Category Archives: Kanker Paru-Paru

Obat Herbal Kanker Paru-paru

Obat Herbal Kanker Paru-paru Yang Perlu Diketahui

Rata-rata pasien kanker di China mendapatkan pengobatan kemoterapi serta astragalus, obat herbal dari China. Obat ini merupakan obat herbal yang bisa bekerja meredakan efek samping, meningkatkan respon tumor, mengurangi racun kemoterapi, dan meningkatkan daya tahan. Penggunaan obat herbal ini berlanjut menjadi bagian dari budaya pengobatan China dan rata-rata penderita kanker Amerika tidak pernah mendengar tentang herbal ini yang dapat meningkatkan hasil kemoterapi.

Review dari uji coba klinis untuk non-small lung cancer (NSCLC) menemukan bahwa pengobatan tradisional China yang paling banyak digunakan antara lain:

  • Astragalus: herbal ini merupakan salah satu yang paling umum digunakan. Akar astragalus terbukti memiliki kandungan imunitas. Menurut riset Memorial Sloan-Kettering Cancer Center, astragalus menghambat pertumbuhan tumor, mencegah penyebaran tumor, mengurangi efek menekan imunitas pada kemoterapi serta menambah efek obat-obatan kemoterapi seperti cisplatin dan carboplatin. Sebuah studi menunjukkan bahwa kehidupan pasien menjadi lebih meningkat kualitasnya setelah mendapatkan injeksi astragalus selama melakukan kemoterapi dengan cisplatin dan vinorelbine.
  • Nan Sha Shen: dikenal juga sebagai akar American Silvertop, tanaman herbal ini berfungsi sebagai antibiotik dan biasanya diresepkan untuk penderita batuk kering. Sebuah studi memasukkan herbal ini ke dalam perioneum dan dilaporkan dapat mengurangi peradangan serta zat yang mendukung sel kanker.
  • Gan Cao: menurut World Health Organization (WHO), gan cao yang juga dikenal sebagai akar licorice secara linis terbukti dapat meningkatkan sekresi mukosa. Dokter TCM (Traditional Chinese Medicine) meresepkan bahan ini untuk meredakan batuk serta napas yang pendek.
  • Poria: Pasien yang menderita edema dapat mencoba poria yang juga dikenal sebagai fu ling. Tanaman herbal ini efektif untuk masalah saluran kencing, dapat mengurangi produksi dahak serta membantu pasien tidur lebih baik, terutama bagi yang menderita insomnia.
  • Oldenlandia diffusa: di Amerika Serikat dikenal juga dengan sebutan rumput snake-needle. Tanaman herbal ini memiliki zat antikanker dan efek kemopreventatif. Ini dipercaya bisa menyebabkan sel kanker mati dan menstimulasi sistem imun untuk mencari dan menghancurkans el tumor. Sebuah studi juga melaporkan bahwa efek anti radang juga dimiliki melalui penurunan produksi tumor necrosis factor alpha, interleukin-6, dan prostaglandin-2.
  • Akar asparagus: meskipun studi yang diujikan dengan akar asparagus hanya dilakukan pada tikus namun terbukti menunjukkan aktivitas antikanker melawan leukimia dan kanker paru-paru. Sebuah studi menunjukkan bahwa akar asparagus bisa menghalangi produksi dari tumor necrosis factor alpha.
  • Jin fu kang: Pengobatan lain yang biasa digunakan untuk penderita kanker paru-paru di China adalah jin fu kang, berupa ektraks 12 jenis tanaman herbal, termasuk astragalus. Dikembangkan di Shanghai University of Traditional Chinese Medicine bisa untuk mengatasi kanker paru-paru, formula tersebut secara klinis telah diuji selama beberapa dekade dan telah diberi izin pada tahun 1999. Penderita kanker paru-paru yang menerima kemoterapi serta jin fu kang terbukti meningkat masa bertahannya dibandingkan dengan pasien yang hanya menerima kemoterapi saja.
  • Yangzheng xiaoji: merupakan formula 14 tanaman herbal yang digunakan untuk mengobati kanker. Studi terbaru menemukan bahwa resep herbal ini mampu mencegah penyebaran sel kanker baik migrasi ataupun adhesi sel kanker dan dapat bekerja secara sinergis dengan kemoterapi.

