Category Archives: Tips

Persiapan Sebelum Kemoterapi

Persiapan Sebelum Kemoterapi Untuk Sembuh Dari Kanker

persiapan sebelum kemoterapiKemoterapi menjadi salah satu pengobatan medis yang saat ini menjadi pilihan utama bagi dokter untuk mengobat kanker yang sudah menyebar. Untuk itu kami menghadirkan posting ini berkaitan dengan persiapan sebelum kemoterapi. Saat kita mendengar kemoterapi pasti langsung berpikiran negatif karena semua efek samping yang harus dilalui dan lain sebagainya. Berikut ini pengalaman kami mengenai persiapan sebelum kemoterapi.

Lakukan Konsultasi Sedetail Mungkin

Mengambil keputusan untuk menjalani kemoterapi adalah suatu keputusan yang sulit karena anda sudah pasti tahu apa yang akan dialami oleh pasien kanker. Kami sendiri saat mengambil keputusan untuk kemoterapi saja masih mempertimbangkan banyak hal. Untuk itu pengalaman kami yang pertama adalah mengenai konsultasi dengan dokter onkologi.

Anda harus sedetail mungkin melakukan konsultasi dengan dokter anda, baik pengobatan di Indonesia, Singapura atau negara lain. Anda dari pihak pasien harus dengan kritis terus bertanya kepada dokter dan jika dokter itu tidak bisa memuaskan anda dengan jawaban yang tepat maka dokter itu tidak layak melakukan kemoterapi kepada pasien kanker.

Mengenai cara konsultasi dengan dokter spesial kanker bisa anda temukan pada posting kami yang lainnya. Tapi pada bagian ini kami ingin mengutarakan bahwa konsultasi sedetail mungkin adalah salah satu persiapan sebelum kemoterapi. Anda harus jelas menggunakan obat kemo apa, efek samping yang akan dirasakan dan obat untuk meringankan efek samping tersebut. Semua harus jelas sehingga ketika anda menjalani kemoterapi tidak kebingungan apalagi jika anda berobat diluar negeri.

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kemoterapi

Kami membagi persiapan kemoterapi menjadi 2 yaitu sebelum kemoterapi dan sesudah kemoterapi. Karena keduanya memerlukan persiapan tersediri menurut pengalaman kami pribadi. Pada bagian ini akan kami bahas dulu mengenai persiapan sebelum kemoterapi.

Beberapa hal yang menurut kami yang perlu anda siapkan sebelum menjalani kemoterapi adalah berikut ini:

  • Konsultasi yang detail kepada dokter onkologi seperti yang sudah dijelaskan di atas.
  • Biaya kemoterapi. Perhitungan biaya kemo sangat penting karena biaya kemo tidak murah juga apalagi jika anda berobat ke luar negeri.
  • Persiapkan mental anda dengan banyak berdoa sehingga anda lebih tabah menjalani kondisi anda.
  • Jadwal perjalanan anda. Anda perlu memastikan jadwal perjalanan anda dengan baik karena pengalaman kami menjalani kemoterapi bahwa efek samping akan muncul selama 7 hari setelah obat kemo dimasukkan. Oleh karena itu persiapan jadwal sangat penting, apakah anda akan tinggal lebih lama untuk pemantauan dokter atau anda langsung pulang sehingga saat efek samping muncul anda sudah berada di rumah.
  • Persiapkan makanan penunjang fisik. Mengingat efek samping kemoterapi yang brutal anda perlu menyiapkan makanan pendukung sehingga pasien kanker bisa menjalani pengobatan dengan baik. Misalnya putih telur untuk menunjang sel darah putih, buah-buah untuk membantu buang air besar, dll.
  • Tas aluminium foil. Tas ini berguna untuk membawa obat-obatan yang harus dijaga suhunya, misalnya neupogen. Neupogen adalah suntikan untuk menaikkan sel darah putih.
  • Hasil test dari laboratorium. Jangan lupa anda harus membawa hasil lab ketika bertemu dokter sebelum kemo, biasanya hasil test darah.
  • Persiapkan makanan yang dapat mengurangi efek samping kemoterapi. Ketika anda dijelaskan dengan dokter onkologi mengenai efek samping kemoterapi yang akan dijalani, anda bisa bertanya makanan apa saja yang perlu dikonsumsi agar kondisi fisik tetap bisa bagus/memenuhi syarat kemoterapi.
  • Wig kepala atau topi. Mayoritas efek samping dari kemoterapi adalah rambut rontok jadi anda perlu mempersiapkan wig (rambut palsu) atau topi sehingga penampilan anda bisa tetap seperti dulu.
  • Persiapkan obat-obat untuk meringankan efek samping. Mintalah kepada dokter obat-obat untuk mengurangi efek samping dari kemoterapi. Misalnya obat mual, obat penambah nafsu makan, suntikan darah putih, dll.

