Category Archives: Tips

Manfaat Raspberry

Selain Enak, Manfaat Raspberry Hitam Ternyata Mampu Menyelamatkan Anda dari Kanker

Meski buah raspberry termasuk family anggur, namun di Indonesia buah yang satu ini belum terlalu umum. Biasanya, raspberry dijual di swalayan-swalayan besar dan elit. Itu pun dalam jumlah terbatas dan harganya terbilang mahal. Semua itu disebabkan karena raspberry bukanlah buah lokal. Sebagian besar diimpor dari Eropa dan Amerika. Namun bukan berarti buah yang punya nama lain frambosen ini tidak bisa ditanam di Indonesia. Beberapa petani lokal sudah ada yang membudayakannya, namun karena iklim dan kondisi tanah Indonesia berbeda dari negara-negara di Benua Eropa dan Amerika, sehingga budidaya raspberry di sini tidak terlalu baik dan hasil panennya minim. Sehingga untuk mendapatkan raspberry dengan kualitas terbaik, mau tidak mau bangsa kita masih harus bergantung dengan negara-negara luar.

Buah raspberry berukuran sebesar strawberry dan bergelembung-gelembung kecil pada bagian permukaannya. Apabila tangkai raspberry dicabut, maka akan meninggalkan rongga cukup besar di bagian atas. Variasi buah raspberry banyak sekali macamnya seperti raspberry merah, hitam, biru, ungu, dan bahkan keemasan. Namun, yang umum diketahui masyarakat luas adalah raspberry merah dan hitam. Raspberry merah memiliki rasa asam yang lebih menonjol dibandingkan raspberry hitam. Karena itu, raspberry merah lebih sering diolah menjadi selai, permen, minuman, dan segala sesuatu yang membutuhkan bahan pemanis. Lain hal dengan raspberry hitam yang rasanya lebih manis dan enak sekali dikudap begitu saja. Bahkan, raspberry hitam juga bagus dimanfaatkan sebagai obat herbal.

Kandungan Buah Rapsberry Hitam

Baik raspberry merah maupun raspberry hitam sebetulnya sama-sama diberkati dengan konten senyawa kimia yang baik untuk kesehatan. Hanya saja, kekuatan senyawa kimia pada raspberry hitam lebih besar bila dibandingkan dengan raspberry merah. Itu sebabnya, buah raspberry hitam lebih sering dilibatkan dalam metode pengobatan herbal.

Beberapa kandungan yang terdapat dalam satu buah raspberry hitam dengan berat 4 gram, antara lain:

  • Karbohidrat

Sedikitnya, terkandung sebanyak 17,15 gram karbohidrat pada buah raspberry. Seperti yang kita tahu, karbohidrat berguna sebagai sumber penghasil tenaga agar tubuh menjadi kuat. Maka, tidak heran jika mengonsumsi segelas raspberry hitam dapat menimbulkan rasa kenyang cukup lama. Sehingga bagus sekali untuk membantu keberhasilan program diet Anda.

  • Serat

Sebagaimana halnya dengan buah-buahan, raspberry juga mengandung serat. Mengonsumsi raspberry secara rutin setiap hari terbukti dapat menyehatkan usus serta melancarkan BAB.

  • Air

Kadar air dalam raspberry hitam sangatlah banyak yakni sekitar 81 gram lebih. Kadar air ini berguna untuk menhidrasi tubuh agar terhindar dari bahaya dehidrasi. Selain itu, air juga membantu proses pencernaan di dalam perut, melunakkan tinja, serta mendorong keluarnya zat-zat beracun dari dalam tubuh.

  • Vitamin A

Raspberry hitam kaya akan kandungan vitamin A. Setiap satu buah raspberry hitam, setidaknya mengandung vitamin A sebanyak 100 IU. Vitamin A sendiri sangat baik untuk menjaga kesehatan mata, terutama mencegah degenerasi penglihatan

  • Vitamin C

Selain vitamin A, raspberry hitam juga mengandung kadar vitamin C yang cukup besar. Vitamin C sangat baik untuk memperkuat kekebalan tubuh, menekan terjadinya infeksi, dan mempercepat penyembuhan.

