Category Archives: Pengobatan Medis

Cara Kerja Radioterapi

Kenali Tentang Bagaimana Cara Kerja Radioterapi

Menjaga kesehatan ternyata bukan perkara yang mudah. Banyak orang yang mengalami kesulitan dan akhirnya tetap terserang oleh penyakit. Di dunia ini, ada jutaan penyakit yang kapan saja bisa menyerang kita. Mulai dari sekit ringan sampai sakit berat. Dari segian banyak penyakit, ada penyakit berat seperti kanker dan sejenisnya. Berbicara penyakit kanker dan menderita penyakit parah, mereka akan memperoleh perawatan dan kontrol. Misalnya radioterapi. Dalam kesempatan kali ini akan mengupas tentang radioterapi termasuk cara kerja radioterapi.

Bentuk perawatan dan kontrol tersebut ada yang diberi tindakan kemoterapi maupun radioterapi. Dalam upaya mengetahui lebih lengkap apa itu radioterapi, berikut ulasannya.

Sudah Tahu Apa Itu Radioterapi?

Radioterapi adalah sinar X yang digunakan untuk mengobati kanker. Sinar X disebut-sebut dapat digunakan untuk penyembuhan penyakit kanker. Hasil beberapa penelitian menunjukan bahwa keberhasilan penyembuhan penderita kanker sebesar 60% yang dialami oleh pasien. cara kerja radioterapi adalah memberikan sinar X berenergi tinggi. Energi tinggi inilah yang akan membunuh sel kanker. Tujuan Radioterapi memiliki beberapa tujuan, yakni:

1. Tujuan Kuratif

Tujuan kuratif digunakan untuk tujuan kuratif atau sebagai langkah menyembuhkan pasien. Tidak hanya itu, ternyata tujuan kuratif digunakan sebagai terapi tunggal dalam kemoterapi, meskipun untuk kasus kombinasi juga bisa diterapkan. Secara kuratif, metode ini kadang juga digunakan untuk memperkecil sel kanker sebelum dilakukan pengobatan inti. Fungsi pengecilan kanker memudahkan mengangkat sel kanker itu sendiri.

2. Tujuan Paliatif

Tujuan paliatif yang sifatnya memperbaiki kualitas hidup. upaya radioterapi ini sebenarnya untuk mengurangi rasa nyeri dan pendarahan.

Jenis Radioterapi

Radioterapi termasuk metode pengobatan yang sering digunakan untuk proses penyembuhan beberapa kanker, seperti kanker serviks, kanker payudara, kanker nasofaring, dan kanker otak. Bahkan, kadang juga digunakan untuk pengobatan kanker laring, paru dan bronkus. Berdasarkan pemberiannya, radioterapi dibagi menjadi radiasi eksterna, stereotactic radiosurgery, radiasi internal dan masih banyak lagi yang akan dibahas di bawah.

1. Radiasi Eksterna

Jarak radiasi eksterna saat juga digunakan untuk menterapi kanker dan penyakit. Cara kerja radioterapi radiasi ini berada di luar tubuh dan memiliki jarak tertentu.

2. Stereotactic Radiosurgery

Radiasi yang digunakan untuk radioterapi pasien dengan cara memberikan dosis tinggi. tidak hanya itu, dari segi tingkat akurasi juga tinggi yang setara dengan operasi bedah.

3. Brakiterapi

Cara kerja brakiterapi dilakukan dengan cara mendekatkan di bagian pusat kanker itu berada.

4. Radiasi Interna

Cara kerja radioterapi ini dilakukan dengan mendekatkan radiasi lewat pembuluh darah.

Efek Samping Radioterapi

Radioterapi memang memiliki manfaat yang sangat besar untuk kesehatan pasien yang menderita kanker. Ternyata dibalik proses radioterapi juga memiliki dampak negatif. Setidaknya saat dilakukan radioterapi, menimbulkan dampak jangka panjang dan jangka pendek.

1. Jangka Pandek

Dampak radioterapi jangka pendek dapat menyebabkan beberapa keluhan seperti kulit merasa perih, rambut rontok, mudah lelah. Biasannya akan membaik dalam beberapa minggu setelah radioterapi selesai.

