Cara Menaikan Berat Badan

Cara Menaikan Berat Badan Setelah Kemoterapi dengan Tepat dan Mudah

Penyakit kanker sangat kuat dan sel-selnya mudah sekali menyebar ke seluruh tubuh. Jika tidak dideteksi sejak awal maka bisa membuat lebih banyak dampak negatif bagi tubuh penderita. Jika sudah demikian maka harus dilakukan kemoterapi untuk membantu mengobati.

Meski kemoterapi merupakan pengobatan paling ampuh untuk penyakit kanker tapi bisa membuat kondisi tubuh penderitanya menjadi kurang baik. Salah satunya adalah berat badan jadi menurun. Penurunan berat badan ini harus ditangani dengan baik agar pasien bisa merasa lebih sehat.

Ketahui informasi mengenai cara menaikan berat badan setelah kemoterapi pada artikel ini. Langsung saja lihat pembahasannya sebagai berikut.

Cara Kerja Kemoterapi

Sebelum sampai ke pembahasan cara untuk menaikan berat badan penderita kanker sesudah kemoterapi, ketahui dulu bagaimana cara kerja kemoterapi. Jadi Anda bisa mendapatkan gambaran kenapa berat badan pasien bisa turun drastis.

Pada umumnya, kemoterapi memiliki tujuan untuk menyembuhkan kanker, mengendalikan penyebaran kanker, mencegah penyebaran kanker, dan meringankan gejala dari kanker.

Dalam proses kemoterapi, dokter akan memberikan zat kimia ke dalam tubuh pasien. Zat kimia tersebut bisa masuk ke aliran darah kemudian menghancurkan sel-sel kanker yang ada. Zat ini akan menyerang semua sel kanker yang berkembang cepat.

Selain itu, bisa berdampak kepada sel yang sehat juga karena namanya juga cairan, pastinya akan mengalir ke seluruh tubuh. Inilah yang menyebabkan adanya efek samping pada pasien yang sudah kemoterapi, salah satunya berat badan yang turun.

Zat kimia dengan bentuk cairan ini akan disuntikkan ke tubuh pasien. Jika sudah terlalu parah penyakit kankernya maka dosis yang diberikan bisa sangat tinggi. Kemoterapi akan dilakukan beberapa kali sampai sel kanker benar-benar hilang. Biasanya sampai 6 kali, sejak kemoterapi pertama jarak ke kemoterapi selanjutnya adalah tiga minggu. Begitu juga seterusnya.

Jika daya tahan tubuh penderita tidak kuat maka bisa terjadi beberapa efek samping, antara lain:

  • Rambut rontok.
  • Mual dan muntah.
  • Sel darah putih jumlahnya sedikit jadi bisa infeksi.
  • Masalah pendengaran.
  • Badan lemas karena kelelahan.
  • Terjadinya pendarahan dan trombosit jumlahnya rendah.
  • Sel darah merah kurang.
  • Masalah usus.
  • Masalah kesuburan dan kehamilan.
  • Kesehatan mental.

Penyebab Berat Badan Turun Selama dan Setelah Kemoterapi

Setelah mendapatkan obat kemo, penderita akan mengalami perubahaan keadaan tubuh. Ada yang mengalami kenaikan berat badan, ada juga yang justru mengalami penurunan berat badan secara drastis.

Beberapa alasan adanya pertambahan berat badan, antara lain:

  • Jumlah makanan atau porsi makan menjadi lebih banyak karena ada juga obat kemo yang membuat pasien punya nafsu makan lebih besar.
  • Kurang melakukan aktifitas fisik terutama setelah kemoterapi.
  • Jaringan lemak meningkat.
  • Terjadi pembengkakan akibat adanya penumpukan cairan.

Sementara itu, penurunan berat badan biasanya penyebabnya, antara lain:

  • Makan jadi lebih sedikit karena nafsu makan buruk atau menurun
  • Muntah
  • Diare
  • Dehidrasi
  • Mual
  • Kelelahan

Apabila Anda mengukur berat badan dan ternyata ada penurunan 2 kg dalam seminggu maka segera beritahu dokter. Jadi dokter bisa membantu Anda untuk mencarikan solusinya. Apalagi jika disertai dengan gejala-gejala seperti linglung, detak jantung tidak teratur atau cepat sekali, bibir jadi warna biru, sering mengantuk bahkan sulit bangun, pusing, mengalami tanda-tanda dehidrasi, kulit dan mulut kering, urin jadi memiliki warna gelap, dan pernapasan lebih cepat.

Berat badan pada pasien kanker akan tergantung sekali dengan kebiasaan yang dilakukan dan seberapa besar upaya mereka untuk tetap hidup. Meski terlihat sederhana, tapi penurunan berat badan pasien kanker setelah kemoterapi, sedikitnya 5 persen, bisa mengurangi kemungkinan bertahan hidup si pasien. Bahkan masalah ini dan kekurangan gizi menjadi penyumbang 20 persen angka kematian penderita kanker di seluruh dunia.

