Category Archives: Kanker Hati

Gejala Kanker Hati Stadium Awal

Gejala Kanker Hati Stadium Awal yang Tak Boleh Diremehkan

Kanker merupakan salah satu penyakit dengan angka kematian nomor satu di dunia. Salah satunya adalah kanker hati. Tahukah anda gejala kanker hati stadium awal? Adapun gejala kanker hati di stadium awal ini memang terkadang tidak begitu terlihat sehingga para penderita mengalami penanganan yang terlambat.

Kanker hati merupakan penyakit yangh bermula dari munculnya sel-sel kanker di sekitar area hati. Bisa pula merupakan kanker yang penyebaran dari organ tubuh lain. Hati merupakan organ tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk menetralisir racun. Hati mempunyai peranan membersihkan darah dari berbagai racun yang masuk ke dalam tubuh. Hati pula yang menghasilkan empedu untuk membantu tubuh mencerna makanan dengan mudah. Hati juga mempunyai fungsi untuk membantu dalam pembekuan darah.

Menurut WHO, kanker hati merupakan kanker kelima yang memiliki risiko kematian sangat tinggi. Lebih dari 700 ribu orang meninggal karena penyakit ini.

Jenis-jenis Kanker Hati dan Stadiumnya

Kanker hati dapat dibagi menjadi dua, yaitu kanker hati primer dan kanker hati sekunder. Kanker hati primer adalah kanker yang muncul dan berasal jaringan hati. Beberapa jenis kanker hati primer adalah Hepatocelluler Carcinoma. Kanker ini biasanya terjadi akibat adanya komplikasi penyakit hepatitis maupun sirosis hati. Kanker hati  sekunder adalah kanker hati yang berasal dari jaringan tubuh lain lalu menyebar ke jaringan hati dan mengakibatkan hati mengalami kanker.

Kanker hati dapat dibedakan menjadi beberapa tahap (stadium). Tahap-tahap tersebut memiliki gejala yang berbeda-beda. Berikut ini merupakan tahapan kanker hati.

1. Stadium A

Merupakan kanker hati dengan ukuran kurang dari 5 cm atau terdapat 2-3  tumor dengan ukurang kurang dari 3 cm. Pada tahap stadium ini fungsi hati belum terlalu mengalami gangguan.

2. Stadium B

Kanker hati stadium ini merupakan kanker hati yang memiliki ukuran cukup besar, namun sang penderita belum mengalami gangguan hati serius dan kinerja tubuhnya masih terbilang normal.

3. Stadium C

Memasuki tahap ini, kanker hati sudah mengalami penyebaran baik ke pembuluh darah, kelenjar getah bening. Jika seseorang penderita berada di stadium ini, fungsi hatinya akan terganggu dan juga kondisi fisiknya mulai mengalami penurunan.

4. Stadium D

Memasuki stadium D, fungsi hati sang penderita sudah mulai terganggu dan kondisi fisik sang penderita mulai memburuk. Bahkan pada tahap ini hati sudah tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Inilah Gejala Kanker Hati Stadium Awal dan Pengobatan Kanker Hati

Gejala kanker hati stadium awal sebenarnya dapat dikenali dengan mudah. Jika anda mengalami beberapa gejala berikut ini, sebaiknya anda segera pergi ke dokter untuk mendapatkan perawatan lebih dini. Selain itu kanker hati harus segera mendapatkan penanganan sebelum kanker tersebut menyebar ke organ tubuh yang lain.

Agar anda lebih paham mengenai gejala kanker hati. Berikut ini merupakan gejala penyakit kanker hati yang wajib anda ketahui.

1. Gatal-Gatal

Penderita kanker hati biasanya akan mengalami gatal pada kulit yang bukan disebabkan oleh bakteri atau virus. Gatal-gatal yang muncul tidak diketahui penyebabnya dan muncul begitu saja, sehingga membingungkan si penderita.

