arab Saudi, Singapura, Hongkong, Australia, dan Amerika Serikat.

Khasiat Daun Kemiri yang Menakjubkan

Dalam dunia kuliner nusantara, kemiri merupakan bagian jantung bumbu bersama bawang merah dan bawang putih. Artinya, kemiri mengambil peranan besar dalam menciptakan rasa lezat pada masakan. Di dunia pengobatan herbal pun, kemiri tidak kalah unggul. Buah, batang, dan daun kemiri paling sering digunakan sebagai bahan peramu obat tradisional.

Dari sekian banyak penyakit, berikut beberapa penyakit yang dapat ditolong dengan obat herbal berbahan utama daun kemiri.

Mengobati memar akibat pukulan atau benturan keras. Memar tak hanya terjadi pada organ luar tubuh saja. Beberapa kasus kecelakaan atau tindak kekerasan mengakibatkan korban mengalami memar hingga ke organ dalam. Selain lebih menyakitkan, memar yang terjadi pada bagian organ dalam tubuh lebih susah dipulihkan ketimbang pada organ luar. Akan tetapi dengan menggunakan daun kemiri besar harapan masalah tersebut dapat teratasi.

1. Sakit Kepala

Sakit kepala derajat ringan hingga menengah  semestinya tak membutuhkan obat-obatan kimia keluaran pabrik. Sebab, jika derajat sakitnya tidak terlalu parah dan mengkhawatirkan, penyakit ini dapat ditanggulangi dengan bahan-bahan herbal di sekitar kita. Daun kemiri salah satunya. Mengonsumsi air rebusan daun kemiri telah terbukti mampu meredakan sakit kepala dalam waktu relatif cepat.

2. Stress

Stress merupakan bagian dari penyakit mental. Ketegangan pikiran membuat seluruh tubuh menjadi tidak nyaman: kehilangan gairah, sulit tidur, dan mudah cemas. Banyak obat-obat penenang beredar bebas di pasaran. Tetapi penggunaannya cenderung menimbulkan candu. Sehingga penderita rawan mengalami ketergantungan. Cobalah menjalani terapi dengan air rebusan daun kemiri. Tak ubahnya teh hijau, kandungan asam amino dari rebusan daun kemiri dapat menimbulkan efek santai dan perasaan yang lebih nyaman.

3. Sakit Gigi

Jarang orang bisa menahan sakit gigi tanpa bantuan obat. Sebab, ketika sakit gigi menyerang, kepala pun ikut terasa sakit. Banyak cara alami untuk mengatasi sakit gigi. Contohnya menggunakan getah daun kemiri. Teteskan getah daun kemiri di jari, lalu oleskan pada bagian gigi yang sakit. Lakukan 2x sehari untuk meredakan sakitnya. Jika ingin sakit gigi tidak kambuh kembali, lakukan cara tersebut selama 1 minggu.

4. Wasir

Wasir atau ambeien tak selalu berakhir di meja operasi jika diobati secara dini. Salah satu cara alami mengatasi masalah wasir adalah mengonsumsi rebusan daun dan kulit batang kemiri setiap hari selama satu minggu. Hasilnya, benjolan wasir akan menyusut hingga sembuh total.

Kanker Sembuh Dengan Kemiri: Fakta atau Hoax?

Karena kemiri identik sebagai  bumbu dapur, khasiat kanker sebagai obat kanker sempat diperdebatkan dan dianggap hoax. Namun, para pakar pengobatan herbal berkeyakinan teguh bahwa kemiri dapat diandalkan dalam upaya penyembuhan kanker. Keyakinan tersebut tentu diperkuat oleh adanya uji klinis terhadap komponen yang terkandung dalam kemiri.

Berdasarkan banyak penelitian, ternyata benar bahwa kemiri berpotensi besar menyembuhkan berbagai jenis kanker, terutama kanker payudara. Terdapat banyak sekali zat-zat non gizi yang bersifat antivirus dan antibakteri seperti polifenol, saponon, dan flavanoid pada biji dan daun kemiri. Zat-zat non gizi itulah yang berperan melawan dampak radikal bebas serta menggempur sel abnormal di dalam tubuh. Sementara sejumlah kandungan zat lainnya, berguna untuk menguatkan imunitas tubuh, mencegah infeksi, dan memperbaiki kerusakan sel yang diakibatkan oleh sel abnormal.

Kandungan Tanaman Kemiri

Secara keseluruhan tanaman kemiri memuat  berbagai zat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam upaya mencegah dan mengobati berbagai penyakit yang datang. Kandungan zat tersebut antara lain protein, asam amino, lemak, dan karbohidrat. Keempat kandungan tersebut berperan sebagai pembentuk sekaligus penyokong imunitas tubuh agar tetap stabil. Sehingga tubuh tidak mudah diserang penyakit.

Selain itu, kemiri juga mengandung sejumlah mineral penting yang baik untuk kepadatang tulang kalsium, kalium, fosfor, juga magnesium. Dan, yang teristimewa kemiri sarat akan polifenol juga flavonoid. Kedua kandungan ini tak selalu ada pada tanaman-tanaman lain. Fungsinya bukan hanya sebagai penangkal kanker saja, melainkan untuk menekan risiko penyakit jantung dan alzheimer pula.  Pada seluruh bagian tanaman kemiri juga terkandung saponin yang bertugas sebagai antimikroba, serta folat dan fitostrelo yang baik untuk mengontrol kadar kolesterol

Cara Mengonsumsi Daun Kemiri Untuk Penderita Kanker

Serangan kanker kerap kali melumpuhkan pertahanan tubuh penderita, sehingga semakin lama kondisi tubuhnya akan semakin menurun. Saat imunitas melemah, sel kanker akan semakin merajarela dan menyebar ke organ-organ terdekatnya. Oleh karena itu, salah satu cara yang paling utama untuk melawan kanker adalah membangun imunitas tubuh itu sendiri.

Minumlah air rebusan daun kemiri sebanyak 9-11 lembar setiap hari. Air rebusan daun kemiri akan menjaga imunitas tubuh menderita agar tidak merosot. Khusus untuk kanker payudara, parut 1 butir kemiri dan seruas kunyit, lalu seduh dengan air hangat. Minum air seduhan tersebut setiap hari. Atas izin Tuhan, niscaya benjolan kanker akan menyusut secara bertahap. Resep lain yang dapat dicoba adalah menyediakan 1 ons kemiri, 1,5 ons kunyit, dan 3 lembar daun benalu. Cuci seluruhnya hingga bersih, lalu tumbuk ketiganya hingga halus dan oleskan pada benjolan kanker payudara.

Itulah rahasia besar daun kemiri sebagai penangkal kanker. Jika Anda tertarik menempuh pengobatan herbal untuk kanker, jangan lupa untuk mengonsultasikannya lebih dulu dengan pakar herbal berpengalaman di kota Anda.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Yoga untuk Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.