Category Archives: Kanker Usus

Makanan Untuk Penderita Kanker Usus

Macam-Macam Makanan Untuk Penderita Kanker Usus

Usus merupakan organ tubuh dalam manusia yang memiliki peranan yang sangat penting dalam mencerna makanan. Tahukah kamu bahwa usus rentan terhadap berbagai macam penyakit. Salah satunya adalah kanker usus. Seseorang yang menderita kanker usus hanya dapat mengonsumsi makanan untuk penderita kanker usus. Usus mempunyai peranan menyerap nutrisi atau kandungan yang dikonsumsi manusia setiap hari. Kanker usus banyak terjadi di kalangan para pria. Namun terkadang seseorang tidak menyadari tentang penyakit ini sehingga mendapat penanganan yang terlambat.

Untuk dapat mengetahui lebih banyak tentang kanker usus. Ada baiknya kita mempelajari tentang gejala kanker usus yang sering terjadi. Berikut ini adalah gejala kanker usus yang sering dialami oleh penderita kanker usus.

1. BAB Disertai Darah

Buang air besar secara tidak normal dan disetai darah merupakan salah satu gejala kanker usus yang wajib kamu ketahui. Jika anda mengalami gejala ini ada baiknya anda memeriksakan diri ke dokter atau rumah sakit terdekat.

2. Nyeri Perut

Gejala berikutnya pada penderita kanker usus adalah nyeri perut tak tertahankan. Bukan karena masalah perut seperti diare, atau  nyeri perut karena menjelang haid, Nyeri perut ini disebabkan karena adanya sel-sel kanker atau tumor dalam perut. Selain itu, disertai pula dengan rasa mual dan muntah.

3. Anemia/Kekurangan Zat Besi

Tanda kanker usus berikutnya adalah penderita mengalami kekurangan zat besi atau anemia. Hal ini disebabkan karena pendarahan pada usus mengakibatkan tubuh kehilangan banyak zat besi.

4. Sembelit Atau Susah Buang Air Besar

Gejala kanker usus selanjutnya adalah susah buang air besar atau sembelit. Hal ini disebabkan karena adanya gangguan pencernaan yang disebabkan kanker yang tumbuh di dalam usus.

5. Berat Badan Menurun

Gejala kanker usus selanjutnya adalah penderita mengalami penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas misalnya diet dan lain sebagainya. Bahkan penurunan berat badan ini terjadi meski penderita sudah mengonsumsi banyak makanan.

Itulah beberapa macam gejala yang paling umum terjadi pada orang dengan indikasi kanker usus. Apabila merasakan salah satu atau beberapa macam gejalanya sekaligus, maka sebaiknya segera melakukan konsultasi dengan tenaga medis dan lakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum semuanya terlambat.

Berbagai Macam Jenis Makanan untuk Penderita Kanker Usus

Makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita kanker usus cukup terbatas. Tidak banyak makanan yang dapat dikonsumsi untuk penderita penyakit ini. Pemilihan makanan pun juga harus sangat cermat dan teliti Berikut ini adalah bahan makanan yang dapat dikonsumsi oleh penderita penyakit kanker usus, di antaranya:

1. Ikan Salmon

Meski memiliki harga yang cukup mahal, namun kandungan nutrisi pada ikan salmon sangatlah banyak. Juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Ikan ini mempunyai kandungan proein yang sangat tinggi. Oleh karena itu, ikan ini sangat bagus untuk penderita kanker usus. Tidak hanya unuk penderita kanker usus, bahkan ikan ini bagus untuk menjaga kesehatan. Kandungan Omega 3 dalam ikan ini juga cukup tinggi.

2. Brokoli

Brokoli merupakan salah satu makanan untuk penderita kanker usus. Kandungan nutrisi yang terdapat dalam brokoli juga sangat beragam dan tinggi. Selain itu, brokoli mudah sekali dicerna dan memiliki kandungan serat yang tinggi. Karena mudah dicerna, makan penderita kanker usus dapat mengonsumsi makanan ini sehari-hari. Anda juga bisa memadukan brokoli dalam berbagai jenis menu makanan.

