Category Archives: Kanker Darah/Leukimia

Terapi CAR T-Cell

Harapan Sembuh untuk Penderita Kanker Dengan Terapi CAR T-Cell

Kanker menjadi penyakit masyarakat modern saat ini dan masih belum ditemukan obat ampuh yang mampu benar-benar menyembuhkan pasien kanker. Kali ini saya ingin membagikan informasi yang saya dapatkan dari National Geographic. Ada suatu acara bernama Breakthrough, pada bagian ini saya tertarik karena membahas mengenai kanker dan penyembuhannya yang berbeda dari yang kita sudah kita ketahui.

Pada umumnya kita di Indonesia menjalani pengobatan kanker dengan 3 cara yaitu kemoterapi, hormon terapi atau radio terapi. Pada Breakthrough ini Nat Geo membahas mengenai pengobatan kanker dengan memodifikasi imun sel, pengobatan ini disebut CAR T-Cell Terapi.

Bagi anda yang memiliki channel Nat geo dan sedang memerlukan informasi mengenai kanker terapi ini akan menjadi solusi anda ketika sudah tidak ada pengobatan yang bisa anda jalani lagi. Di acara itu ada beberapa dokter dan peneliti yang disebutkan yaitu:

CAR T-Cell terapi ini merupakan Living Drug atau obat hidup yang ada di dalam tubuh yang bekerja membunuh sel kanker. Dan hebatnya lagi CAR T-Cell tidak merusak sel sehat sehingga hanya sel kanker saja yang akan dibunuh.

Kenapa Imun Sistem Tidak Bisa Membunuh Sel Kanker

Imun sistem berfungsi untuk membunuh segala sel yang asing di dalam tubuh kita sehingga tubuh kita tetap sehat. Ketika virus, bakteri atau penyusup lainnya masuk ke dalam tubuh maka tugas T-Cell untuk membunuh penyusup itu sehingga tubuh kita tetap sehat.

Logikanya T-Cell sangat efektif untuk membunuh sel kanker, nah disinilah masalah mulai timbul. Kanker adalah bagian dari sel tubuh kita sendiri yang bermutasi sehingga T-Cell tidak bisa mengenalinya itulah mengapa sistem imun kita tidak efektif melawan kanker.

Cara Kerja CAR T-Cell

Mengetahui situasi seperti itu maka dilakukan penelitian bagaimana caranya agar T-Cell di dalam tubuh kita bisa mengenali sel kanker dan membunuhnya. Untuk itu peneliti mengubah secara genetik T-Cell standart menjadi CAR T-Cell (Chimeric Antigen Receptor).

CAR T-Cell inilah yang sekarang menjadi pembunuh utama bagi sel kanker di dalam tubuh. CAR T-Cell menjadi serial killer bagi sel kanker, CAR T-Cell akan hinggap ke sel kanker dan menempel hingga sel kanker mati. Kemudian CAR T-Cell akan mencari sel kanker lainnya dan membunuhnya lagi begitu dan seterusnya hingga tubuh kita bersih dari sel kanker.

Prosedur Menjalani CAR T-Cell Terapi

Diceritakan di Breakthrough ada seorang penderita kanker darah/leukimia yang sudah akut mau mencoba CAR T-Cell terapi ini karena pengobatan yang ada sudah tidak ada yang bisa digunakan lagi. Jadi pasien ini mau mencoba pengobatan baru ini. Dokter mengambil sejumlah darah dan melakukan modifikasi pada T-Cell yang dimilikinya menjadi CAR T-Cell kemudian diinjeksikan kembali pada pasien.

Prosedurnya cukup senderhana bagi pasien tetapi bagi dokter tidak, mereka harus mengambil T-Cell dan mengubahnya menjadi CAR T-Cell. Setelah injeksi diceritakan pasien mengalami demam tinggi, dokter sempat bingung kenapa bisa terjadi demam. Setelah diteliti karena sel kanker banyak yang mati sehingga terjadi demam ini, dokter pun tidak menyangka bakal secepat ini CAR T-Cell mampu membunuh sel kanker.

Setelah beberapa saat pasien ini dinyatakan bebas dari kanker dan CAR T-Cell masih berada di dalam tubuhnya sehingga kemungkinan untuk kambuh lagi sangat kecil. CAR T-Cell akan segera langsung membunuh sel kanker yang akan muncul. Mulai detik itu juga pasien ini dinyatakan bebas dari kanker darah/leukimia.

