Category Archives: Diet Vegetarian

Pola Hidup Vegetarian

Seperti Apakah Pola Hidup Vegetarian Itu?

Mengawali langkah menjadi vegetarian tidak mudah. Agar terasa lebih ringan ada baiknya mempelajari terlebih dahulu cara menjalani diet vegetarian. Bagi vegetarian pemula ada baiknya menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai pola makan dan kehidupan vegetarian. Namun yang pertama kali harus dikuatkan adalah niat dan tekad. Ketika memutuskan untuk menjadi vegetarian kenali lebih dulu niat untuk memilih pola makan yang anti main stream ini.

Langkah-langkah Menjadi Vegetarian Pemula

Jika niat berdiet hanya karena iseng, ikut-ikutan trend, penasaran maka program diet ini tidak akan bisa berlangsung lebih lama. Lebih cepat merasa bosan, lelah, tidak terinspirasi untuk berupaya lebih giat lagi adalah pengaruh yang dominan dirasakan ketika diet vegetarian sekedar karena penasaran. Satu dua hari maksimal sepekan kemudian memutuskan untuk berhenti menjadi vegetarian. Akhirnya tidak ada manfaat yang diperoleh selain sekedar pernah merasakan pola makan vegetarian. Jika alasan paling kuat untuk berdiet vegetarian adalah demi kesehatan maka pejuang diet akan lebih termotivasi dan bersemangat untuk konsisten dengan menu dietnya.

Meski belum lama bergabung menjadi vegetarian tidak ada salahnya untuk mempererat tali silaturahim dan meningkatkan wawasan bersama sesama vegetarian dengan cara bergabung di komunitas vegetarian. Dengan bergabung di komunitas vegetarian para pejuang diet akan menemukan rekan-rekan seperjuangan dan sekaligus support dan motivasi untuk terus konsisten. Banyak hal positif yang berawal dari kumpul-kumpul dengan sesama pejuang diet vegetarian namun yang paling utama adalah dukungan untuk tak lelah berjuang demi kesehatan dengan menerapkan pola makan sehat.

Bagi pelaku diet vegetarian yang baru memulai berjuang tidak ada salahnya jika belajar menerapkan diet vegetarian secara bertahap. Artinya tidak semua menu vegetarian harus dicicipi dan dipilih sebagai menu utama. Pilih buah dan sayur yang citarasanya sesuai dengan selera. Jangan memaksakan menyiapkan menu-menu dengan kombinasi buah dan sayur dari segala jenis. Bagi pelaku vegetarian yang sudah terbiasa cita rasa dari campuran buah dan sayur tersebut mungkin tidak akan menimbulkan mual tetapi bagi pemula rasa sayur yang pahit bisa saja membuatnya urung menelan makanan tersebut.

Cukup Mudah untuk Menjadi Vegetarian

Apa menjadi seorang vegetarian itu sulit dilakukan? Ternyata tidak, terlebih bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Pelaku diet vegetarian yang tinggal di kota-kota besar mungkin akan lebih mudah untuk menemukan variasi menu di restoran vegetarian. Mencicipi hidangan yang terinspirasi dari makanan non nabati tetapi bahannya murni dari sayur dan nabati lainnya bisa mengusir bosan saat menerapkan diet vegetarian. Tetapi terus menerus makan di restoran tentu cukup menguras kantong. Cara lain untuk menemukan konsistensi adalah dengan menerapkan vegan meal plan. Menerapkan vegan meal plan pada dasarnya adalah menyusun menu bervariasi agar vegetarian tidak lekas bosan.

Vegan meal plan adalah perencanaan makan pelaku diet vegan dalam sehari. Makanan yang dikonsumsi adalah makanan segar dan bukan makanan yang diawetkan. Perhitungan kalori dan nutrisi dalam menu tersebut telah diperhitungkan dengan baik. Kebutuhan akan zat gizi tetap terpenuhi meski tidak mengkonsumsi daging merah.

