Category Archives: Kanker Rahim

Bahaya Penyakit Kista

Tekan Bahaya Penyakit Kista dengan Hidup Sehat

Apakah anda mengeluhkan penyakit kista? Dalam artikel ini akan mengulas banyak hal tentang kista, termasuk membahas bahaya penyakit kista. Memang tidak murah mengobati kista, apalagi jika pengobatan dilakukan dengan cara operasi di rumah sakit besar. Berbicara tentang kista, berikut adalah informasi penting yang wajib Anda tahu, terutama bagi Anda kaum perempuan, yang riskan terserang penyakit mematikan ini.

Gejala Kista Itu Seperti Apa?

Gejala awal kista bagi penderita selalu tidak disertai dengan gejala yang begitu berarti. Pasien cenderung tidak merasakan kecenderungan tersebut. Hampir sebagian besar penderita kista baru akan merasakan gejala setelah kista mulai membesar. Kasus yang sering ditemui adalah pasien baru akan merasakan sakit ketika kista tersebut pecah atau saat terjadi keluhan terjadi penyumbatan darah ke ovarium.

Karena gejala yang ditimbulkan tidak berdampak jelas, ternyata ada tanda yang dapat dijadikan barometer kehati-hatian. Misalnya, ketika datang bulan, perhatikan siklus mensnya, apakah teratur atau selalu berubah-ubah. Gejala lain disertai dengan nyeri pada tulang panggul setelah atau sebelum menstrulasi. Banyak juga yang disertai dengan rasa nyeri dibagian tulang panggul. Gejala kista ovarium yang lain saat melakukan hubungan suami istri, dibagian tulang panggul juga merasakan nyeri.

Gejala yang muncul sangat tidak begitu terlihat, karena gejala yang muncul hampir terjadi seperti normalnya orang. Gejala lain yang sederhana adalah, sering buang air kecil, mual, muntah, payudara sensitif, sulit buang air besar, perut kembung, cepat merasa kenyang, pencernaan tidak lancar dan disertai limbung atau pusing. Jika anda tidak ingin mengeluarkan bahaya penyakit kista lebih baik menghindari dengan menjaga pola hidup yang sehat.

Bahaya Gejala Kista

Lebih baik mencegah daripada mengobati, itulah semboyan yang selalu digaung-gaungkan. Salah satunya penyakit kista yang menjadi momok bagi wanita. Karena penyakit ini dapat menyerang organ reproduksi wanita. Padahal organ reproduksi wanita menjadi aset utama untuk memberlangsungkan keturunan. Ketika kesuburan akibat reproduksi wanita terganggu dapat tidak memiliki anak. Oleh sebab itu, jangan abaikan gejala kista ini. Kontrol dan periksa menggunakan USG untuk memastikan tidak ada masalah pada rahim atau ovarium Anda.

Jenis-jenis Kista

Kista masuk ke dalam keluarga tumor jinak. Lokasinya ada di bagian ovarium. Persis kista ini dibungkus oleh selaput jaringan. Salah satu cara menghilangkannya dengan cara mengambil tumor tersebut dengan cara operasi. Bahaya penyakit kista jika dioperasi pun terbilang mahal bagi ekonomi kelas menengah ke bawah.

Berbicara penyakit kista, dapat diklasifikasikan menjadi beberapa tingkat keparahan. Apa saja jenis kista tersebut? Sebagai berikut ulasannya.

1. Kista Non-Neoplastik

Kista non neoplastik merupakan jenis kista jinak. Kista ini bisa saja muncul di ovarium, namun bisa saja mengempis dan akhirnya hilang. Waktu yang dibutuhkan Ia hilang dari jaringan tubuh sekitar 2 sampai tiga bulan.

2. Kista Neoplastik

Kista neoplastik termasuk jenis kista ganas. Kista ganas tidak dapat hilang sendiri. salah satu cara menghilangi benjolan tersebut dengan cara pengangkatan tumor melalui operasi. Ukuran kista ini  bervariasi, ada yang kecil dan besar. umumnya besar kecilnya kista tergantung dari waktu seberapa lama kista itu tumbuh di dalam jaringan tubuh.

