Category Archives: Kanker Kulit

Mencegah Kanker Kulit

Cara Mencegah Kanker Kulit

Dibanding jenis lainya kanker kulit memang tidak terlalu membayakan. Namun bukan berarti kanker kulit tidak punya resiko tinggi. Apabila diabaikan dan tidak disembuhkan secepatnya, sel-sel kanker kulit tetap dapat berkembangbiak secara masif bahkan memunculkan gangguan serius pada organ-organ tubuh yang fungsinya sangat fital.

Sementara itu dipandang dari segi yang lain, kanker kulit lebih mudah untuk diketahui proses pertumbuhan dan identifikasinya. Selain itu pencegahannya juga mudah dilaksanakan, namun dengan catatan harus dijalankan secara rutin dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi.

Menghindari Paparan Sinar Matahari

Penyebab paling utama dari serangan kanker kulit berasal dari pancaran sinar matahari. Sinar matahari mengandung UV atau ultraviolet yang dapat menimbulkan kerusakan pada jaringan kulit. Jika jaringan kulit rusah, sel-sel kanker kulit bisa jadi mudah muncul kemudian tumbuh dan berkembangbiak lalu menjelma menjadi kanker kulit.

Sinar matahari yang dianggap paling bahaya adalah yang memancar dari jam 10 pagi hingga 4 sore. Untuk itu, usahakan sedapat mungkin agar tidak keluar ruang pada jam-jam tersebut. Jika harus keluar ruang, minimal harus selalu berada di tempat yang teduh dan tidak terkena pancaran sinar matahari secara langsung.

Menghindari Tanning dan Pemutih Kulit

Bagi sebagian orang, mungkin beranggapan bahwa memiliki kulit putih dan terang itu dapat membuat penampilan jadi lebih menarik. Namun sebagian yang lain, mempunyai kulit coklat justru akan memunculkan suatu eksotisme tersendiri.

Terkait dengan pendapat kedua, banyak orang yang menjalankan tanning atau mencoklatkan kulit. Demikian pula sebaiknya, tidak sedikit yang justru lebih senang memutihkan kulitnya melalui beberapa teknik khusus.

Kedua metode tersebut, baik tanning maupun memutihkan kulit sering menggunakan bahan-bahan yang bersifat kimiawi. Misalnya tanning bed dan UV radiasi artifisial dan penggunaan lampu UV. Semua cara tersebut merupakan terapi yang justru akan memunculkan efek sangat negatif berupa pemunculan sel-sel kanker kulit di tubuh.

Demikian pula dengan obat-obatan dan ramuan modern yang diciptakan dengan tujuan untuk menjadikan kulit agar terlihat cerah dan terang. Biasanya obat-obatan ini mengandung bahan kimia yang justru sangat berbahaya untuk kulit. Jadi sebaiknya tidak menggunakan obat atau ramuan tersebut dan diganti dengan cara-cara yang lebih alami.

Waspada pada Sinar Matahari

Meski siang hari, adakalanya matahari tidak memancarkan sinarnya dengan terang dan terik. Misalnya karena sedang mendung atau disebabkan oleh faktor yang lain. Dalam kondisi yang demikian, setiap orang tetap harus waspada karena sinar matahari yang keluar pada siang hari tetap memiliki resiko tinggi terhadap kesehatan kulit terutama kanker kulit.

Biasanya udara yang dingin mampu memunculkan samaran terhadap pancaran sinar matahari yang sebenarnya sangat menyengat. Peristiwa semacam ini bisa membuat orang menjadi lalai dan lupa untuk melindungi diri.

Akibatnya, tanpa disadari sinar UV atau ultraviolet yang berasal dari pancaran sinar matahari tetap masuk ke dalam jaringan kulit. Setelah itu akan menimbulkan kerusakan pada jaringan tersebut. Tidak lama kemudian sel-sel kanker kulit segera muncul dan tumbuh dengan cepat.

