Category Archives: Obat Herbal

Pengobatan Kanker Rahim Secara Alami

Pengobatan Kanker Rahim Secara Alami Yang Super Ampuh

Kanker termasuk dalam golongan penyakit yang amat ditakuti. Salah satu penyebab dari hal ini adalah karena proses penyembuhan yang harus ditempuh membutuhkan waktu yang lama dan juga biaya yang tak sedikit. Hanya saja, saat ini telah banyak ditemukan hasil penelitian mengenai penyembuhan penyakit kanker secara alami, termasuk juga penyembuhan kanker rahim secara alami.

Sekilas Mengenai Penyakit Kanker Rahim

Kanker rahim merupakan jenis kanker yang menyerang rahim atau uterus wanita. Kanker ini bisa dikategorikan sebagai kanker yang berbahaya karena menyerang organ vital wanita yaitu rahim sebagai tempat perkembangan janin sebelum dilahirkan.

Keberadaan kanker rahim ini disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel kanker pada dinding rahim. Lambat laun, keberadaan sel kanker ini akan mampu untuk membelah diri dan meningkatkan jumlah sel kanker yang ada. Di sinilah maka penyakit kanker rahim akan menjadi semakin lebih parah.

Masih belum dapat ditentukan dengan pasti penyebab dari kanker rahim. Hanya saja, kebanyakan kasus penyakit kanker rahim dialami oleh para wanita yang sudah memasuki mana menopause. Sehingga, dapat ditengarai yang menjadi penyebab adanya penyakit kanker rahim ini adalah produksi hormone esterogen yang tak diimbangi dengan produksi hormone progesterone.

Pengobatan Kanker Rahim

Kanker rahim bukanlah satu penyakit yang dapat diketahui gejala atau indikasi awalnya dengan mudah. Walaupun sejatinya, gejala dari kanker rahim ini dapat dipahami oleh wanita itu sendiri di mana merupakan satu kebiasaan diluar kebiasaan normal wanita. sebut saja seperti adanya pendarahan yang tak kunjung berhenti ata pun timbulnya rasa sakit pada bagian bahwa perut dan juga vagina.

Dengan tidak mudahnya diidentifikasi sejak awal inilah maka perkembangan kanker rahim juga tidak dapat dibendung. Sel kanker yang dengan cepat melakukan pembelahan diri akan lebih ganas menyerang sel sehat yang ada di dinding rahim. Inilah yang menyebabkan kondisi rahim akan menjadi lebih sakit.

Bahkan, pada tahap stadium lanjutan, serangan sel kanker akan menyebar ke bagian atau organ lain di luar rahim, terutama bagian tubuh yang berada dekat dengan rahim. Pada kondisi inilah penyembuhan kanker akan lebih sulit.

Penyembuhan kanker rahim yang dilakukan hampir mirip dengan penyembuhan jenis penyakit kanker yang lain. Pertama adalah radiasi yaitu penyinaran sinar X ray pada sel kanker yang ada di rahim. Gunanya adalah untuk mematikan sel kanker tersebut sehingga tak akan mampu melakukan pembelahan diri.

Kedua adalah kemoterapi, yaitu konsumsi jenis obat tertent yang juga memiliki fungsi untuk menghambat dan menghentikan pertumbuhan sel kanker dalam rahim. Hanya saja, kemoterapi jika dilakukan dalam jangka yang lebih panjang juga akan menimbulkan efek samping lain.

Jika keadaan sel kanker dalam rahim juga sangat parah dan dikhawatirkan akan terjadi penyebaran sel kanker ke bagian tubuh yang lain maka tindakan operasi pengangkatan rahim-lah yang akan dilakukan. Inilah yang disebut dengan histerektomi atau operasi pengangkatan rahim. Dengan ini, seorang wanita akan kehilangan potensinya untk dapat hamil.

