Category Archives: Obat Herbal

Penyebab Kista

Ini Dia Penyebab Kista Dan Cara Mengobatinya

Kehidupan kita bukan hanya bergantung pada perkembangan jaman yang semakin maju, dan bagiaman kita mengikuti perkembangannya apakah kita mampu melewati dan mampu mengikuti setiap perkembangannya. Tapi bukan hanya itu yang harus kita lewati, kehidupan ini yang harus diutamakan adalah kesehatannya. Apakah anda cukup sehat untuk bangun dipagi hari hari? Itu adalah hal utama yang harus anda pikirkan, dibandingkan memikirkah hal-hal yang jauh, akan lebih baik jika utamanya anda memntingkan kesehatan anda.

Berbagai jenis penganggu kesehatan yanga kan emempengaruhi hari-hai anda terjadi setiap saatnya diantara kita, entah itu terjadi pada diri anda, atau itu terjadi pada orang-orang disekitar anda. Carilah cara untuk tetep menjadi sehat dan orang yang berbagi kesehatan. Salah satu penyakit yang sering menghadapi kita, dan mungkin sering anda dengar, namun dianggap biasa dan tidak mematikan adalah kista. Jenis penyakit ini bisa terjadi pada banyak bagian organ tubuh kita, namun umumnya terjadi pada wanita di bagian rahim.

Apa itu kista? Kista termasuk kedalam tumor jinak bukan kanker yang tidak akan tumbuh atau meluas keberbagai organ yang ada ditubuh manusia. Kista ini berupa kantung yang berisi berbagai macam cairan, seperti udara, nanah, atau cairan lainnya. pada struktur kista menyerupai kantung tertutup yang memiliki selaput atau membran. Kista dapat berisi cairan atau zat semi-cair. Kista bukan pertumbuhan jaringan tubuh seperti kanker.

Jenis-Jenis Kista Dan Penyebabnya

Wanita khususnya adalah yang lebih mudah terjangkit penyakit kista. Wanita harus lebih memperhatikan hal ini, agar anda bisa terhindar dari penyakit yang tampak simpel, namun serius ini. Jenis-jenis kista dan penyebabnya memang sangatlah beragam. Di zaman yang semakin berkembang dan memiliki elemen yang semakin beragam ini tentu saja menjadi hal-hal penyebab sebuah penyakit menjadi semakin beragam. Di bawah ini  jenis-jenis dan juga penyebab kista yang paling banyak dibicarakan.

1. Kista Ovarium

Ini adalah kista yang sering terjadi pada wanita, ada beberapa ahli mengatakan bahwa penyebabnya akibat genetika kita, jadi jika ibu  atau nenek kita atau kakak kita mengalami kista, ada kemungkinann besar anda juga mengindap kista. Penyebab lainnya bisa terjadi infeksi, sebenarnya kista ovarium memang tidak memiliki gejala apapun. Namun jika anda membiarkan kista yang satu ini terus tumbuh membesar dan pecah, anda mungkin mengami penyakit yang cukup serius.

2. Kista Epidemoid

Kistanya ada dilapisan kulit juga kadang tampak seperti daging yang tumbuh. Kistanya seperti daging namun dengan permukaan yang halus. Kistanya terbentuk jika adas sel pada permukaan kulit tumbuh dan menjadi benjolan. Kistanya berkembang biak mmbengkak dan berisi cairan kuning atau putih yang berasal dari akumulasi keratin. Penyebab kista ini adalah akibat penumpukan keratin yaitu sebuah protein yang dibentuk secara alami oleh sel-sel kulit yang berkembang. Nah perkembangan benjolan juga akan sangat cepat ketika protein yang menumpuk itu berada di bawah permukaan kulit kita. Biasanya orang-orang yang berjerawat cenderung mengalami kista satu ini.

3. Kista Payudara

Kista ini berada di bagian dalam payudara berbentuk gumpalan cairan atau padat, bentuknya bisa bulat, oval dengan tepian yang tidak merata. Kista ini termasuk kista yang jinak tidak akan menjadikan kanker. Penyebab terjadinya kista payudara adalah akibat cairan yang dihasilkan melenjar di payudara dihasilkan dengan berlebih sehingga membentuk sebuah kista.

