Category Archives: Kanker Nasofaring

Pantangan Kanker Nasofaring

Macam-Macam Pantangan Kanker Nasofaring

Sebanyak 5 dari 100.000 penduduk Indonesia menderita kanker nasofaring, sebuah kanker yang belum diketahui persis penyebab utamanya dan gejala awalnya tak nampak, sehingga seringkali penderitanya tidak melakukan perawatan apapun untuk meringankan derita akibat kanker nasofaring.

Kanker nasofaring itu sendiri adalah kanker yang bersarang di belakang rongga mulut, lokasinya yang tersembunyi membuat penderitanya jarang menyadari bahwa mereka sedang dihinggapi salah satu penyakit pembunuh yang berbahaya.

Untuk para pasien yang sudah didiagnosa kanker nasofaring, alangkah lebih baiknya mengetahui macam-macam pantangan kanker nasofaring, utamanya makanan. Karena makanan adalah hal yang akan selalu masuk ke dalam tubuh kita dan memiliki peranan penting untuk menyehatkan tubuh atau malah menambah perkembangan kanker itu sendiri. Tak hanya makanan, beberapa hal yang biasa ditemukan sehari-hari juga sebaiknya dihindari, berikut adalah catatannya.

Minuman dengan Alkohol

Hal pertama yang harus dihindari oleh para pasien adalah minuman beralkohol, minuman yang beralkohol dilarang karena mengandung begitu banyak kandungan bahan kimia yang terkandung di dalamnya, dan semua kandungan bahan kimia tersebut memiliki efek yang sangat buruk untuk organ dalam tubuh. Menjadi pemicu sel kanker, serta merusak tubuh dari dalam sedikit demi sedikit.

Asap Rokok

Sudah banyak diberitakan bahwa rokok bukanlah benda aman, karena banyak masalah yang bisa muncul akibat asap rokok. Mengisap asap rokok meningkatkan risiko kita terkena kanker, dari kanker paru-paru sampai kanker nasofaring dan masih banyak lagi. Tak hanya perokok aktif saja yang diintai leh kanker akibat asap rokok, namun perokok pasif pun memiliki risiko yang sama. Maka karena itu, hindarilah asap rokok. Jauhi daerah atau ruangan dengan asap rokok dan kalaupun terpaksa berada di tempat yang dikelilingi asap rokok, maka gunakan masker.

Makanan dengan Pengawet

Makanan yang diawetkan memang mampu bertahan dalam jangka waktu yang lama, makanan pabrikan pun memiliki rasa dan penampilan yang jauh lebih menarik. Hanya saja satu hal yang harus diperhatikan adalah makanan dengan pengawet memiliki nilai gizi yang sudah banyak menurun dan bahkan ada yang hilang sama sekali, yang tersisa adalah zat-zat pengawet yang berbahaya untuk tubuh.

Berbagai macam pengawet kimia yang ada dalam makanan kemasan atau makanan kalengan tersebut bisa mengganggu produksi hormon dan juga bisa merusak sel dengan sehingga kelak menjadi pemicu terbesarnya dari kanker nasofaring. Maka karena itu, makanan dengan pengawet sangat dilarang untuk para pasien nasofaring, bahkan makanan yang diasinkan pun sebaiknya dihindari.

Ikan Asin

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, makanan yang diasinkan adalah salah satu jenis makanan yang harus dihindari. Walaupun ikan asin memiliki efek peningkat nafsu makan yang luar biasa, akan tetapi makanan yang satu ini justru harus dihindari oleh para pasien kanker nasofaring. Karena adanya kandungan nitrosamine, yaitu garam yang tinggi dan juga aneka macam zat karsinogenik yang terdapat di dalam ikan asin, akan membuat sel-sel tubuh kita jadi beraktivitas secara abnormal dan akhirnya mutasi genetik menciptakan sel kanker.

