Category Archives: Diet Vegetarian

Cara Memulai Vegetarian

Cara Memulai Vegetarian dengan Lakukan Langkah Ini agar Bisa Menjauh dari Kanker

Memulai gaya hidup sebagai seorang vegetarian bisa menjadi salah satu langkah untuk mencegah kita terserang kanker. Menjadi vegetarian memang tidak mudah, terlebih bagi kita yang terbiasa dengan berbagai jenis makanan di lur sayur dan buah. Akan tetapi, tidak ada salahnya untuk mencobanya mulai dari sekarang. Sedikit dan perlahan sampai akhirnya terbiasa dengan gaya hidup seorang vegetarian. Yuk, intip apa saja cara untuk memulai hidup mencegah kanker dengan gaya vegetarian berikut.

Jenis Sayur dan Buah untuk Mencegah Kanker

Sayur dan buah adalah jenis makanan yang kaya serat dan vitamin. Di balik tampilannya yang segar dan kaya rasa alami, sayur dan buah ternyata bisa membantu kita terhindar dari serangan kanker. Salah satu yang haus kita ketahui saat memulai gaya hidup vegetarian dengan tujuan mencegah kanker adalah jenis-jenis sayur dan buah yang bisa membantu untuk mencegah munculny kanker.

1. Jenis Buah untuk Mencegah Kanker

Terdapat beberapa jenis buah yang bisa membantu untuk menjauhkan kita dari penyakit kanker. Buah-buah tersebut sebenarnya sangat mudah kita temukan baik di pasar tradisional maupun modern. Dengan mengonsumsi buah-buahan tersebut secara teratur, maka kita akan bisa terhindar dari munculnya sel kanker. Jenis buah-buahan pencegah kanker tersebut adalah sebagai berikut.

  • Nanas

Nanas adalah salah satu jenis buah tropis yang sangat mudah ditemukan di Indonesia. Nanas bisa dikonsumsi secara langsung maupun dalam bentuk manisan dan selai. Di balik rasanya yang segar, ternyata buah nanas menjadi salah satu jenis buah yang bisa mencegah kita terserang kanker. Kandungan bromelain dalam nanas bisa menjadi antikanker. Bromelain umumnya dikenal sebagai kandungan dalam nanas yang bisa mengatasi batuk.

Selain bromelain, nanas juga memiliki kandungan lainnya yang bermanfaat untuk mengaktifkan sistem imunitas alami di dalam tubuh seseorang yang bisa menghadapi racun atau toksin yang masuk. Kandungan lainnya juga bermanfaat untuk membangun perlindungan alami dari kerusakan DNA yang merupakan awal dari pembentukan sel kanker.

  • Buah Naga

Siapa yang tidak mengenal buah naga? Buah yang memiliki bentuk unik dengan kulit menyerupai sisik naga ini adalah salah satu buah favorit yang memiliki rasa segar dan kaya kandungan air. Buah naga memiliki tiga jenis warna daging yaitu putih, pink jingga, dan merah marun. Nah, buah naga yang berwarna merah marun inilah yang ternyata sangat bermanfaat untuk mencegah kanker dalam tubuh. Buah naga ini selain kaya akan kandungan vitamin A, C, dan E juga dilengkapi dengan kandungan antosianin yang tinggi. Antosianin ini bermanfaat untuk detoksifikasi alami dan melawan pertumbuha dari sel abnormal. Selain dagingnya, biji-biji kecil pada buah naga juga kaya akan manfaat. Salah satunya adalah membantu kerja hati untuk menetralisir racun dan membantu dalam mengatasi kerusakan sel dalam tubuh serta mencegah pembentukan dari sel-sel abnormal seperti sel kanker.

  • Anggur

Tidak diragukan lagi, salah satu jenis buah yang bisa membantu mencegah pertumbuhan sel kanker adalah buah anggur. Anggur kaya akan kandungan polifenol yang mampu mengatasi penyimpangan pertumbuhan sel dan mengatasi kanker. Anggur juga mengandung lebih dari 30 jenis flavonoid yang bisa membantu melawan kerusakan pada DNA, membantu dalam membersihkan darah, dan oksidasi sel.

2. Jenis Sayur untuk Mencegah Kanker

Tidak hanya buah, terdapat banyak juga sayuran yang kaya kandungan pencegah kanker. Apa saja? Simak uraian berikut.

