Category Archives: Kanker Serviks

Jus Untuk Kanker Serviks

Jus Untuk Kanker Serviks Yang Paling Segar Dan Cara Membuatnya

Kanker serviks adalah jenis kanker yang paling mematikan, biasanya terjadi pada para wanita. Oleh karena merupakan kanker yang terdapat pada bagian leher rahim.

Jumlah penderita kanker serviks di Indonesia saja sudah ada sangat banyak apalagi jika ditambah jumlah penderita dari seluruh dunia. Penyebab kanker serviks itu bermacam-macam, tapi yang paling bisa menjadi penyebabnya adalah pola hidup tidak sehat.

Pengobatan untuk kanker serviks memang sudah ada hanya tidak ampuh untuk semua pasien. Maka dari itu supaya tidak terjadi para wanita harus lebih banyak mengonsumsi makanan-makanan yang sehat.

Jus untuk kanker serviks termasuk yang bisa menghindarkan wanita dari penyakit mematikan ini.

Ada banyak sekali buah-buahan yang bisa dikonsumsi untuk mencegah penyakit ini baik langsung dimakan atau telah dibuat menjadi jus. Selain itu ada juga sayuran dan tanaman-tanaman obat. Dapatkan informasi mengenai pembuatan jus untuk kanker serviks pada pembahasan di bawah ini.

Penyebab Kanker Serviks Ternyata Kebiasaan Sehari-hari!

Gejala awal dari kanker serviks memang sulit sekali untuk diketahui. Jadi biasanya para penderita akan mulai memeriksakan kondisinya atau divonis menderita penyakit ini ketika sudah ada dalam stadium tengah.

Ternyata, beberapa kegiatan sehari-hari termasuk yang bisa memicunya. Contohnya antara lain.

1. Penggunaan Pil KB

Ada banyak wanita yang menggunakan pil KB. Meski memang memiliki manfaat, tapi jika menggunakannya dalam jangka panjang maka bisa menjadi penyebab kanker serviks. Oleh karena bisa berpengaruh terhadap kesehatan dari leher rahim. Apabila penggunaannya dihentikan maka risiko terkena kanker serviks akan turun.

Namun jika Anda terpaksa harus menggunakannya maka harus banyak berkonsultasi dengan dokter kandungan.

2. Kurangnya Konsumsi Sayuran dan Buah-buahan Segar

Ini dia kebiasaan sepele yang justru semakin membuat risiko kanker serviks lebih tinggi. Wanita yang kurang mengkonsumsi 2 bahan alami ini punya risiko dua kali lipat lebih besar untuk terserang penyakit ini. Padahal di dalam kedua bahan makanan ini terdapat banyak sifat anti kanker.

Oleh karena menjadi salah satu penyebabnya maka untuk menyembuhkannya pun perlu menggunakan bantuan dari dua bahan ini. Salah satu caranya dengan membuat jus untuk kanker serviks.

Jus untuk Mencegah Penyakit Serviks

Jus yang dibuat untuk mencegah penyakit kanker serviks ini berasal dari sayur-sayuran, buah-buahan, dan berbagai tumbuhan obat. Ada beberapa bahan yang mungkin baru Anda dengar tapi kebanyakan sudah tidak asing lagi.

Apa saja bahan-bahan yang dimaksud? Langsung saja lihat pembahasannya sebagai berikut.

Jus Brokoli

Brokoli memang sudah dikenal akan khasiatnya sebagai sayuran anti kanker karena memiliki kandungan sulforaphane yang tinggi. Selain bisa mencegah kanker serviks juga bisa mencegah kanker payudara.

Kandungan lain yang terdapat di dalam brokoli adalah kalsium, kalium, vitamin A, dan bahan-bahan mineral lain.

Cara untuk membuat jus anti kanker serviks menggunakan brokoli adalah sebagai berikut.

  • Selain menyiapkan satu tangkai brokoli yang besar, siapkan juga setangkai seledri, dan tiga buah wortel.
  • Sesudah itu bersihkan semua bahan-bahannya dan potong sampai kecil-kecil.
  • Selanjutnya langsung saja blender semuanya sampai tercampur rata dan lembut.

Sesudah itu Anda bisa langsung mengkonsumsinya. Akan lebih baik diminum 2 kali seminggu untuk mencegahnya dan 1 kali sehari apabila untuk menyembuhkan.

Wortel yang ditambahkan di sini memiliki zat karatenoid yang benar-benar berkhasiat untuk mencegah penyakit kanker serviks.

