Biopsi Kanker Payudara

Pengalaman Menjalani Biopsi Kanker Payudara

biopsi kanker payudaraKali ini kita akan membahas mengenai biopsi, biopsi sering kali dilakukan oleh dokter untuk meneliti jenis sel kanker. Biasanya biopsi ini dilakukan pada awal pengobatan untuk mengetahui jenis sel kanker dan menentukan pengobatan yang akan dilakukan. Kami ingin membagikan pengalaman kami melakukan biopsi pada kanker payudara stadium 4.

Apa itu Biopsi?

Bagi yang belum mengetahui biopsi, biopsi adalah tindakan medis yang dilakukan untuk mengambil sampel sel kanker. Biasanya biopsi dilakukan ketika anda pertama kali ke dokter. Ada berbagai macam cara biopsi anda bisa membaca melalui berbagai macam web yang sudah tersedia.

Tindakan biopsi dilakukan oleh dokter yang ahli biasanya dokter bedah atau jika kanker sudah menjalar ke kulit bisa dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Proses biopsi tidak sakit atau paling tidak sakitnya bisa ditolerir jika diharuskan melakukan irisan kecil biasanya dokter akan memberikan bius lokal saja.

Kenapa Perlu Dilakukan Biopsi?

Dokter tidak tahu apakah benjolan itu sel kanker atau bukan jadi untuk memastikan dokter perlu mengambil sampel dari benjolan itu dan menelitinya. Tujuan dari biopsi untuk mengetahui jenis sel kanker, khusus untuk kanker payudara menurut pengalaman kami akan dicek apakah kanker payudara ini bersifat PR+ atau PR- (akan kami jelaskan pada bagian berikutnya).

Tanpa biopsi dokter tidak akan mengetahui jenis dari sel kanker sehingga anda tidak bisa mendapatkan pengobatan kanker yang tepat. Misalnya jika diketahui kanker payudara ini bersifat hormonal maka anda bisa diberikan terapi homornal sebagai salah satu cara pengobatan kanker payudara.

Pentingnya Biopsi Pada Kanker Payudara

Hasil biopsiKenapa biopsi penting untuk penderita kanker payudara? Biopsi dapat digunakan untuk menentukan apakah sel kanker bersifat hormonal atau tidak. Jika ternyata bersifat hormonal seperti yang sudah kami jelaskan diatas anda bisa menggunakan terapi hormonal untuk mengobati kanker anda.

Kami akan memberikan contoh hasil biopsi pada kanker payudara sehingga anda bisa lebih jelas mengerti kenapa penting bagi dokter untuk melakukan biopsi. Ketika anda melakukan biopsi maka akan mengeluarkan hasil seperti ini:

  • Esterogen Reseptor (ER), jika hasilnya ER+ maka bersifat hormonal sehingga anda bisa menggunakan terapi hormon. Selain diketahui positif anda bisa mengetahui seberapa efektifnya terhadap hormon misal 90% maka kanker akan efektif ketika menggunakan terapi hormon.
  • Progesteron Reseptor (PR), jika hasilnya PR+ maka bersifat hormonal sehingga anda bisa menggunakan terapi hormon. Selain diketahui positif anda bisa mengetahui seberapa efektifnya terhadap hormon misal 90% maka kanker akan efektif ketika menggunakan terapi hormon.
  • HER2 adalah salah satu hasil yang akan muncul pada hasil biopsi. Ada 2 macam hasil yaitu HER2+ dan HER2-. Untuk mengetahui lebih detail biasanya dokter akan menyarankan melakukan FISH test.

Ketika hasil biopsi ER+ dan PR+ artinya sel kanker hanya makan hormon saja jadi terapi hormon bisa digunakan untuk mencegah aliran hormon agar tidak masuk ke sel kanker sehingga sel kanker akan kelaparan dan mati. Sebaliknya jika hasilnya ER- dan PR- maka sel kanker memakan segalanya bukan hanya hormon saja jadi terapi hormon tidak bisa digunakan untuk hal ini.

Sedangkan untuk HER2 ada 2 yaitu postif dan negatif, ketika hasilnya negatif menurut pengalaman kami pertumbuhan sel kanker tidak begitu ganas sedangkan jika positif sel kanker selalu aktif dan terus membelah diri jadi lebih ganas untuk itu perlu obat tambahan yang lebih efektif. Ada 3 obat yang bisa digunakan untuk HER2 Positif yaitu:

Pada bagian ini anda sudah mengerti pentignya biopsi untuk kanker payudara. Penjelasan yang kami berikan ini agak teknis sesuai dengan pengalaman yang kami alami ketika menjelani biopsi pada kanker payudara. Penjelasan teknis ini akan berguna bagi anda yang masih belum pengalaman menjalani biopsi.

