Bahaya Makan Gorengan

Bahaya Makan Gorengan Terlalu Banyak Adalah Kanker

bahaya makan gorenganGorengan siapa yang tidak suka? Kita orang Indonesia sangat suka dengan gorengan. Beda dengan tradisi di luar negeri yang cenderung makan makanan berkuah, misalnya orang singapura lebih suka makan makanan berkuah. Nah kali ini kita akan bahas mengenai bahaya makan gorengan yang bisa mengakibatkan kanker. Mengerikan bukan? Kanker saat ini masih tidak bisa diobati seperti penyakit flu biasanya, makan gorengannya enak tapi resiko belakangnya sangat besar.

Ciri-Ciri Gorengan Yang Tidak Sehat

Demi keuntungan yang banyak biasanya pedangan yang jual gorengan menghalalkan segara cara agar gorengannya murah dan enak. Gorengan yang saya maksud dalam hal ini bukan hanya gorengan seperti tahu goreng, ote-ote, dll tetapi semua makan yang cara masaknya di goreng. Berikut ini ciri-ciri gorengan yagn tidak sehat versi transfer factor formula:

  • Minyak goreng. Pernah kah anda perhatikan kalau orang yang jual makanan gorengan biasanya minyaknya sampai hitam baru diganti. Nah ini menyebabkan tidak sehat, makan gorengan saja sudah tidak sehat ditambah lagi minyaknya yang tidak sehat.
  • Plastik. Ini biasanya dilakukan oleh pedangan gorengan seperti pisang goreng, tahu goreng, ote-ote dll, saat memanaskan minyak goreng sekalian dengan plastik pembungkus minyak goreng dipanaskan sekalian. Katanya agar gorengan menjadi lebih renyah. Padahal itu adalah plastik dan plastik bukan untuk dimakan bukan? Hal ini tentunya sangat bahaya makan gorengan.
  • Tempat Pembawa Gorengan. Saat anda ingin membawa pulang ada berbagai macam tempat yang dipakai salah satunya dibungkus kantongan koran, atau kresek saja kenapa? Agar irit dan untung banyak penjualnya. Nah hal ini tentu saja tidak sehat. Koran pastinya kotor dan lagi kalau kena minyak apa kita ndak makan kotoran-kotoran yang melekat pada koran itu.

Kenapa Makan Gorengan Terlalu Banyak Mengakibatkan Kanker?

Ada berbagai macam sumber yang sudah kami kumpulkan kemudian kami sajikan ini kepada bagian ini berdasarkan sumber-sumber yang kami baca. Sumber-sumber nya dapat anda temukan pada link di bagian bawah posting ini. Langsung saja sekarang kenapa makan gorengan bisa terkena kanker? Jawabannya adalah karena makanan gorengan mengandung “Acrylamide”. Makanan yang mengandung banyak karbohidrat jika anda masak dengan temperatur tinggi dalam hal ini digoreng maka akan membentuk acrylamide. Acrylamide adalah Carcinogen yang berhubungan dengan sel kanker, berbagai macam jenis kanker dapat terbentuk akibat senyawa ini.

Sebagai contoh adalah kentang goreng, bagi orang barat kentang sudah menjadi makanan pokok dan biasanya kentang di goreng bukan? Seperti kentang goreng yang siap saji anda tinggal menggoreng saja terus langsung makan, nah disinilah terbentuk acrylimde. Acrylimde bisa menyebabkan berbagai macam kanker misalnya kanker rahim, kanker paru-paru, kanker ginjal, kanker tenggorokan, dsb.

Para peneliti taiwan mencoba menganalisa antara resiko kanker dengan konsumsi kentang goreng. Hasilnya adalah 1 atau 2 orang dari setiap 10.000 terkena kanker. Seberapa parah tergantung dari tingkat panas yang digunakan saat memasak kentang goreng. Untuk itu ada himbauan agar tidak memasak terlalu panas untuk mengurangi terbentuknya acrylimde tetapi tetap harus mempertahankan rasa dari makanan itu.

Acrylamide dan Resiko Kanker

Untuk mengetahui lebih detail mengenai arcylamide kami membuat 1 bagian khusus agar kita lebih paham betapa bahayanya senyawa ini yang terkadung di dalam gorengan. Kita mulai dari apa itu acrylamide? Acrylamide adalah senyawa yang dipakai pada umumnya oleh industri seperti membuat kertas dan plastik. Selain itu kandungan ini juga ditemukan pada asap rokok. Seperti yang sudah diceritakan sebelumnya bahwa senyawa ini terbentuk akibat memasak makanan yang digoreng, dibakar dan dioven. Acrylamide terbentuk dari Asam amino dan gula yang pada umumnya ada pada makanan.

Bagaimana memasak bisa membentuk acrylamide? Dengan anda memasak makanan dengan cara digoreng, dibakar atau dioven maka senyawa kandungan yang ada di dalam makanan akan membentuk acrylamide karena suhu yang tinggi. Memasak dengan suhu diatas 120 derajat celcius akan membentuk acrylamide, makin lama anda memasak maka makin banyak kandungan acrylamide pada makanan itu.

Berbagai macam penelitian mengenai acrylamide dan resiko terhadap kanker yang salah satunya adalah penelitian di Belanda yang menyebutkan bahwa orang yang terkena banyak kandungan acrylamide akan lebih beriko terkena kanker ginal tetapi tidak pada prostat. Nah maasih banyak penelitian lain yang belum kami sebutkan disini tetapi anda bisa baca pada sumbernya langsung.

Tips Mengurangi Resiko Kanker Dari Makanan Gorengan

Kali ini kita bahas cara mengurangi resiko kanker akibat makan gorengan. Kita di Indonesia untuk menghindari gorengan sangatlah susah karena sudah dari kecil kita makan makanan gorengan atau bakar-bakaran. Berikut ini adalah tips dari FDA untuk mengurangi kadar acrylamide:

  • Untuk memasak sejenis kentang, masaklah hingga menguning saja jangan sampai coklat. Warna coklat tandanya banyak kandungan acrylamide.
  • Untuk memasakan makanan beku (frozen food) ikuti pentunjuk yang ada pada produk makanan itu mengenai temperatur dan berapa lama harus memasaknya.
  • Jangan menyimpan kentang di dalam kulkas karena akan menambah kandungan acrylamide. Simpan pada daerah yang gelap, tempat sejuk seperti lemari.
  • Saat anda membakar roti lebih baik jangan sampai berwarna coklat cukup coklat sedikit saja langsung anda angkat.
  • Pilih biji kopi yang gelap saja karena kandungan acrylamide-nya lebih rendah. Acrylamide terbentuk pada saat biji kopi digoreng bukan saat anda menyeduh kopi.

Tips Mengurangi Makan Gorengan Berlebihan

Pada bagian ini kami ingin membagikan tips cara agar anda bisa mengurangi makan gorengan. Dari penjelasan di atas memang disebutkan berbagai macam cara agar meminimalkan terkontaminasi oleh acrylamide tetapi akan lebih baik jika kita tidak makan gorengan bukan. Berikut ini tips dari kami agar anda tidak makan gorengan berlebihan.

  • Boleh makan tetapi jangan terlalu banyak. Anda boleh makan tetapi anda harus bisa mengendalikan kapan harus berhenti. Kebanyakan orang ketika makan krupuk misalnya anda makan hingga habis nah ini kebiasaan yang salah. Anda harus rubah misalnya anda makan sedikit saja sisa-nya buat hari besok lagi.
  • Terapkan pola pikir kalau banyak makan gorengan bisa sakit. Ketika anda punya pikiran itu maka anda akan ragu untuk makan gorengan jadi lama kelamaan anda hanya akan makan gorengan sedikit saja.
  • Ingat kejadian yang bikin anda sakit saat anda banyak makan gorengan. Misalnya ketika anda banyak makan gorengan terus besok sakit tenggorokan maka ingatlah kejadian itu agar ada efek jera sehingga anda tidak makan gorengan terlalu banyak.
  • Biasakan makan makanan berkuah. Jika anda membiasakan makan makanan berkuah maka secara otomatis lama kelamaan anda tidak akan suka makan makanan gorengan. Karena badan anda lebih sensitif terhadap gorengan, jadi ketika sudah lama menjauhi gorengan kemudian anda makan gorengan maka badan anda akan menolaknya dengan cara anda langsung sakit tenggorokan. Dengan adanya sakit tenggorokan anda diberi alarm oleh tubuh anda agar anda STOP gorengan.

Pada intinya anda makan gorengan sedikit saja tetapi jangan banyak-banyak lama kelamaan badan anda tidak akan mau menerima makanan gorengan. Pada tahap ini lah anda sudah sukses menjauhi gorengan. Bukan berarti kalau makan gorengan sedikit anda sakit adalah jelek, malah itu adalah sebaliknya. Alarm tubuh anda bagus karena ada sesuatu yang jelek langsung terjadi penolakan dengan tanda anda sakit.

Kesimpulan

Secara singkat menjaga makanan sangat penting untuk anda bisa jauh penyakit kanker. Jaga makanan hanya salah satu faktor agar anda tidak kena kanker dan makanan gorengan adalah salah satu makanan yang harus anda jauhi. Semoga tips ini akan menjauhkan anda dari penyakit kanker dan semoga anda bisa makin sehat dengan membaca posting ini. Jika ada pertanyaan atau pengalaman pribadi dengan makan gorengan langsung saja share dengan kami pada bagian komentar di bawah posting ini.

Baca artikel lain mengenai Cara Mencegah Kanker

Source
Source 1
Source 2
Source 3
Source 4
Source 5
Source 6

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

12 + 5 =