Tiga cara penyembuhan kanker rahim di atas merupakan tindakan medis yang biasanya diambil. Saat ini, selain dari tiga hal tersebut, juga dapat dilakukan penyembuhan secara alami. Maknanya adalah penyembuhan bukan melalui tindakan medis namun dengan menggunakan tanaman atau tumbuhan herbal di mana tumbuhan tersebut dipercaya memiliki khasiat untuk dapat menghambat bahkan mematikan pertumbuhan sel kanker.

Saat ini terdapat beberapa penelitian yang telah berhasil mengungkapkan bahwa telah ada sejumlah jenis tanaman yang memiliki khasiat anti kanker, yaitu mematikan sel kanker yang ditemukan di dalam tubuh manusia, sebut saja seperti daun sirsak, kulit manggis serta beberapa jenis tumbuhan yang lain.

Demikian dengan kanker rahim ini, telah ditemukan beberapa jenis tumbuhan atau bahkan hewan yang dipercaya dapat digunakan dalam proses penyembuhan penyakit kanker rahim ini. Karena memiliki khasiat mampu untuk menghentikan dan membunuh perkembangan sel kanker yang ada di dalam rahim. 

Beberapa Obat Herbal yang dapat Digunakan dalam Penyembuhan Kanker Rahim

Berikut adalah beberapa obat herbal yang dapat digunakan untuk menghentikan perkembangan sel kanker di dalam rahim.

1. Sarang Semut

Sarang semut merupakan tanaman yang berasal dari Papua. Tanaman ini mampu melakukan inaktivasi karsinogen yaitu memiliki kemampuan untuk menonaktifkan beberapa zat yang secara memicu pertumbuhan sel kanker.

Sarang semut ini mengandung senyawa antioksidan dengan kandungan flavonoidnya yang mampu mencegah pembelahan sel kanker di dalam rahim. Selain itu, kandungan flavonoid inni juga dimanfaatkan untuk melawan resistensi tubuh terhadap beberapa jenis obat yang telah dikonsumsi sebelumnya.

Sarang semut ini pun juga memiliki khasiat melakukan proses inhibisi angiogenesis yang menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker. Dengan adanya proses ini, sel kanker akan mengalami mal nutrisi akibat tidak mampunya sel memperoleh nutrisi yang dibutuhkannya untuk melakukan pertumbuhan dan pembelahan diri. Pada akhirnya, sel kanker itu pun akan mati.

2. Teripang

Terdapat beberapa penelitian yang mengungkap bahwa teripang juga memiliki sifat anti tumor dan anti kanker. Teripang memiliki efek sitotoksik yaitu membunuh sel kanker. Hal ini disebabkan kandungan glikosida yang ditemukan di dalam teripang yang memang merupakan anti tumor dan anti kanker.

Selain itu, teripang juga mengandung filinopsida A yang mampu menekan pertumbuhan dari sel tumor. Karena terdapat sifat anti angiogenesis yang mampu mencegah adanya pembentukan puluh darah mikro baru. Dengan ini, perkembangan sel tumor akan terhambat dan pada akhirnya mati karena tak mendapatkan nutrisi.

Selain itu, teripang juga memiliki khasiat untuk menaikan kadar hemoglobin di dalam darah. Dengan ini, akan terjadi regenerasi sel dan hormone yang berlangsung secara alami. Termasuk juga meningkatkan produksi hormone esterogen dalam tubuh secara alami pula.

Sebagai obat herbal, tent khasiat dan manfaat yang dirasakan tidak akan instant begitu saja. Butuh proses dan kesabaran dalam menjalani proses penyembuhan kanker rahim secara alami ini. Misalnya untuk sarang semut, kandungan aktif yang ada di dalamnya akan bekerja dengan optimal jika konsumsi tanaman ini dilakukan dalam jangka waktu yang cukup lama dan dalam frekuensi yang rutin, missal selama satu sampai tiga bulan.