  • Brokoli

Brokoli adalah jenis sayuran yang umum dikenal sebagai sayuran yang bisa mencegah terjadinya kanker payudara. Tidak hanya kanker payudara, brokoli juga kaya akan kandungan yang bisa mencegah pertumbuhan tumor agar tidak menjadi kanker. Mengonsumsi brokoli dengan teratur bisa mencegah kita dari penyakit kanker khususnya kanker payudara.

  • Wortel

Wortel adalah salah satu jenis sayuran berwarna oranye yang kaya akan kandungan karotenoid. Karotenoid adalah salah satu dari kumpulan pigmen warna merah tua atau merah kuning dari lemak hewani dan lemak nabati. Sayuran seperti wortel yang memiliki warna oranye bisa membantu mencegah kanker khususnya kanker payudara.

  • Kubis

Satu lagi jenis sayuran yang bisa mencegah kanker adalah kubis. Kandungan dalam kubis bisa membantu seseorang terlindung dari kanker payudara, kanker mulut, kanker esophagus, dan kanker lambung. Beberapa kandungan pencegah kanker dalam kubis tersebut di antaranya betakaroten, kumarin, sulfosaran, glukosinoat, fenol, indol, dan isotiosianat.

Menu Makanan Vegetarian Pencegah Kanker

Setelah mengenal beberapa jenis sayur dan buah yang bisa mencegah kanker, sebaiknya kita juga mengetahui menu vegetarian sehari-hari apa yang bisa membantu mencegah kanker. Simak uraian berikut.

1. Salad Buah

Untuk mengganti camilan yang biasanya kita konsumsi saat siang atau sore hari, ada baiknya kita menggantinya dengan buah-buahan yang dibuat menjadi salad. Menu salad buah ini merupakan salah satu menu vegetarian yang menyehatkan dan tetap membuat perut terisi. Pilihlah jenis buah-buahan yang mengandung banyak kandungan pencegah kanker. Selain segar dan memenuhi kebutuhan camilan, mengonsumsi salad buah juga jauh lebih menyehatkan dibandingkan dengan camilan yang penuh lemak.

2. Aneka Menu Sayuran Setiap Hari

Jadikan sayuran sebagai makanan utama setiap harinya. Olah berbagai jenis sayuran berbeda setiap harinya, khususnya sayuran yang baik untuk mencegah kanker. Lebih baik lagi jika mengonsumsi sayuran dalam keadaan segar (untuk sayuran yang bisa dimakan mentah) atau diproses dengan cara dikukus.

Pola Hidup Vegetarian

Selain membiasakan diri dengan menu vegetarian yang sehat, kita juga harus terbiasa dengan pola hidup dari vegetarian. Bagi kita yang baru saja memulai hidup sebagai vegetarian, berikut beberapa pola hidup vegetarian yang harus kita perhatikan.

  • Dalam satu hari, minimal mengonsumsi 3 porsi sayuran dan 2 porsi buah. Ini adalah menu umum yang biasanya dikonsumsi oleh vegetarian dan menjadi bentuk pola hidup yang ruti dilakukan.
  • Seorang vegetarian akan mengurangi konsumsi garam dan gula. Menjadi vegetarian bukan berarti harus sepenuhnya tidak mengonsumsi gula dan garam, tetapi membatasinya sehingga tidak berlebihan. Jadi, asupan garam dan gula yang masuk dalam tubuh adalah yang memang diperlukan saja, sehingga tidak ada tumpukan gula dan garam yang berlebih dalam tubuh.
  • Mengonsumsi minimal lima jenis buah dengan warna yang berbeda. Kandungan warna dalam buah memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Seorang vegetarian umumnya akan mengonsumsi minimal lima jenis buah dengan warna berbeda.
  • Selalu sarapan pagi. Menjadi seorang vegetarian bukan berarti membuat pola makan menjadi berubah drastic. Seorang vegetarian memiliki kebiasaan untuk tidak melewatkan sarapan pagi. Sarapan pagi sangat bermanfaat untuk menjaga kandungan protein dalam tubuh.
  • Minum dua liter air putih setiap hari. Seorang vegetarian umumnya akan lebih banyak minum, minimal 2 liter dalam satu hari. Asupan air yang banyak akan membantu dalam proses pencernaan makanan.

