Category Archives: Tips

Kedelai Fermentasi dan Non Fermentasi

Perbedaan Kedelai Fermentasi dan Non Fermentasi

kedelai-fermentasi-dan-non-fermentasiSecara garis besar, produk kedelai dapat digolongkan dalam 2 jenis, yaitu kedelai fermentasi dan non fermentasi dimana masing-masing jenis ini memiliki karakter yang tidak sama. Jenis produk fermentasi kedelai antara lain yaitu tempe, kecambah kedelai atau tauge, miso, kecap dan natto. Sedangkan yang non fermentasi misalnya susu kedelai, tahu dan sebagainya.

Kedelai yang Difermentasikan

Sejak dulu kedelai terkenal sebagai bahan makanan sehat dan memiliki manfaat yang sangat besar untuk mencegah serangan beberapa jenis penyakit seperti kanker rahim, kanker prostat dan kanker payudara.

Dari sekian banyak penelitian yang pernah dilaksanakan sebagian besar hasilnya menunjukan adanya perbedaan yang cukup besar antara kedelai fermentasi dan nonfermentasi. Jika terjadi kesalahan dalam mengonsumsinya, usaha untuk menyembuhkan kanker tidak akan berhasil. Yang terjadi justru sebaliknya, risiko terhadap kanker ensphagus, perut, tiroid, pankreas dan hati justru akan meningkat.

Selain itu, hampir semua produk fermentasi kedelai lebih mudah dan cepat dicerna oleh tubuh. Kandungan proteinnya mampu berperan sebagai pengganti protein hewani dengan kandungan asam jenuh yang rendah sekaligus bebas dari kolesterol jahat.

Hasil produksi fermentasi kacang kedelai juga bisa membuat jantung dan tulang makin sehat. Kemudian khusus kaum wanita dewasa, jika rajin mengonsumsi kedelai yang difermentasi maka risiko gejala menopause bisa dikurangi.

Banyak ahli kesehatan yang menyebutkan apabila protein yang terkandung dalam fermentasi kacang kedelai bisa mengurangi kadar kolesterol jahat LDL dan sekaligus bisa meningkatkan kolesterol yang dibutuhkan yaitu HDL.

Isoflavon dalam kedelai juga memiliki zat yang mampu menaikan tingkat fleksibilitas dalam pembuluh darah. Hal ini dapat dibuktikan dengan rendahnya angka serangan penyakit kanker dan jantung di negara-negara Asia yang sebagian besar penduduknya punya tingkat konsumsi tinggi terhadap kacang kedelai khususnya di negara Tiongkok.

Kedelai non Fermentasi

Meski berasal dari sumber yang sama dalam produksinya, tetapi dapat dikatakan jika kedelai fermentasi dan nonfermentasi memiliki sifat yang saling berlawanan. Kedelai non fermentasi harus dihindari atau minimal dibatasi tingkat konsumsinya karena memiliki beberapa macam kandungan zat berbahaya.

Salah satu dari zat berbahaya tersebut adalah goitrogen, berupa komponen yang bisa memicu terjadinya gangguan pada fungsi tiroid. Jika gangguan ini muncul pada seseorang, akibatnya orang tersebut punya risiko lebih tinggi kena serangan kanker tiroid.

Kandungan merugikan berikutnya yang ada dalam kedelai non fermentasi, yaitu asam phytic, berupa asam yang bisa membuat proses penyerapan mineral dalam tubuh jadi terhalang. Jenis mineral tersebut antara lain zat besi, tembaga dan tembaga. Adapun dampak dari halangan ini adalah risiko terjadinya diabetes dan terganggunya sistem kerja kekebalan tubuh.

Selanjutnya adalah penghambat trypsin yang dapat membuat tubuh kurang mampu mencerna asupan protein. Sedangkan untuk bayi dan anak-anak, proses pertumbuhannya tidak berjalan dengan lancar.