Makanan Laut

Makanan laut seperti ikan laut dan juga rumput laut adalah sumber makanan yang memiliki kandungan gizi serta mineral yang luar biasa, baik untuk kesehatan otak dan tubuh, terutama untuk anak-anak. Seafood dan rumput laut juga mengandung yodium yang banyak, apalagi jika dibandingkan dengan makanan lain. Beberapa seafood yang dikenal mengandung yodium tinggi adalah cumi, udang, kerang dan kepiting.

Hanya saja, kandungan yodium yang terdapat pada makanan tersebut justru kelak bisa menyebabkan ulserasi tumor pada pasien pengobatan kanker, sebab kandungan yodium yang ada di dalamnya bisa segera larut dengan cepat pada jaringan lunak dalam tubuh. Akhirnya yang terjadi adalah pengobatan yang dilakukan pada oara penderita kanker nasofaring jadi kurang efisien karena dihambat.

Dupa

Banyak penelitian yang menemukan fakta mencengangkan bahwa penderita kanker nasofaring banyak terdapat di kawasan Asia, apalagi jika dibandingkan dengan orang benua Amerika dan Eropa. Jauh lebih spesifik lagi, yang menderita kanker ini kebanyakan adalah orang Cina. Setelah penelitian mencari penyebab lebih mengerucut, akhirnya para peneliti berpendapat bahwa dupa yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk berdoa, justru bisa berefek buruk untuk kesehatan. Sebab asap dupa dan aneka zatnya bisa terhirup lalu mengendap di saluran pernapasan, lalu menyebabkan kanker nasofaring.

Makanan yang Pedas

Makan memang kurang lezat tanpa makanan pedas, akan tetapi sayangnya makanan berbumbu pedas seperti cabai, merica dan juga bawang sekalipun bisa mengakibatkan hal buruk untuk pasien nasofaring. Itu dikarenakan sifat pedas yang ada dalam bumbu-bumbu tersebut bisa membuat pembuluh darah di dalam tubuh menjadi melebar, dan akhirnya penyebaran penyakit malah terbuka lebar dengan mudahnya. Oleh sebab itu, kurangi konsumsi makanan dengan sifat panas untuk menghindari terjadinya penyebaran penyakit yang tidak terkontrol.

Demikian adalah beberapa pantangan kanker nasofaring yang harus diketahui, sebaiknya kita mampu menahan diri untuk menghindari semua pantangan yang telah disebutkan di atas, supaya bisa mencegah kanker menjadi lebih ganas. Untuk membantu pemulihan kanker nasofaring, juga untuk mencegah kanker ini maka sebaiknya perbanyak mengonsumsi makanan berikut.

  1. Jagung manis. Sejak lama jagung menjadi makanan pengganti yang sehat, ternyata jagung itu sendiri sangat kaya akan asam amino yang mampu menghambat kanker nasofaring. Bahkan jagung juga kaya glutathione, yang juga disertai dengan partisipasi selenium yang jadi  glutathione oksidase, kandungan tersebut mampu mengenyahkan karsinoma kimia yang aktif itu.
  2. Telur segar. Mengonsumsi telur segar memberikan banyak vitamin B2 untuk tubuh yang bisa menguraikan dan juga bisa mengoksidasi zat karsinogen yang ada dalam tubuh kita. Kemudian kandungan selenium dan juga zinc pada telur sangatlah efektif untuk mencegah kanker nasofaring menyerang.
  3. Konsumsi jamur hitam. Jamur selain lezat juga berkhasiar, adanya asam heteropolisakarida di dalam jamur hitam mampu menolak kanker dari tubuh. Jamur hitam ini mengandung kolagen dan juga sangat kaya vitamin, dan kedua zat tersebut akan membuang serta menghancurkan zat-zat yang beracun dari dalam tubuh juga mampu mencegah kanker.
  4. Lobak segar. Lobak putih seringkali dikonsumsi sebagai sayur harian, dan ternyata lobak putih itu diketahui mengandung minyak mustard dan juga levin glikosida, jadi apabila dipadukan dalam tubuh dengan zat enzim maka kelak akan  membentuk komponen anti kanker, yang sangat efektif mencegah kanker nasofaring menurut penelitian.
  5. Perbanyak buah plum. Buah yang satu ini memang agak jarang, tetapi buah plum sangat kaya akan vitamin B2 yang menurut penelitian mampu mencegah kanker datang. Apabila banyak konsumsi buah plum, maka bisa mencegah datangnya kanker nasofaring juga. Konsumsi buah plum mampu tingkatkan aktivitas fagosit sel darah putih, yang akhirnya bisa meningkatkan fungsi kekebalan tubuh kita serta mencegah mutasi kanker dalam tubuh.