Itu adalah beberapa hal yang perlu anda persiapkan ketika anda akan menjalani kemoterapi versi kami. Untuk setiap obat kemoterapi mempunyai efek samping yang berbeda sehingga kami memberikan secara umum apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum kemoterapi.

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Setelah Kemoterapi

Selain persiapan sebelum kemoterapi anda juga perlu menyiapkan diri setelah kemoterapi. Anda akan bersiap-siap menghadapi efek samping yang brutal dari kemoterapi. Untuk menghadapi efek samping kemoterapi anda sudah dijelaskan pada persiapan sebelum kemoterapi. Bagian ini akan memberikan tips agar kondisi fisik tetap prima ketika harus menjalani kemoterapi berikutnya.

Pengalaman kami kemoterapi dijalankan 3 minggu sekali jadi minggu ke-1 adalah minggu berjuang dengan efek samping kemoterapi dimana sudah dijelaskan pada persiapan sebelum kemoterapi. Untuk minggu ke-2 dan ke-3 adalah persiapan dimana kondisi fisik anda harus bisa pulih setelah menjalani kemoterapi dan melewati efek sampingnya. Sebenarnya tips-nya sederhana, poin pentingnya adalah anda harus makan yang banyak agar tubuh anda mendapatkan asupan gizi yang banyak sehingga proses recovery/penyembuhan dari efek samping kemoterapi lebih cepat.

Beberapa tips dari kami untuk cepat pulih dari efek samping kemoterapi adalah:

  • Anda harus makan makanan bergizi. Banyak orang bilang jangan makan daging agar kanker tidak makin menyebar, pendapat kami itu hanya bisa dijalankan ketika anda tidak menggunakan kemoterapi. Tetapi jika menggunakan kemoterapi anda harus makan daging karena kondisi badan anda tidak akan mampu menjalani kemoterapi hingga selesai.
  • Banyak makan buah-buahan. Karena sifat obat kemoterapi adalah panas sehingga anda pasti akan susah buang air besar, jadi banyak makan buah-buahan akan membantu anda untuk BAB. Banyak makan buah-buah seperti pisang, semangka, pepaya, dll.
  • Makan putih telor mentah setelah bangun tidur pagi. Putih telor dapat membantu anda meningkatkan albumin dan menjaga sel darah putih tetap tinggi.
  • Makan makanan yang berfungsi untuk mengurangi efek samping kemoterapi. Misalnya anda memakai obat kemoterapi yang menyebabkan trombosit anda turun jadi anda harus sering makan makanan yang dapat menambah trombosit (jus jambu merah atau rebusan daun singkong) jadi ketika 2 minggu ini berlalu tubuh anda sudah siap untuk kemoterapi berikutnya.
  • Banyak makan sarang burung/protein sejenisnya. Makan sarang burung mitosnya dapat meningkatkan kondisi badan.
  • Kontak dokter pada kondisi darurat. Anda harus mengetahui siapa yang harus anda hubungi ketika kondisi darurat terjadi misalnya saja saat sabtu, minggu atau malam hari. Jadi anda tidak bingung harus menghubungi siapa pada kondisi itu.