Jus Sirsak

Baik dimakan secara langsung atau dijadikan jus untuk kanker serviks buah sirsak sama-sama bermanfaat. Namun dibandingkan dengan buahnya daun sirsak justru lebih berkhasiat untuk mencegah penyakit ini.

Daun sirsak sudah dikenal bisa menjadi bahan untuk menyembuhkan berbagai penyakit termasuk kanker serviks. Cara untuk membuat jus dengan daun sirsak adalah sebagai berikut.

  • Siapkan 2 sampai 3 lembar daun sirsak lalu cuci sampai bersih.
  • Sesudah itu tambahkan air dan direbus sampai mendidih. Akan lebih baik jika jumlah airnya telah menyusut beberapa persen. Kemudian saring.

Sudah itu Anda langsung bisa mengkonsumsinya. Untuk mencegah kanker serviks maka bisa dikonsumsi satu kali seminggu saja tapi untuk menyembuhkan nya maka harus diminum setiap hari sebanyak 1 kali saja.

Jus Tapak Dara

Mungkin ada diantara Anda yang belum tahu tanaman apa ini, saya akan menjelaskannya sedikit.

Tapak dara merupakan tanaman herbal yang sangat ampuh sekali dalam memberantas kanker serviks atau kanker mulut rahim. Hal ini karena di dalamnya terdapat kandungan vinkristin dan viblastin. Tanaman ini sudah terbukti secara ilmiah dapat menyembuhkan penyakit kanker serviks.

Cara untuk membuat jus atau ramuan dari bahan ini mudah sekali. Anda hanya perlu menyiapkan segenggam daun tapak dara kemudian cuci sampai bersih. Sesudah itu rebus menggunakan air sebanyak 2 gelas dan didihkan sampai tersisa satu gelas aja.

Sesudah itu, minum 2 kali sehari untuk mencegah dan 1 kali sehari untuk menyembuhkan.

Jus Buah Bit

Untuk membuat jus ini Anda perlu menambahkan banyak bahan seperti wortel, seledri, kentang, dan lobak. Untuk buah bitnya disiapkan sekitar 240 gram lalu wortel dan seledri 100 gram, lobak 30 gram, dan kentang 50 gram.

Cuci semua bahan-bahan tersebut sampai bersih kemudian masukkan ke dalam blender tanpa dikupas. Blender dalam beberapa lama sehingga terbentuk seperti bubur dengan dominasi warna merah.

Konsumsi jus atau bubur ini tanpa gula sebanyak 6 sampai 7 kali sehari. Meski memang terasa tidak enak tapi sangat bermanfaat sekali untuk menyembuhkan penyakit kanker serviks.

Jus Jeruk

Cara untuk membuat jus jeruk sangat mudah. Anda hanya perlu memeras buah jeruk yang segar kemudian diblender atau tambahkan saja dengan air. Namun jangan ditambahkan dengan gula.

Di dalam jeruk terdapat kandungan asam folat yang bisa memberikan atau positif terhadap kanker serviks.

Jus Pepaya

Di dalam buah ini terdapat kandungan vitamin C yang sangat banyak kemudian menjadi sumber antioksidan yang baik. Khasiat pepaya adalah mampu mengurangi salah satu dari penyebab kanker yang bernama absorsi nitrosamines.

Biasanya penyebab penyakit kanker ini berasal dari makanan makanan yang diolah. Selain itu pada pepaya juga ada kandungan asam folat yang mampu mencegah berbagai jenis kanker termasuk kanker serviks.

Selain dengan berbagai jus ini Anda harus mengonsumsi makanan lain yang benar.

Seperti untuk sarapan bisa mengkonsumsi buah melon, yoghurt, jus jeruk dan granola. Kemudian ketika makan siang konsumsi roti lapis dengan isi keju dan sayuran seperti jamur, paprika, dan zuchinni.

Untuk makan malam buat salad dengan campuran pasta gandum utuh, grapefruit, tomat, ayam kacang hitam, dan bayam.

Sementara itu, untuk mencegah kanker serviks dan jenis kanker lainnya, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan lain secara langsung. Beberapa diantaranya adalah alpukat, melon, semangka, apel, mahkota dewa, delima, nanas, sirsak, anggur, tomat, dan berbagai jenis berry.

Anda bisa mengonsumsi buah-buahan ini secara langsung maupun dibuat jus. Akan lebih baik lagi apabila mencampurkan semuanya jadi satu tapi jangan tambahkan dengan gula atau madu. Oleh karena dua bahan pemanis ini lebih baik dihindari atau dikurangi konsumsinya.