Itulah beberapa cara untuk memulai hidup sebagai seorang vegetarian. Mulai hidup sehat dari sekarang dan jauhkan diri dari bahaya kanker.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Petai untuk Kanker

Dampak Positif dan Negatif Vegetarian

Pelajari Dampak Positif dan Negatif Vegetarian

Istilah vegetarian mulai dikenal secara luas pada tahun 1847, yaitu dalam momen pertemuan pengukuhan Vegetarian Society Inggris. Meski diperkenalkan secara formal pada tahun 1847 sebenarnya pola makan yang menghindari konsumsi daging telah umum dijalani sebagian orang. Kelompok orang yang tidak mengkonsumsi daging dikenal dengan sebutan Pytagorean atau orang-orang yang mengikuti sistem pythagorean.

Pola makan vegetarian dipilih menjadi salah satu cara untuk hidup sehat dan meminimalisir penyakit kanker, hipertensi dan diabetes. Namun pola hidup vegetarian tidak hanya menimbulkan dampak positif bagi kesehatan. Jika melakukan diet tanpa aturan dan pengawasan ahli gizi bisa menimbulkan hal yang fatal bagi kesehatan.

Dampak Positif Diet Vegetarian

Penerapan diet vegetarian terbukti membawa dampak positif bagi kesehatan jika dilakukan secara sistematis. Dalam sebuah penelitian ilmiah yang membandingkan 6.000 orang vegetarian dan 5.000 orang yang mengonsumsi daging terbukti bawah vegan memiliki risiko menderita penyakit jantung siskemik 57 persen  lebih rendah daripada pemakan daging. Sementara itu, vegetarian memiliki risiko 24 persen lebih rendah menderita penyakit yang sama. Dari hasil penelitian ini menunjukkan fakta bahwa kelompok orang yang mengonsumsi daging berisiko tinggi menderita penyakit jantung siskemik, penyakit arteri koroner yang seringkali menyebabkan gagal jantung. Dibandingkan kelompok orang yang membatasi bahkan menghindari konsumsi daging risiko menderita penyakit jantung jauh lebih rendah.

Pada studi ilmiah yang berbeda yang dilakukan kelompok peneliti dari Warwick University menemukan fakta bahwa konsumsi lima porsi sayur dan buah setiap hari tidak hanya menyehatkan tubuh secara jasmani namun juga secara mental. Profesor Andrew Oswald dari Warwick University seperti dilansir harian Mirror pada 11 Juli 2016 menyatakan bahwa banyak mengonsumsi buah dan sayur bisa memperbaiki mood, membuat suasana hati jadi lebih gembira dan tentunya berpengaruh terhadap kinerja. Menurut penelitian lebih lanjut tingkat kegembiraan tersebut juga akan meningkat di setiap porsi ekstra, umumnya akan terlihat jelas setelah delapan hari. Menurus Profesor Oswald kebiasaan mengonsumsi sayur dan buah bisa membantu seseorang untuk tersugesti dan termotivasi hidup sehat dan rajin berolahraga. Secara fisik para pelaku diet vegetarian juga relatif lebih sehat dan tidak mudah menderita penyakit-penyakit ringan seperti flu dan sembelit.

Hasil studi yang berbeda diperoleh dari penelitian Dr. Redzo Mujcic dari Queensland yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Public Health. Studi ilmiah yang diikuti lebih dari 12 ribu warga Australia yang dipilih secara acak ini bertujuan mendapatkan kesimpulan antara pola makan dan kondisi psikologis. Mereka diminta mencatat pola makan harian secara rutin dan mendapatkan pemeriksaan psikologis secara berkala. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok orang yang berpola makan sehat, mengonsumsi buah dan sayur lebih banyak dan membatasi konsumsi daging mendapatkan manfaat psikologis positif. Terbukti bahwa konsumsi buah dan sayur dalam menu sehari-hari mengondisikan tubuh dalam keadaan sehat dan secara psikologis lebih tenang, tidak mudah stres.

Seorang profesor dari North Carolina State University, Raleigh mengadakan penelitian secara khusus terhadap khasiat buah Semangka. Tidak diragukan bahwa buah Semangka mengandung vitamin A, C dan B serta mengadung Potassium dalam kadar yang cukup tinggi. Tetapi yang membuat Semangka lebih istimewa adalah adanya lycopene yaitu zat antioksidan yang memiliki banyak manfaat. Lycopene seabgai zat antioksidan sangat bermanfaat bagi kesehatan pembuluh darah. Manfaatnya yang paling nyata antara lain adalah mengurangi risiko stroke dan menurunkan tekanan darah serta melindungi tubuh dari radikal bebas yang ditengarai sebagai salah satu penyebab penyakit kanker.