Itu adalah tips dari kami agar kondisi badan cepat pulih dari kemoterapi dan siap untuk kemoterapi berikutnya. Kemoterapi berikutnya anda menggunakan panduan kami sebelum kemoterapi begitu dan seterusnya perputaran/cycle kemoterapi ini berjalan.

Dokter onkologi anda akan melakukan tes darah sebelum kemoterapi jadi ketika hasil tes darah bagus maka kemoterapi bisa dilanjutkan ketika hasilnya jelek maka anda harus minum supplement atau kemoterapi harus ditunda untuk beberapa hari hingga kondisi anda bisa bagus.

Pengalaman Persiapan Untuk Kemoterapi

Selain dari 2 bagian diatas kami juga ingin membagikan pengalaman kami pribadi bagaimana mempersiapkan sebelum kemoterapi dan menjalaninya. Kasus kami adalah kanker payudara stadium 4 yang sudah mnyebar ke getah bening, tulang dan kulit. Jadi persiapan kami sangat banyak selain yang sudah dijelaskan pada bagian di atas kami harus mempersiapkan perban-perban untuk menggantinya setiap hari. Perban-perban ini adalah perban khusus karena kanker yang dikulit menyebabkan tidak bisa kering jadi perlu perban khusus agar tidak infeksi dan bau.

Selain itu kami juga melakukan persiapan sebelum kemoterapi berupa obat-obatan untuk menjaga efek samping dari kemoterapi. Yang pasti kami siapkan adalah:

  • Obat mual.
  • Obat antibiotik untuk berjaga-jaga jika ada infeksi.
  • Obat demam.
  • Obat diare.
  • Obat pelancar BAB (buang air besar).
  • Obat untuk mengatasi perih di lambung.

Selain itu kami juga mempersiapkan berbagai jenis makan misalnya minum susu kolustrum. Sejak dulu kami mengkonsumsi susu kolustrum agar kondisi badan lebih prima. Jadi terus dikonsumsi sebelum dan sesudah kemoterapi agar fisik cepat pulih. Selain itu kami juga banyak mengkonsumsi putih telur begitu bagun pagi sebanyak mungkin dan harus mentah. Karena dengan kondisi mentah tingkat efektifitas putih telur jadi lebih baik.

Selain persiapan medis dan makanan kami perlu mempersiapkan dari segi keuangan karena kemoterapi bukan pengobatan yang murah. Kami menjalankan kemoterapi di Singapura jadi kami harus membawa singapura dolar secara cash. Jadi sebelum berangkat kami membawa cash yang cukup sesuai dengan biaya kemoterapi dan biaya hidup beberapa hari disana.

Ini adalah persiapan sebelum kemoterapi yang kami jalankan semoga share pengalaman ini bisa berguna bagi anda yang membaca artikel ini sehingga anda bisa lebih siap menghadapi kemoterapi.

Kesimpulan

Secara singakat persiapan sebelum kemoterapi harus anda lakukan dengan seksama agar anda bisa lebih siap ketika anda menghadapi efek dari obat kemo. Matangkan konsultasi dengan dokter, lakukan persiapan sebelum kemoterapi dan siapkan diri anda setelah obat kemo masuk agar anda siap untuk kemoterapi berikutnya.

Jika anda ingin share pengalaman anda kepada kami anda bisa menuliskan pada bagian komentar di bawah posting ini. Pengalaman anda sangat berharga bagi semua pasien kanker di dunia. Jika anda ingin membagi cerita anda kepada dunia anda bisa kontak email kami transferfactorformula@gmail.com dan kami akan mempublish pada blog kami cerita anda. Pengalaman anda sangat berarti untuk support penderita kanker.

