Category Archives: Kanker Kulit

Jenis Kanker Kulit

Berbagai Jenis Kanker Kulit Beserta Cara Mendeteksi dan Pengobatannya

Kanker kulit merupakan penyakit yang menyerang jaringan kulit. Jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menyerang jaringan tubuh lainnya, dan bisa menimbulkan penyakit kanker lain.

Kanker kulit umumnya menyerang orang yang kulitnya berwarna putih. Hal itu dikarenakan jaringan kulit orang berkulit putih cukup rentan terserang sel kanker, utamanya sel kanker kulit. Itu mengapa, penyakit ini sering melanda orang dari benua Amerika atau Eropa, yang penduduknya notabene berkulit putih. Walau begitu, tak menutup kemungkina bila penduduk Asia (termasuk Indonesia) juga bisa terkena salah satu jenis penyakit kanker ini.

Secara umum, penyebab utama terjadinya kanker kulit tak lain adalah sel kanker yang biasnaya muncul dari paparan sinar matahari berlebih pada kulit tubuh. Paparan senyawa karsinogen, dan faktor keturunan merupakan sebab lainnya mengapa kanker kulit bisa menjangkiti seseorang.

Kanker kulit sendiri mempunyai beberapa jenis, di mana beberapa jenis kanker kulit tersebut adalah:

1. Aclinic Kerastosis

Jenis kanker kulit yang pertama adalah Aclinci Kerastosis. Penyakit ini merupakan kanker kulit yang disebabkan oleh sel kanker karsinoma. Sel kanker tersebut biasanya menyerang orang berkulit putih, utamanya yang pernah mengalami kanker kulit sebelumnya sebanyak dua kali.

Salah satu gejala yang muncul dari kanker kulit ini adalah munculnya luka di kulit. Luka tersebut mirip eperti luka bakar, dan biasanya muncul di bagian kulit yang mudah terpapar sinar matahari.

2. Karsinoma Sel Basal

Jenis kanker kulit ini biasanya menjangkiti orang-orang di benua Asia. Penyakit kanker ini sendiri disebabkan oleh serangan sel kanker yang menyerang sel basal dalam kulit tubuh, utamanya pada kulit leher dan kepala. Orang yang terjangkit jenis kanker kulit ini biasanya akan mengalami gejala tertentu, yaitu: munculnya benjolan berwarna merah mudah di bagian kulit leher atau kepala.

3. Karsinoma Sel Skuamosa

Bisa dibilang, kalau jenis kanker kulit ini cukup berbahaya dan patut diwaspadai. Pasalnya, sel kanker penyakit ini bisa menyerang bagian tubuh lain, dan tentu akan menimbulkan penyakit kanker lainnya. Adapun penyebab kanker kulit satu ini adalah adanya serangan sel kanker yang menyerang lapisan epidermis kulit.

Orang yang terserang kanker kulit ini akan mengalami sejumlah gejala, yaitu: permukaan kulit yang mulai bersisik dan kasar, terutama di bagian kulit yang sering terpapar sinar matahari.

4. Melanoma

Dibanding jenis-jenis kanker kulit sebelumnya, jenis kanker kulit satu ini sangat mematikan. Pasalnya, penyakit kanker kulit ini bisa membuat penderitanya meninggal dunia. Melanoma sendiri terjadi akibat sel kanker yang menyerang sel kulit yang memproduksi melanin. Orang yang terserang melanoma akan mengalami gejala berupa perubahan warna kulit, serta munculnya benjolan mirip tahi lalat, yang semakin lama semakin berubah warnanya.

Melanoma sendiri ternyata terbagi lagi ke dalam beberapa jenis, yaitu:

  • Nodular Melanoma: merupakan melanoma yang ditandai dengan munculnya benjolan berwarna biru tua, hittam, atau bahkan tak berwarna. Selain itu, kulit si penderita juga akan terasa gatal serta terasa panas, utamanya pada bagian yang terkena jenis melanoma ini.
  • Lentigo Maligna: merupakan jenis melanoma yang lazim menjangkiti orang tua atau lanjut usia. Gejala dari jenis melanoma ini adalah: munculnya benjolan kecokelatan dan dapat berubah ukuran sewaktu-waktu, serta munculnya rasa perih dan panas di sekitar area yang terkena kanker.
  • Acral Melanoma: merupakan jenis melanoma yang lazim menyerang telapak tangan, kuku, atau bagian bawah jari. Gejala jenis melanoma ini sendiri antara lan:munculnua benjolan serta rasa nyeri di bagian sekitar benjolan atau kanker; atau munculnya rasa kaku di bagian kulit yang terkena jenis melanoma ini.

