Category Archives: Pola Makan

Gerson Terapi

Mau Kenal Lebih Dalam Tentang Gerson Terapi? Infonya Ada Di Sini!

Seorang dokter bernama Max Gerson merintis gerson terapi pada tahun 1930-an. Sampat kini metode penyembuhan yang diperkenalkan Dr. Gerson pada setiap pasiennya itu telah menyebar ke seluruh dunia. Prinsipnya adalah kembali pada alam dengan mengkonsumsi makanan organik dan nabati, konsumsi jus sayur dan buah, dibantu detoks dengan kopi enema.

Sebenarnya pengalaman pribadi Dr Max Gerson kala menderita migrain menjadi pemacu dari terapi ini. Menyadari manfaatnya dia pun menganjurkan pasien TBC kulit untuk lebih sering mengkonsumsi makanan bernutrisi hingga pasien itu pun dinyatakan sembuh. Kemudian tepat pada tahun 1958, secara resmi Dr. Gerson menerima lisensi praktek di New York untuk menangani ratusan pasien kanker yang divonis “tidak ada harapan”.

Sebuah jurnal berjudul “A Cancer Therapy: Results of  50 Cases” menjadi pembuktian Gerson Therapy Success Rate menurut riset selama lebih kurang 30 tahun. Terapi yang bersifat alami amat baik untuk menjaga asupan nutrisi pada sel-sel tubuh yang masih berfungsi baik. Inilah mengapa gerson terapi bisa dijadikan alternatif pemulihan diri selama menjalani pengobatan medis. Disamping bermanfaat untuk menetralisir efek samping obat kimia tanpa semakin merusak organ-organ tubuh.

Metode Gerson Diet Untuk Penderita Kanker

Polutan beracun yang kita hirup tak jarang membawa jenis-jenis kanker yang paling sulit disembuhkan. Karsinogen ibaratnya pupuk yang menyuburkan kanker. Kanker bertumbuh dan menyebar semakin cepat oleh karena padatnya zat-zat toksin dalam tubuh seseorang. Tak hanya dari udara tetapi juga bahan pengawet serta daging merah adalah penyubur sel kanker. Terlebih lagi pada saat keadaan fisik dan mental kita sedang menurun.

Sebenarnya tubuh kita punya kemampuan luar biasa untuk memurnikan zat-zat pemicu kanker. Akan tetapi, fungsi kekebalan tubuh paling mampu terpacu melalui asupan sehat yang alamiah. Nutrisi melimpah dengan mineral, enzyme, dan antioksidan bisa membuang racun toksin dari aliran darah, dinding usus, dan juga hati atau liver.

Seperti anjuran Dr. Gerson bahwa pola diet ideal adalah bagaimana cara tubuh kita untuk menyadari kemampuan alamiahnya. Sejatinya kunci penting adalah pengaturan pola makan sehat yang rendah lemak, gula, dan sodium. Kemudian mengelola asupan protein dan karbohidrat dalam jumlah yang wajar, namun tidak pula memangkasnya secara total.

Untuk tujuan itulah dalam sehari makanan utama harus memenuhi asupan 10 – 15 porsi buah dan sayuran berserat. Maka dalam gerson diet kita dapat melihat pendekatan alternatif yang membangun sistem kekebalan tubuh dan sekaligus melakukan detoksifikasi. Dimulai dengan rutinitas Jus Theraphy dan berikutnya adalah cara Kopi Enema.

Detoksifikasi Lewat Jus Buah dan Sayur

Detoksifikasi dengan jus organik berserat secara efektif membuang sampah karsinogen, meregenerasi fungsi hati, mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, serta mengembalikan daya tahan yang telah rapuh.

Sangat baik memilih buah segar yang kaya antioksidan seperti jenis bery-beryan (strawberry, blackberry, raspberry), buah naga, lemon, aprikot, apel, pear, buah bit, mangga, jeruk, melon, pisang, dan anggur. Tidak dianjurkan nanas bagi yang memiliki alergi, dan juga alpukat karena cukup banyak mengandung lemak.