Baca artikel lain mengenai Meningkatkan Albumin

Manfaat Okra

Manfaat Okra Untuk Membunuh Kanker Dengan Mudah

Manfaat OkraJenis sayuran ini jarang orang yang tahu padahal manfaatnya sangat banyak terutama bisa berfungsi sebagai senjata perang melawan kanker. Sayuran ini bernama okra, okra berbentuk kecil-kecil dan berwarna hijau seperti pada gambar. Pada posting ini kami ingin membahas mengenai manfaat okra secara umum dan bagaimana okra dapat digunakan untuk mengobat kanker.

Beberapa Manfaat Okra

Okra memiliki berbagai macam manfaat yang dapat diserap oleh tubuh. Untuk itu dari berbagai macam sumber kami kumpulkan mengenai manfaat okra dan berikut ini adalah beberapa manfaat okra:

  • Sumber Vitamin C. Vitamin C membantu kita agar daya tahan tubuh tetap terjaga sehingga kita jarang sakit. Okra mengandung Vitamin C yang tinggi jadi sangat bagus untuk menjaga daya tahan tubuh.
  • Mengandung Antioksidan. Antioksidan sering kali dikaitkan sebagai senyawa yang dapat membunuh sel kanker atau mencegah kanker. Kandungan antioksidan dari okra sangat tinggi dibandingkan dengan sayuran yang lain.
  • Mengurangi Kolesterol dan Trigliserida. Kolesterol sering kali dikaitkan bahwa penyakit jantung karena sering menyumbat pembulu darah. Trigliserida adalah lemak jahat yang menyumbat pembulu darah untuk itu okra dapat digunakan untuk menurunkan kadar trigliserida anda. Pengalaman saya, saya menggunakan okra sebagai infus water. Okra dipotong-potong dan dimasukan ke dalam air putih biasa. Nanti lama kelamaan ada lendir yang keluar dari okra itu nah lendir itu yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol dan trigliserida.
  • Mengontrol Gula Darah. Okra dapat mencegah anda terkena diabetes karena okra mampu mengolah glukosa level sehingga gula darah tetap terkontrol dengan baik. Okra mengandung serat yang tinggi sehingga memperlambat proses pencernaan dan penyerapan gula sehingga dapat mengurangi lonjakan gula darah.
  • Senjata Perang Melawan Kanker. Okra mengandung “polysaccharides” yang mempengaruhi kanker sehingga kanker dapat mengecil. Kandungan lain “Lecithins” yang membuat sel kanker melakukan apoptosis/sel kanker mati.
  • Mengobati Radang Perut (Gastritis). Kandungan okra “polysaccharides” tidak hanya sebagai senjata melawan kanker tetapi kandungan ini dapat berfungsi juga untuk menghalangi bakteri yang menyebabkan Gastritis.

Itu adalah beberapa manfaat dari okra yang kami kumpulkan dari berbagai macam sumber. Masih banyak manfaat dari okra lain yang mungkin sampai saat ini masih belum ditemukan. Apalagi okra masih jarang orang yang mengetahuinya. Saya sendiri baru mengetahuinya beberapa minggu yang lalu. Saya rasa semua orang jarang yang mengkonsumsi okra sebagai sayuran sehari-hari.

Manfaat Okra Dalam Perang Melawan Kanker

Selain dari manfaat yang sudah dijelaskan di atas pada bagian ini kita akan membahas lebih detail mengenai okra untuk berperang melawan kanker. Salah satu research yang dilakukan membukti bahwa okra mengandung “polyphenol” (antioksidan) dan “immunomodulatory”. Dimana kedua komponen itu berfungsi sebagai obat untuk melawan kanker.