2. Penurunan Berat Badan Yang Tiba-Tiba

Penderita kanker hati biasanya akan mengalami penurunan berat badan yang tiba-tiba meskipun ia tidak sedang melakukan diet atau mengurangi porsi makannya. Hal ini biasanya berhubungan dengan nafsu makan yang menurun drastis, tetapi ada juga yang tiba-tiba turun berat badan tanpa sebab yang jelas sama sekali.

3. Mudah Lelah Saat Beraktivitas

Waspadalah jika tubuh anda mudah lelah saat beraktivitas. Selain karena anemia atau kekurangan zat besi bisa jadi hal tersebut merupakan gejala penyakit kanker hati. Lelah yang terasa tak lekas pulih seperti lelah yang biasa dirasakan saat kondisi normal, lelah yang berkepanjangan dan walau melakukan aktivitas yang ringan sekalipun.

4. Kulit Dan Bagian Mata Berwarna Kuning

Gejala lain penyakit kanker hati adalah kulit dan mata berwarna kuning pucat. Ini sudah mengacu pada kasus yang lebih serius, oleh sebab itu jangan sepelekan kondisi ini, segera pergi ke dokter dan lakukan pemeriksaan secara menyeluruh.

5. Nyeri Pada Perut

Penderita kanker hati biasanya akan mengalami nyeri pada perut. Terutama nyeri pada perut bagian kanan atas. Nyeri yang dirasakan juga tak main-main, kadang ada yang sampai pingsan karena nyeri yang tak terhingga.

6. Tubuh Mudah Memar

Gejala lain penyakit kanker hati yang terlihat adalah tubuh mudah memar dan mengalami pendarahan. Sebuah senggolan minor saja bisa menyebabkan memar yang terlihat seperti bekas pukulan keras.

7. Pembesaran Limpa

Gejala kanker hati stadium awal lainnya adalah terjadinya pembesaran limpa. Biasanya juga diikuti oleh pembengkakan hati yang menimbulkan tonjolan seperti buncit, namun posisinya di atas, di bawah dada.

Apabila tubuh mulai merasakan gejala-gejala yang telah disebutkan di atas, maka jangan menunggu lebih lama lagi, sebaiknya segera berkonsultasi kepada dokter yang bersangkutan, supaya anda bisa mendapatkan pengobatan yang lebih cepat sehingga bisa memperbesar peluang kesembuhan.

Ketahuilah Penyebab Kanker Hati dan Hindari Sejak Dini

Seperti yang kita ketahui bahwa hati merupakan organ vital yang memegang peranan penting dalam tubuh manusia, oleh karena itu kita harus merawat dan menjaga kesehatan organ hati.  Kanker hati dapat disebabkan oleh beberapa hal, di antaranya:

1. Merokok

Merokok merupakan kebiasaan yang tidak baik untuk kesehatan, selain itu merokok juga membahayakan kesehatan perokok akti dan pasif. Kandungan nikotin dalam rokok dapat merusak beberapa organ vital seperti paru-paru, jantung, hati dan berbagai organ tubuh lainnya. Merokok juga dapat menyebabkan kanker hati. Juga dapat menyebabkan kerusakan pada hati dan organ tubuh lainnya.

2. Minum-Minuman Beralkohol

Alkohol merupakan minuman yang membayakan kesehatan. Selain itu, alkohol juga dapat merusak organ penting dalam tubuh. Alkohol juga dapat menimbulkan kecanduan. Alkohol juga dapat menyebabkan terjadinya kanker.

3. Paparan Zat Kimia

Paparan zat kimia juga dapat menyebabkan banyak penyakit, Paparan zat kimia seperti arsenic, vinil klorida, dan lain-lain.

4. Faktor Genetik

Penyebab penyakit kanker hati yang lain adalah faktor genetik atau keturunan. Jika orang tua pernah mengalami kanker hati, maka kemungkinan besar sang anak juga dapat mengalami kanker hati.

