Category Archives: Kemoterapi

Perawatan Pasca Kemoterapi

Tips Melakukan Perawatan Pasca Kemoterapi Untuk Kanker Payudara

Perawatan Pasca KemoterapiSaat kemoterapi berlangsung memang tidak sakit tetapi pasca kemoterapi adalah moment yang sangat tidak enak. Untuk itulah perlu perawatan pasca kemoterapi yang perlu anda lakukan. Ada banyak hal yang oleh setiap penderita kanker dilakukan dan itupun berdasarkan obat kemo yang digunakan. Posting kali ini kami ingin membagikan pengalaman kami pasca kemoterapi untuk kanker payudara.

Konsultasi dan Kenali Obat Kemo Yang Dipakai

Pertama kali yang penting adalah saat konsultasi perdana dengan dokter onkologi anda. Jadi sebelum proses kemoterapi berjalan anda sudah dijelaskan mengenai segala sesuatu mengenai kemoterapi yang akan dijalani oleh penderita kanker. Ini sangat penting jadi bagi anda yang tidak mengerti istilah dokter anda perlu catat dan pelajari semua hal itu.

Sikap banyak bertanya sangat penting dalam konsultasi jadi bukan berarti banyak bertanya tandanya anda bodoh, salah jika anda berpikir begitu. Dunia kemoterapi pasti hal baru bagi anda yang masih baru akan menjalani kemoterapi jadi banyak bertanya itu baik untuk perawatan pasca kemoterapi. Jadi anda akan lebih siap mengahadapi apapun yang akan dihadapi oleh penderita kanker. Anda bisa membaca mengenai tips konsultasi dengan dokter spesialis kanker pada blog ini.

Pengalaman Melakukan Perawatan Pasca Kemoterapi

Pengalmaan kami yaitu kemoterapi untuk kanker payudara menggunakan obat kemo taxotere dan xeloda. Cerita pengalaman proses kemoterapi ada pada posting kami sebelumnya. Untuk kasus kami yang kami pelajari sebelum kemoterapi adalah efek samping dan apa yang harus dilakukan pasca kemoterapi. Semua masukkan kami terima termasuk dari dokter, keluarga, teman dll. Kami rangkum menjadi beberapa poin di bawah ini:

Banyak Makan Makanan Bergizi

Ini adalah hal pertama yang sangat penting karena dengan banyak makan makanan bergizi sama dengan hal-nya badan anda diberi bahan bakar yang cukup untuk perang dengan kanker. Ada berbagai macam efek samping yang akan muncul terutama mual. Kebanyakan obat kemo berefek samping mual, jadi meskipun anda mual anda harus tetap makan makanan bergizi.

Ubah Pola Makan Anda

Bagi kita biasanya makan 1 hari 3x (pagi, siang dan malam), sedangkan untuk penderita kanker karena menjalani kemoterapi pasti akan merasa mual dan kehilangan nafsu makan. Untuk itu tips yang kami lakukan untuk menghadapi itu adalah mengubah pola makan. Yang biasanya makan sehari 3x kita ubah menjadi sehari 6x atau berapapun yang anda inginkan.

Porsi makan 3x anda bagi jadi lebih banyak dengan porsi sedikit. Untuk menghadapi mual anda bisa menyiasati seperti ini, makan sedikit tapi dibuat sering. Dengan menerapkan pola makan seperti ini anda tidak kehilangan porsi makan dan tubuh anda juga akan tetap mendapatkan asupan gizi yang cukup.

Minum Obat Dari Dokter Pasca Kemoterapi

Biasanya pada pasca kemoterapi akan diberikan obat untuk menghadapi efek samping. Pengalaman kami yaitu kami diberikan obat mual, diare, susah buang air besar, antibiotik dan anti nyeri. Anda harus menggunakan obat-obat itu agar masa pasca kemoterapi bisa terlewati dengan nyaman. Pengalaman kami misalnya saat ingin makan ternyata masih mual dan ingin muntah, cara kami mengatasinya adalah konsumsi obat mual dulu sebelum makan paling tidak 30 menit sebelum makan jadi saat makan rasa mual sudah hilang dan makanan bisa masuk dengan enak.