CAR T-Cell terapi masih sangat rumit karena terapi ini harus spesifik untuk setiap orang dan dosisnya juga sangat spesifik untuk setiap orang jadi tidak bisa sembarang orang dengan dosis yang sama.

CAR T-Cell Digunakan untuk Siapa Saja

Dari uji coba pada pasien itu dokter menginginkan kemajuan lagi yaitu siapa saja bisa menggunakan CAR T-Cell atau bisa dikatakan CAR T-Cell untuk universal. T-Cell dari donor yang sudah dimodifikasi menjadi CAR T-Cell tidak bisa sembarang diberikan kepada pasien karena masih bisa terjadi penolakan pada pasien. Untuk itu perlu dilakukan Editing Gen. Editing Gen bertujuan agar CAR T-Cell yang diperoleh bisa diubah menjadi universal sehingga semua orang bisa menggunakan terapi ini tanpa ada penolakan.

Pada Breakthrough diceritakan dokter berhasil mengubah Gen dan membuat CAR T-Cell universal dan dicobakan pada bayi berumur 9 bulan. Bayi ini juga menderita leukimia dan orang tuanya tidak ingin menyerah dan tetap berjuang agar bayi mereka bisa sembuh. Kemudian dokter mencoba memberikan CAR T-Cell terapi ini pada bayi tersebut. Setelah beberapa lama tidak ada demam atau tanda yang lain, dokter mulai meneliti kembali dan melihat ternyata kanker sudah tidak ada lagi dan CAR T-Cell masih ada di dalam bayi ini dan tidak ada penolakan.

CAR T-Cell universal berhasil pada percobaan ini, meskipun masih diperlukan uji coba lebih lanjut tetapi pada titik ini kita bisa melihat bahwa CAR T-Cell bisa menjadi solusi pengobatan kanker. Dengan adanya CAR T-Cell universal ini siapa saja bisa menggunakan terapi ini tanpa harus ada penolakan pada tubuh pasien kanker.

Mimpi di Masa Mendatang untuk CAR T-Cell

Mari berimajinasi dengan saya, andaikan CAR T-Cell ini sukses bisa membunuh sel kanker apapun dan bisa diaplikasikan kepada semua orang layaknya obat umum, maka mimpi untuk bebas dari kanker akan terwujud. Anda bisa bayangkan CAR T-Cell akan diinjeksi ke dalam tubuh kita kemudian secara otomatis tubuh kita memiliki pertahanan untuk membunuh sel kanker.

CAR T-Cell di masa depan akan berubah menjadi vaksin anti kanker dalam imajinasi yang ada dipikiran saya. Teknologi ini akan menjadi terobosan/breakthrough bagi manusia. Kita yang sehat dapat menerima CAR T-Cell sehingga kita memiliki pertahanan sebelum kanker itu muncul jadi lama kelamaan manusia akan bebas dari kanker.

Kapankah ini bisa terwujud? Mungkinkah angan-angan ini bisa terwujud di masa depan?

Kesimpulan

Pada acara Breakthrough ini kita mendapat gambaran bahwa telah dicapai suatu terobosan baru untuk mengobati kanker. Pada acara itu diceritakan seseorang yang menderita leukimia berhasil sembuh total dengan menggunakan CAR T-Cell terapi. Yang menjadi pertanyaan berikutnya bagi kita adalah apakah penderita kanker di Indonesia bisa menggunakan terapi ini juga? Apakah terapi ini sudah bisa dipakai untuk umum? Apakah efektif untuk segala jenis kanker? Hal-hal inilah masih perlu dipelajari lebih lanjut dan tentunya biaya untuk menjalani terapi ini saya rasa tidak akan murah.

Dengan adanya CAR T-Cell ini membuka peluang hidup bagi penderita kanker yang sudah tidak ada harapan lagi. Semoga informasi ini bisa berguna bagi pasien kanker yang sedang menjadi harapan untuk kesembuhan.

Baca artikel lain mengenai Tian Xian Liquid

Gejala Kanker Darah pada Anak

Kenali Gejala Kanker Darah pada Anak dengan Cara Ini

gejala kanker darah pada anakKanker darah atau memiliki nama lain leukemia adalah jenis penyakit kanker yang menyerang sel sehat dan di dalam sumsum tulang membentuk sel darah putih berlebihan. Padahal sel darah putih dalam keadaan normal dibutuhkan untuk melawan infeksi. Namun pada penyakit kanker darah, sel darah putih diproduksi terlalu berlebihan dan abnormal sehingga tidak berfungsi dengan baik.