Okra mengandung “Lectin” yang dapat digunakan untuk membunuh kanker. Pada jurnal biologi menuliskan bahwa lectin di dalam okra mampu membunuh sel kanker payudara hingga 72%. Lectin merangsang sel kanker untuk melakukan apoptosis (sel kanker bunuh diri) sehingga jika sel kanker makin banyak yang mati otomatis anda akan terbebas dari kanker. Selain itu lectin pada okra mampu memperlambat pertumbuhan kanker payudara hingga 63%. Sumber lectin pada okra terdapat pada bagian bijinya. Jadi jangan sampai anda membuang biji okra ketika anda memakannya.

Selain lectin okra juga mengandung “Pectin” yang juga berfungsi untuk membunuh sel kanker. Pectin terletak pada bagian bawah kulit okra dan sangat efektif untuk membunuh “melanoma” (sejenis kanker kulit) yang sudah metastasis. Pectin pada okra tidak sama dengan pectin yang lainnya oleh karena itu penelitian menyebutkan pectin okra sangat unik dan efektif untuk menyebab sel kanker (melanoma) melakukan apoptosis hingga 75%.

Mengkonsumsi okra mampu menurunkan resiko kanker prostat hingga 40%. Penelitian di Amerika yang diikuti oleh 800 orang selama 10 tahun membuktikan bahwa orang yang mengkonsumsi okra dapat menurunkan resiko kanker prostat hingga 40%. Untuk dapat manfaat okra secara maksimal pastikan anda memakan semua bagian dari okra. Untuk itulah pengolahan okra secara khusus diperlukan sebagai salah satu pengobatan alternatif kanker.

Bagaimana Cara Mengolah Okra Untuk Senjata Melawan Kanker

Untuk cara mengolah okra dari berbagai macam sumber yang kami kumpulkan okra dimakan dengan cara dimasak seperti biasa. Sampai saat ini kami masih belum mengetahui secara pasti cara menggunakan okra sebagai pengganti kemoterapi. Tetapi yang jelas okra mempunyai kandungan yang dapat digunakan untuk membunuh sel kanker.

Beberapa cara yang digunakan dari sumber yang kami peroleh adalah:

  • Dimasak seperti biasa (bisa di rebus, goreng, tumis, dll)
  • Pengalaman pribadi saya hanya memotong-motong okra dan memasukkan pada air putih biasa sama seperti infus water.

Pengalaman saya menggunakan daun waru sebagai obat kanker, saya memblender daun waru kemudian diminum. Logikanya menurut saya sama yaitu dengan cara diblender, tetapi anda jangan langsung percaya saya. Saya bukan ahli kesehatan, anda harus melakukan penelitian lebih lanjut bagaimana agar kandungan anti-kanker di dalam okra ini tidak hancur ketika diproses.

Selain itu anda juga perlu tahu dosis yang harus dikonsumsi untuk pasien kanker misal pasien kanker stadium 1 sampai 4. Berapa biji yang harus dikonsumsi setiap harinya, dari sumber-sumber yang kami kumpulkan tidak ada yang menyebutkan jumlahnya. Biasanya ini dirahasiakan karena jika dibuka maka pengobatan medis bisa tidak laku dan pabrik-pabrik pembuat obat kemo bisa tutup semuanya.

Kesimpulan

Secara singkat manfaat okra sangat banyak bahkan mungkin masih ada manfaat okra yang tidak diketahui. Manfaat okra yang crusial adalah sebagai senjata perang melawan kanker. Kandungan Lectin dan Pectin sangat berguna sebagai pengobatan melawan kanker. Selain itu anda juga perlu mengetahui cara mengolah okra yang benar agar pengobatan kanker menjadi lebih efektif. Sayangnya dari sumber yang kami peroleh tidak disebutkan dosis dan cara mengolahnya.

Pengalaman pribadi saya dengan daun waru adalah dengan blender sehingga semua bagian daun masuk ke dalam tubuh. Begitu pula dengan okra salah satu sumber kami menyebutkan untuk mendapatkan manfaat okra dengan maksimal kita harus memakan semua bagian dari okra. Jika ada pembaca blog ini mengetahui lebih mendalam mengenai okra atau bahkan anda sudah sembuh berkat okra kami berharap anda bisa share dengan kami pengalaman anda. Anda bisa menuliskan komentar pada bagian bawah posting ini atau anda bisa kontak kami melewati email transferfactorformula@gmail.com.