Demikianlah informasi mengenai jus untuk kanker serviks dan cara pembuatannya. Semoga bermanfaat!

Baca artikel lain mengenai Pemeriksaan PET Scan

Perbedaan Kanker Rahim dan Kanker Serviks

Perbedaan Kanker Rahim dan Kanker Serviks, Apakah Keduanya Sama?

Seiring dengan perkembangan jaman dan teknologi, siapa saja dituntut untuk menjadi pintar. Pintar di sini dimaknai sebagai selalu uptodate dengan segala bentuk perkembangan informasi. Dengan memiliki informasi yang terbaru, tentu banyak memberikan nilai positif dalam kehidupan.

Bagi wanita, memiliki pengetahuan dan informasi mengenai beberapa jenis penyakit yang menyerang wanita merupakan hal yang juga penting. Pengetahuan ini dijadikan bekal untuk dapat memberikan respon yang tanggap terhadap segala bentuk gejala yang ditampakan oleh tubuh.

Salah satu jenis penyakit yang menyerang wanita saat ini adalah kanker rahim. Hanya saja, kebanyakan orang menyamakan antara kanker rahim dan kanker serviks, di mana kanker serviks adalah kanker leher rahim. Padahal sejatinya, keduanya merupakan hal yang berbeda.

Penyakit Kanker Rahim

Kanker rahim adalah kanker yang menyerang rahim wanita sehingga kanker ini juga disebut sebagai kanker uterus atau endometrium, keduanya merupakan nama lain dari rahim. Rahim merupakan organ vital wanita yang menjadi tempat pertumbuhan janin pada saat kehamilan.

Penyebab kanker rahim masih tidak dapat diketahui secara pasti, namun, kebanyakan kasus yang ditemukan mengenai kanker rahim adalah Karena terlalu tingginya produksi hormone esterogen yang tak diimbangi dengan produksi hormone progesterone.

Kebanyakan kasus kanker rahim ini ditemukan pada wanita yang sudah memasuki masa menopause. Hal ini disebabkan karena pada masa ini, wanita sudah tidak lagi memproduksi hormone progesterone, sedangkan produksi hormone esterogen masih dilakukan. Sehingga dengan ini, keberadaan hormone esterogen tidak diimbangi dengan hormone progesterone. Inilah yang kemudian memicu timbulnya kanker rahim pada diri seorang wanita.

Beberapa gejala yang ditampakan oleh kanker rahim ini adalah pendarahan dan munculnya lendir yang tak normal. Pendarahan ini berada di luar batas pendarahan normal atau haid normal yang dialami seorang wanita. bisa jadi mengenai waktnya yang lebih lama dibandingkan haid biasanya serta mengenai volume darah yang dikeluarkan menjadi lebih banyak dibandingkan biasanya.

Selain itu, gejala yang ditampakan oleh kanker rahim adalah munculnya lendir yang juga tidak seperti biasanya. Merupakan hal yang normal bagi seorang wanita untuk mengeluarkan lendir. Hanya saja, lendir yang tak normal ini adalah saat memiliki warna kehijauan atau kekuningan serta ada bau yang menyengat.

Selain dua ciri di atas, kanker rahim juga disertainya adanya rasa sakit yang muncul saat buang air kecil, dan hubungan suami istri. Rasa sakit juga muncul pada bagian bawah perut atau panggul. Muncul pula benjolan pada bagian bawah perut yang dapat dirasakan saat diraba.

Mengenai proses pengobatan yang dilakukan untuk kanker rahim maka ada tiga jalan yang bisa ditempuh yaitu radiasi, kemoterapi dan operasi. Radiasi dapat dilakukan saat kondisi kanker masih tidak terlalu parah dan masih kecil serta belum menyebar ke bagian organ yang lainnya.

Jika, kanker sudah berkembang ke tahapan yang lebih parah, maka sel kanker dapat menyebar ke bagian organ di sekitar rahim. Sebelum pada tahapan ini, memang lebih baik dilakukan operasi pengangkatan rahim yang dikenal dengan sebutan histerektomi. Hal ini adalah untuk mencegah penyebaran kanker ke bagian lain. Namun di sisi lain akan menyebabkan di wanita kehilangan fungsinya untuk dapat hamil.

