Category Archives: Pola Makan

Kacang Tanah untuk Penderita Kanker

Tidak Hanya Enak, Ini Manfaat Kacang Tanah untuk Penderita Kanker

Benarkah kacang tanah untuk penderita kanker itu baik dikonsumsi? Dalam kehidupan sehari-hari kita tentunya tidak asing dengan kacang tanah. Selain mudah didapatkan, kacang tanah juga enak dikonsumsi. Kacang tanah juga mengandung banyak protein dan mineral. Banyak sekali jenis kacang-kacangan di Indonesia, dan sering dijadikan olahan seperti kacang tanah, kacang hijau, kacang merah dan banyak lagi. Kali ini akan dibahas lebih jauh lagi manfaat kacang tanah untuk penderita kanker.

Kacang tanah memiliki kandungan yang beragam. Seperti vitamin E yang bagus untuk kesehatan kulit. Selain itu masih banyak kandungan yang dimiliki oleh kacang tanah. Kandungan vitamin E dalam kacang tanah baik untuk kulit karenan dapat melindungi kulit dari bahaya radikal bebas.

Kandungan lainnya dalam kacang tanah adalah mengandung zat anti kanker yang dapat membantu mencegah pertumbuhan kanker. Kacang tanah mengandung Beta-Sitosterol  dan Pitoserol yang dapat membantu memperlambat pertumbuhan sel kanker.

Kanker merupakan penyakit akiba pembelahan sel-sel abnormal yang tidak terkendali dan merusak jaringan tubuh. Ada berbagai macam jenis kanker, di antaranya kanker hati, kanker paru-paru, kanker rahim dan masih banyak lainnya. Lalu apa saja penyebab kanker?

Ada beberapa penyebab kanker di antaranya faktor makanan, lingkungan dan juga faktor lainnya. Untuk mencegah pertumbuhan kanker banyak upaya yang bisa dilakukan. Seperti makan-makanan bergizi, mengurangi makanan berlemak, olahraga yang teratur.

Salah satu makanan yang baik dikonsumsi untuk penderita kanker adalah kacang tanah. Kacang tanah untuk penderita kanker sangat baik dikonsumsi, bahkan dianjurkan oleh tenaga medis untuk dikonsumsi tiap hari, demi asupan nutrisi yang tercukupi.

Nutrisi kacang tanah untuk penderita kanker misalnya:

  • Vitamin B
  • Thiamin
  • Volates (dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh)

Bahkan menurut penelitian kandungan gizi kacang tanah lebih tinggi dari kacang lainnya.

Konsumsi Kacang Tanah untuk Mencegah Kanker

Kacang tanah mengandung anti oksidan yang mampu mencegah penyakit kanker perut. Selain dapat menjaga daya tahan tubuh, kandungan ini juga dapat meningkatkan pertahanan tubuh terhadap penyakit. Juga mengandung zat yang dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung, kanker, dan penyakit bebahaya lainnya.

Kanker sendiri merupakan penyakit nomor satu yang menyebabkan kematian. Pengobatan penyakit ini dapat dialukan dengan operasi, radiasi atau kemoterapi. Sedikit tentang kemoterapi, merupakan salah satu pengobatan kanker untuk memperlambat pertumbuhan sel kanker yang berkembang.

Manfaat kemoerapi adalah meringankan gejala kanker, dan memperkecil tumor. Selain itu juga mencegah penyebaran sel kanker lebih banyak. Pengobatan ini pun memiliki risiko dan efek samping setelah kemoterapi. Di antaranya nafsu makan turun, rambut rontok, dan lain-lain.

Kacang tanah adalah salah satu makanan sehat yang dianjurkan untuk memenuhi nutrisi pasien paska kemoterapi. Terlebih kacang tanah merupakan bahan yang sangat mudah kita jumpai sehari-hari. Kacang tanah yang juga mampu menurunkan kolesterol ini juga tak sulit diolah untuk menjadi camilan yang lezat dan tak membosankan walau disantap tiap hari.

Cara Mengolah Kacang Tanah Supaya Nutrisinya Terjaga

Banyak orang yang menganggap cara paling praktis dan paling mudah untuk mengolah kacang tanah adalah menggorengnya, padahal sudah jelas jika makanan yang digoreng tidak dianjurkan untuk yang mengidap kanker, jadi kita harus lebih pandai memilih dan memilah bahan serta cara memasak santapan harian untuk pasien kanker—bahkan untuk kita mencegah kanker juga.