Jadi harus disadari, meski cuaca sedang tidak panas tapi sebaiknya tetap berada dalam ruang  pada siang hari. Pemunculan UV tidak terpengaruh sama sekali oleh cuaca. Baik saat sedang panas maupun dingin, sinar UV tetap mampu menembus dan masuk ke jaringan kulit.

Menggunakan Sunblock

Dalam situasi tertentu misalnya karena pekerjaan, banyak orang yang harus keluar ruang atau rumah pada siang hari. Padahal seperti yang sudah dijelaskan diatas, pada siang hari pancaran sinar matahari memiliki resiko besar untuk memicu terjadinya kanker kulit.

Untuk itu, agar resiko ini dapat dicegah, harus selalu menggunakan tabir surya atau sunblock ketika sedang melakukan kegiatan di luar rumah. Bahkan jika perlu penggunaan sunblock ini dilakukan sesering mungkin. Apalagi jika kegiatan yang dilakukan punya kaitan erat dengan air.

Perlu dipahani sebagian besar sunblock atau tabir surya mudah luntur ketika terkena percikan air. Jadi apabila ada bagian tubuh yang basah, maka pemakaian sunblock harus diulang lagi. Termasuk juga ketika tubuh sering mengeluarkan keringat dalam jumlah yang banyak.

Membatasi Penggunaan Make Up

Hampir semua orang khususnya wanita, selalu membutuhkan make up dengan tujuan utama untuk menunjang penampilan. Namun jika penggunaannya terlalu berlebihan, make up dapat memicu pertumbuhan sel kanker kulit secara lebih cepat. Apalagi setelah menggunakan tidak dibersihkan dengan cepat.

Selain itu perlu diperhatikan pula, jangan memakai kosmetik yang terlalu lama disimpan atau sudah mengalami perubahan warna. Terlebih lagi jika masa kadaluwarsanya sudah habis dan melebihi tanggal penggunaan. Jika sudah kadaluwarsa, kosmetik bisa memunculkan senyawa yang menjadi pemicu pertumban sel kanker kulit.

Masa kadaluwarsa kosmetik memang tidak selalu tertulis dalam kemasannya. Tapi jika sudah masuk masa kadaluwarsa, ada beberapa tanda yang dapat dijadikan sebagai cirinya. Misalnya bau atau aroma dan warnanya yang berubah. Selain itu bentuknya juga jad lebih keras bahkan terasa kasar saat diusapkan pada wajah.

Menghindari Toksin

Siapa saja yang sering berkegiatan di area-area yang kandungan toksinnya tinggi pasti punya resiko lebih besar kena serangan kanker ulit. Karena toksin yang menyebar di udara melalui angin bisa hinggap di kulit, lalu memunculkan kontaminasi. Dampak dari kontaminasi inilah yang kemudian menimbulkan kerusakan di jaringan kulit dan memunculkan sel kanker kulit.

Area-area yang biasanya mempunyai kadar toksin tinggi antara lain yaitu lingkungan pabrik, terutama tidak dilengkapi dengan sistem pengolahan limbah yang sempurna. Kawasan yang terlalu padat lalu lintasnya juga termasuk area kadar toksin tinggi, karena banyak pencemaran udara yang diakibatkan oleh penggunaan bahan bakar mesin motor.

Memperbanyak Asupan Vitamin

Cara terbaik berikutnya untuk mencegah kanker kulit adalah memperbanyak asupan vitamin untuk tubuh khususnya vitamin C, E, B3, dan D. Untuk vitamin C, E, dan D, memiliki manfaat tinggi untuk menghambat dan mencegah pertumbuhan sel kanker kulit. Khusus untuk vitamin C dan E sangat bagus untuk merawat kesehatan kulit.

Sedangkan gabungan dari vitamin B3 dan D akan membuat tubuh memiliki sistem kekebalan atau perlindungan yang lebih maksimal dari kerusakan di sel-sel kulit. Vitamin D mempunyai khasiat tinggi untuk mencegah pemunculan sel kanker di kulit.

