Category Archives: Tips

Cegah Kanker Prostat

Yuk Perbaiki Gaya Hidup Cegah Kanker Prostat

Kuncinya rutin olahraga dan makan sayur.

Penyakit kanker adalah momok bagi siapa saja. Selain penyebarannya yang cepat, penyakit ini juga mematikan dan tak pandang bulu. Laki-laki atau perempuan, tua-muda bahkan anak-anakpun bisa terkena kanker.  Penyebabnya bisa faktor genetik, lingkungan, dan gaya hidup.

Meski berbahaya, bukan berarti penyakit kanker ini tak dapat dicegah. Salah satu pencegahan penyakit kanker adalah memperbaiki gaya hidup. Apa saja jenis kanker bisa diobati dan dicegah dengan gaya hidup sehat dan seimbang.

Salah satu jenis kanker yang menjadi momok laki-laki adalah kanker prostat. Kanker ini terjadi pada saluran kemih pria. Prostat adalah kelenjar yang terdapat di bawah kandung kemih pria. Fungsinya untuk memproduksi cairan yang melindungi dan menyalurkan sperma.

Idealnya prostat ini membesar ketika usia seorang pria memasuki usia 50 tahun.  Perlu diwaspadai jika prostat membesar sebelum waktunya sehingga membentuk bejolan atau tumor. Pertumbuhan sel-sel tak terkendali pada prostat itu sangat mungkin membentuk tumor ganas yang menjadi bibit kanker.

Sama dengan kanker lainnya,  pertumbuhan kanker prostat bisa berlangsung lama dan seringkali tidak disadari.  Ketika kanker membesar dan masuk stadium lanjut, barulah si penderita terdiagnosa.  Ciri-ciri kanker prostat antara lain buang air kecil yang tidak lancar, si penderita menunggu beberapa lama di toilet sampai air seni keluar.   Bukan hanya tidak lancar, namun intensitas buang air kecil yang lebih sering dari biasanya juga kerap dialami oleh penderita kanker prostat.

Ciri lainnya adalah ada tetesan air seni yang tertinggal di celana dalam. Penderita kanker prostat stadium lanjut sering merasa sakit dan di pangkal penis dan air seni yang berdarah. Selain itu penderita juga mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Kanker prostat menjadi penyumbang kematian pria terbesar ketiga di Indonesia setelah kanker paru dan usus besar .  Faktor penyebab kanker prostat bisa karena usia lanjut, keturunan atau genetika jika ayah atau saudara laki-laki terkena kanker prostat pada usia sebelum 60 tahun, maka Anda memiliki potensi terkena kanker prostat lebih tinggi. Selain faktor keturunan, pemicu lainnya adalah paparan logam cadmium, obesitas atau kegemukan,  hubungan seks di usia muda, dan gaya hidup.

Gaya Hidup Rentan Kanker Prostat

Faktor gaya hidup rupanya juga bisa menjadi penyebab seseorang terkena kanker prostat.  Kanker terbentuk karena adanya radikal bebas yang ada di mana-mana, termasuk juga paparan asap rokok. Merokok bukan hanya menyebabkan kanker paru-paru, akan tetapi juga bisa memicu kanker prostat.

Gaya hidup juga bisa dilihat dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Sebagian besar penderita kanker prostat disebabkan konsumsi alkohol berlebih dan seringnya mengkonsumsi makanan yang mengandung pengawet.  Keenganan seseorang mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan segar rupanya juga memicu sel kanker tumbuh lebih cepat,apalagi jika gaya hidup yang dijalani tidak seimbang.

Lingkungan kerja seseorang rupanya bisa juga menjadi pemicu. Terutama mereka yang bekerja di sektor industri dan berhadapan dengan logam cadmium atau bahan utama pembuat baterei.  Bahan kimia lainnya yang berbahaya juga bisa menjadi penyebab kanker prostat. Selain itu, faktor stress dan tekanan pekerjaan yang tinggi bisa juga memicu terjadinya kanker prostat. Itu sebabnya menyeimbangkan gaya hidup sangat diperlukan. Bukan hanya bagi mereka yang sudah terdiagnosa kanker prostat, akan tetapi jika sudah mengalami gejala atau ciri seperti di atas ada baiknya juga mengubah gaya hidup.

Jika Anda memiliki gaya hidup yang berantakan, tidak ada salahnya mulai memperbaikinya dari sekarang. Bukan menakut-nakuti, akan tetapi demi kesehatan dan menjauhi penyakit termasuk kanker prostat.