2. Jangka Panjang

Dampak radioterapi jangka panjang juga dapat menyebabkan gangguan secara permanen. Untuk kasus radioterapi yang dilakukan di area panggul dan kelamin, dapat menyebabkan gangguan kesuburan dan tidak nyaman setiap melakukan hubungan suami istri.

Itulah cara kerja radioterapi dilihat dari efek samping dari terapi ini.  Sebenarnya radioterapi yang menggunakan sinar X dapat dilakukan dengan nambahkan partikel alfa, beta. Pemberian perlakuan disesuaikan dengan jenis kanker yang diderita pasien.

Prosedur Persiapan Sebelum Radioterapi

Prosedur sebelum menjalani radioterapi bagi pasien ternyata penting diperhatikan. Tidak hanya penting untuk pasien, tetapi juga keluarga yang mendampingi selama proses pengobatan. Ada serangkaian proses prosedur radioterapi yang dilakukan oleh pasien, di antaranya adalah konsultasi, memperhatikan makanan yang dikonsumsi. Pasien yang akan diradio makan sesuai anjuran dokter dan ada beberapa pantangan tidak memakan makanan tertentu.

Apa saja persiapan lain yang perlu diperhatikan oleh pasien sebelum di radioterapi? Sebagai berikut.

1. Menjaga Asupan Gizi Yang Cukup 

Tidak dapat dipungkiri menjaga performa fisik salah satu bagian dari peraturan dari dokter. Cara agar fisik tetap prima adalah mengkonsumsi makanan yang dapat memperkuat sistem imun tubuh. Sehingga saat atau setelah radioterapi, tubuh akan baik-baik saja.

2. Menjaga Kesehatan Mental

Tampaknya sepele, namun menjaga kesehatan mental itu juga perlu dilakukan. Mental keluarga dan mental pasien benar-benar harus tenang dan rileks. Selalu berfikir positif, saling menguatkan, terutama menguatkan pasien. Biasakan untuk berfikir positif karena apa yang kita terjadi bergantung pada apa yang kita pikirkan.

3. Menjaga Performa Fisik

Menjaga performa fisik selain makan makanan sehat dan disarankan oleh dokter. Pasien juga butuh istirahat yang cukup. Jangan sampai sakit menjelang radioterapi dan hindari aktivitas yang sekirannya menyebabkan kelelahan dan stress.

Perawatan Pasca Radioterapi

Cara kerja radioterapi selain akan menyebabkan efek samping, ternyata ada tindakan yang tidak kalah penting yang wajib dilakukan oleh keluarga pasien dan tenaga medis, yaitu melakukan perawatan pasca radioterapi. Perawatan dalam hal ini bisa berbentuk, sebagai berikut.

1. Kontrol Rutin

Kontrol rutin wajib dilakukan oleh pasien didampingi oleh keluarga. Fungsinya untuk mengontrol perkembangan terbaru dari radioterapi. Dari kontrol ini akan dapat dilihat apakah terjadi efek samping yang ditimbulkan. Jika ada, apakah efek samping yang ditimbulkan itu bersifat berat atau sebaliknya, hanya ringan.

Kontrol rutin dimaksudkan untuk mengontrol perkembangan pasien. Adapun maksud lain dari pihak dokter, yaitu mengikuti perkembangan risiko kambuh. Mengingat pasien penderita kanker yang diradioterapi misalnya, efek radioterapi memicu penyakit kanker itu kambuh jika terkana material radioaktif, yang menyebabkan DNA di dalam sel akhirnya melakukan mutasi. Fungsi dari kontrol rutin adalah untuk meminimalisir terjadinya hal-hal semacam ini.

2. Menjaga Hidup Sehat

Seperti yang disinggung di atas, menajga hidup sehat ternyata tidak hanya dilakukan sebelum melakukan radioterapi, tetapi juga setelah radioterapi. Jika perlu, lakukan diet yang baik dan imbang. Pastikan untuk tetap kontrol. Hindari asap rokok, hindari aktivitas yang memicu stress dan lakukan olahraga rutin.