  • Kalsium

Mengonsumsi raspberry setiap hari juga dapat mencegah kerapuhan tulang. Kemampuan tersebut diperoleh dari kandungan kalsium dalam raspberry yang cukup tinggi.

Senyawa-senyawa Antioksidan

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh American Journal of Clinical Nutricion diketahui bahwa raspberry hitam disesaki oleh kandungan senyawa-senyawa antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol. Kemampuan flavonoid dan polifenol memang tak diragukan lagi dalam mensterilkan tubuh dari bahaya racun penyebab kanker. Racun bisa terserap ke dalam tubuh melalui makanan, minuman, udara, bahkan produk-produk kosmetik dan perawatan tubuh. Apabila tubuh menyimpan banyak racun, maka fungi organ serta sel-sel tubuh akan terganggu atau mengalami kerusakan. Akibatnya, kesehatan tubuh mengalami penurunan.

Selain flavanoid dan polifenol, raspberry hitam juga mengandung asam ellegic dan quercettin yang berfungsi mencegah pertumbuhan sel kanker pada payudara dan usus besar.

Khasiat Buah Raspberry untuk Berbagai Penyakit

Berkat nutrisi kompleks yang terkandung dalam raspberry, buah raspberry sangat baik dikonsumsi setiap hari. Selain untuk menjaga stamina tubuh, mengonsumsi raspberry secara rutin terbukti mampu mencegah dan mengobati berbagai penyakit, dari yang ringan hingga serius sekalipun. Sebagian kecil dari penyakit yang dapat ditangguh oleh buah raspberry, antara lain:

1. Diabetes

Raspberry termasuk buah yang mengandung serat tinggi dan berkadar gilkemik rendah. Sehingga mampu memperlambat pelepasan gula dalam darah serta mengontrol permontaan insulin. Oleh karena itu, buah raspberry sangat baik sekali disertakan dalam menu sehat khusus penderita diabetes.

2. Wasir

Wasir merupakan pembesaran pembuluh darah vena di rektum bawah atau area di sekitar anus. Penderita wasir akan sangat mengalami kesulitan dan kesakitan saat BAB karena lubang anus terganjal oleh sebentuk daging yang terus membesar bila tidak ditangani dengan baik. Wasir terjadi karena adanya tekanan ketika penderita mengalami sembelit. Pada stadium awal, wasir bisa mengecil dan kembali normal asal penderita menjaga asupan serat dan air yang cukup. Salah satunya dengan mengonsumsi buah-buahan yang kaya serat dan air seperti buah raspberry.

3. Kerusakan Hati

Salah satu fungsi organ hati adalah menetralisir racun. Di sinilah racun-racun dalam tubuh dikendalikan. Apabila kadar racun di dalam tubuh jauh melebihi ambang batas, bukan tidak mungkin lapisan organ hati tertutupi oleh plak. Plak yang terus menebal dapat menimbulkan kerusakan pada organ hati itu sendiri. Namun dengan rutin mengonsumsi bauh raspberry, dapat membantu mengenyahkan lapisan plak tersebut dan mengoptimalkan fungsi hati.

4. Jantung

Penyakit jantung memicu terjadinya kematian mendadak. Penyakit ini mengintai segala gender dan usia. Namun, orang di atas 40 tahun lebih berisiko mengalaminya. Salah satu cara untuk menekan risiko penyakit jantung adalah mengonsumsi buah-buahan yang mengandung asam ellagic cukup tinggi, contohnya raspberry hitam. Asam ellagic terbukti efektif menekan kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi pemicu penyakit jantung.

Raspberry Melawan Kanker Secara Optimal

Kehebatan buah raspberry hitam tak hanya sebatas mengatasi penyakit-penyakit di atas. Sudah disinggung sebelumnya, bahwa kandungan senyawa aktif dalam raspberry hitam ini sangat efektif mencegah sekaligus mengobati penyakit kanker. Kehebatan tersebut berasal dari kandungan fitonutrient yang dikandung raspberry hitam sangat komplit, meliputi flavonoid, glucosinolates, betalain, karotenoid, polifenol, asam ellagic, quercettin dan sebagainya.