Nitrat juga sering terkandung dalam kedelai non fermentasi. Zat ini memiliki sifat karsinogen yang jadi salah satu penyebab adanya serangan kanker. Kemudian ada phyto oestrogen yang selama ini dianggap sebagai faktor munculnya penyakit leukimia terutama pada anak-anak.

Alumunium merupakan salah satu jenis zat yang diperlukan oleh tubuh. Tapi jika jumlahnya melebihi ambang batas bisa menimbulkan penyakit alzeheimer. Perlu diketahui, susu kedelai yang merupakan produk non fermentasi mempunyai kandungan alumunium sebanyak 11 kali lipat dibanding susu formula.

Hal yang sama terjadi pada manganese yang juga dibutuhkan oleh tubuh. Jika asupannya pas, zat ini berfungsi sebagai pembantu sel tubuh untuk memproduksi energi atau tenaga. Namun sayangnya kandungan manganese dalam kedelai non fermentasi terlalu tinggi. Jumlah asupan manganese yang terlalu berlebihan bisa membuat saraf otak jadi rusak yang selanjutnya akan berdampak pada munculnya penyakit parkinson.

Perbedaan lain antara kedelai fermentasi dan non fermentasi yaitu terletak dalam kandungan omeganya. Jika kedelai fermentasi memiliki kandungan omega 3 yang lebih besar, sedangkan kedelai non fermentasi justru punya kandungan omega 6 yang lumayan tinggi. Jika masuk ke dalam tubuh, ketidakseimbangan ini akan menimbulkan penyakit kanker, arthritis, diebetes, jantung, asma hingga depresi dan hiperaktif.

Risiko Lain dari Kedelai Non-Fermentasi

Organisasi Cancer Council NSW sudah berapakali memberi peringatan bagi penderita kanker agar mengurangi konsumsi kedelai yang diproses secara non fermentasi karena bisa membuat pertumbuhan sel kanker terus meningkat.

Pada uraian atas memang disebutkan bahwa produk fermentasi kacang kedelai memiliki nilai guna yang sangat tinggi untuk menyembuhkan kanker. Tapi apabila yang dikonsumsi adalah kedelai non fermentasi, yang terjadi justru sebaliknya.

Perlu diperhatikan pula, tubuh orang dewasa mempunyai perlengkapan yang lebih sempurna ketika harus menghadapi efek negatif dari kedelai non fermentasi. Tapi sangat berbeda sekali dengan bayi yang sistem pertahanannya masih rendah. Mereka lebih rentan terkena penyakit seperti yang telah dijelaskan di atas.

Kita memang punya hak untuk mengonsumsi kedelai fermentasi dan non fermentasi. Namun sebaiknya semua orang harus mampu bertindak bijaksana dalam menentukan pilihan tersebut. Jangan sampai menyesal setelah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Air Alkali

Susu Ensure untuk Kanker

Peran Susu Ensure untuk Kanker yang Layak Diketahui

susu-ensure-untuk-kankerSemua orang pasti tahu bahwa penderita kanker butuh asupan makanan bergizi tinggi dengan tujuan utama mempertahankan hidupnya. Salah satu cara mempertahankan dan meningkatkan berat badan tersebut adalah dengan mengonsumsi susu Ensure. Ada banyak sekali manfaat susu Ensure untuk kanker, terutama yang berkaitan dengan berat badan dan stamina tubuh.

Penyebab Turunnya Berat Badan

Banyak ahli yang menyebutkan, penurunan berat badan yang dialami penderita kanker dapat terjadi di segala tingkat serangan minimal 5%. Penurunan berat badan ini bisa mengakibatkan lambatnya proses penyembuhan. Selain itu sekitar 20% dari kasus kematian yang diakibatkan oleh serangan kanker bermula dari kurangnya asupan gizi dan turunya berat badan.