3. Buah Manggis

Selain bagus untuk kesehatan buah manggis sangat bagus untuk para penderita kanker usus. Buah ini mengandung senyawa xamthone yang dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam usus. Bukan hanya kanker usus namun penyakit kanker pada umumnya. Tidak hanya buahnya yang memiliki manfaat. Kulitnya pun juga berkhasiat untuk mengobati kanker.

4. Madu

Madu memiliki khasiat yang beragam. Juga dapat menjaga kesehatan tubuh kita. Madu memiliki banyak manfaa bagi tubuh. Madu juga merupakan makanan untuk penderita kanker usus karena madu sangat baik untuk pencernaan. Oleh karena itu, mengonsumsi madu setiap hari untuk menjaga kesehatan sangat dianjurkan. Madu bias dibeli di apotek hingga toko madu di sekitar anda. Pilihlah madu asli karena kandungan madu asli lebih banyak daripada madu campuran.

5. Buah Berry

Buah Berry memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi. Antioksidan sendiri merupakan zat yang dapat membantu menjaga kekebalan tubuh. Dan membantu daya tahan  tubuh agar terhindar dari serangan penyakit. Buah ini juga bagus dikonsumsi oleh para penderita kanker usus karena kandungan buah ini dapat membantu tubuh menjadi lebih kuat dan sehat.

6. Buah Naga

Buah naga termasuk buah yang memiliki banyak kandungan nutrisi dan vitamin. Selain itu, manfaat buah naga sangat penting bagi tubuh. Buah ini juga memiliki kandungan serat yang tinggi dan bagus untuk pencernaan. Oleh karena itu, penderita kanker usus sangat disarankan untuk mengonsumsi buah ini. Buah naga juga memiliki khasiat untuk melawan sel-sel kanker dalam tubuh. Rasanya yang manis dan enak membuat buah ini banyak disukai oleh masyarakat.

7. Wortel

Wortel merupakan salah satu sayuran yang banyak mengandung mineral dan vitamin.Terutama vitamin A yang bagus untuk kesehatan mata. Wortel juga  termasuk dalam daftar makanan untuk penderita kanker usus yang bagus dikonsumsi sehari-hari.

Wortel juga ampuh dalam melawan pertumbuhan sel-sel kanker. Kerena memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Sehingga wortel mampu menjaga kekebalan dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh penderita kanker usus.

8. Susu

Susu merupakan minuman yang bagus dikonsumsi sehari-hari. Susu juga sangat dianjurkan diminum setiap hari. Juga bagus untuk penderita kanker usus. Namun bukan susu seperti susu sapi, susu kemasan yang dapat dikonsumsi oleh penderita kanker usus. Melainkan susu kedelai karena susu kedelai mudah dicerna oleh penderita kanker usus. Juga aman dikonsumsi oleh siapa saja.

Cara Mengatur Pola Hidup yang Sehat untuk Pasien Kanker Usus

Makanan merupakan sumber energi untuk beraktivitas sehari-hari, Memilih makanan yang baik tentunya sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Oleh karena itu menjaga pola makan yang sehat dan teratur sangat diperlukan oleh tubuh. Makan-makanan yang bergizi serta sehat sangat baik untuk dijadikan makanan untuk penderita kanker usus. Penderita kanker usus tidak dapat mencerna makanan seperti biasanya, oleh karena itu hanya makanan-makanan tertentu yang dapat dikonsumsi.

Olahraga yang teratur juga dapat menjaga kesehatan tubuh kita. Lakukan olahraga ringan secara teratuh. Hindari merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Selain itu, jaga lingkungan tempat tinggal anda tetap bersih dan nyaman. Karena lingkungan yang bersih dan nyaman akan mempengaruhi kesehatan tubuh kita. Mengonsumsi vitamin untuk menjaga kesehatan tubuh juga sangat diperlukan. Hindari makanan kemasan dan juga yang mengandung pengawet karena tidak baik untuk kesehatan.

Baca artikel lain mengenai Gejala Kanker Getah Bening Pada Anak

Operasi Kanker Usus Besar

Operasi Kanker Usus Besar Melalui Metode Operasi Minim Sayatan

Kanker usus besar atau yang sering disebut kanker kolon merupakan kanker yang menyerang bagian usus besar. Biasanya penderita kanker ini dapat disembuhkan setelah melalui proses operasi kanker usus besar. Sebanyak 90 persen penyakit ini banyak terjadi di usia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini juga dapat menyerang  pasien remaja, anak, hingga dewasa.

Kanker usus besar biasanya terbentuk karena gumpalan-gumpalan Polip Adonema dan kemudian menyebar secara tidak terkendali, terutama di bagian jaringan usus besar. Usus besar merupakan bagian terakhir dalam proses pencernaan makanan. Adanya sel-sel kanker di dalam jaringan usus besar akan mengakibatkan proses pencernaan dalam tubuh terhambat. Selain itu, proses pencernaan makanan juga akan terganggu.

Kanker usus besar bisa ditandai dengan munculnya gejala-gejala: terdapat darah dalam kotoran atau feses, bisa pula ditandai dengan terjadinya pendarahan di anus, berat badan menurun, mudah lelah, nyeri perut, diare, hingga nafsu makan berkurang yang dapat terjadi secara bertahap dan dalam jangka waktu yang lama.

Operasi Kanker Usus Besar dan Metode Operasinya

Kanker bisa terjadi karena mutasi genetik di mana sel-sel tumbuh secara tidak normal yang kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Salah satunya adalah kanker usus besar. Mutasi genetik pada kanker usus besar ini biasanya disebabkan oleh faktor keturunan.

Penyebab kanker usus besar sangat bermacam-macam, bisa karena faktor makanan, lingkungan dan beberapa faktor lainnya. Salah satu metode pengobatan dalam kasus kanker di organ pencernaan ini adalah dengan melakukan operasi kanker usus besar. Berkat teknologi medis yang makin berkembang, baru-baru ini telah berhasil ditemukan metode operasi kanker usus besar yang dapat meminimalisasi luka sayatan.

Sebagai perbandingan, pada proses operasi biasa atau konvensional, biasanya dokter akan membedah bagian perut untuk melakukan pengangkatan kanker atau pembuangan bagian yang terkena kanker. Biasanya dalam proses operasi ini akan menghasilkan sayatan sepanjang 12 cm dengan waktu pemulihan luka yang cukup lama.

Namun saat ini kebanyakan dokter menggunakan metode baru dalam operasi kanker usus besar  yang minim sayatan yaitu metode bedah minimal invasive. Metode ini banyak digunakan untuk menyembuhkan penyakit kanker usus di berbagai negara. Bahkan menurut dr. Eko Priatno, Konsultan Bedah disgetive yang dinas di Rs. Pondok indah menyatakan bahwa di Korea operasi kanker usus besar banyak menggunakan metode ini dan sudah tidak menggunakan metode konvensional lagi.

Kelebihan metode medah ini juga cukup banyak seperti lamanya waktu pemulihan di rumah sakit lebih cepat karena luka sayatan yang dimiliki pasien lebih sedikit, Bekas operasi yang dimiliki pasien juga mudah disembuhkan dan tidak banyak luka sayatan. Namun tidak semua kanker usus dapat ditangani dengan metode bedah yang satu ini. Biasanya operasi dengan metode ini dilakukan hanya untuk kanker usus stadium 1 sampai 3. Jika kanker sudah mencapai stadium 4, maka tidak bisa disembukan dengan metode operasi seperti ini.

Metode operasi dengan minim sayatan tentunya akan membuat pasien lebih cepat pulih daripada metode operasi konvensional. Tetapi ada faktor yang harus dipertimbangkan seperti faktor keadaan pasien, letak kanker atau sel tumor hingga tingkat keganasan kanker yang diderita pasien. Beberapa faktor ini yang harus dipertimbangkan dokter sebelum melakukan operasi. Pasien dengan kondisi kanker usus stadium 4 biasanya mereka dianjurkan untuk melakukan kemoterapi dan radiasi karena proses pembedahan sangan berisiko bagi pasien kanker dengan kondisi tersebut.

Radiasi dan kemoterapi kadang juga dilakukan sebelum operasi pembedahan untuk mengurangi jumlah sel kanker dan rasa sakit yang diderita pasien. Radiasi dan kemoterapi juga memiliki beberapa efek samping seperti sakit kepala, rambut rontok, berat badan menurun yang merupakan risiko  pemulihan kanker dengan metode tersebut.

Kanker dapat dihindari dengan berbagai cara. Salah satunya adalah mengonsumsi makan-makanan yang bergizi. Menghindari junkfood. Berolahraga secara teratur. Tidak merokok karena merokok dapat merusak organ tubuh dan tidak baik untuk para perokok aktif dan pasif.

Alternatif Metode Operasi untuk Kanker Usus Besar Tingkat Akut

Salah satu pengobatan yang dapat ditempuh untuk mengobati kanker usus besar adalah dengan operasi. Operasi kanker usus besar pun juga memiliki risiko yang mungkin akan ditanggung pasien pasca operasi. Jenis operasi yang dilakukan pun juga tergantung dari jenis kanker usus besar dan tingkat stadium kanker usus yang diderita.

Jika kanker usus besar masih dalam stadium awal, maka operasi yang dapat dilakukan adalah operasi Kolonoskopi yang merupakan operasi untuk menghalangi tumbuhnya kanker atau tumor dalam usus besar. Jika operasi tersebut tidak berhasil maka disarankan untuk melakukan operasi Laparoskopi atau yang lebih sering disebut operasi pengangkatan lubang kunci.

Operasi kanker usus besar selanjutnya yang bisa dilakukan adalah operasi kolostomi. Operasi ini dilakukan jika kanker telah menyebar ke seluruh dinding usus. Operasi ini dilakukan untuk melakukan proses pengangkatan bagian yang diserang oleh sel-sel kanker sebelum menyebar lebih jauh. Kelenjar getah bening di sekitar usus pun juga akan mengalami proses pengangkatan.

Jika kondisi pasien cukup buruk, maka prosedur operasi dilakukan bukan untuk melakukan penyembuhan total pada pasien, melainkan hanya meringankan rasa sakit dan mengurangi sel-sel kanker yang tersebar dalam jaringan usus besar.

Selain operasi, ada pula metode pengangkatan kanker yang dapat disembuhkan melalui beberapa metode ini.

  1. Kemoterapi

Kemoterapi merupakan metode untuk membunuh sel-sek kanker melalui obat, bisa dengan disuntikkan, diminum untuk membunuh sel-sel kanker dalam tubuh. Proses kemoterapi biasanya dilakukan sebelum operasi kanker usus besar untuk mengurangi rasa sakit pada pasien atau meredakan tumor sebelum melakukan operasi. Waktu kemoterapi biasanya dilakukan secara bertahap dan rutin. Kemoterapi juga memberikan efek pada pasien yang menjalankan kemoterapi, seperti pusing, rambut rontok, dan lain-lain.

  1. Radioterapi

Berbeda dengan kemoterapi yang dilakukan pasca operasi kanker usus besar, maka Radioterapi merupakan metode pengobatan yang dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker dengan cara memancarkan gelombang radiasi tinggi. Radioterapi dibagi menjadi dua jenis yaitu Radioterapi eksternal yang merupakan metode membunuh sel-sel kanker dengan melakukan radiasi dengan gelombang radiasi tingkat tinggi. Biasanya radioterapi ini dilakukan lima hari dalam seminggu yang akan memakan waktu satu hingga lima minggu prosesnya. Radioterapi lainnya adalah radioterapi internal yang dilakukan sekali sebelum pasien menjalankan operasi.

Untuk dapat mencegah penyakit kanker usus besar kita dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang  memiliki serat tinggi. Selain itu,  juga olahraga yang teratur. Kurangi makan- makanan instan atau yang banyak mengandung bahan pengawet. Tidak hanya itu, pola makan yang teratur juga dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Ditambah dengan pola tidur yang baik dan cukup. Jika hal tersebut seimbang maka kesehatan tubuh kita akan terjaga.

Baca artikel lain mengenai Imunoterapi Pada Kanker

Jus Buah Untuk Penyakit Kanker Usus

Macam-macam Jus Buah Untuk Penyakit Kanker Usus

Di zaman serba instan, kanker menjadi salah satu penyakit yang paling sering ditemukan. Salah satunya adalah kanker usus besar. Yang disebut dengan kanker usus  besar itu sendiri adalah kanker kolon, yakni kanker yang bersarang pada usus besar manusia, yang letaknya di bagian teakhir sistem pencernaan. Walau bisa menyerang semua usia, namun sebanyak 90% penderitanya berasal dari lansia yang usianya di atas 60.

Kanker usus besar diawali dengan adanya gumpalan-gumpalan sel berukuran kecil, yang dikenal dengan nama polip adenoma. Tak hanya diam di satu tempat, kemudian gumpalan ini malah menyebar kemana-mana seiring waktu dengan tidak terkendali. Adapun gelaja kanker usus besar itu sendiri antara lain adalah munculnya darah pada feses (kotoran) dan terjadi pendarahan pada lubang pencernaan, tekstur kepadatan feses berubah, ada yang semakin keras dan sebabkan sembelit, sampai yang menjadi diare. Berat badan pun menurun drastis, perut selalu mengalami kram, kembung-kembung. Jadi sering buang air besar dan diare tetapi ada juga yang jadi sembelit dan mengalami konstipasi. Nafsu makan juga menurun.

Bahan-bahan Jus Buah untuk Penyakit Kanker Usus

Sebagaimana penderita kanker lainnya, ada makanan yang dipantang dan ada makanan lain yang dianjurkan untuk dikonsumsi. Untuk kanker usus itu sendiri, jus menjadi salah satu makanan yang dimasukkan ke dalam terapi penyembuhan. Beberapa macam buah dan sayuran yang dianjurkan untuk dikonsumsi dalam bentuk jus adalah sebagai berikut ini, termasuk cara untuk mengolahnya untuk membuat jus buah untuk penyakit kanker usus.

Wortel. Ini adalah sayur pertama yang dianjurkan untuk banyak dikonsumsi oleh penderita kanker, apalagi yang sedang mengikuti sesi kemoterapi atau sesi pemulihan paska operasi. Karena wortel memiliki khasiat untuk memperbaiki sel tubuh yang rusak, sehingga pemberian jus wortel secara rutin bisa mempercepat pemulihan dan mencegah penyebaran kanker.

Adanya beta karoten, vitamin A dan K, vitamin B6, kalium dan juga serat membuktikan bahwa sayuran ini adalah sumber kesehatan bagi masyarakat yang rutin mengonsumsinya.

Cara membuat jus wortel untuk kanker usus: 3 buah wortel ukuran sedang dicuci bersih (boleh dikupas boleh tidak), dua sendok madu murni. Proses wortel menggunakan juicer, campur dengan madu dan minum sampai habis.

Manggis. Siapa yang tak tahu buah manggis? Buah bulat dengan isian putih bersih ini memiliki rasa manis legit yang sangat lezat. Ternyata tak cuma enak dimakan saja, namun juga memiliki kandungan alami yang baik unuk kesehatan tubuh. Menurut penelitian, dalam buah manggis terkandung senyawa xamthone yang mampu menghambar laju perkembangan kanker berbahaya, dan akhirnya penyakit mematikan ini menjadi lebih mudah untuk dikendalikan, bahkan untuk disembuhkan pun bukan hal yang mustahil. Kandungan itu ditemukan di kulitnya, dan cara untuk mengolahnya adalah direbus, kemudian airnya diminum. Bisa juga dengan cara dijus sehingga semua kandungannya terminum tanpa ada yang terbuang sia-sia.

Cara membuat jus manggis: Siapkan kulit buah manggis yang sudah dikeringkan, lalu seduh dengan air panas dan minum airnya setelah hangat. Boleh juga mengolah kulit manggis segar, diproses menjadi jus dan diminum. Jika tak kuat dengan pahitnya, campur dengan madu.

Brokoli. Sayur hijau yang satu ini dipanggil sebagai sayur super karena kandungan gizi dan nutrisinya luar biasa, bahkan jika dikonsumsi dengan rutin dalam porsi yang pas mampu menjaga kesehatan kita serta mencegah kanker, termasuk kanker kolon. Brokoli diketahui mengandung Sulforaphane dan juga Indole-3-Carbinol, mereka adalah senyawa tumbuhan (fitokimia) yang mampu turunkan risiko kanker dalam tubuh. Adanya senyawa tersebut tingkatkan detoksifikasi dan memiliki peran sebagai aintioksidan untuk menangkal semua radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini serta risiko kanker. Konsumsi brokoli dengan cara dijus, atau direbus maupun dikukus secara rutin dan risiko berbagai kanker menurun.

Cara membuat jus brokoli untuk kanker: Siapkan satu batang brokoli, siangi dan cuci bersih. Blender bersama madu murni dan minum sampai habis sebelum berubah warna karena aromanya jadi kurang sedap.

Teh Hijau. Sudah sejak zaman dahulu, jenis teh yang satu ini dikenal sebagai salah satu terapi pengobatan yang terpercaya. Belakangan diketahui teh hijau adalah sumber antioksidan yang tinggi, mampu menangkal radikal bebas dan menghalau bibit kanker. Itulah kenapa, mengonsumsi teh hijau bersama buah lain bisa menghindarkan kita dari kanker usus.

Cara membuat jus teh hijau sangat mudah, diblender bersama madu murni atau diaduk biasa menggunakan satu sampai dua sendok madu pun bisa.

Modifikasi Resep Jus Buah untuk Kanker Usus

Namanya juga harus dikonsumsi secara terus menerus, bahkan bisa sampai tiga kali dalam satu hari. Bayangkan jika harus terus menerus mengonsumsi jus dengan formula yang sama, sudah tentu akan segera merasakan bosan. Oleh sebab itu, untuk menghindari kebosanan, maka kita bisa memodifikasi jus buah untuk kanker usus dengan beberapa jenis buah dan sayur dalam sekali olah. Berikut adalah resep jus buah untuk kanker usus yang bisa dicoba.

  • Jus Brokoli, Pokcoy, dan Nanas. Ini adalah resep jus yang baik untuk mendetoks tubuh dan melancarkan metabolisme tubuh termasuk buang air besar. Cara membuatnya juga mudah sekali, cukup memasukkan 1 batang brokoli (kuntumnya saja), pokcoy (empat-lima lembar), setengah buah nanas ke dalam blender. Hasilnya adalah satu gelas besar, bisa dikonsumsi sekaligus sedikit-sedikit dan bisa juga untuk dua kali minum. Jus ini mengenyangkan, seratnya juga banyak.
  • Jus Wortel, Tomat, Strawberry. Untuk yang satu ini bisa dikonsumsi untuk menyegarkan tubuh, memenuhi kebutuhan vitamin harian, serta memperbaiki sel tubuh yang rusak. Cara mengolahnya adalah memproses dua batang wortel, satu buah tomat ukuran besar dan lima buah strawberry di dalam blender, atau juicer dan diminum langsung. Aromanya wangi, rasanya manis dan menyegarkan.
  • Jus Brokoli dan Apel. Brokoli memang memiliki aroma yang kurang sedap, apalagi untuk yang kurang suka konsumsi sayuran. Tapi khasiatnya luar biasa untuk tubuh dan kesehatan usus. Untuk membuat jus brokoli lebih lezat bisa dengan mencampurnya dengan buah apel. Caranya dengan memblender satu batang brokoli (kuntumnya saja) dengan sebutir apel, minum langsung dengan ampasnya. Perut kenyang, badan segar dan buang air besar lancar.

Berapa banyak jus yang bisa kita konsumsi dalam satu hari, termasuk jus buah untuk penyakit kanker usus? Dianjurkan untuk mengonsumsi jus sebanyak dua kali dalam satu hari, yaitu pada pagi hari saat sarapan pagi dan malam hari sebelum tidur. Akan tetapi, bagi yang sedang menjalani kemoterapi maka dibutuhkan asupan nutrisi dan gizi yang berlipat untuk mengembalikan kekuatan serta stamina. Oleh sebab itu, lebih baik mengonsumsi jus dalam jumlah yang lebih banyak dalam satu hari.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Mahkota Dewa