Jangan Takut Makan Daging Saat Masih Kemoterapi

Ini yang menjadi momok bagi penderita kanker. Katanya jangan makan daging agar kanker tidak menyebar, hal ini mungkin banyak pihak setuju. Tetapi pengalaman kami berkata lain, saat pasca kemoterapi tubuh kami menjadi lemas dan tidak ada tenaganya kalau kita tidak makan daging malah tidak ada tenaga untuk menghadapi kemoterapi berikutnya. Jadi kesimpulan kami adalah harus makan daging untuk masa perawatan pasca kemoterapi agar badan segera pulih dari efek samping obat kemo.

Setelah proses kemoterapi selesai jika anda stop makan daging itu bisa menjadi diet agar sel kanker tidak muncul kembali. Tetapi pada saat masih dalam pengobatan kemoterapi menurut pengalaman kami semakin tidak makan daging tubuh tidak kuat menjalani kemoterapi.

Banyak Makan Makanan Yang Mengandung Antioksidan

Antioksidan berperan penting dalam membunuh sel kanker, antioksidan membantu membunuh radikal bebas yang ada di dalam tubuh jadi semakin banyak antioksidan yang anda konsumsi akan semakin bagus. Perawatan pasca kemoterapi kami menggunakan berbagai macam antioksidan misalnya green tea (teh hijau), buah-buahan dan sayur-sayuran (sayuran hijau pertanda banyak antioksidan). Antioksidan akan membantu anda lebih cepat sembuh.

Banyak Makan Buah-Buahan

Buah-buahan adalah salah satu sumber antioksidan alami, selain itu buah-buahan juga akan membantu anda buang air besar karena pengalaman kami berkata bahwa pasca kemoterapi pasien akan susah buang air besar. Jadi dengan banyak makan buah-buahan akan semakin membantu proses pencernaan anda.

Jauhi Makanan Yang Membuat Mual

Makanan yang membuat mual harus anda jauhi karena anda sudah mual dan ingin muntah tentu saja anda tidak ingin makan makanan yang malah memperparah rasa mual itu. Pengalaman kami adalah kami mengurangi makan makanan bersantan, banyak minyak, gorengan dan makanan pedas.

Makan Makanan Favorit Anda Asalkan Terkontrol

Bagi anda yang hanya menjalani kemoterapi 1 putaran saja (biasanya 6x) tentu masih enak tetapi bagaimana jika anda harus menjalani kemoterapi sepanjang hidup anda agar anda bisa bertahan hidup? Jika anda tidak bisa makan tubuh akan anda akan lemas dan bisa-bisa malah kemoterapi yang membunuh anda bukan kanker.

Pengalaman kami mengatasi hal ini (kami hanya menjalani 8x kemo) kami menyediakan makanan favorit penderita kanker jadi penderita kanker yang mual tidak nafsu makan akan tergerak dan ingin makan. Ingin makan apa belikan itu prinsip kami saat itu. Tetapi harus tetap terkontrol misalnya makan pedas, gorengan tetap harus dikurangi karena pasca kemoterapi akan susah buang air besar jadi perlu mengurangi makanan tersebut.

Banyak Istirahat

Lelah dan capek itu yang akan anda rasakan pasca kemoterapi. Jadi perawatannya sangat sederhana banyak-banyaklah tidur. Biasanya karena pengaruh dari obat anti nyeri anda akan merasa ngantuk dengan sendirinya. Pengalaman kami juga seperti itu jadi kami menyarankan banyak tidur agar kondisi tubuh cepat pulih dan siap untuk kemo berikutnya.

Tenangkan Pikiran, Jangan Mengeluh Dan Terapkan Pola Pikir Bersyukur

Bersyukur adalah kunci pikiran anda lebih tenang dan tidak stress. Banyak bersyukur bukan berarti anda berpikir “ya sudah apa adanya saja”, pikiran itu lebih condong saya sebut menyerah. Anda tetap harus berjuang dengan motivasi yang anda miliki (motivasi bisa dari berbagai macam sumber, anda sendiri, teman atau keluarga).

Pola pikirnya adalah: makin banyak bersyukur maka anda makin tidak stress dan makin tidak stress maka anda semakin cepat pulih.

Gunakan Multivitamin Yang Mungkin Bisa Membantu Pemulihan Tubuh

Anda pasti banyak mendengar vitamin ini dan itu agar membantu pemulihan tubuh pasca kemoterapi, pengalaman kami adalah kami saring semua saran-saran itu dan kami terapkan mana yang bisa pada penderita kanker. Kami menggunakan berbagai macam multivitamin misalnya obat-obat herbal (kami konsumsi berjauhan dengan obat dokter), obat dari MLM (misalnya transfer factor untuk menaikan daya tahan tubuh).