4. Kista Nabothian 

Kista nabothian atau sering disebut kista serviks ini berada pada bagian leher rahim, kistanya biasanya awalnya kecil namun akan berkembang. kista ini bisa terbentuk atau ada karena kelenjar lendir pada bagian leher rahim tersumbat, sehingga cairannya menumpuk di sana sehingga menjadi benjolan ialah yaitu kista. Penyebab lainnya juga bisa beryupa peradangan pada leher rahim yang nantinya akan  menimbulkan kista serviks.

Jenis-jenis kista tersebut adalah berbagai kista yang dapat dialami oleh anda atau teman-teman terdekat anda. namun bisa anda lihat, kista kemungkinan besar terjadi pada wanita, beberapa organ utama wanita bisa saja terkena kista. Ada banyak tempat pada wanita yang bisa dijadikan sebagai sarang kista, di antaranya payudara, vagina bahkan rahim. Sebagai wanita rahim merupakan tempat penting anda untuk menentukan masa depan yang akan membuat anda semakin menjadi perempuan. Itu sebabnya ada banyak cara menyembuhkan ornag-orang penderita kista ini karena sekarang juga para dokter spesialis selalu tahu cara tepat yang bisa dilalui dengan mudah dan aman.

Dampak Pada Kesuburan

Lalu timbul pertanyaan, adakah dampak pada kesuburan wanita? Pertanyaan ini jelas menjadi hal penting akan akan mempengaruhi masa depan wanita. Jawabannnya tidak ada, karena kista yang biasanya tumbuh pada di ovarium biasanya bersifat fungsional yang artinya tidak akan berkembang atau malah akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa bulan.

Namun dampak lainnya adalah kista ini bisa menganggu proses ovulasi, proses satu ini adalah dimana sel telur akan dilepaskan, nah jika proses terganggu ini bisa menjadi faktor utama masalah kemandulan bagi wanita, itu sebabnya, jika anda memang sudah didiagnosis terkena penyakit kista, cobalah langsung diperiksa dan diobati, akan lebih baik jika diangkat, agar tidak ada proses yang terlambat sehingga kista sudah mulai bersarang dan mengganggu setiap proses yang ada pada rahim anda. Namun anda tidak usah khawatir karena anda bisa menyembuhkan dampak ini dengan mengkonsumsi obat penyubur/kesuburan (hormonal) yang disarankan oleh dokter anda.

Pengobatan Kista Secara Medis

Untuk pengobatan kista secara medis biasanya dilakukan oleh para penderita kista karena dirasa lebih mudah dan lebih aman, dokter yang bersangkutan akan memeriksa kita dan mulai menyarankan pengobatan salah satunya menguras cairan di dalam kista menggunakan jarum, dokter juga akan memberikan obat untuk mengurangi pembengkakan kista agar tidak semakin membengkak dan pecah, namun jika kondisi kista anda ternyata sudah besar akan dilakukan pengangkatan kista seperti operasi.

Penggunaan BPJS untuk Pengobatan Kista

Jika anda adalah seorang yang sudah memiliki surat BPJS, ini akan mempermudah anda dalam pengobatan yang dilakukan pengurangan biaya atau malah dengan biaya yang gratis. Apa itu BPJS? BPJS merupakan jaminan kesehatan yang diberikan oleh presiden sebagai tempat anda menabung untuk menjamin kesehatan anda seterusnya, ini diberikan pada seluruh rakyat Indonesia, baik pekerja negeri sipil, TNI, Polri, veteran, bahkan rakyat biasa diperbolehkan dan malah diharuskan memiliki jaminan kesehatan satu ini.

Itu sebabnya jika anda mengidap penyakit kista dan dokter menyarankan untuk operasi, anda akan menerima biaya operasi yang gratis pada operasinya.

Pengobatan Kista Secara Herbal

Apakah pengobatan kista bisa dilakukan dengan cara herbal atau alami? Tentu saja bisa, ada banyak kandungan alami di bumi kita yang kaya akan segala kandungan dan nutrisi baik yang akan sangat manjur untuk hidup anda, sehingga anda akan dijauhkan dari berbagai penyakit. bisa anda coba lakukan dengan mengkonsumsi diantaranya, mahkota dewa, kunyit putih, kulit manggis, dan masih banyak lagi tumbuhan dan rempah yang bisa dipakai, namun tiga hal ini adalah yang paling manjur dan paling dipilih oleh banyak orang sebagai pengobatan kistanya.