Kandungan fitonutrient inilah yang bekerja sebagai antiinflamasi dan pencegah reproduksi sel-sel kanker agar tidak terus berkelanjutan. Juga, membantu mempercepat penyembuhan luka pada benjolan kanker di permukaan kulit. Jenis kanker yang paling cocok diatasi dengan raspberry hitam ini antara lain kanker payudara, kanker kulit, kanker esophagus, dan kanker usus.

Cara Mengonsumsi Raspberry Untuk Pengobatan Kanker

Pengobatan herbal menggunakan buah raspberry tidaklah sulit. Yang paling sederhana adalah dengan menonsumsi jus buah raspberry hitam murni (tanpa tambahan gula, es, susu, dan bahan lainnya) sebanyak 3x sehari, pada pagi, siang, dan malam. Untuk satu gelas jus, gunakan 13-15 buah raspberry hitam dan air sekitar 500 ml air putih. Namun usahakan sebelum mengonsumsi jus raspberry hitam ini setelah makan. Sebab kandungan asamnya cukup tinggi. Dikhawatirkan dapat menimbulkan nyeri lambung (Meski jarang sekali ditemukan kasus buruk mengenai efek samping pengonsumsian jus raspberry).

Selain menyembuhkan kanker, mengonsumsi jus raspberry hitam rutin selama 6 bulan juga mampu mengurangi risiko terkena kanker payudara hingga 60%.

Demikian manfaat besar dari buah raspberry hitam. Bagi Anda atau orang-orang terdekat Anda telah divonis kanker, tak ada salahnya mencoba terapi herbal melalui jus buah raspberry hitam ini. Toh, selagi dikonsumsi secara benar, tak ada efek samping negatif yang ditimbulkannya. Selamat mencoba.

Baca artikel lain mengenai Kanker Payudara pada Pria

Pengobatan Ayurveda

Mengenal Pengobatan Ayurveda untuk Kesehatan daan Kanker

Mengenal Ayurveda

Pengobatan Ayurveda merupakan sistem pengobatan yang berasal dari India. Terapi Ayurveda menjadi bervariasi dan berkembang selama lebih dari dua milenia. Terapi yang digunakan biasanya berupa bahan-bahan herbal, mineral, dan metal. Ramuan terebut dipengaruhi oleh tradisi India atau dikenal dengan rasa shastra. Teks Ayurveda kuno juga mengajarkan tentang teknik operasi termasuk rhinoplasty, ektraksi batu ginjal, jahitan, dan lain-lain. Kita bisa lebih dalam mengetahui ayurveda melalui makalah pengobatan ayurveda.

Meskipun penelitian laboratorium menunjukkan bahwa bahan yang digunakan di Ayurveda efektif untuk pengobatan namun belum ada bukti bahwa efektif untuk dilakukan saat ini. Ayurveda sendiri dibedakan menjadi 8 komponen atau 8 jenis-jenis ayurveda, yaitu:

  • Kāyacikitsā: obat-obatan umum, pengobatan tubuh
  • Kaumāra-bhṛtya: pengobatan untuk anak-anak
  • Śalyatantra: teknik pembedahan dan ektraksi dari obyek luar
  • Śālākyatantra: pengobatan untuk telinga,mata, hidung, mulut, dan lainnya
  • Bhūtavidyā: penyembuhan untuk kerasukan
  • Agadatantra: toksikologi
  • Rasāyanatantra: peremajaan dan tonik untuk memperpanjang umur, intelektual, dan kekuatan
  • Vājīkaraṇatantra: pengobatan untuk meningkatkan seksualitas

Melalui 8 komponen tersebut, ayurveda dapat digunakan untuk beragam penyakit. Penyakit tersebut nantinya akan didiagnosis terlebih dahulu. Saat mendiagnosis penyakit pasien, Ayurveda menggunakan 8 cara antara lain Nadi, Mootra (urin), Mala (tinja), Jihva (lidah), Shabda (ucapan), Sparsha (sentuhan), Druk (penglihatan), dan Aakruti (penampilan). Praktisi Ayurveda akan menggunakan lima panca indera untuk melakukan diagnosis tersebut. Contohnya yaitu menggunakan pendengaran untuk memeriksa kondisi pernapasan dan pengucapan.