Contoh vegan meal plan adalah: sarapan dengan oatmeal yang dicampur susu kedelai atau susu almond dan ditambahkan topping buah favorit untuk memberikan kesan segar. Minumnya cukup air putih atau teh hijau. Jam 10 saat snacking pilih snack buah potong atau snack bar yang terbuat dari bahan nabati, misalnya dengan memanasaskan sirup maple atau selai kacang lalu ditaburi kacang tanah atau kacang almond  dan oatmeal. Masukkan adonan snack ke dalam cetakan lalu simpan dalam kulkas, saat dibutuhkan tinggal potong sesuai kebutuhan. Makan siang jam 12 atau jam 1 siang nikmati nasi merah dengan lauk tahu tempe. Snacking sore sekitar jam 4 sore bisa diisi dengan minum jus atau smoothies dari buah favorit. Makan malam jam 6 atau maksimal jam 7 malam dapat diisi dengan salad sayuran plus dressing favorit.

Variasi menu juga bisa dilakukan dengan cara memvariasikan cara mengolah dan teknik menyajikannya. Buah-buahan tidak hanya dikonsumsi sebagai buah potong, salad, jus atau smoothies, tetapi juga bisa dikreasikan seperti sate, dipanggang sebentar dengan olesan mayonaise. Sayuran tidak harus melulu dinikmati sebagai sayur berkuah, tumis, lalapan atau campuran jus tetap juga bisa diolah dengan teknik hot plate, digoreng crispy atau sate ala masakan China.

Mereview Pola Hidup Vegetarian

Istilah vegetarian dicetuskan pertama kali pada tahun 1847 dan diperkenalkan secara formal pada tanggal 30 September 1847 oleh Josep Brotherton dan rekan-rekannya di Northwood Villa, Kent, Inggris. Momen tersebut dikenal sebagai momen pertemuan pengukuhan Vegetarian Society Inggris.

Apakah menjadi vegetarian menyenangkan? Jika ditinjau dari hasilnya demi kesehatan tentu lebih baik dibandingkan mereka yang kegemarannya mengkonsumsi junk food. Resiko menderita kanker, hipertensi dan diabetes lebih rendah; kondisi tekanan darah, kadar gula dan kolesterol cenderung normal, berat badan pun terjaga di kisaran normal. Tubuh juga lebih segar, gerakan lebih lentur dan terasa enteng.

Jika ditinjau dari pola makan pelaku diet Vegetarian terbagi menjadi tiga kelompok besar. Pembagian jenis vegetarian ini didasarkan pada pola makan pelaku diet dalam menjalani aktivitasnya. Jenis-jenis vegetarian tersebut adalah:

  1. Vegan

Yaitu jenis vegetarian murni yang hanya mengonsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan  biji-bijian dan tidak mengonsumsi bahan pangan lain selaian bahan pangan nabati.

  1. Lacto Vegetarian

Merupakan kelompok vegetarian yang hanya mengonsumsi bahan pangan nabati dan berpantang terhadap bahan pangan hewani berupa daging (segala jenis daging), ikan (seafood), telur dan produk olahannya (seperti sosis, kornet, makanan kaleng), namun masih mentolerir untuk mengonsumsi susu dan produk olahannya (keju dan yoghurt).

  1. Lacto-ovo Vegetarian

Merupakan kelompok vegetarian yang mengonsumsi bahan nabati dan tidak mengonsumsi daging ternak, unggas dan segala jenis seafood. Namun masih memperbolehkan mengkonsumsi telur dan susu beserta produk olahannya.

Ketika memutuskan menjadi vegetarian maka tips-tips berikut ini selayaknya dipraktekkan agar diet agar niat untuk sehat bisa terwujud secara optimal:

1. Tekankan bahwa Buah dan Sayuran adalah Menu Utama

Jika orang-orang lain menempatkan buah sebagai makanan penutup dan sayuran sebagai pelengkap maka dalam pola makan vegetarian buah dan sayur adalah menu utama. Keuntungan menjadi vegetarian adalah buah dan sayur tidak selalu harus diolah dahulu sebelum dinikmati. Buah dan sayur bisa langsung dikonsumsi dalam kondisi segar meski tidak ada larangan untuk mengolahnya terlebih dahulu untuk dinikmati.

2. Boleh Mengonsumsi Karbohidrat

Vegetarian adalah kelompok masyarakat yang mengonsumsi bahan nabati, artinya diperbolehkan sumber karbohidrat nabati. Beras merah dan umbi-umbian (kentang dan ubi) adalah bahan alternatif yang disarankan sebagai sumber karbohidrat.

3. Menemukan Sumber Protein Alternatif

Tidak semua sumber protein berasal dari bahan hewani. Bahan pangan nabati juga bisa menjadi sumber protein yang cukup baik. Biji-bijian, kacang-kacangan dan cokelat adalah contoh sumber protein nabati.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Otak

Diet Vegetarian yang Benar

Bagaimana Diet Vegetarian yang Benar?