Jika anda menemukan gejala kanker hati stadium awal dalam tubuh, maka pastikan segera membatasi konsumsi makanan cepat saji atau fast food yang mengandung bahan pengawet serta berbagai pewarna. Selalu konsumsi makanan yang sehat dan bergizi serta usahakan mengonsumsi bahan makanan yang segar setiap hari.

Tidak merokok dan meminum alkohol juga merupakan salah satu cara untuk menjaha kesehatan hati. Hati memiliki peranan penting dalam tubuh. Oleh karena itu, menjaga kesehatan hati dan organ vital lainnya sangat diperlukan agar kesehatan tubuh tidak terganggu.

Baca artikel lain mengenai Persiapan Sebelum Radioterapi

Pengobatan Sirosis Hati

Apa Itu Penyakit Sirosis dan Bagaimana Pengobatan Sirosis Hati?

Tahukah Anda bagaimana penyakit sirosis dan bagaimana pengobatan sirosis hati? Penyakit sirosis hati adalah penyakit yang mengakibatkan munculnya jaringan parut dalam hati.  Penyakit  ini membuat jaringan yang sehat dalam hati akan berganti menjadi jaringan parut.  Sehingga  akan menganggu kinerja hati. Kerusakan pada hati ini perlahan-lahan akan semakin menyebar dan membuat fungsi hati semakin melemah. Penyakit sirosis hati juga dapat menyebabkan kegagalan jika diderita selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, dibutuhkan pengobatan  sirosis hati  untuk menyembuhkan penyakit  ini.

Gejala  sirosis  hati dapat  dideteksi secara dini. Penyakit  ini juga dapat terdeteksi melalui gejala pada penderita sirosis hati. Gejala awalnya adalah kehilangan nafsu makan secara drastis. Selain itu penderita penyakit sirosis hati akan mudah lelah dalam beraktivitas. Mudah mengantuk meski tidak melakukan aktivitas berat.  Berat badan penderita juga akan mengalami penurunan drastis. Selain itu, penderita  akan mengalami demam dan menggigil.

Tanda-tanda lain penderita sirosis hati adalah sesak napas. Kulit dan mata penderita menjadi  berwarna pucat dan kuning. Penderita sering merasa mual dan muntah. Juga terkadang mengalami muntah darah. Gejala lain penyakit ini adalah perubahan wana urine penderita.

Obat untuk Atasi Sirosis Hati

Penyakit sirosis hati dapat disembuhkan dengan pengobatan sirosis hati secara bertahap. Obat untuk mengobati kerusakan hati karena sirosis hati ada bermacam-macam tergantung dari kerusakan hati yang dialami oleh penderita sirosis  hati.

Beberapa obat sirosis hati di antaranya:

  1. Pengobatan sirosis hati dengan menggunakan obat Diuretik yang berfungsi untuk meningkatkan produksi air seni yang berfungsi  untuk mengeluarkan  garam dan air yang berlebihan.
  2. Penurun kadar anomia yang berfungsi untuk mengurangi kadar anomia dalam tubuh.
  3. Antibiotik yang berfungsi untuk membunuh kuman atau bakteri.
  4. Antivirus untuk membunuh virus yang dapat menyerang tubuh.
  5. Penghambat beta yang dapat mengurangi tekanan mata dan memperlambat jantung.
  6. Hormon sintetis yang berfungsi untuk mengatur aktivitas organ dan jaringan dalam tubuh.

