Category Archives: Pengobatan Medis

Obat Herbal atau Obat Kimia

Obat Herbal atau Obat Kimia untuk Kanker Pilih Mana?

Meski alami belum tentu aman.

Pengobatan herbal sudah lama digunakan oleh masyarakat sebagai alternatif untuk mengobati  penyakit. Obat herbal diyakini memiliki efek samping lebih sedikit ketimbang obat kimia. Ada obat herbal yang diolah dan dikonsumsi langsung oleh penderita ada pula yang sudah berbentuk racikan, pasien hanya perlu mengkonsumsinya saja.

Aman tidaknya obat herbal dikonsumsi masih menjadi perdebatan. Pasalnya tidak semua tnaman herbal dapat dikonsumsi begitu saja. Sama dengan obat kimia ada aturan main yang harus diikuti oleh pasien agar mendapat hasil maksimal tanpa efek samping.

Bukan hanya di Indonesia, obat herbal juga digunakan oleh pasien di banyak negara. Obat herbal digunakan sebagai pelengkap pengobatan modern yang mereka jalani. Organisasi kesehatan dunia, WHO pun merekomendasi penggunaan tanaman herbal sebagai pengobatan alternatif. Namun perlu diperhatikan apakah tanaman tersebut sudah melalui uji laboratorium atau belum. Ini penting jika hanya mempercayai ‘kata orang’ dan tanpa mencari tahu lebih lanjut tentang tanaman herbal yang disarankan bisa berakibat fatal.

Salah satu penyakit yang paling ditakuti adalah kanker. Selain mematikan pengobatan penyakit ini tidaklah mudah. Banyak pasien kanker yang memilih tanaman herbal sebagai alternatif, seperti mengkudu, daun sirsak, buah mahkota dewa, jahe, sarang semut, dan lain-lain. Tanaman herbal tersebut diyakini mampu mengatasi beragam jenis kanker.

Apa Itu Obat Herbal?  

Herbal adalah tanaman yang memiliki manfaat lebih untuk pengobatan. Dalam tanaman tersebut mengandung bahan atau zat aktif yang bermanfaat bagi pengobatan. Herbal bisa juga berbentuk tanaman obat, dalam perkembangannya herbal diolah dan menjadi pengobatan alternatif.  

Obat herbal bersifat alami dan organik. Obat herbal berasal dari ekstrak atau saripati tumbuhan yang mempunyai manfaat untuk kesehatan tanpa adanya campuran bahan kimia.  Satu jenis tanaman obat bisa mengandung beragam zam yang diyakini dapat menyembuhkan beragam penyakit. Bukan hanya berasal dari tanaman, obat herbal juga bisa bersumber dari hewan seperti gamat yang berasal dari teripang, madu dan propolis dari lebah, minyak ikan hiu, dan sebagainya.

Banyak sudah riset terkait obat herbal dilakukan agar tak sembarangan memilih. Riset tersebut juga membuktikan bahwa ada banyak jenis obat-obatan yang berasal dari alam.  Untuk menyembuhkan dan mencegah penyakit kita bisa memanfaatkan alam sekitar. Selain itu, obat-obatan herbal juga relatif mudah didapatkan sama seperti obat kimia.

Tips Memilih Obat Herbal yang Tepat

Sama dengan obat kimia atau obat modern, penggunaan obat herbal harus tepat. Ada dosis dan cara penggunaan yang diperhatikan dan dipatuhi. Tujuannya juga sama agar tidak menimbulkan efek samping atau over dosis bagi pasien. Dosis yang tepat juga diyakini dapat memberikan kesembuhan bagi pasien. Syarat lain yang harus dipenuhi adalah ketelatenan dalam mengkonsumsi obat. Jika hanya sesekali mengkonsumsi maka tidak akan memberikan efek apapun pada pasien.