Yuk, Jalani Gaya Hidup Sehat Anti-Kanker Prostat

Penyebab kanker yang paling mungkin memang faktor genetika atau keturunan. Namun demikian bukan berarti penyakit tersebut tidak dapat dicegah.Salah satu pencegahan paling efektif adalah memperbaiki gaya hidup, meliputi pola makan, istirahat, dan olahraga.

1. Pola Makan untuk Penderita Kanker Prostat

Kamu adalah apa yang kamu makan. Apa yang kamu makan bisa mempengaruhi tubuhmu. Termasuk apakah makanan yang kamu konsumsi tersebut bisa memicu penyakit seperti kanker atau tidak. Makanan berpengawet dan berlemak menjadi pemicu penyakit kanker. Itu sebabnya penderita kanker pada stadium awal disarankan menjauhi makanan berpengawet dan berlemak.

Makanan yang disarankan untuk penderita kanker antara lain sayuran seperti tomat dan brokoli.  Kandungan likopen dalam tomat mampu berfungsi sebagai antioksidan yang mampu mengurangi dan menekan risiko kanker prostat.

Brokoli mengandung senyawa yang mampu membunuh sel-sel kanker prostat tanpa menganggu atau membunuh sel prostat yang masih sehat.

Selain brokoli dan tomat sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis kacang-kacangan seperti kedelai mampu menurunkan risiko kanker prostat. Selain protein nabati, kanker prostat juga bisa dicegah dengan konsumsi ikan segar.  Ikan mengandung omega-3 dan omega-6 yang dapat mencegah perkembangan kanker prostat.

2. Pola Istirahat Penderita Kanker Prostat

Penderita kanker prostat perlu istirahat yang cukup untuk menstabilkan tubuhnya. Bekerja terlalu keras dan sering di depan komputer juga bisa menjadi pemicu. Itu sebabnya untuk penderita kanker prostat menjaga tidur terutama di malam hari dan menghindari begadang  atau tidur terlalu larut.

Sel-sel kanker  bisa dimusnahkan dengan adanya sirkulasi udara yang sehat dalam tubuh. Itu sebabnya istirahat yang cukup dan seimbang sangat diperlukan agar sel-sel kanker tidak berkembang lebih lanjut.

3. Olahraga yang Cukup

Bukan hanya makanan dan tidur yang harus diatur. Penderita kanker prostat juga harus memperhatikan kebugaran tubuh dengan cara olahraga. Latihan fisik paling tidak tiga jam dalam seminggu bisa menjauhkan seseorang dari kanker.

Latihan fisik dimaksud seperti berjalan, joging, atau bersepeda.

Berdasarkan penelitian, mereka yang aktif berolahraga, memiliki risiko 60 persen lebih rendah terhindar dari penyakit mematikan seperti kanker prostat.
Selain itu berolahraga juga mencukupi kadar oksigen dalam tubuh. Sel kanker enggan hidup dalam tubuh yang memiliki kecukupan oksigen.

Olahraga juga bisa dilakukan dengan gerakan ringan di pagi hari. Tidak perlu lama-lama sisihkan waktu 15-30 menit untuk memberikan asupan oksigen pada tubuh.

Penderita kanker prostat membutuhkan asupan vitamin D yang cukup. Itu bisa didapat dari sinar matahari pagi. Itu sebabnya berolahraga juga dapat memberikan asupan vitamin D.

Selain memperbaiki gaya hidup, ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh penderita kanker. Antara lain menghindari makanan yang digoreng. Gorengan memang nikmat dan disukai oleh banyak orang. Namun di balik kenikmatannya itu terdapat bahaya mengancam. Termasuk risiko kanker prostat. Itu sebabnya penderita kanker prostat menghindari makanan yang digoreng. Alasannya adalah makanan yang digoreng mengandung karsinogen yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Jika mengalami tanda-tanda seperti di atas, selain memperbaiki gaya hidup sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Gaya hidup sehat bukan befungsi mengobati, akan tetapi untuk menyeimbangkan tubuh dari efek samping pengobatan kanker.

Baca artikel lain mengenai Kedelai Dapat Mengobati Kanker

Manfaat Daun Tespong

Lalapan Lezat Tinggi Antioksidan sebagai Manfaat Daun Tespong

Tespong, merupakan nama tanaman yang terdengar unik ini memiliki tinggi mencapai 10 hingga 150 cm. Jenis tanaman yang memiliki nama latin Oenanthe Javanica ini merupakan tanaman perdu yang tumbuh tegak.

  • Bentuk daunnya bertangkai.
  • Memiliki anak daun yang tersusun secara berselang.
  • Tersusun bunga bewarna putih yang berada pada satu tandan.

Daun Tespong dikenal dengan nama lain tergantung dari wilayah daerah masing-

Masing di Indonesia seperti:

  • Seladren di wilayah Jawa
  • Bacarongi di area Batam
  • Tespong sebutan dari Bahasa Sunda
  • Sedangkan dalam Bahasa Melayu disebut juga dengan pampung alas, pampung, batjarongi, peeopo

Namun, ketahuilah bahwa Daun Tespong ini ternyata juga memiliki kandungan

antioksidan yang tinggi. Oleh karena itu, manfaat daun tespong ternyata sangat berguna dalam mengobati kanker.

Manfaat  Daun Tespong ternyata dapat Menghambat Sel Kanker

Dilansir dari sumber website www.satuharapan.com, tim peneliti Departemen Makanan dan Gizi Universitas Yonsei, Soul Korea menyebutkan bahwa daun tespong memiliki kandungan:

  • Kaya klorofil serta memiliki sifat antioksidan dan antigenotoksik sehingga mampu menghambat regenerasi sel kanker.
  • Kandungan antioksidan yang tinggi juga mampu menghambat aktivasi karsinogen pemicu sel kanker.
  • Daun tespong juga memiliki banyak kandungan seperti memiliki unsur penyusun seperti flavonoid, fenilpropanoid, dan asam fenolik. Dari kesimpulan argumen yang diperoleh, kandungan ini mampu mencegah timbulnya sel kanker dalam organ tubuh.

Berikut manfaat daun tespong yang lain dalam mencegah beberapa jenis kanker.

  • Daun tespong dapat mencegah timbulnya kanker kulit karena kandungan dan manfaat daun tespong ini memiliki minyak astiri yang bisa melindungi sel kulit dari radikal bebas.
  • Kandungan artemisinin dalam daun tespong mirip dengan daun suring yang mampu membunuh 98 persen sel-sel kanker dalam kurun waktu 16 jam.
  • Kandungan flavonoid dalam daun tespong ini dapat memberikan efek ampuh dalam mencegah perkembangan pemicu sel leher kankaer rahim.
  • Senyawa dalam daun tespong ternyata dapat mencegah timbulnya sel kanker sistem organ pencernaan.
  • Daun tespong memiliki kandungan beta karoten yang sangat tinggi sehingga dapat melindungi sistem kekebalan mata agar tercegah dari perkembangan sel kanker mata.
  • Kandungan senyawa alami pada daun tespong dapat mebambah sistem kekebalan pada tubuh sehingga dapat mencegah sel kanker darah atau leukimia yang dapat menyerang sistem imunitas pada tubuh.
  • Daun tespong mampu mncegah kanker saluran pernafasan seperti pada tenggorokan atau kerongkongan.

Kandungan dan Manfaat Daun Tespong

Ternyata kandungan nutrisi daun tespong sangatlah komplit seperti halnya:

  • Zat Besi 3 mg
  • Vitamin C 21 mg
  • Vitamin B1 0,05 mg
  • Vitamin A 2.500 IU
  • Protein 2,9 gr
  • Lemak 0,3 gr
  • Karbohidrat 13,9 gr
  • Kalsium 155 mg
  • Fosfor 65 mg
  • Energi 59 kKal

Dari  hasil analisa komposisi daun tespong, tanaman ini ternyata memiliki kandungan fosfor, zat besi serta kalsium yang sangat tinggi. Selain memperkuat kekuatan tulang, daun tespong juga mampu mencegah timbulnya sel-sel kanker tulang.

Upaya Pencegahan Kanker Usus dalam Meracik Ramuan Daun Tespong

Bahan yang disiapkan dalam membuat ramuan daun tespong.

  • Siapkan daun tespong berjumlah ganjil
  • Air sebanyak tiga gelas
  • Madu

Pertama, rebus beberapa daun tespong dengan air sebesar tiga gelas. Biarkan air         mendidih hingga airnya berkurang sebesar satu gelas. Saring airnya kemudian minum          sehari sekali. Anda bisa membuatnya lebih banyak ke dalam botol jika anda ingin          minum dalam jangka lama. Simpan dalam lemari es agar lebih awet.

Membuat Ramuan Daun Tespong untuk Mencegah Kanker Saluran Pernafasan

Bahan yang disiapkan seperti:

  • Tiga helai daun tespong
  • Air secukupnya

Rebus daun tespong, tapi jangan terlalu lama karena dapat mengurangi kandungan daun tespong. Tirikan daun tespong dalam piring, sajikan bersama bumbu kacang. Senyawa       dalam manfaat daun tespong senagat berguna untuk mencegah kanker saluran pernafasan.

Beberapa tips untuk mengolah daun tespong sangat mudah bukan? Ternyata manfaat daun tespng ini sangat berguna bagi pencegahan jenis-jenis kanker. Sebagai tambahan, daun tespong juga berguna sebagai obat penyakit selain kanker di antaranya:

  • Mengobati sakit kepala
  • Mengatasi insomnia
  • Menambah energi
  • Mengobati kram perut
  • Mengobati radang tenggorokan
  • Mengobati sembelit dan memperlancar BAB
  • Meningkatkan nafsu makan
  • Menjaga kesehatan mata
  • Menjaga kekuatan tulang dan mencegah osteoporosis
  • Menambah gizi serta nutrisi balita
  • Mencegah nyeri otot dan tulang
  • Mempercepat pembekuan darah sehingga dapat meringankan luka
  • Melembabkan kulit wajah
  • Sebagai herbal aromaterapi
  • Menutrisi rambut kering sehingga melembabkan rambut kusam dan rontok

Sejarah Singkat tentang Manfaat Daun Tespong

  • Habitat asal tanaman daun tespong berasal dari Benua Asia.
  • Penyebaran tanaman ini dimulai dari Asia Tenggara, Asia Selatan, Asia Timur.
  • Awal penyebarannya berada di Pakistan, Jepang, Taiwan, Tiongkok  sampai wilayah tropis bagian Australia tepatnya di wilayah Queensland.
  • Habitat daun tespong biasa bertahan di rawa, sawah, dan padang rumput yang lembab.
  • Di Indonesia, kita sering menemukan tanaman ini di dekat perairan sumber mata air.
  • Karena hidup di habitat lembab dan berair, daun tespong memiliki kandungan banyak nutrisi.

 Daun Tespong Memiliki Banyak Nama Asing

  • Daysloma Javanica MIQ
  • Sium Graecum Lour
  • Sium Javanicum BL
  • Oenanthe Stolonifera Wall
  • Oenanthe Graecum Lour
  • Oenanthe Laciniata Zoll
  • Falcaria Javanica DC
  • Water dropwort
  • Indian Pennywort
  • Water Celery

Daun tespong tumbuh secara liar sehingga jarang ada orang yang membudidayakan tanaman ini. Namun, ada beberapa perusahaan yang mengolah senyawa kandungan daun tespong ini dalam bentuk kapsul dan suplemen.

Aneka Olahan Daun Tespong sebagai Pencegah Kanker

Berikut macam-macam masakan berbahan dasar daun tespong dalam mengoptimalkan manfaat daun tespong. Karena tentunya lalapan yang sehat itu adalah yang masih mentah karena memiliki kandungan nutrisi yang maish sangat terjaga. Tidak seperti sudah dimasak yang kemungkinan nutrisinya akan berkurang.

Daun tespon yang bisa dimakan bisa dengan cara dibuat seperti:

  • Lalapan Sunda daun tespong
  • Pecel lalapan daun tespong
  • Botok daun tespong
  • Tumis udang daun tespong

Dari informasi dan penjelasan di atas menunjukkan bahwa manfaat daun tespong sangat berguna dalam mengobati segala jenis kanker. Selain itu, daun tespong ini dapat ditemukan dengan mudah karena tanaman ini tumbuh liar di berbagai macam tempat dan ekosistem, khususnya ekosistem yang lembab dan berair.

Manfaat daun tespong ini ternyata berguna bagi tubuh yang teramat besar. Zaman sekarang, gaya serta pola hidup yang membuat tubuh rentan terkena penyakit kanker. Seperti halnya:

  • Mengonsumsi makanan berbahan dasar kimiawi yang memiliki kandungan tidak bagus.
  • Mengonsumsi jajan yang memiliki kandungan berbahaya.
  • Beralama-lama beradapan dengan laptop atau smartphone

Manfaat daun tespong bisa digunakan sebagai pengganti makanan sehat. Solusinya, daun tespong ini bisa diolah menjadi camilan enak, misalnya cookies dari olahan daun tespong, kerupuk daun tespong atau olahan menarik lainnya.  Semoga ulasan ini bisa bermanfaat ya.

