Benalu Kelor

Benalu Kelor, Manfaatnya Untuk Kesehatan Sebagai Obat Kanker

Salah satu tumbuhan parasite yang banyak dikenal adalah tanaman benalu. Benalu dimasukan ke dalam kategori tanaman parasite karena memang keberadaannya yang tak mampu untuk membuat makanan sendiri dan mengambil makanan yang dihasilkan oleh tanaman yang ditumpanginya. Salah satu benalu yang dapat ditemui adalah benalu kelor, jenis benalu ini adalah benalu yang menempel pada tanaman kelor. Benalu kelor ini pun diketahui memiliki manfaat dalam dunia kesehatan, yaitu sebagai obat kanker.

Apa itu Tumbuhan Benalu?

Benalu merupakan salah satu jenis tumbuhan biji, sehingga benalu menghasilkan biji yang berukuran kecil. Dengan biji inilah, benalu akan mengalami perkembang biakan dan juga penyebaran. Penyebaran benalu dapat terjadi dengan tersebarnya biji yang dihasilkan. Biasanya dibantu dengan unggas atau hewan lain yang memakan biji benalu ini.

Sesaat setelah biji benalu menempel di satu bagian tanaman tertentu, biji benalu ini akan tumbuh. Pertumbuhan benalu disertai dengan pertumbuhan akar benalu yang dapat dikatakan sebagai bagian utama dari benalu.

Akar benalu akan tumbuh dan menancap kuat pada jaringan pengangkut tumbuhan yang ditempelinya. Dengan ini, maka benalu akan mampu untuk mengisap atau mengambil sari makanan yang dihasilkan oleh tumbuhan inang. Tak hanya sari makanan, benalu juga mampu menghisap air dan zat hara dari tanaman inang ini.

Tekstur biji benalu sedikit lengket. Hal ini untuk mempermudah penyebaran oleh hewan yang memakannya. Benalu yang lengket ini akan menempel pada hewan dan kemudian akan terjatuh pada satu tanaman tertentu untuk kemudian menempel pada tanaman ini.

Benalu Kelor

Benalu memang dapat hidup menempel di banyak tanaman. Sebut saja, tanaman dengan ukuran pohon yang besar dan biasanya memang hidup di daerah tropis. Beberapa jenis tanaman yang biasanya ditempeli oleh benalu adalah bambu, pohon alpukat, pohon salam, pohon randu, pohon belimbing, pohon asem, pohon durian, dan salah satunya adalah pohon kelor.

Penyebutan nama benalu kemudian disesuaikan dengan jenis tanaman yang ditumpanginya. Seperti, benalu yang tumbuh di pohon bambu disebut dengan benalu bambu, demikian pula dengan benalu yang menempel pada pohon kelor, disebut dengan benalu kelor.

Memang di Indonesia, pohon kelor memiliki makna yang sedikit ghoib bagi sebagian masyarakat tertentu. Sehingga, masih dianggap sedikit tabu. Walaupun saat ini sudah banyak ditemukan melalui beberapa hasil penelitian, bagaimana khasiat dari daun kelor yang dianggap sebagai makanan dengan kandungan gizi yang sangat tinggi.

Benalu yang hidup menumpang di pohon kelor disebut dengan benalu kelor atau juga dikenal dengan sebutan kemade kelor. Daun dari benalu kelor ini berbentuk lebar. Dalam setiap tangkai daun, dihasilkan tiga cabang daun. Daun dari benalu kelor termasuk ke dalam golongan daun yang dingin, dan memiliki kelenturan, serta batangnya juga lebih mudah patah.

Sedangkan akar dari benalu kelor, menempel pada pucuk pohon kelor, akar inilah yang memiliki fungsi untuk mengambil bahan makanan yang telah diproduksi oleh pohon kelor, lebih tepatnya mencuri makanan tersebut. Kemudian digunakan oleh benalu kelor untuk asupan makanan bagi  tanaman itu sendiri.

Benalu Kelor Sebagai Obat Anti Kanker

Kanker saat ini dianggap sebagai salah satu penyakit yang amat ditakuti oleh manusia. Penyakit kanker disebabkan oleh perkembangan sel kanker yang menyerang pada bagian tubuh manusia. Misalnya adalah rahim atau ovarium wanita, usus besar atau rectum, ginjal dan juga organ tubuh manusia yang lain.