Penyakit Kanker Serviks

Kanker serviks atau kanker leher rahim adalah kanker yang menyerang leher rahim. Leher rahim ini merupakan bagian yang masih belum masuk ke bagian rahim namun seakan berada di pintu depan menuju rahim. Rahim dan leher rahim terdapat perbedaan jarak sebanyak beberapa centi. Leher rahim ini menjadi pintu masuk menuju rahim yang berasal dari vagina.

Gejala yang ditampkan oleh kanker serviks ini memang seperti apa yang dialami oleh penderita kanker rahim. Sebut saja seperti adanya pendarahan yang tak normal, adanya keputihan yang tak seperti biasanya, serta timbulnya rasa sakit.

Sedangkan untuk penyebab kanker serviks ini adalah adanya serangan human papilloma virus atau HPV. Infeksi virus ini dapat terjadi akibat dari masuknya virus ke bagian organ kewanitaan, tepatnya pada rahim. Adanya virus ini dapat disebabkan oleh kurangnya wanita menjaga kebersihan organ kewanitaannya dan juga karena perilaku seksual yang tidak sehat, misalnya sering gonta ganti pasangan yang menyebabkan lebih mudah terpapar pada virus ini.

Pengobatan yang ditempuh juga adalah radiasi, kemoterapi dan operasi. Ketiga hal ini akan ditentukan dengan melihat kondisi perkembangan sel kanker yang menyerang tubuh. Pada tahapan awal, radiasi masih bisa dilakukan, namun jika sel kanker sudah tumbuh dengan lebih pesat maka perlu dilakukan tindakan yang lainnya.

Mengenai penderita, wanita dalam kurun usia berapa saja dapat terserang penyakit ini. Hanya saa, infeksi dari visur HPV lebih memakan waktu yang cukup panjang, yaitu sekitar 10 tahun sampai 20 tahun. Pada tahap penginfeksian ini, bisa jadi si penderita tidak akan merasakan gejala apa pun.

Untuk masalah pencegahan, kanker serviks ini dapat dioptimalkan dengan cara skrinning. Inilah dikenal dengan program pap smear atau pendeteksian dini mengenai kesehatan organ kewanitaan. Sehingga dengan ini maka akan dilihat bagaimana kondisi rahim termasuk juga leher rahim.

Kanker Rahim VS Kanker Serviks

Setelah membaca penjelasan di atas, tentunya kita akan lebih memahami bagaimana perbedaan antara kedua jenis kanker yang khusus menyerang wanita ini. Keberadaan tempat serangan sel kanker menjadi pembeda yang utama dari kedua kanker ini. Kanker rahim menyerang rahim, sedangkan kanker serviks menyerang pintu masuk dari rahim, yaitu leher rahim.

Kedua adalah mengenai penderita, untuk kanker rahim, kebanyakan kasus didapatkan pada wanita usia lanjut yaitu yang sudah memasuki masa menopause, sedangkan untuk kanker serviks dapat menyerang wanita pada usia produktif.

Mengenai penyebab, memang masih belum diketahui pasti menyebab kanker rahim, namun kebanyakan dikaitkan dengan produksi hormone esterogen yang tak diimbangi dengan produksi progesterone. Sedangkan untuk kanker serviks, dialami karena infeksi virus human papilloma.

Untuk gejala yang ditampakan, keduanya memang menunjukan kemiripan, yaitu adanya pendarahan, keputihan yang tak normal serta rasa sakit pada bagian bawah perut atau panggul, tepatnya pada organ kewanitaan. Hal inilah yang kemudian membuat kanker rahim banyak disamakan dengan keberadaan kanker serviks, walaupun keduanya merupakan hal yang tak sama.

Upaya pengobatan yang ditempuh juga hampir sama, yaitu radiasi, kemoterapi, dan operasi. Radiasi dan kemoterapi dilakukan saat ukuran sel kanker yang menyerang masih tidak sebegitu besar dan belum menyebar ke bagian organ yang lain. Saat perkembangan kanker sudah sangat pesat, maka pilihan pengobatan tak lain adalah degan operasi pengangkatan.

Inilah dua jenis kanker yang banyak menyerang wanita, yaitu kanker rahim dan kanker serviks alias kanker leher rahim. Keduanya merupakan jenis penyakit yang tak sama. Namun wanita tetap harus waspada dan mendapatkan lebih banyak informasi mengenai kedua jenis penyakit ini.

Baca artikel lain mengenai Benalu Jeruk Nipis Untuk Kanker

Manfaat Yogurt untuk Keputihan

Manfaat Yogurt untuk Keputihan, Benarkah Manjur?

