Category Archives: Kanker Kulit

Cara Mengobati Kanker Kulit

Cara Mengobati Kanker Kulit dengan Ramuan Alami

Kanker kulit adalah sebuah penyakit yang berdampak pada terganggunya sel-sel kulit untuk menjalankan fungsi-fungsinya. Penyebab dari serangan penyakit ini adalah bakteri atau virus. Sedangkan gejalanya antara lain adalah muncul tahi lalat dalam bentuk, warna, ukuran serta tanda-tanda lain yang tidak normal.

Meski tergolong sebagai penyakit membahayakan, tetapi kanker kulit tetap bisa disembuhkan secara total secara alami menggunakan ramuan herbal. Jadi selain tindakan medis, dapat pula memilih pengobatan tradisional ini. Kedua jenis sistem pengobatan dan penyembuhan ini bisa dijalankan secara bersamaan dengan beberapa catatan khusus.

Daun Sirsak

Sejak zaman nenek moyang daun sirsak telah dipercaya punya khasiat tinggi untuk mengatasi berbagai jenis penyakit serius, termasuk juga kanker kulit. Daun tanaman ini bisa dikonsumsi dengan cara direbus. Kemudian air hasil rebusannya disaring dan diminum ketika kondisinya masih hangat serta dicampur dengan madu.

Sarang Semut Papua

Sarang semut Papua adalah salah satu jenis tanaman asli Indonesia yang sangat kaya dengan kandungan antikanker dan antioksidan. Kedua kandungan ini mampu menahan pertumbuhan dan perkembangbiakan sel kanker kulit. Selain itu juga dapat menghambat dan menghentikan siklus pembelahan sel tersebut sekaligus membuat tubuh makin kebal terhadap penyakit.

Tanaman ini bisa dikonsumsi dengan cara dibersihkan lebih dulu kemudian direbus. Lalu air rebusannnya bisa disaring dan diminum secara teratur, sehingga kanker kulit sembuh dengan total dan tidak kambuh lagi.

Kunyit Putih

Beberapa jenis serangan penyakit yang bisa disembuhkan dengan ramuan kunyit putih antara lain yaitu kanker kulit, tumor, sakit gigi, keputihan, demam dan sebagainya. Jenis kandungan terpenting yang terdapat dalam tanaman ini adalah RIP atau Ribosome Inacting Protein, anti oksidan dan anti curcumin. Ketiganya memiliki kemampuan tinggi dalam mengatasi berbagai jenis penyakit.

Namun sebelum mengkonsumsi tanaman ini sebagai obat kanker kulit, sebaiknya konsultasi dulu dengan ahli pengobatan herbal. Karena kunyit putih merupakan tanaman yang tergolong keras. Jika sudah tahu dosis dan takaran yang tepat, dampak samping dari pengobatan ini bisa diminimalisasi.

Keladi Tikus

Sama seperti kunyit putih, keladi tikus juga pantas dipilih untuk mengatasi serangan penyakit kanker kulit dengan hasil yang tidak kalah mujarab. Kemampuannya dalam mematikan sel atau jaringan kanker kulit sangat mumpuni dan dijamin tidak bisa menimbulkan kekambuhan lagi.

Untuk mengkonsumsinya, sediakan lebih dulu tanaman keladi tikus sebanyak 50 gr kemudian direndam ke dalam air selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu langsung dihaluskan dengan cara ditumbuk dan diperas airnya menggunakan saringan atau kain bersih.

Hasil dari perasan ini selanjutnya dicampur dengan madu hutan sebanyak ½ sendok makan, lalu diaduk hingga meratas. Setelah itu dapat diminum setiap hari sebanyak 3 kali. Satu hal yang perlu dicatat, setelah jadi ramuan ini harus langsung diminum dan tidak boleh disimpan.

Tapak Dara

Jenis tanaman berikutnya dengan khasiat yang tidak kalah mujarab untuk mengatasi kanker kulit adalah tapak dara. Tanaman ini kaya dengan kandungan vinblastin dan vinkristin. Kedua senyawa ini sangat digdaya dalam melawan pertumbuhan sel kanker kulit.