Baca artikel lain mengenai Olahraga Untuk Mencegah Kanker

Source
Source 1
Source 2
Source 3
Source 4
Source 5
Source 6

Terapi Stem Cell

Terapi Stem Cell Untuk Mengobati Kanker

Terapi Stem CellStem cell, apa anda sudah pernah mendengar? Jika belum kali ini kita akan membahas lebih detail mengenai stem cell. Stem cell ramai dibicarakan orang karena rumor mengatakan bahwa terapi stem cell mampu menyembukan berbagai macam penyakit. Khususnya dalam hal ini adalah kanker, sering kali setelah kita menjalani pengobatan yang sudah ada seperti kemoterapi, radioterapi, dll kemudian beberapa bulan muncul lagi sel kanker itu. Dengan teknologi stem cel ini kita berharap tidak terjadi munculnya sel kanker kembali.

Definisi secara pasti stem cell sudah dijelaskan oleh Google saat anda melakukan pencarian informasi mengenai stem cell. Posting kali ini kita akan membahas bagaimana terapi stem cell ini bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan bagi pasien kanker.

Bagaimana Stem Cell Bekerja

Sebelum mengarah ke pengobatan kanker dengan stem cell, mari kita nonton video berikut ini mengenai bagaimana stem cell bekerja untuk membunuh sel kanker.

Pada video yang anda tonton anda lihat bahwa terapi stem cell mampu membunuh stem cell dari sel kanker sehingga tidak terjadi kemunculan kembali. Tetapi sel kanker lain yang bukan stem cell tidak ikut terbunuh oleh karena itu diperlukan kombinasi dari terapi stem cell dan pengobatan yang ada saat ini seperti kemoterapi.

Berbagai Macam Jenis Transplantasi Stem Cell dan Bagaimana Stem Cell Mengobati Kanker

Pada bagian ini kita akan membahas mengenai macam-macam transplantasi pada stem cell dan bagaimana setiap transplantasi ini dapat mengobati kanker. Berikut ini adalah 3 jenis transplantasi pada stem cell:

  • Autologous = Sel berasal dari pasien sendiri
  • Allogeneic = Sel berasal dari keluarga atau bukan keluarga tetapi sel cocok dengan pasien
  • Syngeneic = Sel berasal dari kembaran anda

Autologous

Stem cell jenis ini mengambil sel dari pasien sendiri tetapi terdapat kelebihan dan kekurangannya berikut ini adalah kelebihan dan kekurangannya:

Kelebihan Kekurangan
Tidak akan terjadi penolakan di dalam tubuh Sel kanker bisa ikut terambil.
Tidak akan terjadi infeksi di dalam tubuh Sistem kekebalan tubuh tetap sama ketika sebelum dan sesudah transplan, ada kemungkinan sel kanker bisa lolos dari sistem kekebalan tubuh.

Stem cell akan diambil dari pasien kemudian setelah menerima kemoterapi sel yang diambil tadi akan disuntikan kembali kepada pasien. Terapi stem cell tipe ini digunakan untuk mengobati leukimia, limphoma dan terkadang juga dipakai untuk kanker testis dan neuroblastoma dan beberapa jenis kanker pada anak-anak.

Allogeneic

Stem cell tipe ini menggunakan sel dari donor biasanya datang dari keluarga sendiri atau dari orang lain yang cocok dengan pasien.