Pola Makan Sehat

Upaya selanjutnya yang bisa dilakukan guna mencegah terjadinya penyakit kanker kulit yaitu dengan cara menerapkan pola makan sehat tiap hari. Bagi siapa saja yang lebih rajin dan rutin mengkonsumsi buah dan sayuran, pasti memiliki resiko yang lebih rendah terhadap serangan kanker kulit.

Kedua jenis makanan tersebut mempunyai kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Sehingga kehandalannya dalam menangkal radikal bebas sangat mumpuni. Termasuk juga kemampuan untuk mencegah masuknya sel kanker kulit ke dalam tubuh.

Ketika mengkonsumsi buah dan sayuran, utamakan yang kandungan seratnya tinggi sehingga proses pencernaan bisa berjalan lebih lancar. Jika proses pencernaan atau metabolisnya dapat berjalan lancar, maka toksin yang menjadi penyebab dari kanker kulit dapat dikeluarkan dari dalam tubuh secepatnya.

Tindakan bijaksana lainnya yang perlu dilakukan yaitu selalu mengkonsumsi air putih paling sedikit 1,5 hingga 2 liter setiap hari. Sama dengan buah dan sayuran, air putih juga memiliki kemampuan yang sangat dasyat untuk melancarkan metabolisme sekaligus melindungi tubuh dari serangan penyakit termasuk kanker kulit.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh

Makanan Pencegah Kanker Kulit

Makanan Pencegah Kanker Kulit Yang Terbaik

Agar tubuh terbebas dari resiko kena serangan kanker kulit, salah satu jalan terbaik yang bisa ditempuh yaitu selalu menggunakan tabir surya ketika berada di luar ruang terutama di siang hari. Pemakaian tabir surya merupakan bentuk perlindungan paling mendasar terhadap tubuh dari kanker kulit.

Di masa yang serba modern seperti sekarang ini, makin banyak hasil teknologi yang mampu membuat manusia jadi lebih mudah menjalankan kegiatan dan tugas-tugasnya. Namun di sisi yang lain, tidak sedikit pula hasil kemajuan teknologi yang menimbulkan kerusakan terhadap lingkungan.

Salah satu contoh dari kerusakan lingkungan ini adalah paparan sinar matahari yang mampu menembus atmosfer. Penyebab dari kejadian ini adalah karena adanya penipisan pada lapisan ozon. Sedangkan penipisan ozon itu disebabkan oleh penggunaan beberapa peralatan modern yang mengeluarkan gas-gas tertentu sehingga lapisan ozon menjadi rusak.

Semantara itu, paparan sinar matahari yang langsung menembus atmosfer bumi bisa memicu terjadinya beberapa serangan penyakit terhadap manusia dan salah satunya yaitu kanker kulit. Serangan penyakit ini, selain dicegah dengan pemakaian tabir surya harus dibarengi dengan tindakan lain misalnya menerapkan pola hidup sehat.

Penerapan pola hidup sehat dapat dilakukan melalui berbagai macam cara. Misalnya berusaha untuk mengkonsumsi makanan serta minuman yang memiliki khasiat tinggi untuk mencegah datangnya sel-sel kanker kulit di tubuh. Bahkan ada beberapa diantaranya yang bisa dijadikan media pengobatan atau penyembuhan kanker kulit.

Makanan Sayur

Salah satu jenis makanan terbaik untuk mencegah dan mengatasi penyakit kanker kulit adalah sayuran. Dari sekian banyak jenis sayuran yang ada di Indonesia, terong merupakan makanan yang sangat bagus untuk dikonsumsi setiap hari.

Sudah banyak penelitian yang membuktikan jika ekstrak sayuran terong sangat efektik untuk melindungi tubuh dari resiko serangan sel kanker kulit. Didalamnya mengandung sebuah zat fitokimia yang dinamakan solasodina glikosida. Secara biologis, zat ini bisa berperan sebagai antioksidan dan punya kemampuan tinggi untuk menghambat proses pertumbuhan sel kanker.

