Category Archives: Obat Herbal

Manfaat Rumput Mutiara

Manfaat Rumput Mutiara Sebagai Obat Kanker Yang Ampuh

Rumput mutiara adalah jenis rumput liar yang juga dikenal dengan sebutan rumput siku-siku, daun mutiara, lidah ular atau juga katepan. Rumput ini masuk dalam keluarga Rubiaceae yang memang penampilan fisiknya seperti kebanyakan rumput pada umumnya. Hanya saja, rumput mutiara memiliki satu kelebihan utama dibandingkan dengan banyak jenis rumput lainnya, yaitu sebagai obat kanker.

Mengenal Rumput Mutiara

Sebagai layaknya jenis rumput, rumput mutiara dapat tumbuh dengan subur di tanah yang lembap, bagian tanah yang kosong namun basah terkena air, dapat pula tumbuh di halaman rumah, pinggir jalan atau juga selokan.

Penampakan fisik dari rumput mutiara memiliki bentuk yang tegak dan juga condong. Rumput ini memiliki banyak cabang dimulai dari pangkal batangnya. Tingginya dapat mencapai 0,05 sampai 0,6 meter.

Batang rumput mutiara berbentuk segi empat. Batangnya juga memiliki banyak cabang, dengan tebal cabang sekitar 1mm dan berwarna hijau kecoklatan sampai pada hijau keabuan. Daun yang dimiliki rumput mutiara relative kecil. Panjang daun dapat mencapai 2-5 cm. ujung daun memiliki bentuk yang runcing, sedangkan terdapat satu tulang daun di bagian tengahnya.

Ujung dan pangkal daunnya juga berbentuk runcing, warnya hijau pucat, terdapat sisik kecil pada sepanjang tepi daunnya. Tangkai daunnya sangat pendek. Pada ujung tangkai daun, dapat ditemukan rambut pendek. Sedangkan untuk akar dari rumput mutiara berjenis akar tunggang. Akar rumput mutiara memiliki ketebalan sekitar 1 mm. Cabang akarnya berbentuk benang.

Rumput mutiara juga menghasilkan bunga dan buah. Bunga rumput mutiara memiliki bentuk seperti payung dengan warna putih. Sedangkan buahnya berbentuk bulat dan pada ujungnya terlihat bentuknya seperti pecah.

Kandungan Rumput Mutiara

Keberadaan rumput mutiara sebagai tanaman obat telah banyak dikenal di Cina, India dan juga wilayah Asia Tenggara. Sehingga, dalam pengobatan beberapa jenis penyakit, rumput mutiara banyak dipilih sebagai salah satu obat herbal.Dalam dunia kedokteran, rumput mutiara juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat suntik dan juga tablet granule.

Hal ini dapat disebabkan oleh kandungan yang dimiliki oleh rumput mutiara, kandungan ini adalah dua senyawa aktif di dalamnya, yaitu asam ursolat dan asam uleanolat. Kedua kandungan senyawa aktif ini dipercaya mampu untuk mencegah perkembangan dari pembelahan sel kanker menuju tahap selanjutnya yang lebih ganas.

Selain dua kandungan tersebut, rumput mutiara juga memiliki kandungan flavonoid dan iridoid. Kandungan ini juga memiliki peran sebagai sel kanker, anti mikroba dan juga untuk membantu regenerasi sel hati yang baru.

Oleh karena itulah, rumput mutiara banyak dikenal memiliki kemampuan untuk mengatasi penyakit kanker. Sebut saja kanker lambung, kanker serviks, kanker payudara, kanker rectum, kanker nasofaring dan juga kanker rahim. Rumput mutiara dipercaya mampu untuk mengatasi jenis kanker ini.

Selain itu, rumput mutiara juga dpaat digunakan untuk mengobati beberapa jenis penyakit yang lain seperti Tonsilitis, faringitis, bronchitis, pneumonia, radang usus buntu, hepatitis dan juga kolesitis. Selain dapat menyembuhkan penyakit dalam, rumput mutiara juga dipercaya untuk menyembuhkan penyakit luar seperti infeksi luka, bisul, tulang patah, terkilir, tersiram air panas, radang kulit bernanah, gondongan dan juga uci-uci serta mampu untuk melancarkan peredaran darah.

Bisakah Rumput Mutiara Menjadi Obat Kanker?