Cara Mendeteksi Kanker Kulit

Ada dua cara yang bisa kita lakukan, agar kita dapa mendeteksi munculnya penyakit kanker kulit. Pertama, dengan membuka pakaian kita, dan membiarkan kulit kita terpapar sinar. Amatilath kulit tubuh kita dengan saksama, apakah kulit kita telah ditumbuuhi bintik/tahi lalat, ataukah tidak.

Cara kedua, kita bisa mengamati kulit kita setiap saat, tanpa perlu membuka baju dan menjemurkan diri di bawah sinar matahari. Perhatikanlah dengan saksama kulit tubuh kita, apakah ukuran dan warnya mulai berubah atau tidak.

Perhatikan pula apakah kulit kita masih baik-baik saja, atau malah muncul gejala aneh seperti gatal-gatal berlebih atau berdarah tanpa sebab.

Bila menemukan hal-hal tak wajar pada kulit, maka segeralah periksakan diri ke dokter. Nantinya, dokter akan mendiagnosis, apakah gejala tersebut termasuk gejala kanker kulit atau bukan.

Cara Pengobatan Herbal untuk Kanker Kulit

Lazimnya, kanker kulit harus disembuhkan secara medis, dan diobati dengan obat kimiawi. Namun, kanker kulit ternyata bisa diobati dengan pengobatan herbal. Berikut ini, ada sejumlah pengobatan herbal yang bisa dilakukan, guna mengatasi kanker kulit.

1. Mengoleskan Minyak Kelapa

Minyak kelapa punya sejumlah nutrisi yang baik untuk organ tubuh manusia, tak terkecuali kulit. Salah satunya adalah asam palmitic sebesar 9% yang mampu membantu mengatasi penyakit kanker kulit.

Cara pengobatan herbal dengan minyak tersebut tergolong mudah. Kita hanya perlu mengoleskan minyak tersebut ke bagian yang terkena kanker kulit. Lakukanlah setiap hari secara rutin agar kanker kulit bisa diatasi.

2. Mengoleskan Minyak Citrus.

Jika tidak punya minyak kelapa, minyak citrus juga bisa dipakai untuk pengobatan herbal kanker kulit. Hal ini dikarenakan minyak ini mempunyai kandungan D-limolene yang dapat membantu mengatasi penyakit kanker kulit. Minyak citrus sendiri bisa dibuat dengan cara mengambil ekstrak kulit jeruk dari berbagai jenis tanaman jeruk yang ada.

3. Mengonsumsi Ekstrak Terong Ungu

Terong ungu punya senyawa solasodin glycoside (BEC5) yang mampu mengatasi penyakit kanker kulit. Bahkan, senyawa tersebut juga dapat membunuh sel kanker penyebab munculnya sejumlah jenis kanker kulit. Itulah mengapa, mengonsumsi ekstrak terong ungu bisa menjadi salah satu alternatif pengobatan kanker kulit secara herbal.

4. Mengonsumsi Jus Anggur atau Ekstrak Biji Anggur

Buah anggur kaya akan antioksidan, yang dapat mengatasi berbagai penyakit, termasuk kanker kulit. Bila ingin mengonsumsi anggur sebagai jus, sebaiknya konsumsilah maksimal 2 kali sehari, dan usahakan jangan menambah gula atau pemanis buatan dalam jus anggur yang hendak dikonsumsi.

Selain jus anggur, kita juga bisa mengonsumsi ekstrak biji anggur. Sama seperti buahnya, biji anggur juga kaya akan antioksidan. Bahkan, kandungan atioksidan pada biji anggur jauh lebih banyak dibanding buah anggur itu sendiri.

Demikianlah ualasan soal kanker kulit kali ini, dimulai dari jenis kanker kulit, hingga pendektesian dan pengobatan herbalnya. Dari pemaparan di atas, kita pun bisa tahu apa saja jenis kanker kulit, cara mendeteksinya, serta pengobatan herbalnya. Dengan begitu, kita pun jadi lebih tahu seperti apa itu kanker kulit, dan juga tahu bagaimana cara mengobatinya secara herbal.

Baca artikel lain mengenai Benalu Batu

Mencegah Kanker Kulit

Cara Mencegah Kanker Kulit

Dibanding jenis lainya kanker kulit memang tidak terlalu membayakan. Namun bukan berarti kanker kulit tidak punya resiko tinggi. Apabila diabaikan dan tidak disembuhkan secepatnya, sel-sel kanker kulit tetap dapat berkembangbiak secara masif bahkan memunculkan gangguan serius pada organ-organ tubuh yang fungsinya sangat fital.

