Category Archives: Obat Herbal

Manfaat Mahoni

Bahan Baku Mebel Ini Ternyata Bisa Jadi Obat Kanker Usus Besar

Kanker menjadi penyakit mematikan bukan saja di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia.   Berbagai pengobatan menjadi alternatif penderitanya agar terbebas dari penyakit mematikan itu.  Mulai dari pengobatan tradisional sampai modern. Bahkan ada pasien yang mengeluarkan kocek ratusan juta rupiah untuk kesembuhannya.

Pengobatan luar negeri banyak dipilih, namun membutuhkan biaya yang tidak sedikit.  Ada juga pasien yang lebih memilih pengobatan tradisional dengan mengkonsumsi tanaman herbal. Pengobatan herbal diyakini minim risiko dan tentu saja lebih murah dari sisi biaya.  Tanaman herbal relatif mudah didapat bahkan bisa ditanam di halaman rumah.

Penyakit Kanker Usus Besar

Kanker usus besar dalam dunia medis disebut kanker kolon. Penyakit ini menyerang usus besar yang merupakan terminal terakhir pada sistem pencernaan manusia. Siapa saja bisa terkena penyakit ini. Namun sebagian besar penderitanya adalah mereka yang berusia lanjut atau di atas 60 tahuns.

Penyakit ini bermula dari pembentukan gumpalan-gumpalan sel berukuran kecil. Gumpalan kecil itu disebut polip adenoma. Gumpalan itu menyebar dengan cepat bahkan tidak terkendali dalam kurun waktu tertentu.

Sama dengan penyakit lainnya pada stadium awal penyakit ini hanya menyerang usus besar saja, belum menyebar ke bagian lain karena masih terhalang dinding usus. Lalu pada stadium dua, kanker mulai menyebar ke dinding usus bahkan bisa menembusnya. Setelah itu kanker menyebar ke kelenjar getah bening organ tubuh yang paling dekat dengan usus besar. Pada stadium empat kanker sudah menyebar bahkan menganggu fungsi paru-paru dan hati.

Gejala Kanker Usus Besar

Gejala kanker usus besar dapat dikenali melalui beberapa hal antara lain adanya darah ketika buang air besar bahkan terjadi pendarahan pada anus. Tekstur kepadatan kotoran pun berubah bisa menjadi lebih keras atau terjadi konstipasi atau diare. Penderita kanker usus besar ini juga mengalami turunnya berat badan dengan drastis dan tubuh lebih lelah dari biasanya. Penderita juga mengalami nyeri atau kram di bagian perut.

Penderita juga mengalami perut kembung dan sering buang air besar dan diare. Pada beberapa kasus penderita juga mengalami penurunan nafsu makan. Ada penderita yang buang air besar disertai darah ada pula yang tidak.

Jika mengalami tanda-tanda ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Perlu waspada jika mengalami diare lebih dari tiga minggu. Apalagi ketika penderita berusia 50s tahun ke atas dan mengalami gejala tersebut.

Kanker usus besar terjadi pertumbuhan sel abnormal pada lapisan usus bagian dalam.  Sel tersebut kemudian menyebar dan merusak sel yang ada di dekatnya. Sel kanker juga merusak organ tubuh lainnya. Sama dengan kanker lainnya kanker usus besar ini bersifat menurun.

Ada dua jenis kanker yang merupakan ‘keturunan’. Pertama Hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPCC) atau disebut juga sindrom Lynch. Penyakit ini menyerang orang sebelum berusia 50 tahun. Kedua Familial adenomatous polyposis (FAP). Kanker ini tergolong langka. Ada ribuan benjolan kecil pada dinding usus besar dan rektum. Seseorang yang mengidap penyakit ini adalah mereka yang berada di rentang usia 40 tahun.

Gaya hidup juga bisa menjadi pemicu penyakit kanker ini. Makanan yang dikonsumsi seperti dagung merah, kurang serat, minuman beralkohol, merokok sangat rentan mengidap penyakit ini. Selain itu, obesitas atau seseorang dengan berat badan berlebih juga rentan terkena kanker usus besar. Selain itu, kanker usus besar juga bisa dipicu oleh penyakit lainnya seperti radang kronis di usus besar dan diabetes. Kurangnya olahraga juga bisa menjadi penyebab.

