All posts by Eddy

Bunga dolar

Sembuhkan Kanker dengan Bunga Dolar. Nyata atau Hoax?

Bunga Dolar namanya. Sebuah nama yang unik dan membuat kita terkesan begitu mendengarnya. Konon, bunga ini membawa peruntungan bagi yang menanamnya. Anehnya lagi, sebagian besar masyarakat menyebutnya bunga. Padahal, sebetulnya bunga dolar lebih cocok disebut pohon karena tanaman ini tidak berbunga sama sekali.

Bunga atau pohon dolar tidak terlalu sulit ditemukan di Indonesia. Biasanya dijadikan tanaman hias di teras atau pelengkap interior rumah. Meskipun bukan tanaman langka, namun bunga dolar bukanlah tumbuhan asli Indonesia. Tanaman ini berasal dari benua hitam Afrika, tepatnya dari negara Tanzania, Zanzibar, dan Kenya.

Bila dilihat dari negara asalnya, mudah bagi kita menebak karakter bunga dolar. Bunga Dolar yang dalam istilah latin disebut dengan Zamioculcaszamifolia, sama sekali bukan tanaman yang membutuhkan perawatan khusus sehingga siapa saja bisa menanamnya. Dia sangat mudah beradaptasi di wilayah-wilayah beriklim tropis dan subtropis. Tangguh terhadap paparan sinar matahari. Oleh karena itu, bunga dolar lebih cocok ditanam di media yang tidak terlalu lembab. Bahkan di habitat aslinya, bunga dolar tumbuh di lahan-lahan berbatu dan pada rumput kering.

Tinggi tanaman ini dapat mencapai 40 hingga 75 cm dengan ciri khas utama berupa susunan daunnya yang berjajar pada batang. Dimulai dari ukuran daun paling besar pada pangkal batang hingga yang terkecil pada ujung batang. Jarak antara satu daun dengan daun lainnya agak berjauhan. Bentuk daunnya simteris, tebal dan terkesan kaku. Namun, keelokannya ada pada warna daunnya yang hijau pekat dan mengilap seolah berlapis minyak. Karena itu, untuk mempertahankan warna hijaunya tersebut, bunga ini lebih baik diletakkan pada tempat-tempat yang memiliki pelindung atau atap.

Manfaat Bunga Dolar untuk Berbagai Masalah Kesehatan

Sejauh ini, masyarakat luas mengenal bunga dolar sebagai tanaman hias. Padahal di balik keindahannya, daun ini menyimpan khasiat obat yang luar biasa. Bahkan, khasiat herbal daun dolar sebetulnya sudah cukup lama diteliti oleh pakar obat-obatan di seluruh dunia. Hanya saja pemanfaatannya belum sesering tanaman-tanaman herbal lainnya. Sehingga nama bunga dolar dalam kancah pengobatan herbal belum seberapa tenar.

Adapun beberapa masalah kesehatan yang dapat diatasi oleh si bunga dolar ini, antara lain:

1. Diare

Diare ini ditandai dengan gejala berupa meningkatnya frekuensi buang air besar (BAB) dalam interval waktu yang berdekatan. Perut terasa mulas dan feses sangat encer sehingga sulit sekali kehendak BAB ini ditahan. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh virus atau bakteri yang terbawa masuk ke dalam perut melalui mulut. Kerap diare dianggap penyakit sepele. Padahal, apabila tidak segera diobati penderita bisa mengalami dehidrasi sehingga tubuh menjadi sangat tidak berdaya. Selain daun jambu biji yang efektif menghentikan diare, ternyata daun dolar pun memiliki khasiat yang sama.

2. Wasir

Daun dolar juga efektif mengatasi wasir. Wasir terjadi akibat pembengkakan pembuluh darah vena di wilayah anus. Saat meradang, benjolan di sekitar anus tersebut akan sangat menganggu. Pengobatan wasir sendiri tak harus melalui prosedur operasi. Dengan daun dolar, wasir dapat dibasmi dengan mudah dan aman.

3. Mengatasi Maag

Penyakit magh sulit sekali sembuh total. Akan tetapi, sangat bisa dikendalikan apabila penderita benar-benar menjaga pola makan, menjauhi pantangan, serta menjalani hidup sehat. Obat-obatan dibutuhkan untuk mengurangi rasa sakit, kembung, menyembuhkan luka lambung, dan mengembalikan fungsi lambung seperti semula. Salah satu obat herbal yang patut dicoba adalah racikan bunga dolar.