Sel darah putih yang berlebihan ini akan menumpuk di sumsum tulang dan mengurangi jumlah sel darah merah. Kanker darah dapat menyerang semua usia, tetapi jenis kanker ini banyak menyerang di usia anak-anak. Gejala kanker darah pada anak yang terlihat adalah sering terjadi pendarahan dan kulit pucat.

Jenis Kanker Darah

Pengelompokan kanker darah berdasarkan perkembangannya yaitu kanker darah akut dan kanker darah kronis. Disebut kanker darah akut karena penambahan sel darah putih yang abnormal dan menyebar ke aliran darah terjadi sangat cepat. Penderita kanker darah akut harus memperoleh penanganan dengan cepat. Disebut kanker darah kronis karena penambahan sel darah putih dan perkembangannya sangat lambat dalam jangka panjang. Umumnya gejala yang timbul tidak terlalu dirasakan.

Pengelompokan kanker darah berdasarkan penyerangan pada jenis sel darah putih yaitu leukemia mielogen akut, leukemia limfotik akut, leukemia mielogen kronis, dan leukemia limfotik kronis. Leukemia mielogen kronis dan leukemia limfotik kronis umumnya diderita oleh usia dewasa. Sedangkan leukemia mielogen akut dan leukemia limfotik akut dapat menyerang usia dewasa serta usia anak-anak.

Penyebab Kanker Darah pada Anak

Penyakit kanker darah disebabkan kelebihan produksi sel darah putih abnormal yang menumpuk di dalam sumsum tulang dan menurunkan fungsi sel darah sehat. Penyebab kanker darah atau leukemia pada anak belum diketahui dengan pasti. Namun ada beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya penyakit kanker darah pada usia anak-anak.

Penyebab kanker darah pada anak-anak ialah faktor genetik, kelainan genetik, menghirup asap rokok, memiliki kelainan darah, pernah memperoleh pengobatan kanker seperti radioterapi atau kemoterapi, pernah terpapar zat kimia tertentu, pernah terpapar radiasi konsentrasi tinggi, pernah memperoleh transplantasi organ dan terpapar virus sejenis retrovirus atau virus leukemia.

Stadium Kanker Darah pada Anak

Kanker darah pada anak memiliki tingkat keparahan berdasarkan penyebaran dan pertumbuhan sel kanker. Melalui pemeriksaan stadium kanker darah ini maka dokter akan memberikan pengobatan yang sesuai dengan tingkat keparahannya.

Berikut adalah stadium kanker darah pada anak menurut tingkat keparahannya.

  1. Stadium 0. Stadium 0 ini adalah gejala awal dari kanker darah yang ditandai sel tubuh mulai tidak normal. Pada stadium ini umumnya gejala belum dirasakan oleh anak-anak.
  2. Stadium 1. Pada stadium ini anak mulai menampakkan gejala seperti sering mengeluarkan darah dan darah sukar membeku. Bagi beberapa penderita memiliki darah yang berwarna merah muda.
  3. Stadium 2. Stadium 2 merupakan stadium lanjut dan umumnya baru memperoleh pengobatan. Pengobatan yang diberikan berupa terapi sasaran untuk mencegah penyebaran sel kanker dan persiapan operasi.
  4. Stadium 3. Pada stadium 3 ini sel kanker sudah mulai menyebar ke getah bening dan menimbulkan benjolan. Anak juga dapat mengalami pembengkakan pada bagian tertentu.
  5. Stadium 4. Pada stadium ini anak mengalami pendarahan yang berlebihan, sesak napas, infeksi, wajah pucat, dan kerusakan organ.

Gejala Kanker Darah pada Anak

Anak yang memiliki penyakit kanker darah atau leukemia menampakkan suatu gejala dan harus diwaspadai. Pada sebagian besar anak-anak tidak terlalu merasakan gejala-gejala yang timbul dan sering diabaikan. Anak-anak sering tidak mau mengatakan rasa sakit dan gejala yang dialami. Namun orang tua harus mewaspadai jika anak-anak memiliki gejala atau sakit yang tidak wajar.

Berikut ini adalah gejala yang timbul pada anak pengidap kanker darah.