Baca artikel lain mengenai Susu Ensure untuk Kanker

Tips Mencegah Kanker

Tips Mencegah Kanker Dengan Pola Hidup Sehat

Gaya hidup bisa jadi pemicu.

Tidak sedikit pengidap kanker sudah masuk stadium lanjut ketika terdiagnosa. Tidak jarang mereka pun menyerah dengan kondisi yang demikian. Seseorang mengidap penyakit mematikan bukan berarti menyerah, harus ada usaha untuk melawan penyakit tersebut.  Bukan hanya dengan berobat, penyakit kanker juga harus diimbangi dengan perubahan pola hidup.

Penyakit kanker bisa disebabkan oleh faktor keturunan. Jika orang tua mengidap kanker, besar peluang si anak juga mengidap penyakit yang sama.  Penyakit kanker bisa dihindari atau paling tidak diminimalisir agar tidak berkembang pada seseorang.

Setiap orang memiliki sel kanker dalam tubuhnya. Sel tersebut kemudian berkembang hingga bermilyar-milyar jumlahnya. Pemeriksaan biasa belum tentu bisa mendeteksi adanya sel kanker yang berkembang biak. Seseorang yang memiliki kekebalan tubuh tinggi akan mampu membunuh sel kanker dalam tubuhnya.Sel kanker yang berkembang dan menjadi kanker pada tubuh seseorang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan nutrisi. Gangguan nutrisi tersebut dapat diatasi dengan diet ketat dan mengubah pola hidup.

Pengobatan kanker yang selama ini lazim dilakukan adalah kemoterapi dan radioterapi. Namun pengobatan tersebut tidak lantas menyelesaikan persoalan. Kemoterapi memang membunuh dan menghambat pertumbuhan sel kanker namun pengonatan tersebut juga menyebabkan masalah baru. Sel-sel sehat yang berada di sumsum tulang dan organ tubuh lainnya juga terkena efek kemoterapi. Fungsi organ lain pun terganggu akibat rusaknya sel-sel sehat tersebut. Tubuh yang semula sehat semakin lama akan menurun kekebalannya karena rusaknya sel-sel baik. Akibatnya bisa muncul kanker baru atau komplikasi penyakit lainnya

Faktor genetika memang menjadi pemicu yang paling utama penyakit kanker. Namun gaya hidup adalah paling pengaruh dalam menentukan kesehatan, termasuk ketahanan seseorang terhadap kanker.

Gaya Hidup Jadi Pemicu Kanker

Gaya hidup seseorang juga bisa menjadi pemicu. Misal seseorang yang biasa mengkonsumsi alkohol, merokok, terpapar radiasi di lingkungan kerja, dan kebiasaan yang sepertinya sepele tetapi bisa berbuntut panjang. Salah satu cara untuk menjauhi kanker adalah memperbaiki gaya hidup.  Itu bisa dilakukan dengan cara mengatur pola makan, olahraga teratur, istirahat cukup, dan menjauhi stres.

Mengatur pola makan bukan berarti mengurangi porsi makan. Hanya saja menu dan jumlahnya yang diatur sehingga seimbang. Terlalu banyak konsumsi daging, tanpa diimbangi dengan sayuran misalnya juga bisa berdampak buruk. Lemak yang terkandung pada daging rupanya menjadi lahan subur bagi perkembangan sel-sel yang abnormal.

Olahraga teratur senyatanya juga diperlukan oleh penderita kanker. Bukan Cuma penderita, mereka yang  ingin jauh dari kanker juga wajib olahraga teratur. Olahraga atau gerak badan membuat pasokan oksigen merata ke seluruh tubuh. Sel kanker sangat tidak nyaman dengan oksigen. Kecukupan oksigen dalam tubuh bisa melemahkan sel-sel yang tumbuh abnormal tersebut.

Pekerjaan yang menumpuk juga bisa menjadi pemicu kanker. Stres pada perempuan memicu tingginya hormon estrogen yang menjadi pemicu kanker payudara. Selain itu, stres juga bisa menganggu kerja organ tubuh lainnya dan sangat mungkin bisa memicu kanker.

Jika gaya hidup mejadi pemicu kanker, otomatis memperbaiki gaya hidup juga bisa menjadi penawar kanker. Tidak sedikit para pesohor yang terkena kanker kemudian berjuang melawan kanker dengan memperbaiki gaya hidup mereka.  Hasilnya?  Ada yang terbebas dari kanker dan hidup normal.