Keputihan adalah keluarnya cairan berwarna putih atau bisa juga kekuningan dari vagina. Ada banyak alasan kenapa keputihan bisa terjadi. Pada artikel ini akan dibahas mengenai keputihan dan apakah benar mengenai manfaat yogurt untuk keputihan. Langsung saja simak pembahasannya di bawah ini.

Mengenal Keputihan pada Wanita

Masalah kesehatan memang lebih sering menyerang wanita, salah satunya adalah masalah mengenai kesehatan alat reproduksi. Keputihan juga termasuk ke dalam masalah kesehatan alat reproduksi yang terjadi pada 75 persen wanita yang ada di dunia. Jenis keputihan ada dua, yaitu yang normal dan tidak normal. Keputihan normal terjadi karena infeksi jamur, virus, dan bakteri yang hanya terjadi beberapa saat, baunya juga tidak menyengat. Sedangkan keputihan yang tidak normal terjadi setiap hari dan berbau.

Sebelum membahas mengenai manfaat yogurt untuk keputihan akan dibahas dulu mengenai apa saja penyebab dari penyakit ini. Berikut ini apa saja penyebab keputihan pada bagian vagina Anda.

  • Penyebab pertama adalah berlebihannya pertumbuhan bakteri normal pada vagina. Gejala yang akan dirasakan jika mengalaminya adalah ada cairan dengan warna kuning kehijauan, gatal, cairannya encer, bahkan nyeri ketika kencing dan ketika berhubungan seksual.
  • Penyebab kedua adalah karena parasit Trichomoniasis vaginalis. Gejala yang mungkin Anda rasakan adalah warna cairannya kehijauan atau kuning, bisa juga kecokelatan, dan berbau.
  • Penyebab ketiga adalah karena jamur Candida albican yang bisa menyebabkan gejala adanya cairan dengan warna putih seperti susu basi, dan rasa gatal. Dalam keadaan normal jamur ini tetap ada di bagian kulit vagina tapi dengan jumlah yang sedikit.

Keputihan bisa terjadi karena berbagai macam faktor yang mungkin belum Anda ketahui. Antara lain karena menggunakan bahan celana dalam yang tidak bisa menyerap air dengan baik sehingga vagina jadi basah atau lembab, bahkan mengonsumsi antibiotik, dan pil KB. Maka dari itu Anda harus memiliki celana dalam dengan bahan katun, dan sering menggantinya.

Selain itu, ini dia beberapa cara mencegah munculnya keputihan yang tidak normal.

  • Jangan menggunakan stocking terlalu sering.
  • Jangan memakai celana yang ketat.
  • Pada malam hari ketika tidur lebih baik tidak menggunakan celana dalam.
  • Pakai celana dalam dengan bahan katun agar kelembaban di dalam vagina bisa dicegah.
  • Setelah buang air kecil basuh kemaluan dari depan ke arah belakang.
  • Jangan menggunakan bahan-bahan ini untuk mencegah munculnya keputihan, tisu toilet yang memiliki wangi, pembalut dengan pewangi, mencuci celana dalam dengan detergen dan pelembut yang aromanya sangat kuat, dan beberapa bahan lainnya.

Mengobati Keputihan dengan Yogurt

Jika keputihannya masih normal maka Anda bisa mengonsumsi berbagai makanan yang bisa mengurangi jumlah jamur penyebab keputihan seperti dengan yogurt asli untuk keputihan. Memang apa saja kandungan di dalam yogurt yang bisa menghilangkan keputihan? Dan apakah yakult untuk keputihan juga bisa?

Salah satu kandungan yang ada di dalam yogurt sehingga bisa menghilangkan keputihan adalah probiotik. Kegunaannya adalah untuk mencegah munculnya infeksi jamur. Kandungan ini juga bisa meningkatkan kadar bakteri baik yang ada di dalam tubuh sehingga keputihan Anda bisa dihilangkan.

Yogurt juga memiliki kandungan yang bisa melawan infeksi dari jamur penyebab keputihan, yaitu Candida vaginalis, dan Candida Albicans. Tentu saja jika Anda rajin mengonsumsi yogurtnya, jenis yogurt yang bisa digunakan bisa yang asli, dan bisa juga yakult untuk keputihan karena adanya kandungan L. Carota strain.