Kanker adalah salah satu penyakit mematikan paling tinggi di dunia. Pengobatan medis yang lazim dilakukan antara lain operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Pengobatan tersebut memang dapat menghambat dan mematikan sel kanker. Namun di beberapa kasus justru memberikan efek samping negatif bagi penderita. Itu sebabnya tidak sedikit penderita kanker yang memilih pengobatan herbal. Ada pula yang memadukan pengobatan herbal dengan pengobatan kimia.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum memilih obat herbal, yakni:

  • Pertama Kebenaran bahan. Satu tanaman herbal bisa memiliki jenis yang berbeda. Demikian pula dengan manfaat yang diberikan. Misal satu tanaman memiliki dua jenis, jenis pertama memiliki efek melangsingkan dan satu lagi justru menambah nafsu makan. Hal ini perlu diperhatikan agar tidak salah memilih dan mengkonsumsinya.
  • Kedua ketepatan dosis. Sama dengan obat kimia bikinan pabrik, bahwa penggunaan obat herbal harus tepat dan mengikuti aturan main.  Ada dosis yang harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Ingat, kondisi satu pasien dengan pasien lainnya tidaklah sama. Misal buah mahkota dewa yang hanya bisa dikonsumsi dengan perbandingan satu buah dengan tiga gelas air. Daun hiu atau daun baru cina memiliki efek lebih maksimal jika dipadukan dengan tanaman lain yang mengandung zat besi. Penggunaan obat herbal jika sudah berlebihan justru akan membahayakan bagi pasien.
  • Ketiga ketepatan waktu penggunaan. Biasanya obat herbal digunakan atau diminum dua kali dalam sehari, pagi dan malam. Ini penting diperhatikan. Bahkan ada obat herbal yang dikonsumsi di jam-jam tertentu dan harus sama setiap harinya.
  • Keempat ketepatan informasi. Bagi penderita kanker misalnya, sering disarankan untuk meminum atau mengkonsumsi tanaman tertentu yang diyakini sebagai obat. Jangan asal menuruti ‘kata orang’ cari tahu dulu informasi yang benar-benar tepat dan akurat. Termasuk apakah tanaman tersebut telah melalui uji laboratorium, efek samping dari tanaman tersebut, kadar konsumsi, dan bagaimana cara mengolahnya. Perhatikan pula apakah perlu tambahan tanaman lain ketika dikonsumsi.
  • Kelima manfaat atau kegunaannya.Satu tanaman obat bisa mengandung banyak zat. Ini perlu diperhatikan. Masih ingat kasus orang menanam ganja untuk pengobatan penyakit langka sang istri? Lazim diketahui ganja adalah tanaman terlarang karena mengandung psikotropika. Namun di sisi lain dia juga bermanfaat untuk mengobati penyakit. Ini perlu diperhatikan karena banyak tanaman herbal yang juga mengandung zat-zat berbahaya meski kadarnya tidak banyak.

Efek samping obat herbal memang sangat minim namun jika digunakan secara tepat secara ukuran, dosis, dan waktu penggunaannya. Sekarang ini juga banyak obat herbal yang sudah diolah dalam bentuk kapsul atau minuman.  Pasien juga harus memperhatikan kandungan yang terdapat pada obat herbal yang sudah diolah tersebut.

Memadukan Obat Herbal dan Obat Kimia?

Tidak sedikit orang yang berobat ke dokter namun juga mengkonsumsi obat-obatan herbal.  Adapula yang menggunakan obat-obatan herbal, tidak cocok lantas baru berobat ke dokter. Satu hal yang perlu diingat kondisi setiap orang tidaklah sama sehingga konsumsi obatpun bisa berbeda.

Obat herbal memang semula dirasakan akan baik-baik saja ketika dipadukan dengan obat kimia. Badan pasien terasa lebih fit dan mampu beraktivitas kembali. Namun pada waktu tertentu kondisi pasien bisa jadi menurun karena kandungan obat yang kontradiktif bisa menimbulkan efek lain bagi tubuh.

Ini menjadi penting ketika harus memadukan obat herbal dan kimia adalah jarak waktu penggunaannya. Misal ketika menggunakan obat herbal ada baiknya stop menggunakan obat kimia. Sebaliknya ketika menggunakan obat kimia ada baiknya stop menggunakan obat herbal. Tujuannya agar pasien dapat merasakan efek obat-obatan tersebut pada badan. Apalagi jika digunakan bebarengan sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu. Apalagi untuk penyakit yang tergolong berat seperti kanker, jantung, tekanan darah tinggi, dan lain-lain. Jangan sampai bukannya berefek menyembuhkan justru menimbulkan penyakit baru.

Jika digunakan bersamaan, pasien tidak akan bisa mengetahui reaksi obat mana yang benar-benar sesuai untuknya. Selain itu penting diperhatikan dosis dan cara mengkonsumsinya. Ini berlaku untuk semua pasien yang mengidap kanker atau penyakit berat lainnya.

Untuk pasien kanker ada baiknya ketika memutuskan untuk berobat herbal harus benar-benar mengetahui kondisinya Selain itu, juga memperhatikan kandungan obat hermal yang dipilih.