Memperbaiki Pola Makan Sehat

Kamu adalah apa yang kamu makan. Pepatah ini sepertinya sesuai dengan penyakit yang diidap seseorang. Jika kita memakan sesuatu yang tidak sehat, maka yang muncul pada tubuh kita adalah penyakit dan efek buruk lainnya. Sebaliknya jika kita memakan sesuatu yang sehat dan mencukupi nutrisi tubuh apapun penyakit akan jauh dari kita termasuk kanker.

Sayuran hijau dan buah-buahan sangat dianjurkan untuk penderita kanker. Itu sebabnya penderita kanker dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi sayur dan buah. Sayuran segar mengandung nutrisi yang nudah diserap dan mampu meningkatkan pertumbuhan sel sehat dalam wakti singkat. Selain itu kandungan sayuran hijau juga mampu memelihara sel yang masih sehat.

Selain dimasak, sayuran bisa dikonsumsi oleh penderita kanker dengan cara direbus, dikukus, atau dibikin jus agar lebih mudah mengkonsumsinya. Untuk beberapa kasus kanker, sebaiknya hindari sayuran mentah. Pastikan juga sayuran dicuci bersih menggunakan air mengalir.

Buah-buahan juga bisa dijadikan camilan pengganti bagi penderita kanker. Namun perlu diperhatikan ada beberapa buah yang sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pnderita kanker seperti duriah, nanas, dan kelengkeng. Buah bisa dikonsumsi secara langsung, bisa pula dibuat jus agar lebih mudah mengkonsumsinya.

Sayuran, buah, dan gandum sebaiknya memenuhi duapertiga dari total kebutuhan makan penderita kanker.  Sedangkan sisanya bisa dikombinasikan dengan konsumsi ikan dan daging, kecuali daging merah dan daging olahan seperi sosis. Tidak melulu sayuran hijau,  Anda juga bisa mengkombinasikan sayuran yang dikonsumsi. Semakin banyak sayuran yang Anda konsumsi akan semakin banyak nutrisi yang didapat. Sayuran berwarna hijau, orange tua, dan merah kaya nutrisi dan dianjurkan dikonsumsi penderita kanker.

Makan secara teratur mulai dari tidak melewatkan sarapan pagi adalah langkah awal untuk menghidari penyakit kanker. Menu sarapan bisa diatur dengan mengkonsumsi sereal dan buah di pagi hari.  Penderita kanker bisa mengkombinasikan sayuran dan protein di siang hari, dan makan malam sebelum pukul 18.00.

Ada baiknya penderita kanker mengurangi konsumsi gula. Alasannya karena mengkonsumsi gula sama saja dengan memberi makan sel kanker. Selain itu juga untuk menghindarkan tubuh dari obesitas.  Gula juga dapat menghilangkan nutrisi lain yang dapat melawan penyakit kanker.  Konsumsi garampun perlu dibatasi. Asupan garam berlebih dapat merusak sel perut yang memicu terjadinya kanker perut.

Olahraga dan Jauhi Stres

Setelah kebutuhan makanan tercukupi, langkah selanjutnya adalah olahraga teratur dan hindari stres. Sel kanker tidak dapat bertahan lama pada oksigen yang cukup. Kebutuhan oksigen tubuh bisa didapat dari olahraga rutin dan aktivitas ringan.

Olahraga bisa dilakukan di pagi hari ketika udara masih segar. Berjalan kaki ringan di sekitaran rumah selama tiga puluh menit juga bisa jadi pilihan. Cara lain adalah dengan melakukan pekerjaan rumah ringan agar oksigen terpenuhi. Berjalan kaki ke tempat yang mudah dijangkau dan menggunakan tangga manual bisa juga jadi terapi penderita kanker.

Satu atau dua bulan sekali penderita kanker bisa mengunjungi tempat-tempat wisata yang masih segar. Misalnya di daerah pegunungan untuk mendapatkan udara segar.

Stres bisa jadi pemicu. Tidak sedikit pasien kanker yang stres ketika dinyatakan mengidap penyakit berbahaya itu. Padahal salah satu kunci untuk menghilangkan penyakit tersebut adalah dengan merilekskan pikiran dan menenangkan diri. Perasaan dan asumsi yang bermacam-macam terhadap penyakit kanker justru akan memperburuk keadaan.

Kunci hidup sehat melawan kanker adalah perbaiki makan, jauhi stres, dan olahraga teratur. Apapun penyakit termasuk kanker tidak akan menyebar pada tubuh sehat setiap orang.

Baca artikel lain mengenai Susu Penyebab Kanker