Baca artikel lain mengenai Mengatasi Susah BAB Saat Kemoterapi

Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring

Penting! Inilah Sejumlah Makanan untuk Penderita Kanker Nasofaring

Kanker adalah penyakit pembunuh yang paling ditakuti masyarakat dan semakin banyak bagian tubuh manusia yang terkena kanker, bukan cuma organ dalam saja, namun juga bagian luar tubuh seperti kulit. Selain itu, kanker bisa tumbuh di organ pernapasan dan disebut dengan kanker Nasofaring.

Adapun kanker Nasofaring itu sendiri merupakan salah satu jenis penyakit yang bersarang di dalam rongga belakang hidung dan juga di belakang langit-langit rongga mulut. Walaupun sudah menyerang banyak masyarakat di seluruh dunia, namun sayangnya yang menjadi penyebab utama kanker nasofaring itu sendiri belum teridentifikasi dengan sempurna. Hanya saja kanker yang satu in sering dikaitan dengan virus epstein bar.

Orang dari ras Mongoloid menjadi mangsa dari kanker ini, walau tidak menutup kemungkinan ras lain pun bisa menderita kanker nasofaring. Ras Mongoloid itu sendiri adalah penduduk Cina bagian selatan, kemudian Hong Kong dan Thailand, bahkan negara Malaysia dan Indonesia serta India. Bukan hanya disebabkan oleh suatu hal dari luar, kanker ini merupakan jenis kanker yang diturunkan secara genetik alias turun temurun.

Perlu diketahui apa saja faktor yang menjadi kemungkinan terbesar penyebab kanker, seperti berikut ini.

  • Suka mengonsumsi makanan berpengawet, bahkan makanan yang diawetkan dengan cara diasap dan diasinkan pun harus dihindari.
  • Terlalu banyak mengonsumi makanan dan juga minuman yang bersifat panas juga merangsang selaput lendir, contohnya makanan dan minuman yang mengandung alkohol. Kemudian bagi yang sering mengisap asap-asapan (rokok, candu, kayu bakar dan lainnya) pun harus waspada.
  • Tinggal di lokasi dengan sirkulasi udaranya buruk.
  • Memiliki garis keturunan yang leluhurnya mengidap kanker nasofaring.

Selain mengetahui faktor yang menjadi kemungkinan terbesar tumbuhnya kanker, kita juga harus paham betul gejala-gejala dimana kanker ini sudah mulai tumbuh, berikut beberapa gejalanya.

  • Muncul dengungan dalam telinga dan terasa penuh, seringnya diiringi dengan rasa sakit, kemampuan mendengar juga menurun.
  • Terjadi mimisan walau sedikit, berulang-ulang. Terjadi pilek setelah hidung selalu tersumbat.
  • Kelenjar getah bening yang ada pada leher jadi membesar, biasanya terjadi pada kondisi yang sudah akut.
  • Penglihatan ganda, mata sampai menonjol keluar dan juling.
  • Sakit kepala dan nyeri yang tidak terperi.