Di zaman  modern dan canggih ini teknologi medis pun tumbuh pesat. Namun tidak berarti semua penyakit bisa disembuhkan dengan mudah. Penyakit kanker misalnya masih tetap duduk sebagai penyakit paling mematikan nomor dua setelah jantung. Betapapun canggihnya teknologi zaman sekarang namun penyakit kanker tergolong penyakit yang sulit disembuhkan, meski bukan berarti tidak mungkin disembuhkan sama sekali. Penyembuhan secara medis melalui pengobatan, kemoterapi dan mengkonsumsi obat adalah salah satu upaya mengeliminir pertumbuhan sel kanker tetapi diperlukan cara lebih alami agar diperoleh kesehatan paripurna.

Manfaat Diet Vegetarian

Salah satu cara meminimalisir atau menekan pertumbuhan sel kanker adalah dengan menerapkan pola hidup sehat. Tidak mengherankan jika orang-orang yang peduli dengan gaya hidup sehat memilih menerapkan pola makan vegetarian. Vegetarian menghindari konsumsi bahan makanan hewani, terutama daging merah yang menjadi pemicu sel kanker tumbuh lebih subur. Tak perlu diragukan bahwa bahwa pola makan vegetarian yang seimbang dan direncanakan dengan baik bisa menyehatkan dan membantu menekan pertumbuhan sel kanker. Dari poin inilah tujuan dan niat diet vegetarian ditetapkan yaitu demi kesehatan.

Pola makan vegetarian diterapkan bukan tanpa alasan. Pakar nutrisi menyatakan bahwa pola makan vegetarian layak untuk diterapkan. Vandana Sheth, juru bicara The Academy of Nutrition and Dietetics sempat mengeluarkan pernyataan bahwa pelaku dietvegetarian memiliki berat badan lebih ringan. Selain berat badan terkendali, risiko terkena penyakit jantung, diabetes, dan kanker juga berkurang. Sekali lagi niat dan tujuan diet vegetarian yang benar adalah demi kesehatan. Hal yang kurang tepat adalah ketika niat berdiet vegetarian hanya demi menurunkan berat badan dan mencapai berat badan ideal.

Jumlah penganut diet vegetarian di Indonesia tergolong rendah. Padahal Indonesia adalah negara agraris yang produk buah dan sayur cukup berlimpah. Menurut data dari Balitbangkes asupan sayur di Indonesia rata-rata adalah 57,1 gram. Angka yang jauh lebih rendah dari Singapura yang mencapai 290.2 gram. Maka diet vegetarian secara tidak langsung juga membantu petani buah dan sayur dalam negeri agar mendapatkan pemasaran yang lebih baik. Tentunya niat agar sehat dengan vegetarian secara tidak langsung membantu membuka pintu rezeki bagi para petani dan penjual buah dan sayur.

Hindari menerapkan diet vegetarian hanya karena iseng atau ikut-ikutan trend. Sekedar coba-coba menjadi vegetarian akan menyiksa tubuh secara lahiriah maupun psikis. Jika memutuskan untuk berdiet vegetarian maka tekad untuk sehat harus diyakini secara konsisten.

Selain konsistensi niat ada satu hal yang sering merisaukan pelaksana diet vegetarian pemula yaitu kekhawatiran akan mengalami kekurangan nutrisi dan zat gizi. Padahal jika ditinjau secara ilmu nutrisi zat-zat yang tidak diperoleh dari protein hewani sebenarnya bisa disubstitusi dengan protein nabati. Perlu ditekankan pada pelaku diet vegetarian bahwa menentukan menu makanan yang berbasis nabati yaitu sayuran buah-buahan tidak sekedar asal makan sayur dan buah.

Setiap buah dan sayur memiliki ciri khas dan kandungan senyawa yang berbeda di setiap jenisnya. Perhatikan pula cita rasanya jika ingin mengkombinasikan buah dan sayur dalam satu jenis menu. Cita rasa buah atau sayur yang pahit ada baiknya dikombinasikan dengan buah atau sayur yang berasa manis segar tujuannya agar tercipta cita rasa yang lebih ramah di lidah dan di perut. Sehingga niat untuk menjalani diet vegetarian lebih mudah terjaga terutama bagi pelaku diet vegetarian pemula. Merasakan hambarnya menu vegetarian bisa meluruhkan tekad di awal-awal menjalani diets.