4. Melancarkan ASI

Sejak lama, daun katu telah menyedot perhatian sebagian besar ibu menyusui. Kandungan daun katu terbukti meningkatkan produksi ASI. Tapi ternyata keunggulan tersebut juga dimiliki oleh bunga dolar. Malah, terapi Galactagogue (terapi untuk meningkatkan suplai ASI) menggunakan bunga dolar telah menjadi tradisi turun menurun di Cina.

5. Ejakulasi Dini dan Sperma Encer

Impotensi, ejakulasi dini dan sperma encer kerap mengusik rasa percaya diri pria dan menimbulkan kekecewaan di hati wanita. Namun, jangan khawatir! Ekstrak bunga dolar terbukti nyata mampu mengatasi ketiga masalah tersebut secara bertahap.

6. Hipertensi

Hipertensi mengintai orang-orang dengan kebiasaan hidup tidak sehat. Beragam keluhan akan muncul ketika seseorang terkena hipertensi, contohnya sakit kepala, leher kaku, tubuh lemas, dan sebagainya. Bukan hanya itu, hipertensi juga mencetuskan timbulnya penyakit jantung dan stroke. Di Jepang, bunga dolar diolah menjadi obat herbal untuk mengatasi hipertensi dan hasilnya memang benar-benar terbukti manjur.

Isu Miring tentang Bunga Dolar

Tahun 2016 silam, sempat beredar isu miring tentang daun dolar. Kabarnya, ada kesaksian yang menyebutkan bahwa daun dolar dapat menyebabkan penyakit leukemia. Kesaksian tersebut diunggah di media sosial dan menyebar secara berantai. Sebagian besar masyarakat awam dengan mudah mempercayainya. Namun, para peneliti tidak mau menerima begitu saja. Mereka yang tergabung dalam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menggelar penelitian terhadap kandungan daun dolar.

Dari hasil penelitian terungkap bahwa daun dolar memang mengandung senyawa beracun bernama oksalat. Senyawa ini dapat menimbulkan iritasi atau gatal-gatal pada orang-orang berkulit sensitif. Tetapi perlu digarisbawahi bahwa senyawa oksalat sama sekali TIDAK bersifat karsogenik. Jadi jelas bahwa pendapat yang mengatakan bahwa bunga dolar dapat menyebabkan leukemia tidaklah benar.

Bunga Dolar Menyembuhkan Tumor Ganas

Rumor tak sedap tentang bahaya bunga dolar ternyata sukses membuka fakta-fakta baru yang selama ini jarang diketahui khalayak. Setelah terbukti nihil dari pengaruh zat-zat karogenik, bunga dolar diketahui justru efektif melawan sel tumor ganas atau lazim disebut kanker. Sebab berdasarkan penelitian, ditemukan kandungan flavanoid dan polipenol dalam jumlah besar pada tanaman dolar.

Flavanoid dan polipenol merupakan senyawa antioksidan yang tangguh melawan radikal bebas. Radikal bebas sangat membahyakan untuk tubuh. Pencetus timbulnya penyakit-penyakit berbahaya dan mematikan, salah satunya kanker. Berkat senyawa antioksidan tersebut, tanaman dolar dapat menekan produktivitas sel kanker agar tidak menyebar. Bahkan dengan terapi herbal bunga dolar yang dilakukan secara terarah dan berkelanjutan, sel tumor ganas bisa mati tanpa bantuan obat atau treatment medis.

Cara Mengonsumsi Bunga Dolar Untuk Pengobatan Kanker

Kemajuan zaman telah membuat segalanya terasa lebih mudah. Demikian pula halnya dengan teknis pengobatan herbal masa kini. Dahulu, pengobatan kanker menggunakan daun dolar dilakukan dengan cara meminum rebusan daun dolar, sebanyak 3x sehari (treatment ini harus dilakukan di bawah pengawasan terapis herbal berpengalaman, untuk memperkuat potensi kesembuhan dan meminimalisir timbulnya efek samping negatif). Saat ini, ada cara yang lebih mudah lagi yakni mengonsumsi ekstrak bunga dolar yang sudah dikemas dalam bentuk pil, tablet, maupun sirup. Sehingga pengguna tidak perlu repot-repot lagi mencari tanaman dolar segar dan merebusnya setiap hari di rumah.