Kesimpulan

Itu adalah berbagai macam tips yang kami rangkum berdasarkan pengalaman kami dalam melakukan perawatan pasca kemoterapi untuk kanker payudara. Mayoritas tips ini bisa anda pakai untuk semua kasus kanker, tetapi ada beberapa hal yang mungkin tidak ada karena anda menggunakan obat kemo yang spesial. Untuk itu kami berharap anda bisa share dengan kami dengan meninggalkan komentar pada bagian bawah posting ini.

Bagi anda yang ingin kontak dan share pengalaman anda melakukan perawatan pasca kemoterapi anda bisa email kami di trasnferfactorformula@gmail.com. Kami akan dengan senang hati berbagi cerita dengan anda dan share pengalaman anda akan berguna bagi penderita kanker yang lainnya.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Kanker Dengan Radioterapi

Proses Kemoterapi

Pengalaman Menjalani Proses Kemoterapi Untuk Kanker Payudara

Proses KemoterapiKemoterapi menjadi pilihan pengobatan medis untuk kanker. Kali ini kami akan membagikan pengalaman saat menjalani proses kemoterapi dan beberapa cara kemoterapi yang dilakukan oleh dokter. Kasus yang kami alami adalah kanker payudara stadium 4 yang sudah menyebar ke getah bening, tulang dan kulit. Jadi kami menempuh jalan medis dengan melakukan kemoterapi. Berikut ini adalah proses kemoterapi yang pernah kami jalani.

Kenapa Harus Kemoterapi?

Dengan kasus kami yaitu kanker payudara stadium 4 yang sudah menyebar ke banyak organ pilihan kami antara medis atau herbal. Pada saat itu kami tidak menemukan herbal yang tepat jadi kami memilih pengobatan medis. Kenapa harus kemoterapi karena hanya itu satu-satunya pilihan medis yang tersedia saat ini. Operasi sudah tidak mungkin karena kondisi sudah menyebar ke berbagai organ sedangkan untuk radioterapi tidak mungkin juga karena kanker sudah menyebar ke kulit jadi dikhawatirkan akan memperparah kanker yang di kulit.

Kemoterapi menjadi jalan satu-satunya bagi kami untuk mencari jalan sembuh lewat medis. Kemoterapi yang kami jalankan bukan di Indonesia melain kami memilih di Singapura. Untuk mengenai dokter onkologi yang kami gunakan para pembaca bisa mengkontak secara terpisah dari posting ini. Kami menjalankan 1 cycle kemoterapi yaitu terdiri dari 8x kemoterapi dengan jeda 3 mingguan.

Berbagai Macam Cara Kemoterapi

Ada berbagai macam cara kemoterapi yang diberikan oleh medis yaitu:

  • Intravenous, kemoterapi yang diberikan ke pembulu darah vena
  • Intra-arteri, kemoterapi yang diberikan ke pembulu arteri yang menyalur ke kanker.
  • Intraperitoneal, kemoterapi yang diberikan ke dalam rongga perut.
  • Oral, kemoterapi yang diberikan dalam bentuk tablet.

Semua cara kemoterapi mempunyai spesial masing-masing tapi pengalaman cara kemoterapi yang kami alami menggunakan intravenous dan oral saja. Obat kemo yang diberikan tidak hanya 1 bisa dikombinasikan jadi sel kanker bisa lebih cepat mati. Tinggal bagaimana dokter onkologi memilihkan obat kemo yang paling tepat untuk kondisi pasien.

Intravenous menurut kami yang paling sering diberikan, yaitu dengan memberikan lewat infus. Biasanya kita tinggal menunggu obat kemo sampai habis kemudian pulang. Sedangkan kemoterapi oral sama halnya dengan minum obat biasa. Karena obat kemo berbentuk tablet sehingga di rumah kita tinggal minum saja sesuai dengan aturan yang diberikan oleh dokter.

Kenali Efek Samping Dari Obat Kemo Yang Digunakan

Proses kemoterapi sebenarnya mudah dan tidak sakit tapi yang menyakitkan itu adalah efek samping yang harus diderita setelah obat kemo masuk. Sebelum menjalani proses kemoterapi anda harus jelas mengenali efek samping kemoterapi yang akan anda jalani. Anda perlu menyebutkan punya riwayat penyakit apa saja sehingga dokter onkologi bisa mengatur obat kemo dengan tepat.

