Bahaya MSG

Bahaya MSG dan Manfaat MSG yang Harus Diketahui Para Ibu

MSG adalah kependekan dari Monosodium Glutamat, sebuah penguat rasa yang membuat masakan dan aneka olahan menjadi lebih gurih. Belakangan ini muncul statemen di masyarakat dimana MSG memiliki efek buruk untuk tubuh di antaranya adalah menyebabkan penurunan daya kerja otak danĀ  sejumlah efek samping buruk lainnya. Tetapi apakan benar seperti berita yang beredar di luaran sana?

Bukan hal yang aneh jika kiita lebih menyukai makanan yang memiliki rasa gurih dan citarasanya kuat, maka kita akan menambahkan garam dan juga lemak dalam jumlah yang banyak supaya rasa gurih tersebut bisa tercapai. Tetapi dari berbagai studi ilmiah telah berhasil mengungkap bahwa diet tinggi lemak dan natrium justru menghasillan korelasi positif dengan berbagau penyakit mematikan seperti hipertensi, jantung koroner dan diabetes. Akhirnya, dicarilah jalan lain untuk mengurangi penggunaan garam dan lemak, MSG adalah solusinya.

Manfaat MSG untuk Kesehatan Tubuh

Walaupun bahaya MSG masih digaung-gaungkan di luaran sana, sesungguhnya MSG juga memiliki manfaat yang jauh lebih banyak jika dibandingkan dengan bahayanya. Berikut adalah rangkuman singkatnya.

  • Mengurangi pemakaian garam. Rasa umami yang berasal dari monosodium glutamat (MSG) diketahui miliki kandungan natrium yang hanya 1/3 dari garam meja, tentu saja penggunaannya pun lebih sedikit dibanding dengan garam meja biasa. Cukup gunakan sedikit MSG sudah mampu membuat masakan yang kita oleh sama lezatnya dengan penambahan garam dan lemak yang lebih banyak.
  • Aman untuk hipertensi. Penderita gula darah tinggi dianjurkan untuk menggunakan MSG alias vetcin alias micin sebagai pengganti garam, sebab sodiumnya jauh lebih kecil dibanding dengan garam biasa. Hitungannya jadi 5 gram garam sama dengan sebanyak 2.000 miligram MSG, jadi saat mengonsumsi 5 gram vetcin, sodiumnya cuma 600 miligram saja. Sebuah perbedaan yang sangat besar, kan?
  • Aman bagi lambung. Siapa yang sangka jika MSG rupanya aman untuk lambung? Dalam sebuah literatur kesehatan tahun 1993 Vasilevskaia L diungkap ternyata konsumsi MSG (dalam jumlah wajar) bisa meningkatkan cairan yang baik untuk lambung. Oleh sebab itu, mereka yang punya masalah lambung tak akan alami bahaya MSG walau konsumsi micin.
  • Diserap tubuh dengan baik. Banyak yang bilang bahwa micin atau MSG adalah bahan kimia, tapi sesungguhnya justru terbuat dari bahan alami, yakni hasil ekstraksi tebu, namun ada juga yang terbuat dari hasil ekstraksi singkong, lobak serta gandum. Perlu diluruskan bahwa micin atau MSG bukan dibuat dari ampas-ampas yang tanpa kandungan gizinya, justru berasal dari tetesan ekstrak murni bahan yang telah disebutkan di atas yang kemudian difermentasi dengan gunakan Brevi Bacterium Lactofermentum, sebuah bakteri khusus.
  • Bagus untuk kesuburan tanaman. Menyiram tanaman dengan air yang diberi campuran MSG akan membantu mempercepat pertumbuhannya. Selain itu tanaman juga akan menjadi lebih subur dibandingkan tanaman lain yang tidak diberi pupuk tambahan yang berupa MSG. Dengan menyiram tanaman gunakan air khusus berMSG, tanaman akan lebih cepat berbunga dan kelak kemudian segera berbuah. Hal ini tentu sangat menguntungkan bagi para petani. Mengurangi biaya pupuk, serta mempercepat panen bahkan bisa beberapa kali dalam satu tahun. MSG ternyata memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman yang tak didapatkan dari tanah, tak heran jika kemudian tumbuhan bisa tumbuh dengan lebih maksimal lagi.

Bahaya MSG atau Bahaya Micin Bagi Anak

Apapun itu, selalu ada kekurangan dan kelebihan karena kesempurnaan hanya milik Tuhan semata. Pun demikian dengan MSG yang hanyalah ciptaan manusia biasa, sekalipun memiliki banyak manfaat namun ada juga bahaya MSG yang bisa terjadi jika dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Berikut ini adalah bahaya MSG untuk anak yang harus diketahui.

Salah satu bahaya MSG jika dikonsumsi lebih dari batas aman per hari adalah mengganggu kinerja saraf, penguat rasa makanan ini bisa membuat keseimbangan neuro-transmitter jadi terganggu dan sebabkan beberapa masalah yang berhubungan dengan sistem saraf.

Mual-mual sampai muntah juga menjadi bahaya lain dari MSG, sebab produk ini adalah penguat rasa, maka bisa jadi memberikan reaksi negatif jika diberikan pada orang yang kondisinya sedang kurang fit. Tak hanya memunculkan rasa mual, akan tetapi juga bisa sampai muntah-muntah, apalagi untuk anak-anak.

Sakit kepala dan nyeri di wajah. Untuk beberapa orang yang alergi, muncul rasa nyeri di beberapa bagian wajah dan dalam beberapa kondisi bisa memperburuk migrain.

Apakah MSG penyebab kanker? Menurut Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, Sp. PD-KHOM, menyatakan bahwa MSG atau micin tidak menyebabkan kanker dan sudah terbukti secara klinis melalui penelitian yang dilakukan Food Standards Australia New Zealand (FSANZ). Walau begitu, jika mengonsumsi micin atau MSG dalam jumlah yang terlalu banyak dalam waktu yang berkepanjangan maka bisa memunculkan keluhan kesehatan, di antaranya adalah merusak jaringan tubuh, contohnya adalah pankreas dan selain itu juga bisa mempercepat penuaan.

Batas Aman Konsumsi MSG untuk Anak dan Dewasa

Setelah mengetahu manfaat dan bahaya MSG untuk kesehatan, kita tentu sudah bisa mengambil kesimpulan apakah micin merupakan bumbu yang berbahaya atau tidak. Selain itu, perlu diketahui bahwa batas maksimal untuk konsumsi MSG dalam sehari sesuai dengan rekomendasi WHO ialah sebanyak 6 gram saja per hari. Namun untuk Menkes RI memberikan rekomendasi batas aman untuk konsumsi MSG adalah hanya 5 gram saja.

Ketahuilah bahwa kebanyakan orang Indonesia itu hanya mengonsumsi sebanyak 0,65 gram MSG atau micin di setiap hari dan tentu saja angka tersebut adalah jumlah yang sangat sedikit dan jauh dari batas aman yang dianjurkan oleh WHO dan Menkes. Jadi tak perlu mengkhawatirkan efek samping atau bahaya MSG dengan konsumsi micin yang terbilang sangat sedikit itu, yang harus dikhawatirkan justu karena konsumsi makanan yang kurang sehat lain seperti fast food atau makanan yang dihangatkan berkali-kali sehingga nutrisinya hilang.

Lalu, bagaimana dengan konsumsi micin untuk anak? Batas MSG untuk dikonsumsi anak adalah sebanyak 2 gram per harinya dan jangan lebih dari itu supaya tidak ada efek buruknya untuk kesehatan anak. Tak apa tidak membiasakan si kecil untuk tak mengonsumsi MSG, akan tetapi yang lebih penting adalah mengedukasi anak untuk tidak mengonsumsi jajanan di pinggir jalan karena terpapar polusi, proses pembuatan yang tak higienis serta kandungan pengawet, pemanis dan berbagai bahan buatan lainnya.

Demikian adalah manfaat dan bahaya MSG untuk kesehatan tubuh, penting sekali untuk diketahui oleh masyarakat Indonesia yang sudah terlanjur mengecap MSG sebagai sumber kebodohan. AMSG aman untuk dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, pastikan tidak mengonsumsinya secara berlebihan dan perbanyak berolahraga serta terapkan gaya hidup sehat.

Baca artikel lain mengenai Khasiat Buah Bit Untuk Kanker

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

three × 5 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.