Pertimbangan Asupan Gizi Untuk Vegetarian

Sebagaimana proses diet lain sebaiknya menerapkan diet vegetarian juga mempertimbangkan advis medis. Baik itu dari ahli medis maupun pakar nutrisi dan gizi. Ditinjau dari sisi medis perlu diperhatikan bahwa pada pasien penderita penyakit tertentu ada  makanan yang sebaiknya benar-benar dihindari dan porsi makanan pun harus diperhitungkan. Dokter juga akan mempertimbangkan apakah kondisi tubuh si pasien cukup kuat untuk menjalani diet vegetarian. Apakah sang pasien yang dalam masa penyembuhan perlu mendapatkan sedikit asupan protein hewani atau aman melakukan diet vegan.

Nasihat ahli nutrisi membantu pelaku diet vegetarian menyusun menu seimbang dalam porsi makan yang dikonsumsinya. Ahli nutrisi membantu menghitung berapa kalori yang dibutuhkan dan perbandingan porsi yang diperlukan agar nutrisi yang dibutuhkan tercukupi. Mendengarkan dan mematuhi nasihat ahli nutrisi membantu pelaku diet vegetarian terhindar dari kekurangan gizi. Ahli gizi membantu menyusun menu yang memenuhi syarat keseimbangan. Jika diet vegetarian dilakukan asal-asalan dan sekedar meninggalkan konsumsi daging, susu dan produk turunannya, mengurangi porsi makan semaksimal mungkin tanpa memikirkan mengganti zat makanan yang dibutuhkan maka akan terjadi kekurangan gizi dan nutrisi. Namun dengan bantuan ahli nutrisi hal tersebut dapat dihindari.

Ahli nutrisi juga membantu mengingatkan agar pelaku diet vegetarian tetap memastikan untuk mengkonsumsi makanan sehat. Stella Volpe, seorang profesor dan ketua Departemen Ilmu Nutrisi dari Drexel University di Philadelphia Amerika Serikat pernah mengemukakan pendapat berdasarkan pengamatannya bahwa sebagian orang yang menjadi vegan tetapi malah lebih banyak makan junk food. Maksud Stella Volpe adalah ketika makanan yang dikonsumsi pelaku diet vegan dan vegetarian diolah dengan cara kurang tepat. Volpe menyoroti restoran-restoran khusus vegetarian yang menyajikan makanan “imitasi” mirip makanan hewani tetapi diolah melalui proses kurang sehat dan diduga mengandung zat aditif sebagai perasa yang seharusnya dikurangi untuk dikonsumsi terutama bagi penderita kanker.

Pendapat dokter dan ahli nutrisi ini juga membantu pelaku diet vegetarian untuk menemukan pola diet yang tepat. Dari anjuran ahli nutrisi bisa diperoleh pengetahuan bahwa setiap buah dan sayur dengan warna yang berbeda memiliki kandungan nutrisi. Misalnya likopen yang diyakini membantu pemulihan kesehatan bagi penderita kanker dapat ditemui di buah dan sayuran berwarna merah seperti delima dan tomat serta yang terbanyak terdapat pada semangka. Namun ahli nutrisi dari Academy of Nutrition and Dietetics, Jennifer McDaniel menyatakan bahwa Semangka kurang populer sebab dianggap tidak memiliki banyak serat.

Meski hal tersebut tidak salah namun semangka memiliki manfaat lain untuk menutupi kekurangannya ini. Semangka, meski tidak populer karena kurang serat memiliki kelebihan yaitu mengandung banyak air dan sangat rendah kalori, kandungan gulanya lebih rendah dibandingkan buah-buahan lain. Mengkonsumsi semangka membantu pencernaan dan metabolisme tubuh lebih lancar sebab kandungan air yang berlimpah di dalam buahnya.