Sebagai saran Anda dapat memilih dua bahan juice dari buah apel dan sayuran wortel. Buah apel kaya akan enzim pembersih usus, sementara wortel kaya beta-karoten yakni zat gizi dengan khasiat anti-tumor. Wortel juga diketahui mengandung falcarinol semacam antioksidan yang sanggup menangkal kanker.

Sedikit perasan lemon sangat baik diteteskan ke dalam jus apel dan wortel di dalam gelas Anda. Ini karena vitamin C dalam lemon adalah antioksidan terbaik yang menghambat penyebaran kanker.

Agar efektif maka jus buah ataupun green smoothies dapat diminum teratur setidaknya dua kali sehari, minimal satu jam sebelum menyantap makanan utama yang memenuhi unsur karbohidrat dan protein secukupnya, lebih banyak serat dan mineral, rendah kalori lemak, serta sebisa mungkin menghindari kadar minyak jenuh.

Inti dari detoksifikasi gerson diet adalah dengan memasukkan serat ke dalam tubuh namun tetap dengan jumlah seimbang bersama asupan lain. Salah satu yang juga baik yaitu konsumsi probiotik seperti susu kefir dan yoghurt tawar. Hal menarik lain adalah kopi organik yang juga bisa mendetoksifikasi hanya saja digunakan melalui cara yang berbeda dari konsumsi pada umumnya. Seperti apa metodenya?

Metode Kopi Enema

Tidak hanya jus theraphy, metode yang disebut Kopi Enema juga menjadi prioritas dalam menjalani gerson terapi. Metode detoks dengan kopi herbal organik dipercaya mampu mencuci racun dari usus dan organ hati atau liver, bahkan membersihkan sel-sel kanker sekaligus merenerasi sel-sel rusak menjadi normal kembali.

Enema kopi yang dipopulerkan Dr. Max Gerson juga menarik perhatian Dr. Hiromi Shinya, seorang gastroenterolog terbaik di dunia. Menurut risetnya enema kopi termasuk cara efektif untuk mengeluarkan endapan kotoran dari usus besar dengan proses yang sangat cepat.

Cara Melakukan Kopi Enema

Enema kopi dapat dilakukan untuk program terapi selama 30 hari. Prosesnya cukup dua kali dalam seminggu serta hanya memakai jenis Kopi Organik, sehingga demi keamanan tidak disarankan memilih sembarang kopi.

  • Rebus 1 liter air hingga mendidih, masukkan 2 sdm kopi organik selama 5 menit. Matikan api dan tunggu dingin sampai hangatnya suam-suam kuku.
  • Gunakan kantung enema yang bisa dibeli dari toko kesehatan sebagai wadah menuang kopi. Pastikan alat pengunci pada selang terpasang dengan baik agar kopi yang akan dituangkan tidak tumpah ke mana-mana.
  • Lumuri selang dengan minyak zaitun untuk pelumasnya. Selang ini akan dimasukkan ke dalam anus sehingga kopi dapat mengalir hingga ke bagian usus.
  • Buka katup selang untuk mengeluarkan udara dari dalam air dan supaya air bisa keluar melalui selang lalu kunci kembali selangnya.
  • Baringkan badan ke sisi kanan lalu masukkan selang ke dalam anus atau rektum secara perlahan-lahan. Selang dimasukkan sekitar 2 inci supaya memungkinkan kopi mengalir.
  • Tahan antara 5-15 menit agar terjadi konstraksi yang menandakan bila pembersihan usus telah dimulai. Sesudah waktunya selesai maka selang enema dicabut dan menunggu rasa ingin buang air besar di kamar mandi.

Seseorang yang menderita kanker bisa membersihkan toksin pemicu kanker dengan enema kopi. Meski begitu mungkin terdapat pengecualian bagi pasien yang mengidap kanker dengan stadium kronis. Oleh sebab itu, jika ingin melakukan enema kopi sebaiknya berkonsultasi terlebih dulu bersama dokter ahli agar tidak terjadi komplikasi lainnya.

Enema juga perlu disertai kebiasaan sehat karena itu konsumsi jus buah serta sayuran adalah anjuran paling tepat.  Makan makanan sehat dan alami selama minimal dua tahun diyakini bisa menyembuhkan kanker meskipun tanpa ketergantungan pada obat-obatan kimia. Gerson therapy success rate menunjukkan banyak orang terbantu dalam menjaga kesehatannya. Dengan kebiasaan menjalani gaya hidup sehat dan juga detoksifikasi maka siklus penyakit kronis pun dapat dicegah.

Baca artikel lain mengenai Biopsi Kanker Payudara

Makanan Setelah Kemoterapi

Cara Memilih Makanan Setelah Kemoterapi

Salah satu cara yang umum dilakukan untuk proses pengobatan pasien yang terserang kanker adalah dengan melakukan kemoterapi. Kemoterapi sendiri merupakan sebuah usaha yang bisa mengganggu reproduksi dari sel kanker dan akhirnya membantu membunuh sel-sel kanker itu sendiri. Akan tetapi, upaya kemoterapi sendiri bukan tanpa efek samping. Salah satu efek yang timbul setelah kemoterapi adalah rasa mual. Oleh karena itu, baik pasien maupun keluarga pasien harus bisa memilih dan mengolah makanan setelah kemoterapi yang cocok dan sehat.

Menu Makanan yang Baik Selama Masa Kemoterapi

Menu makanan yang sehat tidak hanya diperlukan pascakemoterapi saja, tetapi juga harus diberikan kepada pasien selama proses kemoterapi. Memilih makanan yang sehat dan mendukung proses penyembuhan dari kanker selama kemoterapi adalah pilihan yang bijak. Berikut jenis-jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh pasien yang sedang menjalani kemoterapi.

Sayur-sayuran

Tidak bisa dipungkiri, sayuran memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Sayuran juga ternyata merupakan salah satu jenis makanan yang baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalani kemoterapi. Beberapa kandungan dalam sayuran hijau seperti Vitamin E, Vitamin K, Vitamin A, dan zat besi sangat bermanfaat untuk membantu dalam melancarkan peredaran oksigen dan sel darah merah ke seluruh tubuh. Lancarnya peredaran oksigen dan sel darah merah ini sangat baik untuk para pasien penderita kanker yang sedang menjalani kemoterapi.

Telur dan Jahe

Telur merupakan salah satu jenis makanan yang kaya akan protein sehat, Vitamin B, Vitamin D, Vitamin E, dan selenium. Semua kandungan nutrisi tersebut memiliki banyak manfaat seperti membantu menjaga tubuh dari efek samping obat kanker yang keras dan membantu dalam mengurangi efek setelah melakukan kemoterapi.

Sedangkan jahe kaya akan sifat anti-inflamasi. Fungsinya dalam hal ini bisa membantu dalam mengurangi rasa mual dan muntah selama pasien menjalani kemoterapi. Jahe ini bisa dibuat dalam bentuk teh hangat yang lezat.

Kacang-kacangan

Salah satu jenis makanan yang juga baik untuk pasien yang sedang menjalani kemoterapi adalah kacang-kacangan. Kacang-kacangan mengandung Vitamin B dan protein yang tinggi yang berfungsi untuk meningkatkan perbaikan sel dan kekebalan tubuh dari pasien yang sedang kemoterapi.

Yogurt

Selain jenis makanan yang sehat, minuman yang baik untuk pasien yang sedang menjalani kemoterapi adalah yogurt. Olahan dari susu yang memiliki rasa agak asam ini memiliki manfaat untuk mencegah turunnya berat badan pasien dan mencegah diare.

Puding

Untuk jenis makanan ringannya yang ditujukan sebagai camilan, puding merupakan pilihan yang tepat. Pastikan membuat puding sendiri agar bisa menentukan bahan apa saja yang baik untuk puding bagi pasien kemoterapi. Keluarga pasien juga bisa menambahkan bahan lain seperti susu yang bisa meningkatkan nutrisi dan kandungan di dalam puding itu sendiri dan tentunya bermanfaat untuk pasien.

Kentang yang Ditumbuk

Jenis makanan lain yang baik untuk pasien kemoterapi adalah kentang tumbuk. Pasien yang sedang menjalani kemoterapi sebaiknya mengonsumsi makanan yang lembut dan tentunya mudah untukdicerna. Kentang tumbuk yang dicampur dengan mentega dan susu bisa membantu untuk mencegah terjadinya penurunan berat badan pada pasien kemoterapi.

Tips Makan ketika Mual saat Kemoterapi

Mual dan muntah merupakan salah satu efek samping dari kemoterapi. Bisa dikatakan ini adalah hal yang memang terjadi pada setiap pasien kemoterapi. Kondisi ini tentunya membuat pasien merasa sangat tidak nyaman. Untuk mengatasi hal tersebut pemilihan jenis makanan dan cara makan harus diperhatikan dengan baik agar pasien tidak mudah mual dan muntah. Berikut beberapa tips untuk makan di saat terasa mual ketika sedang menjalan kemoterapi.

  1. Pasien sebaiknya makan terlebih dahulu sebelum memulai proses kemoterapi.
  2. Pasien sebaiknya memakan makanan yang lembut, mudah dicerna, dan lunak daripada memakan makanan yang sifatnya kerasa sehingga membuat sistem pencernaannya tidak bekerja terlalu keras.
  3. Menghindari jenis makanan yang pedas dan panas.
  4. Usahakan agar pasien selalu berkumur sebelum dan sesudah makan.
  5. Sebaiknya pasien berbaring setelah ia makan.
  6. Jangan sampai pasien minum dan makan terlalu cepat.
  7. Tidak dianjurkan makanan yang banyak mengandung gula sehingga menjadi terlalu manis.
  8. Tidak mengonsumsi makanan yang memiliki aroma terlalu kuat.
  9. Makanan yang sifatnya terlalu berat, kaya akan santan dan minyak, sebaiknya tidak diberikan kepada pasien.
  10. Memberikan pengalih perhatian kepada pasien saat sedang makan misalnya membaca buku atau menonton TV. Hal tersebut bisa membantu pasien untuk terhindar dari rasa mual yang mungkin muncul saat sedang makan.

Tips Cara Membuat/Menyusun Menu Makanan Setelah Kemoterapi

Masa-masa kurang nyaman tidak hanya berlangsung pada saat kemoterapi saja, tetapi juga setelahnya. Beberapa efek kemoterapi bisa saja masih terasa bahkan setelah selesai kemoterapi, termasuk masalah makanan. Pasien yang sudah selesai proses kemoterapi harus mendapatkan asupan makanan setelah kemoterapi yang sehat dan mampu memulihkan kondisinya. Akan tetapi, tidak semua jenis makanan baik untuk pasien yang baru saja selesai melakukan kemoterapi. Keluarga pasien harus bisa mengatur, membuat, dan menyusun menu makanan sehat yang tepat untuk pasien yang sudah dikemoterapi. Berikut cara membuat/menyusun menu makanan setelah kemoterapi.

Menu Salad Sayur dengan Minyak Zaitun

Salah satu jenis makanan yang sehat dan lezat untuk pasien yang sudah menjalan kemoterapi adalah salad sayur. Ada baiknya, untuk pasien yang baru saja melakukan kemoterapi, jenis sayuran yang dipilih adalah yang memiliki warna mencolok yang berbeda. Usahakan juga tidak mengonsumsi jenis sayur yang sama setiap hari. Usahakan untuk memilih jenis sayuran kombinasi yang berbeda. Untuk menambah cita rasa dari salad, gunakan minyak zaitun sebagai dressingnya, jangan menggunakan bahan lain yang kandungan lemaknya tinggi.

Menu Telur Rebus

Seperti sudah dibahas dalam poin sebelumnya, telur memiliki banyak kandungan yang baik untuk pasien yang sudah menjalani kemoterapi. Akan tetapi, pengolahan menu telu untuk pasien harus sangat diperhatikan. Hindari cara memasak dengan digoreng karena kurang baik untuk pasien. Telur sebaiknya direbus saja sehingga aman untuk pasien. Menu telur rebus ini bisa digabung dengan makanan lainnya sebagai lauk untuk makan berat.

Menu Camilan Sehat

Pasien yang sudah menjalani kemoterapi juga membutuhkan menu makanan sampingan seperti camilan agar selera makannya meningkat. Hanya saja, camilan untuk pasien harus dijaga dan tentunya sehat. Salah satu menu camilan sehat untuk pasien adalah sayuran dan kacang yang direbus. Keluarga pasien bisa menggabungkan aneka makanan rebusan seperti kacang rebus, jagung rebus, buncis rebus, edamame rebus dalam sebuah piring saji sebagai camilan untuk pasien.