Seperti yang telah disebutkan bahwa kandungan senyawa aktif rumput mutiara mampu untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Bagian tanaman rumput mutiara yang dapat dimanfaatkan untuk hal ini adalah keselurhan bagian tanamannya.

Manfaat rumput mutiara yang bisa diambil sebagai obat kanker ini dapat dilakukan dengan cara mengeringkan terlebih dahulu rumput mutiara. Ambil seluruh bagian tanaman rumput mutiara dan kemudian dikeringkan. Setelah kering, rumput mutiara dengan berat sekitar 50 gram haruslah direbus dengan 10 gelas air sampai mendidih. Dari 10 gelas air ini, dibiarkan sampai hanya tersisa 2 gelas saja.

Air seduhan rumput mutiara ini diminum sebanyak satu gelas saja pada waktu pagi dan sore hari. Peminuman haruslah dilakukan secara rutin selama kurang lebih satu bulan sampai dirasakan khasiat rumput mutiara terhadap kanker yang dialami.

Penggunaan rumput mutiara sebagai obat kanker juga dapat dipadukan dengan jenis tanaman herbal lainnya yang memiliki khasiat atau kandungan anti kanker yang sama. Sebut saja adalah perpaduan penggunaan rumput mutiara dan daun mahkota dewa. Kedua jenis tanaman ini memang memiliki kandungan anti kanker.

Rumput mutiara direbus bersama dengan daun mahkota dewa. Air rebusan dibiarkan sampai tinggal sedikit saja dan kemudian diminum secara rutin dalam jangka waktu tertentu. Pemanfaatan dua jenis tanaman ini dapat digunakan untuk mengatasi kanker rahim.

Selain daun mahkota dewa, penggunaan rumput mutiara sebagai terapi anti kanker dapat pula dikombinasikan dengan air rebusan kacang hijau dan juga bawang putih tunggal atau yang dikenal dengan sebutan bawang lelaki. Semua bahan direbus dengan beberapa gelas sampai menyisakan dua gelas saja. Kemudian air rebusan ini diminum secara rutin setiap pagi dan sore hari.

Untuk mempercepat pengaruh anti kanker dan juga mengoptimalkan kerja dari kandungan anti kanker yang dikandung oleh rumput mutiara dalam pengobatan kanker ini, ada beberapa hal yang patut untuk diperhatikan. Salah satu hal utama adalah memperhatikan pola makan.

Dalam pengobatan kanker, terdapat beberapa jenis makanan yang harus dijauhi untuk mengoptimalkan pengobatan, sebut saja seperti berbagai jenis daging, ikan, kuning telur, teh, kopi dan makanan atau minuman yang banyak mengandung gula. Karena beberapa bahan makanan ini justru memberikan pengaruh pada perkembangan sel kanker ke tahap yang lebih ganas lagi.

Selain itu, dalam pemakaian rumput mutiara ini, juga terdapat efek samping yang akan dirasakan. Setelah pemakain obat herbal ini selama 10 hari, pada sebagian penderita, akan dirasakan keadaan mulut yang kering.

Untuk mengoptimalkan pengobatan kanker menggunakan obar herbal rumput mutiara ini, haruslah diimbangi dengan konsumsi makanan bergizi dengan asupan kandungan bahan yang disesuaikan untuk mencegah pertumbuhan dan perkembang biakan sel kanker yang menyerang tubuh.

Memang, saat ini, penyakit kanker seakan menjadi satu jenis penyakit yang amat menakutkan bagi manusia. Karena memang kanker menyerang sistem imun tubuh manusia. Selain itu, jenis kanker yang menyerang tubuh juga amatlah beragam.

Dari beberapa cara yang telah ditemukan untuk mengobati dan mengatasi penyakit kanker ini, sebut saja kemoterapi, radiasi, dan konsumsi obat, ada satu jenis pengobatan yang dapat dilakukan,yaitu pemanfaatan tanaman obat atau obat herbal untuk menekan laju pertumbuhan sel kanker dalam tubuh atau juga sampai pada tujuan mematikan sel kanker tersebut.

Salah satu tanaman obat yang dapat dijadikan sebagai obat kanker adalah rumput mutiara ini. Rumput mutiara memang memiliki kandungan senyawa anti kanker. Penggunaanya pun dapat dikombinasikan atau dipadukan dengan jenis tanaman herbal lainnya yang juga memiliki khasiat yang sama sebagai anti kanker.