Pengobatan Sirosis Hati Melalui Medis

Pengobatan sirosis hati juga dapat dilakukan melalui medis. Selain menggunakan obat, pengobatan  penyakit kerusakan hati ini juga dapat  dilakukan  melalui medis. Berikut adalah beberapa pengobatan sirosis hati yang hanya bisa dilakukan oleh tenaga ahli yang berwenang, antara lain:

  1. Pengobatan sirosis hati melalui medis dengan menggunakan ligasi gelang karet.  Pengobatan ini dilakukan dengan scara mengikat pembuluh darah yang melebar atau yang mengalami pendarahan untuk  memblokir suplai darah.
  2. Pengobatan dengan menggunakan endoskopi terapeutik. Pengobatan sirosis hati ini dilakukan dengan cara menghentikan pendarahan atau mengeluarkan  benda asing dari dalam tubuh.
  3. Pengobatan dengan menggunakan transjugular intrahepatic portosysthemic shunt, yaitu pengobatan dengan menggunakan menempatkan pipa pada hati yang maksudnya untuk melancarkan cadangan darah di pembuluh vena.

Selain cara di atas pengobatan sirosis hati juga dapat dilakukan dengan melakukan diet rendah sodium diet membatasi asupan garam dalam tubuh. Tak hanya baik untuk penderita sirosis hati, diet rendah garam juga bagus untuk masyarakat sehat untuk menurunkan berat badan dengan cara yang mudah.

Pengobatan Sirosis Hati dengan Cara Herbal

Tak hanya diobati dengan cara medis, ada juga pengobatan yang bisa dilakukan dengan obat-obatan herbal. Pengobatannya menggunakan bahan alami, dengan cara dikonsumsi sehingga perbaikannya dilakukan dari dalam sebagai ikhtiar untuk mengurangi gejala dan mengatasi sirosis hati.

  • Teh Hijau. Sejak zaman dulu teh hijau dijadikan minuman herbal untuk menjaga kecantikan kulit, namun juga baik untuk kesehatan organ dalam karena kandungan antioksidannya yang tinggi. Bahkan antioksidan tersebut juga baik untuk mesehatan hati kita, selain itu bisa menguatkan imunitas tubuh, melawan sel kanker, menunda penuaan, memperkuat tulang dan juga mencegah hati rusak. Dikonsumsi dengan rutin akan menangkal lebih banyak radikal bebas, yang kelak akan menjadi sebab hati berlemak atau fatty liver.
  • Herbal yang satu ini juga terkenal sebagai herbal serbaguna, banyak ditemukan di Amerika bagian Utara dan juga di Korea. Tak hanya meningkatkan kekebalan tubuh, namun juga menangkal virus yang menyerang tubuh serta membantu tubuh mempercepat perbaikan jaringan hati yang rusak, termasuk sirosis hati.
  • Tanaman herbal yang biasa dijadikan pewarna makanan ini akan memperkuat sistem tubuh, bisa mencegah kerusakan hati karena merupakan herbal dengan kandungan antioksidan yang berlimpah. Antioksidan mampu mengambat pertumbuhan sel kanker, juga bisa mmbantu kinerja obat-obatan yang kita sedang konsumsi. Kemudian adanya senyawa curcumin dalam kunyit memiliki peranan penting untuk menetralkan racun untuk tubuh, bisa membantu regenerasi sel hati yang rusak juga.

Selain itu, juga dapat dilakukan dengan  menjaga pola hidup sehat dengan cara:

1. Menghindari Minuman Beralkohol dan Merokok

Meminum minuman beralkohol dapat merusak tubuh manusia. Selain itu, dapat membuat peminumnya mengalami kecanduan minuman ini.  Mengonsumsi  alkohol secara terus-menerus  dapat  mengakibatkan  kerusaka orang tubuh vital manusia. Untuk dapat terhindar dari penyakit sirosis  hati  atau kerusakan hati sebaiknya  hindari makanan atau minuman yang mengandung alkohol.

2. Olahraga  yang Teratur

Ketika seseorang  terkena penyakit  sirosis  hati,  tubuh  tidak dapat menyimpan glikogen ketika jaringan hati rusak  karena sirosis  hati, maka tubuh akan menggunakan jaringan  ototnya untuk sumber energi. Hal ini akan menyebababkan otor penderita sirosis hati menjadi lemah.  Oleh karena itu, dibutuhkan pengobatan teratur dan olahraga secara  teratur  untuk menguatkan otot penderita sirosis hati.

