Category Archives: Obat Herbal

Manfaat Daun Sirsak dan Kulit Manggis

Gunakan Manfaat Daun Sirsak dan Kulit Manggis Untuk Membunuh Kanker

Posting kali ini kita akan membahas mengenai manfaat daun sirsak dan kulit manggis. Anda semua sudah mendengar bahwa rebusan daun sirsak dosisnya seperti 10.000x obat kemo begitu pula dengan kulit manggis. Apakah itu benar? Apakah ada buktinya? Kami sendiri sampai saat ini belum menemukan bagaimana bisa dikatakan 10.000x lebih hebat dari kemoterapi.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas berdasarkan apa yang sudah kami alami dalam menggunakan daun sirsak, buah sirsak dan kulit manggis untuk obat herbal kanker payudara. Berikut ini adalah testimonial dari kami semoga bisa berguna bagi penderita kanker di dunia.

Manfaat Daun Sirsak Dan Efek Sampingnya

daun-sirsakSingkat kata kami sendiri masih belum percaya kalau daun sirsak bisa menyembuhkan kanker karena kami sendiri belum menjumpai survivor kanker yang berhasil sembuh hanya dengan rebusan daun sirsak. Jika ada bisa mengontak kami pada email kami akan kami interview dan menjadikan interview anda sebagai inspirasi untuk penderita kanker lainnya.

Untuk manfaat secara detailnya manfaat daun sirsak anda pasti sudah memperolehnya dari website lain, sedangkan yang kami tekankan disini adalah pengalaman kami dalam menggunakannya untuk berperang dengan kanker payudara. Pengalaman kami adalah merebus 7 lembar daun sirsak dan meminumnya, hasil yang terjadi adalah pinggang menjadi linu-linu dan sakit begitu pula dengan lutut. Itu masih baru pertama kali minum. Ini mungkin hanya terjadi pada kasus kami saja, jadi ini membuktikan bahwa rebusan daun sirkak tidak teruji klinis.

Analisa yang kami peroleh akibat itu adalah bahwa obat herbal tetap berefek samping tidak hanya kemoterapi saja herbal pun tetap ada efek sampingnya. Kenapa bisa linu dan sakit pada persendian pendapat kami adalah sifat rebusan daun sirsak itu “dingin” jadi membuat badan kita terlalu dingin sehingga persendian jadi sakit.

Memang kandungan dari daun sirsak dapat membunuh sel kanker tetapi apakah penderita kanker bisa menerima efek sampingnya? Untuk kasus kami, kami tidak bisa menerima efek samping itu karena baru minum 1x saja sudah linu dan sakit. Untuk itu terapi herbal daun sirsak kami STOP.

Manfaat Kulit Manggis dan Efek Sampingnya

kulit manggis

Untuk kulit manggis anda juga sudah mengetahuinya bahwa manfaat dari kulit manggis dapat membunuh sel kanker. Kami juga menggunakan obat herbal ini untuk mengobati kanker payudara. Yang kami lakukan adalah:

  • Menjemur kulit manggis hingga kering
  • Memblender kulit manggis hingga halus
  • Memasukkannya ke dalam kapsul
  • Meminumnya rutin sehari 3x.

Efek yang kami rasakan waktu itu adalah pada area kanker terasa panas (analisa kami adalah kanker mungkin berperang dengan obat herbal jadi timbul rasa panas itu), hal ini sama dengan kemoterapi yang sudah kami jalani sebelumnya.

Kemudian selang beberapa hari ternyata herbal kulit manggis juga mempunyai efek samping yaitu susah buang air besar. Jadi analisa kami adalah kulit manggis sifatnya panas sehingga membuat susah buang air besar tapi paling tidak ketika meminumnya ada efek panas yang bisa diartikan bereaksi dengan kanker. Tetapi kami juga tidak berhasil sembuh dengan kulit manggis, bagi anda survivor kanker yang membaca blog kami ini, kami berharap kesediaannya untuk mengontak kami dan membagi pengalaman anda bagaimana bisa sembuh dengan kulit manggis.