Di negara Jepang, banyak ahli kesehatan yang yakin bahwa terong mampu memiliki zat lain yang dinamakan tripsin atau protease inhibitor. Zat ini berbentuk suatu komponen yang dapat diandalkan untuk menetralkan sel-sel yang menjadi penyebab dari kanker kulit.

Sayuran berikutnya yang juga punya khasiat tidak kalah tinggi untuk mengatasi kanker kulit adalah brokoli. Senyawa-senyawa yang terdapat dalam sayuran berwarna hijau ini merupakan media terbaik untuk membersihkan tubuh dari racun atau toksin karsonogenik sekaligus dapat mengurangi proses mutasi DNA.

Selain itu dengan mengkonsumsi brokoli, tubuh akan memiliki ketahanan lebih tinggi untuk melawan kandungan apoptosis yang ada di sel-sel kanker. Pertumbuhan tumor jinak maupun tumor ganas juga dapat dicegah dengan brokoli. Demikian pula dengan resiko penyebaran sel kanker kulit dari satu organ ke organ lainnya.

Wortel

Selama ini banyak anggota masyarakat yang percaya bahwa sayur wortel sangat kaya dengan vitamin A. Sehingga sangat bagus dikonsumsi untuk mencegah dan mengobati penyakit pada organ mata.

Tetapi selain itu wortel juga memiliki tingkat kegunaan yang sangat tinggi terutama bagi para penderita serangan penyakit kanker kulit. Sayuran warna jingga ini memiliki kandungan beta karotan yang sangat handal dalam menghambat pertumbuhan sel kanker kulit. Bahkan juga bisa melindungi tubuh dari resiko radiasi dan pancaran sinar matahari.

Makanan Buah

Tidak hanya sayuran saja, ada beberapa macam buah yang berkhasiat tinggi untuk mengatasi kanker kulit misalnya buah alpukat. Selain rasanya yang sangat manis, buah berdaging tebal ini juga memiliki kandungan antioksidan tinggi. Jika dikonsumsi setiap hari, tentu resiko atas serangan kanker kulit dapat dikurangi dengan maksimal.

Berikutnya adalah buah tomat yang sangat dikenal memiliki tingkat keefektifan tinggi dalam mencegah pertumbuhan sel kanker kulit di tubuh. Selain itu buah ini sangat kaya dengan zat likopen yang terbukti ampuh melawan efek-efek berbahaya yang ditimbulkan oleh pancaran sinar matahari atau sinar ultraviolet.

Sedangkan buah berry adalah buah yang tidak hanya kaya kandungan antioksidan saja, tetapi juga memiliki kandungan lain berupa pigmen. Pigmen ini dapat menjadi sarana paling ampuh bagi tubuh untuk menangkal serangan apigenin yang tidak lain adalah awal dari pertumbuhan sel-sel kanker kulit.

Buah ceri juga sangat layak dikonsumsi karena mengandung alkohol perillyl. Zat ini terbukti mempunyai tingkat kedigdayaan tinggi dalam melawan pertumbuhan sel-sel kanker kulit dan dapat menyembuhkan dampak-dampak negatif dari pertumbuhan sel tersebut. Biasanya buah ini tidak dimakan langsung dan lebih sering dijadikan adonan tambahan pada roti.

Makanan Lain

Selain sayur dan buah, ada beberapa jenis makanan lain  yang bisa dijadikan santapan namun sekaligus untuk mengurangi resiko penyakit kanker kulit. Salah satunya adalah ubi jalar yang dapat diolah menjadi berbagai macam masakan atau makanan.

Ubi jalar termasuk sebagai bahan makanan yang kandungan nutrisinya sangat tinggi dan kaya dengan vitamin C, sehingga sangat handal dalam memerangi pertumbuhan sel kanker kulit di tubuh. Apalagi ubi jalar juga mengandung anti oksidan. Selain itu pada proses penanamannya tanaman ubi jalar jarang menggunakan pestisida sehingga sangat aman dikonsumsi.