3. Menurunkan Berat Badan

Penderita sirosis hati dapat mengalami kenaikan berat badan yang tiba-tiba. Jika berat badan penderita terlalu berlebihan maka tidak akan baik untuk tubuh. Oleh karena itu, penderita sirosis hati perlu menurunkan Berat  badan dengan  melakukan diet sehat.

4. Gaya Hidup Sehat dan Bersih

Gaya hidup sehat dan bersih sangat baik untuk menjaga kesehatan kita. Kesehatan tubuh sangat dipengaruhi oleh kesehatan diri dan lingkungan. Tubuh yang sehat tentunya membutuhkan  lingkungan  yang sehat. Lingkungan yang baik akan membuat kesehatan tubuh  terjaga. Oleh karena itu, jagalah kesehatan lingkungan mulai  dari menjaga kesehatan badan.  Mandi dengan teratur. Membuang pada tempatnya dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Penyakit  sirosis hati dapat  disembuhkan  dengan melakukan pengobatan yang teratur  serta disertai dengan pola hidup sehat dan makan-makanan yang bergizi. Selain itu, juga mengonsumsi vitamin yang baik untuk tubuh. Hindari minuman beralkohol karena dapat merusak organ hati. Juga hindari merokok karena merokok juga dapat menyebabkan  kerusakan  organ dalam tubuh.

Itulah beberapa langkah pengobatan serta pola hidup sehat yang dapat anda terapkan untuk menghindari penyakit sirosis hati. Pengobatan sirosis hati juga dapat dilakukan dengan pencangkokan organ hati dalam tubuh. Selain menjaga pola hidup bersih, asupan gizi yang cukup juga diperlukan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat. Semoga bermanfaat dan bisa memulai hidup sehat.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Ubi Ungu

Kanker Hati Sembuh

Peluang Kanker Hati Sembuh Apakah Sangat Besar?

Kanker memang termasuk jenis penyakit yang mematikan. Ada banyak sekali penderita kanker yang pada akhirnya meninggal meski sudah mendapatkan pengobatan maksimal. Hal ini karena sel-sel penyebab kanker bisa menyebar dengan sangat cepat dan membuat kondisi tubuh menjadi sangat lemah.

Meski demikian, bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Beberapa jenis kanker seperti kanker hati memiliki peluang sembuh yang lumayan besar. Ingin mengetahui fakta lebih dalam mengenai kesembuhan dari kanker hati?

Artikel ini akan memberikan beberapa informasi mengenai harapan untuk kanker hati sembuh berdasarkan fakta-fakta yang kami dapatkan.

Mengenal Kanker Hati dan Penyebabnya

Kanker hati memiliki beberapa tipe yang sesuai dengan tempat asal tumbuhnya sel kanker tersebut. Apabila asalnya dari organ hati maka disebut sebagai kanker hati primer. Namun kanker hati primer juga bisa berasal dari saluran empedu. Meski hal ini jarang terjadi karena lebih cocok masuk dalam jenis kanker saluran empedu.

Kanker hati biasanya lebih sering terjadi pada pria, kemungkinannya dua kali lipat dibandingkan  pada seorang wanita. Lalu, sebanyak 80% penderita kanker ini berasal dari Asia.

Berapa hal yang bisa menjadi faktor penyebab adanya penyakit ini antara lain:

  • Sirosis.
  • Hepatitis kronis.
  • Obesitas.
  • Terlalu sering mengonsumsi alkohol.
  • Memiliki penyakit metabolik turunan.
  • Diabetes tipe 2.
  • Terkena paparan dari zat aflatoksin.
  • Terkenal paparan thorium dioksida dan vinil klorida.
  • Arsenikum.
  • Steroid anabolik.
  • Penggunaan tembakau seperti merokok.
  • Infeksi parasit.
  • Pil KB.