Kombinasi Manfaat Buah Sirsak dan Kulit Manggis

Setelah 2 bagian diatas ini kami sudah membuktikan tidak bekerja dengan baik pada kasus kami jadi kami mulai mencari informasi lagi mengenai sirsak dan manggis. Kami membaca dari internet memang kadungan dari daun sirsak dan kulit manggis dapat membunuh sel kanker tetapi kenapa tidak bekerja pada kasus kami, ini yang menjadi pertanyaan yang tidak bisa terjawab. Oleh karena itu kami menggunakan cara lain menggabungkan keduanya, berikut ini pengalaman kami.

Pengalaman Kami

Tetap menggunakan kulit manggis tetapi sirsaknya kami menggunakan buahnya yang masih setengah matang. Berikut ini cara mengolah kami:

  • Buah manggis kami ambi kulitnya dan dijemur sampai kering.
  • Blender hingga halus.
  • Sirsak kami ambil buahnya yang masih mentah terus kami potong-potong tipis-tipis dan dijemur sampai kering.
  • Setelah terus di blender sampai halus.
  • Kedua hasil blender antara kulit manggis dan buah sirsak kami campur dan kami masukkan ke dalam kapsul.

Hasilnya kami berhasil menekan efek samping dari keduanya. Sirsak yang sifatnya dingin dan kulit manggis yang sifatnya panas ketika dipaduan menjadi balance (seimbang). Jadi persedian tidak linu/sakit dan buang air besar bisa tetap lancar. Tetapi sayangnya dari terapi obat herbal ini masih belum mampu menyembuhkan kasus kami yaitu kanker payudara stadium 4.

Apakah Ada Survivor Yang Berhasil Sembuh Dari Daun Sirsak atau Kulit Manggis

Pada bagian ini kami khususkan bagi survivor kanker yang berhasil sembuh dari daun sirsak atau kulit manggis untuk share kepada kami. Kami mohon untuk menghubungi kami melalui email transferfactorformula@gmail.com cerita anda bisa sembuh dari kanker dengan menggunakan daun sirsak atau kulit manggis.

Jika diperkenankan kami ingin melakukan interview atau paling tidak via chatting atau email sehingga anda bisa bercerita kisah perang anda dengan kanker dan bisa menginspirasi semua penderita kanker di dunia.

Kesimpulan

Dari semua bagian kami sudah menceritakan pengalaman kami menggunakan daun sirsak, buah sirsak dan kulit manggis sebagai senjata kami berperang dengan kanker payudara dan kami kalah karena semuanya tidak bekerja sesuai apa yang kami harapkan. Semoga pengalaman kam ini bisa membantu anda semuanya yang sekarang sedang berjuang melawan kanker. Bila anda ingin share atau berkomentar silahkan langsung menuliskan di bawah posting ini.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Kanker Dengan Radioterapi

Kemoterapi atau Herbal

Kemoterapi atau Herbal? Mana Yang Tepat Untuk Kanker Payudara

Kemoterapi atau HerbalPembahasan kali ini kami akan membagikan pengalaman kami dalam mengambil keputusan apakah menjalani pengobatan dengan kemoterapi atau herbal. Sering kali penderita kanker bingung apakah harus kemo atau tidak, karena melihat efek samping yang berat dan apakah jika dengan herbal bisa sembuh. Sering kali pertanyaan itu muncul ketika masih awal ingin melakukan pengobatan. Untuk itu kami ingin share pengalaman kami berjuang melawan kanker payudara.

Apakah Saya Harus Kemoterapi?

Kita akan bahas dahulu apakah saya harus kemoterapi? Itu yang menjadi pertanyaan jika kita menempuh jalan medis. Kasus yang kita bicarakan adalah kanker stadium 4 yang sudah menyebar jadi tidak bisa dilakukan operasi. Untuk memutuskan harus kemoterapi atau tidak, berikut ini adalah beberapa faktor yang perlu anda pikirkan dulu:

  1. Biaya. Faktor biaya menjadi yang utama karena kemoterapi tidak murah apalagi jika anda melakukannya diluar negeri.
  2. Apakah penderita kanker mau? Ini menjadi pertanyaan yang kedua karena kemauan dari penderita kanker sangat penting untuk menunjang kesembuhannya. Jadi keputusan kemoterapi harus keluar dari penderita kanker.
  3. Biasanya muncul pertanyaan apakah fisik saya kuat. Pertanyaan ini juga muncul jika penderita kanker kurang percaya diri. Itulah tugas keluarga/teman untuk memberikan support.