Kanker memang penyakit yang mematikan. Namun bukan berarti kanker tidak dapat dicegah. Memperbaiki pola hidup sehat adalah salah satu cara untuk mengurangi risiko kanker. Beberapa cara yang diyakini bisa menyembuhkan kanker antara lain berolahraga minimal tiga kali dalam seminggu. Kemudian mengkonsumsi makanan sehat yang kaya serat seperti sayuran hijau dan buah-buahan. Pasien juga harus berhenti merokok dan menghindari konsumsii alkohol setiap hari.

Jika memiliki keluarga dekat yang memiliki riwayat penyakit ini dianjurkan melakukan skrining atau pemeriksaan. Karena kanker ini sangat mungkin dipengaruhi oleh faktor genetika. Apalagi jika mengalami tanda-tanda seperti yang dialami di atas.

Kanker usus besar biasanya didiagnosa dengan beberapa acara antara lain pemeriksaan rektum secara digital. Dokter akan memeriksa adanya polop atau pertumbuhan sesuatu yang tidak normal di usus besar. Kedua denga cara menyuntikkan cairan ke dalam rektum pasien untuk memperjelas gambar usus besar jika dilakukan foto rontgen.

Tes darah melalui feses. Dokter akan mengambil sample feses dan memeriksanya apakah ditemukan adanya feses. Biasanya pasien akan diminta puasa dan mengkonsumsi obat-obatan tertentu untuk pemeriksaan lebih efektif.

Tes selanjutnya adalah kolonoskopi dengan memasukkan selang ke dalam rektum untuk memeriksa kondisi usus besar secara keseluruhan.

Tes terbaru yang dilakukan adalah kolonoskopi virtual. Yaitu dengan menggunakan CT Scan untuk membuat model usus besar pasien di layar kompiter. Jika terdapat polip atau kelainan lainnya dokter akan melakukan kolonsopi manual untk pemeriksaan lebih rinci.

Pengobatan yang dilakukan bisa dengan kemoterapi, radioterapi,operasi, dan pengobatan  herbal.  Ada banyak tanaman di sekitar kita yang sering dimanfaatkan menjadi obat herbal. Antara lain daun sirsak, daun hia, daun kenikir, mahkota dewa, buah adas, dan lain-lain.   Salah satu tanaman herbal untuk mengobati kanker adalah  biji buah mahoni. Pohon mahoni biasa digunakan untuk bahan baku pembuatan mebel seperti meja, kursi, dan lemari.

Mengenal Khasiat Tanaman Mahoni

Pohon mahoni relatif mudah di dapat. Bahkan di kota besar seperti Jakarta. Mahoni memiliki fungsi mengurangi polusi udara sampai 70 persen sehingga cocok digunakan untuk peneduh jalan sekaligus sebagai filter udara. Seperti halnya sifat pohon yang menyerap karbon dioksida, dedaunan akan melepaskan oksigen sehingga udara di sekitar menjadi lebih segar.

Bukan hanya untuk menyerap polusi udara, tanaman ini rupanya juga bisa untuk mencegah kanker. Pada 2006, peneliti University of South Carolina, Dr Michael Wargovich, meneliti tentang kandungan kulit pohon mahoni yang bisa mengobati kanker usus besar.  Pengobatan ini sudah dimulai sejak lama dan ada dalam buku pengobatan tradisional Republik Guinea.

Pohon Mahoni mengandung senyawa antiinflamasi yang dapat mencegah dan mengobati kanker usus besar. Tanaman yang berasal dari Afrika Barat tersebut digunakan dan diramu secara tradisional untuk mengurangi rasa sakit, demam, dan antiradang. Sekaligus bekerja menghambat pertumbuhan kanker. Namun perlu menjadi catatan bahwa kondisi manusia setiap negara tidak sama. Itu sebabnya jenis dan dosis obat yang diberikan berbeda-beda.

Selain itu, mahoni juga mengandung flavonoid dan saponin. Kandungan tersebut dapat melancarkan peredaran darah, mengurangi kolesterol, penimbunan lemak pada saluran darah, mengurangi rasa sakit,  mencegah pembengkakan, dan berfungsi sebagai antioksidan untuk menyingkirkan radikal bebas.

Penyakit kanker seringkali disebabkan oleh adanya timbunan lemak, dan adanya radikal bebas di sekitar penderita. Gaya hidup yang menyebabkan tingginya kolesterol dan timbunan lemak juga bisa dikurangi dengan mengkonsumsi tanaman herbal mahoni ini.