Kelebihan Kekurangan
Sel dari donor mempunyai sistem kekebalan tubuh yang lain dari pasien sehingga dapat membantu membunuh sel kanker Stem cell dari donor bisa hancur di dalam tubuh pasien.
Donor bisa menyumbangkan lebih banyak stem cell atau bahkan sel darah putih dan stem cell dari donor ini bebas dari sel kanker Sistem kekebalan tubuh dari donor yang dibawa stem cell bisa membunuh sel kanker dan sel sehat.
Ada kemungkinan terjadi infeksi

Pada stem cell tipe ini tetap menggunakan kemoterapi dan setelah itu dilakukan suntikan stem cell untuk menghancurkan stem cell kanker sehingga tidak terjadi kemunculan kepada dari sel kanker itu.

Syngeneic

Stem cell pada tipe ini diambil dari saudara kembar anda. Ada beberapa kelebihan dan kekurangan seperti pada stem cell tipe yang lainnya.

Kelebihan Kekurangan
Tidak mungkin terjadi penolakan pada tubuh Donor stem cell dapat membantu membunuh sel kanker.
Stem cell dari donor tidak mengandung sel kanker

Pada tipe ini pun tetap menggunakan pengobatan kanker yang saat ini ada sehingga setiap usaha dilakukan untuk membunuh sel kanker sebelum transplantasi dilakukan agar sel kanker tidak kembali muncul.

Dari sini dapat kita simpulkan bahwa menggunakan terapi stem cell tetap harus menggunakan pengobatan saat ini untuk membunuh sel kanker. Jadi digunakan kombinasi antara pengobatan saat ini dengan stem cell. Pengobatan saat ini menghancurkan sel kanker dan terapi stem cell membunuh stem cell pada kanker agar tidak terjadi kambuh kembali.

Efek Samping Terapi Stem Cell

Setiap pengobatan tetap memiliki efek samping begitu juga dengan terapi stem cell memiliki efek samping setelah transplantasi dilakukan. Penting bagi pasien dan anda yang menjaga pasien untuk teliti pada setiap kejadian dan wajib bagi pasien untuk mengemukakan apa yang dirasakan setelah transplantasi. Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin terjadi:

  • Sariawan atau tenggorokan sakit. Efek samping ini sering terjadi pada saat setelah kemoterapi atau radioterapi jadi pasien perlu membicarakan pada tim transplan agar dapat ditindaklanjuti dengan baik.
  • Mual dan muntah. Efek samping ini sudah pasti karena kemoterapi, sering kali dokter memberikan obat anti mual tetapi itu hanya bertahan saja tidak bisa hilang 100 persen. Anda juga perlu membicarakan pada tim transplan.
  • Infeksi. Pada masa 6 minggu setelah transplan anda perlu waspada dengan infeksi karena sel darah putih masih dalam proses pembentukan baru.
  • Pendarahan. Setelah transplantasi bisa terjadi pendarahan karena pengobatan yang dilakukan melemahkan trombosit sehingga darah susah untuk beku.
  • Pneumonitis.Terjadi radang pada paru-paru ini terjadi pada masa 100 hari setelah transplantasi. Tetapi ada kemungkinan kelainan pada paru-paru bisa terjadi 2 tahun setelah transplan.
  • Penolakan dari transplan. Ini terjadi saat setelah transplan sel donor melihat sel pada pasien sebagai sel yang harus dihancurkan, maka akan terjadi penolakan pada transplan.

Itulah beberapa efek samping yang mungkin bisa saja terjadi setelah anda melakukan transplantasi. Ada harus selalu mengkonsultasikan dahulu sebelum melakukan terapi stem cell mengenai efek samping yang mungkin akan diderita oleh pasien. Sehingga anda bisa lebih siap ketika efek samping itu muncul.

Stem Cell di Indonesia

Stem cell di Indonesia masih tidak begitu populer seperti kemoterapi. Dan masih tidak banyak dokter yang ahli dalam bidang stem cell ini. Pengalaman saya konsultasi mengenai stem cell ini hanya 1 dokter yang saya temukan yaitu dokter di RS Mitra keluarga Waru Surabaya. Tetapi pengambilan tindakan transplantasi di RS Dr Soetomo. Untuk pengembangan stem cell masih belum begitu pesat di Indonesia. Pengobatan kanker masih tetap menggunakan kemoterapi, radioterapi dan hormon terapi.