Jamur ini bisa dihilangkan dengan mengonsumsi yoghurt secara rutin setiap hari. Takarannya setiap dikonsumsi adalah segelas kecil. Penelitian mengenai manfaat yogurt untuk mengatasi keputihan telah dilakukan di Amerika beberapa tahun yang lalu dengan melakukannya pada wanita-wanita yang telah terinfeksi dengan jamur candida. Mereka diharuskan mengonsumsi secangkir yogurt selama 6 bulan dan nyatanya jumlah infeksi memang berkurang.

Namun yogurt yang dikonsumsi harus memiliki kandungan Lactobacillus acidophilus aktif, memang ini tidak mudah karena tidak semua yogurt memiliki kandungan ini. Jadi secara tidak langsung dengan meminum yoghurt bisa mencegah bahkan mengobati keputihan.

Peran yogurt asli untuk keputihan lainnya adalah akan memberikan kesehatan pada bagian vagina Anda sehingga kadar pH bisa seimbang. Dengan begini serangan jamur penyebab keputihan bisa dikendalikan. Namun Anda juga harus rajin menjaga kebersihan area V lalu bisa dibantu dengan mengonsumsi yogurt.

Selain menjadi obat untuk keputihan dengan menjaga kesehatan miss V, yogurt juga bermanfaat bagi kesehatan reproduksi wanita yang lain, antara lain:

  • Memperkuat janin karena kandungan kalsium yang ada. Bagian janin yang akan menjadi lebih kuat adalah tulangnya.
  • Menyehatkan kehamilan karena kandungan magnesium, dan kalsiumnya. Kebutuhan kalsium yang diperlukan oleh ibu hamil menjadi 3 kali lebih besar dari biasanya sehingga dengan mengonsumsi yogurt bisa memenuhinya.
  • Meredakan sakit akibat haid, melancarkan datang bulan, dan menambah kadar kalsium saat haid sehingga tidak ada masalah ketika mengalaminya.

Jadi, jika ada yang bertanya mengenai apakah yogurt bisa digunakan untuk mengobati atau mencegah keputihan maka jawabannya adalah, ya. Namun memang tidak bisa menyembuhkan keputihan yang sudah parah, jika sudah sampai warnanya tidak putih susu dan sangat mengganggu maka Anda harus memeriksakannya, dan mendapatkan obat dari dokter. Itulah manfaat yogurt dalam mencegah dan mengobati keputihan yang bisa diberikan. Namun jika Anda tidak suka mengonsumsinya maka mungkin bisa mencoba bahan alami lainnya yang memiliki khasiat sama, antara lain.

  • Bawang Putih

Anda bisa menggunakan bawang putih sebelum tidur malam dengan memotong satu siung bawang putih. Jangan lupa kupas lalu bersihkan, setelah itu letakkan di atas vagina Anda tapi jangan sampai dimasukkan. Diamkan hingga pagi ketika Anda bangun.

  • Daun Sirih

Khasiat dari daun sirih memang ada banyak terutama bagi kesehatan kewanitaan. Salah satu khasiat daun sirih yang ampuh adalah menjadi obat untuk keputihan. Biasanya dan sirih harus direbus dulu kemudian air rebusannya yang digunakan. Rebusan air daun sirih bisa membunuh berbagai bakteri jahat pada vagina yang bisa menyebabkan keputihan.

Namun Anda jangan menggunakannya setiap hari karena nanti bisa-bisa membunuh bakteri yang baik atau memiliki manfaat pada Vagina. Anda bisa membasuhkannya langsung ke bagian vagina atau meminum airnya paling tidak seminggu sekali.

  • Akar Bayam

Selain daunnya yang bisa dikonsumsi, bagian akarnya juga bisa dimanfaatkan dengan cara direbus. Fungsinya adalah menjadi anti bakteri yang bisa menyembuhkan infeksi bagian vagina. Selain meminum air rebusannya, Anda juga bisa menjadikannya sebagai jus. Cara mengonsumsinya adalah sehari dua kali.

  • Manjakani

Buah ini memang telah lama dikenal bisa mengatasi segala masalah pada bagian kewanitaan, salah satunya keputihan. Jika tidak bisa menemukannya agar bisa diramu sendiri maka Anda bisa mencari obat dengan bahan manjakani yang bisa diminium atau menjadi pembersih kewanitaan yang dibasuh.

Demikianlah pembahasan mengenai yogurt yang bisa dijadikan sebagai obat pencegah dan penyembuh keputihan. Semoga pembahasan ini bermanfaat bagi Anda.

Baca artikel lain mengenai Obat Kanker Terbaru