Mengetahui Harapan Hidup untuk Penderita Kanker Hati

Peluang kanker hati sembuh akan lebih besar apabila telah terdeteksi dari awal, sama yang biasa terjadi pada jenis kanker lainnya. Peluang kesembuhan dapat ditentukan dari cara penanganan dan tingkat harapan hidup. Sebelum mengetahui kedua hal tersebut maka dokter akan memeriksa ukuran kanker lalu fungsi hati penyebaran sel kanker dan jumlah bagian yang terkena kanker. Hal itu bisa dilakukan dengan pemeriksaan AFP, CT Scan, MRI, dan USG.

Oleh karena, jika ingin tahu kemungkinan kanker hati sembuh maka harus memiliki data yang lengkap dan akurat.

Angka harapan hidup akan langsung didiskusikan oleh dokter kepada pasien yang telah didiagnosis menderita penyakit ini. Maksud dari angka harapan hidup adalah jumlah persentase dari semua penderita kanker hati yang kondisinya sama dengan pasien yang didiagnosis. Lalu akan diketahui juga dari jangkau waktu kesembuhan si mantan penderita itu. Jangka waktu ini dihitung langsung setelah dilakukan diagnosis.

Namun hal ini tidak menjamin tingkat kesembuhan yang sama karena setiap orang kondisinya berbeda. Misalnya saja ketahanan tubuhnya lebih lemah atau jenis perawatan yang dilakukan berbeda.

Biasanya jangka waktu untuk tingkat kelangsungan hidup bervariasi. Bisa 1 tahun lebih bahkan sampai 10 tahun. Namun biasanya tingkat kelangsungan hidup dari pasien kanker hati berlangsung selama 5 tahun.

Tingkat kelangsungan hidup ini bukan menentukan seberapa lama lagi Anda bisa hidup. Jadi bukan berarti penderita kanker hati hanya hidup sampai 5 tahun.

Untuk mendapat angka harapan hidup selama 5 tahun ini, peneliti harus melakukan penelitian yang cukup lama. Mereka harus mengetahui jumlah dari penderita kanker hati yang selamat sesudah didiagnosis 5 tahun.

Apabila memberikan perkiraan harapan hidup tanpa meneliti lebih lanjut mengenai pengobatan atau tingkatkan kerja maka disebut dengan tingkat keseluruhan.

Contoh dari perhitungan ini adalah jika tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahun adalah sebesar 50%, artinya sebanyak 50% penderita penyakit ini bisa bertahan hidup sampai dengan 5 tahun sesudah diagnosis dilakukan.

Namun, jika hanya melakukan perhitungan ini masih kurang memberikan jawaban yang pasti mengenai tingkat kesembuhan yang sebenarnya. Supaya lebih spesifik maka harus diperhitungkan juga masalah komplikasi dan tingkat keparahannya.

Untuk lebih spesifiknya bisa menggunakan hasil penelitian dari National Cancer Institute Surveillance, Epidemiology and End Results. Mereka menggunakan data-data para pasien penderita kanker hati dari tahun 2003 sampai 2009. Lalu menyimpulkan bahwa ada tiga kelompok kanker hati. Tiga kelompok tersebut adalah sebagai berikut.

  • Distant, artinya kanker hati ini sudah menyebar sampai ke jaringan dan organ-organ yang berada jauh dari hati sehingga masuk dalam stadium IVB. Jumlah tingkat langsung and hidup relatif 5 tahunnya hanya 2%.
  • Regional, artinya kanker hati sudah menyebar ke bagian kelenjar getah bening atau organ dekat. Masuk dalam stadium IVA dan IIC.  Tingkat kelangsungan hidup selama 5 tahunnya hanya 7%.
  • Localized, artinya sel-sel kanker baru hanya ada di dalam hati atau belum menyebar. Biasanya masih dalam stadium I, dan II tapi beberapa ada juga yang pada tahap III. Untuk jenis kanker ini kelangsungan hidupnya sebesar 28%.

