Ciri-ciri Penderita Kanker Otak

Ciri-ciri Penderita Kanker Otak yang harus Diwaspadai

Kanker otak menjadi salah satu kanker pembunuh yang harus diwaspadai, dan terjadinya kanker otak itu jika tumor ganas sudah menyerang otak sampai penyebarannya yang sangat cepat segera ke seluruh bagian di dalam otak. Memang hingga saat ini penyebab kanker otak secara spesifik belum diketahui dengan pasti, namun ada beberapa faktor yang bisa terjadi dan membuat risiko kanker otak jadi jauh lebih tinggi.

Yang pertama adalah gaya hidup yang tak sehat, mengonsumsi alkohol dalam jumlah banyak dan berlebihan, mengalami kecelakaan dan trauma pada kepala, selalu terkena radiasi dalam jangka waktu yang lama dan terus menerus, mendapat paparan bahan kimia yang berbahaya, serta adanya faktor gen atau keturunan. Ciri-ciri penderita kanker otak juga berbeda-beda, beragam tergantung dari ukuran kanker yang menjangkiti otak serta bagian otak mana yang terserang kanker tersebut. Contohnya saja tumor yang menyerang area syaraf optik, maka gangguan yang paling terasa adalah pada penglihatan yang menurun drastis fungsinya. Kemudian jika kanker atau tumor ganas tersebut menyerang di bagian syaraf motorik, maka yang terjadi adalah gangguan motorik yang bisa membuat penderita kanker jadi sulit untuk bicara serta jadi mati rasa.

Ciri-ciri Penderita Kanker Otak

Gejala kanker otak seringkali dianggap sepele, apalagi jika sakitnya masih bisa dihilangkan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri. Namun saat sakitnya mulai sering terasa, maka seseorang akan mulai waspada dan setelah melakukan pemeriksaan pada dokter yang berwenang, semua sudah terlambat.

Oleh sebab itu, untuk mencegah penyakit semakin parah, maka ketahui ciri-ciri penderita kanker otak supaya bisa mengantisipasi kondisi penyakit dan melakukan pengobatan lebih cepat. Berikut adalah ciri penderita kanker otak yang sering diabaikan.

  1. Sering Sakit Kepala. Sakit kepala yang disebabkan oleh kanker otak tentu saja memiliki perbedaan yang jauh dengan sakit kepala biasa. Sebab sakit kepala yang disebabkan kanker memiliki ciri ditambah mual mual danmuntah di pagi hari saat baru bangun, semakin siang maka rasa mual dan muntah itu akan berkurang. Intensitas sakitnya kemudian akan bertambah jadi lebih cepat dari hari ke hari, rasa sakitnya juga makin terasa.
  2. Terjadi Gangguan Pada Penglihatan. Penderita kanker otak biasanya juga akan mengalami gangguan pada penglihatan mereka. Misalnya saja penglihatan yang jadi kabur, penglihatan yang hanya bisa lurus saja ke depan, saat melihat lampu jadi seperti berkedip-kedip, gerakan mata jadi abnormal dan masih banyak perbedaan lainnya yang tak normal dari penglihatan kita. Bahkan dalam kondisi yang sudah parah, banyak yang kemudian menjadi buta.
  3. Keterampilan Motorik yang Menghilang. Apabila sel kanker sudah menyerang di bagian saraf motorik, maka yang tejadi adalah penderitanya jadi tak memiliki keseimbangan tubuh, untuk mengatur koordinasi tubuh pun jadi susah. Saat berjalan jadi lebih sering tersandung dan bahkan sampai jatuh, bahkan juga membutuhkan bantuan orang lain supaya bisa menopang tubuhnya dengan baik. Kemudian otot wajah bisa lumpuh jika misalnya sel kanker telah sampai ke saraf kranial kita.
  4. Mual-Mual dan Muntah yang Terus Menerus. Tak cuma sakit kepala, mual dan muntah juga menjadi salah satu jenis penyakit yang banyak terjadi di tengah masyarakat, tetapi juga menjadi ciri-ciri penderita kanker otak, hanya saja ada perbedaannya yang cukup jelas dibandingkan mual dan muntah biasa. Mual mual dan muntah yang terjadi karena kanker otak akan terjadi dengan tiba-tiba, lalu terjadi hanya di pagi hari dan tidak jelas penyebabnya, kemudian warna muntah juga kehijauan. Setelah itu, muncul sakit kepala yang sangat. Mual dan muntah hijau ini akan terus terjadi selama kanker tersebut masih ada di dalam kepala.
  5. Sering Kejang-kejang. Jika kejang-kejang biasanya dikaitkan dengan ayan, ternyata juga menjadi ciri-ciri penyakit kanker otak. Hal ini bisa terjadi dikarenakan aktivitas motorik otak terganggu olh kanker yang ada di dalam. Bahkan kejang-kejang kadang terjadi begitu saja, mendadak dan membuat penderitanya jadi tak sadar akan kendali tubuhnya sendiri. Memang durasinya hanya pendek, tak lebih dari tiga menit namun efeknya fatal. Maka karena itu, jika tidak memiliki riwayat kejang sebelumnya, maka pastikan harus segera memeriksakan diri ke dokter dan lakukan pemeriksaan khusus seperti MRI atau CT Scan.