Baca artikel lain mengenai Menaikkan Berat Badan Pasca Kemoterapi

Pengobatan Alternatif Kanker Payudara

Lalapan Enak Ini Ternyata Obat Ampuh Kanker Payudara

Kanker payudara menduduki peringkat teratas  penyakit yang mengancam hidup kaum perempuan. Selain kanker payudara, kanker serviks juga menjadi ancaman bagi kaum perempuan. Bukan hanya di Indonesia, di negara lain seperti Singapura kanker payudara menjadi momok mengerikan bagi kaum perempuan.

Beragam pengobatan bisa menjadi alternatif bagi pengidap kanker payudara. Operasi bisa menjadi alternatif, namun sayangnya sebagian besar pengidap kanker payudara baru datang ke rumah sakit ketika sudah memasuki stadium lanjut. Jika demikian pengobatan dengan jalan operasi tidak dapat dilakukan.

Kanker payudara bermula dari pertumbuhan sel tumor ganas pada jaringan payudara.   Kanker payudara menyerang perempuan karena mereka memproduksi hormon progesteron dan esterogen. Itu sebabnya kanker payudara menyerang perempuan, meski dimungkinkan kanker payudara menyerang laki-laki. Namun kemungkinan tersebut sangatlah kecil.

Penyebab Kanker Payudara

Sebagian besar penyakit kanker disebabkan oleh faktor genetika. Demikian pula dengan kanker payudara. Jika memiliki ibu atau saudara perempuan yang mengidap kanker payudara maka berpeluang terkena kanker payudara.

Faktor hormonal juga bisa memicu pertumbuhan kanker payudara pada wanita.  Misal menstruasi terlalu dini bisa menjadi pemicu kanker. Selain itu perempuan yang belum pernah hamil dan menysui sampai usia 40 tahun, serta kehamilan di usia tua juga rentan terkena kanker payudara. Namun setiap orang memiliki kondisi yang berbeda satu sama lain.

Salah satu yang harus dijaga dan diperbaiki agar tidak terkena penyakit kronis adalah memperbaiki gaya hidup. Sebagian orang yang terkena kanker payudara juga dipicu oleh gaya hidup mereka yang berisiko terhadap kesehatan. Gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok, mengkonsumsi makanan berpengawet, makanan berlemak, berbahan kimia juga bisa menjadi sebab kanker payudara.

Tanda-tanda Fisik Kanker Payudara

Setiap perempuan dewasa bisa memeriksa sendiri kondisi payudara di rumah untuk memastikan apakah tanda kanker payudara atau tidak.  Penderita biasanya menemukan adanya benjolan di payudara mereka.

Benjolan di payudara tidak serta merta adalah kanker. Benjolan tersebut biasanya muncul di sekitar ketiak atau di payudara. Kaum perempuan wajib waspada apabila menemukan apabila benjolan yang ditemukan itu keras, benjolan tetap di payudara atau tidak bergerak,  hanya ada satu benjolan dan tidak ada benjolan di payudara satunya. Benjolan disertai dengan keluarnya cairan.

Jika menemukan tanda-tanda seperti ini sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter untu memastikan apakah benjolan tersebut kanker atau bukan. Seringkali perempuan mengabaikan adanya benjolan tersebut karena  awalnya tidak terasa sakit atau nyeri.    Perhatikan juga jika kulit payudara mulai mengalami perubahan seperti adanya kerutan. Penderita juga akan merasakan gatal di sekitar puting sampai menimbulkan ruam.

Tanda lainnya adalah nyeri di payudara yang tak kunjung hilang. Normalnya perempuan akan mengalami nyeri payudara ketika memasuki masa menstruasi atau ketika sedang hamil.  Rasa nyeri tersebut akan menghilang seiring selesainya siklus menstruasi.  Jika tanda-tanda kanker, rasa nyeri tersebut berlangsung cukup lama.

Kamu juga bisa memperhatikan apakah payudaramu mengalami bengkak dan berwarna kemerahan. Bagian yang kemerahan tersebut biasanya akan terasa hangat seperti orang yang sedang demam.  Jika mengalami hal seperti  ini ada baiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Pengobatan Alternatif Kanker Payudara

Lazimnya pengobatan kanker dilakukan melalui operasi, radioterapi, dan kemoterapi. Pembedahan atau operasi biasanya dilakukan ketika kanker masih berada di stadium awal.  Jika kanker sudah menyebar, pembedahan tidak bisa dilakukan. Pembedahan juga menimbulkan risiko kanker bakal kambuh sewaktu-waktu.