Kemungkinan Pasca Radioterapi Sebabkan Komplikasi

Hal yang menakutkan dan ditakuti oleh pasien adalah, kemungkinan resiko dan komplikasi perawatan paska radioterapi. Kasus yang muncul, pasien yang selesai di radioterapi akan merasakan mudah lelah. Efek mudah lelah inilah yang menyebabkan pasien enggan kontrol rutin. Ketika tidak melakukan kewajiban melakukan kontrol, tubuh pun tidak terkontrol dengan baik, yang bisa saja tubuh memberikan respons negatif untuk tubuh jangka panjang, yang justru semakin memperburuk kondisi pasien. Oleh karena itu, khusus pasien yang cukup berat, biasannya dapat dokter akan mengingatkan atau rawat inap di rumah sakit.

Itulah ulasan cara kerja radioterapi yang dapat Anda jadikan referensi. Semoga ulasan ini memberikan kewaspadaan kita terhadap kesehatan kita. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Cryosurgery Adalah

Bahaya Penyakit Kista

Tekan Bahaya Penyakit Kista dengan Hidup Sehat

Apakah anda mengeluhkan penyakit kista? Dalam artikel ini akan mengulas banyak hal tentang kista, termasuk membahas bahaya penyakit kista. Memang tidak murah mengobati kista, apalagi jika pengobatan dilakukan dengan cara operasi di rumah sakit besar. Berbicara tentang kista, berikut adalah informasi penting yang wajib Anda tahu, terutama bagi Anda kaum perempuan, yang riskan terserang penyakit mematikan ini.

Gejala Kista Itu Seperti Apa?

Gejala awal kista bagi penderita selalu tidak disertai dengan gejala yang begitu berarti. Pasien cenderung tidak merasakan kecenderungan tersebut. Hampir sebagian besar penderita kista baru akan merasakan gejala setelah kista mulai membesar. Kasus yang sering ditemui adalah pasien baru akan merasakan sakit ketika kista tersebut pecah atau saat terjadi keluhan terjadi penyumbatan darah ke ovarium.

Karena gejala yang ditimbulkan tidak berdampak jelas, ternyata ada tanda yang dapat dijadikan barometer kehati-hatian. Misalnya, ketika datang bulan, perhatikan siklus mensnya, apakah teratur atau selalu berubah-ubah. Gejala lain disertai dengan nyeri pada tulang panggul setelah atau sebelum menstrulasi. Banyak juga yang disertai dengan rasa nyeri dibagian tulang panggul. Gejala kista ovarium yang lain saat melakukan hubungan suami istri, dibagian tulang panggul juga merasakan nyeri.

Gejala yang muncul sangat tidak begitu terlihat, karena gejala yang muncul hampir terjadi seperti normalnya orang. Gejala lain yang sederhana adalah, sering buang air kecil, mual, muntah, payudara sensitif, sulit buang air besar, perut kembung, cepat merasa kenyang, pencernaan tidak lancar dan disertai limbung atau pusing. Jika anda tidak ingin mengeluarkan bahaya penyakit kista lebih baik menghindari dengan menjaga pola hidup yang sehat.

Bahaya Gejala Kista

Lebih baik mencegah daripada mengobati, itulah semboyan yang selalu digaung-gaungkan. Salah satunya penyakit kista yang menjadi momok bagi wanita. Karena penyakit ini dapat menyerang organ reproduksi wanita. Padahal organ reproduksi wanita menjadi aset utama untuk memberlangsungkan keturunan. Ketika kesuburan akibat reproduksi wanita terganggu dapat tidak memiliki anak. Oleh sebab itu, jangan abaikan gejala kista ini. Kontrol dan periksa menggunakan USG untuk memastikan tidak ada masalah pada rahim atau ovarium Anda.

Jenis-jenis Kista

Kista masuk ke dalam keluarga tumor jinak. Lokasinya ada di bagian ovarium. Persis kista ini dibungkus oleh selaput jaringan. Salah satu cara menghilangkannya dengan cara mengambil tumor tersebut dengan cara operasi. Bahaya penyakit kista jika dioperasi pun terbilang mahal bagi ekonomi kelas menengah ke bawah.

Berbicara penyakit kista, dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tingkat keparahan. Apa saja jenis kista tersebut? Sebagai berikut ulasannya.