Beberapa contoh efek samping dari obat kemo adalah:

  • Mual dan muntah
  • Rambut rontok
  • Susah buang air besar
  • Tidak nafsu makan
  • Tidak bertenaga
  • Diare

Setiap obat kemo memiliki efek samping yang berbeda jadi anda harus kenali efek samping tanyakan kepada dokter bagaimana mengatasi efek samping kemoterapi tersebut.

Bagaimana Rasanya Menjalani Kemoterapi?

Pertanyaan ini yang paling sering ditanyakan kepada penderita kanker terutama yang baru terdeteksi dan akan menjalani pengobatan, itupun terjadi pada kami dan kami bertanya-tanya juga bagaimana sih rasanya proses kemoterapi itu. Bagian ini menjadi inti pembicaraan dari posting kita kali ini.

Rasanya saat menjalani kemoterapi itu tidak sakit sama sekali. Proses kemoterapi dengan infus (intravenous) yaitu anda akan dimasuki jarum infus pada bagian tangan kemudian obat kemo secara perlahan akan masuk ke dalam tubuh anda. Setiap obat kemo tidak sama ada yang 1 jam bahkan hingga 6 jam. Dan itupun tidak perlu dilakukan di rumah sakit. Biasanya dokter onkologi akan menjalankan kemoterapi dikliniknya sendiri.

Anda tinggal duduk atau tiduran kemudian anda tinggal tunggu obat kemo hingga selesai masuk ke dalam tubuh anda. Setelah itu anda langsng pulang, efek samping dari kemoterapi akan muncul biasanya pada hari ke-3 hingga hari ke-7 jadi jika anda seperti kami menjalankan proses kemoterapi di Singapura pilihan anda adalah tetap tinggal sampai 7 hari atau anda langsung pulang saja jadi saat efek samping muncul anda sudah di rumah.

Bagi anda yang baru ingin menjalankan kemoterapi jangan takut dengan prosesnya karena prosesnya sangat sederhana sekali. Hanya seperti diinfus saja, yang perlu diperhatikan adalah pasca kemoterapinya. Anda harus bisa bertahan dengan berbagai macam efek samping yang akan muncul.

Pengalaman Proses Kemoterapi Untuk Kanker Payudara Stadium 4

Bagian ini juga menjadi inti dari posting kal ini, pada bagian ini kami ingin share bagaimana proses kemoterapi yang kami jalani untuk berjuang melawan kanker payudara stadium 4. Sudah kami sebutkan kami menjalankan 8x kemoterapi dengan obat kemo namanya “taxotere” dan dengan obat kemo oral “xeloda”.

Sebelum menjalani kemoterapi kami diberikan obat anti mual dulu untuk diminum pada H-1 sebelum kemoterapi. Proses kemoterapi yang kami jalani sederhana dan tidak lama hanya 1 jam saja taxotere sudah masuk ke dalam tubuh dan kami boleh pulang. Setelah melihat hasil kemoterapi cukup bagus dokter memberikan saran untuk mengkombinasi obat kemo agar kanker bisa lebih cepat mati. Saat itu obat kemo ke-2 yang diberikan adalah “cyclophosphamide”.

Reaksi Alergi Saat Proses Kemoterapi

Pengalaman ini sangat berharga bagi kami jadi kami ingin share kepada semua pembaca pentingnya mengamati proses kemoterapi. Pada saat konsultasi kami sudah diperingatkan mengenai efek alergi yang mungkin bisa terjadi saat proses kemoterapi. Selama ini semua berjalan lancar tetapi begitu obat kemo dikombinasikan yaitu dengan “cyclophosphamide” tiba-tiba setelah 15 menit terasa efek panas di dada dan sesak nafas kemudian dokter dipanggil dan kami ditanya apa yang dirasakan. Kemudian kami coba 1x lagi dan ternyata efek itu muncul lagi jadi obat kedua di stop dan disimpulkan alergi dengan obat “cyclophosphamide”.

Berganti Ke Kemoterapi Oral

Setelah itu dokter onkologi merubah strategi dengan mengubah kombinasi obat kemo dengan kemoterapi oral yaitu dengan “Xeloda”. Proses kemoterapi dengan Xeloda lebih mudah lagi karena seperti minum obat biasa dan waktu itu cara minumnya adalah 1 hari 2x. Sangat mudah oral kemo yang kami jalani dan tidak ada efek alergi.