Menurut pengalaman kami itulah 3 pertanyaan penting yang harus dijawab sebelum anda memutuskan untuk melakukan kemoterapi atau tidak. Itupun terjadi pada kami antara saya dan mama saya apakah kami memutuskan kemoterapi. Waktu itu yang muncul adalah pertanyaan ke-2 dan ke-3 jadi mama saya sudah mau untuk kemoterapi tetapi tidak yakin (poin 3) jadi tugas saya yang memberikan support.

Apakah Saya Harus Menggunakan Herbal?

Bagian kedua adalah mengenai herbal, apakah lebih baik mengambil keputusan menggunakan herbal saja dari pada kemoterapi yang menakutkan? Sering muncul pertanyaan seperti ini karena rumor mengatakan bahwa herbal tidak berefek samping meskipun minum sebanyak mungkin. Pengalaman kami berkata lain karena herbal yang kami konsumsi ternyata juga berefek samping misalnya saja daun sirsak mempunyai efek (linu dan sakit pada persendian karena sifatnya yang dingin) dan kulit manggis memberi efek samping sulit buang air besar karena sifatnya yang panas.

Untuk mengambil keputusan apakah harus menggunakan herbal atau tidak berikut ini faktor yang perlu anda pikirkan:

  1. Apakah ada yang ahli/herbalis untuk memantau penggunaannya. Sering kali penderita kanker diberikan berbagai macam masukkan bisa dari teman atau keluarga untuk minum ini dan itu. Padahal menurut saya sebaiknya harus ada tenaga ahli untuk memantau perkembangan apakah bekerja atau tidak.
  2. Sumber obat herbal. Obat herbal entah sudah diolah atau belum anda harus bisa terus mendapatkannya agar proses pengobatan bisa terus berlangsung.

Menurut kami 2 hal itulah yang penting untuk memutuskan apakah anda harus menggunakan herbal atau tidak. Pengalaman kami adlalah kami tidak menemukan tenaga ahli untuk herbal (sirsak atau manggis) jadi kami hanya menggunakan berdasarkan informasi yang tersebar di internet atau pendapat teman/keluarga. Hal ini menjadi kurang efektif karena tidak bisa terpantau dengan baik.

Bagaimana Bila Melakukan Kombinasi Kemoterapi dengan Herbal?

Yang ketiga adalah bagaimana jika kita melakukan kemoterapi bersamaan dengan herbal, apakah mungkin? Pendapat saya adalah bisa mungkin bisa tidak. Bisa mungkin, jika anda menggunakan herbal yang sudah dipatenkan sudah berbentuk kapsul misalnya transfer factor. Bisa tidak, jika yang anda gunakan adalah obat herbal olahan sendiri misalnya rebusan daun sirsak, dll kenapa tidak bisa? Karena rasanya yang tidak enak dan efek samping kemoterapi yaitu mual akan membuat semuanya kacau balau. Kacau balaunya adalah karena mual jadi penderita kanker malas untuk minum obat herbal tersebut.

Jika anda menjalankannya bersamaan anda tidak bisa tahu mana yang membawa efek positif atau kesembuhan jadi anda akan bingung. Pengalaman kami yaitu kami menggunakan transfer factor sebagai supplemen herbal pada saat masa kemoterapi dan setelah selesai 8x kemo kami melanjutkan dengan obat herbal daun waru. Jadi efek samping sudah hilang dan tidak mual maka olahan daun waru bisa masuk tanpa ada gangguan dari efek kemoterapi.

Membandingkan Antara Kemoterapi atau Herbal

Setelah 2 bagian diatas kami berharap tips diatas dapat membantu anda memutuskan antara kemoterapi atau herbal. Untuk lebih mematangkan pikiran anda kami membandingkan kedua pengobatan itu sebagai berikut ini:

Kemoterapi

Kelebihan

Kekurangan

Sudah teruji klinis Butuh biaya mahal
Dipantau oleh tenaga ahli (dokter onkologi) Perlu melakukan banyak test (tes darah, pet scan, CT scan, dll)
Obat kemo cenderung bekerja cepat Efek samping tinggi