Bahan-bahan yang Digunakan Ayurveda

Bahan-bahan alami yang digunakan oleh Ayurveda biasa berasal dari akar, daun, buah, batang, atau biji dari cardamom dan cinnamon. Produk hewan yang digunakan antara lain susu, tulang, dan gallstones. Tambahannya lemak diresepkan baik untuk konsumsi dan untuk penggunaan luar. Konsumsi mineral seperti sulfur, arsenik, timah, tembaga sulfat, dan emas juga diresepkan. Ada juga tambahan mineral pada obat herbal yang disebut rasa shastra.

Ayurveda menggunakan minuman mengandung alkohol yang disebut Madya. Madya diklasifikasikan sebagai material mentah dan proses fermentasi. Dikategorikan berdasarkan bahan gula, buah-buahan, sereal, seral dan herbal, cuka, dan tonik anggur. Opium murni juga digunakan dalam persiapan Ayurveda. Ini diresepkan untuk penyakit diare dan disentri, serta untuk meningkatkan seksual dan kemampuan otot.

Ayurveda menyatakan bahwa minyak dan tar dapat digunakan untuk menghentikan pendarahan. Minyak juga digunakan dalam berbagai cara pengbatan misalnya konsumsi rutin, pengurapan. Olesan, pijatan kepala, dan lain-lain. Cairan kadang juga disiramkan pada dahi pasien, teknik ini dikenal sebagai shirodhara.

Pengobatan Ayurveda untuk Kanker

Pengobatan kanker dengan Ayurveda terbilang sangat dalam dan holistik dalam pendekatannya. Ayurveda mengobati penyakit tersebut berdasarkan dari spesifik alamiah pasien, energi tubuh yang terlibat, serta bagian tubuh yang terkena. Pengobatan tidak hanya fokus pada area yang diserang sel kanker tapi keseluruhan sistem. Seluruh organ harus kembali harmonis agar penyakit dapat diobati secara permanen dan tidak kembali lagi.

Tubuh penderita perlu dibersihkan dari toksin yang menyebabkan sel menyerang tubuh. Pengobatan tersebut termasuk pembersihan darah melalui diet detoks. Bahan herbal juga diresepkan untuk meningkatkan sirkulasi pada darah dan meningkatkan efisiensi  dari toksin serta membantu penyembuhan jaringan. Herbal dan mineral diberikan untuk meningkatkan kekuatan pasien.

Bagian terpenting dari pengobatan ini yaitu relaksasi pada pikiran. Penekanan emosi atau emosional stagnasi merupakan faktor penyebab signifikan dan hambatan untuk efektivitas dari pengobatan. Para pasien perlu menyembuhkan dirinya sendiri pada level paling dalam dari diri mereka. Meditasi, konseling, yoga, serta belajar filosofi spiritual direkomendasikan untuk mendukung proses penyembuhan personal.

Ayurveda menggunakan beberapa metode untuk mengatasi kanker, antara lain:

  • Pantangan dari makanan dan gaya hidup yang menyebabkan tridosha(vata, pitta, kapha) yang tidak seimbang

Penderita kanker memang perlu menjaga makanan serta gaya hidup mereka agar penyakitnya tidak bertambah parah dan dapat diobati. Makanan yang tidak sehat seperti junk food, gorengan, dan sejenisnya pantang untuk dimakan. Gaya hidup seperti merokok dan minum-minuman juga tak boleh dilakukan.

  • Mengeliminasi toksin menggunakan Panchakarma

Panchakarma merupakan teknik mengeliminasi racun dari dalam tubuh. Ada lima prosedur yang dapat mengeliminasi racun tersbut, antara lain Vamana, Virechana, Niroohavasti, Nasya, dan Anuvasanavasti. Hal terpenting adalah menyiapkan tubuh sebelum melakukan Panchakarma.

  • Merestorasi kesehatan jatharagni

Kesehatan penderita kanker khususnya pada asam hidroklorik pada perut perlu dipulihkan. Ini berhubungan dengan proses pencernaan pada manusia. Jika proses pencernaannya lemah maka akan sulit tubuh melakukan metabolisme makanan yang bisa menghasilkan energi bagi tubuh.