Kemoterapi dan radioterapi juga memberikan efek samping bagi penderita kanker. Tidak sedikit penderita kanker yang  memilih pengobatan alternatif dengan mengkonsumsi obat-obatan herbal. Ada banyak tanaman herbal yang diyakini bisa mengobati kanker seperti daun hia, daun sirsak, sarang semut papua, daun mahkota dewa, dan lain-lain.

Buat kamu penyuka pecel atau sayuran hijau pasti tidak asing lagi dengan lalapan yang satu ini. Daun kenikir atau randa minang, sayuran hijau yang daunnya berbentuk  jari-jari. Cukup mudah mendapatkan sayuran ini di pasar atau warung sayuran di dekat rumah. Bahkan di beberapa rumah juga menaman lalapan yang satu ini.

Biasanya kenikir digunakan untuk pecel atau direbus saja. Seringkali orang memandang remeh kenikir karena terkesan murah dan hanya bisa direbus untuk pecel dan lalapan. Namun ternyata tanaman tropis ini adalah cukup ampuh untuk menumpas sel kanker payudara.

Cara konsumsinya pun cukup mudah. Pengidap kanker payudara hanya perlu merebus sayuran tersebut dan mengkonsumsinya secara rutin. Pengidap juga bisa mengolahnya menjadi tumis sayuran agar lebih nikmat ketika dikonsumsi.

Adalah negara Tiongkok yang menjadikan tanaman ini sebagai obat kanker payudara sejak lama. Kenikir diyakini bisa membunuh 98 persen beberapa sel kanker payudara dalam waktu singkat.

Kenikir berasal dari Amerika tropis yang kemudian tumbuh subur di daerah tropis. Kenikir masuk ke jenis tanaman perdu yang tumbuh maksimal 100 cm. Daunnya berukuran 15-25 cm, berwarna hijau, dan berdaun menyirip. Tanaman ini mudah tumbuh di mana saja dan tanpa mengenal waktu khusus. Asal cukup air dan sinar matahari daun kenikir bisa tumbuh dengan subur.

Kenikir mengandung saponin, flavonoida polifenol, dan minyak astiri. Kenikir juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, dan kalsium. Kandungan antioksidan dalam kenikir  cukup tinggi, sama dengan 2400 mg vitamin C per 100 gram dari bahan segar yang diteliti. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa kenikir mengandung 20 senyawa yang mayoritas dari golongan proantosianidin. Itulah  yang menyebabkan daya antioksidan kenikir cenderung tinggi.

Kandungan antioksidan yang tinggi ini menjadikan kenikir bisa mampu menjadi pencegah kanker. Antioksidan berfungsi mencegah kerusakan sel tubuh manusia yang disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh dan di lingkungan sekitar kita. Antioksidan juga mampu menetralisir racun yang membahayakan sel. Penelitian lain menunjukkan antioksidan kenikir lebih kuat dibandingkan antioksidan yang standart.

Cara Konsumsi Kenikir

Sama halnya dengan obat kimia, penggunaan obat herbalpun harus tepat. Jika sudah terindiikasi kanker dan ingin mencoba kenikir sebagai obat maka harus ada  aturan khsus untuk konsumsi tiap hari yang cukup.  Dengan demikian kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral serta antioksidan tinggi yang terkandung dalam kenikir terpenuhi dan aman.

Perlu diperhatikan beberapa cara mengkonsumsi kenikir sebagai obat kaker. Kenikir mentah petik daunnya, lalu cuci sampai benar-benar bersih. Mencuci sayuran disaranan dengan air mengalir. Setelah dicuci bersih, kenikir bisa direbus atau dikukus untuk menghilangkan kuman, kotoran, dan bahan kimia lainnya. Sebagai variasi rebusan atau kukusan kenikir tersebut bisa disantap bersama dengan sambel pecel atau urap. Namun perlu diingat sambel pecel atau urap yang digunakan itu dipastikan tidak memakai bahan pengawet.

Pasien bisa mengkonsumsinya setiap hari atau ketika makan siang. Untuk hasil maksimal, lalapan ini bisa dijadikan kudapan di antara waktu makan.

Baca artikel lain mengenai Menaikkan Berat Badan Pasca Kemoterapi

Manfaat Daun Selasih

Alternatif Prefentif Kanker dengan Manfaat Daun Selasih

Jika ada bahan alami pencegah kanker mengapa tidak mengonsumsi bahan-bahan alami itu saja.  Salah satu contoh manfaat daun selasih ialah sebagai alternatif prefentifs pencegah kanker.

Sebelum membahas informasi tentang manfaat daun selasih lebih mendalam, mari kita ketahui karakteristik daun selasih terlebih dahulu.

