Ciri-Ciri Leukimia

Memahami Penyebab Dan Ciri-Ciri Leukimia Atau Kanker Darah

Kanker DarahRata-rata kanker tidak hanya menyerang orang dewasa tapi juga anak-anak dan salah satu kanker yang mematikan, yakni kanker darah atau leukimia. Leukimia kadang disebut juga sebagai darah putih sebab rata-rata sel darah putih banyak ditemukan pada pasien sebelum menjalani terapi.

Selain itu, kehadiran sel darah putih yang tampak banyak pada pasien merupakan sel muda, misalnya promielosit, jumlah tinggi dari sel ini ternyata dapat mengganggu fungsi dari sel sehat lainnya.

Mengenal Penyakit Leukimia atau Kanker Darah

Leukemia adalah nama umum untuk sekelompok penyakit onkologi. Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah, kebanyakan sel-sel darah terbentuk di sumsum tulang dan sistem limfatik. Pada leukemia, sel darah kanker terbentuk dan mendesak keluar sel-sel darah yang sehat di sumsum tulang.

Leukemia biasanya melibatkan sel-sel darah putih. sel darah putih adalah pejuang yang melawan infeksi dan biasanya darah putih tumbuh dan membelah secara teratur, karena tubuh membutuhkan mereka. Tapi pada orang dengan leukemia, sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih yang abnormal, yang tidak berfungsi dengan baik.

Ada banyak jenis leukemia. Beberapa bentuk leukemia lebih sering terjadi pada anak-anak. Bentuk lain dari leukemia terjadi terutama pada orang dewasa dan orang tua di mulai dari usia 55 tahun.

Anak-anak umumnya yang di vonis sakit kanker darah, jenis leukemia limfositik akut dan orangtua yang berumur 55 tahun atau lebih.

Jenis Penyakit Leukemia

Tergantung pada agresivitas tingkat di mana terjadi penyakit membedakan bentuk leukimia akut dan kronis.

Leukemia akut – darah memiliki sejumlah besar sel-sel kanker yang belum dewasa yang tidak melakukan fungsi mereka sebagaimana mestinya, kanker ini bisa tumbuh cepat yang biasanya semakin memburuk dengan cepat pula.

Apabila tidak diobati segera, maka pasein dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari.

Leukemia kronis – ada sel kanker yang menjalankan fungsi tertentu dari sel sehat, sel kanker tumbuh lebih lambat yang memburuk secara perlahan dari waktu ke waktu. Pengobatan dan prognosis untuk leukemia tergantung pada jenis sel darah yang terkena dan apakah leukemia akut atau kronis.

Kemoterapi sering digunakan untuk mengobati leukemia jenis ini, selain itu, jenis penyakit kanker ini biasanya ditemukan secara tidak sengaja, seperti pemeriksaan tes darah di setiap kesempatan.

Pasein dengan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun bahkan ada yang mencapai 5 tahun dibandingan dengan pasien leukimia kronis.

Leukemia limfositik Kronis – bentuk kanker darah terkait dengan pembagian gangguan limfosit di sumsum tulang dan mereka cacat pada pematangan. Leukimia jenis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak.

Leukemia limfositik akut – tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada orang dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.

Leukemia limfositik kronis – sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak

Leukemia mielositik kronis – kanker darah disertai dengan pembagian abnormal sel-sel di sumsum tulang, yang diwujudkan sebagai bentuk muda dewasa eritrosit, leukosit dan trombosit. Kanker ini sering terjadi pada orang dewasa, namun dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Leukimia

Seperti kebanyakan kanker penyebab leukemia tidak sepenuhnya dapat dipahami, namun ada beberapa faktor penyeba terjadinya penyakit kanker darah atau leukimia:

  1. Infeksi virus, virus dapat menyebabkan leukemia seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada orang dewasa.
  2. Bahan kimia industri seperti insektisida
  3. Faktor keturunan
  4. Obat kemotrapi
  5. Kelainan genetik,
  6. Merokok
  7. Terpapar radiasi

Gejala Penyakit Leukimia

Gejala penyakit leukemia tergantung pada bentuk tertentu dari ekspresinya, pasien dengan kanker leukimia sering mengembangkan berbagai komplikasi serius seperti pendarahan, anemia dan lain-lain.

  1. Kelelahan atau lemah
  2. Demam dalam waktu yang lama
  3. Keringat malam
  4. Pucat
  5. Anemia
  6. Sesak Napas
  7. Terjadi infeksi pada pendarahan, seperti pada mimisan
  8. Pembesaran kelenjar getah bening
  9. Gusi membesar dan berdarah
  10. Sakit kepala
  11. Muntah-muntah
  12. Kesulitan tidur
  13. Nyeri pada tulang dan sendi
  14. Penurunan berat badan
  15. munculnya bintik-bintik merah di tubuh
  16. Dan gangguan kesehatan lainnya.

Obat untuk penyakit kanker darah belum ada yang efektif dan kebanyakan pasien leukimia pada stadium akhir hanya menunggu waktu kematian tiba, namun bukan berarti tidak dapat disembuhkan tapi dibutuhkan usaha dan kesabaran dalam mengobati penyakit tersebut secara medis atau tradisional.

Pengobatan Kanker Darah atau Leukimia

  1. Menjaga kebersihan tubuh termasuk lingkungan tempat tinggal seperti kamar
  2. Kemoterapi – target utama adalah menghancurkan atau membunuh sel-sel kanker
  3. Transplantasi sumsum tulang – mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan sel sehat, ini memerlukan donor sumsum tulang, baik dari tubuh sendiri atau dari orang lain sebelum memulai pengobatan.

Pengobatan Tradisional Kanker darah atau Leukimia

Tanaman berwarna merah, ungu, dan biru memiliki tinggi senyawa flavonoid, senyawa ini dipercaya sebagai zat anti kanker yang mampu melawan sel kanker terutama sel kanker darah sehingga sangat cocok dijadikan sebagai obat tradisional kanker darah. Tanaman tersebut seperti sayur bayam.

Selain itu, ada buah-buahan juga yang mengandung tinggi zat flaovonid, seperti buah jeruk, strawberry, anggur, blueberry dan kacang-kacangan. Teh juga diketahui kaya akan zat Flavanoid.

Zat flavonoid sendiri memiliki kemampuan untuk menonaktifkan zat karsinogen atau zat penyebab kanker, manfaat lain dari zat flavonoid, yakni mencegah penuaan dini.

Baca artikel lain mengenai Terapi Hormon vs Kemoterapi

One thought on “Ciri-Ciri Leukimia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 + 20 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.