Bidara Upas untuk Kanker

Manfaat Bidara Upas untuk Kanker dan Penggunaannya

Banyak orang yang belum mengatahui bahwa bidara upas atau Merremia Mammosa bermanfaat untuk pengobatan kanker. Tanaman yang memiliki daun berbentuk hati ini memiliki bunga berwarna putih oval, dan umbi seperti kentang. Bidara upas biasanya ditemukan di hutan dan ditanam di kebun.

Tanaman yang bisa mengatasi kanker ini sekarang digunakan untuk pengobatan alternatif dan baru digunakan pada awal abad ke-20. Bahan kimia yang terkandung di umbinya dipercaya dapat mengobati beberapa penyakit namun bukan merupakan sumber karbohidrat. Terdapat kandungan analgesik serta penetralisir racun pada tanaman ini. Biasanya digunakan sebagai obat herbat untuk meredakan penyakir organ pernapasan seperti tuberculosis.

Mengenal Bidara Upas

Bidara upas atau widara upas merupakan tumbuhan ubi-ubian yang berasal dari Filipina. Tanaman bidara upas tumbuh membelit dengan panjang yang bisa mencapai 6 meter. Karakter daunnya berbentuk hati oval. Memiliki umbi seperti kentang yang biasanya terdiri dari 6 buah dengan berat mencapai 5 kg atau lebih di tanah yang subur. Umbinya memiliki kulit tebal berwarna kuning kecoklatan dan getahnya putih.

Bunganya merupakan bunga majemuk dengan memiliki 1-4 kuntum dengan warna putih. Bidara upas memiliki bunga yang nantinya bisa berubah menjadi buah dan tidak akan jatuh. Bijinya berwarna abu-abu dengan tepi coklat.

Bidara upas yang awalnya dari Asia Tenggara kemudian menyebar di Indo-China. Tanaman ini banyak dbudidayakan di Malaysia dan Jawa, dengan habitat aslinya hutan. Kita bisa membudidayakannya denganc ara menaman stek batang, menanam umbi, atau memperbanyak dengan biji. Tanaman bidara upas akan merayap atau memanjat sehingga perli diberi pohon inang yang lebih besar untuk tempat merambat.

Manfaat Bidara Upas

Bidara upas memiliki manfaat untuk mengobati kanker karena mengandung bahan kimia seperti resin. Umbinya biasanya digunaan untuk terapi pengobatan kanker sebagai alternatif pengobatan selain medis. Manfaat lainnya yaitu dapat mengobadi demam, batuk, dipteri, sakit tenggorokan, pneumonia, konstipasi, diabetes, racun, gigitan ular, dan syphilis Lus.

Bidara upas mengandung polyphenol, triterpenoid, dan flavonoid. Menurut studi yang dikembangkan, bidara upas juga bermanfaat untuk mencegah replikasi virus HIV namun tidak dapat membunuh viru HIV. Umbinya juga dipakai untuk memperbanyak produksi air susu ibu.

Tak seperti umbi lainnya bidara upas tak bisa dijadikan sumber makanan atau sumber karbohidrat. Di Madura, tanaman ini secara turun-temurun digunakan untuk obat tuberkolosis. Serat batang bidara upas dapat digunakan untuk bahan pakaian yang mengkilat dan memberikan rasa sejuk bagi pemakainya.

Jika memiliki lahan yang subur dan sesuai maka kita bisa menanam bidara upas untuk tanaman obat. Namun tak perlu khawatir kesulitan menemukannya karena saat ini sudah ada produsen yang membuat ekstrak bidara upas.

Resep Bidara Upas

Bidara upas telah lama dipakai untuk pengobatan secara tradisional. Ada yang menggunakan umbibidara upas saja yang diambil sarinya atau ada pula yang mencampurkan bidara upas dengan bahan-bahan berkhasiat lainnya. Salah satu resep tradisional dari bidara upas untuk pengobatan yaitu:

  1. Siapkan 8 gram umbi bidara upas, 6 gram rhizome Kaemferia Galanga L, 3 daun betel, dan 3 gram cardamom.
  2. Rebus seluruh bahan herbal tersebut ke dalam air dengan api kecil.
  3. Gunakan air mendidih untuk menyeduh. Minum 2 kali dalam sehari setiap pagi dan sore.