Cara mengolah kacang tanah untuk penderita kanker maupun untuk yang masih sehat dimulai dari pemilihan biji kacangnya. Kacang tanah yang baik adalah yang bijinya gemuk, dan tidak ada noda di permukaannya. Hindari biji kacang tanah yang sudah keriput karena sudah layu dan tidak segar. Apalagi yang warnanya cokelat atau kehitaman, sudah jelas kualitasnya buruk, rasanya sudah tak enak dan nutrisinya juga sudah hilang sama sekali.

Untuk menjaga kualitas nutrisinya, biasakan mengolah kacang tanah dengan cara disangrai terlebih dahulu. Sangrai adalah proses mematangkan makanan tanpa menggunakan minyak, atau air sekalipun. Cukup siapkan wajan yang memuat semua kacang yang akan kita sangrai, nyalakan api sedang dan bolak balik kacang sampai kering dan renyah. Kacang yang sudah siap santap mengeluarkan aroma sedap, terdengar garing dan warnanya kecokelatan berkilau.

Supaya lebih awet, masukkan kacang tanah sangrai ke dalam toples kedap udara dan bersih. Sebelum dimasukkan dan ditutup rapat, pastikan kita sudah mendinginkan kacangnya di suhu ruang, supaya tidak lembap dan melempem. Dengan penyimpanan yang tepat, maka kacang tanah bisa disimpan lebih lama dan bisa disantap kapanpun ingin.

Upaya Pencegahan Kanker

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Alangkah baiknya jika kita dapat menjaga kesehatan tubuh dengan mengonsumsi makan-makanan yang bergizi, olahraga yang teratur dan juga tidur yang cukup. Jangan biasakan diri begadang, apalagi jika dibarengi dengan konsumsi makanan cepat saji, atau makanan dengan kalori yang berlebihan. Jauh lebih baik jika memperbanyak konsumsi sayuran seperti bit dan wortel, yang memiliki khasiat luar biasa untuk pemulihan sel tubuh.

Munculnya penyakit dalam tubuh bisa juga disebabkan karena pola hidup tak sehat. Sepeti mengonsumsi makanan yang tidak higienes, mengonsumsi alkohol, merokok hingga kebiasaan buruk lainnya. Terkadang kita melupakan hal-hal kecil yang ternyata dapat menyebabkan berbagai penyakit. Untuk mencegah kanker, kita dapat mengonsumsi kacang tanah untuk penderita kanker  dan juga bahan-bahan lainnya yang telah disebutkan di atas. Selain itu biasakan juga untuk berolahraga.

Tak perlu melakukan olahraga yang sulit, cukup melakukan olahraga ringan seperti bersepeda keliling kompleks, jogging ataupun sekadar peregangan otot supaya otot tubuh tidak kaku. Selain itu, menjaga pola tidur juga sangat diperlukan untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan sehat. Tidur yang cukup akan membuat badan beristirahat dengan baik dan lebih segar keesokan harinya. Biasakan memiliki jam tidur yang teratur, jangan banyak begadang, karena dapat mempengaruhi kesehatan tubuh.

Sekali lagi mencegah lebih baik daripada mengobati, termasuk mencegah penyakit kanker. Jangan lupa untuk mengonsumsi kacang tanah untuk penderita kanker, usahakan untuk diolah sedemikian rupa supaya tak bosan, sebab kacang tanah dianjurkan dikonsumsi setiap hari. Kita bisa menyajikan kacang tanah bersama dengan salad buah, atau salad sayur. Mengonsumsi kacang tanah bersama wortel juga baik untuk pemulihan paska kemoterapi. Memperbaiki sel tubuh yang rusak akibat kemoterapi, dan juga menambah stamina supaya tidak loyo serta tetap kuat untuk menghadapi sesi kemoterapi berikutnya.

Selain menyajikan kacang tanah dalam bentuk utuh untuk camilan renyah, pasien kanker dan kemoterapi bisa mengonsumsi kacang tanah yang dilembutkan dan diberi bumbu ringan seperti bawang merah dan bawang putih, kemudian disiram ke atas sayuran kukus (misal kacang panjang, buncis, brokoli, wortel dan kentang) dan disantap sebagai pengganti nasi.