Selain konsumsi obat herbal dalam penyembuhan alami penyakit kanker rahim ini, proses penyembuhan akan dapat dioptimalkan dengan penerapan pola hidup sehat yang dijalankan oleh si penderita kanker. Pola hidup ini erat kaitannya dengan pola makan yang dijalankan.

Dalam proses penyembuhan kanker, si penderita memang sangat disarankan untuk menghindari segala jenis makanan yang disukai oleh sel kanker atau yang justru membuat perkembangannya lebih pesat. Misalnya gula dan juga karbohidrat dimana gula merupakan makanan sel kanker. Selain pola makan yang tepat, menghindari segala kebiasaan buruk seperti minum alkhohol, merokok, dan mengkonsumsi makanan cepat saji juga dapat dilakukan demi mendukung proses penyembuhan ini.

Baca artikel lain mengenai Benalu Jeruk Nipis Untuk Kanker

Manfaat Kunyit Hitam

Manfaat Kunyit Hitam sebagai Obat Herbal yang Ditakuti Kanker

Kunyit hitam mungkin asing di telinga sebagian masyarakat. Sedangkan sebagian lagi barangkali tahu atau bahkan cukup sering menggunakannya untuk berbagai kebutuhan. Kunyit hitam memang tidak sepopuler kunyit kuning atau kunyit putih. Namun, dari segi kegunaan, manfaat kunyit hitam tidak terkalahkan.

Kunyit hitam termasuk dalam jajaran tanaman rempah langka. Sebab itulah tidak begitu banyak orang yang mengetahuinya. Padahal dalam pengobatan herbal, kunyit hitam sangat berarti. Dapat menyembuhkan beberapa macam penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga penyakit-penyakit berat yang ditakuti masyarakat. Satu di antaranya kanker.

Penyakit kanker disebabkan karena kerusakan DNA. Sel-sel jaringan tubuh yang semula normal berubah menjadi abnormal. Sifatnya ganas, namun laju keganasannya terjadi secara bertahap. Bisa lambat, bisa pula sangat cepat, ter gantung seberapa agresif sel-sel abnormal tersebut tumbuh dan membelah diri. Parahnya lagi, sel kanker tidak hanya terpusat di satu tempat saja. Melainkan dapat menjalar ke jaringan-jaringan terdekat (metastase), melalui darah dan getah bening. Semakin sel kanker bermigrasi, semakin sulit kanker disembuhkan.

Pengobatan Kanker dengan Kunyit Hitam

Pengobatan kanker dapat dilakukan dengan dua cara, yakni pengobatan berbasis medis maupun pengobatan herbal. Pada pengobatan medis, standar protokol pengobatan kanker yang umum diterapkan adalah berupa kemoterapi dan radioterapi. Kemoterapi merupakan upaya mematikan sel kanker dengan cara memasukkan racun (obat) antikanker melalui infuse intravena. Dosis pemberiannya disesuaikan dengan tingkat keparahan kanker itu sendiri. Rata-rata dalam 1 treatment, pasien kanker mendapat jatah 6x kemoterapi yang dilakukan secara berkala (per 21 hari).

Kemoterapi menggunakan obat-obat anti-kanker bertaraf premium. Artinya, berpotensi besar melumpuhkan sel kanker. Akan tetapi, memicu terjadinya kerusakan yang sangat besar terhadap tubuh penderita. Sebab, obat anti-kanker yang digunakan tidak dapat memilah antara sel normal dengan sel abnormal. Ia merusak semuanya, tanpa terkecuali. Sehingga, menyebabkan pertahanan tubuh penderita melemah drastis. Bahkan, banyak penderita yang kolaps bukan karena kanker itu sendiri, melainkan kedahsyatan efek dari racun obat itu sendiri.