Untuk mengkonsumsinya sebagai obat herbal, petik beberapa puluh lembar daun tapak dara lalu dicampur dengan kulit kayu pulasari, buah adas dan gula merah. Setelah itu semua dapat dijadikan satu dan direbus dengan air sebanyak 3 gelas. Setelah tersisa sekitar 1 ½  gelas, air rebusannya dapat diminum sehari tiga kali.

Minyak Kelapa

Sudah banyak ahli kesehatan yang menyakini jika minyak kelapa mengandung nutrisi tinggi dan sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk kulit. Karena itu tidak perlu heran banyak yang memilihnya sebagai obat untuk mengatasi kanker kulit secara aman dan alami.

Apalagi minyak kelapa mengandung asam palmitic sebanyak 9%. Zat ini mampu membunuh sel kanker kulit tanpa menimbulkan efek negatif sama sekali. Cara menggunakannya sangat mudah, tinggal mengoleskan minyak kelapa tersebut pada area yang kena serangan sel kanker kulit.

Terong

Terong merupakan tanaman sayur yang buahnya berwarna ungu. Buah terong ini mempunyai suatu kandungan yang dinamakan BEC5 atau solasodine glycoside. Kandungan ini memiliki kemampuan tinggi dalam membantu tubuh untuk melawan pertumbuhan sel kanker kulit.

Bahkan sudah ada penelitian yang menunjukan terong ungu dapat membunuh sel kanker dari jenis yang lain seperti squamosa, keratosis dan karsinoma. Caranya mengkonsumsinya sangat praktis dan mudah, tinggal dimasak menjadi olahan sayuran atau disantap langsung sebagai lalapan segar.

Minyak Citrus

Minyak citrus adalah minyak yang diperoleh dari hasil estrak kulit jeruk dan beberapa bagian lain dari tanaman buah ini. Sama seperti minyak kelapa, minyak citrus juga sangat baik untuk menyembuhkan kanker kulit. Apalagi minyak ini mempunyai kandungan D-limolene tinggi yang dapat difungsikan sebagai pelindung kulit dari serangan sel kanker.

Minyak Lavender

Biasanya minyak lavender lebih sering digunakan untuk aromaterapi atau mengusir nyamuk. Tapi sejatinya, minyak ini dapat melindungi kulit dari sengatan cahaya matahari yang selama ini sering dianggap sebagai salah satu penyebab utama dari adanya pertumbuhan sel kanker kulit di tubuh.

Jadi secara tidak langsung, minyak lavender juga dapat dipakai sebagai ramuan alami untuk mengatasi penyakit membayakan tersebut. Meski sifatnya hanya pencegahan saja, tetapi tidak ada salahnya untuk menggunakannya setiap hari apalagi ketika sedang berada di luar ruang.

Buah Anggur

Anggur merupakan buah yang rasanya merupakan paduan antara manis dan asam. Selain itu buah berbentuk bundar kecil ini mempunyai kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Agar penyakit kanker kulit dapat disembuhkan secara total, minum jus buah anggur minimal 2 kali sehari.

Ketika membuat jus dari buah anggur sebaiknya bijinya tidak  dibuang dan ikut dijadikan jus. Sebab dalam bijinya inilah terkandung antioksidan yang paling banyak. Sehingga proses atas penyembuhan kanker kulit bisa berjalan semakin cepat dengan hasil yang sangat tuntas.

Itulah beberapa jenis tanaman atau ramuan tradisional yang bisa diandalkan untuk mengatasi serta menyembuhkan penyakit kanker kulit. Konsumsi obat-obatan herbal ini sebaiknya tetap diikuti dengan tindakan medis. Misalnya melakukan pemeriksaan secara rutin kepada dokter spesialis kulit atau dermatologi.