Apabila tubuh mulai menunjukkan gejala tersebut, segera periksakan diri ke dokter THT dan lakukan pemeriksaan dengan CT Scan, rhinoskopi anterior dan posterior, nasofaringoskopi, biopsi dan pemeriksaan histopatologi.

Saran Makanan Untuk Penderita Kanker Nasofaring

Makanan untuk penderita kanker Nasofaring merupakan santapan sehari-hari, namun dengan komposisi yang lebih sehat. Berikut adalah beberapa saran makanan untuk penderita kanker nasofaring yang bisa menjadi inspirasi, silakan disimak.

  • Tak boleh absen dari mengonsumsi makanan sehat segar seperti sayuran dan buah. Walaupun kita tak suka pada awalnya, tetapi sekarang makan buah dan sayuran adalah hal yang wajib, sebab tak hanya memberikan vitamin dan nutrisi untuk tubuh, namun keduanya mampu melawan berbagai macam penyakit dalam tubuh, termasuk nasofaring itu sendiri. Oleh sebab itu, jika mengonsumi buah dan sayur dengan porsi yang pas dan rutin, maka antibodi meningkat dengan baik dan pemulihan pasien lebih cepat.
  • Mengonsumsi sayuran dan buah sampai 5 macam dalam satu hari. Adapun jenisnya tidak dibatasi, dari mulai anggur, apel, pepaya, pisang, jambu merah, jeruk, alpukat, kiwi, mangga dan buah-buahan manis lainnya. Untuk sayur itu sendiri boleh mengonsumsi bayam merah dan hijau, daun dan bunga pepaya, bit, jagung, wortel dan ginseng atau sayuran lokal lainnya.
  • Harus memilih buah dan sayur dengan warnanya yang menarik. Usahakan selalu mengubah-ubah kombinasi makanan sayur dan buah dalam jangka waktu tertentu, jangan mengonsumsi buah dan sayur yang sama dalam jangka waktu yang terlalu lama (misalnya dua minggu berturut-turut mengonsumi apel dan bayam) sebab bisa mengakibatkan tubuh kelebihan satu jenis nutrisi dan efeknya tak bagus untuk tubuh.
  • Jangan menolak makan karbohidrat, sebab kita tetap membutuhkan asupan karbohidrat untuk melengkapi kebutuhan nutrisi tubuh.
  • Saran konsumi karbohidrat adalah dengan memilih karbohidrat kompleks, misalnya saja roti gandum dan nasi merah.
  • Seafood? Kenapa tidak? Boleh saja mengonsumsi seafood, misalnya ikan laut (kecuali cumi kepiting dan juga bandeng) bahkan boleh dikonsumsi dengan sering. Untuk ayam, boleh mengonsumi ayam organik atau ayam kampung. Hindari ayam broiler.
  • Daging merah pun diperbolehkan, asalkan mengonsumsi daging merah yang rendah lemak saja. Sebab ada penelitian yang menjelaskan bahwa seseorang yang mengkonsumsi daging merah dengan intensitas sebanyak lima hingga enam kali dalam seminggu, risiko kanker meningkat. Kemudian untuk menurunkan risiko kanker itu sendiri, Institut Kanker Nasional AS pun menyarankan supaya membatasi konsumsi lemak sampai dengan 30%. Hanya saja bagi para penderita kanker, jauh lebih baik jika tidak mengonsumsi daging merah sama sekali sebab dikhawatirkan sel kanker meningkat pertumbuhannya.
  • Sangat diperbolehkan mengonsumsi susu, pasien kanker nasofaring boleh memium susu dan juga olahan susu, asal yang rendah lemak atau bisa juga memilih susu kedelai, jika ingin mengonsumsi yogurt, pilih yang plain alias tanpa rasa.
  • Mulailah mengurangi gula, kalaupun belum bisa sebaiknya ganti dengan madu saja. Kemudian pastikan sudah menghentikan konsumsi makanan dengan kandungan nitrit, kemudian pengawet dan pewarna, makanan yang diasinkan yang diasap juga tak boleh.
  • Boleh mengonsumsi kacang-kacangan dan olahannya, sebab baik untuk pola makan kanker dari kanker nasofaring. Boleh mengonsumsi kacang merah, tempe dan juga tahu.
  • Gorengan adalah makanan yang harus dihindari betul-betul. Apalagi kentang goreng dan keripik kentang mampu merangsang terbentuknya senyawa-senyawa baru yang akan memicu kanker, yaitu akrilamida. Jika ingin mengonsumsi kentang, boleh dikukus.
  • Jika ingin memasak masakan untuk penderita kanker nasofaring, sebaiknya jangan memasak dengan suhu yang terlalu tinggi.
  • Walau makanan yang digoreng harus dihindari, tetapi masih boleh mengonsumsi makanan yang digoreng, tapi dengan syarat menggunakan minyak khusus misalnya minyak zaitun dan canola oil, itu pun hanya bisa digunakan satu kali alias tidak digunakan berkali-kali.
  • Harus meminum air putih dalam jumlah banyak sesuai dengan yang tubuh butuhkan, minimal 8 gelas air putih. Jangan meminum alkohol, bahkan softdrink pun harus dihindari.
  • Hindarilah cemilan dan snack yang enak tapi tak sehat, misalnya kue tart dan cake, aneka makanan penutup dan juga permen. Gantilah dengan makanan yang direbus, misalnya kacang rebus, edamame yang direbus, kacang polong dan chestnut, kacang merah juga bisa.
  • Boleh mengonsumsi salad sayur, tetapi pastikan dressingnya menggunakan olive oil dan jangan yang kandungan lemaknya tinggi.

