Category Archives: Tips

Cara Merawat Luka

3 Cara Merawat Luka Akibat Kanker Payudara Yang Menyebar ke Kulit

Kanker payudara menjadi kanker yang paling ditakuti oleh para kaum hawa, apalagi jika tidak terdeteksi dini maka bisa menyebar menjadi stadium lanjut. Pada posting yang dulu saya pernah membahas mengenai penggunaan perban yang tepat pada kanker kulit, kali ini saya ingin membahas lebih detail dari pengalaman saya menggunakan perban untuk modern dressing pada mama saya. Mama saya menderita kanker payudara yang sudah menyebar ke kulit, getah bening dan tulang. Kulit menjadi masalah karena perih dan tidak bisa kering, mau dikasih obat luka seperti betadine atau sejenisnya tetap tidak bisa kering.

Kulit Perih Tidak Bisa Kering Karena Kanker Payudara

Kanker payudara yang menyebar ke kulit biasanya terdapat tanda-tanda sebagai berikut ini:

  • Kulit mulai mengeras
  • Kulit memerah dan kaku
  • Semakin lama kulit tambah keras dan kemudian luka.
  • Luka tersebut basah terus dan tidak bisa kering.

Pengalaman saya menjaga mama saya, kulit pertama mengeras dan memerah dulu kemudian lama kelamaan tambah mengeras dan timbul borok/kulit keras. Kemudian jika borok itu lepas bukannya kering malah basah dan berdarah dan akan sangat perih. Luka-luka ini sama dengan luka bakar sehingga tidak ada kulit sama sekali langsung terlihat daging. Untuk itu perlu cara merawat luka yang benar untuk luka akibat kanker payudara ini. Saya ingin membagikan pengalaman saya merawat luka akibat kanker payudara ini semoga bagi pembaca yang mengalami hal yang sama bisa berguna juga. Ada 3 cara mudah untuk merawat luka kanker payudara ini yaitu menyiapkan obat/salep yang akan dipakai pada luka, menyiapkan perban dan terakhir plester. Mari kita bahas 1 per 1 agar lebih detail.

TeramycinGunakan Salep atau Obat Untuk Membantu Agar Luka Tidak Infeksi

Kulit akibat luka kanker payudara ini akan sangat perih karena kulit sudah rusak dan langsung daging yang terlihat jadi perlu dibersihkan setiap hari atau jika menggunakan perban khusus bisa bertahan 2-3 hari tanpa ada kuman yang berkembang disana. Cara yang pertama adalah gunakan obat atau salep khusus agar bakteri tidak bisa tumbuh karena jika ada bakteri maka bisa terjadi infeksi.

Infeksi biasanya ditandai dengan demam jadi anda perlu waspada jika terjadi demam. Saya pun diperingati oleh dokter onkologi kami yang merawat mama saya agar waspada jika terjadi demam. Untuk salep atau obat yang biasa kami pakai antara lain:

  • Teramycin, salep ini rekomendasi oleh Dr Lam Mun San (Spesialis infeksi di Singapore Mount Elizabeth)
  • Garamycin, bisa dipakai untuk keadaan darurat karena salep ini mudah didapatkan di apotek terdekat.

Ingat pemberian obat ini HANYA MENJAGA AGAR TIDAK INFEKSI, bukan untuk mengobati kanker yang menyebar ke kulit. Pengobatan kanker tetap harus berjalan agar kanker di kulit mati dan kulit bisa kering. Selain dengan salep tersebut kami menggunakan perban khusus anti bakteri (akan dibahas pada langkah kedua).

Tanda-tanda jika ada bakteri asing yang muncul yaitu dengan adanya bau pada luka jadi anda harus waspada dan teliti, karena jika ada bau berarti ada bakteri jadi perlu diberikan antibiotik yang tepat agar bakteri bisa mati sehingga luka tidak infeksi.

perban luka kanker payudaraGunakan Perban Yang Tepat dan Nyaman

Setelah memberikan obat anda bisa mulai memilih perban yang paling baik dan nyaman bagi penderita. Untuk kasus mama saya ini kami sudah berkali-kali berganti perban, saya ingin membagikan nama-nama perban yang sudah kami pakai dan efeknya sehingga anda bisa tahu dengan lebih detail. Perban yang kami pakai antara lain:

  • Kasa Steril One-Med

Kasa steril yang pertama ini yang paling sederhana dan mudah didapatkan di Indonesia. Penggunaan kasa ini bagi luka yang belum parah masih bisa tapi jika luka sudah basah dan luka-luka parah maka kasa ini tidak bisa dipakai karena akan sangat lengket pada luka.