Sementara itu dipandang dari segi yang lain, kanker kulit lebih mudah untuk diketahui proses pertumbuhan dan identifikasinya. Selain itu pencegahannya juga mudah dilaksanakan, namun dengan catatan harus dijalankan secara rutin dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi.

Menghindari Paparan Sinar Matahari

Penyebab paling utama dari serangan kanker kulit berasal dari pancaran sinar matahari. Sinar matahari mengandung UV atau ultraviolet yang dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit. Jika jaringan kulit rusah, sel-sel kanker kulit bisa jadi mudah muncul kemudian tumbuh dan berkembangbiak lalu menjelma menjadi kanker kulit.

Sinar matahari yang dianggap paling bahaya adalah yang memancar dari jam 10 pagi hingga 4 sore. Untuk itu, usahakan sedapat mungkin agar tidak keluar ruang pada jam-jam tersebut. Jika harus keluar ruang, minimal harus selalu berada di tempat yang teduh dan tidak terkena pancaran sinar matahari secara langsung.

Menghindari Tanning dan Pemutih Kulit

Bagi sebagian orang, mungkin beranggapan bahwa memiliki kulit putih dan terang itu dapat membuat penampilan jadi lebih menarik. Namun sebagian yang lain, mempunyai kulit coklat justru akan memunculkan suatu eksotisme tersendiri.

Terkait dengan pendapat kedua, banyak orang yang menjalankan tanning atau mencoklatkan kulit. Demikian pula sebaiknya, tidak sedikit yang justru lebih senang memutihkan kulitnya melalui beberapa teknik khusus.

Kedua metode tersebut, baik tanning maupun memutihkan kulit sering menggunakan bahan-bahan yang bersifat kimiawi. Misalnya tanning bed dan UV radiasi artifisial dan penggunaan lampu UV. Semua cara tersebut merupakan terapi yang justru akan memunculkan efek sangat negatif berupa pemunculan sel-sel kanker kulit di tubuh.

Demikian pula dengan obat-obatan dan ramuan modern yang diciptakan dengan tujuan untuk menjadikan kulit agar terlihat cerah dan terang. Biasanya obat-obatan ini mengandung bahan kimia yang justru sangat berbahaya untuk kulit. Jadi sebaiknya tidak menggunakan obat atau ramuan tersebut dan diganti dengan cara-cara yang lebih alami.

Waspada pada Sinar Matahari

Meski siang hari, adakalanya matahari tidak memancarkan sinarnya dengan terang dan terik. Misalnya karena sedang mendung atau disebabkan oleh faktor yang lain. Dalam kondisi yang demikian, setiap orang tetap harus waspada karena sinar matahari yang keluar pada siang hari tetap memiliki resiko tinggi terhadap kesehatan kulit terutama kanker kulit.

Biasanya udara yang dingin mampu memunculkan samaran terhadap pancaran sinar matahari yang sebenarnya sangat menyengat. Peristiwa semacam ini bisa membuat orang menjadi lalai dan lupa untuk melindungi diri.

Akibatnya, tanpa disadari sinar UV atau ultraviolet yang berasal dari pancaran sinar matahari tetap masuk ke dalam jaringan kulit. Setelah itu akan menimbulkan kerusakan pada jaringan tersebut. Tidak lama kemudian sel-sel kanker kulit segera muncul dan tumbuh dengan cepat.

Jadi harus disadari, meski cuaca sedang tidak panas tapi sebaiknya tetap berada dalam ruangĀ  pada siang hari. Pemunculan UV tidak terpengaruh sama sekali oleh cuaca. Baik saat sedang panas maupun dingin, sinar UV tetap mampu menembus dan masuk ke jaringan kulit.

Menggunakan Sunblock

Dalam situasi tertentu misalnya karena pekerjaan, banyak orang yang harus keluar ruang atau rumah pada siang hari. Padahal seperti yang sudah dijelaskan diatas, pada siang hari pancaran sinar matahari memiliki resiko besar untuk memicu terjadinya kanker kulit.

Untuk itu, agar resiko ini dapat dicegah, harus selalu menggunakan tabir surya atau sunblock ketika sedang melakukan kegiatan di luar rumah. Bahkan jika perlu penggunaan sunblock ini dilakukan sesering mungkin. Apalagi jika kegiatan yang dilakukan punya kaitan erat dengan air.