Begitu pula dengan radioterapi yang turut disertakan dalam upaya penyembuhan kanker berbasis medis. Radioterapi merupakan terapi sinar x yang dipancarkan dari sebuah alat berenergi radioaktif. Sinar x ditembakkan pada titik kanker melalui permukaan tubuh. Diharapkan, radiasi panas sinar yang menembus hingga ke organ dalam dapat membakar dan mengeringkan sel kanker tersebut sampai mati. Sayangnya, efek samping yang ditimbulkan dari terapi sinar x ini tak kalah hebat dengan kemoterapi. Sama-sama menyebabkan ketidakseimbangan drastis pada tubuh penderita.

Sejumlah pengalaman buruk dari penderita kanker yang menjalani kemoterapi dan terapi sinar X, menimbulkan trauma tersendiri bagi penderita lainnya. Sehingga, tak sedikit orang yang memutuskan beralih ke pengobatan herbal. Melibatkan tanaman-tanaman herbal, seperti kunyit hitam, tentu lebih aman ketimbang reaksi obat kemoterapi ataupun radiasi sinar X.

Sejak lama kunyit hitam diakui dapat bekerja sangat baik memberantas sel kanker. Bangsa Indialah yang diketahui pertama kali memanfaatkan kunyit hitam pada pengobatan herbal mereka. Seiring berjalan waktu, kunyit hitam semakin dikenal luas dan menjadi perbincangan di kalangan para ilmuan. Dalam berbagai penelitian, ditemukan bukti bahwa kunyit hitam mengandung senyawa-senyawa anti-tumor dan anti-bakterial yang lebih besar dibandingkan dengan kunyit putih dan kunyit kuning. Satu di antaranya adalah minyak atsiri.

Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang bersifat antioksidan. Di dalam minyak atsiri, tergabung beberapa komponen senyawa yakni turmeron, tumeon 60%, feladren, zingiberen 25%, ketos sesquiterpen, borneol, sineil, dan sabinen. Selain unggul karena kadar minyak atsirinya melampaui sirih putih dan kuning, khasiat kunyit hitam juga diperkuat dengan protein, pati, mineral, vitamin C, dan karbohidrat.

Semua kandungan tersebut bekerja sama menghancurkan bakteri jahat, segala macam virus, dan menetralkan toxin dalam tubuh. Adapun tubuh yang memuat racun, bakteri, dan virus, akan lebih rentan terkena kanker dan infeksi. Selain itu, zat dan kandungan yang terdapat dalam kunyit hitam telah teruji efektif mempercepat pembaruan sel,serta mensterilkan darah dari zat-zat yang bersifat karsinogen seperti radiasi sinar ultraviolet, sinar X, pewarna makanan, MSG, racun obat, kolesterol, lemak, dan segala macam bahan-bahan kimia lainnya.

Kunyit Hitam dan Kanker Payudara

Meski diklaim ampuh menangkal dan memberantas sel kanker sampai ke akar-akarnya, akan tetapi kunyit ini menunjukkan reaksi yang berbeda-beda antara satu jenis kanker dengan jenis lainnya. Dari berbagai hasil uji coba, ternyata kunyit hitam adalah obat terbaik untuk kanker payudara. Namun, tidak menutup kemungkinan untuk jenis-jenis kanker lainnya. Hanya saja, waktu yang dibutuhkan kunyit hitam untuk menyembuhkan, sedikit lebih lama.

Perihal kanker payudara, seperti yang kita ketahui bersama, sebagian besar pengidapnya adalah perempuan. Merujuk pada data klinis, hanya 1% menimpa laki-laki. Kanker payudara termasuk jenis kanker dengan tingkat keganasan yang serius. Tercatat, sekitar 8,2 juta orang meninggal dunia setiap tahun akibat kanker payudara. Bahkan diprediksi angka penderita meningkat hingga 11,5 juta pada tahun 2025 mendatang.

Dari sekian banyak kasus kanker payudara, sedikit yang bisa mempertahankan payudarannya. Selebihnya harus menjalani masektomi dan itu artinya mereka hidup tanpa salah satu payudara atau bahkan keduanya. Di satu sisi, langkah tersebut bisa jadi menguntungkan untuk menyelamatkan nyawa.  Tetapi, di sisi lain merenggut kepercayaan diri perempuan. Karena itu, cukup banyak perempuan yang menolak pengobatan medis dan beralih ke pengobatan herbal kunyit hitam.