Joseph Espat seorang dokter bedah dan kanker dari Illinois University Chicago menyebutkan bahwa salah satu penyebab utama dari penurunan berat badan yang dialami penderita kanker adalah peradangan yang diakibatkan oleh iritasi dan infeksi. Namun untungnya untuk saat ini sudah ada susu Ensure untuk penderita kanker yang berat badannya menurun.

Masih menurut dokter Joseph tersebut, penurunan berat badan pada penderita kanker tidak bisa terjadi dengan cepat. Karena itu ada sebagian penderita yang tidak sadar atas perubahan di tubuhnya. Apalagi sebagian besar sering kehilangan nafsu makan dan selalu merasa kenyang.

Sementara itu, seorang dokter onkologis yang berpraktek di Mount Elizabeth Medical Center Singapura, Dr. Joanna Lin menyebutkan bahwa turunnya berat badan yang dialami penderita kanker merupakan hal yang biasa, namun tetap dianggap sebagai sebuah indikasi yang tidak bagus karena jika dibiarkan dapat menyebabkan kematian.

Oleh karena itu, agar kematian tersebut bisa dihindari, sebaiknya mengonsumsi susu Ensure untuk penderita kanker agar kondisi tubuh tetap sehat. Jika tubuhnya tetap sehat dan berat badannya tidak menurun dratis, pasti proses penyembuhan kankernya bisa berjalan lebih cepat.

Budaya Orang Asia

Pada umumnya, orang Asia mengurangi asupan protein saat sedang menderita suatu penyakit, bahkan ada yang menghindarinya. Padahal kebiasaan ini akan menimbulkan efek yang lebih buruk. Sedangkan makanan yang mengandung protein tinggi antara lain daging merah, telur, biji-bijian dan kacang-kacangan.

Pemenuhan kebutuhan protein tersebut dapat menjadi lebih bagus lagi jika dikasih tambahan susu Ensure, sebab ada banyak sekali manfaat susu Ensure untuk kesehatan tubuh. Sedangkan bagi penderita kanker juga direkomendasikan minum antioksidan agar sistem kekebalan pada tubuh makin bertambah kuat.

Tips Mencegah Kanker

Kanker merupakan penyakit yang sangat tidak diharapkan kedatangannya. Agar tubuh terjaga dari serangan kanker, harus rajin mengonsumsi makanan yang mengandung asam lemak dan omega 3. Jika ingin memiliki daya tubuh yang lebih maksimal bisa minum susu Ensure untuk kanker sebagai tambahan nutrisi.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Susu Ensure

Semua manfaat susu Ensure untuk kesehatan memang tidak perlu diragukan lagi. Kandungan nutrisi dan vitaminnya sangat lengkap dan bagus untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Di setiap kemasannya, susu Ensure memiliki kandungan kalori, kalsium, 12 macam vitamin, 7 macam mineral, dan serat.

Ketika harus menjalani kemoterapi, penderita kanker harus memiliki kekuatan besar sehingga semua proses dapat berjalan secara normal. Atas dasar kondisi inilah semua jenis kandungan dan manfaat susu Ensure akan terlihat secara nyata setelah diminum atau dikonsumsi.

Selain berkurangnya nafsu makan, berkurangnya berat badan penderita penyakit kanker dapat pula terjadi karena sistem metabolisme yang ikut mengalami perubahan. Masalah seperti ini tidak dapat diatasi dengan mengandalkan obat-obatan saja, tapi harus disertai dengan tindakan yang lain yaitu pengaturan pola makan yang lebih sempurna.

Melalui kandungan nutrisi serta vitamin yang dimilikinya, penderita kanker dapat menikmati kandungan dan manfaat susu Ensure yang dikonsumsinya. Karena selain menambah gizi dan nutrisi, susu Ensure juga bisa membuat tulang tubuh dan gigi jadi lebih kuat. Apabila giginya kuat, maka proses pencernaan makanan di mulut juga dapat berjalan dengan baik.

Selanjutnya bila proses pencernaan berjalan lancar, sistem metabolisme tubuh dapat kembali normal. Setelah itu penurunan berat badan akan berangsur-angsur berbalik arah menjadi naik seperti sebelum terkena serangan penyakit kanker.

Kandungan lain yang terdapat dalam susu Ensure, yaitu lemak, karbohidrat, dan protein yang semuanya berguna sebagai sumber tenaga atau energi untuk menjalani berbagai aktivitas atau kegiatan.

Selain itu, masih ada Vitamin A, Vitamin C Vitamin E, selenium dan zink yang memiliki fungsi sebagai antioksidan. Sedangkan kalsium dan Vitamin D serta Vitamin K yang juga dikandung dalam susu tersebut dapat membuat tulang jadi lebih terjaga kepadatannya.

Sedangkan serat pangan yang terdiri dari FOS dan inulin memiliki peranan guna melancarkan proses pencernaan di usus dan lambung. Kemudian yang terakhir adalah rendah laktosa, akan berperan sebagai intoleransi laktosa.

Kemasan susu Ensure untuk kanker ada 2 jenis berupa kemasan kaleng 400 gram serta 1.000 gram. Rasa atau aromanya juga terdiri dari 2 macam pilihan, yaitu rasa cokelat dan vanila. Jadi semuanya bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan selera.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Air Alkali

Akupuntur untuk Kanker

Mengenal Aneka Khasiat Akupuntur untuk Kanker

akupuntur-untuk-kankerAkupuntur merupakan sistem pengobatan alternatif menggunakan jarum khusus yang sudah dikenal manusia sejak ribuan tahun lalu. Tekniknya, jarum ditusukan pada bagian saraf tubuh tertentu agar kondisi fisik menjadi lebih sehat. Salah satu penyakit yang dapat disembuhkan melalui teknik akupuntur adalah kanker. Beberapa ini beberapa khasiat akupuntur untuk kanker.

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penderita penyakit kanker sering menderita karena daya tahan tubuhnya menurun. Kondisi ini disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker yang menyerang sel-sel lain dalam tubuh. Selain itu, nafsu makan juga ikut menurun hingga membuat asupan nutrisi ikut berkurang. Tapi dengan terapi akupuntur untuk kanker, risiko gangguan-gangguan tersebut bisa dikurangi.

Melancarkan Penyembuhan

Sistem pengobatan akupuntur selalu menerapkan konsep keseimbangan serta didasarkan pada titik-titik saraf yang jumlahnya ada 365 titik. Dari 356 titik saraf tersebut, 8 titik di antaranya merupakan titik pusat yang memegang kendali atas titik utama berjumlah 66 titik. Selain itu, masih ada 66 titik utama lain yang berperan mengendalikan 12 titik meridian akupuntur.

Meridian akupuntur adalah jaringan yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara organ tubuh dan jaringan yang ada di luar tubuh. Jadi ketika jarum akupuntur ditusukan dari lapisan kulit luar akan memberi pengaruh terhadap kondisi organ dalam tubuh dan bisa mempercepat proses penyembuhan berbagai penyakit termasuk kanker.

Mengurangi Rasa Sakit

Selain menerapkan prinsip keseimbangan yang terkenal dengan sebutan yin-yang, akupuntur masih mempunyai 1 jenis teori yang dinamakan wu-xing. Dalam teori wu-xing ada 5 patokan dasar. Melalui penggabungan kedua jenis teori tersebut, metode penyembuhan kanker dengan akupuntur dapat menemukan sumber penyakit sekaligus menyembuhkannya.

Teknik penyembuhan kanker dengan akupuntur ini berjalan dengan cara memberi tusukan di titik-titik saraf tertentu namun masing-masing dari titik tersebut mempunyai keterikatan dan hubungan. Misalnya ada seorang penderita yang terkena serangan kanker payudara.

Titik penyembuhan yang harus dicari merupakan titik yang memiliki hubungan dengan organ payudara serta area sekitarnya. Berdasarkan konsep inilah dibutuhkan suatu pemahaman yang lebih mendalam terutama yang berhubungan dengan penyembuhan penyakit kanker melalui akupuntur.