Mentaati advis dan nasihat dokter serta ahli nutrisi mengarahkan program diet vegetarian agar tepat sasaran. Kekurangan nutrisi yang dikhawatirkan tidak akan terjadi. Biasanya pada diet vegetarian dikhawatirkan akan terjadi defisiensi gizi dan kekurangan protein, kalsium, vitamin B12 dan zat besi. Ahli nutrisi membantu menyarankan untuk mengkonsumsi buah dan sayuran atau biji-bijian yang banyak mengandung zat-zat tersebut sehingga metabolisme tubuh tidak terganggu karena kekurangan gizi.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Otak

Food Combining Untuk Diet

Food Combining Untuk Diet Vegetarian

Pada dasarnya, diet vegetarian terbagi menjadi pediet vegan (vegetarian murni), lacto vegan (vegetarian yang memperbolehkan konsumsi susu dan produk olahannya) dan lacto ovo vegetarian (vegetarian yang memperbolehkan konsumsi telur, susu dan produk olahannya). Namun selain ketiga kelompok besar vegetarian ini terdapat diet alternatif semi vegetarian yang dikenal dengan food combining.

Solusi Food Combining untuk Kesehatan

Food combining bisa disebut pola makan antara vegetarian dan pola makan umum. Bedanya pada food combining menekankan pada porsi buah dan sayur yang lebih besar dan memperhatiikan cara mengkombinasikan makanan agar tidak menghambat proses metabolisme dalam tubuh dan membawa dampak positif bagi kesehatan. Inti dari food combining adalah menyusun menu makanan agar nutrisi dapat terserap sempurna dan tidak menumpuk sebagai lemak jahat.

Pola makan ala food combining ini memiliki beberapa prinsip dasar yang harus ditaati, yaitu:

1. Pola Makan Mengikuti Aktivitas dalam Saluran Pencernaan

Beda paling nyata dalam food combining dengan vegetarian pada dasarnya adalah boleh tidaknya mengonsumsi karbohidrat dan lemak. Pada food combining karbohidrat dan lemak serta protein diperbolehkan untuk dikonsumsi namun harus mengikuti pedoman dalam pengatuarnnya. Pola makan Food Combining diatur sesuai cara kerja sistem pencernaan, artinya food combining tidak mengenal menghitung kalori per makanan yang disajikan.

Pola makan food combining diatur dengan cara mengikuti sistem pencernaan yang terbagi menjadi:

  • Pukul 12.00  siang – 20.00 : Kegiatan utama saluran pencernaan adalah mencerna atau mengolah makanan.
  • Pukul 20.00 – 04.00 pagi : Kegiatan utama saluran pencernaan adalah penyerapan makanan.
  • Pukul 04.00 pagi – 12.00 : Kegiatan utama saluran pencernaan adalah proses pembuangan.
  • Pukul 4 pagi hingga jam 12 siang merupakan fase pembuangan.

Pada fase ini tubuh membutuhkan energi yang cukup besar dan sebaiknya saluran pencernaan tidak dibebani dengan mengonsumsi makanan berat agar proses pembuangan bisa berlangsung optimal. Maka dianjurkan pada jam-jam ini untuk mengonsumsi  buah-buahan. Buah adalah bahan makanan yang mudah diserap sistem pencernaan tubuh. Buah cepat dicerna dan cepat mengenyangkan. Untuk pemula jika masih merasa lemas saat sarapan buah saja tanpa karbohidrat maka bisa memajukan saat makan siang pada jam 10 di hari pertama dan kedua. Hari ketiga dan seterusnya baru menerapkan pola makan Food combining.

Pada jam 12 siang saatnya mengisi perut dengan makanan berat. Untuk camilan boleh dikonsumsi minimal 4 jam setelah jam makan siang. Namun perlu dicatat bahwa camilan sehatlah yang diperlukan seperti rujak buah, buah potong, kacang sangrai atau salad sayur. Makan malam bolehkah mengonsumsi karbohidrat jawabnya boleh asal tidak dikombinasikan dengan protein hewani dan porsinya tidak berlebihan. Jam makan malam hendaknya tidak melebihi jam 20.00. jika di atas jam 20.00 masih terasa lapar maka sebaiknya mengonsumsi buah-buahan.

2. Prinsip Kedua Food Combining adalah Mengombinasikan Makanan Sesuai Zat Gizi yang Serasi

Secara alami dalam setiap jenis makanan hanya terdapat satu unsur gizi mikro. Maka sistem pencernaan tidak memiliki kemampuan untuk mencerna lebih dari satu zat gizi mikro secara optimal. Karbohidrat, protein dan lemak disebut sebagai zat gizi makro dan hampir semua bahan makanan mengandung tiga unsur ini dalam proporsi yang berbeda. Aturan dalam food combining adalah:

  • Protein hewani jangan dicampur dengan karbohidrat.
  • Setiap porsi makan harus disertai dengan porsi sayuran yang dominan. Diutamakan sayuran segar tanpa diolah.
  • Protein nabati tahu, tempe, jamur boleh dikonsumsi bersama karbohidrat dan protein hewani.