Sejak puluhan abad lalu sudah banyak yang yakin bahwa kurma merupakan bahan makanan yang sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh. Di setiap butirnya, makanan berasa manis ini mempunyai beberapa jenis kandungan sekaligus seperti karbohidrat, kalsium, vitamin A, B2, B12 dan C serta zat besi dan sellilosa. Oleh karena itu kurma dapat dijadikan obat herbal terbaik untuk mengatasi kanker kulit.

Selain kurma bahan olahan lainnya yang selama beribu-ribu tahun juga dikenal sebagai media penyembuhan dengan hasil yang sangat mujarab adalah madu. Tidak berbeda dengan kurma, madu kaya dengan kandungan kalsium, karbohidrat, zat besi dan beberapa jenus nutrisi yang lain. Jika dikonsumsi tiap hari, madu bisa membantu melancarkan penyembuhan kanker kulit.

Minuman

Lanjut pada minuman, kopi menjadi salah satu pilihan terbaik untuk mencegah timbulnya sel-sel kanker kulit dalam tubuh. Biasanya ketika mengkonsumi kopi, tujuan paling utama yang ingin diperoleh adalah untuk meningkatkan energi terutama saat sedang bekerja.

Namun selain itu sebenarnya kopi juga mempunyai kemampuan besar dalam membunuh atau membersihkan sel-sel yang sudah rusak akibat dari pancaran sinar matahari atau UV. Apabila tidak segera dibersihkan atau dibunuh, sel-sel yang rusak ini akan berubah wujud menjad sel-sel kanker kulit. Untuk mendapatkan hasil terbaik, sebaiknya minum segelas kopi setiap hari.

Setelah kopi, jenis minuman berikutnya yang juga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari adalah teh khususnya teh hijau. Berbagai jenis serangan kanker kulit dapat diatasi dengan minum teh hijau. Terutama kanker kulit melonoma yang dianggap sebagai kanker kulit paling membahayakan.

Daun teh hijau memiliki senyawa yang dinamakan tansferrin dan EGCg atau epigallacatehin gallate. Sekitar 20% dari serangan sel kanker melanoma dapat dikendalikan melalui ramuan teh hijau yang diseduh menjadi minuman.

Tetapi perlu diperhatikan, apabila terlalu sering dikonsumsi teh hijau bisa menurunkan nafsu makan. Oleh sebab itu bagi penderita kanker kulit yang tubuhnya cenderung kurus, sebaiknya membatasi diri agar tidak terlalu sering mengkonsumsi minuman tersebut atau diganti dengan sistem pengobatan alami lain dengan buah dan sayuran.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh

Cara Mengobati Kanker Kulit

Cara Mengobati Kanker Kulit dengan Ramuan Alami

Kanker kulit adalah sebuah penyakit yang berdampak pada terganggunya sel-sel kulit untuk menjalankan fungsi-fungsinya. Penyebab dari serangan penyakit ini adalah bakteri atau virus. Sedangkan gejalanya antara lain adalah muncul tahi lalat dalam bentuk, warna, ukuran serta tanda-tanda lain yang tidak normal.

Meski tergolong sebagai penyakit membahayakan, tetapi kanker kulit tetap bisa disembuhkan secara total secara alami menggunakan ramuan herbal. Jadi selain tindakan medis, dapat pula memilih pengobatan tradisional ini. Kedua jenis sistem pengobatan dan penyembuhan ini bisa dijalankan secara bersamaan dengan beberapa catatan khusus.

Daun Sirsak

Sejak zaman nenek moyang daun sirsak telah dipercaya punya khasiat tinggi untuk mengatasi berbagai jenis penyakit serius, termasuk juga kanker kulit. Daun tanaman ini bisa dikonsumsi dengan cara direbus. Kemudian air hasil rebusannya disaring dan diminum ketika kondisinya masih hangat serta dicampur dengan madu.