Kunyit hitam diketahui bisa membasmi sel kanker tanpa mengorbankan payudara itu sendiri. Ia bekerja langsung di pusat sasaran, tanpa menimbulkan kekacauan pada sistem sel dan jaringan tubuh normal. Sehingga, penderita tidak terlalu merasakan efek samping seburuk yang ditimbulkan dari masektomi, kemoterapi, radioterapi, dan penggunaan obat-obat oral anti-kanker lainnya.

Selain bertugas mematikan sel kanker dan menghambat penyebaran, kunyit hitam juga berperan sebagai anti-inflamasi. Sehingga dapat mencegah peradangan agar tidak semakin parah. Dan, yang tak kalah hebat, kunyit hitam mampu membentengi tubuh dari virus dan bakteri penyabab timbulnya infeksi dan gangguan imunitas.

Cara Mengolah Kunyit Hitam

Saat ini, ektrak kunyit hitam telah banyak diolah menjadi pil atau kapsul siap minum. Namun, untuk manfaat optimal, dianjurkan mengolahnya dalam bentuk jamu tradisional. Ikuti cara pembuatannya berikut ini.

  • Siapkan 20 gram kunyit hitam kering. Cuci bersih, kemudian Rajang kecil-kecil.
  • Rebus rajangan kunyit hitam tadi dengan 600 ml air. Tunggu hingga mendidih dan air menyusut sampai tersisa 1 gelas lagi saja.
  • Saring ramuan kunyit hitam tersebut, lalu bagi menjadi 2 gelas. Minum 1 gelas pada pagi hari dan 1 gelas lagi sore hari. Untuk mengetahui perkembangannya, tetap lakukan pemeriksaan secara berkala.

Efek Samping Kunyit Hitam

Kunyit hitam termasuk bahan herbal yang termasuk aman dikonsumsi jangka panjang. Dengan catatan, dosis per hari tidak melebihi 500 mg ekstrak kunyit hitam. Sebab, 500 mg merupakan batas toleransi tubuh terhadap muatan kunyit hitam. Apabila melebihi dari itu, maka berisiko menimbulkan gangguan empedu dan alergi.

Demikian ulasan lengkap mengenai kegunaan kunyit hitam untuk kanker. Semoga artikel yang ini sarat akan informasi yang bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Usus

Manfaat Daun Sisik Naga

Manfaat Daun Sisik Naga dalam Pengobatan Kanker Terbukti 100% Nyata

Kanker merupakan salah satu penyakit berbahaya dan bersifat mematikan. Dalam daftar penyakit-penyakit yang harus diwaspadai, kanker masuk ke dalam peringkat 5 besar bersama dengan penyakit jantung iskemik, stroke, Infeksi saluran pernapasan bawah, dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK). Bahkan, tingkat darurat kanker berada di atas penyakit AIDS. Sekurang-kurangnya 25% dari kasus kematian yang terjadi di seluruh dunia disebabkan oleh kanker. Dan, sekitar 0,5% dari populasi penduduk bumi, setiap tahunnya diketahui terkena kanker.

Pada dasarnya, kanker adalah penyakit yang berhubungan dengan keabnormalan gen. Pada penderita kanker, sel tubuhnya tumbuh dengan sangat cepat dan sukar terkendali. Ilmu kedokterany mengistilahkannya dengan alternaratin genetic (kekeliruan gen). Dalam banyak kasus, kanker baru terdeteksi pada stadium lanjut, atau tingkat keparahan yang sudah terlalu. Sehingga, mengakibatkan harapan hidup penderita tipis.