Meskipun jarang di Amerika Serikat, uji coba klinis pada pengobatan herbal umum dilakukan di China serta negara Asia lainnya. Beberapa keuntungan yang didapatkan dari menggunakan tanaman herbal tersebut untuk kanker, yaitu:

  • Penurunan gejala kanker paru-paru
  • Peningkatan level biomarker
  • Peningkatan kualitas hidup
  • Pengurangan efek samping pengobatan
  • Pengurangan ukuran tumor

Penelitian menunjukkan bagaimana sebenarnya tanaman herbal berdampak pada kanker. Tanaman herbal ternyata memiliki kandungan tertentu yang dapat secara kuat berdampak pada sistem imun tubuh.

Praktisi TCM akan mempertimbangkan banyak aspek individual bagi setiap pasien sebelum mereka meresepkan obat-obatan herbal. Pasien perlu diketahui riwayat kesehatannya serta keadaan kesehatan pada saat ini. Dokter TCM biasanya akan bertanya dan melakukan pemeriksaan fisik yang mungkin tampak berbeda dari dokter umum. Misalnya, lidah kita akan diperiksa atau dokter akan memeriksa bagian luar telinga sebagai tanda penyakit internal.

Detail dari kesehatan kita akan dikumpulkan dan secara dalam dipertimbangkan untuk meresepkan obat herbal. Jadi tidak direkomendasikan bagi seseorang untuk langsung menggunakan obat-obatan herbal ini tanpa melalui konsultasi dari ahli yang berpengalaman.

Bekerjasama dengan praktisi TCM yang berlisensi akan memberikan pasien jaminan yang lebih bagi peningkatan kesehatannya. Para ahli tersebut tidak hanya mengetahui mengenal tanaman herbal China namun mereka bisa mencampurkan beragam herbal untuk diresepkan dalam satu kapsul sehingga dapat lebih mudah untuk dikonsumsi oleh pasien.

Selain tanaman herbal khas China, ada juga beberapa tanaman herbal lainnya yang bisa digunakan untuk mengatasi kanker. Namun tetap saja tanaman herbal ini dianjurkan hanya sebagai pelengkap saja dalam proses pengobatan kanker paru-paru. Seperti halnya yang dijelaskan sebelumnya, konsultasi pada dokter yang menangani penyakit kita sangat diperlukan. Pasien tidak dianjurkan untuk langsung menggunakan jenis obat-obatan lainnya meskipun itu herbal tanpa bertanya terlebih dahulu pada dokter yang menangani.

Berikut ini beberapa tanaman herbal untuk kanker lainnya yang bisa digunakan.

  1. Curcuma longa: curcuma merupakan bahan herbal yang secara luas digunakan untuk menangani masalah kanker. Curcuma memiliki kandungan anti oksidan yang dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh sehingga dapat meningkakan kesehatan dan imunitas. Curcuma juga memiliki kandungan anti diabetes yang dapat digunakan bagi pasien diabetes.
  2. Withania Somnifera (aswhagandha): ini merupakan herbal ayurveda kuno yang memiliki banyak manfaat. Beberapa manfaat tanaman herbal ini yaitu bisa menangani masalah impotensi, stress, konstipasi, reumatik, dan lain-lain. Gangguan tersebut biasanya berkaitan pada gaya hidup. Pada penyakit kanker paru-paru, pasien biasanya juga mengalami masalah stress dalam menghadapi penyakitnya. Tanaman herbal ini bisa membantu untuk mengatasinya. Ashwaganda juga memiliki kandungan antioksidan dan anti peradangan yang baik bagi penderita kanker.
  3. Bloodroot (Sanguinaria canadensis): riset menunjukkan bahwa tanaman ini mengandung bahan anti neoplastik. Ini menunjukkan bisa secara efektif melawan kanker atau tumor dan dapat mengecilkannya.
  4. Pau d’arco: tanamana ini awalnya diperkirakan dapat menjadi anti kanker namun diklarifikasi menjadi anti bakteri dan antimikroba. Meskipun demikian kandungannya masih bisa digunakan untuk mengatasi beberapa kasus kanker.
  5. Daun sirsak: daun sirsak mengandung senyawa Acetogenins yang efektif sebagai obat alami penyakit kanker paru-paru. Herbal ini mampu menghambat atau menghentikan pertumbuha sel kanker yaitu dengan cara menghambat pasokan energi pada sel kanker.
  6. Keladi tikus: tanaman keladi tikus mengandung senyawa Ribozome Inactivating Protein. Ini mampu memotong rantai DNA kanker sehingga tidak dapat berkembang dengan baik. Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak keladi tidus dapat menghambat enzim irosin kinase yang berperan dalam perkembangan sel kanker. Ribuan orang di seluruh dunia yang menderita kanker berhasil terbantu berkat tanaman keladi tikus ini.