Baca artikel lain mengenai Bengkak Setelah Operasi Kanker Payudara

Makanan Pemicu Kanker

Wajib Tahu, Ini Daftar Makanan Pemicu Kanker yang Harus Dihindari!

Makanan merupakan kebutuhan pokok tubuh untuk mendapatkan energi. Tapi tahukah anda bahwa tidak semua makanan dapat anda konsumsi, karena ada beberapa makanan pemicu kanker yang harus anda hindari. Seperti yang kita ketahui, kanker merupakan penyakit yang menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia. Kanker sendiri ada beragam jenis, seperti kanker otak, kanker paudara, paru-paru dan kanker lainnya.

Salah satu penyebab kanker adalah mengonsumsi makanan yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker. Tahukah akanan apa saja yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker? Berikut daftar makanan yang dapat memicu pertumbuhan sel kanker.

Sekilas Tentang Kanker

Kanker merupakan penyakit yang menebabkan pembelahan sel-sel tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan sel jaringan tubuh. Tidak pandang usia, kanker dapat menyerang siapa saja, baik anak-anak, laki-laki maupun perempuan. Salah satu penebabnya adalah mengonsumsi makanan  pemicu kanker yang kadang tak sadar kita konsumsi.

Beberapa daftar makanan yang dapat menyebabkan kanker, beberapa di antaranya dapat dengan mudah kita konsumsi sehari-hari. Apa sajakah daftar makanan yang memicu kanker? Berikut daftar makanan tersebut.

1. Soda

Mungkin ini bukan termasuk dalam daftar makanan, namun perlu kita ketahui bahwa soda merupakan salah satu minuman yang dapat menyebabkan kanker bila dikonsumsi secara berlebihan. Soda biasanya banyak dikonsumsi bersama makanan cepat saji lainnya seperti burger dan lain-lain. Mengonsumsi makanan  cepat saji atau junkfood juga tidak bagus untuk kesehatan.

2. Gula Halus

Bahan makanan ini sering kita jumpai dalam kue atau roti yang sering kita konsumsi. Mengonsumsi gula halus secara berlebihan juga dapat memicu pertumbuhan sel-sel kanker karena gula halus dapat menyebabkan  lonjakan tingkat insulin.

Oleh karena itu, kurangi mengonsumsi makanan yang mengandung kandungan gula halus yang tinggi.

3. Tomat dalam Kemasan/Kaleng

Tomat merupakan buah yang banyak mengandung vitamin dan mineral, terutama vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Namun buah tomat ternyata juga dapat menyebabkan kanker. Bukan buah tomat segar namun buah tomat dalam kemasan atau kaleng. Lapisan kaleng yang sering digunakan untuk makanan kemasan umumnya menggunakan bahan kimia Bisphenol A atau BPA. Bahan pembuatan ini merupakan bahan yang berbahaya, dan juga dapat menimbulkan sel-sel kanker. Oleh karena itu, jika misalnya ingin mengonsumsi olahan tomat, disarankan agar membeli tomat segar atau saus tomat dalam kemasan botol saja.

4. Salmon dari Peternakan

Makanan pemicu kanker lainnya adalah salmon. Salmon dikenal sebagai ikan dengan kandungan protein yang sangat tinggi. Namun tahukah bahwa ikan salmon ternyata dapat menyebabkan kanker. Menurut penelitian salmon yang berasal dari peternakan memiliki kandungan kutu laut 30 kali lebih banyak daripada salmon yang didapatkan langsung dari laut. Adanya kandungan Merkuri, PCB dan dioxin pada salmon yang diternakan dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Usahakan selalu membeli salmon yang berasal dari laut, bukan salmon yang berasal dari peternakan.

5. Daging Merah

Daging merah merupakan salah satu makanan yang dapat dengan mudah kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mengonsumsi daging memang dibutuhkan oleh tubuh. Akan tetapi, konsumsi daging merah yang berlebihan ternyata dapat menyebabkan munculnya sel-sel kanker. Bahkan menurut penelitian Harvest Medical School mengonsumsi daging merah dapat menyebabkan peningkatan perkembangan kanker kolekoral.

6. Alkohol

Bukan hanya dapat menyebabkan berbagai macam penyakit, minuman  ini juga dapat menyebabkan kecanduan bagi orang-orang yang  mengonsumsinya. Konsumsi alkohol yang berlebihan merupakan penyebab kedua kanker setelah tembakau. Menurut studi di Amerika  terhadap 200 ribu wanita yang mengonsumsi sebanyak satu gelas alkohol per hari, rupanya mampu menimbulkan  peningkatan 30 persen risiko kanker daripada mereka yang tidak mengonsumsinya sama sekali.

7. Keripik Kentang

Camilan yang satu ini adalah snack yang banyak disukai oleh masyarakat. Di dalam keripik kentang memiliki kandungan akritamida, zat karsinogenik lain yang terdapat pada makanan yang dipanaskan dengan cara digoreng terlebih dahulu itu akan dapat menimbulkan peningkatan pembentukan sel-sel kanker.

8. Buah dengan Kandungan Pestisida

Buah merupakan salah satu bahan makanan yang dapat dengan mudah kita temui dalam kehidupan sehari-hari. Namun tak banyak yang tahu, buah ternyata bisa menjadi penyebab pertumbuhan sel-sel kanker karena terkontaminasi kandungan pestisida. Pestisida biasanya digunakan untuk mengusir hama pada tanaman, seringkali buah yang kita konsumsi terpapar zat berbahaya yang satu ini. Buah seperti apel, jeruk, strawberry juga kadang banyak terpapar kandungan tersebut. Sebelum mengonsumsi buah ada baiknya kita mencuci terlebih dahulu buah dengan bersih menggunakan cairan khusus.

9. Makanan yang Diawetkan, yang Diasap atau Diasinkan

Tidak semua makanan baik untuk kesehatan. Oleh karena itu, kita harus jeli dalam memilih makanan yang kita konsumsi setiap hari. Makanan yang dimasak dengan menggunakan bahan pengawet nitrat atau nitrit yaitu bahan pengawet atau pewarna makanan sangat tidak baik  untuk kesehatan. Kandungan pengawet pada bahan makanan ini dapat memicu kanker kolektoral atau perut. Selain makanan yang diawetkan, makanan yang mengandung asam terlalu tinggi juga dapat menyebabkan munculnya sel kanker dalam tubuh.

10. Pemanis Buatan

Bahan makanan pemicu kanker lainnya adalah pemanis buatan, atau aspartame, nama lainnya. Bahan makanan ini juga dapat menimbulkan kejang bagi mereka yang memiliki alergi terhadap aspartam. Jika dikonsumsi secara berlebihan bahan makanan ini akan menjadi racun yang dapat memicu munculnya berbagai macam penyakit. Kanker kronis salah satunya.

Tips Mengonsumsi Makanan yang Baik untuk Penderita Kanker

Daftar di atas merupakan daftar makanan yang dapat memicu kanker. Oleh karena itu, sebelum mengonsumsi makanan kita harus jeli dan teliti. Selain itu pastikan makanan yang akan kit konsumsi bebas dari makanan pemicu kanker. Mencuci bahan makanan yang akan kita masak juga dapat dilakukan agar makanan yang dihasilkan tetap higienis.

Biasakan mencuci tangan sebelum makan. Karena banyaknya aktivitas yang biasa kita lakukan, terkadang mungkin kita jadi lupa untuk mencuci tangan sebelum mengonsumsi makanan. Cucilah tangan dengan cara mencuci tangan yang benar seperti membersihkan di sela-sela jari, agar tangan kita jadi benar-benar bersih.

Selain itu, menjaga pola hidup sehat juga dapat menjadi salah satu cara agar tubuh kita terhindar dari kanker. Olahraga  yang teratur, pola tidur yang terjaga akan membantu tubuh kita fit dan sehat. Menghindari makanan yang dapat menyebabkan kanker dan mengonsumsi makana yang lebih sehat juga dapat membantu tubuh kita terhindar dari bahaya kanker. Menjaga kesehatan tubuh dibutuhkan konsistensi dan juga pola hidup yang teratur. Tubuh yang sehat akan membantu kita dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Jangan lelah untuk selalu konsisten hidup dengan gaya hidup yang empat sehat lima sempurna karena efek jangka panjangnya baik untuk tubuh.

Baca artikel lain mengenai Mengatasi Susah BAB Saat Kemoterapi

Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring

Penting! Inilah Sejumlah Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring

Kanker adalah penyakit pembunuh yang paling ditakuti masyarakat dan semakin banyak bagian tubuh manusia yang terkena kanker, bukan cuma organ dalam saja, namun juga bagian luar tubuh seperti kulit. Selain itu, kanker bisa tumbuh di organ pernapasan dan disebut dengan kanker Nasofaring.

Adapun kanker Nasofaring itu sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang bersarang di dalam rongga belakang hidung dan juga di belakang langit-langit rongga mulut. Walaupun sudah menyerang banyak masyarakat di seluruh dunia, namun sayangnya yang menjadi penyebab utama kanker nasofaring itu sendiri belum teridentifikasi dengan sempurna. Hanya saja kanker yang satu in sering dikaitan dengan virus epstein bar.

Orang dari ras Mongoloid menjadi mangsa dari kanker ini, walau tidak menutup kemungkinan ras lain pun bisa menderita kanker nasofaring. Ras Mongoloid itu sendiri adalah penduduk Cina bagian selatan, kemudian Hong Kong dan Thailand, bahkan negara Malaysia dan Indonesia serta India. Bukan hanya disebabkan oleh suatu hal dari luar, kanker ini merupakan jenis kanker yang diturunkan secara genetik alias turun temurun.

Perlu diketahui apa saja faktor yang menjadi kemungkinan terbesar penyebab kanker, seperti berikut ini.

  • Suka mengonsumsi makanan berpengawet, bahkan makanan yang diawetkan dengan cara diasap dan diasinkan pun harus dihindari.
  • Terlalu banyak mengonsumi makanan dan juga minuman yang bersifat panas juga merangsang selaput lendir, contohnya makanan dan minuman yang mengandung alkohol. Kemudian bagi yang sering mengisap asap-asapan (rokok, candu, kayu bakar dan lainnya) pun harus waspada.
  • Tinggal di lokasi dengan sirkulasi udaranya buruk.
  • Memiliki garis keturunan yang leluhurnya mengidap kanker nasofaring.

Selain mengetahui faktor yang menjadi kemungkinan terbesar tumbuhnya kanker, kita juga harus paham betul gejala-gejala dimana kanker ini sudah mulai tumbuh, berikut beberapa gejalanya.

  • Muncul dengungan dalam telinga dan terasa penuh, seringnya diiringi dengan rasa sakit, kemampuan mendengar juga menurun.
  • Terjadi mimisan walau sedikit, berulang-ulang. Terjadi pilek setelah hidung selalu tersumbat.
  • Kelenjar getah bening yang ada pada leher jadi membesar, biasanya terjadi pada kondisi yang sudah akut.
  • Penglihatan ganda, mata sampai menonjol keluar dan juling.
  • Sakit kepala dan nyeri yang tidak terperi.

Apabila tubuh mulai menunjukkan gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter THT dan lakukan pemeriksaan dengan CT Scan, rhinoskopi anterior dan posterior, nasofaringoskopi, biopsi dan pemeriksaan histopatologi.

Saran Makanan Untuk Penderita Kanker Nasofaring

Makanan untuk penderita kanker Nasofaring merupakan santapan sehari-hari, namun dengan komposisi yang lebih sehat. Berikut adalah beberapa saran makanan untuk penderita kanker nasofaring yang bisa menjadi inspirasi, silakan disimak.