Inilah yang membedakan food combining dengan vegetarian murni. Jika vegetarian murni sama sekali tidak memperbolehkan protein hewani berupa daging di food combining diperbolehkan mengonsumsi daging dengan porsi kecil namun tidak boleh dikombinasi dengan karbohidrat.

3. Prinsip Ketiga Food Combining adalah Makan Secara Perlahan Dan Mengunyah Lama

Terbukti makan perlahan dan mengunyah lama ternyata tidak hanya sekedar anjuran. Menurut penelitian ilmiah makan dengan mengunyah perlahan membantu optimalnya penghancuran makanan di mulut dengan bantuan enzim sehingga saat masuk ke lambung dan usus kerja organ pencernaan ini tidak bekerja terlalu keras.

4. Prinsip Keempat Food Combining adalah Hindari Makanan Rendah Energi

Rendah energi bukan rendah kalori. Yang dimaksud rendah energi adalah rendah gizi. Fastfood, camilan asin dan gurih karena akan menumpuk sebagai kalori dan akhirnya berubah menjadi lemak jika berlebih.

Contoh Menu Food Combining

Seperti apakah menu food combining yang disarankan? Menurut pemaparan di atas food combining mengadopsi pola makan vegetarian yang memperbesar porsi buah dan sayur. Serta mengombinasikan bahan makanan agar membantu proses pencernaan makanan secara lebih optimal.

Beberapa contoh menu berikut ini bisa diterapkan untuk mendapatkan padu padan menu ideal dalam food combining:

  1. Bangun pagi minum satu gelas air dicampur perasan jeruk nipis.
  2. Jam 6 pagi sarapan buah. Bisa satu atau lebih jenis buah  apel dan pisang adalah jenis buah yang disarankan untuk dikonsumsi saat sarapan sebab ramah di lambung dan mengenyangkan.
  3. Jam 10 pagi camilan buah. Anggur atau semangka sangat baik untuk camilan di tengah hari. Segar dan mengandung banyak air.
  4. Jam 12 siang. Waktu makan siang. Jika ingin menikmati protein hewani misalnya ayam panggang, hindari dimakan bersama nasi atau karbohidrat lain. Namun padukan dengan lalapan mentah dan sambal. Atau jika ingin makan nasi maka padukan dengan sayuran dan lauk berupa tempe, tahu atau olahan jamur.
  5. Jam 4 sore. Waktu camilan bisa menikmati salad sayur atau salad buah atau sedikit kentang panggang.
  6. Jam 6 sore atau paling lambat jam 7 malam untuk makan malam. Dianjurkan menu makan malam tidak seberat saat siang. Jika memungkinkan hindari mengonsumsi karbohidrat di malam hari, ganti dengan sayur dan buah hingga perut merasa kenyang.

Benarkah food combining bertentangan dengan prinsip 4 sehat lima sempurna? Jika ditinjau lebih dalam Food Combining sebenarnya tetap mengakomodir 4 sehat lima sempurna. Hanya saja konsumsinya dilakukan dengan padu padan agar lebih mudah diserap tubuh yaitu menghindari konsumsi karbohidrat dan protein hewani secara bersama. Yang menjadi pertentangan sebenarnya adalah rata-rata pakar food combining menyarankan untuk tidak mengonsumsi susu sapi karena dianggap bahwa susu hewan kurang sesuai untuk sistem pencernaan manusia.

Dalam food combining susu sapi tidak dianjurkan untuk dikonsumsi dan bisa diganti dengan susu kedelai. Jika khawatir kekurangan kalsium bisa diperoleh dari sumber lain seperti ikan salmon, tofu, kacang-kacangan atau brokoli. Jadi tidak perlu khawatir kekurangan gizi jika mencoba menerapkan food combining. Pada beberapa pelaku food combining pola makan ini dianggap lebih fleksibel dibandingkan vegetarian murni dan membawa dampak bagus bagi kesehatan. Tubuh terasa lebih segar dan ringan, penyakit ringan seperti migrain sembuh tanpa obat dan yang terpenting energi untuk beraktivitas tetap terjaga, tidak merasa lemas atau kekurangan tenaga.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Otak