Menurut sumber yang saya baca pada medika news ada 11 rumah sakit di Indonesia yang mampu melakukan stem cell diantaranya adalah:

  • Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo
  • Rumah Sakit Dr. Soetomo
  • RS Dr. M. Djamil, Padang
  • RS Jantung Harapan Kita, Jakarta
  • RS Fatmawati
  • RS Kanker Dharmais
  • RS Persahabatan
  • RS Dr. Hasan Sadikin, Bandung
  • RS Dr. Sardjito, Yogyakarta
  • RS Dr. Karyadi, Semarang
  • RS Sanglah, Bali

Bagaimana dengan di Malaysia dan Singapura? 2 negara ini sering kali menjadi tujuan bagi orang Indonesia untuk berobat kesana. Secara pribadi saya belum mengetahui detail seberapa sering terapi stem cell ini dipakai untuk mengobati kanker.

Pengalaman Konsultasi Stem Cell di RS Dr Soetomo Surabaya

Pengalaman saya mencari alternatif pengobatan ketika itu kemoterapi, radioterapi bahkan bingung harus menggunakan obat herbal apa maka saya mencoba konsultasi dengan dokter di Surabaya mengenai terapi stem cell untuk pengobatan kanker. Kasus mama saya adalah kanker payudara yang sudah menyebar atau stadium 4.

Dalam konsultasi dengan dokter menjelaskan bahwa stem cell tidak bisa 100 persen pasti bisa menyembuhkan kasus mama saya tetapi ada satu kasus yang dipegang oleh dokter disana kanker pankreas bisa sembuh. Dari situ saya tertarik untuk mencari informasi lebih lanjut. Stem cell yang dijalani adalah mengambil darah dari pasien atau anak kemudian dikembangkan setelah itu bersamaan dengan obat pembunuh sel kanker dimasukkan kembali ke pasien kanker sehingga pasien bisa sembuh dari kanker.

Biaya yang harus dikeluarkan untuk 1x terapi stem cell pada waktu itu (2015) adalah sekitar 30jt hanya untuk sekali saja. Bayangkan terapi stem cell ini sangat mahal sekali tidak berbeda dengan kemoterapi yang mahal juga. Menurut pendapat saya tidak semua orang bakal bisa menjalani terapi stem cell kalau tidak punya dana yang banyak.

Saat itu mama saya memutuskan tidak mau mengambil terapi stem cell ini jadi pengalaman pribadi saya mengenai stem cell ini hanya sebatas konsultasi dengan dokter saja.

Kesimpulan

Dari berbagai macam sumber terapi stem cell ini dapat kita simpulkan bahwa hanya dengan menjalani terapi stem cell saja tidak cukup membuat pasien sembuh dari kanker. Melainkan harus menjalan 2 kombinasi pengobatan yaitu pengobatan saat ini (kemoterapi, radioterapi, dll) dan terapi stem cell. Terapi stem cell bertujuan membunuh stem cell dari sel kanker sedangkan obat kanker (kemoterapi, radioterapi, dll) digunakan untuk membunuh sel kanker yang lain.

Bagi pembaca blog ini yang mempunyai pengalaman dengan terapi stem cell saya mengajak anda untuk berani bercerita, share pengalaman anda kepada kita semua agar pasien kanker yang ada bisa mendapatkan informasi yang berharga dari pengalaman anda. Langsung saja anda bisa menuliskan pada bagian komentar, jika anda ingin bercerita panjang lebar mengenai pengalaman anda maka akan kita berikan 1 halaman khusus bagi anda karena pengalaman anda sangat berharga bagi pasien kanker. Ayo langsung saja berikan komentar anda.

Baca artikel lain mengenai Olahraga Untuk Mencegah Kanker

Source
Source 1
Source 2
Source 3