Bermacam obat kanker berbahan herbal bunga dolar, dalam bentuk siap minium, kini dengan mudah ditemukan di apotek atau pusat penjualan khusus obat herbal. Tapi ingat, konsultasikan dahulu kondisi kanker yang Anda derita pada pakarnya agar tahu seberapa besar peluang Anda sembuh menggunakan bunga dolar ini.

Demikian ulasan mengenai manfaat besar bunga dolar, sekaligus menjawab kesimpangsiuran akan bahaya tanaman  tersebut. Semoga informasi yang kami bagikan ini bermanfaat untuk seluruh pembaca.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Jengkol Untuk Kanker

Simbar Menjangan

Simbar Menjangan, Tanaman Langka dengan Beragam Manfaat

Barangkali masih banyak di antara kita yang belum tahu dengan tanaman Simbar Menjangan atau Tanduk Rusa. Lumrah memang, mengingat Simbar Menjangan merupakan tanaman langka yang tidak mudah ditemukan di mana-mana. Oleh karena itu, sebagian orang membudidayakannya sebagai tanaman hias yang bernilai jual tinggi.

Simbar Menjangan termasuk dalam kelompok besar (genus) Platycerium. Tanaman ini merupakan jenis tumbuhan paku epifit. Ada 18 spesies tanaman paku yang tergabung di dalam genus Platycerium tersebut, namun yang asli dari Indonesia hanya sekitar 5 jenis saja.

Simbar Menjangan adalah tanaman paku epifit yang menumpang hidup pada tanaman induk (inang), tapi tidak bersifat parasit atau merugikan. Sebagian besar tumbuh di hutan hujan tropis dengan kadar kelembaban di atas 70%. Sisanya lebih menyukai tempat-tempat yang relatif kering dengan kadar kelembaban di bawah 60%. Tapi secara keseluruhan, tanaman Simbar Menjangan tidak membutuhkan perawatan ekstra untuk bisa tumbuh subur. Perawatan dilakukan semata-mata untuk membuat tampilannya lebih rapi dan indah.

Keunikan tanaman Simbar Menjangan terletak pada bentuk daunnya. Seperti namanya, bentuk daun ini memang mengingatkan kita pada tanduk rusa yang bercabang-cabang. Simbar Menjangan memiliki dua jenis daun tunggal, yakni daun mandul (steril) dan daun subur (fertil). Bentuk serta fungsi keduanya berbeda-beda.Daun steril berbentuk tegak dan menyerupai perisai. Berwarna hijau cerah. Tugas daun steril adalah menyerap air agar kelembaban rimpang tetap terjaga. Apabila kemarau, daun steril inilah yang paling duluan mengering.

Untuk daun fertil, bentuknya panjang dan menjuntai dengan ujung yang bercabang dan tumpul. Panjangnya bahkan bisa mencapai 2,5 meter serta berwarna hijau keputih-putihan.Daun fertil berperan besar dalam pengembangbiakan tanaman. Sebab, di bawah daun terdapat spora sebagai alat pengembangbiakan.

Di berbegai daerah penyebutan untuk tanaman ini berbeda-beda. Dua di antaranya seperti Paku Uncal (Jawa Barat) dan Simbar Meniangan (Jawa Tengah).

Daun Simbar Mengatasi Berbagai Penyakit Kronis

Kelangkaan Simbar Menjangan menyebabkan sebagian besar masyarakat tidak mengenal tanaman ini secara mendalam. Sebagai tanaman hias, mungkin banyak yang tak menyangka bahwa Simbar Menjangan sebetulnya diberkahi dengan khasiat herbal yang luar biasa. Pada daunnya yang unik itu tersimpan begitu banyak zat-zat penting yang ampuh mencegah dan mengatasi berbagai keluhan penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga yang berat sekalipun.

Sebagai bukti, berikut ini adalah beberapa contoh penyakit yang dapat diobati dengan daun Simbar Menjangan.