Perlu dipahani sebagian besar sunblock atau tabir surya mudah luntur ketika terkena percikan air. Jadi apabila ada bagian tubuh yang basah, maka pemakaian sunblock harus diulang lagi. Termasuk juga ketika tubuh sering mengeluarkan keringat dalam jumlah yang banyak.

Membatasi Penggunaan Make Up

Hampir semua orang khususnya wanita, selalu membutuhkan make up dengan tujuan utama untuk menunjang penampilan. Namun jika penggunaannya terlalu berlebihan, make up dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit secara lebih cepat. Apalagi setelah menggunakan tidak dibersihkan dengan cepat.

Selain itu perlu diperhatikan pula, jangan memakai kosmetik yang terlalu lama disimpan atau sudah mengalami perubahan warna. Terlebih lagi jika masa kadaluwarsanya sudah habis dan melebihi tanggal penggunaan. Jika sudah kadaluwarsa, kosmetik bisa memunculkan senyawa yang menjadi pemicu pertumban sel kanker kulit.

Masa kadaluwarsa kosmetik memang tidak selalu tertulis dalam kemasannya. Tapi jika sudah masuk masa kadaluwarsa, ada beberapa tanda yang dapat dijadikan sebagai cirinya. Misalnya bau atau aroma dan warnanya yang berubah. Selain itu bentuknya juga jad lebih keras bahkan terasa kasar saat diusapkan pada wajah.

Menghindari Toksin

Siapa saja yang sering berkegiatan di area-area yang kandungan toksinnya tinggi pasti punya resiko lebih besar kena serangan kanker ulit. Karena toksin yang menyebar di udara melalui angin bisa hinggap di kulit, lalu memunculkan kontaminasi. Dampak dari kontaminasi inilah yang kemudian menimbulkan kerusakan di jaringan kulit dan memunculkan sel kanker kulit.

Area-area yang biasanya mempunyai kadar toksin tinggi antara lain yaitu lingkungan pabrik, terutama tidak dilengkapi dengan sistem pengolahan limbah yang sempurna. Kawasan yang terlalu padat lalu lintasnya juga termasuk area kadar toksin tinggi, karena banyak pencemaran udara yang diakibatkan oleh penggunaan bahan bakar mesin motor.

Memperbanyak Asupan Vitamin

Cara terbaik berikutnya untuk mencegah kanker kulit adalah memperbanyak asupan vitamin untuk tubuh khususnya vitamin C, E, B3, dan D. Untuk vitamin C, E, dan D, memiliki manfaat tinggi untuk menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker kulit. Khusus untuk vitamin C dan E sangat bagus untuk merawat kesehatan kulit.

Sedangkan gabungan dari vitamin B3 dan D akan membuat tubuh memiliki sistem kekebalan atau perlindungan yang lebih maksimal dari kerusakan di sel-sel kulit. Vitamin D mempunyai khasiat tinggi untuk mencegah pemunculan sel kanker di kulit.

Pola Makan Sehat

Upaya selanjutnya yang bisa dilakukan guna mencegah terjadinya penyakit kanker kulit yaitu dengan cara menerapkan pola makan sehat tiap hari. Bagi siapa saja yang lebih rajin dan rutin mengkonsumsi buah dan sayuran, pasti memiliki resiko yang lebih rendah terhadap serangan kanker kulit.

Kedua jenis makanan tersebut mempunyai kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Sehingga kehandalannya dalam menangkal radikal bebas sangat mumpuni. Termasuk juga kemampuan untuk mencegah masuknya sel kanker kulit ke dalam tubuh.

Ketika mengkonsumsi buah dan sayuran, utamakan yang kandungan seratnya tinggi sehingga proses pencernaan bisa berjalan lebih lancar. Jika proses pencernaan atau metabolisnya dapat berjalan lancar, maka toksin yang menjadi penyebab dari kanker kulit dapat dikeluarkan dari dalam tubuh secepatnya.

Tindakan bijaksana lainnya yang perlu dilakukan yaitu selalu mengkonsumsi air putih paling sedikit 1,5 hingga 2 liter setiap hari. Sama dengan buah dan sayuran, air putih juga memiliki kemampuan yang sangat dasyat untuk melancarkan metabolisme sekaligus melindungi tubuh dari serangan penyakit termasuk kanker kulit.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh

Makanan Pencegah Kanker Kulit

Makanan Pencegah Kanker Kulit Yang Terbaik

Agar tubuh terbebas dari resiko kena serangan kanker kulit, salah satu jalan terbaik yang bisa ditempuh yaitu selalu menggunakan tabir surya ketika berada di luar ruang terutama di siang hari. Pemakaian tabir surya merupakan bentuk perlindungan paling mendasar terhadap tubuh dari kanker kulit.