Baca artikel lain mengenai Proses Kemoterapi

Jus Wortel untuk Kanker

Jus Wortel untuk Kanker, Segala Manfaat dan Keistimewaannya

Penyakit kanker dewasa ini seolah tidak asing lagi terdengar. Cukup banyak orang yang diberitakan menderita berbagai jenis penyakit kanker. Penyakit kanker bisa menyerang seseorang salah satunya karena pola dan gaya hidup yang tidak teratur dan tidak sehat. Penyakit kanker umumnya diketahui setelah memasuki stadium tinggi. Oleh karena itu, ada baiknya kita selalu menjaga kesehatan agar terhindar dari tumbuhnya sel kanker yang akan menyebabkan penyakit berat yang mengancam keselamatan.

Berhubungan dengan kanker, pernahkah Anda mendengar khasiat jus wortel untuk kanker? Seperti sudah diketahui secara umum, wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang kaya nutrisi dan baik untuk kesehatan, salah satunya kesehatan mata. Tetapi, tahukah Anda jika jus wortel untuk penderita kanker juga sangat bermanfaat?

Kandungan Nutrisi dalam Wortel

Sebelum melangkah jauh pada pembahasan manfaat jus wortel untuk kanker dan jus wortel untuk tumor, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu kandungan nutrisi dalam wortel yang bisa menjawab mengapa wortel bisa digunakan untuk membantu para penderita penyakit kanker.

  1. Vitamin A dan Beta Karoten. Wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang tinggi akan kandungan Vitamin A. Bahkan hampir semua fungsi yang dimiliki oleh Vitamin A terkandung dalam wortel seperti untuk perkembangan dan pertumbuhan, untuk kesehatan mata, dan pemeliharaan jaringan epitel. Selain Vitamin A, wortel juga kaya kandungan beta karoten. Beta karoten sendiri merupakan antioksidan alami yang sifatnya sangat kuat dengan fungsi utamanya untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas yang umumnya bisa menjadi penyebab ganasnya sel kanker dalam tubuh.
  2. Vitamin C. Wortel memiliki kandungan Vitamin C yang baik. Vitamin C yang terkandung di dalam wortel merupakan jenis antioksidan yang sifatnya larut dalam air. Antioksidan yang larut dalam air ini adalah yang membantu menjaga kesehatan gigi, gusi, dan mempertahankan jaringan ikat untuk tetap sehat. Jenis antioksida ini juga bisa membantu melindungi tubuh dari berbagai penyakit termasuk kanker dengan cara mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh.
  3. Kaya akan Mineral. Wortel tidak hanya mengandung antioksidan dan aneka vitamin, wortel juga kaya akan mineral-mineral penting seperti fosfor,mangan, kalsium, kalium, dan tembaga. Mangan memiliki fungsi untuk menjadi co-faktor untuk enzim antioksidan. Sedangkan kalium memiliki fungsi untuk pengontrolan detak jantung serta tekanan dalam darah, caranya dengan melawan efek dari natrium.
  4. Vitamin B. Tidak hanya Vitamin A dan C saja, wortel juga mengandung banyak Vitamin B kompeks di antaranya pyrridoxine atau Vitamin B6, asam pantotenat, asam folat, thiamin dan lain-lain. Semua kandungan dalam Vitamin B kompleks tersebut bermanfaat untuk menjadi kofaktor yang membantu dalam metabolisme substra di dalam tubuh.

Manfaat Wortel Melawan Kanker

Wortel tidak hanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata saja, wortel juga bermanfat untuk mencegah dan bahkan melawan kanker. Sayuran berwarna oranye ini mampu mengurangi risiko seseorang untuk terserang penyakit kanker payudara, kanker usus besar, dan kanker paru-paru. Beberapa kandungan dalam wortel berkhasiat untuk mencegah dan melawan sel kanker.

Wortel yang kaya akan kandungan antioksidan jika dikonsumsi secara teratur mampu menurunkan kemungkinan seseorang terserang kanker. Selain itu, untuk penderita kanker pun, wortel tetap bermanfaat dan bisa menjadi salah satu cara terapi untuk terus menurunkan kekuatan dari sel kanker itu sendiri.