  • Peremajaan melalui rasayanas

Rasayanas merupakan metode peremajaan pada Ayurveda. Terapi ini mengunakan nutrisi yang membantu proses peremajaan baik untuk memori, intelijensia, kesehatan, dan lain-lain. Terdapat resep herbal yang digunakan sperti haritaki, amla, shilajit, holy basil, ashwaganda, guduchi, dan shatavari.

  • Ayurveda dapat menjadi terapi tambahan yang dilakukan bersama kemoterapi atau radioterapi, dan membantu dalam kasus setelah operasi

Jadi ayurveda bisa dilakukan bersamaan dengan pengobatan kanker secara medis seperti kemoterapi ataupun radioterapi. Meskipun terbilang sebaga pengobatan alternatif namun tidak bertentangan dengan medis.

  • Ayurveda membantu meminimalkan efek samping dari terapi kanker

Saat melakukan pengobatan medis, penderita kanker biasanya akan merasakan efek samping. Ayurveda dapat menjadi solusi untuk meminimalkan efek samping tersebut.

Gaya Hidup dan Diet untuk Penderita Kanker

Seperti yang telah dijelaskan bahwa salah satu metode penyembuhan kanker melalui ayurveda yaitu dengan melakukan pantangan pada makanan dan gaya hidup yang tidak sehat. Secara lebih rinci berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan oleh penderita berkaitan dengan pola makan dan gaya hidup:

  • Memakan makanan yang kaya akan bahan alami yang dapat melawan kanker serta membantu meningkatkan imunitas
  • Makan makanan yang mudah dicerna untuk mencegah racun terakumulasi dalam tubuh
  • Mengurangi konsumsi gula
  • Tidak merokok dan minum alkohol
  • Memakan banyak buah, sayuran, dan gandum utuh
  • Menghindari makanan dengan lemak tinggi dari hewan
  • Melakukan terapi Panchakarma

Secara umum pola makan yang sehat memang perlu diterapkan oleh penderita kanker ataupun orang yang ingin mencegah penyakit kanker. Makanan yang enak memang kebanyakan mengandung bahan-bahan yang kurang sehat atau berlebihan. Menjaga pola makan ini sangat penting karena asupan makanan sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh. Dari makanan, tubuh bisa menjadi sehat dan dari makanan pula tubuh bisa menjadi sakit.

Ada beberapa jenis makanan yang dapat melawan kanker karena mengandung antioksidan yang tinggi. Makanan tersebut misalnya brokoli, berry, tomat, walnuts, bawang putih, kacang hitam, dan lain-lain. Perbanyak makan makanan yang mengandung antioksidan serta hindari makanan yang kurang sehat seperti lemak hewan, daging yang diproses, alkohol, dan lain-lain.

Ayurveda sebagai metode pengobatan juga memperhatikan tentang masalah gaya hidup dari penderita. Gaya hidup seseorang memang bisa menyebabkan ia terkena penyakit, salah satunya adalah kanker. Mengubah gaya hidup yang kurang sehat menjadi gaya hidup yang sehat sangat berarti untuk proses penyembuhan serta pencegahan penyakit kanker.

Baca artikel lain mengenai Kanker Kulit Melanoma

Manfaat Minyak Zaitun

Mau Tahu Tipe dan Manfaat Minyak Zaitun?

Secara umum kita tahu bahwa minyak zaitun memiliki banyak manfaat dan kegunaan. Minyak zaitun sendiri merupakan cairan lemak yang berasal dari buah zaitun. Minyak tersebut biasanya digunakan untuk memasak ataupun kegunaan lain. Lebih rincinya mari kita simak ulasan berikut ini.