Baca artikel lain mengenai Meditasi Penyembuhan Kanker

Pantangan Setelah Kemoterapi

Patuhi Pantangan Setelah Kemoterapi Ini agar Kembali Sehat

Kemoterapi merupakan salah satu pengobatan yang dilakukan untuk melawan kanker yang diderita oleh seseorang. Dalam praktiknya, kemoterapi melibatkan berbagai jenis obat-obatan dan zat kimia yang bertujuan untuk membunuh sel-sel kanker dengan cara meracuninya. Lebih dari 50 jenis obat-obatan digunakan untuk proses kemoterapi. Obat-obatan ini dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara diinfus, disuntikkan, dan dimakan dalam bentuk tablet.

Untuk mengobati penyakit kanker, terdapat tiga cara kemoterapi yang bisa dilakukan, di antaranya sebagai berikut.

  1. Kemoterapi sebagai terapi primer (utama). Tujuannya adalah untuk memberantas sel-sel kanker dalam tubuh penderita.
  2. Kemoterapi sebagai terapi tambahan. Terapi tambahan ini dilakukan untuk memastikan sel-sel kanker sudah bersih dan tidak akan kembali lagi. Umumnya, terapi tambahan ini dilakukan pada pasien yang melalui proses pembedahan dan pengangkatan tumor atau sudah melakukan radioterapi.
  3. Kemoterapi sebagai terapi paliatif. Terapi ini dilakukan dengan tujuan untuk mengendalikan pertumbuhan dari tumor, tidak untuk membunuh sel kankernya. Umumnya terapi ini dilakukan pada pasien yang sudah berada pada stadium lanjut dengan kondisi sel kanker sudah menyebar ke berbagai organ dalam tubuh.

Proses Awal Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan yang teliti. Berikut proses awal dimulainya kemoterapi.

  1. Dokter akan melakukan pemeriksaan pertama untuk mengetahui kondisi penyakit dari pasien. Kemoterapi tentunya akan dilakukan pada pasien dengan kondisi yang memang mengharuskan dirinya menjalankan kemoterapi.
  2. Dokter akan memeriksa kondisi kesehatan dari pasien secara umum. Seluruh bagian tubuhnya akan diperiksa kondisi kesehatannya termasuk kesehatan dari fungsi hati dan ginjal.

Setelah serangkaian pemeriksaan dilakukan, maka keputusan untuk kemoterapi pun akan diberikan. Pasien harus siap begitu juga dengan pihak keluarga yang harus selalu memberikan dukungan selama proses kemoterapi berlangsung.

Perawatan Selama Kemoterapi

Kemoterapi merupakan salah satu jenis terapi untuk membantu membunuh sel-sel kanker yang bukan tanpa efek samping. Terdapat beberapa efek samping yang akan dirasakan oleh pasien selama proses kemoterapi berlangsung. Untuk mengatasi efek samping tersebut, pihak keluarga sebaiknya senantiasa melakukan perawatan intensif kepada pasien. Berikut beberapa perawatan yang penting dilakukan selama proses kemoterapi.

1. Perawatan Mengatasi Hilangnya Nafsu Makan

Pasien kemoterapi akan mengalami penurunan atau hilangnya nafsu makan. Untuk mengatasi hal ini maka pasien tetap harus menjaga pola makannya. Kiat pola makan untuk pasien yang mengalami hilangnya nafsu makan adalah sebagai berikut.

  • Memakan 6 jenis makanan regular dan kecil sepanjang hari.
  • Mengonsumsi sarapan 1/3 dari kebutuhan kalori.
  • Selalu sediakan makanan ringan.
  • Sediakan makanan dengan aroma yang menarik.
  • Pilih makanan dengan energi dan protein yang tinggi.
  • Mencoba makanan-makanan yang baru.

2. Perawatan Mengatasi Mual Dan Muntah

Mual dan muntah adalah salah satu efek samping yang akan dirasakan hampir seluruh pasien kemoterapi. Untuk mengatasi mual dan muntah tersebut, berikut perawatan yang bisa dilakukan.

  • Selalu makan dahulu sebelum pengobatan dimulai.
  • Selalu berkumur sebelum dan sesudah makan.
  • Memakan makanan kering seperti roti panggang dan biscuit.
  • Sesap minuman perlahan sepanjang hari.
  • Mengisap permen mentol, es batu, atau permen keras untuk menjaga kesegaran mulut.
  • Mengalihkan perhatian dengan menonton televisi, membaca, atau mendengarkan musik.