Karena serangan sel kanker ini, maka bagian tubuh atau organ manusia yang diserang oleh sel kanker akan mengalami hambatan dalam pertumbuhannya. Selain itu, juga akan menyebabkan hilangnya kemampuan dari organ manusia tersebut untuk menjalankannya fungsi organnya. Lambat laun, jika dibiarkan tanpa penanganan, sel kanker yang tumbuh pada satu bagian tubuh manusia tersebut, juga akan menyebar ke bagian tubuh yang lainnya.

Pengobatan yang digunakan dalam mengatasi penyakit kanker saat ini terdiri atas tiga jenis pengobatan, yaitu kemoterapi, radiasi dan operasi. Ketiga cara pengobatan ini juga akan ditentukan berdasarkan keberadaan dari tingkat keparahan dari penyakit kanker tersebut.

Hanya saja, dalam pelaksanaannya, bisa jadi pengobatan kanker ini akan menyebabkan efek samping bagi si pasein. Misalnya adalah dalam hal menjalankan kemoterapi, ada efek samping yang banyak dikeluhkan oleh pasien.

Hal inilah yang menyebabkan kebanyakan penderita kanker berusaha untuk mendapatkan cara pengobatan yang lain, cara lain ini dikenal dengan pengobatan dengan menggunakan obat herbal. Misalnya dengan menemukan beberapa jenis tanaman yang dianggap memiliki manfaat atau khasiat sebagai obat anti kanker.

Salah satu tumbuhan yang telah ditemukan mampu untuk mengobati penyakit kanker ini adalah benalu. Ada banyak jenis benalu yang ada disesuiakan dengan jenis tanaman inang. Salah satu benalu yang memiliki khasiat sebagai obat kanker adalah benalu kelor, yaitu benalu yang hidup atau menumpang di pohon kelor.

Layaknya jenis benalu yang lainnya, benalu kelor juga memiliki kandungan senyawa kimia aktif yang dapat berfungsi untuk melawan perkembangan sel kanker yang menyerang tubuh. Sebut saja di dalam benalu kelor terdapat senyawa flavonoid, alkaloid, terpenoid, tannin dan ekstrak methanol. Beberapa jenis kandungan senyawa inilah yang dapat digunakan sebagai obat anti kanker, seperti flavonoid dan tannin.

Pemanfaatan benalu kelor sebagai obat anti kanker dapat dilakukan dengan mengambil beberapa pucuk daun benalu kelor. Kemudian diolah di dalam wadah alami, sebaiknya memang yang terbuat dari tanah liat seperti kendi dan menghindari penggunaan wadah dari metal seperti besi atau pun aluminium.

Kemudian dalam wadah tersebut dilakukan proses pemasakan di atas tungku api kayu bakar. Ditambahkan beberapa gelas air yang dituangkan di dalam wadah dan kemudian direbus. Perebusan dilakukan tanpa menggunakan penutup wadah, hal ini untuk membantu mempercepat proses penguapan air rebusan daun benalu kelor.  Setelah beberapa saat, air rebusan tersebut akan berkurang menjadi hanya tersisa sekitar 2 gelas saja.

Air rebusan daun kelor inilah yang kemudian digunakan sebagai obat anti kanker sebagai ganti dari proses penyembuhan melalui kemoterapi. Peminuman air rebusan benalu kelor ini dilakukan secara rutin dan terus menerus selama kurang lebih satu bulan.

Memang telah berhasil dibuktikan bahwa daun benalu mampu untuk mengatasi berbagai jenis penyakit kanker yang ada, sebut saja dari kanker usus, kanker rahim atau ovarium, kanker payudara, dan yang lainnya.

Selain itu, dengan kandungan senyawa yang telah disebutkan di atas, benalu juga dipercaya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan beberapa jenis penyakit yang lainnya. Sebut saja seperti mengatasi reumatik, menyembuhkan batu ginjal, sebagai obat alergi, sebagai obat diabetes alami, obat untuk penderita tekanan darah tinggi, dan juga obat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat yang ada di dalam darah.

Itulah beberapa manfaat dan khasiat dari benalu; salah satunya yaitu benalu kelor. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat mengenai penyembuhan penyakit kanker melalui bahan herbal alternatif.

Baca artikel lain mengenai Perawatan Pasca Kemoterapi

2 thoughts on “Benalu Kelor”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen + nineteen =