  • Tak boleh absen dari mengonsumsi makanan sehat segar seperti sayuran dan buah. Walaupun kita tak suka pada awalnya, tetapi sekarang makan buah dan sayuran adalah hal yang wajib, sebab tak hanya memberikan vitamin dan nutrisi untuk tubuh, namun keduanya mampu melawan berbagai macam penyakit dalam tubuh, termasuk nasofaring itu sendiri. Oleh sebab itu, jika mengonsumi buah dan sayur dengan porsi yang pas dan rutin, maka antibodi meningkat dengan baik dan pemulihan pasien lebih cepat.
  • Mengonsumsi sayuran dan buah sampai 5 macam dalam satu hari. Adapun jenisnya tidak dibatasi, dari mulai anggur, apel, pepaya, pisang, jambu merah, jeruk, alpukat, kiwi, mangga dan buah-buahan manis lainnya. Untuk sayur itu sendiri boleh mengonsumsi bayam merah dan hijau, daun dan bunga pepaya, bit, jagung, wortel dan ginseng atau sayuran lokal lainnya.
  • Harus memilih buah dan sayur dengan warnanya yang menarik. Usahakan selalu mengubah-ubah kombinasi makanan sayur dan buah dalam jangka waktu tertentu, jangan mengonsumsi buah dan sayur yang sama dalam jangka waktu yang terlalu lama (misalnya dua minggu berturut-turut mengonsumi apel dan bayam) sebab bisa mengakibatkan tubuh kelebihan satu jenis nutrisi dan efeknya tak bagus untuk tubuh.
  • Jangan menolak makan karbohidrat, sebab kita tetap membutuhkan asupan karbohidrat untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh.
  • Saran konsumi karbohidrat adalah dengan memilih karbohidrat kompleks, misalnya saja roti gandum dan nasi merah.
  • Seafood? Kenapa tidak? Boleh saja mengonsumsi seafood, misalnya ikan laut (kecuali cumi kepiting dan juga bandeng) bahkan boleh dikonsumsi dengan sering. Untuk ayam, boleh mengonsumi ayam organik atau ayam kampung. Hindari ayam broiler.
  • Daging merah pun diperbolehkan, asalkan mengonsumsi daging merah yang rendah lemak saja. Sebab ada penelitian yang menjelaskan bahwa seseorang yang mengkonsumsi daging merah dengan intensitas sebanyak lima hingga enam kali dalam seminggu, risiko kanker meningkat. Kemudian untuk menurunkan risiko kanker itu sendiri, Institut Kanker Nasional AS pun menyarankan supaya membatasi konsumsi lemak sampai dengan 30%. Hanya saja bagi para penderita kanker, jauh lebih baik jika tidak mengonsumsi daging merah sama sekali sebab dikhawatirkan sel kanker meningkat pertumbuhannya.
  • Sangat diperbolehkan mengonsumsi susu, pasien kanker nasofaring boleh memium susu dan juga olahan susu, asal yang rendah lemak atau bisa juga memilih susu kedelai, jika ingin mengonsumsi yogurt, pilih yang plain alias tanpa rasa.
  • Mulailah mengurangi gula, kalaupun belum bisa sebaiknya ganti dengan madu saja. Kemudian pastikan sudah menghentikan konsumsi makanan dengan kandungan nitrit, kemudian pengawet dan pewarna, makanan yang diasinkan yang diasap juga tak boleh.
  • Boleh mengonsumsi kacang-kacangan dan olahannya, sebab baik untuk pola makan kanker dari kanker nasofaring. Boleh mengonsumsi kacang merah, tempe dan juga tahu.
  • Gorengan adalah makanan yang harus dihindari betul-betul. Apalagi kentang goreng dan keripik kentang mampu merangsang terbentuknya senyawa-senyawa baru yang akan memicu kanker, yaitu akrilamida. Jika ingin mengonsumsi kentang, boleh dikukus.
  • Jika ingin memasak masakan untuk penderita kanker nasofaring, sebaiknya jangan memasak dengan suhu yang terlalu tinggi.
  • Walau makanan yang digoreng harus dihindari, tetapi masih boleh mengonsumsi makanan yang digoreng, tapi dengan syarat menggunakan minyak khusus misalnya minyak zaitun dan canola oil, itu pun hanya bisa digunakan satu kali alias tidak digunakan berkali-kali.
  • Harus meminum air putih dalam jumlah banyak sesuai dengan yang tubuh butuhkan, minimal 8 gelas air putih. Jangan meminum alkohol, bahkan softdrink pun harus dihindari.
  • Hindarilah cemilan dan snack yang enak tapi tak sehat, misalnya kue tart dan cake, aneka makanan penutup dan juga permen. Gantilah dengan makanan yang direbus, misalnya kacang rebus, edamame yang direbus, kacang polong dan chestnut, kacang merah juga bisa.
  • Boleh mengonsumsi salad sayur, tetapi pastikan dressingnya menggunakan olive oil dan jangan yang kandungan lemaknya tinggi.

Demikian adalah makanan untuk penderita kanker nasofaring, terapkan pola makan sehat dan rutin lakukan pengobatan supaya pertumbuhan kanker bisa dihentikan, dan tubuh kembali sehat seperti sediakala.

Baca artikel lain mengenai Penambah Trombosit Paling Cepat