1. Kista Non-Neoplastik

Kista non neoplastik merupakan jenis kista jinak. Kista ini bisa saja muncul di ovarium, namun bisa saja mengempis dan akhirnya hilang. Waktu yang dibutuhkan Ia hilang dari jaringan tubuh sekitar 2 sampai tiga bulan.

2. Kista Neoplastik

Kista neoplastik termasuk jenis kista ganas. Kista ganas tidak dapat hilang sendiri. salah satu cara menghilangi benjolan tersebut dengan cara pengangkatan tumor melalui operasi. Ukuran kista ini  bervariasi, ada yang kecil dan besar. umumnya besar kecilnya kista tergantung dari waktu seberapa lama kista itu tumbuh di dalam jaringan tubuh.

Bahaya Penyakit Kista Menyebabkan Komplikasi

Kista memiliki beberapa jenis. Ada kista jinak dan kista ganas. Karena wanita memiliki potensi terbesar terserang penyakit ini, disarankan untuk mengontrol kesehatan sedini mungkin. Lebih baik memeriksa lebih dini daripada terlanjur parah. Kista yang tidak ditindaklanjuti, dapat menyebabkan terjadinya komplikasi. Jelas, dari segi bahaya penyakit kista komplikasi jauh lebih mahal. Berikut adalah dua jenis komplikasi kista.

1. Torsi Ovarium

Torsi ovarium jika dibiarkan, dapat menyebabkan terjadinya pembesaran. Sehingga ovarium bergeser dari tempat seharusnya. Akibat perpindahan atau tergesernya ovarium inilah, yang memicu terjadi risiko terplintir yang disebut dengan torsi ovarium.

2. Pecahnya Kista

Penyakit kista yang paling menakutkan bagi penderita ketika kista tersebut pecah. Kista yang mengalami pecah menimbulkan rasa nyeri. Tidak tanggung-tanggung, juga disertai dengan pendarahan hebat di dalam perut.

Biaya Pengobatan Penyakit Kista Berapa?

Pertanyaan umum yang sering ditanyakan adalah berapa biaya penganggkatan kista? Jawabannya pun bervariasi. Harga operasi tergantung dari metode yang digunakan. Jika operasi yang dilakukan dengan cara biasa, harganya lebih murah, bisa mencapai 7.000.000,- sampai dengan 20.000.000,-. Lain cerita jika operasi menggunakan metode laparoskopi yang lebih canggih, maka harga yang ditawarkan pun juga lebih mahal, bisa mencapai 24.000.000,- sampai dengan 45.000.000,-. Berikut sedikit pengetahuan tentang metode pengangkatan kista.

1. Operasi Laparoskopi

Operasi laparoskopi adalah operasi yang dilakukan dengan dengan memasukan alat ke dalam perut. Alat tersebut masuk lewat lubang (sayatan) kecil di perut, sehingga tidak terjadi operasi besar. alat yang masuk akan mengangkat dan menghancurkan kista di dalam perut. Dari segi biaya, jelas lebih mahal karena mengandalkan teknologi canggih dan dokter profesional.

2. Laparotomi

Nama lain operasi laparotomi adalah operasi konvensional yang dilakukan dengan membedah perut. Trauma luka yang ditimbulkan di dalam perutpun juga semakin tampak dan terlihat. Cara umum ini dilakukan dengan membuat sayatan tunggal di bagian perut penderita, dan mengambil kista tersebut. setelah itu perut kembali dijahit. Dari segi biaya penyakit kista jelas lebih murah, hanya saja pemulihan dan proses penyembuhan memakan waktu lebih lama karena bekas sayatan juga lebih besar.

Dari paragraph di atas memperlihatkan seberapa banyak uang yang harus dikumpulkan demi kesembuhan. Anda jangan khawatir, harga di atas harga nomal yang dikeluarkan bagi pasien yang mampu membayar. Bagi masyarakat yang kurang mampu biasannya memiliki BPJS. Anda bisa menggunakan kartu BPJS untuk meringankan biaya Anda. Anda hanya membayar sedikit saja untuk biaya kemoterapi, rawat jalan. Operasi pokok biasannya akan ditanggung oleh BPJS.

Penanganan Kista

Bahaya penyakit kista jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan dampak lebih buruk. Setidaknya ada beberapa penanganan kista yang dapat diperhatikan sebagai langkah antisipatif. Sebagai berikut.

1. Menjaga Pola Makan

Dengan memperhatikan pola makan dan memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi. Imbangi makan makanan yang secara seimbang. Baik imbang dari porsi makan, waktu makan dan kandungan gizi makanan itu sendiri.

2. Olahraga Secara Rutin

Penanganan kedua adalah menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga. Jika kesibukan menghambat, Anda bisa melakukan olahraga ringan. Bisa dengan naik turun tangga, sit up, dan senam.

3. Kontrol

Rutin mengontrol kesehatan itu juga penting. Seberapa penting kontrol ini? Setidaknya dengan rutin melakukan kontrol, kita dapat mengetahui perkembangan dan mengetahui anatomi tubuh kita dari macam penyakit. Semakin sering melakukan kontrol, semakin sadar kita mengetahui penyakit yang ada di dalam tubuh kita untuk segera ditindaklanjuti dan ditangani.

Itulah beberapa ulasan tentang penyakit kista beserta jawaban bahaya penyakit kista. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Cryosurgery Adalah

Biaya kemoterapi BPJS

Sudah Tahu Berapa Biaya kemoterapi BPJS?

Sehat itu mahal, dan itu memang benar adannya. Sebanyak apapaun uang, jika tubuh sakit-sakitan, uang tersebut juga akan habis juga. Wajar jika banyak orang, mungkin juga Anda selalu rutin berolahraga agar terhindari dari sakit. Jika sudah terlanjur sakit, salah satu jalan adalah menyembuhkan. Hukum menyembuhkan penyakit itu wajib, karena bagian dari ikhtiar menuju sehat. Ada banyak penyakit dan pengobatan. Dalam artikel kali ini akan mengulas banyak tentang kemoterapi. Berbicara kemoterapi, biaya kemoterapi BPJS berapa? Berikut ulasannya

Jenis Pengobatan yang Dicover BPJS

Sebelum membahas detail kemoterapi yang menggunakan BPJS, Anda perlu mengetahui prosedur kerja di rumah sakit. Jadi, selama proses pengobatan, baik di rumah sakit maupun di Puskesmas ada dua bentuk pengobatan, yakni sebagai berikut.

1. Rawat Inap

Rawat inap jelas diperuntukan untuk pasien yang memperlukan penanganan langsung dari dokter dan perawat rumah sakit/Puskesmas. Biasannya pasien dalam kondisi lemah dan memerlukan penanganan langsungsung oleh tenaga medis.

2. Rawat Jalan

Rawat jalan diperuntukan oleh pasien yang sakit namun masih bisa dikontrol dan dibantu oleh pihak keluarga. Dengan kata lain, pasien tidak terlalu parah dan dianggap masih bisa dibantu oleh pihak keluarga. Bentuk rawat jalan ini bisa dalam bentuk kontrol, kemoterapi dan radioterapi maupun rehab medik.

Dari dua bentuk perawatan tersebut yang nantinya digunakan oleh pihak rumah sakit atau puskesma untuk penggolongan tindakan terhadap pasien dan mempengaruhi pada detail kemoterapi yang dapat di cover oleh BPJS.

Standar Tarif BPJS

Standar tarif biaya kemoterapi BPJS yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan RI Nomor 52 tahun 2016 ada beberapa standar tarif pelayanan. Standar tarif tersebut termaktup pada program JKN yang isinya memaparkan tarif non INA-CBG, CAPD dan Pet Scan. Tarif non INA-CBG adalah tarif yang diperuntukan untuk alat bantu. Misalnya obat untuk alat bantu, obat kronis, Kemoterapi, Pet scan, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk pengajuan non INA-CBG seharusnya diajukan dalam waktu berbeda dengan INA-CBG. Tarif dasar pengajuan obat kemoterapi sesuai dengan tarif dasar INA-CBG di tambah dengan tarif obat kemoterapi yang bermacam-macam itu. Adapun jumlah obat maksimum yang diberikan mengikuti peresapan maksimal yang telah ditetapkan.

Berikut adalah tarif INA-CBG di tahun 2016 yang dapat dijadikan gambaran saat Anda melakukan Kemoterapi.

1. RS Pemerintah

Biaya kemoterapi BPJS dibagi menjadi dua kelas perawatan, yaitu rawat inap dan rawat jalan. Rawat inap tingkat ringan biaya yang dikeluarkan berdasarkan kelas-kelasnya. Detail biaya dapat dilihat sebagai berikut.

Rawat Inap

Kelas A

  • Tingkat Kemoterapi ringan: KLS3: 3,075,000 KLS2: 3,690,000 KLS1: 4,304,900.
  • Tingkat kemoterapi sedang: KLS3: 5,787,100 KLS2: 6,944,500 KLS1: 8,101,900.
  • Tingkat kemoterapi berat: KLS3: 7,833,800 KLS2: 9,400,500 KLS1: 10,967,300.

Kelas B

  • Tingkat kemoterapi ringan: KLS3: 2,151,900 KLS2: 2,582,200 KLS1: 3,012,600.
  • Tingkat kemoterapi Sedang: KLS3: 4,049,800 KLS2: 4,859,800 KLS1; 5,669,800.
  • Tingkat kemoterapi berat: KLS3: 5,482,100 KLS2: 6,578,500 KLS1: 7,675,000.

Kelas C

  • Tingkat kemoterapi ringan: KLS3: 1,645,900 KLS2: 1,975,100 KLS1: 2,304,200.
  • Tingkat kemoterapi Sedang: KLS3: 3,097,600 KLS2: 3,717,100 KLS1: 4,336,600.
  • Tingkat kemoterapi berat: KLS3: 4,193,000 KLS2: 5,031,700 KLS1: 5,870,300.

Rawat Jalan

Kelas A

  • Tumor paru & kandung kemih: 981,300.
  • Tumor payudara: 1,674,900.
  • Tumor ginekologi: 1,063,600.
  • Tumor metastase: 2,511,700.

Kelas B

  • Tumor payudara atau ovarium: 1,161,000.
  • Tumor gastrointestinal: 1,583,600.
  • Tumor melanoma, ginjal atau prostat: 1,451,400.
  • Tumor kepala atau leher: 1,085,300.
  • Tumor kulit: 2,058,700.

Kelas C

  • Tumor gastrointestinal: 1,488,700.
  • Tumor kepala atau leher: 1,020,200.
  • Tumor metastase: 1,636,800.
  • Tumor payudara atau ovarium: 1,091,500.

2. RS Swasta

Harga RS swasta di bawah ini hanya perkiraan saja, harga pasti bisa saja berubah.

Rawat Inap

Kelas A

  • Tingkat Kemoterapi ringan: KLS3: 3,167,200 KLS2: 3,800,700 KLS1: 4,434,100.
  • Tingkat kemoterapi sedang: KLS3: 5,960,700 KLS2: 7,152,900 KLS1: 8,345,000.
  • Tingkat kemoterapi berat: KLS3: 8,068,800 KLS2: 9,682,600 KLS1: 11,296,300.

Kelas B

  • Tingkat Kemoterapi ringan: KLS3 :2,216,400 KLS2: 2,659,700 KLS1: 3,103,000.
  • Tingkat kemoterapi sedang: KLS3: 4,171,300 KLS2: 5,005,600 KLS1: 5,839,900.
  • Tingkat kemoterapi berat: KLS3: 5,646,600 KLS2: 6,775,900 KLS1: 7,905,200.

Kelas C

  • Tingkat Kemoterapi ringan: KLS3: 1,695,300 KLS2: 2,034,300 KLS1: 2,373,400.
  • Tingkat kemoterapi sedang: KLS3: 3,190,500 KLS2: 3,828,600 KLS1: 4,466,700.
  • Tingkat kemoterapi berat: KLS3: 4,318,800 KLS2: 5,182,600 KLS1: 6,046,400.

Rawat Jalan

Kelas A

  • Tumor paru & kandung kemih : 1,030,300.
  • Tumor kolon: 1,169,700.
  • Tumor payudara atau ovarium: 1,758,600.
  • Gastrointestinal: 2,398,700.