Mengurangi Risiko Pembengkakan

Pertumbuhan dan perkembangan sel kanker pada organ tubuh selalu menimbulkan kerusakan pada sel tubuh yang masih sehat terutama di sekitar area berkembangnya sel kanker. Kondisi ini sering membuat penderita mengalami rasa sakit yang sangat luar biasa dan terjadi secara terus menerus.

Melalui akupuntur, sistem penyembuhan dapat dilakukan secara langsung pada sumber yang menyebabkan rasa sakit. Dengan sistem tersebut, risiko terjadinya pembengkakan bisa segera dihilangkan terutama di sekitar area pertumbuhan sel kanker.

Teknik atau metode penyembuhan kanker dengan akupuntur sangat berbeda dengan metode kemoterapi. Jika memakai teknik kemoterapi, sel-sel yang kondisinya masih sehat dapat ikut terkena pancaran sinar radiasi sehingga menimbulkan dampak lain berupa rasa pusing, mual, penurunan nafsu makan dan lainnya. Tetapi untuk akupuntur, efek negatif tersebut tidak akan muncul.

Memperkuat Sistem Kerja Organ Tubuh

Serangan penyakit kanker biasanya disertai dengan munculnya penyakit lain sebab kekebalan tubuh mengalami penurunan. Bahkan usai menjalami kemoterapi, sel tubuh yang sebenarnya sehat jadi terganggu karena terkena dampak dari radiasi.

Namun jika penderita mau melakukan akupuntur untuk pengobatan kanker yang dideritanya dengan teratur, pertumbuhan sel kanker di tubunya dapat berkurang dan mendapatkan asupan oksigen yang cukup. Asupan oksigen yang mengalir melalui darah ini akan membuat organ tubuh menjadi lebih kuat.

Melancarkan Sistem Metabolisme

Jika ada sel kanker tumbuh dan berkembang dalam organ tubuh, maka pada saat yang hampir sama sistem metabolisme ikut mengalami gangguan. Hal ini diakibatkan oleh sel kanker yang merampok asupan nutrisi dan vitamin. Namun gangguan sistem metabolisme ini dapat diatasi dengan akupuntur. Selain itu pertumbuhan sel kanker juga bisa dihambat dengan teknik yang sama.

Kelebihan Teknik Akupuntur untuk Pengobatan Kanker

Berdasarkan khasiat-khasiat yang disebutkan di atas, banyak yang memandang penyembuhan dengan akupuntur memiliki tingkat efektivitas yang lumayan tinggi. Beberapa jenis penyakit kanker yang dapat disembuhkan melalui teknik akupuntur, yaitu kanker payudara, kanker darah, dan kanker hati. Tetapi semuanya harus diiringi dengan obat lain berupa herbal agar terapi akupuntur untuk kanker dapat berjalan lebih maksimal.

Selain itu, lamanya penyembuhan juga tergantung pada tingkat perkembangan sel kanker. Jika serangan kanker tersebut diketahui lebih awal, tentu sistem pengobatan akupuntur yang harus dilakukan butuh waktu yang lebih singkat dibanding dengan penyakit kanker sudah terlanjur masuk pada stadium akut.

Oleh karena itulah, sebelum penyakit kanker tersebut menyerang sebaiknya kita bersikap waspada terutama ketika terjadi perubahan pada tubuh. Misalnya mendapat keputihan yang merupakan salah satu tanda awal terjadinya gejala kanker rahim atau serviks.

Bagi penderita penyakit kanker yang lebih senang menjalani proses pengobatan alami, teknik akupuntur adalah sebuah pilihan yang sangat tepat. Metode akupuntur untuk kanker memiliki dampak negatif yang lebih rendah, bahkan mampu memberi dampak positif pada organ tubuh di sekitar area pertumbuhan sel kanker.

Baca artikel lain mengenai Efek Samping Kemoterapi