Tipe Minyak Zaitun

Minyak zaitun dapat dibedakan menjadi beberapa jenis tergantung dari kandungannya dan proses pembuatannya. Tipe minyak zaitun ini juga berkaitan dengan manfaatnya pada tubuh karena kandungan yang berbeda-beda. Minyak zaitun yang bisa diminum langsung umumnya adalah extra virgin olive oil. Untuk lebih jelasnya berikut ini 4 tipe minyak zaitun:

1. Extra Virgin Olive Oil

Ini merupakan tipe minyak zaitun yang paling mahal sekaligus paling berkualitas. Extra virgin olive oil merupakan minyak zaitun dengan tingkat keasaman paling rendah dibandingkan dengan tipe lainnya. Minyak ini juga kaya antioksidan dan memiliki jumlah mineral dan vitamin paling banyak. Jenis minyak zaitun ini biasanya digunakan hanya untuk dressing salad tidak cocok untuk dipanaskan. Ini bisa dibilang sebagai minyak zaitun yang bisa diminum atau dimakan langsung.

2. Virgin Olive Oil

Virgin olive oil merupakan minyak zaitun yang juga cukup berkualitas. Virgin berarti minyak zaitun jenis ini tidak tercampur bahan kimia atau panas saat proses ektrasi minyak. Minyak zaitun virgin dapat digunakan untuk memasak sayuran atau pembuatan kue. Namun sebaiknya hindari menggunakan minyak ini untuk menggoreng makanan. Menggunakan minyak zaitun untuk proses penggorengan dengan banyak minyak tidak direkomendasikan karena memiliki titik panas yang rendah.

3. Refined Olive Oil

Refined olive oil umumnya lebih murah dari minyak zaitun virgin. Kandungan vitamin serta nutrisi pada minyak jenis ini memang lebih rendah. Namun masih cukup baik dan cocok digunakan dalam proses memasak.

4. Pure Olive Oil

Pure olive oil merupakan campuran dari extra virgin dan refined olive oil. Minyak jenis ini memiliki nutrisi yang lebih rendah dari virgin olive oil. Direkomendasikan untuk menggunakan pure olive oil untuk kecantikan misalnya untuk kesehatan rambut dan kulit. Tidak disarankan untuk menggunakannya pada masakan karena jika dipanaskan maka akan muncul bau yang kurang sedap. Namun minyak ini sangat baik untuk kulit kepala dan kulit tubuh.

Manfaat Minyak Zaitun

Minyak zaitun umumnya merupakan minyak untuk memasak di beberapa negara. Selain itu ada yang menggunakannya untuk salad dressing. Secara umum cara mengkonsumsi minyak zaitun, yaitu dengan menambahkannya pada makanan atau dalam proses memasak. Memilih minyak zaitun yang baik sama seperti memilih minuman anggur. Rasa dari minyak ini bervariasi tergantung proses produksinya. Minyak yang telah tersimpan lebih dari satu tahun harus digunakan untuk memasak tidak untuk dimakan dingin seperti ditambahkan pada makanan salad. Minyak zaitun segar memang memiliki rasa yang berbeda  dari minyak yang sudah tua.

Minyak zaitun ternyata juga digunakan dalam acara keagamaan untuk agama Yahudi dan Kristen. Di agama Yahudi, minyak zaitun digunakaan di Menorah saat eksodus suku Israel dari Mesir. Pernah juga digunakan untuk pengurapan raja-raja dari Kerajaan Israel mulai dari Raja David sampai Tzidkiyahu.

Pada agama Roman Katholik, Orthodox, dan Anglican, minyak zaitun digunakan untuk memberi pemberkatan dan kekuatan saat pembabtisan serta minyak untuk memberi Sacrament pada orang sakit.

Minyak zaitun berguna juga pada bidang perawatan kulit. Orang Mesir menggunakannya bersama beeswax sebagai pembersih, pelembab, dan antibakteri sejak zaman Firaun. Di Yunani kuno, minyak zaitun digunakan untuk pemijatan, mencegah cidera, meredakan sakit otot, dan lain-lain. Jepang pada tahun 2000 menjadi importir terbesar minyak zaitun di Asia.

Secara umum minyak zaitun lebih baik digunakan untuk memasak daripada minyak biasa karena memiliki kandungan yang lebih baik bagi kesehatan. Namun untuk hal menggoreng dengan banyak minyak, maka tak cocok untuk menggunakan minyak zaitun.