Dampak Negatif Diet Vegetarian

Pola makan dengan memperbanyak porsi sayur dan buah dan sedikit memasukkan garam serta lemak dapat dianggap sebagai cara terbaik untuk mengendalikan kolesterol dan tekanan darah sehingga terhindar dari risiko menderita penyakit jantung. Mengurangi konsumsi gula dan membatasi konsumsi susu membantu mengendalikan kadar gula dalam tubuh sehingga terhindar dari penyakit diabetes. Namun perlu diwaspadai tingkat penurunan tekanan darah dan kadar gula dalam tubuh tidak boleh terjadi terlalu drastis. Penurunan tekanan darah dan kadar gula darah hingga di bawah ambang normal akan sangat berbahaya bagi keselamatan seseorang. Agar pelaku diet vegetarian tetap aman maka perlu mematuhi nasihat medis dari dokter dan ahli gizi serta tetap memeriksakan kesehatannya secara periodik.

Apakah benar diet vegetarian memiliki dampak negatif? Pertanyaan tersebut bisa dijawab dengan “ya” jika diet vegetarian diterapkan secara serampangan tanpa pengawasan ahli gizi dan sebaliknya bisa dijawab dengan “tidak” jika selalu diterapkan dengan mematuhi standar kesehatan (perhitungan kalori yang dibutuhkan tubuh, kecukupan gizi dan nutrisi serta mempertimbangkan kondisi kesehatan tubuh).

Salah satu zat yang seringkali dikhawatirkan pada pelaku diet vegetarian adalah kekurangan kalsium. Sumber Kalsium terbanyak memang terdapat pada telur, susu dan protein hewani lainnya. Kekurangan Kalsium dapat menyebabkan tulang lemah dan mudah pecah. Untuk itu pelaku diet vegetarian harus secara berkala memeriksakan kesehatannya termasuk untuk memantau kesehatan tulang. Jika dalam tubuhnya ditemukan kecenderungan kekurangan Kalsium ada baiknya pelaku diet vegetarian memilih jenis diet vegetarian yang mentolerir konsumsi susu dan atau telur. Lacto vegetarian adalah pola makan vegetarian yang mentolerir konsumsi susu dan produk olahannya. Lacto-ovo vegetarian adalah pola makan vegetarian yang mentolerir konsumsi telur dan susu beserta produk olahannya.

Dalam sebuah laporan medis terkait dengan efek diet vegan bagi kesehatan yang diterbitkan Journal Amerika of Clinical Nutrition pada Tahun 2009 mengingatkan bahwa pelaku diet Vegan seringkali tidak mendapatkan cukup vitamin B12, vitamin D, dan zat Seng. Tentunya jika mematuhi anjuran dari ahli gizi dapat ditemukan solusi yang mampu menemukan bahan-bahan nabati yang mengandung zat-zat yang biasa ditemui dengan mudah dari bahan hewani.

Kasus dampak negatif dari diet vegetarian pernah terjadi seorang personal chef dan pelari. Selama enam bulan pertama ia menjalankan pola makan vegetarian dan merasa jauh lebih sehat. Dalam dietnya ia sama sekali tidak mengonsumsi daging dan jauh hari sebelumnya ia memilih menghindari mengonsumsi kacang-kacangan, kedelai dan gluten dengan alasan gluten. Namun setelah enam bulan kemudian ia merasa lebih sering lelah, kehilangan kekuatan otot dan lemas. Ketika dilakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh diketahui bahwa ia menderia anemua. Lebih lanjut Helms mengakui bahwa dengan pembatasan menu makanan maka menjadi seorang vegan ternyata memicu kecemasan baru.

Kasus yang dialami Devon Crosby Helms ini patut diwaspadai sebab dari pola makan vegetarian yang dijalani ternyata menimbulkan keluhan di kemudian hari. Perlu disadari bahwa mengubah pola makan secara ekstrem membutuhkan penyesuaian psikologis dan psikis. Ada baiknya perubahan pola makan ini dilakukan secara bertahap karena efeknya pasti akan lebih baik bagi tubuh. Tubuh tidak dipaksa untuk tiba-tiba beradaptasi dengan kondisi atau pilihan menu makanan yang berubah drastis.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Keladi Tikus

Pola Hidup Vegetarian

Seperti Apakah Pola Hidup Vegetarian Itu?