Sarang Semut Papua

Sarang semut Papua adalah salah satu jenis tanaman asli Indonesia yang sangat kaya dengan kandungan antikanker dan antioksidan. Kedua kandungan ini mampu menahan pertumbuhan dan perkembangbiakan sel kanker kulit. Selain itu juga dapat menghambat dan menghentikan siklus pembelahan sel tersebut sekaligus membuat tubuh makin kebal terhadap penyakit.

Tanaman ini bisa dikonsumsi dengan cara dibersihkan lebih dulu kemudian direbus. Lalu air rebusannnya bisa disaring dan diminum secara teratur, sehingga kanker kulit sembuh dengan total dan tidak kambuh lagi.

Kunyit Putih

Beberapa jenis serangan penyakit yang bisa disembuhkan dengan ramuan kunyit putih antara lain yaitu kanker kulit, tumor, sakit gigi, keputihan, demam dan sebagainya. Jenis kandungan terpenting yang terdapat dalam tanaman ini adalah RIP atau Ribosome Inacting Protein, anti oksidan dan anti curcumin. Ketiganya memiliki kemampuan tinggi dalam mengatasi berbagai jenis penyakit.

Namun sebelum mengkonsumsi tanaman ini sebagai obat kanker kulit, sebaiknya konsultasi dulu dengan ahli pengobatan herbal. Karena kunyit putih merupakan tanaman yang tergolong keras. Jika sudah tahu dosis dan takaran yang tepat, dampak samping dari pengobatan ini bisa diminimalisasi.

Keladi Tikus

Sama seperti kunyit putih, keladi tikus juga pantas dipilih untuk mengatasi serangan penyakit kanker kulit dengan hasil yang tidak kalah mujarab. Kemampuannya dalam mematikan sel atau jaringan kanker kulit sangat mumpuni dan dijamin tidak bisa menimbulkan kekambuhan lagi.

Untuk mengkonsumsinya, sediakan lebih dulu tanaman keladi tikus sebanyak 50 gr kemudian direndam ke dalam air selama kurang lebih 30 menit. Setelah itu langsung dihaluskan dengan cara ditumbuk dan diperas airnya menggunakan saringan atau kain bersih.

Hasil dari perasan ini selanjutnya dicampur dengan madu hutan sebanyak ½ sendok makan, lalu diaduk hingga meratas. Setelah itu dapat diminum setiap hari sebanyak 3 kali. Satu hal yang perlu dicatat, setelah jadi ramuan ini harus langsung diminum dan tidak boleh disimpan.

Tapak Dara

Jenis tanaman berikutnya dengan khasiat yang tidak kalah mujarab untuk mengatasi kanker kulit adalah tapak dara. Tanaman ini kaya dengan kandungan vinblastin dan vinkristin. Kedua senyawa ini sangat digdaya dalam melawan pertumbuhan sel kanker kulit.

Untuk mengkonsumsinya sebagai obat herbal, petik beberapa puluh lembar daun tapak dara lalu dicampur dengan kulit kayu pulasari, buah adas dan gula merah. Setelah itu semua dapat dijadikan satu dan direbus dengan air sebanyak 3 gelas. Setelah tersisa sekitar 1 ½  gelas, air rebusannya dapat diminum sehari tiga kali.

Minyak Kelapa

Sudah banyak ahli kesehatan yang menyakini jika minyak kelapa mengandung nutrisi tinggi dan sangat bagus untuk menjaga kesehatan tubuh termasuk kulit. Karena itu tidak perlu heran banyak yang memilihnya sebagai obat untuk mengatasi kanker kulit secara aman dan alami.

Apalagi minyak kelapa mengandung asam palmitic sebanyak 9%. Zat ini mampu membunuh sel kanker kulit tanpa menimbulkan efek negatif sama sekali. Cara menggunakannya sangat mudah, tinggal mengoleskan minyak kelapa tersebut pada area yang kena serangan sel kanker kulit.

Terong

Terong merupakan tanaman sayur yang buahnya berwarna ungu. Buah terong ini mempunyai suatu kandungan yang dinamakan BEC5 atau solasodine glycoside. Kandungan ini memiliki kemampuan tinggi dalam membantu tubuh untuk melawan pertumbuhan sel kanker kulit.