Bahaya Penyakit Kista Menyebabkan Komplikasi

Kista memiliki beberapa jenis. Ada kista jinak dan kista ganas. Karena wanita memiliki potensi terbesar terserang penyakit ini, disarankan untuk mengontrol kesehatan sedini mungkin. Lebih baik memeriksa lebih dini daripada terlanjur parah. Kista yang tidak ditindaklanjuti, dapat menyebabkan terjadinya komplikasi. Jelas, dari segi bahaya penyakit kista komplikasi jauh lebih mahal. Berikut adalah dua jenis komplikasi kista.

1. Torsi Ovarium

Torsi ovarium jika dibiarkan, dapat menyebabkan terjadinya pembesaran. Sehingga ovarium bergeser dari tempat seharusnya. Akibat perpindahan atau tergesernya ovarium inilah, yang memicu terjadi risiko terplintir yang disebut dengan torsi ovarium.

2. Pecahnya Kista

Penyakit kista yang paling menakutkan bagi penderita ketika kista tersebut pecah. Kista yang mengalami pecah menimbulkan rasa nyeri. Tidak tanggung-tanggung, juga disertai dengan pendarahan hebat di dalam perut.

Biaya Pengobatan Penyakit Kista Berapa?

Pertanyaan umum yang sering ditanyakan adalah berapa biaya penganggkatan kista? Jawabannya pun bervariasi. Harga operasi tergantung dari metode yang digunakan. Jika operasi yang dilakukan dengan cara biasa, harganya lebih murah, bisa mencapai 7.000.000,- sampai dengan 20.000.000,-. Lain cerita jika operasi menggunakan metode laparoskopi yang lebih canggih, maka harga yang ditawarkan pun juga lebih mahal, bisa mencapai 24.000.000,- sampai dengan 45.000.000,-. Berikut sedikit pengetahuan tentang metode pengangkatan kista.

1. Operasi Laparoskopi

Operasi laparoskopi adalah operasi yang dilakukan dengan dengan memasukan alat ke dalam perut. Alat tersebut masuk lewat lubang (sayatan) kecil di perut, sehingga tidak terjadi operasi besar. alat yang masuk akan mengangkat dan menghancurkan kista di dalam perut. Dari segi biaya, jelas lebih mahal karena mengandalkan teknologi canggih dan dokter profesional.

2. Laparotomi

Nama lain operasi laparotomi adalah operasi konvensional yang dilakukan dengan membedah perut. Trauma luka yang ditimbulkan di dalam perutpun juga semakin tampak dan terlihat. Cara umum ini dilakukan dengan membuat sayatan tunggal di bagian perut penderita, dan mengambil kista tersebut. setelah itu perut kembali dijahit. Dari segi biaya penyakit kista jelas lebih murah, hanya saja pemulihan dan proses penyembuhan memakan waktu lebih lama karena bekas sayatan juga lebih besar.

Dari paragraph di atas memperlihatkan seberapa banyak uang yang harus dikumpulkan demi kesembuhan. Anda jangan khawatir, harga di atas harga nomal yang dikeluarkan bagi pasien yang mampu membayar. Bagi masyarakat yang kurang mampu biasannya memiliki BPJS. Anda bisa menggunakan kartu BPJS untuk meringankan biaya Anda. Anda hanya membayar sedikit saja untuk biaya kemoterapi, rawat jalan. Operasi pokok biasannya akan ditanggung oleh BPJS.

Penanganan Kista

Bahaya penyakit kista jika tidak segera ditangani dapat menyebabkan dampak lebih buruk. Setidaknya ada beberapa penanganan kista yang dapat diperhatikan sebagai langkah antisipatif. Sebagai berikut.

1. Menjaga Pola Makan

Dengan memperhatikan pola makan dan memperhatikan jenis makanan yang akan dikonsumsi. Imbangi makan makanan yang secara seimbang. Baik imbang dari porsi makan, waktu makan dan kandungan gizi makanan itu sendiri.

2. Olahraga Secara Rutin

Penanganan kedua adalah menjaga kesehatan dengan rutin berolahraga. Jika kesibukan menghambat, Anda bisa melakukan olahraga ringan. Bisa dengan naik turun tangga, sit up, dan senam.

3. Kontrol

Rutin mengontrol kesehatan itu juga penting. Seberapa penting kontrol ini? Setidaknya dengan rutin melakukan kontrol, kita dapat mengetahui perkembangan dan mengetahui anatomi tubuh kita dari macam penyakit. Semakin sering melakukan kontrol, semakin sadar kita mengetahui penyakit yang ada di dalam tubuh kita untuk segera ditindaklanjuti dan ditangani.