3. Perawatan Mengatasi Diare

Diare bisa saja terjadi pada pasien kemoterapi. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut beberapa perawatan yang bisa dilakukan.

  • Menghindari beberapa jenis sayuran seperti kembang kol, kubis, dan brokoli.
  • Meminum satu cangkir cairan setelah buang air besar.
  • Membatasi produk susu selama masa kemoterapi.
  • Memakan makanan seperti sup kaldu, elektrolit, pisang, dan buah-buahan kaleng yang bermanfaat untuk menggantikan cairan dalam tubuh karena diare.

4. Perawatan Mengatasi Sembelit

Selain diare, pasien kemoterapi juga sering mengalami sembelit. Untuk mengatasi hal ini bisa dilakukan beberapa perawatan berikut.

  • Meminum banyak cairan dari 8 sampai 10 gelas.
  • Meningkatkan jumlah serat yang masuk seperti buah-buahan, biji-bijian utuh, dan sayuran.

5. Perawatan Mengatasi Mulut Kering

Mulut kering juga umum terjadi pada pasien kemoterapi. Beberapa bentuk perawatan yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Memakan makanan yang basah.
  • Menghindari makanan dan minuman yang banyak mengandung gula.
  • Memakan makanan penutup yang beku seperti potongan es.
  • Menggunakan sedotan saat minum.
  • Menyediakan air untuk melembabkan mulut.
  • Mengunyah permen karet untuk merangsang produksi air liur.

Pantangan-pantangan Setelah Kemoterapi

Setelah proses kemoterapi selesai, pasien tetap harus menjaga kesehatan dan asupan nutrisinya. Setelah kemoterapi juga, terdapat beberapa pantangan yang harus dpatuhi oleh pasien agar cepat pulih. Salah satunya adalah pantangan dalam hal makanan. Berikut beberapa pantangan makanan yang harus dipatuhi oleh pasien setelah kemoterapi.

1. Sayuran Mentah

Untuk pasien yang sudah menjalani kemoterapi, sebaiknya menghindari jenis makanan dari sayuran yang masih mentah. Walaupun beberapa jenis sayuran yang dikonsumsi mentah mengandung nutrisi yang baik, akan tetapi sebaiknya sayuran tetap diproses terlebih dahulu untuk pasien yang sudah menjalani kemoterapi. Umumnya pasien yang baru saja selesai kemoterapi kekebalan tubuhnya rendah dan kadar darah putihnya pun rendah. Oleh karena itu, sebaiknya tidak mengonsumsi sayuran mentah terlebih dulu.

2. Makanan yang Tinggi Lemak

Pasien yang baru saja selesai kemoterapi harus menghindari makanan-makanan yang mengandung lemak tinggi. Makanan berlemak tinggi hanya akan membuat kanker menjadi kambuh dan semakin parah. Beberapa jenis makanan berlemak tinggi yang harus dihindari oleh pasien setelah kemoterapi di antaranya susu, mentega, keju, kentang goreng, ayam goreng, daging panggang, dan masih banyak lagi.

3. Makanan Berminyak

Selain makanan berlemak, pasien yang baru selesai kemoterapi juga harus menghindari makanan berminyak. Makanan yang digoreng dengan minyak memiliki kandungan yang kurang baik untuk pemulihan pasien kemoterapi. Oleh karena itu, jauhkan berbagai jenis makanan yang digoreng dengan minyak.

4. Makanan dengan Kandungan Garam Tinggi

Makanan lainnya yang harus dihindari oleh pasien kemoterapi adalah makanan dengan kandungan garam yang tinggi. Garam yang tinggi akan membuat sel kanker yang tersisa dalam tubuh kondisinya menjadi semakin buruk. Garam dalam jumlah tinggi akan memicu timbulnya pembengkakkan dan membuat tubuh menyerap dan menahan air.

5. Makanan Pedas

Selanjutnya adalah makanan pedas. Makanan pedas sebaiknya dihindari setelah proses kemoterapi selesai. Makanan pedas hanya akan membuat pasien lebih mudah terserang diare sehingga kondisi kesehatannya akan semakin buruk, padahal setelah kemoterapi pasien harus memulihkan kesehatan tubuhnya.