Ciri-ciri Penderita Kanker Otak Lainnya

Selain ciri-ciri yang telah disebutkan di atas, ada juga beberapa ciri-ciri penderita kanker otak lainnya yang juga tak begitu diperhatikan. Misalnya saja kesulitan bicara, orang dengan kanker otak akan mengalami kesulitan bicara. Tak hanya sulit untuk bicara dan berkomunikasi, namun juga kesusahan memahami apapun yang diucapkan oleh orang. Hal ini bisa terjadi karena kanker tersebut tumbuh di area lobus temporal. Jika mulai susah bicara mulai terjadi, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter, sebab tak cuma menjadi pertanda kanker, namun juga bisa menjadi ciri dari stroke.

Kemampuan berpikir penderita kanker otak juga bisa menurun dengan drastis, hilangnya memori-memori, fungsi berpikir yang menurun, kebingungan dan juga susah konsentrasi. Saking sulitnya sampai-sampai membuat pasien jadi depresi dan enggan bersosialisasi dengan dunia luar karena kondisinya tersebut. Ciri-ciri penderita kanker otak berikutnya adalah mati rasa, salah satu bagian tubuh jadi lemah, kurang lebih seperti neuropati perifer/sindrom paraneoplastik. Pasien akan menjadi susah menggerakkan anggota tubuh tertentu, sakit luar biasa walau cuma disentuh, terasa menusuk-nusuk, panas, kesemutan yang sering dan keseimbangan tubuh jadi hilang.

Karena otak memiliki tanggung jawab penuh terhadap seluruh tubuh manusia dan pergerakannya, menjadi koordinir dari semua gerakan tubuh walau yang paling ringan sekalipun bahkan juga perilaku. Saat tumor yang sebabkan kanker berada di dalam lobus frontal, makan yang terjadi adalah orang itu jadi kehilangan sifat serta kepribadiannya. Walau kadang penderita merasa tidak ada perubahan apapun dengan sifat mereka, namun orang lain yang ada di sekitar mreka akan merasakannya dengan cepat. Terjadinya perubahan sikap dan akhirnya membuat penderita menjadi jauh lebih agresif, mudah marah dan kasar perilakunya, serta sering mengumpat dan ucapkan banyak kata kotor. Bahkan juga bisa brsikap apatis, juga tidak mau tahu dan selalu menjadi bersikap apatis, supaya tidak  atau tidak peduli lagi pada sekitar.

Ciri-ciri penderita kanker otak yang terakhir adalah adanya gangguan pada hormon. Satu hal yang perlu diketahui, bahwa kelenjar pituitari memiliki peranan yang sangat penting untuk memproduksi dan mengatur hormon. Kelenjar tersebut berada di dasar otak, di belakang jembatan hidung. Jadi bayangkan saat kanker menyerang bagian ini, yang terjadi adalah hormon yang terganggu, bahkan tak sedikit yang mengira ini adalah gangguan endokrin. Demikian adalah ciri-ciri penderita kanker otak yang sering diabaikan.

Baca artikel lain mengenai Makanan Setelah Kemoterapi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three + 20 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.