Bahkan sudah ada penelitian yang menunjukan terong ungu dapat membunuh sel kanker dari jenis yang lain seperti squamosa, keratosis dan karsinoma. Caranya mengkonsumsinya sangat praktis dan mudah, tinggal dimasak menjadi olahan sayuran atau disantap langsung sebagai lalapan segar.

Minyak Citrus

Minyak citrus adalah minyak yang diperoleh dari hasil estrak kulit jeruk dan beberapa bagian lain dari tanaman buah ini. Sama seperti minyak kelapa, minyak citrus juga sangat baik untuk menyembuhkan kanker kulit. Apalagi minyak ini mempunyai kandungan D-limolene tinggi yang dapat difungsikan sebagai pelindung kulit dari serangan sel kanker.

Minyak Lavender

Biasanya minyak lavender lebih sering digunakan untuk aromaterapi atau mengusir nyamuk. Tapi sejatinya, minyak ini dapat melindungi kulit dari sengatan cahaya matahari yang selama ini sering dianggap sebagai salah satu penyebab utama dari adanya pertumbuhan sel kanker kulit di tubuh.

Jadi secara tidak langsung, minyak lavender juga dapat dipakai sebagai ramuan alami untuk mengatasi penyakit membayakan tersebut. Meski sifatnya hanya pencegahan saja, tetapi tidak ada salahnya untuk menggunakannya setiap hari apalagi ketika sedang berada di luar ruang.

Buah Anggur

Anggur merupakan buah yang rasanya merupakan paduan antara manis dan asam. Selain itu buah berbentuk bundar kecil ini mempunyai kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Agar penyakit kanker kulit dapat disembuhkan secara total, minum jus buah anggur minimal 2 kali sehari.

Ketika membuat jus dari buah anggur sebaiknya bijinya tidak  dibuang dan ikut dijadikan jus. Sebab dalam bijinya inilah terkandung antioksidan yang paling banyak. Sehingga proses atas penyembuhan kanker kulit bisa berjalan semakin cepat dengan hasil yang sangat tuntas.

Itulah beberapa jenis tanaman atau ramuan tradisional yang bisa diandalkan untuk mengatasi serta menyembuhkan penyakit kanker kulit. Konsumsi obat-obatan herbal ini sebaiknya tetap diikuti dengan tindakan medis. Misalnya melakukan pemeriksaan secara rutin kepada dokter spesialis kulit atau dermatologi.

Sehingga pertumbuhan sel kanker kulit tetap dapat diawasi melalui sistem pemeriksaan yang modern dengan hasil yang lebih akurat. Setiap gerakan satu sel saja akan membawa pengaruh yang sangat besar terhadap peningkatan serangan penyakit ini. Jadi meski lebih suka memilih sistem pengobatan alami, pemeriksaan medis tidak boleh dikesampingkan begitu saja.

Apalagi mengingat bahwa pengobatan non medis dan tradisional itu hanya bersifat membantu saja. Untuk itu jika dokter menyuruh untuk mengkonsumsi obat-obatan dari rumah sakit atau apotik, maka sebaiknya tetap dituruti dan dilaksanakan perintah tersebut. Sedangkan obat dan ramuan herbalnya dijadikan sebagai penunjangnya.

Konsumsi obat-obatan herbal ini juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Konsultasi dengan dokter tetap harus dilakukan agar tidak ada kontra dengan sistem pengobatan modern yang sedang dijalani.

Jika dipraktekan secara baik dan benar tanpa melanggar peraturan medis yang ada, pasti hasil dari pengobatan tradisional ini mampu menunjukan hasil maksimal berupa kesembuhan total. Bahkan penyakit kanker kulit yang sebelumnya diidap tersebut tidak akan kambuh lagi sebab sel-sel pertumbuhannya sudah musnah tanpa bekas.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Benalu Teh