Anda bisa melakukan dengan cara merebus hal-hal di atas tidak secara bersamaan, anda bisa memilih salah satu, lalu mulailah mengkonsumsi rutin minimal sehari dua kali, agar efeknya terasa. Khasiat-khasiat yang akan dihasilkan adalah tubuh anda tidak akan sakit ketika akan menghadapi datang bulan, perut anda juga sedikit demi sedikit akan kurang dalam pembengkakanya, saat itulah kemungkinan kista anda sudah mengempes atau mungkin hilang, anda bisa lebih lanjut mengubungi dokter yang bersangkutan untuk memastikan keadaannya.

Semoga ulasan mengenai penyebab kista ini bisa bermanfaat ya.

Baca artikel lain mengenai Cara Mencegah Kista

Leukemia Akut

Beberapa Jenis Leukemia Akut Dan Cara Mengobatinya

Penyakit yang semakin banyak jenisnya, merenggut sekian banhyak nyawa manusia. Itu sebabnya sebagai manusia yang berkembang haruslah bagi anda mempelajari setiap berbagai macam penyakit untuk mengetahui bagaimana gejala, apa penyebabnya dan bagaimana pengobatannya. Semakin anda mengetahui berbagai macam jenis penyakit, semakin memudahkan anda untuk mempelajari setiap penyakitnya dan memahami setiap bagiannya, bagus jika anda mampu menghindari penyebabnya. Bagaimana dengan penyakit yang ada karena gen atau bakteri dalam tubuh kita masing-masing? Nah salah satu penyakit yang terkenal karena gennya atau kandungan darah nya yaitu penyakit leukemia.

Leukemia merupakan kelainan yang dialami seseorang untuk karena sumsum tulang mengalami kelaian atau salah dalam memproduksi sel darah, tubuh menjadi lebih banyak memproduksi sel darah putih sehingga menganggu tubuh dalam melawan infeksi. Penyakit leukemia menjadi sanagt berbahaya karena sel darah lainnya tidak dapat berfungsi sesuai kegunaannya. Penyakit ini biasanya memiliki ciri memar, pendarahan dan juga infeksi.

Penyebab dari penyakit leukemia juga sampai sekarang masih belum diketahui secara pasti, beberapa dokter ahli hanya memberikan kemungkinan seperti gen, konsumsi makanan atau bahkan lingkungan yang kemungkinan mempengarauhi. Itu sebabnya leukemia rentan terserang kepada siapa saja, tak kenal pria dan wanita, tak kenal perempuan atau laki-laki, penyakit satu ini selalu menjadi perhatian utama para dokter untuk segera diatasi dan dicari solusi jalan keluarnya.

Jenis-Jenis Leukemia Akut Yang Perlu Diwaspadai

1. Leukemia Limfosit Akut

Pada jenis leukemia satu ini penyakitnya menghambat fungsi limfosit, sehingga sipasien akan mengalami infeksi yang serius. Leukemia satu ini adalah yang paling sering terjadi pada anak-anak kecil, leukemia satu ini menjadi jenis penyakit kanker pada limfosit yang penyebarannya cepat dan sangat berbahaya mematikan dan cepat memburuk.

2. Leukemia Limfosit Kronis

Anda akan merasa sakit dan cepat lelah, kelenjar getah bening akan membengkak dengan sistem imun yang melemah. Ada juga gejala mimisan, mudah lebam di badan, ada masalah pendarahan, lemas karena anemia, kesulitan bernapas, berat badan yang menurun drastis, nyeri sendi, dan lain-lain.

3. Leukemia Mielositik Akut

Leukemia jenis ini biasanya tidak melewati gejala-gejala yang dirasakan, penyakitnya juga biasanya diketahui ketika sudah melewati fase stadium lanjut. Biasanya sering terjadi pada orang dewasa umumnya yang berusia 55 tahun. Kebanyakan atau mayoritas pengidapnya juga adalah seorang pria.

4. Leukemia Mielositik Kronis

Jenis ini melewati dua tahap, tahap pertama sel-sel yang tidak normal akan berkembang perlahan-lahan, lalu pada tahap kedua selsel yang tidak normal akan semakin bertambah banyak sehingga sel-sel darah sehat akan menurun secara drastis, kebanyakan penderita penyakit ini adalah orang dewasa.

Itulah beberapa jenis penyakit leukemia yang harus anda waspadai dan anda perhatikan setiap cirinya. Ada banyak gejala dari masing-masing jenis leukemia, yang bisa anda pelajari dan menjadi acuan apabila ada ciri-ciri yang pernah atau mungkin terjadi pada anda.