1. Bisul

Bisul memang penyakit ringan, tapi sangat menganggu karena menimbulkan nyeri. Bahkan jenis bisul batu membutuhkan waktu sembuh yang lebih lama. Bisul disebabkan karena darah kotor berkumpul di bawah permukaan kulit. Sehingga timbul benjolan kecil berisi nanah dan darah pada permukaan kulit. Supaya bisul lekas kempes, oleskan daun Simbar yang telah dihaluskan dan dicampur kapur sirih 2x sehari. Dalam waktu 2-3 hari bisul akan segera sembuh.

2. Menyuburkan Kandungan

Apabila Anda dan pasangan ingin segera memiliki keturunan, tentu kesehatan rahim istri harus dipersiapkan terlebih dahulu. Sebab, rahim adalah hunian sementara jabang bayi nantinya. Untuk menyehatkan dan menyuburkan kandungan, cobalah mengonsumsi jamu daun Simbar setiap pagi. Caranya, haluskan beberapa lembar daun Simbar bersama dengan kunyit. Lalu rebus kedua bahan tadi, saring, dan minum dalam keadaan hangat. Selain untuk menyuburkan kandungan, jamu ini juga berkhasiat melancarkan haid.

3. Lesu Pasca Persalinan

Proses persalinan memang menguras tenaga. Tak ayal pasca bersalin, rasa lelahnya masih tertinggal. Belum lagi dihadapkan dengan kesibukan baru mengurus bayi. Begitu besarnya energi yang tercurah, tak heran jika banyak perempuan yang lesu dan pucat pasca persalinan. Namun, masalah ini dapat diatasi dengan mengonsumsi air rebusan daun Simbar, satu kali sehari, selama lebih kurang satu minggu. Hasilnya, tubuh akan terasa lebih bererenergi dan capek-capek hilang.

4. Gondok

Rata-rata penderita penyakit gondok tidak merasakan sakit. Akan tetapi, benjolan di leher mereka mengurangi kenyamanan dan menurunkan rasa percaya diri. Salah satu penyebab munculnya penyakit ini adalah kekurangan yodium. Agar benjolan gondok menciut dan sembuh, oleskan daun menjangan yang telah dihaluskan bersama garam secara rutin. Atas izin Tuhan YME, ikhtiar ini akan membawa perubahan positif pada penderita.

5. Demam

Demam sebetulnya adalah bentuk perlawanan tubuh terhadap virus atau bakteri penyebab infeksi. Umumnya, demam akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Namun, apabila suhu badan sudah terlampau tinggi (di atas 370 C), tak ada salahnya untuk mengonsumsi obat penurun panas. Salah satunya adalah air rebusan daun Simbar yang diminum 2x sehari.

Kanker Ovarium Sembuh Berkat Daun Simbar Menjangan

Khasiat daun Simbar Menjangan ternyata tak hanya sampai di situ. Kandungan zat yang tersimpan dalam daun Simbar telah diteliti dan terbukti efektif melawan pertumbuhan serta perkembangan sel kanker. Dalam hal ini, daun Simbar Menjangan paling sering dilibatkan pada upaya penyembuhan kanker rahim dan kanker payudara.

Khasiat daun Simbar Menjangan dalam membasmi kanker tentu tak terlepas dari kandungan nutrisi gizi dan non gizi yang dimilikinya. Berdasarkan penelitian, daun Simbar mengandung senyawa antikanker yang sangat unggul. Tiga di antaranya ialah Flavanoid, Saponin, dan Polifenol.

  • Flavanoid merupakan senyawa yang terdiri dari Flavon, Flavanol, Isiflavon, dan Anthocyanin. Pada tumbuhan, senyawa ini berperan sebagai pemberi warna dan rasa pahit. Namun di dalam tubuh, Flavanoid bekerja sebagai antioksidan yang ampuh menghalau radikal bebas penyebab kerusakan sel dan berujung pada kanker. Selain itu, Flavonoid juga efektif mencegah virus masuk ke dalam tubuh agar tak sempat hinggap di sel terutama sel darah yang rawan sekali terkontaminasi.
  • Saponin merupakan kelompok senyawa fitokimia dari jenis glikosida. Saponin mengandung racun yang sangat keras. Dalam dosis wajar, Saponin bekerja menghambat pertumbuhan sel karsinoma (kanker) dalam tubuh manusia, memblokir perluasan sel karsinoma, memperbaiki kerusakan sel, dan menghentikan pendarahan.
  • Polifenol, merupakan kelompok bahan kimia alami yang terdiri dari Asam Fenolat, Catechin, Isoflavon, Quercetin, dan Resveratrol. Sama seperti Flavanoid, polifenol berperan sebagai antioksidan yang tak kalah kuat. Di samping efektif menghambat pertumbuhan kanker, tugas lain Polifenol adalah meremajakan kembali sel-sel yang telah rusak, meningkatkan sirkulasi darah, mencegah peradangan (inflamasi), dan membantu membangun imunitas tubuh menjadi lebih baik.