Apakah Biopsi Membuat Sel Kanker Lebih Cepat Menyebar?

Nah pertanyaan ini yang paling sering ditanyakan oleh penderita kanker, apakah biopsi akan memperparah kanker? Menurut dokter bedah kanker payudara yang kami kunjungi di Singapura menjelaskan bahwa biopsi itu tidak membuat sel kanker menjadi lebih parah atau lebih cepat menyebar. Banyak rumor menjelaskan bahwa ketika sel kanker itu diam dan ketika diganggu tentu saja merespon gangguan itu dengan berkembang lebih cepat. Mana yang harus kita percaya? Pendapat kami adalah penjelasan dokter bedah yang harus kita jadikan patokan karena dokter sudah ahli di dalam bidangnya sedangkan itu hanya rumor yang sampai saat ini kami sendiri tidak bisa membuktikannya.

Pengalaman Melakukan Biopsi di Singapura

Bagian ini kami akan menceritakan singkat pengalaman kami menjalani biopsi di Singapura. Kami menjalani biopsi pada awal ketemu dokter. Biopsi dilakukan oleh ahli bedah kanker payudara kemudian dilakukan test dan hasilnya adalah ER+ dan PR+ sedangkan untuk HER2 masih belum jelas jadi perlu dilakukan FISH test. Hasil FISH test adalah HER2-, ini membuat kami bersyukur sekali karena kami tidak memerlukan obat sejenis herceptin. Obat herceptin tidak murah dulu kami mengecek harganya sekitar SGD 5000 untuk 1x injeksi saja.

Untuk hasil ER+ dan PR+ berarti kami bisa menjalani terapi hormon. Terapi hormon sangat mudah dan ringan bagi tubuh. Tujuannya adalah membendung kanker tidak mendapatkan hormon sebagai makanan jadi sel kanker akan mati. Setelah kami menjalani kemoterapi 8x kami bisa menggunakan terapi hormon untuk membuat sel kanker mati.

Untuk proses biopsi yang kami jalani tidak sakit, kami melakukan 2x di Singapura yaitu di awal sebelum pengobatan dan beberapa bulan setelahnya. Dan itu dilakukan oleh 2 dokter yang berbeda tetapi prosesnya tidak berat seperti operasi. Jadi anda jangan membayangkan bahwa biopsi itu seperti operasi besar.

Kesimpulan

Posting kali ini kami menceritakan mengenai pengalaman kami menjalani biopsi untuk kanker payudara dan hasil dari biopsi untuk kanker payudara. Kami juga menjelaskan sedikit mengenai hasil biopsinya. Semoga penjelasan singkat kami bisa membantu anda menjawab semua pertanyaan mengenai biopsi khususnya bagi anda penderita kanker payudara yang masih baru saja terdiagnosa. Semoga pengalaman yang kami ceritakan ini bisa membantu semua penderita kanker payudara yang ada di dunia khususnya di Indonesia.

Jika anda ingin bertanya atau berdiskusi silahkan bisa menuliskan pada bagian komentar di bawah posting ini. Kami dengan senang hati akan menjawabnya sebisa kami.

Baca artikel lain mengenai Efek Samping Radioterapi

6 thoughts on “Biopsi Kanker Payudara”

  1. Apakah terapi hormon tersebut bisa mengembalikan ukuran payudara keukuran semula? Saat ini sudah seberat 5kg. Namun kemarin disarankan biopsi terlebih dahulu.

    Terima kasih

    1. Jika sudah rusak karena kanker tidak akan bisa kembali seperti semula, Tetapi jika masih tahap awal dan sembuh ada kemungkinan bisa, tetapi pendapat saya kok kecil ya kemungkinannya.

  2. Maaf mau tanya apakah biopsi itu di bius lokal atau tdk?trus sberapa lama prosesnya?maaf apakah ibu sudah smbuh dri knker pyudrnya? Udh brapa bulan terapi hormon..?awal grjala ca pydra bgaimna yg ibu rsakan?

    1. Iya betul bius lokal. Untuk proses biopsi nya sebentar saja sedangkan untuk meneliti spesimen yang diambil butuh beberapa hari. Ibu saya sudah meninggal. Terapi hormon dulu dijalani setelah kanker agak mengecil. Dulu yang dirasakan payudara mengeras tetapi tidak membesar, yang membesar malah di ketiak.

  3. Sy ingin bertanya, jika pasien dtg sdh dlm kondisi tdk bs berjalan akibat kanker payudara,, apa doktrr msh mau menerima pasien utk dilakukan pengobatan??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ten − 9 =