  1. Sering mengalami mimisan.
  2. Kepala terasa pusing yang parah.
  3. Sering mengalami pendarahan pada gusi.
  4. Kulit terlihat pucat.
  5. Mengalami demam dengan suhu 38ÂșC dalam jangka yang lama.
  6. Pada kelenjar getah bening di leher, ketiak, dan dada mengalami pembengkakan.
  7. Rasa nyeri pada tulang.
  8. Sering mengalami memar pada kulit.
  9. Mudah mengalami pendarahan dan darah sukar membeku.
  10. Penurunan berat badan yang drastis.
  11. Kehilangan keseimbangan tubuh dan mudah terjatuh.

Apabila orang tua memperhatikan anak-anak memiliki tanda-tanda leukemia atau kanker darah seperti di atas sebaiknya harus diwaspadai. Segera periksakan ke dokter untuk memperoleh kepastian tentang gejala yang dialami. Pengobatan yang dilakukan sejak dini akan mendapat peluang lebih besar kemungkinan kesembuhan leukemia pada anak.

Anak-anak yang dicurigai memiliki gejala penyakit kanker darah sebaiknya segera diperiksa ke dokter untuk memperoleh pengobatan. Gejala kanker darah pada anak ini harus diwaspadai agar sel kanker tidak menyebar sehingga tingkat penyembuhan secara total dapat lebih tinggi. Konsultasikan ke dokter untuk memperoleh pengobatan yang tepat.

Baca artikel lain mengenai Cara Diet Vegetarian

Ciri-Ciri Leukimia

Memahami Penyebab Dan Ciri-Ciri Leukimia Atau Kanker Darah

Kanker DarahRata-rata kanker tidak hanya menyerang orang dewasa tapi juga anak-anak dan salah satu kanker yang mematikan, yakni kanker darah atau leukimia. Leukimia kadang disebut juga sebagai darah putih sebab rata-rata sel darah putih banyak ditemukan pada pasien sebelum menjalani terapi.

Selain itu, kehadiran sel darah putih yang tampak banyak pada pasien merupakan sel muda, misalnya promielosit, jumlah tinggi dari sel ini ternyata dapat mengganggu fungsi dari sel sehat lainnya.

Mengenal Penyakit Leukimia atau Kanker Darah

Leukemia adalah nama umum untuk sekelompok penyakit onkologi. Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah, kebanyakan sel-sel darah terbentuk di sumsum tulang dan sistem limfatik. Pada leukemia, sel darah kanker terbentuk dan mendesak keluar sel-sel darah yang sehat di sumsum tulang.

Leukemia biasanya melibatkan sel-sel darah putih. sel darah putih adalah pejuang yang melawan infeksi dan biasanya darah putih tumbuh dan membelah secara teratur, karena tubuh membutuhkan mereka. Tapi pada orang dengan leukemia, sumsum tulang menghasilkan sel-sel darah putih yang abnormal, yang tidak berfungsi dengan baik.

Ada banyak jenis leukemia. Beberapa bentuk leukemia lebih sering terjadi pada anak-anak. Bentuk lain dari leukemia terjadi terutama pada orang dewasa dan orang tua di mulai dari usia 55 tahun.

Anak-anak umumnya yang di vonis sakit kanker darah, jenis leukemia limfositik akut dan orangtua yang berumur 55 tahun atau lebih.

Jenis Penyakit Leukemia

Tergantung pada agresivitas tingkat di mana terjadi penyakit membedakan bentuk leukimia akut dan kronis.

Leukemia akut – darah memiliki sejumlah besar sel-sel kanker yang belum dewasa yang tidak melakukan fungsi mereka sebagaimana mestinya, kanker ini bisa tumbuh cepat yang biasanya semakin memburuk dengan cepat pula.

Apabila tidak diobati segera, maka pasein dapat meninggal dalam hitungan minggu hingga hari.

Leukemia kronis – ada sel kanker yang menjalankan fungsi tertentu dari sel sehat, sel kanker tumbuh lebih lambat yang memburuk secara perlahan dari waktu ke waktu. Pengobatan dan prognosis untuk leukemia tergantung pada jenis sel darah yang terkena dan apakah leukemia akut atau kronis.

Kemoterapi sering digunakan untuk mengobati leukemia jenis ini, selain itu, jenis penyakit kanker ini biasanya ditemukan secara tidak sengaja, seperti pemeriksaan tes darah di setiap kesempatan.