  • Memiliki batang setinggi 0,5 hingga 2 cm.
  • Terdapat bulu-bulu halus pada permukaan daun.
  • Daun memiliki tekstur ujung dan tepinya bergerigi.
  • Memiliki bunga berwarna ungu tua atau cokelat.
  • Terdapat biji seukuran wijen berwarna hitam.
  • Mirip dengan daun kemangi. Perbedaannya, bunga selasih bewarna ungu atau cokelat tua sedangkan bunga pada daun kemangi bewarna putih.

Nah, pembahasan selanjutnya yang akan dijelaskan adalah manfaat daun selasih sebagai

pencegah sel kanker selain bijinya dibuat sebagai minuman, seperti:

  • Manfaat Daun Selasih sebagai Pencegah Kanker Tulang

Daun Selasih mengandung senyawa anti penyebaran sel kanker pada persendian tulang. Selain itu, kandungan kalsium tinggi dalam daun selasih dapat mencegah tulang keropos atau biasa disebut osteoporosis.

  • Manfaat Daun Selasih sebagai Pencegah Kanker Paru-paru

Kandungan alami yang terdapat dalam Daun Selasih ternyata dapat memperbaiki kerusakan tubuh akibat efek senyawa nikotin atau tar yang ditimbulkan pada rokok. Secara otomatis, kandungan alami pada daun selasih tersebut dapat mencegah terjadinya kanker paru-paru.

  • Manfaat Daun Selasih sebagai Penghambat Sel Tumor

Ternyata, dalam kandungan daun selasih terdapat minyak astiri. Minyak astiri dalam kandungan daun ini berperan sebagai terpenoid. Terpenoid memiliki fungsi ampuh dalam menghambat sel tumor. Senyawa ini mampu mengikis sel tumor sehingga dapat memperkuat sistem imun.

  • Manfaat Daun Selasih sebagai Pencegah Sel Kanker Payudara

Berdasarkan hasil penelitian, daun selasih memiliki asam kafeat, asam kumarat dan fenolat yang mampu menghancurkan penyebaran sel-sel kanker pada payudara. Mengonsumsi ekstrak daun selasih secara rutin dengan dosis yang tepat dipercaya mampu mengecilkan sel kanker sampai hancur.

  • Manfaat Daun Selasih Sebagai Pencegah Kanker Prostat

Daun Selasih mengandung diaporetik yang berfungsi sebagai peluruh kencing. Senyawa diapoterik ini mampu mencegah saluran kencing dari timbulnya gangguan prostat hingga kanker prostat.

Kandungan Manfaat Daun Selasih sebagai Antikanker

Komposisi kandungan daun selasih, yakni:

  • Asam fenolat (P-asam kumara, Asam kafeat)
  • Kuersetin
  • Rutin
  • Myresin

Semua kandungan ini dapat menguap dan menghasilkan minyak yang terdiri dari Metilkaviol, alfa-Terpinen, Metil Sinamat, Pinen, Safrol, Linalool, Limonen, 1.8-Sineol dan p-Cymere yang biasa menjadi minyak astiri. Kandungan minya astiri ternyata juga mampu menghambat proses perkembangan sel kanker. Selain itu, kandungan ini juga dapat mencegah kerusakan sel-sel lainnya. Oleh karena itu, kandungan daun selasih ini terbilang sangat lengkap.

Hasil Analisa Manfaat Daun Selasih sebagai Zat Anti Kanker Menurut Pendapat Ahli

Berdasarkan hasil penelitian salah satu mahasiswa universitas ternama di Indonesia, daun selasih atau yang memiliki nama latin O. Basillicum f v ini ternyata mengandung senyawa yang berperan penting sebagai zat anti kanker. Seperti apa saja hasil penelitiannya? Berikut ini ulasannya ya.

  • Asam fenolat dalam daun selasih mampu menurunkan protein antiapoptotik.
  • Penurunan protein antiapoptotik menimbulkan apoptosis tidak berjalan.
  • Turunkan kandungan proten antiapoptotik ini dapat meleburkan sel kanker sedikit demi sedikit.
  • Kandungan flavonid dalam daun selasih mampu berperan sebagai kemoprevemtif.
  • Senyawa flavonoid juga mampu melidungi limfosit dari induksi kanker.
  • Senyawa lain yang mengandung minyak astiri mengandung terpenoid yang sangat ampuh dalam menghambat sel kanker.