Mengolah Wortel untuk Masa Pengobatan dan Pencegahan Kanker

Wortel yang dipercaya bisa menjadi salah satu makanan alami untu melawan dan mencegah penyakit kanker semakin diincar banyak orang. Sayuran berwarna oranye ini sangat mudah didapatkan di Indonesia, ada banyak pilihan wortel yang bisa dibeli mulai dari wortel lokal, wortel organik, sampai wortel impor. Lalu, bagaimana cara mengolah wortel yang bisa dijadikan obat untuk pengobatan dan pencegahan kanker? Berikut cara-cara pengolahannya.

Dibuat Menjadi Jus

Salah satu cara mengolah wortel untuk tujuan menjaga kesehatan, mencegah kanker, dan melawan kanker itu sendiri adalah dengan dibuat menjadi jus. Mengonsumsi jus wortel secara teratur bisa membantu menjaga kesehatan tubuh dan membantu mengurangi risiko serangan kanker.

Membuat jus wortel yang lezat dikonsumsi baik untuk menjaga kesehatan maupun untuk melawan kanker sangat mudah dan praktis. Cukup dengan membersihkan wortel dan kemudian blender dan siap dikonsumsi. Umumnya, pengobatan menggunakan jus wortel ini bisa menghabiskan 2,5 sampai 5 kilogram wortel. Jus wortel yang dibuat tidak dicampur dengan bahan lainnya, hanya wortel saja. Terapi jus ini sebaiknya dilakukan setiap hari selama masa pengobatan.

Jus wortel juga tidak hanya baik untuk masa pengobatan kanker saja, tetapi juga baik dikonsumsi sebagai pencegah kanker. Berbagai kandungan baik dalam wortel bisa membantu Anda terhindar dari risiko tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Anda bisa mengonsum jus wortel 3-4 kali dalam satu minggu sebagai bentuk pencegahan munculnya sel kanker dalam tubuh.

Wortel sebagai Makanan Pendamping

Jadikan wortel sebagai teman makanan Anda sehari-hari. Anda bisa mengolah wortel menjadi aneka jenis makanan. Artinya, setiap jenis makanan Anda selalu terselip wortel di dalamnya. Anda bisa mengonsumsi wortel hanya dengan direbus, menjadi salah satu bahan dalam sayur, atau dibuat camilan sehat yang lezat. Anda juga bisa membuat puding dengan campuran wortel di dalamnya. Puding memiliki banyak manfaat salah satunya untuk membantu melancarkan pencernaan terutama jika terbuat dari agar-agar rumput laut. Puding wortel selain sehat untuk pencernaan juga baik untuk pengobatan kanker.

Tidak hanya itu, puding wortel dan segala macam olahan makanan dengan campuran wortel juga baik untuk mereka yang tidak memiliki penyakit kanker. Mengapa? Makanan dengan campuran wortel di dalamnya bisa menjadi pencegah timbulnya sel kanker dalam tubuh.

Bentuk pencegahan ini sangat penting sehingga Anda tidak akan sampai mengidap penyakit kanker. Konsumsi wortel yang cukup setiap harinya dengan diolah menjadi makanan yang menggugah selera, akan mencegah Anda dari risiko penyakit kanker yang sangat berbahaya dan mengerikan tersebut.

Salah satu cara yang sudah banyak dilakukan orang untuk terapi jus wortel ini adalah dengan mengonsumsi 1 liter jus wortel setiap harinya. Akan tetapi, tidak hanya itu saja. Terapi jus wortel juga tetap harus diimbangi dengan gaya hidup sehat lainnya seperti rutin berolahraga, mengonsumsi makanan yang sehat, banyak minum air putih, tidak merokok, dan masih banyak lagi.

Jus wortel untuk kanker tentunya akan banyak membantu, tetapi pemeriksaan rutin ke dokter spesialis juga penting dna harus dilakukan. Satu hal yang pasti, terutama bagi Anda yang masih dalam kondisi sehat, terus jaga kesehatan dan teratur mengonsumsi jus wortel sebagai bentuk pencegahan timbulnya penyakit kanker. Untuk jus sebagai pencegaha, Anda bisa mencapurnya dengan buah dan sayur lainnya agar rasa jus lebih enak tetapi tetap sehat, contohnya dengan mencampurkan tomat dan apel dalam jus wortel Anda. Salam hidup sehat!