Berkat adanya senyawa-senyawa antikanker tersebut, khasiat daun Simbar Menjangan dalam melawan kanker sama baiknya dengan buah bit, buah naga, mahkota dewa, dan sirsak.

Cara Mengonsumsi Daun Simbar Menjangan untuk Penderita Kanker

Apabila Anda atau kerabat Anda saat ini ada yang tengah berjuan melawan kanker rahim, tak ada salahnya berikhiar melalui cara alami yakni mengonsumsi air seduhan daun Simbaran. Ikuti cara pembuatannya berikut ini.

  • Sediakan satu tangkai daun Simbaran yang ukurannya sudah cukup besar. Cuci bersih, kalau perlu gunakan sikat untuk membersihkannya (tidak menggunakan sabun).
  • Jemur hingga sangat kering sekali. Lalu potong kecil-kecil seperti daun teh.
  • Ambil segenggam daun Simbaran kering tersebut, lalu seduh dengan 250 ml air panas. Diamkan hingga panasnya berkurang dan ekstrak daun keluar, kemudian minum sampai habis.

Konsumsi rutin air seduhan daun Simbaran sebanyak 2x sehari. Lakukan pengecekan medis untuk mengetahui progressnya.

Demikian ulasan mengenai manfaat besar daun Simbaran Menjangan. Semoga informasi yang kami hadirkan ini berguna bagi pembaca.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Jengkol Untuk Kanker

Khasiat Daun Tapak Liman

Penemuan Baru, Khasiat Daun Tapak Liman Dalam Dunia Kesehatan

Satu lagi jenis tanaman yang ternyata mengandung khasiat obat sangat besar. Tapak Liman namanya. Dalam istilah ilmiah disebut Elphantopus Scaber. Untuk daerah-daerah tertentu di Indonesia, tanaman Tapak Liman punya nama  khas yang berbeda-beda, seperti Bala Gaduh, Cancang-cancang, Lelobakan, Tutup Bumi, Tapak Tangan, dan lain-lain. Untuk lebih jelasnya tentang tanaman Tapak Liman, ikuti penjelasannya sampai tuntas.

Mengenal Tanaman Tapak Liman

Tapak Liman merupakan tanaman liar yang mudah sekali tumbuh sepanjang tahun di lahan-lahan terbuka seperti ladang, tepi jalan, halaman rumah yang jarang dirawat, hutan, dan galengan. Akarnya kokoh sehingga batang tanaman sulit sekali dicabut. Meski Tapak Liman mudah dijumpai di Indonesia, namun Tapak Liman bukan tanaman lokal asli. Berdasarkan penelitian, Tapak Liman berasal dari dataran tropis Amerika Serikat dan kemudian menyebar ke negara-negara tropis seperti Malaysia, Indonesia, Thailan, dan banyak lagi.

Secara fisik, tanaman Tapak Liman ditandai dari bentuk daunnya yang panjang dan berlekuk atau bergerigi pada bagian tepi. Panjangnya berkisar antara 20-30 cm dan lebar sekitar 3-6 cm. Tetapi, semakin tinggi batang, ukuran daun semakin mengecil dan lekuknya semakin tidak kentara. Keunikan daun Tapak Liman terletak pada permukaannya yang berbulu halus dan terasa agak empuk jika disentuh. Daun Tapak Liman berwarna hijau pekat dan sedikit kebiru-biruan.

Begitu pula dengan batang Tapak Liman. Terdapat bulu-bulu halus berwarna putih di sepanjang batangnya yang keras dan liat. Sebetulnya bukan tanaman ini tidak terlalu besar. Tinggi batangnya hanya sekitar 130 cm saja. Namun, susunan daunnya sangat berdekatan sehingga menjadikannya tampak rimbun.