Demikian adalah makanan untuk penderita kanker nasofaring, terapkan pola makan sehat dan rutin lakukan pengobatan supaya pertumbuhan kanker bisa dihentikan, dan tubuh kembali sehat seperti sediakala.

Baca artikel lain mengenai Penambah Trombosit Paling Cepat

Buah Untuk Mengobati Kanker Nasofaring

Buah Untuk Mengobati Kanker Nasofaring Yang Benar-Benar Terbukti Manjur

Ada banyak sekali jenis kanker, salah satunya kanker nasofaring atau yang biasa disebut dengan kanker hidung. Jumlah penderitanya juga lumayan banyak dan termasuk kanker mematikan.

Terjadinya kanker hidung apabila sel kanker berkembang pada bagian nasofaring. Bagian ini ada di belakang rongga hidung dan di atas tenggorokan bagian belakang. Meski letaknya berada di kepala, tapi dibahas terpisah dari berbagai kanker yang terjadi pada daerah kepala dan leher.

Kanker ini sering terjadi pada orang etnis Cina, selanjutnya etnis Melayu. Sementara itu, untuk etnis India sangat langka dan jarang yang mengalaminya.

Pengobatan kanker ini memang bisa dilakukan dengan kemoterapi tapi jika Anda takut akan efek sampingnya bisa coba mengonsumsi buah untuk mengobati kanker nasofaring. Artikel ini akan membahasnya.

Penyebab Kanker Nasofaring

Virus EBV atau Epstein Barr disinyalir menjadi faktor paling penting dalam terjadinya kanker ini. Meski penyebabnya belum dapat diketahui secara pasti.

Virus ini bisa menyebar apabila di dalam keluarga ada seorang yang memiliki garis keturunan pertama dengan penderita kanker ini . Dibandingkan dengan keluarga yang tidak memiliki riwayat penyakit ini maka risiko mereka semakin besar.

Penyebab lainnya bisa karena merokok, mengonsumsi makanan yang diawetkan, dan terlalu sering juga terlalu banyak mengonsumsi ikan yang telah diasinkan ketika usia masih kecil.