Baca artikel lain mengenai Tian Xian Liquid

Madu dan Jahe untuk Kanker

Temukan Manfaat Madu dan Jahe untuk Kanker

Kanker merupakan salah satu jenis penyakit ganas yang sebaiknya segera diobati ketika masih stadium 1 atau masih ringan. Kanker jika sudah menuju stadium lanjut dan semakin parah, akan semakin sulit untuk dilawan. Sebenarnya terdapat banyak cara untuk kita mencegah timbulnya kanker, salah satunya dengan menemukan manfaat madu dan jahe untuk kanker. Kedua bahan alami tersebut memiliki khasiat yang baik untuk mencegah dan membantu pengobatan seseorang yang terserang kanker.

Mengenal Manfaat Jahe untuk Obat Kanker

Jahe merupakan salah satu jenis tanaman rimpang yang kaya akan kandungan yang baik untuk kesehatan tubuh. Jahe tidak hanya bermanfaat sebagai salah satu rempah dalam masakan, tetapi juga bisa dikonsumsi dengan cara lain, misalnya dibuat minuman. Jahe juga ternyata bisa menjadi salah satu bahan alami yang baik untuk mencegah dan melawan sel-sel kanker. Apa saja manfaat jahe untuk obat kanker tersebut, berikut uraiannya.

  1. Mengandung komponen gingerol. Komponen gingerol dalam jahe sangat bermanfaat untuk mencegah dan memperlambat penyebaran dari sel-sel kanker pada organ tubuh lainnya. Tentunya hal ini akan sangat membantu dalam proses pengobatan kanker terutama ketika sel kanker itu sendiri tidak sampai menyebar.
  2. Membantu meningkatkan terjadinya proses apoptosis pada sel kanker. Jahe ternyata bisa membantu untuk menginduksi proses apoptosis pada sel-sel kanker. Apoptosis sendiri adalah salah satu proses bunuh diri yang terjadi pada sel-sel kanker. Berbagai kandungan dalam jahe akan sangat mendukung terjadinya proses ini sehingga akan lebih banyak lagi sel-sel kanker yang mati dan mencegah penyebarannya ke organ tubuh lainnya.
  3. Membantu produksi bax dalam tubuh. Dalam proses apoptosis terdapat sebuah gen yang sangat berperan dalam membantu proses pembunuhan sel-sel kanker, yaitu bax. Jahe dalam hal ini berperan penting untuk membantu proses produksi atau pertumbuhan dari bax itu. Semakin sering mengonsumsi jahe sebagai obat kanker, maka produksi dari bax juga akan semakin meningkat.
  4. Membantu dalam meningkatkan zat antikanker. Jahe mengandung zat antikanker yang baik untuk tubuh. Zat antikanker tersebut adalah Inhibitor CDK dan P21. Zat antikanker tersebut memiliki manfaat untuk mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh. Jahe bisa dikonsumsi bahkan ketika tubuh dalam keadaan sehat sehingga pencegahan tumbuhnya sel kanker bisa dilakukan sedini mungkin.
  5. Membantu dalam menurunkan kadar dari protein yang membantu pertumbuhan sel kanker. Salah satu jenis protein yang berhubungan erat dengan pertumbuhan sel kanker adalah protein Bcl 2. Dengan rutin mengonsumsi jahe sebagai obat untuk kanker, maka akan membantu menurunkan kadar dari protein tersebut yang pada akhirnya akan berdampak pada menghilangnya sel-sel kanker secara perlahan. Selain menurunkan kadar dari protein Bcl 2, jahe juga berperan untuk menurunkan kadar dari protein lain yang sangat berperan dalam proses daur ulang dari sel-sel kanker. Penurunan kadar protein-protein tersebut akan berdampak baik untuk tubuh tetapi tidak untuk sel kanker.
  6. Mampu mencegah dan mengobati beberapa jenis kanker. Terdapat beberapa jenis kanker yang bisa dicegah dan diobati dengan menggunakan jahe, di antaranya kanker payudara, kanker kulit, kanker pankreas, kanker hati, kanker prostat, dan kanker paru-paru.
  7. Manfaat jahe untuk kanker rahim. Selain jenis kanker yang disebutkan sebelumnya, jahe juga bermanfaat untuk mengobati kanker rahim. Jahe dalam hal ini mampu membantu untuk membunuh sel-sel kanker dari kanker rahim yang memang tidak bisa dilawan hanya dengan menggunakan pengobatan standar. Dua cara yang digunakan kandungan jahe untuk membunuh sel kanker rahim adalah dengan apoptosis dan autofagi. Autofagi merupakan proses untuk penghancuran dari komponen sel-sel kanker dalam rahim oleh sebuah organel sel, yaitu lisosom.