Itulah beberapa perawatan pasien selama kemoterapi dan setelah kemoterapi. Kondisi kesehatan pasien harus selalu dijaga baik sebelum, selama, dan setelah proses kemoterapi. Semua pantangan tersebut sebaiknya dijaga dan dipatuhi baik oleh pasien maupun oleh keluarga pasien.

Baca artikel lain mengenai Kanker Payudara pada Pria

Rumah Sakit Kanker Terbaik di Penang

2 Rumah Sakit Kanker Terbaik di Penang dengan Standar Internasional

Penyakit kanker bukan penyakit sembarangan karena sangat mematikan. Sel-sel kanker akan berkembang dengan cepat kepada orang yang terinfeksi sehingga jika sudah parah akan sulit disembuhkan. Oleh karena itu, butuh pengobatan dan perawatan dengan biaya yang mahal. Agar bisa disembuhkan secara lebih maksimal maka harus memilih rumah sakit yang benar-benar bagus. Di Indonesia mungkin belum ada terlalu banyak rumah sakit khusus kanker yang bagus sehingga banyak penderita kanker yang memilih untuk mengobati penyakitnya di luar negeri, contohnya di Malaysia.

Di daerah Penang Malaysia terdapat beberapa rumah sakit khusus kanker yang bagus dan banyak juga pasien dari Indonesia yang berobat ke sana. Apabila Anda juga sedang tertarik untuk berobat ke Penang bisa membaca informasi mengenai rumah sakit kanker terbaik di Penang yang akan dibahas di sini.

Singapura dan Malaysia menjadi dua negara di Asia Tenggara yang menjadi tempat tujuan para penderita kanker untuk berobat terutama yang dari Indonesia karena sudah memiliki teknologi yang lebih mumpuni, dan lebih baik dibandingkan Indonesia. Pengobatan kanker di Penang termasuk yang terbaik di Malaysia sehingga banyak rumah sakit khusus kanker di sana. Langsung saja ini dia informasi mengenai beberapa rumah sakit kanker yang ada di Penang.

Sebelum membahas mengenai apa saja rumah sakit di Penang untuk kanker, Anda harus tahu dulu apa alasan kenapa Anda perlu mengobati penyakit kanker di daerah ini. Alasan paling utama adalah ada lumayan banyak rumah sakit yang bisa dijadikan pilihan, kemudian karena memiliki teknologi kesehatan yang canggih dan paling baru juga banyaknya persediaan obat, para dokter sudah memiliki pengalaman yang lama sehingga memiliki keahlian yang sangat baik, biaya berobat kanker di rumah sakit Penang murah karena semuanya dikelola oleh organisasi non profit, dan Anda bisa melakukan komunikasi dengan mudah karena dokter-dokter di sana banyak yang bisa berbahasa Indonesia dan bahasa lainnya seperti Mandarin dan Inggris, jika tidak bisa bahasa Indonesia pun mereka bisa menggunakan bahasa Melayu sehingga Anda pasti akan mengerti. Bukan hanya itu saja, masih ada kelebihan lainnya, antara lain:

  • Dokter Memiliki Kualifikasi Internasional

Kebanyakan dari dokter spesialis yang ada di rumah sakit Penang telah melakukan pelatihan atau pendidikan dengan sertifikasi internasional di berbagai negara seperti di Inggris, india, amerika Serikat, jerman, australia, singapura dan masih banyak lagi.

  • Rumah Sakit Memiliki Kualitas Internasional

Selain tenaganya yang berkualifikasi internasional tempat-tempatnya pun memiliki kualitas internasional, ada sekitar 6 rumah sakit di Penang yang memiliki standar internasional.

  • Layanan Medis yang Profesional

Inilah yang sangat diinginkan dari sebuah rumah sakit sehingga bisa membuat pasiennya bisa mendapatkan perawatan yang sangat baik dan bisa Memiliki harapan kesembuhan yang lebih tinggi.

  • Rumah Sakit dan Pemerintah Malaysia Memanjakan Pasien Indonesia

Inilah yang diinginkan oleh para pasien yang berobat ke sebuah rumah sakit, pemerintah dan rumah sakit negara ini sama-sama berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dengan memanjakan para pasien salah satu yang dari Indonesia. Banyak rumah sakit di Penang yang melakukan penjemputan gratis pada pasien dari bandara sampai ke rumah sakit, kemudian jika diharuskan berobat selama 30 hari lebih maka akan dibantu pengurusan visanya, dan akan ada diskon khusus di hotel yang Anda tempati tapi jika hotel tersebut memiliki kerja sama dengan Rumah Sakit.