Herbal

Kelebihan

Kekurangan

Tetap ada efek samping tetapi lebih ringan dibandingkan kemoterapi Tidak dipantau oleh tenaga yang ahli
Biayanya murah Jika supply herbal terganggu maka konsumsi obat herbal jadi kacau.
Cara konsumsinya mudah karena hanya diminum saja tanpa harus prosedur seperti suntikan. Tidak teruji klinis (untuk obat herbal yang belum dipatentkan)

Dari kedua tabel itu anda dapat melihat setiap pengobatan mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Alangkah baiknya jika anda bisa menemukan dokter dan herbalis yang mau kerja sama jadi anda bisa menggambungkan kedua pengobatan tersebut.

Kesimpulan

Itu adalah pengalaman kami dalam mengambil keputusan yang dilema antara kemoterapi atau herbal. Saya yakin masalah ini akan terjadi pada semua penderita kanker yang akan menjalani pengobatan untuk itu semoga posting ini bisa membantu anda. Jika anda ingin berbagi atau menanyakan sesuatu kepada kami silahkan jangan sungkan langsung saja menuliskan lewat komentar dibawah posting ini. Semoga share pengalaman kami berguna bagi semua penderita kanker.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Kanker Dengan Radioterapi

Tian Xian Liquid

Tian Xian Liquid (TXL) Obat Herbal Pengganti Kemoterapi

Tian Xian LiquidPembahasan kita kali ini adalah obat herbal kanker yang sudah beredar di Indonesia yaitu Tian Xian Liquid (TXL). Obat herbal ini merupakan obat herbal cina yang sudah dipatenkan jadi bukan seperti model tradisional yang harus dimasak dahulu baru diminum. Sebelum ke detailnya kami ingin menjelaskan dahulu bahwa posting kali ini bukan promosi obat TXL tetapi kami ingin membagikan pengalaman kami menggunakan TXL sebagai obat kanker melawan kanker payudara.

Apa Itu Tian Xian Liquid (TXL)?

Tian Xian Liquid atau sering disebut dengan TXL adalah obat herbal sebagai solusi anda untuk mengobat kanker. Meskipun tergolong obat herbal tetapi TXL diolah dengan cara yang modern dan sudah teruji klinis. Jadi TXL adalah obat herbal cina yang sudah teruji klinis dan sudah dipatenkan. Jadi dalam bayangan anda jangan membayangkan bahwa TXL seperti obat cina lain yang harus dimasak dahulu.

Ada berbagai macam manfaat yang dapat anda peroleh dengan konsumsi TXL, berikut ini adalah manfaat dari TXL yang kami kutip dari website TXL:

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
  • Menetralisir radikal bebas yang menjadi salah satu penyebab kanker.
  • Meningkatkan efektifitas dari kemoterapi dan radioterapi.
  • Melenyapkan sel batang kanker agar kanker tidak muncul kembali.
  • Memperkecil ukuran kanker.
  • Menekan dan mengurangi efek samping dari kemoterapi.
  • Menekan penyebaran atau metastasis.
  • Membantu penyembuhan dari sel-sel yang sudah rusak.

Untuk membaca manfaat dari TXL yang lebih mendalam anda bisa membuka webiste TXL. Selain dari manfaat yang sudah kami sebutkan diatas TXL mempunyai peranan penting dalam perang melawan kanker berikut ini adalah penjelasannya:

  • TXL mampu menstimulasi Apoptosis atau bunuh diri sel. TXL mempunyai mekanisme menghambat proses pembelahan sel kanker sehingga sel kanker akan mati dan memblokir jalur makanan sehingga sel kanker bisa mati.
  • Meningkatkan fungsi Immunomodulation. Fungsi ini bertujuan agar leukosit (sel darah putih) dapat membunuh sel kanker. TXL juga dapat membantu memperbanyak jumlah leukosit sebagai sistem pertahanan melawan kanker.

Ketika Kemoterapi Sudah Tidak Bisa Karena Kondisi Fisik Yang Lemah

Pertama kali kami mendengar nama TXL adalah ketika kami sudah beralih dari pengobatan medis ke pengobatan herbal. Waktu itu mama saya menjalani kemoterapi 8x dan menjalan radioterapi juga. Setelah selesai semuanya ternyata kanker muncul kembali dan kondisi fisik sudah tidak memungkinkan untuk melakukan kemoterapi. Jadi kami beralih ke TXL sebagai obat herbal pengganti kemoterapi. Pengalaman mendetail mengenai TXL kami ceritakan pada bagian berikutnya.