Cara Mengolah Jahe untuk Kanker

Untuk bisa mengonsumsi jahe sebagai obat untuk mencegah dan mengobati kanker, jahe harus diolah terlebih dahulu. Salah satu campuran yang baik untuk jahe sebagai obat kanker adalah madu. Madu merupakan salah satu bahan alam yang juga kaya akan manfaat yang jika digabung dengan jahe akan menjadi obat yang baik untuk membantu mencegah dan mengobati kanker.

Ramuan madu dan jahe untuk kanker ada baiknya dikonsumsi secara rutin dengan dosis yang tepat agar proses pengobatan bisa berjalan dengan lancar. Selain dengan madu, jahe juga bisa dicampur bahan alami lainnya yang fungsinya sama-sama untuk mencegah dan mengobati penyakit kanker. Berikut beberapa cara mengolah jahe dengan bahan campuran lainnya untuk kanker.

Ramuan Jahe dan Madu untuk Melawan Kanker

Ramuan madu dan jahe sekarang ini cukup populer dan banyak dilakukan untuk mengobati kanker. Lalu, bagaimana cara untuk membuat ramuan madu dan jahe untuk kanker tersebut?

Siapakan jahe sebanyak dua potongan besar dan madu organik sebanyak 450 gram. Kupas dan cuci bersih jahe sebelum dijadikan ramuan bersama dengan madu. Jahe yang sudah bersih kemudian diparut, hasil parutannya dicampur dengan madu. Campuran dari madu dan jahe ini bisa disimpan dalam wadah kedap udara dan baiknya dikonsumsi sebanyak dua sampai tiga sendok makan setiap harinya. Ada baiknya menggunakan sendok plastik atau kayu ketika mengonsumsi ramuan madu dan jahe ini.

Ramuan Jahe dan Bawang Putih untuk Kanker

Selain dengan madu, jahe juga bisa dicampurkan dengan bawang putih sebagai obat untuk mengobati kanker. Sama halnya dengan jahe, bawang putih juga kaya akan zat antioksidan yang ampuh untuk melawan radikal bebas dan sel-sel kanker. Berikut cara untuk membuat ramuan jahe dan bawang putih dalam bentuk pasta untuk mengobati kanker.

Siapkan jahe sebanyak 120 gram, bawang putih sebanyak 120 gram, dan minyak zaitun sebanyak 15 ml. Cuci bersih jahe dan bawang kemudian potong-potong. Campurkan potongan jahe dan bawang daun dalam blender kemudian campur dengan minyak zaitun. Blender semua bahan hingga halus dan membentuk pasta. Pasta jahe dan bawang putih ini bisa dikonsumsi lansung sebanyak satu atau dua sendok setiap harinya atau juga dijadikan campuran untuk makanan seperti menjadi sambal.

Jenis Jahe untuk Mengobati Kanker

Jahe terdiri dari beberapa jenis, salah satunya jahe merah. Jahe merah juga memiliki kandungan yang baik untuk mengobati kanker. Jahe merah sebagai obat kanker juga bisa dicampur dengan madu yang tentunya akan meningkatkan khasiat keduanya dalam memerangi sel-sel kanker dalam tubuh.

Itulah pembahasan mengenai manfaat madu dan jahe untuk kanker. Pengobatan secara alami ini tentunya juga harus sepengetahuan dokter yang sudah merawat pasien sehingga bisa dikombinasikan dengan obat kanker dari dokter yang akan sangat membantu dalam meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan sel-sel kanker. Berbagai jenis bahan alam sebenarnya sangat kaya akan manfaat dan sebaiknya kita lebih jeli dan pintar dalam mengolah dan memanfaatkan hasil alam yang baik untuk kesehatan tubuh. Selamat mencoba!

Baca artikel lain mengenai Tian Xian Liquid