Sehingga pertumbuhan sel kanker kulit tetap dapat diawasi melalui sistem pemeriksaan yang modern dengan hasil yang lebih akurat. Setiap gerakan satu sel saja akan membawa pengaruh yang sangat besar terhadap peningkatan serangan penyakit ini. Jadi meski lebih suka memilih sistem pengobatan alami, pemeriksaan medis tidak boleh dikesampingkan begitu saja.

Apalagi mengingat bahwa pengobatan non medis dan tradisional itu hanya bersifat membantu saja. Untuk itu jika dokter menyuruh untuk mengkonsumsi obat-obatan dari rumah sakit atau apotik, maka sebaiknya tetap dituruti dan dilaksanakan perintah tersebut. Sedangkan obat dan ramuan herbalnya dijadikan sebagai penunjangnya.

Konsumsi obat-obatan herbal ini juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Konsultasi dengan dokter tetap harus dilakukan agar tidak ada kontra dengan sistem pengobatan modern yang sedang dijalani.

Jika dipraktekan secara baik dan benar tanpa melanggar peraturan medis yang ada, pasti hasil dari pengobatan tradisional ini mampu menunjukan hasil maksimal berupa kesembuhan total. Bahkan penyakit kanker kulit yang sebelumnya diidap tersebut tidak akan kambuh lagi sebab sel-sel pertumbuhannya sudah musnah tanpa bekas.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh

Pengobatan Kanker Kulit

Pengobatan Kanker Kulit Secara Medis

Setelah melakukan diagnosa, dokter akan memutuskan cara terbaik untuk mengobati penyakit kanker kulit terhadap pasiennya. Secara medis, pengobatan atau upaya penyembuhan kanker kulit ini terdiri dari beberapa tahapan. Tidak semua jenis tahapan harus dilalui sebab biasanya disesuaikan dengan kondisi atau stadium kanker kulit itu sendiri dan kondisi pasien.

  1. Operasi Mohs Micrographic

Sebagai langkah awal pada pengobatan kanker kulit, biasanya dokter akan melakukan sebuah operasi dengan tujuan untuk mengangkat sel kanker yang muncul di lapisan paling tipis pada jaringan yang ada disekitarnya. Selanjutnya sel kanker yang sudah diambil ini akan diperiksa menggunakan peralatan mikroskop.

Apabila sel kanker masih berada di area pinggir jaringan atau belum terlalu masuk ke dalam kulit pemeriksaannya tetap harus dilakukan secara berulang sampai pada lapisan paling akhir yang bisa dilihat dengan mikroskop. Sistem yang dinamakan mohs micrographic ini biasanya lebih sering dipakai untuk mengecek kanker kulit yang menyerang daerah hidung, bibir, mata dan telinga serta kaki, tangan dan leher.

  1. Operasi Eksisi

Operasi tahap kedua disebut operasi eksisi yang selalu dilakukan oleh tim ahli bedah. Tujuan dari operasi eksisi adalah untuk mengambil dan mengangkat semua jaringan yang terdapat di area sekitar pertumbuhan sel kanker. Kemudian luka yang diakibatkan oleh tindakan operasi akan ditutup lagi menggunakan teknologi jahitan.

Jaringan yang sudah diambil tersebut kemudian dibawa ke laboratorium agar bisa dilakukan pengecekan dan pemeriksaan secara lebih lengkap. Pemeriksaan ini menggunakan peralatan yang dinamakan mikroskopis. Dari pemeriksaan tersebut bisa diketahui bahwa semual sel-sel kanker kulit sudah dapat diangkat semua.

  1. Operasi Elektro

Operasi elektro merupakan operasi ketiga yang dijalankan dengan cara mengerok sel kanker kulit memakai peralatan kuret panas yang tenaga panasnya berasal dari jarum elektrokauter. Operasi ini bertujuan untuk menghancurkan residu sel kanker sekaligus untuk mengantisipasi atau mengontrol pendarahan.