Kebanyakan orang akan memilih jalur medis dahulu sebagai pengobatan utama dari kanker. Sebenarnya jika kita mengetahuinya bahwa obat herbal juga tidak kalah dengan pengobatan medis. Jika anda buka website TXL anda bisa melihat testimoni survivor kanker yang sudah berhasil sembuh dengan menggunakan TXL.

Dilema kami saat itu adalah kondisi darah putih tidak mau naik bahkan setelah diberikan injeksi darah putih hanya bisa naik beberapa hari saja setelah itu turun kembali. Oleh karena itu dokter onkologi kami tidak berani menjalankan kemoterapi. Kami mencoba TXL sebagai alternatif pengobatan kanker. Karena TXL tidak mengganggu darah putih dan lagi TXL malah mampu meningkatkan kekuatan tubuh. Jika anda lihat dari website TXL, TXL dapat digunakan sebagai kombinasi dengan kemoterapi. TXL mampu menekan efek samping dari pengobatan medis dan meningkatkan stamina. Saat kami melakukan kemoterapi, kami masih belum mengenal TXL jadi pengalaman kami masih belum mengetahui bagaimana jika TXL join dengan kemoterapi.

Pengalaman Menggunakan TXL

Pengalaman mama saya menggunakan TXL cukup bagus di awal-awal penggunaannya. Kasus mama saya adalah kanker payudara stadium 4 yang sudah menyebar ke organ lain. Seperti yang kami sebutkan di awal yaitu kemoterapi sudah tidak bisa kami pakai lagi sehingga kami beralih ke TXL.

Pertama konsumsi dari TXL adalah 3x sehari 1 botol. Stamina mama saya menjadi bagus dan bisa beraktifitas. Selain itu efek yang dirasakan adalah rasa panas seperti terbakar pada bagian kanker. Pendapat kami ada kemungkin TXL dan sel kanker berperang sehingga menyebabkan efek seperti itu. Sekali lagi kami hanya konsumsi TXL tidak join dengan kemoterapi. Selain itu pengalaman dari orang lain ada yang menyebutkan konsumsi TXL sangat mengganggu lambung tapi untungnya waktu itu mama saya aman-aman saja.

TXL menyediakan produk yang khusus jika anda adalah penderita lambung. Jadi pada intinya ketika kami menggunakan TXL kami merasakan peningkatan stamina tubuh. Tapi untuk kasus mama saya ini tidak terjadi pengurangan sel kanker jadi sel kanker masih tetap. Pendapat saya andaikan TXL digunakan sebagai support supplemen dan kemoterapi digunakan sebagai pembunuh kanker mungkin hasil akan berbeda.

Itu adalah pengalaman kami dalam menggunakan TXL dari dosis konsumsi, efek yang dirasakan baik itu positif dan negatifnya. Untuk TXL harganya juga mahal tidak murah jadi anda perlu memikirkan jika TXL akan dikonsumsi untuk jangka panjang.

Kesimpulan

TXL hadir sebagai obat herbal kanker yang praktis dan mudah untuk diminum. Obat herbal TXL juga sudah teruji klinis dan diproduksi secara modern. Dengan melihat berbagai macam manfaat dari TXL anda bisa mempertimbangkan apakah TXL bisa membantu kasus kanker anda. Perhitungkan pula jika dikonsumsi jangka panjang karena harga TXL tergolong mahal.

Dari posting ini kami mengajak anda sekalian yang mungkin ada pengalaman baik itu negatif atau positif mengenai TXL anda bisa share dengan kami dengan memberikan komentar pada bagian bawah posting ini. Jika anda berminat untuk kami interview dan memposting cerita anda di blog ini anda bisa menghubungi kami melalui email transferfactorformula@gmail.com. Kami akan sangat berterimakasih karena cerita anda akan menolong banyak pasien kanker. Tunggu apalagi mari saling membantu satu sama lain.

Baca artikel lain mengenai Meningkatkan Albumin

Source
Source 1
Source 2