Gejala Dari Masing-Masing Jenis Leukemia

Ada beberapa gejala yang bisa terjadi, seperti berikut ini.

  1. Leukemia limfosit akut biasanya akan mengalami demam, kulit pucat, gus berdarah, nyeri pada sendi atau tulang, sering mengalami pusing atau sakit kepala, cepat mengalami infeksi, sering mengalami mimisan dan juga muntah, ada benjolan akibat kelenjar getah bening, ada bengkak yang terjadi disekitar leher, ketiak, perut, selangkangan, ada terdapat lebam-lebam ditubuh, sering cepat lelah atau penurunan energi yang drastis.
  2. Leukemia limfosit kronis biasanya mudah lelah, demam yang tinggi, pembengkakan pada kelenjar getah bening, rasa sakit di bagian kiri atas perut yang disebabkan oleh pembesaran limpa, sering berkeringat di malam hari, berat badan yang menurun drastis dan sering atau mudah terkena infeksi.
  3. Leukemia mielositik akut ditandai dengan tubuh Anda yang akan terasa sangat lemah, kemudian mengalami sesak napas, mudah sekali terkena infeksi, terjadi pendarahan, mual dan muntah, sering sakit kepala, demam yang tinggi, nyeri tulang dan sendi serta mudah gelisah.
  4. Leukemia mielositik kronis membuat anda akan merasakan kelelahan yang sangat dan badan menjadi lemah, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan yang drastis, seirng berkeringat di malam hari dan perasaan yang penuh di perut akibat dari pembesaran limpa.

Gejala tersebut memang terbilang umum maka jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut segeralah minta dokter untuk mendiagnosis penyakit anda agar penyakitnya tidak semakin bertambah parah. Jika diagnosis menyatakan anda sebagai pemilik penyakit leukemia maka akan lebih baik jika anda segera meminta saran pengobatan agar tidak ada penambahan stadium atau menghindari penyebaran yang semakin meluas pada organ tubuh lainnya. Beberapa pengobatan disarankan banyak orang agar mendapatkan kesembuhan total yang sempurna atau tepat pada setiap penderitanya.

Cara Mengobati Secara Medis Dan Herbal

Pengobatan yang dilakukan biasanya memiliki tujuan untuk menghancurkan sel-sel tidak normal agar tidak merusak sel normal, pengobatan ini akan membuat sel-sel normal tumbuh kembali. Ada banyak cara mengobati secara medis dan herbal yang bisa dilakukan, untuk menyembuhkan secara sempurna agar penderita tidak sakit kembali atau terjangkit penyakit yang sama. Pengobatan dengan cara mengobati secara medis bagi penderita leukemia akut dapat dilakukan dengan beberapa cara, seperti:

  • Kemoterapi

Pengobatannya dilakukan dengan cara membunuh sel-sel kanker yang akan membunuh dengan obat-obatan anti kanker dengan dosis yang cukup tinggi. Cara kerja kemoterapi biasanya menganggu perkembangan sel-sel kanker, yang obat-obatannya diberikan secara langsung atau dialirkan langsung ke tempat kanker berada. Kemoterapi bisa dilakukan dengan sehari ada juga yang dilakukan sampai berminggu-minggu tergantung seberapa kuat kanker itu bersarang pada tubuh anda.

  • Terapi Radiasi

Pengobatannya dilakukan dengan cara membunuh sel-sel kanker dengan cara pancara sinar radiasi tinggi. Terapi sistemik ini dilakukan menggunakan zat radioaktif, seperti yodium radioaktif untuk membunuh sel kankernya. Cara kerja pada terapi ini akan merusak DNA dari sel-sel kanker agar selnya rusak, mati dan pecah secara alami oleh kerja tubuh anda.

  • Terapi Interferon

Pengobatannya adalah dengan meningkatkann sistem kekebalan tubuh pada penderita, lalu akan memperlambat pertumbuhan sel-sel kankernya. Interferon sendiri ialah protein yang dilepaskan dan sudah terinfeksi virus, cara kerjanya adalah mereka akan membantu sel-sel normal dalam tubuh memproduksi protein antivirus. Interferon akan memperkua respon kekebalan tubuh penderita dan mengurangi pertumbuhan sel kanker.