Pada umumnya operasi elektro dilakukan hingga beberapa kali, agar semua lapisan yang ada di dalam jaringan dapat terbebas secara total dari sel-sel kanker kulit yang sifatnya tetap. Jadi tingkat kesembuhannya bisa berada pada posisi nyaris sempurna. Meski demikian, teknik ini dianggap dapat berjalan lebih efektif jika diaplikasikan pada kanker kulit yang menyerang di bagian kelopak mata, bibir, telinga dan sekitar alat kelamin.

  1. Cryosurgery

Cryosurgery adalah sebuah tindakan yang harus dilakukan oleh dokter dengan tujuan utama menghancurkan jaringan sel kanker dengan cara memakai nitrogen cair yang dibekukan. Pada tindakan ini, tidak ada pengangkatan atau pemotongan jaringan. Sehingga tidak ada pula yang namanya pendarahan dan anestesi.

Cryosugery merupakan tindakan yang dapat dilakukan hingga berulang kali sehingga proses penghancuran terhadap sel-sel kanker yang sifatnya ganas dapat dipastikan keberhasilannya. Selain itu cryosugery dianggap sebagai upaya penyembuhan paling aman. Namun sayangnya, dibanding sistem pengobatan lainnya langkah ini mempunyai tingkat keberhasilan yang lebih rendah. Apalagi dibanding dengan sistem operasi bedah.

  1. Radiasi

Sistem pengobatan berikutnya dinamakan radiasi yang dilakukan dengan menggunakan sinar X-ray. Pancaran sinar X-ray ini dapat diarahkan secara langsung kearah area pertumbuhan sel kanker dan tidak membutuhkan proses anestesi atau pemotongan.

Setelah radiasi serta penghancuran sel kanker dilakukan, butuh beberapa prosedur perawatan lain yang memakan waktu kurang lebih 1 hingga 4 minggu. Selain itu tidak jarang perawatan ini harus dilakukan setiap hari selama sekitar satu bulan.

Perawatan dalam bentuk terapi ini biasanya secara khusus ditujukan pada pasien kanker kulit yang tergolong sulit diatasi dengan teknologi pembedahan. Selain itu juga untuk pasien yang tidak disarankan untuk menjalani operasi misalnya orang lanjut usia maupun penderita yang kondisi kesehatannya sedang memburuk.

  1. Terapi Photodynamic

Prosedur penyembuhan kanker kulit berikutnya, terapi photodynamic lebih sering dilakukan pada sel-sel kanker yang area pertumbuhannya  berada di sekitar area kulit kepala atau wajah. Pada terapi ini, digunakan 5-ALA atau topikal asam 5 aminolevulinic. Agen photosensitizing tersebut kemudian diterapkan terhadap lesi.

Selanjutnya, di area yang sudah diberi obat akan dipancari dengan sinar kuat. Tujuannya agar 5-ALA dapat segera aktif sehingga dapat menghancurkan dan membunuh sel-sel kanker kulit dengan hasil yang lebih optimal.

Meski mampu membunuh sel kanker kulit secara maksimal, namun sistem pengobatan yang satu ini tergolong rendah efek sampingnya. Efek samping tersebut hanya berupa kerusakan di jaringan kulit sekitarnya dalam skala yang sangat rendah. Efek lainnya berupa pembengkakan dan munculnya ruam-ruam merah di kulit.

  1. Operasi Laser

Operasi laser merupakan suatu tindakan operasi yang dilakukan dengan karbon diosida dan difokuskan pada lesi. Pemotongannya dilakukan dalam jaringan sehingga tidak menimbulkan pendarahan. Operasi ini merupakan sebuah pilihan terbaik, terutama jika sel kanker kulitnya timbuh di daerah yang sempit atau kecil misalnya kulit kepala dan wajah.

Tindakan anesti lokal kemungkinan dibutuhkan dalam operasi ini dan biasanya akan memicu munculnya sebuah dampak berupa gangguan pada pigmen. Tapi dibalik dampaknya tersebut, melalui sistem ini dokter bisa melakukan pengontrolan secara lebih maksimal kepada tingkat kedalaman suatu jaringan yang sudah diambil.