Efek Samping Daun Selasih

Sejauh penelitian yang sudah pernah dikaji sebelumnya, belum pernah ditemukan tentang efek samping daun selasih itu sendiri. Untuk mencegah dari efek samping yang belum kita ketahui. Lakukan hal-hal berikut ini dengan baik.

  • Jangan mengonsumsi daun selasih dalam jumlah yang berlebihan.
  • Minumlah sesuai kebutuhan karena yang berlebihan itu tidaklah baik.
  • Jika terdapat perubahan tidak terduga pada tubuh, segera konsultasikan ke dokter.

Manfaatnya untuk Atasi Kanker

  • Anti peradangan dan inflamasi saat timbul nyeri gigi atau pusing.
  • Memperlancar sirkulais darah yang tentunya sangat baik.
  • Menyembuhkan flu dan sakit kepala.
  • Menghilangkan insomnia.
  • Mampu menurunkan kadar gula dalam darah.
  • Menyembuhkan luka serta infeksi kulit.
  • Meredakan gangguan pernafasan.
  • Menyembuhkan sakit sembelit dan perut kembung.
  • Meningkatakan kekebalan serta imunitas dalam tubuh.
  • Menjaga kesehatan kulit dan mata.

Cara Menanam Daun Selasih Secara Sederhana dalam Rumah

  • Bacalah beberapa informasi mengenai bibit selasih. Ada berbagai macam bibit selasih seperti halnya selasih kayu manis, selasih lemon dan selasih ungu. Setiap jenis selasih ini memiliki aroma yang berbeda-beda.
  • Tanam benih dalam plastik bekas dan di biarkan didalam ruangan selama empat sampai enam jam sebelum tanaman di letakkan di luar.
  • Siapkan wadah untuk benih. Jika tidak ada pot, anda dapat memanfaatkan plastik bekas dan tanam di luar rumah.
  • Tanam benih. Letakkan satu sampai dua benih pada masing-masing wadah dan tutup wadah dengan plastik.
  • Letakkan di bawah sinar matahari.
  • Bukalah penutup plastiknya dua kali sehari.
  • Berikan sedikit air ke wadah.
  • Buka penutup plastik apabila batang tanaman selasih mulai tumbuh.
  • Buanglah penutup plastik, berikan air dua kali sehari dan jangan sampai tanagnya mengering.
  • Jika tanaman terlihat lebih tinggi, pindahlah tanaman ke dalam wadah yang lebih besar. Anda dapat memanfaatkan ember plastik bekas yang sudah tidak terpakai sebagai wadahnya.

Ternyata menanam daun selasih dalam rumah cukup menyenangkan bukan? Berikut beberapa olahan dari daun selasih yang bisa dimanfaatkan.

Bahan yang disiapkan:

  • 5 helai Daun Selasih
  • Madu
  • Air secukupnya

Masukkan lima helai daun selasih dalam gelas blender, masukkan air dingin secukupnya, tambahkan madu. Lalu blender. Saring agar bisa diminum dengan mudah. Jus daun selasih siap diminum. Jus Selasih ini selain kaya nutrisi juga berguna bagi kesehatan tubuh, terutama dalam mengobati kanker.

Tidak hanya diolah menjadi minuman saja, daun selasih juga bisa diolah menjadi makanan yang menarik. Misalnya puding daun selasih, cookies daun selasih dan olahan-olahan menarik lainnya. Tentunya selain memiliki rasa yang enak, juga memiliki manfaat yang amat besar untuk kesehatan, khususnya kanker ini.

Sejarah dan Definisi Singkat Daun Selasih

Dalam penamaan tanaman, daun selasih ternyata memiliki banyak nama di belahan negara lain. Sebut saja tlasih, basil dan basilikum. Dalam bahasa latin disebut juga dengan Ocinum. Daun selasih ternyata tidak hanya digunakan sebagai makanan melainkan juga penyegar pada zaman dahulu karena bunga dari tanaman ini memiliki aroma yang ciri khas. Namun, beberapa di antara yang lainnya ada yang membuat kita mabuk.

Kemangi ternyata juga merupakan salah satu jenis selasih. Hanya saja, kemangi biasa dikonsumsi sebagai lalapan, sedangkan daun selasih biasanya digunakan sebagai pengharum ruangan atau bahan-bahan ritual. Penyebaran daun selasih ini sebagian besar berasal dari wilayah Asia Tenggara. Sebagian besar juga menanggap sejarah penemuan daun selasih berasal dari India.

Baca artikel lain mengenai Kedelai Fermentasi dan Non Fermentasi