Mengawali langkah menjadi vegetarian tidak mudah. Agar terasa lebih ringan ada baiknya mempelajari terlebih dahulu cara menjalani diet vegetarian. Bagi vegetarian pemula ada baiknya menggali informasi sebanyak-banyaknya mengenai pola makan dan kehidupan vegetarian. Namun yang pertama kali harus dikuatkan adalah niat dan tekad. Ketika memutuskan untuk menjadi vegetarian kenali lebih dulu niat untuk memilih pola makan yang anti main stream ini.

Langkah-langkah Menjadi Vegetarian Pemula

Jika niat berdiet hanya karena iseng, ikut-ikutan trend, penasaran maka program diet ini tidak akan bisa berlangsung lebih lama. Lebih cepat merasa bosan, lelah, tidak terinspirasi untuk berupaya lebih giat lagi adalah pengaruh yang dominan dirasakan ketika diet vegetarian sekedar karena penasaran. Satu dua hari maksimal sepekan kemudian memutuskan untuk berhenti menjadi vegetarian. Akhirnya tidak ada manfaat yang diperoleh selain sekedar pernah merasakan pola makan vegetarian. Jika alasan paling kuat untuk berdiet vegetarian adalah demi kesehatan maka pejuang diet akan lebih termotivasi dan bersemangat untuk konsisten dengan menu dietnya.

Meski belum lama bergabung menjadi vegetarian tidak ada salahnya untuk mempererat tali silaturahim dan meningkatkan wawasan bersama sesama vegetarian dengan cara bergabung di komunitas vegetarian. Dengan bergabung di komunitas vegetarian para pejuang diet akan menemukan rekan-rekan seperjuangan dan sekaligus support dan motivasi untuk terus konsisten. Banyak hal positif yang berawal dari kumpul-kumpul dengan sesama pejuang diet vegetarian namun yang paling utama adalah dukungan untuk tak lelah berjuang demi kesehatan dengan menerapkan pola makan sehat.

Bagi pelaku diet vegetarian yang baru memulai berjuang tidak ada salahnya jika belajar menerapkan diet vegetarian secara bertahap. Artinya tidak semua menu vegetarian harus dicicipi dan dipilih sebagai menu utama. Pilih buah dan sayur yang citarasanya sesuai dengan selera. Jangan memaksakan menyiapkan menu-menu dengan kombinasi buah dan sayur dari segala jenis. Bagi pelaku vegetarian yang sudah terbiasa cita rasa dari campuran buah dan sayur tersebut mungkin tidak akan menimbulkan mual tetapi bagi pemula rasa sayur yang pahit bisa saja membuatnya urung menelan makanan tersebut.

Cukup Mudah untuk Menjadi Vegetarian

Apa menjadi seorang vegetarian itu sulit dilakukan? Ternyata tidak, terlebih bagi mereka yang tinggal di perkotaan. Pelaku diet vegetarian yang tinggal di kota-kota besar mungkin akan lebih mudah untuk menemukan variasi menu di restoran vegetarian. Mencicipi hidangan yang terinspirasi dari makanan non nabati tetapi bahannya murni dari sayur dan nabati lainnya bisa mengusir bosan saat menerapkan diet vegetarian. Tetapi terus menerus makan di restoran tentu cukup menguras kantong. Cara lain untuk menemukan konsistensi adalah dengan menerapkan vegan meal plan. Menerapkan vegan meal plan pada dasarnya adalah menyusun menu bervariasi agar vegetarian tidak lekas bosan.

Vegan meal plan adalah perencanaan makan pelaku diet vegan dalam sehari. Makanan yang dikonsumsi adalah makanan segar dan bukan makanan yang diawetkan. Perhitungan kalori dan nutrisi dalam menu tersebut telah diperhitungkan dengan baik. Kebutuhan akan zat gizi tetap terpenuhi meski tidak mengkonsumsi daging merah.

Contoh vegan meal plan adalah: sarapan dengan oatmeal yang dicampur susu kedelai atau susu almond dan ditambahkan topping buah favorit untuk memberikan kesan segar. Minumnya cukup air putih atau teh hijau. Jam 10 saat snacking pilih snack buah potong atau snack bar yang terbuat dari bahan nabati, misalnya dengan memanasaskan sirup maple atau selai kacang lalu ditaburi kacang tanah atau kacang almond  dan oatmeal. Masukkan adonan snack ke dalam cetakan lalu simpan dalam kulkas, saat dibutuhkan tinggal potong sesuai kebutuhan. Makan siang jam 12 atau jam 1 siang nikmati nasi merah dengan lauk tahu tempe. Snacking sore sekitar jam 4 sore bisa diisi dengan minum jus atau smoothies dari buah favorit. Makan malam jam 6 atau maksimal jam 7 malam dapat diisi dengan salad sayuran plus dressing favorit.