  1. Obat Tipikal

Pengobatan tipikal merupakan sistem penyembuhan kanker kulit menggunakan lmiquimod. Obat berbentuk krim ini digosokan secara lembut di bagian tubuh yang kena serangan kanker sebanyak 5 kali dalam seminggu dan harus dilakukan dalam jangka waktu sekitar 6 minggu.

Dari sistem pengobatan ini, kekebalan dan imunitas tubuh bisa ditingkatkan. Hasilnya, tubuh akan lebih kuat menghadapi serangan sel kanker kulit. Bicara tentang efek samping, masing-masing pasien akan menghadapi dampak yang berbeda-beda. Tetapi secara umum dampak ini antara lain berupa warna kulit yang berubah jadi kemerahan, peradangan dan iritasi.

  1. Terapi Kombinasi

Pengobatan atau terapi kombinasi biasanya lebih sering dipilih jika penerapan dari salah satu sistem pengobatan tidak mampu menghasilkan penyembuhan yang maksimal. Caranya adalah mengkombinasikan beberapa sistem pengobatan di atas baik dalam jangka waktu yang sama atau secara berurutan.

Sebelum melakukan tindakan ini, dokter akan memperhitungkan lebih dulu kondisi penderita terutama terkait dengan fisik, usia dan tingkat ketahanan atau imunitasnya dalam menghadapi efek samping dari sistem pengobatan tersebut.

  1. Terapi Alternatif

Itulah beberapa jenis atau sistem pengobatan atau tindakan yang dapat dilakukan oleh dokter dalam rangka untuk menyembuhkan penyakit kanker kulit. Namun selain yang disebutkan di atas, masih ada tindakan lain yang lebih sering disebut dengan istilah terapi alternatif.

Sistem pengobatan yang satu ini bertujuan untuk mengurangi rasa mual atau sakit kepala dan gangguan lainnya setelah menjalani operasi, radiasi atau kemoterapi dan sebagainya. Karena belum diakui secara medis, maka sebelum memilih pengobatan ini sebaiknya konsultasi dulu dengan dokter yang sedang menangani.

Saat ini sudah banyak ahli kesehatan yang meyakini jika mineral seng, antioksidan, vitamin A, C dan E memiliki khasiat tinggi guna memperbaiki kerusakan jaringan di tubuh. Terutama  yang mengalami kerusakan akibat serangan sel kanker kulit.

Tetapi pada sisi yang lain harus dipahami juga, hingga detik ini belum ada yang bisa memberi bukti jika semua kandungan yang disebutkan diatas dapat menyembuhkan kanker kulit secara total. Jadi sistem pengobatan secara medis tetap dibutuhkann dan harus dilakukan oleh dokter spesialis.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Sarang Semut

Pantangan Bagi Penderita Kanker Kulit

Pantangan Bagi Penderita Kanker Kulit Yang Harus Dihindari

Setiap penyakit memang bisa dicegah kehadirannya. Tapi jika sudah terlanjur kena serangan, maka jalan terbaiknya adalah melakukan pengobatan. Demikian pula dengan penyakit kanker kulit. Namun selain menjalani pengobatan, penderita harus tahu pula beberapa jenis makanan yang tidak boleh disantap agar proses penyembuhan bisa berjalan lebih cepat dan lancar.

Semua orang pasti tahu, bahwa faktor yang membuat sebuah serangan penyakit makin mudah disembuhkan itu banyak sekali. Salah satunya adalah rajin mengkonsumsi obat-obatan. Lalu yang kedua yaitu menghindari makanan yang menjadi pantangan.

Khusus untuk penyakit kanker kulit, terdapat beberapa jenis makanan yang harus dijauhi atau dihindari karena makanan tersebut memiliki sifat karsinogen. Artinya adalah jika dikonsumsi, akan membuat sel kanker mampu tumbuh dan berkembang biak lagi. Bahkan di skala tertentu sel kanker akan jadi lebih kuat dan kebal.