Di masa yang serba modern seperti sekarang ini, makin banyak hasil teknologi yang mampu membuat manusia jadi lebih mudah menjalankan kegiatan dan tugas-tugasnya. Namun di sisi yang lain, tidak sedikit pula hasil kemajuan teknologi yang menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan.

Salah satu contoh dari kerusakan lingkungan ini adalah paparan sinar matahari yang mampu menembus atmosfer. Penyebab dari kejadian ini adalah karena adanya penipisan pada lapisan ozon. Sedangkan penipisan ozon itu disebabkan oleh penggunaan beberapa peralatan modern yang mengeluarkan gas-gas tertentu sehingga lapisan ozon menjadi rusak.

Semantara itu, paparan sinar matahari yang langsung menembus atmosfer bumi bisa memicu terjadinya beberapa serangan penyakit terhadap manusia dan salah satunya yaitu kanker kulit. Serangan penyakit ini, selain dicegah dengan pemakaian tabir surya harus dibarengi dengan tindakan lain misalnya menerapkan pola hidup sehat.

Penerapan pola hidup sehat dapat dilakukan melalui berbagai macam cara. Misalnya berusaha untuk mengkonsumsi makanan serta minuman yang memiliki khasiat tinggi untuk mencegah datangnya sel-sel kanker kulit di tubuh. Bahkan ada beberapa diantaranya yang bisa dijadikan media pengobatan atau penyembuhan kanker kulit.

Makanan Sayur

Salah satu jenis makanan terbaik untuk mencegah dan mengatasi penyakit kanker kulit adalah sayuran. Dari sekian banyak jenis sayuran yang ada di Indonesia, terong merupakan makanan yang sangat bagus untuk dikonsumsi setiap hari.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan jika ekstrak sayuran terong sangat efektik untuk melindungi tubuh dari resiko serangan sel kanker kulit. Didalamnya mengandung sebuah zat fitokimia yang dinamakan solasodina glikosida. Secara biologis, zat ini bisa berperan sebagai antioksidan dan punya kemampuan tinggi untuk menghambat proses pertumbuhan sel kanker.

Di negara Jepang, banyak ahli kesehatan yang yakin bahwa terong mampu memiliki zat lain yang dinamakan tripsin atau protease inhibitor. Zat ini berbentuk suatu komponen yang dapat diandalkan untuk menetralkan sel-sel yang menjadi penyebab dari kanker kulit.

Sayuran berikutnya yang juga punya khasiat tidak kalah tinggi untuk mengatasi kanker kulit adalah brokoli. Senyawa-senyawa yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini merupakan media terbaik untuk membersihkan tubuh dari racun atau toksin karsonogenik sekaligus dapat mengurangi proses mutasi DNA.

Selain itu dengan mengkonsumsi brokoli, tubuh akan memiliki ketahanan lebih tinggi untuk melawan kandungan apoptosis yang ada di sel-sel kanker. Pertumbuhan tumor jinak maupun tumor ganas juga dapat dicegah dengan brokoli. Demikian pula dengan resiko penyebaran sel kanker kulit dari satu organ ke organ lainnya.

Wortel

Selama ini banyak anggota masyarakat yang percaya bahwa sayur wortel sangat kaya dengan vitamin A. Sehingga sangat bagus dikonsumsi untuk mencegah dan mengobati penyakit pada organ mata.

Tetapi selain itu wortel juga memiliki tingkat kegunaan yang sangat tinggi terutama bagi para penderita serangan penyakit kanker kulit. Sayuran warna jingga ini memiliki kandungan beta karotan yang sangat handal dalam menghambat pertumbuhan sel kanker kulit. Bahkan juga bisa melindungi tubuh dari resiko radiasi dan pancaran sinar matahari.

Makanan Buah

Tidak hanya sayuran saja, ada beberapa macam buah yang berkhasiat tinggi untuk mengatasi kanker kulit misalnya buah alpukat. Selain rasanya yang sangat manis, buah berdaging tebal ini juga memiliki kandungan antioksidan tinggi. Jika dikonsumsi setiap hari, tentu resiko atas serangan kanker kulit dapat dikurangi dengan maksimal.