  • Aquacel Ag (ConvaTec)

Aquacel Ag ada 2 versi kalau di Indonesia ada yang Aquacel Ag dan Aquacel Ag Extra berbeda ketebalan. Fungsi dari Aquacel Ag ini digunakan agar bakteri tidak bisa tumbuh pada luka dan anda bisa mengganti perban 2-3 hari sekali. Jadi penderita lebih nyaman karena tidak merasakan perih dibersihkan setiap hari dengan antiseptik. Jika anda sudah pakai Aquacel Ag anda tidak perlu menggunakan salep lagi.

  • Aquacel Foam (ConvaTec)

Aquacel Foam ini dipakai sebagai lapisan terluar, jadi setelah luka ditempel dengan Aquacel Ag anda harus menempelkan dengan Aquacel Foam. Karena luka-luka itu tadi akan mengeluarkan cairan jika tidak ada foam ini cairan bisa tembus ke baju.

  • SilverCel (Systagenic)

Silvercel fungsinya sama dengan Aquacel Ag hanya saja Silvercel lebih unggul karena ada lapisan Silver jadi SilverCel tidak akan lengket pada luka saat akan diganti. Fungsinya sama yaitu agar bakteri tidak tumbuh sehingga luka-luka bisa tetap terjaga dengan baik. Sayangnya SilverCel ini tidak ada di Indoensia, kami pun mendapatkan ini dari dokter di Singapore.

  • Melolin (Smith & Nephew)

Melolin tersedia 2 ukuran yaitu 5x5cm dan 10x10cm melolin ini terdiri dari kapas dan terdapat lapisan plastik jadi kapas tidak menempel pada luka. Pengalaman kami menggunakan melolin 10x10cm untuk karena luka tidak begitu parah dan tiap hari harus diganti. Sebelum memasang melolin anda harus menggunakan salep dulu agar bakteri tidak tumbuh.

  • Mepilex

Untuk mepilex fungsinya sama dengan Aquacel Foam jadi setelah dipasang Aquacel Ag atau SilverCel ditutup dengan Mepilex. Mepilex mirip dengan spon dan agak tebal jadi cairan dari luka tidak mudah tembus ke baju. Sayangnya juga di indonesia merek ini tidak ada jadi tidak bisa menemukan toko yang berjualan ini. Kami mendapatkannya juga dari dokter saat ke Singapore.

  • Siltec

Siltec memiliki fungsi sama dengan Mepilex atau Aquacel Foam untuk pelapis bagian luar agar cairan dari luka tidak tembus keluar. Siltec sudah ada di Indonesia tetapi saat ini saya hanya bisa mendapatkannya di Jakarta, saya belum tahu untuk di kota lain.

  • Allevyn (Smith & Nephew)

Allevyn ini memiliki fungsi sama dengan Siltec, Mepilex atau Aquacel Foam tetapi ukuran lebih kecil yaitu 10x10cm sedangkan ketiga merek itu mempunyai ukuran 20x20cm. Untuk perban ini mempunyai daya serap yang lebih bagus dari yang lainnya dan merek ini sudah ada di Indonesia jadi anda bisa lebih mudah untuk mencarinya.

Plester untuk merawat luka kanker payudara

Pilih Plester Terbaik Agar Luka Tidak Iritasi

Langkah ketiga adalah memilih plester terbaik agar kulit tidak iritasi. Saya ada pengalaman menggunakan berbagai macam plester antara lain:

  • Plester Micropore keluaran dari 3M, plester ini untuk kulit yang tidak tahan iritasi akan sangat lengket jadi lebik baik jangan menggunakan plester yang sangat lengket.
  • Leukofix, plester ini dapat dibeli di apotik Kimia farma. Plester buatan jerman ini sangat bagus menurut saya, lengket dengan kulit tetapi tidak membuat kulit iritasi.
  • Mefix lebar 5cm, untuk Mefix sayangnya tidak ada di indonesia. Saya membelinya dari dokter di Singapore, plester ini seperti kain dan tidak begitu lengket. Mefix biasanya saya pakai untuk kombinasi dengan Aquacel Ag, Foam (bisa Aquacel foam, siltec, allevyn).
  • Hypafix lebar 10cm, plester ini anda bisa mendapatkannya di Indonesia. Sama seperti Mefix tetapi Hypafix lebih lengket dan ukuran lebarnya 10cm jadi anda harus memotong jika butuh lebar yang lebih kecil.

Kesimpulan

Itulah 3 cara mudah dari saya untuk menjaga agar luka akibat kanker payudara tidak semakin memburuk. 3 cara itu merupakan dressing modern saat ini, untuk biaya setiap perban tidak murah juga rata-rata harga antara Rp 150.000 s/d Rp 200.000,- per biji. Jadi anda lebih baik menggunakan ukuran besar sehingga bisa dipotong-potong sesuai dengan kondisi. Selama saya menggunakan perban-perban itu tadi untuk mama saya, luka-luka bisa terawat dengan baik dan nyaman. Luka tidak jadi bau karena bakteri tidak tumbuh, jika bakteri tumbuh anda harus ke dokter agar bisa diberikan antibiotik yang cocok untuk membunuh bakteri tersebut.

Semoga informasi dari saya ini bisa membantu anda semua yang sedang mencari tahu cara dressing modern yang mudah atau cara merawat luka akibat kanker payudara. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan langsung meninggalkan komentar di bawah ini saya akan dengan senang hati menjawabnya.

Baca artikel lain mengenai Life Experience 04 – Pola Makan Untuk Penderita Kanker Payudara

Semangat Hidup

Memberi Semangat Hidup Bagi Penderita Kanker

Semangat hidupKali ini saya ingin memberikan posting mengenai semangat hidup untuk berjuang melawan kanker. Kebanyakan penderita kanker akan sering mengalami kesakitan yang luar biasa dan itulah kenapa kita orang-orang disekitarnya harus memberikan dorongan atau semangat hidup agar mereka dapat terus berjuang. Motivasi semangat hidup memang harus muncul dari diri sendiri tidak bisa oleh orang lain tetapi lingkungan disekitar jika mendukung maka penderita kanker juga akan merasa lingkungan disekitarnya ingin dia terus berjuang sehingga semangat hidupnya akan muncul. Sebagai contoh seperti kami sekeluarga terus memberi semangat hidup kepada mama agar terus berjuang berperang melawan kanker payudara.

Semangat hidup menjadi kunci utama untuk sembuh dari suatu penyakit apalagi kanker penyakit yang tidak bisa sembuh hanya dengan waktu singkat. Ada beberapa cari bagi kita semua untuk memberikan semangat pada orang yang kita cintai. Memberi semangat hidup tidak bisa hanya kita suruh mereka “ayo semangat jangan putus asa” itu akan cepat luntur semangat hidupnya tetapi kita harus bisa menanamkan atau memberikan suatu pola pikir dimana bila itu diingat maka penderita kanker akan dengan sendirinya menjadi lebih semangat hidup. Bagaimana cara melakukan hal itu? Berikut ini saya ingin membagikan tips saya memberi semangat hidup:

  • Anda bisa menggunakan kata-kata semangat hidup kepada penderita kanker atau kutipan-kutipan tokoh terkenal. Saya sering menggunakan ini karena mereka (tokoh terkenal) kata-katanya pasti lebih mengena daripada kita yang mengucapkan sendiri.
  • Anda bisa meminta bantuan anggota keluarga yang lain terutama yang berperan penting dalam keluarga untuk membantu anda memberikan semangat hidup. Pengalaman saya karena saya anak dan mama saya sering keras kepala jika saya yang bicara jadi bisa lebih masuk ke dalam pikiran jika orang yang selevel memberikan semangat, contohnya paman (adik mama), papa, dll
  • Bisa menggunakan ayat-ayat dari buku agama misalnya alkitab dll
  • Bisa melalui video motivasi
  • Untuk menanamkan suatu pola pikir yang bisa membangkitkan semangat hidup secara otomatis anda harus benar-benar mencari apa yang sekiranya saat ini menjadi motivasi hidup penderita kanker itu. Jika anda sudah menemukan anda harus menanamkan betul-betul bahwa itu yang harus diperjuangkan dan tidak boleh putus asa. Misalnya motivasi mama saya adalah saya sendiri karena kita anggota keluarga hanya mama dan saya. Jadi saya menanamkan betul-betul kepada mama saya, bahwa mama harus melihat saya menjadi sukses, married, dll. Anda harus dapat menemukan suatu kondisi dimana kondisi itulah yang akan memicu semangat hidup dengan sendirinya.
  • Melalui doa juga dapat meningkatkan semangat hidup. Untuk yang satu ini anda bisa menyesuaikan dengan kepercayaan masing-masing.
  • Ngobrol dengan sesama penderita kanker yang sudah sembuh akan menumbuhkan semangat tersendiri karena mereka sama-sama merasakan sakit kanker jadi bisa lebih mengerti kondisi yang dialaminya.

Itulah beberapa langkah saya untuk memberikan semangat hidup, bagi anda yang mempunyai posisi yang sama dengan saya dan bingung harus melakukan apa untuk menyemangati hidup penderita kanker mungkin anda bisa menggunakan tips saya untuk memberikan semangat hidup bagi penderita kanker. Selain itu saya juga menemukan beberapa kata-kata semangat hidup yang bagus semoga bisa menjadi inspirasi anda.

Kata-Kata Semangat Hidup

Kata-kata semangat hidup mungkin anda bisa mencari diberbagai sumber di internet, saya hanya memberikan sebagian kecil saja untuk anda. Anda bisa mencari yang lebih bagus-bagus di internet, berikut ini contohnya:

“Don’t lose faith”
Sometimes life hits you in the head with a brick. Don’t lose faith – Steve Jobs

God doesn’t require you to succeed, He only requires that you try – Mother Theresa

Joy is strength – Mother Theresa

I have not failed. I’ve just found 10.000 ways that won’t work – Thomas Alva Edison (bagi anda yang mencari pengobatan kanker tetapi belum juga sembuh jangan putus asa, ingat Quote dari Edison ini anda tidak gagal, anda hanya menemukan beberapa cara yang tidak bekerja. Anda hanya butuh 1 cara agar berhasil)

Our greatest weakness lies in giving up. The most certain way to succeed it to try just one more time – Thomas Alva Edison. (Jika anda yang melakukan kemoterapi tetapi masih kambuh-kambuh terus jangan menyerah masih ada jalan lain yang ada belum tahu dan carilah itu)

Itu mungkin beberapa contoh kata-kata semangat hidup yang sering saya pakai untuk menyemangati mama saya dan saya pakai untuk menyemangati diri saya sendiri. Semoga kata-kata itu bisa membantu anda lebih semangat hidup lagi.

Gambar Semangat Hidup

Selain kata-kata anda dapat menggunakan gambar sebagai cara untuk memberikan semangat hidup. Misalnya saja bagi anda yang mempunyai anak-anak, anda bisa memasang foto mereka pada meja kerja atau dompet sebagai gambar semangat hidup anda. Berikut ini sebagian yang saya dapat dari internet dan pinterest.

9 Motivasi dari Steve Jobs

Untuk link dari pinterest ada lebih banyak gambar dan kata-kata semangat hidup.

Video Semangat Hidup

Bagi yang hobi nonton film cara ini akan sangat efektif yaitu nonton video yang dapat memberikan semangat hidup bagi anda. Bagi saya video pidato Steve Jobs (pendiri Apple) memberikan semangat hidup kepada saya dan itupun saya pakai untuk memberikan semangat hidup pada mama saya. Bagi anda yang penderita kanker dan suka dengan dunia IT saya yakin figur Steve Jobs pasti dapat menyentuh semangat hidup anda. Ini videonya

Fase Berperang Dengan Psikologis

Bagi penderita kanker sering kali anda merasa yang dulunya anda sangat “powerfull” tetapi karena penyakit kanker ini anda menjadi tak berdaya. Tidak hanya kanker mungkin penyakit lain juga akan mengakibatkan anda harus berjuang melawan psikologisnya sendiri. Misalnya dulunya anda adalah direktur dan banyak pekerjaan yang harus anda lakukan sendiri karena kanker atau penyakit lainnya anda sekarang sudah tidak bisa seperti dulu lagi. Posisi inilah yang harus anda perangi jika tidak anda pasti akan merasa “Kesal dengan diri sendiri”. Anda akan merasa dulu saya bisa sendiri kok sekarang tidak bisa. PSIKOLOGIS INI HARUS ANDA PERANGI AGAR ANDA DAPAT MERAIH SEMANGAT HIDUP DALAM HIDUP ANDA. Anda harus dapat menerima keadaan bahwa kondisi fisik anda seperti ini dan anda harus mencari cara lain agar semua bisa dilakukan sehingga psikologis anda menjadi lebih baik dan semangat hidup kembali lagi. Gunakan beberapa cara di atas agar anda lebih semangat hidup.

Itulah pembahasan pengalaman saya mengenai semangat hidup dan bagaimana saya menyamangati mama saya yang terkena kanker payudara. Semoga posting ini juga membantu anda sekalian yang membaca posting ini.

Baca artikel lain mengenai Life Experience 04 – Pola Makan Untuk Penderita Kanker Payudara

Efek Samping Radioterapi

Life Experience 07 – Efek Samping Radioterapi Pada Tulang Belakang

Pengalaman saya berlanjut setelah radioterapi mama saya selesai dan terjadi masih ada efek samping yang belum hilang. Saya ingin membagikan pengalaman saya kepada blogger semoga pengalaman saya ini bisa berguna dan membantu anda yang mungkin juga mengalami hal yang sama.

Bagi pembaca yang belum membaca posting sebelumnya singkatnya mama saya mengalami kanker payudara yang sudah menyebar ke tulang belakang dan pengobatan yang cocok adalah dengan radioterapi pada tulang belakang. Bagian tulang belakang yang akan diradioterapi adalah T7 dan T12 (tulang belakang bagian tengah antara leher dan pinggang). Sebelum menjalani radioterapi mama harus melakukan suntik semen pada tulang belakang (T12) karena tulang sudah mengecil dan harus dikuatkan agar tidak rapuh. Dengan kondisi seperti mama saya menjalani pengobatan kanker dengan radioterapi setelah proses suntik semen selesai.

Pengobatan Kanker Dengan Radioterapi

Kenapa harus radioterapi? Karena dengan radioterapi pengobatan kanker lebih dapat berfokus pada suatu bagian dan lebih efektif untuk membunuh sel kanker. Hal yang terjadi pada mama saya adalah radioterapi tidak bisa bergabung dengan kemoterapi sehingga kita harus mengabaikan beberapa saat tidak melakukan pengobatan pada bagian payudara dan getah bening. Fokus pengobatan pada tulang belakang karena bagian tersebut sudah mulai sakit.

Dengan menjalani radioterapi efek samping yang hampir sama dengan yang dialami saat mama kemoterapi. Efek samping akan saya bahas lebih detail pada bagian di bawah ini. Radioterapi yang kami jalankan tidak begitu besar hanya pada bagian tulang belakang antara T7 dan T12 sebanyak 8x saja. Bagaimana rasanya menjalankan radioterapi? Untuk yang dijalankan oleh mama saya cukup mudah karena hanya berbaring 5-10 menit saja dan itupun mama tidak merasakan apa-apa setelah itu kami boleh pulang. Radioterapi yang dijalankan oleh setiap orang bisa berbeda tergantung dari bagian yang diradiasi.

Efek Samping Radioterapi

Efek samping radioterapi bisa berbeda-beda tergantung dari bagian yang harus diradiasi. Untuk kasus mama saya radioterapi dilakukan pada tulang belakang jadi efek samping radioterapi yang akan dialami adalah sebagai berikut menurut dokter:

  • Mual
  • Susah menelan pada bagian tenggorokan
  • Kulit yang terkena radioterapi menghitam atau memerah

Pengalaman kami efek samping yang paling menonjol adalah mual. Mulai pada radioterapi ke 5 mual sudah mulai bisa dirasakan. Hal ini karena tulang belakang yang diradiasi adalah dibagian belakang lambung sehingga saat radioterapi dilakukan lambung terkena efek samping radioterapi tersebut sehingga menjadi mual. Setelah 8x selesai rasa mual masih ada yang menyebabkan sudah makan. Bahkan bisa sampai muntah karena tidak kuat menahan mual. Selain rasa mual mama juga merasakan tenggorokannya susah menelan, hampir mirip dengan tenggorokan sakit tetapi rasanya tidak sakit hanya saja saat makanan ditelan seperti susah untuk masuk ke dalam lambung.

Susah menelan ini kami sudah diperingati oleh dokter, jika muncul maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang halus dulu agar tidak susah. Efek samping ini masih terus berkelanjutan hingga 2 minggu setelah radioterapi selesai. Saat ini rasa mual sudah mulai hilang dan susah menelan sudah hilang juga. Bagaimana mengatasi masa-masa 2 minggu saat efek samping muncul? Saya akan membahasnya pada bagian berikutnya.

Pada masa 2 minggu ini efek samping yang dialami mama saya tidak hanya itu, ceritanya saya curiga karena sudah 4 hari mama lemas, tidak seperti biasanya. Kemudian saya memutuskan untuk test darah dan ternyata saya menemukan bahwa darah putih drop sehingga lemas. Saat itu mama memang menjalani oral kemo setelah raditerapi selesai. Oral kemo yang dijalankan adalah menggunakan obat bernama Xeloda. Efek samping ini saya sendiri masih belum jelas apakah karena radioterapi atau bukan, karena dokter memang tidak ada instruksi untuk memberikan injeksi penambah darah putih. Dari sejarah kesehatan mama memang ada penyakit Lupus (SLE), jadi saya curiga antara efek samping radioterapi atau memang lupus mama sedang kambuh. Dari pengalaman ini mungkin anda yang akan menjalani radioterapi bisa lebih detail bertanya tentang efek samping radioterapi yang akan terjadi pada anda.

Mengatasi Efek Samping Radioterapi

Efek samping radioterapi muncul dengan sendirinya saat radioterapi atau setelah radioterapi. Untuk kasus mama saya efek samping masih tetap muncul hingga 2 minggu, baru hari ini (7 maret 2015) sudah mulai hilang dan mama kembali bisa makan seperti biasa. Bagaimama mengatasi mual dan susah menelan yang terjadi setelah radioterapi?

Tentunya dari dokter kami diberikan obat mual untuk mencegah agar tidak mual sehingga mama bisa makan. Tetapi terkadang obat mual tidak bekerja seperti yang kita harapkan dan mual masih muncul sehingga malas untuk makan. Untuk mengatasi rasa mual ini:

  • Rubah pola makan anda, yang biasanya anda makan banyak ubah menjadi makan sedikit tetapi lebih sering. Jadi nutrisi tetap bisa masuk. Jika tidak makan, pasien tidak punya tenaga untuk melawan sel kanker
  • Jangan makan makanan yang kecut. Mama saya punya lambung yang sensitif jadi terkena kecut sedikit rasa mual menjadi lebih parah, jadi hindari makan kecut.
  • Minum obat mual sebelum makan dengan jarak setengah jam atau 1 jam, jadi rasa mual biar hilang dahulu barulah anda makan.
  • Jika anda masih tidak bisa makan atau tidak ada nafsu makan. Pasien harus TETAP MAKAN, trik yang kami jalankan adalah minum susu agar nutrisi tetapi terpenuhi. Susu yang diminum adalah susu ensure dan susu kolostrum.

 Mengatasi efek samping radioterapi yang lain adalah susah menelan, untuk mengatasi ini dokter memberikan instruksi untuk meminum panadol jika memang belum hilang. Dokter mengatakan efek samping ini akan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Dan memang setelah menjalani 2 minggu ini susah menelan sudah bisa hilang dan mama sudah bisa makan seperti biasanya. Jika anda mengalami hal yang sama pastikan konsultasi ke dokter radioterapi langkah apa yang harus diambil karena mengatasi efek samping untuk setiap orang tidak sama.

Efek samping radioterapi yang lain adalah kulit memerah atau menghitam. Kondisi seperti ini tidak terjadi pada mama saya mungkin karena radioterapi yang dijalankan oleh mama hanya 8x. Efek samping pada kulit mungkin terjadi pada pasien yang menjalankan radioterapi lebih banyak. Cara mengatasi efek samping ini yang saya dapat dari dokter adalah jangan terkena sabun dan bisa menggunakan lotion agar kulit tetap terjaga kelembabannya. Untuk informasi lebih detail anda bisa bertanya pada dokter sehingga efek samping radioterapi bisa lebih minimal. Saya tidak bisa cerita banyak untuk efek samping yang ini karena kami sendiri tidak mengalaminya.

Itulah cerita dari saya efek samping radioterapi yang dialami oleh mama saya dan cara kami mengatasi efek samping tersebut. Semoga posting ini bisa berguna bagi anda yang sedang mencari informasi bagaimana mengatasi efek samping radioterapi. Semoga pengalaman saya ini bisa membantu semua orang yang sedang mengalami hal yang sama dengan mama saya. Tetap berjuangan jangan patah semangat, berdoa dan kesembuhan pasti bisa tercapai.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Kanker Payudara