Baca artikel lain mengenai Cara Merawat Payudara Agar Terhindar dari Kanker

Pengobatan Alternatif Kanker Paru-paru

Pengobatan Alternatif Kanker Paru-paru Yang Perlu Diketahui

Pengobatan alternatif secara umum belum bisa menyembuhkan kanker paru-paru. Namun pengobatan jenis ini bisa dikombinasikan dengan pengobatan medis melalui konsultasi dengan dokter. Pengobatan alternatif ini biasanya akan mampu meredakan rasa sakit atau gejala yang ditimbulkan dari kanker paru-paru. Sebelum menggunakan pengobatan alternatif apapun sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter apakah pengobatan tersebut aman untuk dilakukan. Berikut ini beberapa pengobatan alternatif untuk kanker paru-paru:

Akupuntur Untuk Kanker Paru-paru

Saat pengobatan akupuntur seorang praktisi yang terlatih akan memasukkan jarum kecil pada titik tertentu pada bagian tubuh. Akupuntur dapat digunakan untuk meredakan rasa sakit atau mengatasi efek samping dari pengobatan kanker. Efek samping dari pengobatan kanker bisa berupa mual atau muntah. Sampai sekarang memang masih belum ada bukti bahwa akupuntur berdampak pada penyakit kanker itu sendiri.

Akupuntur dapat dengan aman dilakukan oleh praktisi yang bersertifikat. Bertanyalah pada dokter apakah ada ahli akupuntur yang direkomendasikan. Namun akupuntur sendiri tidak aman jika kita memiliki jumlah darah rendah.

Studi terbaru menunjukkan bahwa akupuntur memang efektif dalam melengkapi pengobatan kanker paru-paru, terutama untuk mengatasi gejalanya. Pada studi tersebut 33 pasien kanker paru-paru mendapatkan akupuntur sebanyak 1-2 kali per minggu setidaknya 4 kali pengobatan. Hasilnya menunjukkan bahwa akupuntur memang efektif dalam mengurangi rasa sakit pada sekitar 60% dari pasien, jumlah tersebut meningkat saat akunpuntur dilakukan lebih banyak yaitu 6 kali atau lebih.

Aromaterapi dan Minyak Essential

Aromaterapi menggunakan minyak essential untuk menstimulasi bagian otak yang berefek pada emosi. National Cancer Institute melaporkan bahwa riset menunjukkan bahwa minyak essential memiliki kemampuan melawan penyakit. Minyak ini juga dalam menenangkan atau memberi enegeri. Studi juga menunjukkan bahwa ini bisa meningkatkan kesehatan mental dan emosional dengan meredakan beberapa gejala seperti stress, depresi, rasa sakit, dan mual. Beberapa minyak essential yang biasa digunakan, antara lain:

  • Lavender yang bisa menenangkan
  • Frankincense yang bersifat meditatif
  • Jasmine yang bersifat mendorong
  • Peppermint yang bisa melawan rasa mual
  • Rosemary yang bisa meredakan rasa sakits

Ada pula sebuah studi yang menunjukkan bahwa minyak essential thyme dapat membunuh beberapa sel kanker termasuk sel kanker paru-paru di uji coba laboratorium. Cara menggunakannya yaitu dengan mengoleskan beberapa tetes minyak pada bagian tubuh seperti pergelangan tangan, leher, dan bagian belakang kepala. Kita bisa menambahkannya pada basuhan wajah atau air untuk mandi. Selain itu bisa juga dengan menghirup aromanya yang menenangkan.

Minyak ini bisa menjadi pelengkap untuk pengobatan kanker paru-paru yang cukup mudah untuk diaplikasikan. Penderita kanker memang umumnya menggunakan aromaterapi untuk meredakan stress dan kecemasan. Studi laboratorium menunjukkan bahwa beberapa minyak essential memiliki kandungan antibakteri, antiviral, anti jamur, dan lain-lain.

Suplemen Herbal

Di China, lebih dari 133 suplemen herbal digunakan untuk mengatasi kanker paru-paru. Suplemen tersebut digunakan bersamaan dengan pengobatan konvensional seperti kemoterapi. Dipercaya bahwa suplemen ini dapat membantu mengatasi gejala kanker paru-paru serta efek samping pengobatan medis. Beberapa suplemen herbal yang biasanya digunakan, antara lain:

  • Astragalus: membantu meningkatkan sistem imun tubuh, melambatkan pertumbuhan tumor, mencegah tumor menyebar.
  • Nan sha shen: sebagai antibiotik biasanya digunakan untuk mengatasi batuk kering yang bekerja dengan mengurangi peradangan dan mengurangi senyawa kimia yang bisa mendukung sel kanker dalam tubuh.
  • Gan cao: diketahui sebagai ekspektoran yang meningkatkan sekresi mukosa, biasanya diresepkan untuk meredakan batu dan napas pendek.
  • Poria (fu ling): bekerja sebagai dieuretik pada pasien yang menderita edema dan meningkatkan tidur pada pasien insomnia.
  • Oldenlandia diffusa: dipercaya dapat membunuh sel kanker paru-paru.
  • Akar asparagus: dipercaya untuk membunuh dan mencegah pertumbuhan sel kanker paru-paru.

Biasanya tidak berbahaya untuk menggunakan suplemen herbal bersama dengan pengobatan reguler untuk kanker paru-paru. Namun pada beberapa kasus, obat herbal dapat menimbulkan efek samping dan komplikasi. Jadi sangat penting untuk konsultasi dengan dokter sebelum meminum obat herbal apapun.

Pijat

Pijat dapat mengurangi rasa sakit dan meningkatkan relaksasi. Ahli pijat menggunakan tangan atau kaki mereka untuk menekan otot yang tegang dan membantu meredakan rasa sakit dan ketegangan. Orang dengan penyakit kanker paru-paru biasanya akan merasakan sakit pada syaraf atau di beberapa bagian tubuh seperti dada, leher, punggung aas, dan bahu. Saat mencari ahli pijat, maka carilah yang memiliki pengalaman pernah mengatasi pasien dengan penyakit kanker. Ini agar mereka benar-benar tahu teknik pijat yang benar tergantung pada tahapan kanker dan status pengobatan yang dijalani. Jadi sebelum melakukan pijatan, kita perlu berbicara juga tentang penyakit yang diderita serta apa saja keluhan yang dialami.

Hipnosis

Hipnosis telah terbukti dapat membantu pengobatan pada pasien kanker. Aplikasinya berupa meningkatkan kerjasama pasien dengan petugas kesehatan, mengendalikan rasa sakit melalui penggunaan glove anesthesia, distorsi waktu, amnesia, memindahkan rasa sakit pada bagian tubuh alinnya, mengendalikan gejala kanker, mengatasi masalah mental seperti depresi, marah, frustasi, dan lain-lain. Hipnosis memiliki keuntungan unik bagi pasien termasuk meningkatkan rasa percaya diri, mengurangi efek samping, dan menjadi orang yang tetap terkendali.

Hipnosis yang dilakukan sebelum operasi dapat mengurangi efek samping setelah operasi misalnya rasa cemas, sakit, muntal, dan sakit kepala. Diagnosis dan pengobatan kanker sering membuat pasien menjadi stress dan tak heran kemudian banyak yang mengalami gangguan pada mental mereka.

Studi menunjukkan bahwa gangguan mental tersebut bisa dicegah dengan memberikan layana dukungan dengan akses terbuka dan terintegrasi. Hipnoterapi juga dapat membantu pasien menghadapi diagnosis dan pengobatan yang harus mereka jalani. Ada beberapa bukti bahwa ini bisa memperpanjang harapan hidup mereka meskipun riset yang dilakukan belum bisa disimpulkan dengan pasti.

Meditasi dan Yoga

Meditasi membuat refleksi di dalam tubuh yang akan membantu menenangkan pikiran dari hal-hal di luar. Ini bisa membantu untuk mengurangi stress dan ketegangan yang berhubungan dengan masalah penyakit kanker paru-paru. Pernapasan yang dilakukan dalam meditasi juga dapat membantu pasien kanker paru-paru meningkatkan fungsi paru-paru mereka.

Yoga merupakan kumpulan pose tubuh yang mengkombinasikan pernapasan dan peregangan sebagai bentuk meditasi bergerak. Yoga bisa membantu pasien untuk meredakan kecemasan, depresi, dan insomnia. Ini juga dapat meningkatkan perasaan tenang dan baik dalam tubuh. Yoga bisa membantu penderita kanker paru-paru untuk relaks dan tidur dengan lebih baik. Beberapa pose yoga dapat membantu peredaran darah dari bagian bawah kembali ke jantung dan saat itu melalui paru-paru maka darah menjadi lebih segar.

Itulah beberapa pengobatan alternatif yang bisa dilakukan untuk melengkapi pengobatan medis dari dokter. Sebelum melakukan pengobatan alternatif apapun sebaiknya melakukan konsultasi pada dokter apakah bisa dilakukan dan tidak berbahaya. Pada praktisi pengobatan alternatif juga perlu melakukan konsultasi tentang keluhan dan penyakit yang sedang diderita.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Kunyit Putih untuk Kanker

Pencegahan Kanker Paru-paru

Tips Melakukan Pencegahan Kanker Paru-paru

Pencegahan kanker merupakan tindakan untuk menurunkan peluang menderita penyakit kanker. Melalui pencegahan kanker, jumlah kasus kanker baru pada sebuah kelompok atau populasi menjadi lebih rendah. Diharapkan ini dapat menurunkan jumlah kematian yang disebabkan oleh kanker.

Untuk melakukan pencegahan kanker baru, ilmuwan melihat faktor risiko dan faktor pelindung. Semua yang dapat meningkatkan peluang berkembangkan kanker disebut dengan faktor risiko kanker, sedangkan semua hal yang menurunkan peluang berkembangnya kanker disebut dengan faktor pelindung.

Berikut ini beberapa cara untuk pencegahan kanker paru-paru.

Tidak Merokok

Merokok menjadi penyebab utama dari kanker paru-paru. Merokok baik itu menggunakan pipa atau langsung bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru. Rokok tembakau menjadi penyebab 9 dari 10 kasus kanker paru-paru pada pria dan 8 dari 10 kasus kanker paru-paru pada wanita.

Studi juga menunjukkan bahwa risiko kanker paru-paru meningkat sesuai dengan jumlah rokok yang dibakar setiap harinya dan keseluruhan dalam setahun. Orang yang telah merokok memiliki risiko kanker paru-paru 20 kali lipat dari orang yang tidak merokok.

Jadi hindarilah rokok sedini mungkin, jika masih belum merokok jangan mencoba-coba. Bagi yang sudah merokok sebaiknya segera berhenti. Berhenti merokok bisa jadi hal yang sulit jika niat dalam diri kurang. Namun jika sudah berniat maka berhenti merokok bukanlah hal yang mustahil. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk berhenti merokok misalnya dengan mengganti waktu merokok dengan melakukan hal lain. Ada juga yang menggunakan permen atau permen karet sebagai pengganti rokok.

Menghindari Lingkungan Perokok

Selain perokok aktif, lingkungan perokok pasif juga menjadi faktor risiko dari kanker paru-paru. Perokok pasif merupakan orang yang mendapatkan paparan asap rokok. Mereka biasanya berada di lingkungan perokok, misalnya tinggal serumah dengan orang yang merokok atau bekerja di lingkungan perokok.

Hal ini menjadi sedikit sulit dihindari karena berhubungan dengan orang lain. Ada baiknya untuk menyarankan keluarga/saudara yang merokok agar tidak merokok di dalam rumah. Jika bisa maka nasehati mereka agar berhenti untuk merokok. Bagi yang bekerja di lingkungan perokok, ada baiknya untuk memberikan saran tempat khusus untuk merokok di lingkungan kerja. Hindari berlama-lama berada dalam satu ruangan dengan orang yang sedang merokok. Perokok pasif bisa menghirup asap rokok yang mengandung zat yang menyebabkan kanker meskipun dalam jumlah sedikit.

Menghindari Faktor Lingkungan yang Menyebabkan Kanker Paru-paru

Selain asap rokok, ada beberapa bahan kimia yang juga menjadi penyebab berkembangnya kanker paru-paru. Misalnya radiasi bom atom yang bisa menyebabkan meningkatnya risiko kanker paru-paru. Kita bisa melihat contohnya dari para korban bom atom di Jepang yang akhirnya banyak menderita kanker paru-paru.

Ada juga gas radon yang bisa muncul dari dalam tanah. Gas ini sulit untuk diketahui karena tidak berwarna, berbau, dan berasa. Jadi perlu mengunakan alat untuk mengetesnya. Lakukan tes pada tempat tinggal terutama yang berada di daerah yang diketahui mengandung gas radon.

Di tempat kerja, biasanya pekerja harus berhadapan dengan material yang mengandung bahan-bahan berhaya. Beberapa bahan yang bisa meningkatkan risiko kanker paru-paru antara lain asbestos, arsenik, kromium, nikel, beryllium, cadmium, tar dan soot.

Lingkungan kerja memang perlu dibuat seaman mungkin bagi kesehatan. Jadi pilih tempat kerja yang memang menjadin kesehatan serta keselamatan kerja. Jika sudah telanjur harus bekerja di tempat-tempat yang terkena paparan tersebut jangan lupa untuk melengkapi diri dari pengaman seperti pakaian kerja, masker, sarung tangan, dan lain-lain.

Menghindari Polusi Udara

Polusi udara juga menjadi salah satu faktor risiko dari penyakit kanker paru-paru. Polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor biasanya banyak ditemui di kota-kota besar, apalagi yang sering mengalami kemacetan. Polusi udara tersebut kadang sulit untuk dihindari jika sudah tinggal di sana dan harus berada di jalanan. Jangan lupa untuk menggunakan masker dan berusaha menggunakan alat transportasi yang lebih ramah lingkungan.

Tinggal di daerah yang memiliki polusi rendah juga bisa menjadi cara untuk mencegah terkena masalah pernapasan seperti kanker paru-paru. Kota kecil atau daerah pedesaan biasanya memiliki tingkat polusi udara yang lebih rendah. Selain polusi udara dari asap kendaraan bermotor, asap pembuangan dari pabrik industri juga merupakan polusi udara yang patut untuk diwaspadai.

Menjaga Pola Makan

Cara untuk mencegah penyakit datang ke dalam tubuh adalah dengan menjaga pola makan kita. Asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat berpengaruh pada kondisi kesehatan tubuh.  Ada beberapa jenis makanan yang memang memiliki kandungan anti kanker atau anti oksidan. Jadi kita bisa memakanan buah-buahan atau sayuran yang mengandung zat anti kanker atau anti oksidan.

Beberapa makanan anti kanker antara lain wortel, tomat, bawang putih, brokoli, rumput laut, dan lain-Biasakan untuk makan buah dan sayuran setiap harinya dan kurangi konsumsi makanan berlemak seperti daging berlemak atau gajih. Selain makanan yang bergizi dan seimbang, jangan lupa untuk minum dengan jumlah yang cukup. Jika badan sudah dimasuki dengan makanan dan minuman yang sehat dalam jumlah cukup maka penyakit akan sulit untuk berkembang.

Aktivitas Fisik/Olahraga

Beberapa studi menunjukkan bahwa orang yang secara fisik aktif memiliki risiko lebih rendah menderita kanker paru-paru daripada orang yang tidak/kurang aktif. Meskipun belum bisa dipastikan, namun berolahraga atau beraktivitas memang perlu dilakukan secara rutin. Biasakan untuk berolahraga ringan setiap hari seperti berjalan atau bersepeda. Olahraga sendiri dapat dilakukan di dalam ruangan maupun di luar ruangan, dengan alat ataupun tanpa alat. Jadi tak ada alasan untuk tidak punya waktu berolahraga.

Uji Coba Pencegahan Klinis

Dokter atau peneliti kesehatan kadang mengadakan uji coba pencegahan klinis pada kanker untuk studi cara menurunkan risiko kanker. Orang-orang yang masih sehat bisa menjadi bahan uji coba untuk mendalami tentang pencegahan kanker yang efektif. Tujuannya untuk menemukan apakah aksi yang dilakukan dapat betul-betul mencegah munculnya kanker.

Semua itu bisa termasuk melakukan pola hidup sehat seperti memakan buah dan sayuran, berolahraga, berhenti merokok, atau meminum obat, vitamin, mineral, dan suplemen yang dianjurkan. Menjadi bagian untuk uji coba klinis bisa membantu kita untuk belajar tentang kesehatan tubuh sekaligus melakukan pencegahan yang sedang diujikan.

Uji coba klinis sudah banyak dilakukan terutama di negara besar seperti Amerika Serikat. Informasi mengenai uji coba klini ini bisa kita temukan di beberapa website.

Baik orang yang memiliki risiko rendah ataupun tinggi sudah sebaiknya melakukan tindakan pencegahan. Paling umum adalah dengan menerapkan gaya hidup sehat. Gaya hidup sehat ini sudah meliputi tidak merokok yang memang menjadi penyebab utama bagi kanker paru-paru. Dengan melakukan gaya hidup sehat maka kita tak hanya mencegah munculnya  kanker paru-paru tapi juga mencegah munculnya penyakit-penyakit lainnya.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Kunyit Putih untuk Kanker