Lalu masih banyak lagi. Baiklah sekarang baru mari kita bahas rumah sakit terbaik di Penang untuk mengobati penyakit kanker.

Mount Mariam Cancer Hospital

Ini adalah rumah sakit khusus kanker di Penang yang bagus pelayanannya, sudah ada banyak juga pasien dari Indonesia yang melakukan pengobatan, perawatan, maupun hanya sekadar check up dan kebanyakan dari mereka merasa puas dengan pengelolaan dan fasilitas di rumah sakit ini. Rumah sakit ini juga terkenal di negara lainnya bahkan sering menjadi rujukan untuk menjadi tempat pengobatan penyakit kanker dari berbagai negara. Sudah pasti karena disini banyak peralatan yang canggih jadi pasien bisa ditangani dengan lebih baik.

Pengobatan pengobatan kanker yang bisa dilakukan di rumah sakit di Penang untuk kanker ini antara lain radiologi, pet scan, kemoterapi, brachytherapy, screening, radioterapi, dan tomotherapy. Selain rumah sakitnya yang bagus, tempat Dimana rumah sakit ini didirikan juga sangat nyaman karena berada di lereng bukit sehingga menciptakan suasana yang tenang. Maka dari itu, pasien akan merasa nyaman karena sangat jauh dari keramaian, ditambah dengan udara yang sejuk membuat siapa pun betah.

Lebih baiknya lagi, karena bukan didirikan oleh organisasi non profit maka pasien yang memiliki kendala keuangan bisa mendapatkan keringanan biaya tanpa dipersulit dan tetap bisa mendapatkan perawatan dan penanganan maksimal. Namun memang biaya yang dikeluarkan akan sangat banyak apalagi ditambah dengan biaya akomodasi dan penerbangan dari negara Anda.

Akan tetapi, jika memang ingin mendapatkan yang terbaik kenapa tidak memilihnya. Dengan canggihnya peralatan yang dimiliki maka banyak pasien yang berharap bisa disembuhkan dengan menjadi pasien di rumah sakit ini. Jika Anda ingin mencoba berobat ke rumah sakit ini maka lebih baik cari informasi lainnya yang lebih lengkap agar Anda bisa menyiapkan segala sesuatunya.

Gleneagles Penang Medical Centre

Rumah sakit kanker terbaik di Penang selanjutnya adalah RS ini. Jika anda ingin melakukan pengobatan kanker di Penang di rumah sakit ini maka akan ada kemudahan dalam mendaftarkan diri karena di Indonesia ada perwakilan resmi dari rumah sakit ini. Anda bisa menghubungi nomor telepon 021 58351522.

Rumah sakit Gleneagles Penang Medical Center ini telah diakui kehebatannya bahkan sering dijadikan salah satu rumah sakit rujukan untuk mengobati kanker. Oleh karena konstribusi baik, rumah sakit ini pun pernah mendapatkan penghargaan sebagai top Hospital, dan the Malaysian Society for Quality in Health. Maka tidak salah jika ini masuk menjadi rumah Sakit terbaik di Penang.

RS ini juga memiliki banyak kelebihan lainnya yang pasti membuat para pasien menjadi tenang dirawat di sini. Rumah sakit ini menjadi salah satu yang dijadikan favorit bagi pasien Indonesia dan juga para pasien di Malaysia. Beberapa kelebihannya antara lain, para dokter memiliki kemampuan berbahasa Indonesia sehingga dapat diajak berkomunikasi dengan baik, terdapat sekitar 71 dokter spesialis yang telah berpengalaman, biaya berobatnya lumayan terjangkau, dan ada fasilitas penjemputan gratis dari bandara bagi para pasien yang berasal dari luar negeri.

Selain itu, Gleneagles juga memiliki banyak sekali alat medis yang sangat canggih sehingga bisa menghasilkan diagnosa yang cepat, dan akurat. Dengan begini maka tingkat kesembuhan bisa lebih cepat karena dapat diketahui bagaimana pengobatan yang cocok. Kemudian para staff, dokter, dan perawat bersikap sangat profesional dan ramah. Selain itu masih ada banyak lagi yang lainnya.

Itulah dia pembahasan mengenai dua rumah sakit di Penang untuk kanker terbaik. Semoga informasi yang diberikan di sini bermanfaat bagi Anda.

Baca artikel lain mengenai Obat Kanker Terbaru