Hal tersebut bukan semata-mata kegagalan seorang dokter atau keterlambatan pasien memeriksakan diri. Melainkan, pada tahap awal pembentukan kanker, tubuh dengan segala mekanisme yang dimilikinya berusaha sedemikian rupa menghalanginya. Namun, lambat laun mekanisme tubuh menjadi kacau akibat keganasan kanker itu sendiri. Ketahanan tubuh penderita kian melemah, sehingga membuat sel jahat semakin merajarela dan bermigrasi ke jaringan-jaringan terdekat dari titik pusat pertumbuhannya.

Pada kondisi normal, struktur sel di dalam tubuh bersusun rapi. Sebaliknya, pada kondisi abnormal, formasi sel yang rapi tadi bergeser, memisahkan diri, dan mulai membentuk sekumpulan jaringan padat atau biasa disebut tumor (solid tumor). Tumor dapat melekat pada seluruh organ tubuh manusia, kecuali rambut dan kuku. Tingkat keganasannya ditentukan dari agresifitas tumor itu sendiri. Semakin agresif, tentu akan semakin membahayakan. Namun, ada juga kanker yang tidak dimulai dari pembentukan jaringan padat (non-solid tumor). Sebagai contoh, kanker  darah (leukemia).

Pengobatan Kanker dengan Daun Sisik Naga

Sejauh ini, sebagian besar masyarakat yang mengidap kanker lebih memilih pengobatan medis ketimbang pengobatan klasik (tradisional). Apalagi, dunia kedokteran seolah tak pernah berhenti berinovasi dalam menangani berbagai penyakit berat, termasuk halnya kanker.

Penggunaan alat-alat berteknologi tinggi serta pemberian obat-obat paten, diyakini dapat memberantas sel kanker pada tubuh penderita. Semisal pembedahan, kemoterapi, ablasi, dan radiasi. Namun, semua itu justru mendatangkan masalah baru. Tak jarang pasien kolaps setelah menjalani kemoterapi yang kesekian. Sehingga, mereka menderita bukan karena penyakit itu sendiri, melainkan karena metode pengobatan medis yang berefek negatif sangat besar.

Beda hal dalam pengobatan berbasis herbal. Saat ini, dunia pengobatan herbal sudah mengalami kemajuan yang signifikan. Terlebih, semakin banyak ragam tumbuhan di negeri ini yang ternyata berpotensi besar menyembuhkan kanker. Salah satunya daun sisik naga.

Kegunaan daun sisik naga untuk kanker memang tengah hangat diperbincangkan. Sama seperti daun sirsak yang namanya melejit ketika diketahui manjur memerangi kanker sampai tuntas. Para herbalis professional mengerahkan waktu sebanyak-banyaknya untuk meneliti lebih dalam keistimewaan daun ini. Berdasarkan hasil uji laboratorium, daun sisik naga sarat akan zat dan senyawa-senyawa karsogenik yang sangat ditakuti sel kanker. Beberapa di antaranya meliputi minyak atsiri, fenol, flavonoid, terpenoid, tanin dan gula.

Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang diproduksi dari batang, daun, kulit, akar, juga bunga tumbuhan tertentu. Pada daun sisik naga, minyak atsiri paling banyak dihasilkan pada daunnya. Minyak atsiri mengandung antioksidan yang sangat kuat melawan radikal bebas. Otomatis, minyak atsiri juga bekerja mencegah terjadinya mutasi, oksidasi dalam sel, serta pertumbuhan jamur.

Selain itu, minyak atsiri memperkuat kemampuan daun sisik naga melawan kanker karena bersifat antiseptik. Dengan sifat tersebut, minyak atsiri berupaya semaksimal mungkin menyapu bersih bakteri dan virus-virus yang membahayakan tubuh. Serta , mendetoksifikasi racun-racun lingkungan yang terbawa masuk.