Kelas B

  • Tumor payudara atau ovarium: 1,219,100.
  • Tumor gastrointestinal: 1,662,800.
  • Tumor kepala atau leher: 1,643,80.0
  • Tumor kulit: 3,118,300.

Kelas C

  • Tumor payudara atau ovarium: 1,146,000.
  • Tumor kepala atau leher: 1,071,200.
  • Tumor kulit: 2,032,100.
  • Tumor metastase: 1,718,600.

Dari daftar harga di atas hanya sebagai gambaran dan kisaran biaya kemoterapi BPJS yang di tahun 2018 harga sudah berbeda. Biaya sewaktu-waktu dapat berubah seiring perubahan waktu dan tahun.

Prosedur Menggunakan BPJS Untuk Berobat

Prosedur menggunakan BPJS bisa mendaftarkan secara online di BPJS. Jadi, Anda dapat memulai registrasi tersebut dan Anda akan mendapatkan kartu BPJS. Seperti yang Anda tahu, biaya kemoterapi BPJS akan membantu dan mencover biaya pengobatan Anda. Prosedur penggunaan BPJS tersebut mengikut langkah-langkah sebagai berikut.

  1. Mendatangi ke fasilitas kesehatan 1, dalam hal ini bisa dokter keluarga dan Puskesmas setempat. Setelah itu, meminta surat rujukan ke Rumah Sakit yang ditunjuk. Jadi, Anda tidak langsung ke rumah sakit A, B, dan C, Anda ke Rumah Sakit menggunakan daftar rujukan.
  2. Pengobatan dilakukan oleh faskes 1, jika faskes 1 masih bisa ditangani, maka pasien tidak akan diperlukan untuk dirujuk ke rumah sakit besar. Sebaliknya, jika faskes 1 sudah tidak dapat melakukannya, maka pasien langsung dirujuk ke RS yang sudah menjadi mitra.
  3. Saat datang ke rumah sakit, Anda harus membawa kartu rujukan ke rumah sakit dari pihak faskes 1 atau dokter keluarga. Fungsinya sebagai pengantar atau surat resmi, dan ini menjadi syarat yang wajib Anda bawa.
  4. Pasien gawat darurat segera mendapatkan pertolongan bisa langsung ditangani oleh rumah sakit tanpa prosedur 3 poin di atas. Jadi pasien langsung dapat ditangani demi keselamatan pasien. Ini hanya khusus pasien yang terancam nyawa.
  5. Perlengkapan surat rujukan ke rumah sakit, Anda wajib membawa kartu BPJS asli dan foto kopi, membawa fotocopy KTP, KK dan surat rujukan dari faskes 1.

Itulah kelima poin yang perlu Anda tahu saat berobat menggunakan BPJS.

Penanganan Pasien Menggunakan BPJS

Perbedaan berobat menggunakan BPJS memang berbeda. khusunya BPJS dari bantuan pemerintah. Banyak keluhan dari masyarakat terkait pelayanan BPJS yang dianggap kurang menyenangkan dalam penangan. Hal ini disebabkan katerlambatan BPJS membayar ke rumah sakit.

Keuntungan menggunakan BPJS dari segi biaya kemoterapi BPJS sangat membantu dan meringankan. Kekurangannya, dari segi pelayanan, kurang begitu mendapatkan pelayanan dari pihak rumah sakit karena banyak alasan. Salah satunya alasan yang sudah disebutkan di atas. Bagi orang yang tidak mampu, BPJS sangat berperan dan bermanfaat. Namun, bagi orang yang memiliki uang, tidak disarankan menggunakan BPJS. Secara umum, orang yang memiliki uang, sangat rewel dengan pelayanan dan fasilitas dari pihak rumah sakit.

Jika Anda ingin memperoleh fasilitas dan pelayanan yang terbaik dari pihak rumah sakit, Anda bisa membayar biaya kemoterapi BPJS secara mandiri. Jika tidak memiliki banyak uang, Anda juga dapat menggunakan asuransi lain secara mandiri. Hal ini lebih baik daripada mengandalkan BPJS.

Itulah ulasan tentang biaya kemoterapi BPJS yang dapat disampaikan. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Cryotherapy Adalah