Cara mengolah bidara upas lainnya, yaitu:

Siapkan 30 gram tanaman bidara upas yang telah dikeringkan sebanyak 30 gram, noni kering 20 gram, Phaleria kering 20 gram, dan jamur Lingzi 20 gram. Bersihkan semua bahan-bahan tersebut, rebus bahan-bahan tadi bersama 600 ml air sampai menjadi setengah gelas. Ambil airnya dan biarkan sampai hangat. Agar rasanya lebih enak, tambahkan dua sendok teh sirup bunga rosela.

Resep bidara upas untuk keracunan makanan:

Ambil umbi bidara upas secukupnya lalu cuci bersih. Setelah bersih parut dan saring dengan menggunakan kain bersih. Kita akan mendapatkan sarinya sekitar setengah gelas kemudian bisa langsung diminum.

Resep tradisional bidara upas khuss untuk kanker dan kusta, yaitu:

Sebanyak Ā¾ jari umbi bidara upas dicuci kemudian diparut. Tambahkan dengan 4 sendok makan air matang serta 2 sendok makan madu. Aduk sampai merata kemudian peras menggunakan kain bersih. Bagi untuk 3 kali minum yang dihabiskan dalam sehari. Minum pada pagi, siang, serta sore hari.

Bidara Upas dan Kanker

Kanker seperti yang kita ketahui disebabkan oleh beragam faktor baik itu dari genetis, gaya hidup, maupun faktor lingkungan. Seseorang yang memiliki gaya hidup buruk cenderugn lebih memiliki risiko kanker yang lebih tinggi daripada yang memiliki gaya hidup sehat. Namun faktor genetis yang diturunkan dari kedua orang tua kadang menjadi penyebab munculnya penyakit kanker. Begitu juga faktor lingkungan, misalnya saja pada radiasi bom atom yang menyebabkan banyak korban selamat ternyata terserang beragam penyakit salah satunya kanker.

Pengobatan medis untuk kanker sendiri ada beraneka macam mulai dari operasi sampai kemoterapi. Nah, meskipun sudah melakukan pengobatan secara medis banyak yang kemudian ingin mencoba pengobatan herbal, tradisional ataupun alternatif. Pengobatan alternatif tersebut bisa dilakukan dengan menggunakan berbagai bahan alami yang mengandung bahan antioksidan atau antikanker, salah satunya bidara upas.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bidara upas sendiri mengandungĀ  bahan-bahan yang dapat membantu kita untuk untuk mengatasi kanker mulai dari resin, pati dan zat pahit. Getah segar pada tanaman ini mengandung zat oksidase.

Penelitian tentang bidara upas untuk kanker sendiri memang belum banyak dilakukan. Bidara upas tergolong belum begitu terkenal di luar negeri sebagai bahan untuk obat-obatan. Meskipun demikian di Indonesia kita bisa memanfaatkan tanaman ini untuk pengobatan alternatif salah satunya penyakit kanker.

Pengobatan penyakit kanker dengan bidara upas tidak begitu sulit pengolahannya. Seperti yang telah dijalaskan, kita perlu memarut umbi dari tanaman ini kemudian menambahkan dengan air dan madu secukupnya lalu terakhir diperas. Tak sulit untuk melakukannya meski demikian penyakit kanker sendiri masih perlu penanganan medis apalagi jika sudah dalam tahapan yang cukup parah.

Jika kita kesulitan untuk mencari bidara upas segar, saat ini sudah ada ekstraknya. Obat herbal bidara upas yang berbentuk ekstrak tersebut berupa kapsul yang langsung bisa diminum. Jika kita membeli ekstraknya pastikan bahwa memang mengandung bahan alami 100 persen serta telah mengantongi izin resmi dari Depkes. Lihat kemasannya apakah memang tertutup dengan aman lalu label yang diberikan lengkap atau tidak. Obat herbal yang baik akan menyertakan aturan minum, kandungan, manfaat, serta masa kadaluarsa dari produk tersebut.

Tak hanya bidara upas, beberapa bahan herbal lainnya juga dapat digunakan untuk melawan kanker. Bahan-bahan tersebut antara lain kunyit putih, tapak dara, benalu, keladi tikus, daun dewa, serta mengkudu. Meskipun bahan herbal cenderung tidak memiliki efek samping tapi tetap harus berkonsultasi dengan dokter apakah bisa pengobatan kanker dilakukan bersamaan dengan pengobatan secara herbal.

Baca artikel lain mengenai Faktor Pemicu Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

19 − six =