Variasi menu juga bisa dilakukan dengan cara memvariasikan cara mengolah dan teknik menyajikannya. Buah-buahan tidak hanya dikonsumsi sebagai buah potong, salad, jus atau smoothies, tetapi juga bisa dikreasikan seperti sate, dipanggang sebentar dengan olesan mayonaise. Sayuran tidak harus melulu dinikmati sebagai sayur berkuah, tumis, lalapan atau campuran jus tetap juga bisa diolah dengan teknik hot plate, digoreng crispy atau sate ala masakan China.

Mereview Pola Hidup Vegetarian

Istilah vegetarian dicetuskan pertama kali pada tahun 1847 dan diperkenalkan secara formal pada tanggal 30 September 1847 oleh Josep Brotherton dan rekan-rekannya di Northwood Villa, Kent, Inggris. Momen tersebut dikenal sebagai momen pertemuan pengukuhan Vegetarian Society Inggris.

Apakah menjadi vegetarian menyenangkan? Jika ditinjau dari hasilnya demi kesehatan tentu lebih baik dibandingkan mereka yang kegemarannya mengkonsumsi junk food. Resiko menderita kanker, hipertensi dan diabetes lebih rendah; kondisi tekanan darah, kadar gula dan kolesterol cenderung normal, berat badan pun terjaga di kisaran normal. Tubuh juga lebih segar, gerakan lebih lentur dan terasa enteng.

Jika ditinjau dari pola makan pelaku diet Vegetarian terbagi menjadi tiga kelompok besar. Pembagian jenis vegetarian ini didasarkan pada pola makan pelaku diet dalam menjalani aktivitasnya. Jenis-jenis vegetarian tersebut adalah:

  1. Vegan

Yaitu jenis vegetarian murni yang hanya mengonsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan dan  biji-bijian dan tidak mengonsumsi bahan pangan lain selaian bahan pangan nabati.

  1. Lacto Vegetarian

Merupakan kelompok vegetarian yang hanya mengonsumsi bahan pangan nabati dan berpantang terhadap bahan pangan hewani berupa daging (segala jenis daging), ikan (seafood), telur dan produk olahannya (seperti sosis, kornet, makanan kaleng), namun masih mentolerir untuk mengonsumsi susu dan produk olahannya (keju dan yoghurt).

  1. Lacto-ovo Vegetarian

Merupakan kelompok vegetarian yang mengonsumsi bahan nabati dan tidak mengonsumsi daging ternak, unggas dan segala jenis seafood. Namun masih memperbolehkan mengkonsumsi telur dan susu beserta produk olahannya.

Ketika memutuskan menjadi vegetarian maka tips-tips berikut ini selayaknya dipraktekkan agar diet agar niat untuk sehat bisa terwujud secara optimal:

1. Tekankan bahwa Buah dan Sayuran adalah Menu Utama

Jika orang-orang lain menempatkan buah sebagai makanan penutup dan sayuran sebagai pelengkap maka dalam pola makan vegetarian buah dan sayur adalah menu utama. Keuntungan menjadi vegetarian adalah buah dan sayur tidak selalu harus diolah dahulu sebelum dinikmati. Buah dan sayur bisa langsung dikonsumsi dalam kondisi segar meski tidak ada larangan untuk mengolahnya terlebih dahulu untuk dinikmati.

2. Boleh Mengonsumsi Karbohidrat

Vegetarian adalah kelompok masyarakat yang mengonsumsi bahan nabati, artinya diperbolehkan sumber karbohidrat nabati. Beras merah dan umbi-umbian (kentang dan ubi) adalah bahan alternatif yang disarankan sebagai sumber karbohidrat.

3. Menemukan Sumber Protein Alternatif

Tidak semua sumber protein berasal dari bahan hewani. Bahan pangan nabati juga bisa menjadi sumber protein yang cukup baik. Biji-bijian, kacang-kacangan dan cokelat adalah contoh sumber protein nabati.

Baca artikel lain mengenai Makanan Penyebab Kanker Otak