Manfaat daun sisik naga juga diperkuat oleh senyawa flavonoid. Senyawa ini tak kalah penting dalam upaya menumpas kanker. Sama seperti minyak atsiri, flavonoid juga bersifat antioksidan yang sangat efektif melindungi struktur sel. Di samping itu, flavanoid bertindak sebagai anti-inflamasi yang berguna mencegah terjadinya radang atau pembengkakan. Sedangkan fungsi-fungsi flavanoid lainnya dapat berupa antibiotik yang mensterilkan tubuh dari bahaya bakteri atau virus jahat.

Begitu pula dengan senyawa sterol yang dimiliki daun sisik naga. Selama ini, yang kerap diketahui publik tentang manfaat sterol hanya sebatas cikal bakal terbentuknya hormon steroid serta vitamin yang larut dalam lemak. Padahal lebih daripada itu, senyawa sterol turut mengemban tugas sebagai antioksidan yang tak kalah tangguh. Dalam pencegahan dan pengobatan kanker, senyawa sterol paling ditakuti oleh kanker payudara, kanker prostat, serta kanker kolorektal.

Sumber antioksidan lain yang mendukung khasiat daun sisik naga terletak pada senyawa tanin. Tanin merupakan senyawa yang berasal dari senyawa polifenol kompleks. Secara garis besar, senyawa ini memberi fungsi yang sama seperti sterol, flavoniud, dan minyak atsiri. Ketika komponen-komponen aktif tersebut beraksi, maka bisa menghasilkan manfaat yang luar biasa terhadap pencegahan dan penyembuhan kanker.

Cara Mengolah Daun Sisik Naga

Selain kandungan zat dan senyawa ampuh, khasiat daun sisik naga untuk kanker juga ditentukan dari cara pengolahan serta dosis yang dianjurkan. Pengobatan di luar ketentuan yang berlaku sudah pasti akan berujung pada kegagalan.

Daun sisik naga sendiri paling mujarab jika diterapkan pada penderita kanker payudara. Namun di luar jenis kanker tersebut, daun sisik naga tetap berpeluang menyembuhkan. Hanya saja, untuk hasil yang maksimal membutuhkan waktu lebih lama.

Berikut resep mengolah daun sisik naga menjadi ramuan obat untuk kanker payudara.

  • Siapkan daun sisi naga 1 lembar, satu serabut akar benalu, 2 serabut akar tembakau kedu, satu serabut akan pinang kuning, dan air 4 gelas.
  • Cuci bersih bahan-bahan organik tersebut lebih. Lalu, masukkan ke dalam wadah untuk merebus. Sebaiknya tidak menggunakan wadah yang terbuat dari aluminium atau stainless steel. Sebab, dapat merusak senyawa-senyawa di dalam bahan organik yang digunakan. Sebagai gantinya, gunakan wadah berbahan tanah liat atau kaca tahan panas.
  • Tuang 4 gelas air ke dalam bahan-bahan organik tadi, lalu rebus hingga mendidih dan air menyusut menjadi 3 gelas. Saring terlebih dahulu, kemudian bagi ke dalam 2 gelas. 1 gelas diminum pada pagi hari, 1 gelas pada sore hari. Pada minggu kedua, tingkatkan dosis menjadi 3 kali sehari dengan takaran bahan yang sama. Perubahan dapat dirasakan setelah pengonsumsian rutin selama 6 bulan.

Efek Samping Daun Sisik Naga

Sampai saat ini, belum ada laporan mengenai penderita kanker yang mengalami keluhan pasca mengonsumsi daun sisik naga. Ketiadaan tersebut menegaskan bahwa daun sisik naga tidak memiliki efek samping buruk terhadap orang yang mengonsumsinya. Tapi meski demikian, para herbalis masih terus melakukan penelitian mendalam terhadap daun sisik naga ini. Harapan kita bersama, semakin banyak penderita kanker yang terselamatkan dengan ramuan herbal daun sisik naga, tanpa disertai keluhan sampingan lainnya.

Demikian ulasan mengenai manfaat dari daun sisik naga yang 100% terbukti nyata. Semoga artikel ini dapat menjadi refensi yang bermanfaat untuk para pembaca.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Usus