Tips Menaikan Berat Badan Ketika Selesai Kemoterapi

Langsung saja lihat bagaimana cara menaikkan berat badan bagi penderita kanker yang telah melakukan kemoterapi.

Memiliki Asupan Nutrisi dan Makanan yang Tepat

Orang yang tidak memiliki penyakit apapun saja bisa turun berat badannya apabila asupan makanan dan nutrisi tidak tepat. Apalagi pada penderita penyakit parah seperti kanker. Makanan yang paling bagus dikonsumsi untuk menaikkan berat badan setelah kemoterapi, antara lain:

  • Kentang yang ditumbuk kemudian dicampur dengan susu atau mentega, lalu dimasak. Kentang tumbuk juga memiliki sifat yang lunak jadi mudah dicerna dan dikunyah. Rasanya akan lembut dan ringan di perut jadi tidak membuat adanya rasa mual.
  • Keju dengan kandungan rendah lemak tapi tinggi protein. Jenis makanan ini bisa membuat proses penyembuhan lebih cepat dan tenaga juga bisa pulih.
  • Telur karena mempunyai kandungan protein yang lumayan tinggi kemudian bisa dikonsumsi dengan cara apapun. Contohnya jika ditambahkan dengan salad bisa membuat asupan kalori menjadi bertambah. Kalori adalah bahan yang paling dibutuhkan penderita sesudah kemoterapi.
  • Kacang-kacangan. Namun jangan dikonsumsi dengan cara ditambahkan rempah-rempah karena bisa membuat perut terganggu.
  • Sup karena memiliki kandungan mineral vitamin dan kalori. Akan lebih baik jika bahannya terbuat dari brokoli.
  • Jahe yang dijadikan minuman.
  • Puding agar bisa membuang rasa lelah dan mual.

Suplemen Tambahan

Dengan mengonsumsi suplemen tambahan maka proses penyembuhan setelah kemoterapi akan lebih cepat. Pilih suplemen yang punya sifat antioksidan. Suplemen yang dikonsumsi setelah kemoterapi bisa membuat dampak positif dari kemoterapi lebih meningkat.

Meski berkhasiat tetapi harus memilih suplemen yang sudah diperbolehkan oleh dokter agar tidak ada masalah kesehatan. Apalagi menyebabkan gangguan proses oksidatif yang terjadi pada DNA seluler. Meskipun suplemen tambahan juga berupa obat herbal tetap harus berdasarkan persetujuan dokter.

Jika kurang nafsu makan dan tidak mau mengkonsumsi suplemen maka harus ada inisiatif untuk mengatasinya, antara lain:

  • Membuat waktu makan jadi lebih menyenangkan, misalnya makan dengan anggota keluarga.
  • Olahraga supaya nafsu makan dapat meningkat.
  • Menjadikan makanan dengan tampilan yang unik dan cantik.
  • Mengkonsumsi makanan dalam porsi yang sedikit tetapi sering.

Tidur yang Cukup

Tidur yang cukup sangat penting setelah pasien selesai kemoterapi dan dalam masa pemulihan. Kemudian harus istirahat yang cukup supaya tetap kuat dan tidak mudah lelah. Untuk hal ini sepertinya tidak akan sulit karena biasanya memang pasien yang sudah menjalani kemoterapi akan mudah tidur.

Mudahnya pasien tidur setelah kemoterapi adalah dampak dari obat anti nyeri yang selalu diberikan dokter. Di dalam obat ini ada kandungan yang membuat pasien jadi bisa mengantuk lebih mudah. Jika tidak mempan Anda bisa minum 1 gelas susu hangat sebelum istirahat.

Cara lain untuk membuat Anda mudah tidur adalah pikiran harus tenang dan menciptakan suasa nyaman. Perasaan stres dan kekhawatiran akan kanker harus dihilangkan.

Makan dalam Porsi Kecil

Jika Anda masih malas makan harus tetap dipaksakan. Tidak apa-apa jika jumlahnya sedikit-sedikit asal kebutuhan makannya cukup. Jika biasanya harus makan 3 kali sehari dan Anda terlalu malas, bisa makan 6 kali tapi dalam porsi makanan yang kecil.

Dengan cara makan seperti ini juga tetap bisa membuat berat badan naik. Agar semakin baik, konsumsi yoghurt, manisan buah, dan minuman protein bubuk untuk pemenuhan kalori yang penting bagi penderita kanker.

Itulah dia informasi mengenai cara menaikan berat badan untuk pasien yang telah melakukan kemoterapi. Semoga yang disampaikan sini bermanfaat dan membantu anda untuk memiliki berat badan yang ideal kembali.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Herbal Kanker Nasofaring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.