Minyak Zaitun untuk Kesehatan

Baik digunakan untuk proses memasak, minyak zaitun juga terbukti baik untuk kesehatan. Ada beberapa penyakit yang dapat dibantu penyembuhannya dengan menggunakan minyak zaitun. Beberapa manfaat kesehatan minyak zaitun yaitu:

  • Untuk Penderita Kolesterol. Bagi penderita kolesterol tinggi, manfaat konsumsi minyak zaitun untuk mengurangi risiko berkembangnya penyakit ini serta dapat juga untuk pencegahan.
  • Untuk Antioksidan. Kandungan fenolik pada minyak zaitun bervariasi tergantung dari iklim area produknya. Kandungan antioksidan ini ditemukan pada buah zaitun serta minyak zaitun sehingga baik untuk dikonsumsi.
  • Untuk Ibu Hamil dan Menyusui. Minyak zaitun menyediakan asam lemak untuk pengembangan bayi yang baru lahir. Rasio dari asam linoleic dan asam linolenic yang terkandung di dalamnya serupa dengan air susu ibu.
  • Untuk Penderita Diabetes. Minyak zaitun merupakan alternatif pengobatan diabetes. Ini membantu untuk mencegah atau menunda penyakit diabetes. Minyak ini mencegah resistansi insulin dan mengendalikan tingkat gula darah dan tekanan darah.
  • Untuk Mencegah Penuaan. minyak zaitu kaya akan antioksidan seperti vitamin E dan polyphenols. Kandungan tersebut dapat membantu mencegah penuaan seperti osteoporosis dan mencegah pikun pada orang tua.
  • Untuk Mencegah Penyakit Jantung. Minyak zaitun dapat menurunkan peradangan, melindungi kolesterol LDL dari oksidasi, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan membantu mencegah pembekuan darah yang tak diinginkan. Fungsinya tersebut secara umum dapat mencegah munculnya penyakit jantung.
  • Untuk Menghindari Obesitas. Konsumsi minyak zaitun yang tinggi ternyata tidak menyebabkan bertambahnya berat badan atau obesitas. Memakan makanan yang mengandung minyak zaitun nyatanya meningkatkan kesehatan tubuh.

Minyak Zaitun untuk Kanker

Gaya hidup seperti pola makan disebutkan memiliki hubungan dengan pengembangan tumor atau kanker. Oksidasi sel yang merupakan risiko terbesar dari pembentukan kanker. Tipe kanker yang berkaitan dengan pola makan misalnya kanker payudara, kanker prostat, dan kanker usus besar. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa jenis dari lemak terlihat lebih berimplikasi pada kasus kanker daripada jumlah lemak pada tubuh.

Penelitian epidemiological menyebutkan bahwa minyak zaitun dapat memilik efek melawan beberapa tumor seperti tumor payudara, prostat, endometrium, pencernaan, dan lain-lain. Beberapa penelitian juga mengungkapkan bahwa minyak zaitun dapat mengurangi risiko kanker payudara.

Memakan makanan sehat dengan minyak zaitun sebagai kandungan utama dari lemak dapat menurunkan risiko kanker. Alasannya adalah mutasi sel yang menyebabkan kanker karena toksin saat mengonsumsi makanan menyerang DNA. Toksin tersebut memproduksi radikal bebas yang berbahaya bagi DNA. Untuk melawan radikal bebas tersebut, tubuh memerlukan vitamin dan antioksidan seperti yang terkandung dalam minyak zaitun.

Penelitan terbaru juga menyebutkan bahwa minyak zaitun dapat melawan leukimia pada anak dan beragam kanker lainnya seperti oesophageal squamous sel kanker. Ada juga penelitian yang menyebutkan minyak zaitun dapat melawan kanker usus besar. Minyak zaitun terbukti dapat mengurangi jumlah pengembangan tumor dan tumor menjadi kurang agresif.

Meskipun masih membutuhkan data dan penelitian lebih lanjut, minyak zaitun sudah terbukti sebagai sumber makanan yang baik bagi tubuh manusia. Konsumsi minyak zaitun bisa dilakukan dengan mengganti minyak biasa untuk menggoreng makanan yang biasa digunakan di Indonesia.

Baca artikel lain mengenai Kanker Kulit Melanoma