Proses kamoterapi berlangsung dengan jeda 3 mingguan. 1 minggu pertama tubuh akan berperang dengan kanker dan menerima efek sampingnya kemudian 2 minggu sisanya adalah waktu recovery atau pemulihan. Kemudian siap untuk menjalani proses kemoterapi berikutnya. Begitu dan seterusnya hingga 8x kami menjalaninya.

Kesimpulan

Proses kemoterapi tidak sulit melainkan sangat mudah sedangkan yang digosipkan kemoterapi itu menakutkan adalah efek sampingnya bukan prosesnya. Dan kemoterapi tidak perlu sampai menginap di rumah sakit ditambah lagi saat proses berlangsung tidak sakit sama sekali.

Semoga pengalaman kami mengenai proses kemoterapi ini berguna bagi pembaca semuanya yang mungkin sedang mencari bagaimana sih proses kemoterapi itu. Posting ini bisa menjadi jawaban bagi anda. Jika anda ingin share bisa menuliskan komentar di bawah posting ini. Atau jika ingin memberikan testimonial sebagai survivor cancer bisa langsung kontak kami ke transferfactorformula@gmail.com kami akan menayangkan testimonial anda agar bisa menjadi inspirasi pejuang kanker lainnya.

Baca artikel lain mengenai Meningkatkan Albumin

Persiapan Sebelum Kemoterapi

Persiapan Sebelum Kemoterapi Untuk Sembuh Dari Kanker

persiapan sebelum kemoterapiKemoterapi menjadi salah satu pengobatan medis yang saat ini menjadi pilihan utama bagi dokter untuk mengobat kanker yang sudah menyebar. Untuk itu kami menghadirkan posting ini berkaitan dengan persiapan sebelum kemoterapi. Saat kita mendengar kemoterapi pasti langsung berpikiran negatif karena semua efek samping yang harus dilalui dan lain sebagainya. Berikut ini pengalaman kami mengenai persiapan sebelum kemoterapi.

Lakukan Konsultasi Sedetail Mungkin

Mengambil keputusan untuk menjalani kemoterapi adalah suatu keputusan yang sulit karena anda sudah pasti tahu apa yang akan dialami oleh pasien kanker. Kami sendiri saat mengambil keputusan untuk kemoterapi saja masih mempertimbangkan banyak hal. Untuk itu pengalaman kami yang pertama adalah mengenai konsultasi dengan dokter onkologi.

Anda harus sedetail mungkin melakukan konsultasi dengan dokter anda, baik pengobatan di Indonesia, Singapura atau negara lain. Anda dari pihak pasien harus dengan kritis terus bertanya kepada dokter dan jika dokter itu tidak bisa memuaskan anda dengan jawaban yang tepat maka dokter itu tidak layak melakukan kemoterapi kepada pasien kanker.

Mengenai cara konsultasi dengan dokter spesial kanker bisa anda temukan pada posting kami yang lainnya. Tapi pada bagian ini kami ingin mengutarakan bahwa konsultasi sedetail mungkin adalah salah satu persiapan sebelum kemoterapi. Anda harus jelas menggunakan obat kemo apa, efek samping yang akan dirasakan dan obat untuk meringankan efek samping tersebut. Semua harus jelas sehingga ketika anda menjalani kemoterapi tidak kebingungan apalagi jika anda berobat diluar negeri.

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Kemoterapi

Kami membagi persiapan kemoterapi menjadi 2 yaitu sebelum kemoterapi dan sesudah kemoterapi. Karena keduanya memerlukan persiapan tersediri menurut pengalaman kami pribadi. Pada bagian ini akan kami bahas dulu mengenai persiapan sebelum kemoterapi.

Beberapa hal yang menurut kami yang perlu anda siapkan sebelum menjalani kemoterapi adalah berikut ini:

  • Konsultasi yang detail kepada dokter onkologi seperti yang sudah dijelaskan di atas.
  • Biaya kemoterapi. Perhitungan biaya kemo sangat penting karena biaya kemo tidak murah juga apalagi jika anda berobat ke luar negeri.
  • Persiapkan mental anda dengan banyak berdoa sehingga anda lebih tabah menjalani kondisi anda.
  • Jadwal perjalanan anda. Anda perlu memastikan jadwal perjalanan anda dengan baik karena pengalaman kami menjalani kemoterapi bahwa efek samping akan muncul selama 7 hari setelah obat kemo dimasukkan. Oleh karena itu persiapan jadwal sangat penting, apakah anda akan tinggal lebih lama untuk pemantauan dokter atau anda langsung pulang sehingga saat efek samping muncul anda sudah berada di rumah.
  • Persiapkan makanan penunjang fisik. Mengingat efek samping kemoterapi yang brutal anda perlu menyiapkan makanan pendukung sehingga pasien kanker bisa menjalani pengobatan dengan baik. Misalnya putih telur untuk menunjang sel darah putih, buah-buah untuk membantu buang air besar, dll.
  • Tas aluminium foil. Tas ini berguna untuk membawa obat-obatan yang harus dijaga suhunya, misalnya neupogen. Neupogen adalah suntikan untuk menaikkan sel darah putih.
  • Hasil test dari laboratorium. Jangan lupa anda harus membawa hasil lab ketika bertemu dokter sebelum kemo, biasanya hasil test darah.
  • Persiapkan makanan yang dapat mengurangi efek samping kemoterapi. Ketika anda dijelaskan dengan dokter onkologi mengenai efek samping kemoterapi yang akan dijalani, anda bisa bertanya makanan apa saja yang perlu dikonsumsi agar kondisi fisik tetap bisa bagus/memenuhi syarat kemoterapi.
  • Wig kepala atau topi. Mayoritas efek samping dari kemoterapi adalah rambut rontok jadi anda perlu mempersiapkan wig (rambut palsu) atau topi sehingga penampilan anda bisa tetap seperti dulu.
  • Persiapkan obat-obat untuk meringankan efek samping. Mintalah kepada dokter obat-obat untuk mengurangi efek samping dari kemoterapi. Misalnya obat mual, obat penambah nafsu makan, suntikan darah putih, dll.

Itu adalah beberapa hal yang perlu anda persiapkan ketika anda akan menjalani kemoterapi versi kami. Untuk setiap obat kemoterapi mempunyai efek samping yang berbeda sehingga kami memberikan secara umum apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum kemoterapi.

Apa Saja Yang Perlu Dipersiapkan Setelah Kemoterapi

Selain persiapan sebelum kemoterapi anda juga perlu menyiapkan diri setelah kemoterapi. Anda akan bersiap-siap menghadapi efek samping yang brutal dari kemoterapi. Untuk menghadapi efek samping kemoterapi anda sudah dijelaskan pada persiapan sebelum kemoterapi. Bagian ini akan memberikan tips agar kondisi fisik tetap prima ketika harus menjalani kemoterapi berikutnya.

Pengalaman kami kemoterapi dijalankan 3 minggu sekali jadi minggu ke-1 adalah minggu berjuang dengan efek samping kemoterapi dimana sudah dijelaskan pada persiapan sebelum kemoterapi. Untuk minggu ke-2 dan ke-3 adalah persiapan dimana kondisi fisik anda harus bisa pulih setelah menjalani kemoterapi dan melewati efek sampingnya. Sebenarnya tips-nya sederhana, poin pentingnya adalah anda harus makan yang banyak agar tubuh anda mendapatkan asupan gizi yang banyak sehingga proses recovery/penyembuhan dari efek samping kemoterapi lebih cepat.

Beberapa tips dari kami untuk cepat pulih dari efek samping kemoterapi adalah:

  • Anda harus makan makanan bergizi. Banyak orang bilang jangan makan daging agar kanker tidak makin menyebar, pendapat kami itu hanya bisa dijalankan ketika anda tidak menggunakan kemoterapi. Tetapi jika menggunakan kemoterapi anda harus makan daging karena kondisi badan anda tidak akan mampu menjalani kemoterapi hingga selesai.
  • Banyak makan buah-buahan. Karena sifat obat kemoterapi adalah panas sehingga anda pasti akan susah buang air besar, jadi banyak makan buah-buahan akan membantu anda untuk BAB. Banyak makan buah-buah seperti pisang, semangka, pepaya, dll.
  • Makan putih telor mentah setelah bangun tidur pagi. Putih telor dapat membantu anda meningkatkan albumin dan menjaga sel darah putih tetap tinggi.
  • Makan makanan yang berfungsi untuk mengurangi efek samping kemoterapi. Misalnya anda memakai obat kemoterapi yang menyebabkan trombosit anda turun jadi anda harus sering makan makanan yang dapat menambah trombosit (jus jambu merah atau rebusan daun singkong) jadi ketika 2 minggu ini berlalu tubuh anda sudah siap untuk kemoterapi berikutnya.
  • Banyak makan sarang burung/protein sejenisnya. Makan sarang burung mitosnya dapat meningkatkan kondisi badan.
  • Kontak dokter pada kondisi darurat. Anda harus mengetahui siapa yang harus anda hubungi ketika kondisi darurat terjadi misalnya saja saat sabtu, minggu atau malam hari. Jadi anda tidak bingung harus menghubungi siapa pada kondisi itu.

Itu adalah tips dari kami agar kondisi badan cepat pulih dari kemoterapi dan siap untuk kemoterapi berikutnya. Kemoterapi berikutnya anda menggunakan panduan kami sebelum kemoterapi begitu dan seterusnya perputaran/cycle kemoterapi ini berjalan.

Dokter onkologi anda akan melakukan tes darah sebelum kemoterapi jadi ketika hasil tes darah bagus maka kemoterapi bisa dilanjutkan ketika hasilnya jelek maka anda harus minum supplement atau kemoterapi harus ditunda untuk beberapa hari hingga kondisi anda bisa bagus.

Pengalaman Persiapan Untuk Kemoterapi

Selain dari 2 bagian diatas kami juga ingin membagikan pengalaman kami pribadi bagaimana mempersiapkan sebelum kemoterapi dan menjalaninya. Kasus kami adalah kanker payudara stadium 4 yang sudah mnyebar ke getah bening, tulang dan kulit. Jadi persiapan kami sangat banyak selain yang sudah dijelaskan pada bagian di atas kami harus mempersiapkan perban-perban untuk menggantinya setiap hari. Perban-perban ini adalah perban khusus karena kanker yang dikulit menyebabkan tidak bisa kering jadi perlu perban khusus agar tidak infeksi dan bau.

Selain itu kami juga melakukan persiapan sebelum kemoterapi berupa obat-obatan untuk menjaga efek samping dari kemoterapi. Yang pasti kami siapkan adalah:

  • Obat mual.
  • Obat antibiotik untuk berjaga-jaga jika ada infeksi.
  • Obat demam.
  • Obat diare.
  • Obat pelancar BAB (buang air besar).
  • Obat untuk mengatasi perih di lambung.

Selain itu kami juga mempersiapkan berbagai jenis makan misalnya minum susu kolustrum. Sejak dulu kami mengkonsumsi susu kolustrum agar kondisi badan lebih prima. Jadi terus dikonsumsi sebelum dan sesudah kemoterapi agar fisik cepat pulih. Selain itu kami juga banyak mengkonsumsi putih telur begitu bagun pagi sebanyak mungkin dan harus mentah. Karena dengan kondisi mentah tingkat efektifitas putih telur jadi lebih baik.

Selain persiapan medis dan makanan kami perlu mempersiapkan dari segi keuangan karena kemoterapi bukan pengobatan yang murah. Kami menjalankan kemoterapi di Singapura jadi kami harus membawa singapura dolar secara cash. Jadi sebelum berangkat kami membawa cash yang cukup sesuai dengan biaya kemoterapi dan biaya hidup beberapa hari disana.

Ini adalah persiapan sebelum kemoterapi yang kami jalankan semoga share pengalaman ini bisa berguna bagi anda yang membaca artikel ini sehingga anda bisa lebih siap menghadapi kemoterapi.

Kesimpulan

Secara singakat persiapan sebelum kemoterapi harus anda lakukan dengan seksama agar anda bisa lebih siap ketika anda menghadapi efek dari obat kemo. Matangkan konsultasi dengan dokter, lakukan persiapan sebelum kemoterapi dan siapkan diri anda setelah obat kemo masuk agar anda siap untuk kemoterapi berikutnya.

Jika anda ingin share pengalaman anda kepada kami anda bisa menuliskan pada bagian komentar di bawah posting ini. Pengalaman anda sangat berharga bagi semua pasien kanker di dunia. Jika anda ingin membagi cerita anda kepada dunia anda bisa kontak email kami transferfactorformula@gmail.com dan kami akan mempublish pada blog kami cerita anda. Pengalaman anda sangat berarti untuk support penderita kanker.

Baca artikel lain mengenai Meningkatkan Albumin