Namun untungnya jumlah penderita kanker nasofaring sudah mulai berkurang karena pilihan makanan untuk generasi sekarang sudah ada banyak. Jadi mengonsumsi bahan makanan yang di fermentasi atau diawetkan, dan ikan yang diasinkan sudah jarang dilakukan.

Kanker hidung atau NPC memiliki gejala-gejala seperti:

  • Memiliki dahak atau lendir yang bercampur dengan darah.
  • Terjadi gangguan pada saluran pernafasan sehingga mimisan.
  • Sakit kepala.
  • Terdapat masalah kesehatan pada telinga seperti pendengaran yang berkurang suara berdengung, dan telinga tersumbat.
  • Penglihatan gAnda kelopak mata jadi menurun dan wajah kebas karena saraf kranial.
  • Terjadi pembesaran pada bagian kelenjar getah bening sehingga leher membengkak.
  • Memiliki gejala yang biasa terjadi ketika orang menderita kanker stadium lanjut seperti cepat letih kehilangan berat badan nyeri tulang, dan lain sebagainya.

Segera periksakan jika Anda merasa memiliki gejala-gejala tersebut.

Buah untuk Menyembuhkan Kanker Nasofaring

Untuk menyembuhkan kanker ini memang lebih baik dilakukan kemoterapi atau radioterapi. Jadi sel kanker yang sudah merambat bisa dibunuh dan hilang. Tapi, jika Anda belum siap untuk melakukannya, ada satu cara yang lebih mudah dan tidak perlu banyak pertimbangan.

Cara tersebut adalah mengonsumsi buah untuk mengobati kanker nasofaring. Namun apabila kondisi Anda tidak kunjung baik maka mau tidak mau harus melakukan penyembuhan dengan cara lain seperti yang sudah disebutkan tadi.

Ingin tahu apa saja buah-buahan yang bisa mengobati kanker hidung atau nasofaring? Di bawah ini ada daftar buah-buahan tersebut.

Buah Bit

Mungkin Anda merasa asing dengan buah ini karena memang bukan buah yang dikonsumsi secara umum di Indonesia. Jadi wajar saja jika ada orang yang tidak tahu buah bit ini.

Buah bit memiliki bentuk yang mirip dengan bawang merah tapi kulitnya lembut dan lebih tebal. Warna buah ini adalah merah keunguan sehingga agak mirip dengan warna ubi ungu juga.

Buah bit memiliki bau yang khas sehingga tidak semua orang suka. Namun daging buahnya tidak seburuk yang dibayangkan, masih terasa bersahabat di lidah.

Buah ini memang sudah sering dijadikan obat untuk menyembuhkan kanker hidung. Oleh karena di dalamnya ada banyak zat-zat kompleks yang baik untuk tubuh. Berbagai kandungan zat yang ada dalam buah bit antara lain:

  • Betasanin dan Caumarin

Dua zat ini dapat mencegah terjadinya tumor. Biasanya tumor adalah cikal bakal dari penyakit kanker, jadi jika ada benjolan yang mencurigakan di bagian tubuh Anda maka harus segera diperiksakan dan diobati. Supaya tidak berkembang menjadi kanker yang mematikan.

  • Asam Folat

Di dalam buah bit terdapat 34 persen kandungan asam folat. Fungsinya adalah untuk menggantikan sel-sel tubuh yang rusak. Jadi buah bit sangat baik jika digunakan sebagai obat herbal penyakit kanker.

Apabila Anda sudah melakukan kemoterapi juga bisa terbantu oleh buah bit ini. Sel-sel baru akan mudah muncul sehingga kesehatan Anda jadi lebih cepat membaik.

  • Magnesium

Jumlah magnesium yang terdapat dalam buah bit sekitar 9,8 persen. Fungsinya adalah untuk menjaga fungsi dari otot dan saraf. Ketika ada tumor yang tumbuh pada area nasofaring maka serabut serabut saraf akan ditekan secara kuat oleh tumor tersebut.