Selain itu sistem pengobatan dan penyembuhan yang telah dijalankan sebelumnya tidak akan mendatangkan hasil yang maksimal. Bahkan serangan kanker bisa makin merajalela dan sulit untuk ditangani. Beberapa jenis makanan yang sifatnya karsinogen tersebut antara lain adalah sebagai berikut :

Makanan Bakar atau Panggang

Jenis makanan pertama yang harus selalu dihindari oleh penderita kanker kulit yaitu makanan yang diolah dengan sistem bakar atau panggang. Contohnya adalah steak bakar, sate, jagung bakar, udang atau seafood bakar dan sebagainya. Terutama sekali pada bagian yang gosong, karena dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit secara lebih cepat dan ganas.

Daging Olahan

Pantangan berikutnya adalah daging olahan. Para penderita kanker kulit dilarang keras makan dan mengkonsumsi makanan ini. Alasan pertamanya adalah karena mengandung bahan kimia sebagai pengawetnya. Bahkan kimia inilah yang dapat membuat sel kanker bisa tumbuh lagi meski sudah diobati. Contoh makanan daging olahan antara lain yaitu kornet, nugget, bacon, dendeng, sosis, daging asap, ham dan sebagainya.

Daging Merah

Selain daging olahan, daging merah juga harus dihindari dan tidak boleh dikonsumsi apalagi ketika masih menjalani masa pengobatan dan penyembuhan. Sel kanker bisa berkembangbiak dan tumbuh lagi dengan cepat jika nekad mengkonsumsi makanan dari daging merah.

Contoh dari daging merah ini adalah daging kambing, daging babi dan daging sapi. Jangan mengkonsusi daging tersebut jika tidak ingin penyakit kanker yang dideritanya kambuh lagi dan pertumbuhan sel-selnya makin merajalela.

Popcorn

Popcorn yang oleh masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan sebutan brondong adalah salah satu jenis makanan yang jumlah penggemarnya sangat banyak. Namun sayangnya untuk saat ini sebagian besar popcorn atau brondong dimasak dengan peralatan microwave.

Padahal menurut hasil penelitian, lapisan yang terdapat dalam peralatan microware itu punya kandungan kimia yang sangat berbahaya bagi para penderita kanker kulit. Kandungan kimia ini dapat menempel pada popcorn, kemudian memicu pertumbuhan sel-sel kanker yang baru.

Bahkan yang lebih parah lagi, bisa memunculkan serangan penyakit lain yaitu paru-paru atau infertilitas. Munculnya penyakit ini dapat berdampak pada kondisi lain yang lebih merugikan yaitu komplikasi.

Keripik Kentang dan Kentang Goreng

Tidak berbeda dengan popcorn atau brondong jagung, keripik dan kentang goreng jadi salah satu makanan yang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Tapi sayangnya kentang adalah bahan makanan yang sifat karsinogeniknya tergolong tinggi. Karena itu agar serangan kanker kulit bisa dikendalikan, alangkah baiknya apabila berhenti konsumsi makanan ini selamanya.

Gula Halus

Mungkin banyak penderita kanker kulit yang merasa bingung ketika diharuskan oleh dokter untuk berhenti mengkonsumsi dan menggunakan gula halus dalam setiap makanan yang mau disantap.

Ketika masuk ke dalam tubuh, gula halus dapat meningkatkan kandungan insulin. Jika jumlah kandungan insulin dalam tubuh meningkat dan melebihi batas normal, sel kanker yang sudah dimatikan dapat hidup dan berkembang biak kembali. Gula halus ini sendiri sering digunakan untuk membuat roti, donat, cake dan makanan camilan lainnya khususnya kue kering maupun basah.

Tepung Putih

Jenis makanan berikutnya yang harus dijadikan pantangan bagi siapa saja yang sedang dalam masa pengobatan penyakit kanker kulit adalah tepung putih. Pada umumnya bahan olahan ini sering dipakai untuk membuat roti, pasta dan beberapa jenis makanan lainnya.