  • Transplantasi Sel Induk

Jenis pengobatan medisnya berupa pemberian obat-obatan berdosis tinggi yang diakumulasikan dengan terapi radiasi. Pengobatan ini biasanya dibutuhkan walktu yang sangat lama, itu sebabnya penderita biasanya kan menginap beberapa hari. Obat-obattan yang diberikan akan merusak keseluruhan sel, baik sel jahat yaitu sel kanker ataupun sel sel normal dan sehat dalam tubuh, nah barulah dilakukan transplantasi sel-sel sehat yang baru yang yang akan terus menerus tumbuh dan menempatu tubuh yang terkena kanker.

  • Operasi

Pengobatannya dilakukan dengan cara pengangkatan pada pembesaran limpa atau untuk menginstal perangkat akses pada vena untuk memberikan obat-obatan lalu menarik sampel darah. Operasi biasanya tidak memberikan resiko, kebanyakan operasi memang untuk mengambik langsung kanker supaya kanker tidak tumbuh dan atrau berkembang biak keseluruh bagian tubuh.

Pengobatan sebenarnya juga akan disesuaikan dengan jenis leukemianya, usia sipenderita dan juga kondisi kesehatan lainnya.

Cara pengobatan lainnya yang dianggap bisa ampuh untuk menyembuhkan penyakit leukemia adalah cara mengobati secara herbal atau alami, dengan beberapa bahan alami yang bisa anda temukan dan  coba dengan mudah, yaitu:

Keistimewaan yang ditawarkan kulit manggis adalah bahwa kulit manggis mengandung antioksidan yang sangat tinggi, sementara semua orang sudah tahu bahwa antioksidan yang tinggi adalah pilihan yang tepat untuk melawan kanker. Sel kanker akan akan terdorong melakukan apoptosis dan akan dimusnahkan sel-sel kankernya. Sifat dari kulit manggis juga akan mengahambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

Kulit manggis juga terkadang dipakai sebgai ekstrak untuk menyembuhkan pasaca kemoterapi, sebagai pendiukung kesembuhan akhir bagi para penderita. Kulit manggis dikatakan akan membantu penyembuhan bukan hanya pada kanker leukemia, namun juga pada kanker payudara, kanker lambung, kanker paru-paru, kanker usus besar, dan kanker hati. Itu sebabnya kulit manggis memiliki banyak produk dalam mengahasilkan ekstrak kulit manggis untuk mempermudah anda dalam mengkonsumsinya.

Sirsak yang merupakan buah tropis yang snagat segar dan selalu tampak menyegarkan bagi tenggorokan dan pencernaan ini juga daunnya berfungsi dan memiliki khasiat yang sangat berguna bagitubuh manusia. Dau  sirsak mengandung anopentosin A, anopentosin B, Anopentosin C, murikatosin acetoginin A, murikatosin B, murikapentosin, anomurisin E, juga acetogenins.

Pada kandungan acetogeninslah daun sirsak dapat melawan berbagai jenis kanker. Jika anda mengkonsumsi daun sirsak anda akan mematikan sel kanker dengan selektif sesuai dengan jenis kanker yang terjadi pada diri anda atau ornag terdekat anda, hasilnya akan sama seperti anda mengalami kemoterapi. Daun sirsak tidak membunuh sel-sel sehat dalam tubuh, daunnya juga akan meningkatkan sel kekebalan tubuh atau sistem imun tubuh.

Nah dua cara tradisional ini bisa anda coba dengan rutin dan dengan sabar, cobalah juga untuk tiduar yang cukup, lakukan olahraga-olahraga kecil, untuk membuat tubuh anda memiliki energi positif didalamnya. Tetaplah lakukan kegiatan yang positif sehingga memotifasi diri anda dan orang terdekat anda untuk semakin mempermudah melewati penyakit leukemia akut ini.

Baca artikel lain mengenai Cara Mencegah Kista

Kanker Nasofaring Menular

Kanker Nasofaring Menular? Ini Penjelasan Lengkapnya!

Kanker nasofaring memang bukan merupakan kanker yang cukup jarang terjadi. Namun jika tidak segera diatasi dengan baik, tetap bisa menyebabkan kematian karena tergolong sebagai kanker berbahaya. Selain itu, pada sisi yang lain, banyak yang masih bingung, apakah kanker nasofaring menular atau tidak.