Dengan mengonsumsi buah bit ini bisa membuat sel saraf lebih kuat ketika proses penyembuhan kanker sedang berlangsung.

  • Zat Besi

Jumlah kandungan zat besi yang terdapat pada buah bit adalah sekitar 7,4 persen. Fungsinya untuk mengatur metabolisme energi dan menjaga sistem kekebalan tubuh.

Memang ketika seseorang menderita penyakit ini maka kekebalan tubuhnya ada pada titik terendah sehingga dia merasa lemah. Rendahnya kekebalan tubuh ini akan membuat sel kanker merajalela dengan lebih cepat.

Jadi sudah tidak perlu diragukan lagi khasiat dari buah bit untuk mengobati penyakit kanker nasofaring.

Untuk semakin memberikan efek yang baik maka buah bit harus diolah dengan menambahkan bahan-bahan lain. Cara untuk mengolahnya sebagai berikut.

  • Siapkan 2 buah bit lalu kupas bagian kulitnya sampai bersih. Selanjutnya iris-iris dagingnya.
  • Sesudah itu tambahkan dengan dua buah wortel yang telah dicuci dan dipotong-potong.
  • Blender kedua bahan tersebut tanpa menggunakan air. Jika mau, Anda bisa menambahkan susu kental manis dan madu tapi cukup satu sendok makan saja.
  • Sesudah halus maka saring jus ini dan minum sarinya. Supaya hasilnya bisa maksimal maka konsumsi sekitar 3 sampai 4 kali sehari secara rutin.

Buah Manggis

Buah ini memang berkhasiat untuk menyembuhkan atau mencegah berbagai jenis penyakit termasuk menjadi buah untuk mengobati kanker nasofaring.

Baik buahnya maupun kulitnya sama-sama bermanfaat untuk kesehatan. Di dalam manggis ada banyak sekali kandungan antioksidan dan nutrisi lain seperti mineral vitamin dan lain sebagainya.

Akan lebih baik juga apabila buah manggis dikonsumsi setiap hari untuk mengobati penyakit kanker dengan lebih cepat.

Buah Plum

Di luar negeri buah ini lumayan populer tapi di Indonesia belum terlalu. Oleh karena memang buah ini hanya bisa didapatkan apabila diimpor langsung dari luar negeri. Jika ada di Indonesia pun harganya mahal dan mungkin hanya ada di supermarket-supermarket besar.

Sama seperti kandungan pada buah manggis, buah plum juga memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan yang lumayan banyak. Buah ini bisa membuat sifat fagosit dari sel darah putih meningkat lalu bisa mencegah terjadinya perubahan sel kanker.

Buah Sirsak

Di dalam buah sirsak tercepat kandungan terpenoid, alkaloid, kumarin, saponin, flavonoid, tanin, fenol, lakton, kardiak glikosa, dan antrakuinon. Semua kandungan tersebut termasuk dalam zat antioksidan yang sangat ampuh dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

Selain itu bisa juga membuat daya tahan tubuh penderita lebih meningkat sehingga sembuh lebih cepat.

Lobak Putih

Meski bukan masuk dalam kategori buah, tapi umbinya mirip seperti buah.

Letak putih bisa menyembuhkan kanker hidung secara ampuh karena di dalamnya terdapat kandungan levib glikosida dan minyak mustard. Kedua kandungan tersebut dapat menekan pertumbuhan dari sel kanker sehingga akhirnya salah kanker tersebut bisa hilang.

Itulah dia informasi mengenai buah untuk mengobati kanker nasofaring. Namun Anda juga boleh saja mengonsumsinya untuk membuat kesehatan Anda lebih baik, tidak hanya bisa dikonsumsi ketika Anda sakit. Justru mencegah lebih baik daripada mengobati, bukan?

Baca artikel lain mengenai Penambah Trombosit Paling Cepat