Pasein dengan leukemia kronis memiliki perjalanan penyakit yang tidak begitu cepat sehingga memiliki harapan hidup yang lebih lama, hingga lebih dari 1 tahun bahkan ada yang mencapai 5 tahun dibandingan dengan pasien leukimia kronis.

Leukemia limfositik Kronis – bentuk kanker darah terkait dengan pembagian gangguan limfosit di sumsum tulang dan mereka cacat pada pematangan. Leukimia jenis ini lebih sering terjadi pada orang dewasa daripada anak-anak.

Leukemia limfositik akut – tipe leukemia paling sering terjadi pada anak-anak. Penyakit ini juga terdapat pada orang dewasa yang terutama telah berumur 65 tahun atau lebih.

Leukemia limfositik kronis – sering diderita oleh orang dewasa yang berumur lebih dari 55 tahun. Kadang-kadang juga diderita oleh dewasa muda, dan hampir tidak ada pada anak-anak

Leukemia mielositik kronis – kanker darah disertai dengan pembagian abnormal sel-sel di sumsum tulang, yang diwujudkan sebagai bentuk muda dewasa eritrosit, leukosit dan trombosit. Kanker ini sering terjadi pada orang dewasa, namun dapat juga terjadi pada anak-anak, namun sangat sedikit.

Penyebab Penyakit Leukimia

Seperti kebanyakan kanker penyebab leukemia tidak sepenuhnya dapat dipahami, namun ada beberapa faktor penyeba terjadinya penyakit kanker darah atau leukimia:

  1. Infeksi virus, virus dapat menyebabkan leukemia seperti retrovirus, virus leukemia feline, HTLV-1 pada orang dewasa.
  2. Bahan kimia industri seperti insektisida
  3. Faktor keturunan
  4. Obat kemotrapi
  5. Kelainan genetik,
  6. Merokok
  7. Terpapar radiasi

Gejala Penyakit Leukimia

Gejala penyakit leukemia tergantung pada bentuk tertentu dari ekspresinya, pasien dengan kanker leukimia sering mengembangkan berbagai komplikasi serius seperti pendarahan, anemia dan lain-lain.

  1. Kelelahan atau lemah
  2. Demam dalam waktu yang lama
  3. Keringat malam
  4. Pucat
  5. Anemia
  6. Sesak Napas
  7. Terjadi infeksi pada pendarahan, seperti pada mimisan
  8. Pembesaran kelenjar getah bening
  9. Gusi membesar dan berdarah
  10. Sakit kepala
  11. Muntah-muntah
  12. Kesulitan tidur
  13. Nyeri pada tulang dan sendi
  14. Penurunan berat badan
  15. munculnya bintik-bintik merah di tubuh
  16. Dan gangguan kesehatan lainnya.

Obat untuk penyakit kanker darah belum ada yang efektif dan kebanyakan pasien leukimia pada stadium akhir hanya menunggu waktu kematian tiba, namun bukan berarti tidak dapat disembuhkan tapi dibutuhkan usaha dan kesabaran dalam mengobati penyakit tersebut secara medis atau tradisional.

Pengobatan Kanker Darah atau Leukimia

  1. Menjaga kebersihan tubuh termasuk lingkungan tempat tinggal seperti kamar
  2. Kemoterapi – target utama adalah menghancurkan atau membunuh sel-sel kanker
  3. Transplantasi sumsum tulang – mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan sel sehat, ini memerlukan donor sumsum tulang, baik dari tubuh sendiri atau dari orang lain sebelum memulai pengobatan.

Pengobatan Tradisional Kanker darah atau Leukimia

Tanaman berwarna merah, ungu, dan biru memiliki tinggi senyawa flavonoid, senyawa ini dipercaya sebagai zat anti kanker yang mampu melawan sel kanker terutama sel kanker darah sehingga sangat cocok dijadikan sebagai obat tradisional kanker darah. Tanaman tersebut seperti sayur bayam.

Selain itu, ada buah-buahan juga yang mengandung tinggi zat flaovonid, seperti buah jeruk, strawberry, anggur, blueberry dan kacang-kacangan. Teh juga diketahui kaya akan zat Flavanoid.

Zat flavonoid sendiri memiliki kemampuan untuk menonaktifkan zat karsinogen atau zat penyebab kanker, manfaat lain dari zat flavonoid, yakni mencegah penuaan dini.

Baca artikel lain mengenai Terapi Hormon vs Kemoterapi