Berikutnya adalah buah tomat yang sangat dikenal memiliki tingkat keefektifan tinggi dalam mencegah pertumbuhan sel kanker kulit di tubuh. Selain itu buah ini sangat kaya dengan zat likopen yang terbukti ampuh melawan efek-efek berbahaya yang ditimbulkan oleh pancaran sinar matahari atau sinar ultraviolet.

Sedangkan buah berry adalah buah yang tidak hanya kaya kandungan antioksidan saja, tetapi juga memiliki kandungan lain berupa pigmen. Pigmen ini dapat menjadi sarana paling ampuh bagi tubuh untuk menangkal serangan apigenin yang tidak lain adalah awal dari pertumbuhan sel-sel kanker kulit.

Buah ceri juga sangat layak dikonsumsi karena mengandung alkohol perillyl. Zat ini terbukti mempunyai tingkat kedigdayaan tinggi dalam melawan pertumbuhan sel-sel kanker kulit dan dapat menyembuhkan dampak-dampak negatif dari pertumbuhan sel tersebut. Biasanya buah ini tidak dimakan langsung dan lebih sering dijadikan adonan tambahan pada roti.

Makanan Lain

Selain sayur dan buah, ada beberapa jenis makanan lainĀ  yang bisa dijadikan santapan namun sekaligus untuk mengurangi resiko penyakit kanker kulit. Salah satunya adalah ubi jalar yang dapat diolah menjadi berbagai macam masakan atau makanan.

Ubi jalar termasuk sebagai bahan makanan yang kandungan nutrisinya sangat tinggi dan kaya dengan vitamin C, sehingga sangat handal dalam memerangi pertumbuhan sel kanker kulit di tubuh. Apalagi ubi jalar juga mengandung anti oksidan. Selain itu pada proses penanamannya tanaman ubi jalar jarang menggunakan pestisida sehingga sangat aman dikonsumsi.

Sejak puluhan abad lalu sudah banyak yang yakin bahwa kurma merupakan bahan makanan yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh. Di setiap butirnya, makanan berasa manis ini mempunyai beberapa jenis kandungan sekaligus seperti karbohidrat, kalsium, vitamin A, B2, B12 dan C serta zat besi dan sellilosa. Oleh karena itu kurma dapat dijadikan obat herbal terbaik untuk mengatasi kanker kulit.

Selain kurma bahan olahan lainnya yang selama beribu-ribu tahun juga dikenal sebagai media penyembuhan dengan hasil yang sangat mujarab adalah madu. Tidak berbeda dengan kurma, madu kaya dengan kandungan kalsium, karbohidrat, zat besi dan beberapa jenus nutrisi yang lain. Jika dikonsumsi tiap hari, madu bisa membantu melancarkan penyembuhan kanker kulit.

Minuman

Lanjut pada minuman, kopi menjadi salah satu pilihan terbaik untuk mencegah timbulnya sel-sel kanker kulit dalam tubuh. Biasanya ketika mengkonsumi kopi, tujuan paling utama yang ingin diperoleh adalah untuk meningkatkan energi terutama saat sedang bekerja.

Namun selain itu sebenarnya kopi juga mempunyai kemampuan besar dalam membunuh atau membersihkan sel-sel yang sudah rusak akibat dari pancaran sinar matahari atau UV. Apabila tidak segera dibersihkan atau dibunuh, sel-sel yang rusak ini akan berubah wujud menjad sel-sel kanker kulit. Untuk mendapatkan hasil terbaik, sebaiknya minum segelas kopi setiap hari.

Setelah kopi, jenis minuman berikutnya yang juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari adalah teh khususnya teh hijau. Berbagai jenis serangan kanker kulit dapat diatasi dengan minum teh hijau. Terutama kanker kulit melonoma yang dianggap sebagai kanker kulit paling membahayakan.

Daun teh hijau memiliki senyawa yang dinamakan tansferrin dan EGCg atau epigallacatehin gallate. Sekitar 20% dari serangan sel kanker melanoma dapat dikendalikan melalui ramuan teh hijau yang diseduh menjadi minuman.

Tetapi perlu diperhatikan, apabila terlalu sering dikonsumsi teh hijau bisa menurunkan nafsu makan. Oleh sebab itu bagi penderita kanker kulit yang tubuhnya cenderung kurus, sebaiknya membatasi diri agar tidak terlalu sering mengkonsumsi minuman tersebut atau diganti dengan sistem pengobatan alami lain dengan buah dan sayuran.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh