All posts by Eddy

Penyakit Kanker Serviks

Mengenal Dan Mecegah Penyakit Kanker Serviks Sejak Dini

Penyakit Kanker ServiksKita semua tahu bahwa kanker pada umumnya adalah penyakit fatal dan mayoritas kasus kanker serviks disebabkan oleh human papillomavirus yang berkembang menjadi sel khusus yang terletak disitus serviks, yakni antara vagina dan rahim.

Berdasarkan data WHO bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker nomor 2 (dua) yang paling sering menyerang perempuan yang berada di negara-negara berkembang seperti Indonesia, setelah kanker payudara. Tahun 2012, ada sekitar 20.928 wanita Indonesia yang tedeteksi kanker tersebut dan 9.498 diantaranya meninggal dunia.

Kasus kanker serviks di negara-negara berkembang seperti Indonesia memang sangat tinggi dan menyebabkan kematian setiap hari tapi itu tidak bagi di negara-negara maju, perempuan disana tidak lagi meninggal akibat kanker tersebut, itu terjadi berkat kemajuan medis yang cukup memadai di negara tersebut.

Mengenal Human Papillomavirus (HPV) Penyebab Penyakit Kanker Serviks

Infeksi Virus papiloma manusia atau human papillomavirus di singkat HPV adalah penyakit infeksi menular seksual (IMS).

Human papillomavirus bersama dengan polyomavirus diklasifikasikan dalam keluarga Papovaviridae. Ini adalah virus DNA yang mempengaruhi sel-sel epitel datar dan metaplastic (bentuk yang jarang dari kanker payudara). Dan ada lebih dari 200 genotipe HPV yang berbeda dan lebih dari 50% dapat mempengaruhi saluran genital pada manusia.

Saat ini diyakini bahwa infeksi Human Papillomavirus adalah penyakit seksual menular yang paling umum di dunia, diklaim bahwa virus tersebut telah menginfeksi lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia dan lebih dari 60% dari populasi wanita memiliki infeksi ini, dalam banyak kasus, itu adalah sementara.

Salah Satu penelitian menemukan HPV pada 77% wanita positif HIV. HPV menular dengan mudah melalui kontak seksual. HPV lebih berdampak terhadap wanita yang aktif melakukan hubungan seksual pada usia dini serta menjalani pola hidup buruk, seperti merokok sebagai faktor yang paling umum untuk sakit kanker serviks.

Pada umumnya penyebab kanker serviks adalah pengembangan dari sel-sel abnormal pada lapisan permukaan serviks yang dikenal sebagai displasia serviks, ketika dysplasia serviks tidak diobati dengan benar, dapat tumbuh tumor dan menyebar ke jaringan yang lebih dalam dari leher rahim.

Pengobatan infeksi virus papiloma manusia (HPV) bukanlah tugas yang mudah, meskipun saat ini ada vaksin yang berbeda, pengobatan dengan pemberian obat, menggunakan metode fisik atau bedah untuk penghancuran lesi yang disebabkan oleh virus masih terus diupayakan.

Mengenal Displasia Serviks

Displasia Serviks adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan pertumbuhan sel yang abnormal yang melapisi permukaan serviks. Wanita sakit kanker tersebut dihubungkan dengan infeksi human papiloma virus dan umumnya kasus ini terjadi pada perempuan yang melakukan hubungan seksual pada usia dini atau kurang dari 18 tahun, dan sering bergonta-ganti pasangan dalam berhubungan seksual, merokok dam faktor risiko lain, seperti konsumsi obat-obatan tertentu dan terlarang yang menekan sistem kekebalan tubuh.

Beberapa jenis HPV dapat menyebabkan kutil atau pertumbuhan sel yang tidak normal di daerah kelamin dalam atau di sekitar leher rahim atau dubur.

Gejala Seorang Wanita Menderita Kanker Serviks

  1. Pendarahan abnormal vagina setelah berhubungan seksual
  2. Keputihan dengan bau yang tidak menyenangkan,
  3. Merasa nyeri saat melakukan hubungan seksual, nyeri panggul atau pinggang dan lain-lain.

Tingkatan Kanker Serviks

Stadium 1, kanker serviks pada tingkatan ini tidak bisa menjalani operasi dan pasien hanya bisa diobati dengan metode radikal histerektomi atau radioterapi.

Selain itu. pasien harus menyadari bahwa tidak ada istilah sembuh melainkan five-year survival rate (FYSR) atau kemungkinan lima tahun bertahan. Dan peluang sembuh 80 sampai 99 persen.

Stadium 2, kanker pada tingkatan ini, yakni sel kanker telah menjalar ke mulut rahim, namun belum menyentuh parametrium (jaringan renggang di sekitar uterus). Selain itu, pasien mungkin belum merasakan efek sakit saat sel-sel kanker merangsek masuk ke parametrium.

Pasein dengan kanker tingkatan ini akan mengalami masalah pegal-pegal dan tidak enak di perut. Gejala yang bisa ditengarai, post-coital bleeding (pendarahan setelah berhubungan intim). Kalau tumor sudah membesar, bisa pendarahan sendiri saat berjalan. Peluang sembuh 60 sampai 90 persen.

Stadium 3, pasien mulai kesulitan saat akan buang air kecil sebab ginjalnya telah membesar dan menghalangi aliran urine. Peluang sembuh 30 sampai 50 persen.

Stadium 4, kanker serviks telah menyebar ke kandung kemih, rectum atau yang lainnya. Pengobatan kanker stadium ini biasanya dilakukan dengan radioterapi dan kemoterapi dan dikombinasikan dengan obat. Peluang sembuh cuma 20%.

Pencegahan Kanker Serviks

Menjalani gaya hidup sehat adalah salah satu faktor terhindar dari beragam jenis kanker seperti kanker serviks.

  1. Olahraga Rutin

Sebuah penelitian sebelumnya menemukan fakta bahwa olahraga secara teratur dapat membantu seseorang wanita mengurangi risiko mengembangkan jenis-jenis kanker, seperti kanker usus besar, payudara, kanker ovarium, dan endometrium, termasuk mengendalikan angka kegemukan dan kecanduan merokok.

Selain itu, penelitian paling baru menemukan bahwa wanita yang rajin olahraga lebih mungkin untuk terhindar dari sakit kanker serviks.

  1. Menjaga kebersihan pakaian dalam

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi pada leher rahim yang berada di antara vagina dan rahim. Penting bagi seorang wanita untuk menjaga kebersihan pakaian dalam dan organ intinya.

Selain pakaian dalam, seorang perempuan juga harus sering mengganti pembalut saat sedang menstruasi untuk menghindari tumpukan bakteri di sekitar vagina.

  1. Tidak melakukan kontak seksual

Baik wanita dan laki-laki yang sering melakukan seks bebas, adalah besar kemungkinan tertular penyakit mematikan, yakni AIDS. Selain itu, wanita melakukan kontak seksual dengan sering mengganti pasangan seks lebih mungkin memiliki peluang sakit kanker serviks.

Sebagai wanita masih usia dini, hindari melakukan kontak seksual karena aktivitas itu dapat menyebabkan kanker serviks.

  1. Berhenti Merokok

Merokok adalah pola gaya hidup buruk dan memang bukan penyebab utama kanker serviks. Tetapi merokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan imun tubuh kalah dalam melawan virus HPV sebagai penyebab kanker serviks.

Selain itu, zat yang bersifat karsinogenik pada sebatang rokok turut membantu pertumbuhan virus HPV menjadi lebih aktif.

  1. Hindari Mengkonsumsi makanan cepat saji

Makanan junk food atau makanan cepat saji sudah diketahui mengandung zat karsinogenik sebagai penyebab kanker. Selain itu, mengkonsumsi makanan, seperti daging yang di panggang atau bakar juga bisa menjadi penyebab sakit kanker serviks, sebab bagian yang hitam atau gosong pada daging tersebut, mengandung arang sisa pembakaran yang tidak bisa diolah oleh tubuh sebagai pemicu jenis kanker, seperti kanker serviks.

  1. Mengusir Stres

Gangguan psikologis diketahui sebagai sumber penyakit kanker dan tak ada bedanya dengan kebiasaan merokok, stres yang tidak diatasi dengan benar dapat menurunkan kekebalan sistem tubuh, sehingga sulit untuk melawan virus HPV.

Mengusir stres dapat dilakukan dengan kegiatan positif, seperti olahraga pagi dan sore secara teratur, mengunjungi tempat-tempat wisata, memancing dan aktivitas lainnya yang bersifat menyenangkan, dari semua aktivitas tersebut memiliki efek positif seperti menghilangkan masalah sebagai pemicu stres, memperbaiki suasan hati menjadi lebih baik, memperbaiki tekanan darah dan sebagainya.

  1. Diet sehat

Pekerjaan satu ini sering dilakoni oleh para wanita muda untuk mendapatkan ukuran tubuh proposianal atau langsing, tapi pekerjaan ini bisa fatal bagi kesehatan mereka jika dilakukan dengan cara yang salah.

Diet yang salah menyebabkan gangguan depresi dan kehilangan sistem kekebalan tubuh sebagai pemicu perkembangan kanker serviks.

Baca artikel lain mengenai Efek Samping Radioterapi

Biopsi Kanker Payudara

Pengalaman Menjalani Biopsi Kanker Payudara

biopsi kanker payudaraKali ini kita akan membahas mengenai biopsi, biopsi sering kali dilakukan oleh dokter untuk meneliti jenis sel kanker. Biasanya biopsi ini dilakukan pada awal pengobatan untuk mengetahui jenis sel kanker dan menentukan pengobatan yang akan dilakukan. Kami ingin membagikan pengalaman kami melakukan biopsi pada kanker payudara stadium 4.

Apa itu Biopsi?

Bagi yang belum mengetahui biopsi, biopsi adalah tindakan medis yang dilakukan untuk mengambil sampel sel kanker. Biasanya biopsi dilakukan ketika anda pertama kali ke dokter. Ada berbagai macam cara biopsi anda bisa membaca melalui berbagai macam web yang sudah tersedia.

Tindakan biopsi dilakukan oleh dokter yang ahli biasanya dokter bedah atau jika kanker sudah menjalar ke kulit bisa dilakukan oleh dokter spesialis kulit. Proses biopsi tidak sakit atau paling tidak sakitnya bisa ditolerir jika diharuskan melakukan irisan kecil biasanya dokter akan memberikan bius lokal saja.

Kenapa Perlu Dilakukan Biopsi?

Dokter tidak tahu apakah benjolan itu sel kanker atau bukan jadi untuk memastikan dokter perlu mengambil sampel dari benjolan itu dan menelitinya. Tujuan dari biopsi untuk mengetahui jenis sel kanker, khusus untuk kanker payudara menurut pengalaman kami akan dicek apakah kanker payudara ini bersifat PR+ atau PR- (akan kami jelaskan pada bagian berikutnya).

Tanpa biopsi dokter tidak akan mengetahui jenis dari sel kanker sehingga anda tidak bisa mendapatkan pengobatan kanker yang tepat. Misalnya jika diketahui kanker payudara ini bersifat hormonal maka anda bisa diberikan terapi homornal sebagai salah satu cara pengobatan kanker payudara.

Pentingnya Biopsi Pada Kanker Payudara

Hasil biopsiKenapa biopsi penting untuk penderita kanker payudara? Biopsi dapat digunakan untuk menentukan apakah sel kanker bersifat hormonal atau tidak. Jika ternyata bersifat hormonal seperti yang sudah kami jelaskan diatas anda bisa menggunakan terapi hormonal untuk mengobati kanker anda.

Kami akan memberikan contoh hasil biopsi pada kanker payudara sehingga anda bisa lebih jelas mengerti kenapa penting bagi dokter untuk melakukan biopsi. Ketika anda melakukan biopsi maka akan mengeluarkan hasil seperti ini:

  • Esterogen Reseptor (ER), jika hasilnya ER+ maka bersifat hormonal sehingga anda bisa menggunakan terapi hormon. Selain diketahui positif anda bisa mengetahui seberapa efektifnya terhadap hormon misal 90% maka kanker akan efektif ketika menggunakan terapi hormon.
  • Progesteron Reseptor (PR), jika hasilnya PR+ maka bersifat hormonal sehingga anda bisa menggunakan terapi hormon. Selain diketahui positif anda bisa mengetahui seberapa efektifnya terhadap hormon misal 90% maka kanker akan efektif ketika menggunakan terapi hormon.
  • HER2 adalah salah satu hasil yang akan muncul pada hasil biopsi. Ada 2 macam hasil yaitu HER2+ dan HER2-. Untuk mengetahui lebih detail biasanya dokter akan menyarankan melakukan FISH test.

Ketika hasil biopsi ER+ dan PR+ artinya sel kanker hanya makan hormon saja jadi terapi hormon bisa digunakan untuk mencegah aliran hormon agar tidak masuk ke sel kanker sehingga sel kanker akan kelaparan dan mati. Sebaliknya jika hasilnya ER- dan PR- maka sel kanker memakan segalanya bukan hanya hormon saja jadi terapi hormon tidak bisa digunakan untuk hal ini.

Sedangkan untuk HER2 ada 2 yaitu postif dan negatif, ketika hasilnya negatif menurut pengalaman kami pertumbuhan sel kanker tidak begitu ganas sedangkan jika positif sel kanker selalu aktif dan terus membelah diri jadi lebih ganas untuk itu perlu obat tambahan yang lebih efektif. Ada 3 obat yang bisa digunakan untuk HER2 Positif yaitu:

Pada bagian ini anda sudah mengerti pentignya biopsi untuk kanker payudara. Penjelasan yang kami berikan ini agak teknis sesuai dengan pengalaman yang kami alami ketika menjelani biopsi pada kanker payudara. Penjelasan teknis ini akan berguna bagi anda yang masih belum pengalaman menjalani biopsi.

Apakah Biopsi Membuat Sel Kanker Lebih Cepat Menyebar?

Nah pertanyaan ini yang paling sering ditanyakan oleh penderita kanker, apakah biopsi akan memperparah kanker? Menurut dokter bedah kanker payudara yang kami kunjungi di Singapura menjelaskan bahwa biopsi itu tidak membuat sel kanker menjadi lebih parah atau lebih cepat menyebar. Banyak rumor menjelaskan bahwa ketika sel kanker itu diam dan ketika diganggu tentu saja merespon gangguan itu dengan berkembang lebih cepat. Mana yang harus kita percaya? Pendapat kami adalah penjelasan dokter bedah yang harus kita jadikan patokan karena dokter sudah ahli di dalam bidangnya sedangkan itu hanya rumor yang sampai saat ini kami sendiri tidak bisa membuktikannya.

Pengalaman Melakukan Biopsi di Singapura

Bagian ini kami akan menceritakan singkat pengalaman kami menjalani biopsi di Singapura. Kami menjalani biopsi pada awal ketemu dokter. Biopsi dilakukan oleh ahli bedah kanker payudara kemudian dilakukan test dan hasilnya adalah ER+ dan PR+ sedangkan untuk HER2 masih belum jelas jadi perlu dilakukan FISH test. Hasil FISH test adalah HER2-, ini membuat kami bersyukur sekali karena kami tidak memerlukan obat sejenis herceptin. Obat herceptin tidak murah dulu kami mengecek harganya sekitar SGD 5000 untuk 1x injeksi saja.

Untuk hasil ER+ dan PR+ berarti kami bisa menjalani terapi hormon. Terapi hormon sangat mudah dan ringan bagi tubuh. Tujuannya adalah membendung kanker tidak mendapatkan hormon sebagai makanan jadi sel kanker akan mati. Setelah kami menjalani kemoterapi 8x kami bisa menggunakan terapi hormon untuk membuat sel kanker mati.

Untuk proses biopsi yang kami jalani tidak sakit, kami melakukan 2x di Singapura yaitu di awal sebelum pengobatan dan beberapa bulan setelahnya. Dan itu dilakukan oleh 2 dokter yang berbeda tetapi prosesnya tidak berat seperti operasi. Jadi anda jangan membayangkan bahwa biopsi itu seperti operasi besar.

Kesimpulan

Posting kali ini kami menceritakan mengenai pengalaman kami menjalani biopsi untuk kanker payudara dan hasil dari biopsi untuk kanker payudara. Kami juga menjelaskan sedikit mengenai hasil biopsinya. Semoga penjelasan singkat kami bisa membantu anda menjawab semua pertanyaan mengenai biopsi khususnya bagi anda penderita kanker payudara yang masih baru saja terdiagnosa. Semoga pengalaman yang kami ceritakan ini bisa membantu semua penderita kanker payudara yang ada di dunia khususnya di Indonesia.

Jika anda ingin bertanya atau berdiskusi silahkan bisa menuliskan pada bagian komentar di bawah posting ini. Kami dengan senang hati akan menjawabnya sebisa kami.

Baca artikel lain mengenai Efek Samping Radioterapi

Manfaat Daun Sirsak dan Kulit Manggis

Gunakan Manfaat Daun Sirsak dan Kulit Manggis Untuk Membunuh Kanker

Posting kali ini kita akan membahas mengenai manfaat daun sirsak dan kulit manggis. Anda semua sudah mendengar bahwa rebusan daun sirsak dosisnya seperti 10.000x obat kemo begitu pula dengan kulit manggis. Apakah itu benar? Apakah ada buktinya? Kami sendiri sampai saat ini belum menemukan bagaimana bisa dikatakan 10.000x lebih hebat dari kemoterapi.

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas berdasarkan apa yang sudah kami alami dalam menggunakan daun sirsak, buah sirsak dan kulit manggis untuk obat herbal kanker payudara. Berikut ini adalah testimonial dari kami semoga bisa berguna bagi penderita kanker di dunia.

Manfaat Daun Sirsak Dan Efek Sampingnya

daun-sirsakSingkat kata kami sendiri masih belum percaya kalau daun sirsak bisa menyembuhkan kanker karena kami sendiri belum menjumpai survivor kanker yang berhasil sembuh hanya dengan rebusan daun sirsak. Jika ada bisa mengontak kami pada email kami akan kami interview dan menjadikan interview anda sebagai inspirasi untuk penderita kanker lainnya.

Untuk manfaat secara detailnya manfaat daun sirsak anda pasti sudah memperolehnya dari website lain, sedangkan yang kami tekankan disini adalah pengalaman kami dalam menggunakannya untuk berperang dengan kanker payudara. Pengalaman kami adalah merebus 7 lembar daun sirsak dan meminumnya, hasil yang terjadi adalah pinggang menjadi linu-linu dan sakit begitu pula dengan lutut. Itu masih baru pertama kali minum. Ini mungkin hanya terjadi pada kasus kami saja, jadi ini membuktikan bahwa rebusan daun sirkak tidak teruji klinis.

Analisa yang kami peroleh akibat itu adalah bahwa obat herbal tetap berefek samping tidak hanya kemoterapi saja herbal pun tetap ada efek sampingnya. Kenapa bisa linu dan sakit pada persendian pendapat kami adalah sifat rebusan daun sirsak itu “dingin” jadi membuat badan kita terlalu dingin sehingga persendian jadi sakit.

Memang kandungan dari daun sirsak dapat membunuh sel kanker tetapi apakah penderita kanker bisa menerima efek sampingnya? Untuk kasus kami, kami tidak bisa menerima efek samping itu karena baru minum 1x saja sudah linu dan sakit. Untuk itu terapi herbal daun sirsak kami STOP.

Manfaat Kulit Manggis dan Efek Sampingnya

kulit manggis

Untuk kulit manggis anda juga sudah mengetahuinya bahwa manfaat dari kulit manggis dapat membunuh sel kanker. Kami juga menggunakan obat herbal ini untuk mengobati kanker payudara. Yang kami lakukan adalah:

  • Menjemur kulit manggis hingga kering
  • Memblender kulit manggis hingga halus
  • Memasukkannya ke dalam kapsul
  • Meminumnya rutin sehari 3x.

Efek yang kami rasakan waktu itu adalah pada area kanker terasa panas (analisa kami adalah kanker mungkin berperang dengan obat herbal jadi timbul rasa panas itu), hal ini sama dengan kemoterapi yang sudah kami jalani sebelumnya.

Kemudian selang beberapa hari ternyata herbal kulit manggis juga mempunyai efek samping yaitu susah buang air besar. Jadi analisa kami adalah kulit manggis sifatnya panas sehingga membuat susah buang air besar tapi paling tidak ketika meminumnya ada efek panas yang bisa diartikan bereaksi dengan kanker. Tetapi kami juga tidak berhasil sembuh dengan kulit manggis, bagi anda survivor kanker yang membaca blog kami ini, kami berharap kesediaannya untuk mengontak kami dan membagi pengalaman anda bagaimana bisa sembuh dengan kulit manggis.

Kombinasi Manfaat Buah Sirsak dan Kulit Manggis

Setelah 2 bagian diatas ini kami sudah membuktikan tidak bekerja dengan baik pada kasus kami jadi kami mulai mencari informasi lagi mengenai sirsak dan manggis. Kami membaca dari internet memang kadungan dari daun sirsak dan kulit manggis dapat membunuh sel kanker tetapi kenapa tidak bekerja pada kasus kami, ini yang menjadi pertanyaan yang tidak bisa terjawab. Oleh karena itu kami menggunakan cara lain menggabungkan keduanya, berikut ini pengalaman kami.

Pengalaman Kami

Tetap menggunakan kulit manggis tetapi sirsaknya kami menggunakan buahnya yang masih setengah matang. Berikut ini cara mengolah kami:

  • Buah manggis kami ambi kulitnya dan dijemur sampai kering.
  • Blender hingga halus.
  • Sirsak kami ambil buahnya yang masih mentah terus kami potong-potong tipis-tipis dan dijemur sampai kering.
  • Setelah terus di blender sampai halus.
  • Kedua hasil blender antara kulit manggis dan buah sirsak kami campur dan kami masukkan ke dalam kapsul.

Hasilnya kami berhasil menekan efek samping dari keduanya. Sirsak yang sifatnya dingin dan kulit manggis yang sifatnya panas ketika dipaduan menjadi balance (seimbang). Jadi persedian tidak linu/sakit dan buang air besar bisa tetap lancar. Tetapi sayangnya dari terapi obat herbal ini masih belum mampu menyembuhkan kasus kami yaitu kanker payudara stadium 4.

Apakah Ada Survivor Yang Berhasil Sembuh Dari Daun Sirsak atau Kulit Manggis

Pada bagian ini kami khususkan bagi survivor kanker yang berhasil sembuh dari daun sirsak atau kulit manggis untuk share kepada kami. Kami mohon untuk menghubungi kami melalui email transferfactorformula@gmail.com cerita anda bisa sembuh dari kanker dengan menggunakan daun sirsak atau kulit manggis.

Jika diperkenankan kami ingin melakukan interview atau paling tidak via chatting atau email sehingga anda bisa bercerita kisah perang anda dengan kanker dan bisa menginspirasi semua penderita kanker di dunia.

Kesimpulan

Dari semua bagian kami sudah menceritakan pengalaman kami menggunakan daun sirsak, buah sirsak dan kulit manggis sebagai senjata kami berperang dengan kanker payudara dan kami kalah karena semuanya tidak bekerja sesuai apa yang kami harapkan. Semoga pengalaman kam ini bisa membantu anda semuanya yang sekarang sedang berjuang melawan kanker. Bila anda ingin share atau berkomentar silahkan langsung menuliskan di bawah posting ini.

Baca artikel lain mengenai Pengobatan Kanker Dengan Radioterapi