Dari penelitian yang sudah dilakukan hingga berulang-ulang kali, hasilnya tetap menunjukan sebuah kesimpulan yang sama. Tepung putih yang mempunyai kandungan karbohidrat tinggi ternyata dapat meningkatkan resiko pertumbuhan sel kanker hingga lebih dari 200%. Apalagi jika penderitanya berjenis kelamin perempuan, resikonya bisa menjadi lebih tinggi lagi.

Makanan Kaleng

Makanan yang diawatkan dan disimpan secara kalengan juga harus dipantang serta dihindari oleh para penderita kanker khususnya kanker kulit. Contoh dari makanan kalengan antara lain yaitu ciki, sarden, sayur atau buah kalengan, snack, whiped cream dan sebagainya.

Sama dengan makanan daging olahan, makanan kalengan juga selalu diberi tambahan berupa bahan pengawet kimiawi yang bisa membuat kondisi para penderita kanker makin bertambah tidak sehat. Sel kanker yang sebelumnya sudah dapat dikendalikan akan memiliki ketahanan yang lebih kuat untuk tumbuh dan berkembangbiak.

Jenis Makanan Lainnya

Selain yang sudah diuraikan di atas, masih terdapat beberapa jenis makanan lain yang perlu dihindari oleh para pasien yang sedang mengalami serangan kanker kulit. Minuman bersoda menjadi salah satu minuman yang dilarang keras untuk dikonsumsi. Termasuk juga minuman yang mengandung alkohol, minuman untuk menambah energi dan yang mengandung karbon.

Ikan salmon, khususnya yang didapatkan dari hasil peternakan sangat tidak bagus dikonsumsi penderita kanker termasuk kanker kulit. Jika tetap ingin mengkonsumsi, sebaiknya memilih ikan salmon yang diperoleh secara langsung dari alam dengan catatan, jumlah konsumsinya tetap harus dibatasi dan akan jadi lebih baik lagi apabila tidak mengkonsumsi sama sekali.

Buah dan sayur merupakan jenis makanan atau santapan yang sebenarnya sangat bagus untuk dikonsumsi oleh penderita kanker. Namun sebaiknya memilih sayur serta buah yang ditanam secara alami atau organik tanpa memakai pupuk kimia atau pestisida. Kedua bahan ini sangat berbahaya bagi tubuh dan dapat menghidupkan lagi sel-sel kanker yang sebetulnya sudah bisa dimatikan oleh sistem pengobatan.

Aneka macam makanan khususnya camilan yang diolah dengan cara digoreng menggunakan minyak juga perlu dihindari. Termasuk juga makanan instan atau cepat saji seperti pizza, hot dog, burger dan sebagainya. Semua ini merupakan makanan sampah atau junkfoon yang akan membuat sel kanker makin bertambah kebal terhadap sistem pengobatan dari dokter.

Demikian pula dengan mie instan serta makanan maupun minuman lain yang dikasih bahan tambahan berupa pemanis buatan. Termasuk daging ayam yang dalam sering diberi hormon pertumbuhan dalam jumlah melebihi batas kewajaran. Cara ini seringkali dilakukan oleh para perternak nakal agar ayam tersebut bisa cepat dipanen atau disembelih serta memiliki daging yang lebih banyak.

Itulah beberapa jenis santapan dan minuman yang harus dijadikan pantangan oleh para pasien yang sedang menderita penyakit kanker kulit. Dilihat dari jumlahnya, memang sangat banyak dan membuat siapa saja akan merasa sulit untuk menjalankannya.

Tapi bagaimanapun, juga pantangan tersebut harus tetap dijalani demi kesembuhan sekaligus sebagai upaya pencegahan agar penyakit kanker kulit tidak bisa kambuh kembali. Jadi tinggal dipilih, mau sembuh dan sehat atau hidup dalam kesengsaraan karena serangan kanker kulit.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Sarang Semut