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, sebelumnya harus diketahui lebih dulu bahwa kanker nasofaring merupakan kanker yang serangannya terjadi salah satu organ saluran pernafasan. Kanker ini selalu muncul di atas tenggorokan atau faring dan bagian belakang hidung. Karena letaknya yang ada di saluran pernafasan inilah, banyak yang bertanya apakah penyakit kanker yang satu ini menyerang atau tidak.

Penyebab Kanker Nasofaring

Serangan penyakit kanker nasofaring, hampir sama persis dengan serangan kanker dari jenis yang lain. Hingga saat ini belum dapat diketahui dengan pasti penyebabnya. Tetapi di sisi lain banyak ahli kesehatan yang menyimpulkan bahwa penyakit kanker nasofaring ini lebih sering menyerang orang-orang tertentu.

Maksud dari orang-orang tertentu ini antara lain, berasal dari keluarga yang anggotanya pernah mendapat serangan kanker tersebut. Kemudian bagi Anda yang pernah kena serangan Virus Epstein Barr atau EBV dan Virus Human Papilloma atau HPV juga mempunyai resiko tinggi terkena kanker nasofaring. Termasuk juga yang senang mengkonsumsi makanan yang sistem pengolahannya dengan cara diasinkan.

Apakah Kanker Nasofaring Menular? Bagaimana Cara Mencegah Penularannya?

Sebenarnya, tidak ada satupun jenis penyakit kanker yang bisa menular. Karena kanker selalu terjadi oleh faktor pertumbuhan sel-sel yang terganggu, kemudian sel tersebut menjelma jadi sel kanker.

Sehingga terjadinya penyakit kanker itu bukan diakibatkan oleh penularan tapi karena adanya pertumbuhan sel yang tidak normal. Kasus ini sangat jauh berbeda dengan penyakit lain yang bisa menular ke orang lain karena bukan merupakan suatu penyakit infeksi. Sedangkan untuk pencegahannya, yang dapat Anda jalankan adalah menghindari faktor resikonya.

Salah satu wujud dari pencegahan ini yaitu mencegah adanya penularan virus EBV dan HPV. Jika sudah terlanjur masuk dalam tubuh, kedua virus ini akan menimbulkan kerusakan pada sel-sel yang pada akhirnya nanti akan memunculkan serangan kanker.

EBV atau Virus Epstein Barr merupaka virus yang dapat menyebar dengan mudah di daerah mana saja. Banyak yang tidak menyadari adanya serangan virus ini karena meski telah masuk dalam tubuh, tidak pernah menimbulkan tanda atau gejala apapun.

Penyebaran maupun penularan yang acapkali terjadi biasanya melalui cairan tubuh khususnya air liur. Oleh karena itu, Anda dapat dengan mudah terkena serangan virus ini jika sering memakai barang milik orang lain  yang sudah terkena infeksi EBV. Misalnya sikat gigi, gelas, sedotan dan sebagainya. Penularan ini juga dapat terjadi melalui transfusi darah, transplantasi organ, hubungan seksual dan ciuman.

Sedangkan virus HPV atau Virus Human Papilloma memang memiliki tingkat resiko rendah untuk memunculkan serangan kanker nasofaring dibanding virus EBV. Meski demikian, tetap perlu dihindari penularannya dengan cara hanya menjalani hubungan seksual pada satu orang atau satu pasangan saja.

Gejala Kanker Nasofaring

Setelah paham apakah kanker nasofaring menular atau tidak dan jawabannya adalah tidak sekaligus faktor penyebabnya maupun pencegahannya, saatnya mengetahui pula gejala yang sering muncul. Gejala yang biasanya menjadi tanda akan adanya serangan kanker nasofaring ini ada beberapa macam.

Di antaranya adalah adanya benjolan di bagian tenggorokan dan tidak terasa sakit saat disentuh oleh tangan. Selain itu muncul infeksi di organ telinga atau telinga sering berdengung yang di dunia kesehatan dinamakan tinnitus.

Mulut yang terasa sulit dibuka juga merupakan gejala awal dari kanker nasofaring. Terlebih lagi jika disertai dengan rasa sakit pada kepala dan wajah menjadi mati rasa atau nyeri. Gejala ini sering pula dibarengi dengan mimisan, sakit di tenggorokan dan hidung makin sulit untuk bernafas. Gejala berikutnya adalah penglihatan yang kabur dan berbayang.