Menjaga jenis makanan setelah kemoterapi untuk pasien sangat penting untuk diperhatikan. Jika pasien masih harus menjalani kemoterapi beberapa waktu ke depan, maka perhatikan juga asupa nutrisi yang baik sebelum kemoterapi selanjutnya. Contohnya seperti jus untuk pasien kemoterapi, suplemen pasca kemoterapi, dan makanan bernutrisi lainnya yang baik dikonsumsi sebelum menghadapi kemoterapi selanjutnya.

Selain makanan setelah kemoterapi, kesehatan mental pasien juga penting untuk dijaga. Pastikan pasien selalu merasa tenang dan berpikiran positif, agar harapannya untuk sembuh bisa terus terjaga.

Baca artikel lain mengenai Terapi Stem Cell

Makanan Sehat Setelah Operasi Kanker Payudara

Asupan Makanan Sehat Setelah Operasi Kanker Payudara

Operasi pengangkatan payudara, kemoterapi, radiasi, dan konsumsi obat oral jangka panjang, merupakan rangkaian pengobatan bagi penderita kanker payudara. Meski tidak semua penderita menjalani rangkaian pengobatan komplit, namun pada kenyataannya mereka akan menjalani lebih dari satu jenis pengobatan.

Misalnya, operasi pengangkatan payudara yang diteruskan dengan kemoterapi dan obat oral, tanpa harus menjalani radiasi. Atau, pada stadium lanjut, penderita tidak dianjurkan menjalani pembedahan, tapi harus melakukan kemoterapi dan radiasi.

Begitu panjangnya perjuangan penderita kanker payudara untuk bisa segera sembuh, tak jarang menimbulkan stres dan penurunan kondisi tubuh. Apalagi, efek samping dari kemoterapi dan radiasi yang begitu besar, acap membuat penderita kanker drop hingga kenyataan terburuk meninggal dunia sebelum rangkaian pengobatan tuntas di lakukan.

Salah satu upaya untuk mempercepat penyembuhan dan meningkatkan ketahanan tubuh adalah mengonsumsi makanan sehat. Ada beberapa makanan pasca operasi kanker payudara yang sangat dianjurkan, yakni:

  • Buah-buahan. Vitamin yang terkandung dalam buah-buahan, berkhasiat menambah energi, memperbaiki struktur kulit pada bekas operasi, dan menyegarkan tubuh. Selain itu, kemampuan buah-buahan dalam menangkal radikal bebas tidak perlu diragukan. Beberapa buah-buahan seperti kiwi, apel, buah naga, sirsak, dan jeruk terbukti dapat menghambat terbentuknya sel kanker.
  • Gandum. Selain nasi, gandum dapat dijadikan alternatif makanan sehat setelah operasi kanker payudara. Pasca operasi dan selama proses pengobatan berjalan, penderita kanker akan mengalami kelesuan. Dalam hal ini, gandum memberi fungsi yang sama seperti halnya nasi, yakni untuk menjaga kestabilan energi. Namun kandungan gula dalam gandum lebih rendah dan seratnya lebih tinggi daripada nasi. Sehingga, cocok dijadikan menu diet sehat serta menjadikan tubuh lebih kuat.
  • Kentang. Kentang turut memberi kebaikan yang sama seperti gandum. Kentang memiliki kandungan tepung yang beruna sebagai sumber karbohidrat. Di dalam tubuh, karbohidrat bekerja untuk menghasilkan energi bagi manusia. Oleh karena itu, kentang menjadi salah satu makanan sehat setelah kanker payudara yang cukup banyak direkomendasikan oleh para ahli gizi. Untuk penyajian terbaik, lebih disarankan kentang yang direbus atau dikukus daripada kentang goreng atau panggang.
  • Pasta. Selama ini, pasta identik dengan makanan junk food yang membahayakan kesehatan. Padahal, faktanya tidaklah seburuk itu. Yang menjadikan image pasta buruk adalah penggunaan bumbu instant yang biasa disertakan dalam pasta-pasta siap saji. Mengolah pasta dengan meracik bumbu-bumbu alami sendiri sama sekali tidak membahayakan kesehatan. Jadikan pasta sebagai salah satu variasi makanan pasca operasi kanker payudara.
  • Daging. Pasca operasi dan selama prose kemoterapi berjalan, sangat bagus bila dibantu dengan mengonsumsi daging merah. Namun, yang perlu diingat, daging yang dianjurkan adalah daging merah tanpa lemak. Pemilihan daging merah tanpa lemak ditujukan untuk menekan risiko terjadinya kolesterol. Jadi, pilihlah secara cermat bagian-bagian yang memang tidak mengandung lemak sama sekali.
  • Susu. Sebagian besar wanita menghindari susu karena takut gemuk. Padahal mengonsumsi susu bukan hanya baik dilakukan pasca operasi kanker, melainkan kapan saja. Susu dapat menjaga kepadatan tulang, meningkatkan energi, dan menimbulkan rasa nyaman/rileks setelah meminumnya. Bersyukurlah bahwa saat ini telah banyak produk susu yang diproduksi khusus untuk penderita kanker. Fungsinya bukan untuk menyembuhkan, tetapi memberi kekuatan saat proses penyembuhan melalui nutrisi yang lebih padu daripada susu biasa.
  • Kacang-kacangan. Makanan pasca operasi kanker payudara yang juga baik dikonsumsi adalah kacang-kacangan seperti seperti kacang hijau, kacang merah, kacang panjang, dan kacang kedelai. Kacang-kacangan mengandung antioksidan yang baik untuk melawan pembentukan sel-sel kanker baru dan membantu memperbaiki kerusakan sel. Kepadatan kalori yang terdapat di dalamnya mampu menghilangkan rasa lapar seketika, namun tidak membuat tubuh menjadi gemuk. Silakan mengonsumsi kacang-kacangan sebagai makanan utama maupun camilan.
  • Telur. Protein yang terdapat pada putih telur sangat bermanfaat untuk melawan sel kanker di dalam tubuh. Makanan ini baik dikonsumsi pada pagi dan malam hari.
  • Ikan. Selain protein pada putih telur, ikan juga memiliki kandungan protein yang sangat dibutuhkan tubuh untuk melawan kanker. Namun, tidak semua ikan. Beberapa jenis ikan seperti salmon dan tuna mengandung protein yang lebih besar dibandingkan ikan-ikan lainnya.

Pantangan Makanan Setelah Operasi Payudara

Meski telah menjalani operasi pengangkatan tumor/kanker payudara, bukan berarti pasien bisa bebas dari ancaman kanker untuk selanjutnya. Kekhawatiran terbesar adalah sel-sel kanker sekunder yang bisa jadi tertinggal membelah diri dan kembali mengganas. Untuk mengatasinya, dibutuhkan kedisipilinan yang kuat dalam menjalani pengobatan dan menjauhi pantangan.

Ada beberapa pantangan makanan setelah operasi tumor payudara yang perlu diketahui, antara lain:

  • Kangkung dan sawi putih. Sayur-sayuran memang bagus untuk tubuh. Tetapi, kedua jenis sayur ini diklaim dapat menurunkan efektivitas/keampuhan kerja dari obat yang dikonsumsi.
  • Cabai. Mengonsumsi cabai dapat membangkitkan selera makan. Namun cabai juga dapat menurunkan kadar oksigen di dalam tubuh. Sebaiknya, kurangi mengonsumsi cabai pasca operasi payudara.
  • Makanan yang diawetkan, terutama makanan kalengan.
  • Buah-buahan yang memiliki kadar alkohol tinggi seperti durian, nenas, dan lengkeng disinyalir dapat mendorong perkembangbiakan sel kanker primer maupun sekunder.
  • Ikan asin. Ikan asin mengandung bahan allergen yang menghambat proses penyembuhan luka pasca operasi, menimbulkan rasa gatal, dan mengganggu proses penyerapan air di dalam tubuh.

Nah itulah beberapa jenis makanan sehat setelah operasi kanker payudara, juga pantangan yang harus dihindari. Semangat dan disiplin dalam menjalani pengobatan adalah mukjizat yang mendekatkan seseorang pada kesembuhan. Semoga artikel ini bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Daun Belalai Gajah