Kesimpulannya, tingkat kelangsungan hidup ini bisa menentukan pilihan pengobatan untuk kanker hati Anda. Peluang kanker hati sembuh lebih besar apabila didiagnosis sejak awal.

Kemudian ada juga faktor-faktor lain yang bisa membantu kelangsungan hidup lebih lama seperti baik tidaknya tubuh ketika merespon pengobatan maupun kesehatan pasien secara menyeluruh.

Pengobatan Kanker Hati agar Sembuh

Untuk mengobati penyakit kanker hati umumnya ada 5 cara pengobatan yang bisa dilakukan. Selain dengan kemoterapi juga ada ablasi tumor, pembedahan, radioterapi dan terapi kanker terarah.

  • Kemoterapi

Kemoterapi dilakukan dengan menggunakan obat-obatan yang memiliki sifat anti kanker atau menghancurkan pertumbuhan dari sel kanker yang telah menyebar.

Ada beberapa cara untuk memberikan obat kemo, yaitu memberikan obat dalam bentuk tablet dan penyuntikan obat langsung ke bagian pembuluh darah.

  • Radioterapi

Pengobatan dengan cara ini akan menggunakan sinar energi yang sangat tinggi dengan tujuan yang sama. Namun jarang digunakan untuk menyembuhkan kanker hati karena hati tidak bisa terpapar dengan radiasi tinggi.

  • Terapi Kanker Terarah

Pengobatan ini dilakukan dengan melakukan beberapa jenis obat juga agar penyebaran kanker terhenti. Penggunaan obat tersebut akan dilakukan dengan cara interfensi ke molekul yang menyebabkan adanya pertumbuhan kanker. Obat yang digunakan bernama Sorafenib, biasanya digunakan pada penderita kanker hati yang sudah ada pada tahap lanjut.

  • Ablasi Tumor

Tujuannya supaya sel kanker hati primer bisa hancur dan membuat kanker hati sembuh. Caranya adalah dengan menggunakan alkohol atau panas. Dilakukan dengan menggunakan scanning CT atau ultrasound lalu jarum akan diarahkan lewat kulit sampai masuk ke bagian kanker di dalam hati. Sebelumnya, dilakukan anestesi local dulu.

  • Pembedahan

Pembedahan dapat dilakukan jika  bagian hati tertentu yang terkena kanker sementara bagian lainnya sehat. Dengan bedah, bagian hati dengan kanker akan diangkat sehingga hilang dan tidak menyebarkan sel kanker ke seluruh bagian tubuh lainnya.

Selain 5 pengobatan ini, ternyata ada banyak cara pengobatan lainnya. Pengobatan-pengobatan ini adalah perkembangan terbaru dari cara menyembuhkan penyakit kanker hati, seperti:

  • Transplantasi hati, yaitu mengganti hati dengan milik orang lain yang mendonorkan.
  • Reseksi hidup, yaitu mengangkat sebagian atau semua bagian hati.
  • Perawatan dukungan.
  • Terapi target.
  • Terapi biologik, yaitu menggunakan virus yang bisa membunuh sel kanker.
  • Krioterapi, yaitu terapi menggunakan suhu yang sangat dingin.
  • Injeksi alkohol, yaitu menghancurkan tumor dengan menyuntikkan alkohol.
  • Embolisasi arteri, yaitu memblokir pembuluh darah supaya tidak mengalir ke tumor.

Dengan semakin banyaknya pengobatan untuk kanker hati maka kemungkinannya untuk sembuh semakin besar.

Itulah dia informasi mengenai kemungkinan untuk kanker hati sembuh dan bagaimana pengobatan-pengobatan yang dilakukan supaya peluangnya semakin besar.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Herbal Kanker Nasofaring