Itulah beberapa ulasan tentang penyakit kista beserta jawaban bahaya penyakit kista. Semoga ulasan ini bermanfaat.

Baca artikel lain mengenai Cryosurgery Adalah

Cara Menjaga Kesehatan Rahim Sejak Dini

Cara Menjaga Kesehatan Rahim Sejak Dini untuk Anak dan Remaja

Bagi perempuan, rahim adalah salah satu harganya yang paling berharga. Karena di dalam rahimnya kelak, anak keturunan akan tumbuh berkembang sampai sembilan bulan dan lahir ke dunia untuk meneruskan keluarga. Oleh sebab itu, para perempuan akan benar-benar berusaha untuk menjaga rahim mereka supaya selalu sehat dan terhindar dari penyakit. Tak hanya mencegah penyakit berat seperti kanker serviks, namun juga penyakit-penyakit ringan lainnya.

Alangkah lebih baiknya jika menjaga kesehatan rahim sejak dini, yakni dilakukan sejak usia remaja. Hal ini dimaksudkan supaya si gadis memiliki rahim yang sehat dan sudah terjamin kesehatannya sejak usia remaja. Memiliki fisik yang sempurna dan rahim yang sehat, sudah tentu memberikan rasa tenang bagi mereka supaya bisa memiliki keturunan kelak.

Takdir memang Tuhan yang mengatur, walaupun penyakit tak bisa ditolak dan bisa datang kapapun juga melalui jalan manapun, tetapi untuk berikhtiar dan selalu berusaha untuk menjaga kesehatan yang telah Tuhan karuniakan adalah kewajiban kita sebagai manusia. Terlebih cara menjaga kesehatan rahim sejak dini tidak sulit untuk dilakukan. Jadi, kenapa tidak? Toh manfaatnya sangat banyak untuk kita.

Cara Menjaga Kesehatan Rahim Sejak Dini

Banyak yang mengira jika rahim hanya kita rawat setelah menikah, saat kita sedang berusaha untuk memiliki buah hati. Rahim tak perlu dirawat sebelum ingin memiliki anak karena dirasa kurang penting, selain karena rahim tak terlihat dari luar, banyak gadis remaja dan wanita dewasa yang bahkan tak tahu bagaimana caranya untuk menjaga kesehatan rahim itu sendiri.

Lalu, bagaimana cara menjaga kesehatan rahim sejak dini? Berikut adalah cara termudah yang bisa kita lakukan sejak usia remaja.

  • Waspada Saat Menstruasi. Jangan sepelekan kebersihan tubuh saat sedang datang tamu bulanan. Banyak remaja yang tidak terlalu peduli dengan kesehatan organ intim saat sedang menstruasi, yang dipikirkan hanya bagaimana supaya darah menstruasi tidak bocor dan tetap bisa beraktivitas dengan nyaman. Padahal kebersihan organ pribadi saat menstruasi menjadi gerbang kesehatan rahim di masa depan. Pastikan mengganti pembalut sampai empat kali sehari saat ‘lagi banyak-banyaknya’, jangan biarkan daerah kewanitaan lembap karena mengundang bakteri berkahaya, jangan menahan kencing dan basuh organ kewanitaan sampai bersih. Jauh lebih baik tak menggunakan sabun khusus organ intim, jauh lebih baik gunakan godokan sirih.
  • Hanya Berhubungan Intim dengan Satu Pasangan. Ketahuilah bahwa risiko infeksi virus HPV sangatlah besar pada perempuan yang terbiasa bergonta-ganti pasangan (berhubungan intim dengan lebih dari satu pria). Oleh sebab itu, mereka yang hanya melakukan hubungan intim dengan satu orang saja memiliki risiko yang jauh lebih kecil dari terjangkit virus yang menyerang organ reproduksi ini. Akan tetapi pastikan juga pasangan kita juga hanya setia pada satu pasangan dan tidak bergonta-ganti partner hubungan intim, sebab pria diketahui sebagai media penularan dari virus tersebut alias carrier. Untuk mengurangi risiko virus HPV dan juga menjaga kesehatan rahim, hanya melakukan hubungan intim setelah menikah dengan suami saja.
  • Jangan Merokok. Banyak sekali remaja perempuan yang sudah mengenal rokok dan tak segan untuk merokok walau di depan umum sekalipun. Walau sudah mengetahui efek buruk dari rokok, akan tetapi banyak yang tak peduli dan tetap merokok. Untuk yang ingin memiliki rahim sehat, sebaiknya berhenti merokok. Sebab kandungan kimia yang ada di dalam rokok seperti karbon monoksida, tar dan tentu saja nikotin tak ada gunanya sama sekali untuk tubuh.

Apalagi jika karbon monoksida terus-terusan dihirup akan mengikat hemoglobin darah di dalam tubuh kita dan akibatnya adalah oksigen dalam darah habis, akhirnya memicu tumbuhnya sel kanker dan salah satunya kanker rahim. Selain itu, asap rokok akan mengganggu imunitas tubuh dan sebabkan tubuh tak mampu melawan virus HPV yang kemudian aktivitasnya meningkat sehingga terjadi kanker rahim.

  • Ketahui Cara Aman untuk Berhubungan Intim. Pengetahuan mengenai hubungan seksual antara lelaki dan perempuan harus diajarkan sejak remaja. Tujuannya adalah supaya mereka terhindar dari hubungan intim yang tak terproteksi sehingga rawan infeksi menular kelamin atau bahkan HIV AIDS. Menggunakan kondom menjadi proteksi untuk hubungan intim yang aman, lakukan dengan satu pasangan yang sama-sama setia dan tidak melakukan hubungan sesama jenis.
  • Mengambil Papsmear. Banyak sekali perempuan yang enggan mengambil pemeriksaan ini karena takut dengan hasilnya, serta banyak juga yang tak tahu kegunaan dari melakukan pemeriksaan papsmear. Padahal pemeriksaan ini akan mendeteksi potensi sel kanker yang ada di dalam organ reproduksi perempuan, utamanya pada leher dan mulut rahim. Jika melakukan papsmear, maka seseorang bisa lebih cepat mendeteksi keberadaan sel kanker sehingga bisa diobati sebelum menjalar dan semakin parah.

Kapan papsmear dilakukan? Sebaiknya dilakukan oleh perempuan yang sudah mulai aktif aktivitas seksualnya, yakni pada usia 21 sampai 29 tahun, namun tak ada salahnya jika sejak remaja pemeriksaan ini dilakukan. Pemeriksaan dilakukan setidaknya dalam tiga tahun sekali. Sementara jika sudah menginjak usia 30 hingga 65 tahun, maka jaraknya bertambah samai 5 tahun sekali. Bisa berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter yang bersangkutan.

Cara Menjaga Kesehatan Rahim dengan Vaksinasi

Cara menjaga kesehatan rahim sejak dini lainnya adalah dengan mengambil vaksinasi HPV. HPV atau Human Papillomavirus adalah virus yang nantinya akan sebabkan tumbuh kutil di tubuh seluruhnya. Memiliki 100 jenis dan sekitar 40 jenisnya menyerang kelamin dan sebabkan kanker serviks yakni HPV 16 dan HPV 18. Untuk mencegahnya maka dapatkan vaksin HPV mulai usia 10 tahun. Yang dianjurkan adalah diberikan sampai tiga kali suntikan, dalam rentang waktu tertentu.

Menurut penelitian yang lebih rinci, seseorang yang sudah mendapatkan vaksin dikatakan sudah sampai 90% terlindungi dari infeksi virus penyebab kanker tersebut. Waktu yang tepat untuk melakukan vaksin adalah sebelum perempuan aktif secara seksual, tetapi sesudah menikah pun tak apa, hanya saja kans perlindungannya tak sebesar vaksin yang diberikan sebelum aktif secara seksual.

Tetapi ada hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan vaksinasi, yakni melakukan pemeriksaan papsmear terlebih dahulu. Jika seseorang sudah melakukan pemeriksaan papsmear dan hasilnya normal, maka vaksinasi bisa dilakukan. Oleh sebab itu, lakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter terkait supaya bisa mengetahui seluk beluk papsmear dan vaksinasi lebih dalam lagi.

Selain melakukan cara untuk menjaga kesehatan rahim sejak dini seperti yang telah disebutkan di atas, maka biasakan diri untuk selalu menjalankan gaya hidup sehat. Jangan terlalu banyak mengonsumsi junk food, hindari alkohol dan selalu bergerak untuk memperlancar metabolisme tubuh. Tak perlu lakukan olahraga yang sulit, cukup dengan jogging santai atau juga bersepeda keliling kompleks sudah cukup untuk membuat tubuh menjadi bugar.

Baca artikel lain mengenai Herceptin Untuk Kanker Payudara

Makanan Penghancur Kista

6 Makanan Penghancur Kista yang Aman dan Rasanya Enak

Ada banyak sekali penyakit dalam yang menyerang tubuh, salah satunya adalah kista. Berbeda halnya dengan kanker, yang satu ini adalah tumor jinak yang paling umum ditemukan. Untuk bentuknya sendiri kistik dan isinya cairan yang kental, biasanya ada juga yang berbentuk seperti anggur. Tak hanya berisi nanah, sebab ada juga kista yang isinya cairan, udara bahkan bahan lainnya juga.

Kista itu sendiri tumor jinak yang dibungkus oleh selaput yang mirip jaringan, berbeda dengan kanker yang menyebar ke berbagai bagian tubuh lainnya, kista atau tumor jinak ini terpisah dari jaringan yang normal di sekitarnya dan tidak akan menyebar, itulah kenapa pasien dengan tumor jinak lebih mudah untuk dibedah dan tidak akan membahayakan si penderita.

Kista terbagi dua berdasarkan tingkat keganasannya, non neoplastik dan neoplastik. Yang dinamakan kista non neoplastik memiliki sifat jinak dan kempes sendiri setelah tiga bulanan sementara yang dinamakan kista neoplastik rata-rata harus dioperasi. Tapi walau begitu tetap dilihat berdasar sifat dan ukurannya.

Yang paling umum terjadi pada kalangan perempuan adalah Sindroma ovarium polikistik atau dikenal sebagai Polycystic Ovari Syndrome (PCOS) dan penyakit yang nama Indonesianya adalah Kista Ovarium ini terjadi pada wanita yang lewat dari 25 tahun. Akan tetapi sekarang para wanita di awal 20 tahun pun banyak yang menderita PCOS karea diet yang tak sehat, aktivitas fisik yang kurang dan punya kebiasaan yang buruk seperti minum alkohol dan merokok. Aktivitas tersebut akhirnya membuat sistem reproduksi jadi tidak berfungsi dengan normal.

Makanan Penghancur Kista yang Dianjurkan

Berikut ini adalah beberapa herbal dan makanan penghancur kista dalam bentuk jamu yang bisa dikonsumsi secara rutin untuk menghilangkan kista secara perlahan. Silakan disimak.

1. Ramuan Mahkota Dewa

Di dalam Mahkota Dewa terdapat serangkaian kandungan zat aktif seperti polifenol, alkoid, juga saponin yang sama-sama menjadi anti bakteri serta bisa tingkatkan kekebalan tubuh. Untuk meningkatkan vitalitas juga untuk mengurangi rasa sakit pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan berkat adanya flavonoid. Untuk membuat ramuan mahkota dewa, ikuti instruksi berikut ini.

Rebus sebanyak 30 gram daun mahkota dewa segar dengan 5 gram buah mahkota dewa yang sudah dikeringkan, tambahkan 50 gram temu mangga bersama 800 cc air. Biarkan mendidih sampai menyusut setengahnya lalu bagi dua. Minum dua kali sehari.

2. Secangkir Benalu Teh

Tak disangka jika ternyata benalu yang banyak menempel di pohon teh justru memiliki banyak kandungan nutrisi yang berguna, misalnya flavonones, flavonoid, c-glycoflavonols, chalcones juga flavan3-ols. Semuanya berkhasiat untuk tingkatkan imunitas, anti alergi, mencegah terjadinya penggumpalan darah dan juga sebagai anti kanker!

Cara meraciknya menjadi pendamping makanan penghancur kista adalah: Rebuslah sebanyak 60 gram benalu teh dengan sebanyak 30 gram rumput mutiara di dalam 800 cc air. Setelah itu saringlah sebanyak 200 cc dan minum teratur sampai kista menyusut dan hancur.

3. Minum Kunyit Putih

Walau jarang disebutkan, ternyata kunyit putih atau curcuma mangga ini adalah sumber antioksidan dan anti iflamasi yang sangat kuat, bahkan melebihi hidrokortison kekuatannya.

Cara mendapatkan khasiatnya adalah dengan mencampur 10 gram kunyit putih bersama tapak liman kering, temu putih yang masing-masing 10 gram dengan 30 gram cakar ayam segar. Gunakan air sebanyak 1 liter untuk merebusnya sampai tersisa setengahnya. Disaring dan bagi tiga untuk diminum tiga kali dalam satu hari.

4. Ramuan Rumput Mutiara

Mungkin banyak yang belum tahu dengan jenis rumput yang satu ini, akan tetapi ternyata khasiat dari rumput mutiara sangat mengagumkan. Rumput mutiara yang berupa tanaman sejenis perdu ini mampu digunakan untuk menghancurkan kista. Cara kerja rumput mutiara dalam menghancurkan kista adalah dengan mengoptimalkan kinerja tubuh dalam metabolisme sehingga kekebalan tubuh akan meningkat dan lebih kuat. Dengan begitu, bakteri yang sebabkan kista perlahan bisa hancur.

Cara untuk membuat ramuannya adalah dengan merebus segenggam rumput mutiara dan daging mahkota dewa yang sudah dikeringkan, lalu didihkan dengan 600 cc air sampai kemudian menyusut setengahnya. Setelah itu dinginkan dan saring, bagi dua lalu minum pagi dan sore sampai sembuh.

5. Khasiat Kulit Manggis dan Daun Sirsak

Pilihan lainnya untuk mengobati kista adalah si kulit ajaib kulit manggis. Tak hanya kulit manggis namun juga daun sirsak yang terkenal sebagai bahan alami yang mampu mengatasi sel kanker tanpa merusak sel sehat dalam tubuh. Apabila kedua bahan ini digabungkan menjadi satu obat, maka khasiatnya sudah tentu sangat mengagumkan. Kandungan anti kankernya tak cuma hindarkan kanker, namun juga bisa memperbaiki semua kerusakan sel dalam tubuh yang disebabkan oleh bakteri.

Supaya bisa mendapatkan khasiat dari kedua bahan herbal ini, buatlah rebusan dari daun sirsak dan kulit manggis bersama-sama, setelah dingin lalu disaring dan diminum sebanyak tiga kali dalam satu hari sampai sakitnya sembuh. Tak hanya atasi kista, namun juga bisa mengatasi vertigo.

6. Ajaibnya Teripang Emas Laut

Yang satu ini bukan tanaman herbal, tetapi khasiatnya juga sama baiknya dengan tanaman herbal yang telah disebutkan di atas untuk menghancurkan kista. Teripang emas yang miliki kandungan aktif Glikosida ini bisa membantu tubuh untuk hentukan terjadinya perkembangan dari sel tumor dan kanker yang tak normal.

Makanan Penghancur Kista yang Rasanya Enak

Sebab utama terjadinya PCOS atau kista ovarium itu adalah ketidakseimbangan hormon seks, yang akibatnya siklus menstruasi jadi tak normal dan kemudian menyebabkan terjadinya kista kecil pada ovarium. Adanya kista ovarium juga sebabkan seorang wanita jadi sulit memiliki buah hati. Tetapi kondisi yang seperti ini masih bisa diatasi dan disembuhkan dengan cara yang mudah, yakni dengan menyeimbangkan kadar hormon di dalam tubuh.

Supaya bisa menghindari terjadinya PCOS, maka para gadis yang masih remaja sangat disarankan untuk memiliki banyak aktivitas fisik yang rutin. Perlu diketahui bahwa susu akan membantu tubuh dalam pematangan sel telur, juga membantu membangun folikel pada varium juga untuk memperkuat tulang kita. Paling tidak minum susu rendah gula sebanyak dua kali dalam sehari.

Selain susu, yoghurt juga sangat disarankan untuk dikonsumsi. Tak cuma kaya akan kalsium namun juga mampu melindungi wanita dari berbagai bakteri dan virus di organ kewanitaan yang sebabkan infeksi, misalnya ISK atau infeksi saluran kelamin.

Karena wanita yang memiliki PCOS harus rutin makan makanan yang kalorinya rendah supaya bisa menginduksi ovulasi, juga menghindari obesitas yang sebabkan infertilitas, maka dianjurkan rajin makan bayam karena kalorinya yang rendah, namun tinggi serat. Itulah makanan penghancur kista yang rasanya enak. Jangan lupa hindari alkohol dan rokok, ya!

Baca artikel lain mengenai Imunoterapi Pada Kanker