Pengobatan Kanker Nasofaring Secara Medis Dan Herbal Yang Paling Manjur

Secara umum ada dua sistem pengobatan yang bisa dipilih oleh Anda ketika terkena serangan penyakit kanker nasofaring. Masing-masing adalah sistem pengobatan secara medis dan yang kedua menggunakan obat-obatan herbal atau tradisional.

1. Pengobatan Secara Medis

Sistem pengobatan kanker nasofaring yang dilakukan secara medis selalu disesuaikan dengan stadium-nya, posisi kanker, riwayat penyakit dan kondisi fisik pasien. Untuk langkah pertama yang biasanya dijalankan yaitu memakai metode radioterapi. Metode ini dipilih untuk pasien dengan kondisi kanker nasofaring yang tergolong masih ringan.

Sedangkan pada kanker nasofaring dengan kondisi atau stadium agak berat, memakai metode kemoterapi. Metode ini merupakan teknik penyembuhan dengan obat-obatan khusus dengan tujuan untuk membunuh sel-sel kanker.

Apabila kanker nasofaring sudah masuk stadium berat, langkah terbaik yang dapat dilakukan adalah operasi bedah. Namun karena letak dari sel kanker nasofaring yang sangat berdekatan dengan syaraf dan pembuluh darah, biasanya metode ini dihindari. Hanya saja jika sel kanker sudah telanjur menyebar hingga ke bagian kelenjar bening, maka operasi bedah menjadi satu-satunya pilihan.

Teknik penyembuhan berikutnya yaitu imunoterapi, dilakukan dengan cara memberikan obat yang nantinya akan berpengaruh kepada kekuatan tubuh untuk melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Contoh dari obat ini antara lain adalah cetuximab dan pembrolizumab.

2. Pengobatan Menggunakan Herbal

Menurut hasil puluhan penelitian yang pernah dilaksanakan, setidaknya ada 3 macam ramuan obat herbal yang diyakini sangat mujarab untuk menyembuhkan serangan kanker nasofaring.

  • Daun Sirsak

Salah satunya adalah daun sirsak yang memiliki kemampuan tinggi dalam membunuh sel-sel kanker dengan hasil maksimal. Kelebihan utama dari sistem pengobatan menggunakan daun sirsak ini adalah tidak memunculkan dampak negatif pada tubuh.

Bahkan diyakini pula daun sirsak memiliki kekuatan hingga 10 ribu kali lipat dibanding cara pengobatan kemoterapi. Selain itu zat-zat yang terkandung didalamnya hanya membunuh sel-sel jahat saja, bukan sel positif. Anda dapat mengkonsumsi hasil rebusan daun sirsak 1 atau 2 gelas setiap hari jika ingin segera sembuh dari kanker nasofaring.

  • Kulit Buah Manggis

Obat herbal kedua yang juga dipercaya berkhasiat tinggi dalam mengatasi kanker nasofaring adalah buah manggis, namun yang diambil adalah kulitnya saja. Kulit buah manggis memiliki beberapa jenis senyawa yang bersifat antibakteri, anti histamin, anti alergi, anti oksidan, anti inflamasi dan yang paling penting anti kanker.

Selain itu, kulit manggis juga kaya dengan kandungan nutrisi, gartain, mangostin, epicatechin, garsinon, flavinoid dan spingomyolinase. Cara konsumsinya sama dengan daun sirsak, yaitu direbus kemudian hasil rebusannya diminum sebanyak 1 atau 2 kali sehari, masing-masing 1 gelas.

  • Temu Lawak

Temu lawak sejak zaman dulu sudah sering dipakai untuk mengobati penyakit dan menurut hasil penelitian, tanaman ini mengandung curdione dan curcumol. Kedua kandungan tersebut memiliki khasiat tinggi untuk memberantas pertumbuhan sel kanker nasofaring. Apalagi jika dikonsumsi secara teratur setiap hari.

Temuk lawak dapat dikonsumsi dengan cara dibuat menjadi jamu seduh atau dipakai sebagai bumbu dalam masakan dan makanan. Tetapi jika ingin mendapatkan hasil yang lebih optimal dalam proses penyembuhan kanker nasofaring, sebaiknya dikonsumsi dalam bentuk jamu.

Semoga ulasan lengkap tentang apakah kanker nasofaring menular serta sistem pencegahan dan teknik pengobatannya ini bisa bermanfaat untuk semuanya. Terutama bagi Anda maupun orang-orang terdekat Anda yang sedang terkena serangan penyakit tersebut.

Baca artikel lain mengenai Terapi CAR T-Cell