Tanaman Tapak Liman juga dilengkapi dengan bunga. Di bawah bunga terdapat penampung berbentuk cawan segitiga. Dari tabung tersebut akan menyembul tabung bunga berwarna putih, lalu berangsur-angsur 4 buah kelopak berwarna merah muda atau ungu. Jika ingin melihat bunga tanaman ini mekar, lihatlah pada siang hari sekitar pukul satu dan bunga akan menutup kembali di waktu sore. Begitu seterusnya.

Kandungan Zat Kimia Tapak Liman

Berdasarkan penelitian, seluruh bagian tanaman ini mengandung manfaat farmakologis alias obat, terutama pada daun. Karena itu, walau bukan sejenis tanaman elit, Tapak Liman diincar banyak orang.

Efek farmakologis yang dipersembahkan Tapak Liman tidak terlepas dari sejumlah kandungan bahan kimia yang dimilikinya. Beberapa nama senyawa kimia yang terdeteksi di dalamnya antara lain seperti Triacontan-l-ol, Lupeol, Epifrielinol, Lupeol Acetat, Deoxyelephantopin, Isodeozylephantopin, Terpenoid, Stigmasterol, dan Flavanoid. Sebagian besar dari senyawa-senyawa tersebut diketahui efektif melawan sel kanker.

Selain itu, tanaman Tapak Liman juga mengandung minyak atsiri dalam jumlah besar, terutama pada bagian daun dan buah. Dalam ilmu pengobatan herbal, minyak atsiri berguna sebagai antibakteri. Manusia rawan sekali terkontaminasi bakteri. Bakteri dapat masuk ke tubuh manusia dengan mudah karena ukurannya yang mikro. Di dalam tubuh, bakteri menempel di organ-organ manapun yang disukainya lalu berkembang di luar kesadaran manusia. Kehidupan bakteri di dalam organ lambat laun dapat mengurangi fungsi organ itu sendiri, menyebabkan infeksi, hingga berujung pada imbulnya penyakit-penyakit berbahaya seperti kanker.

Khasiat Tapak Liman Untuk Menyembuhkan Penyakit

Saratnya komponon nutrisi yang dimiliki Tapak Liman, tak heran jika tanaman ini mampu mengatasi sejumlah masalah kesehatan, baik yang ringan maupun berat. Adapun bagian yang paling berpotensi menyembuhkan terletak pada bagian daun.

Berikut beberapa macam masalah kesehatan atau penyakit yang dapat diatasi dengan pengobatan herbal daun Tapak Liman.

1. Peradangan

Daun Tapak Liman berkhasiat sebagai anti inflamasi. Ini pula yang membuat daun Tapak Liman efektif untuk menyembuhkan segala macam bentuk peradangan atau pembengkakan. Peradangan bukan hanya terjadi di organ luar tubuh, tapi juga bagian dalam seperti organ tenggorokan dan usus. Dengan mengonsumsi air rebusan daun tapak liman, radang berangsur membaik tanpa perlu obat kimia.

2. Anemia

Anemia merupakan penyakit yang ditimbulkan akibat kurangnya sel darah merah. Anemia bisa menyerang siapa saja, tapi paling sering menyasar pada orang dewasa yang tingkat kesibukannya tinggi. Sehingga jadwal makan dan tidurnya tidak teratur. Anda dapat mengatasi masalah ini dengan cukup mudah menggunakan air rebusan daun Tapak Liman. Tapak Liman sarat akan kandungan zat besi yang dapat memacu pembentukan sel darah merah.

3. Hepatitis

Penyakit hepatitis mengindikasikan bahwa organ hati mulai mengalami masalah serius. Ini penyakit yang mengancam nyawa dan menular. Karena itu, sejak kecil setiap orang seyogianya mendapat imunisasi sebagai perlindungan. Namun, saat imunitas tubuh sedang merosot, virus hepatitis masih bisa menyerang walau sudah dapat imunisasi sekalipun. Apabila terjangkit penyakit ini, jangan panik! Daun tapak liman telah terbukti sejak dulu mampu mempercepat penyembuhan dengan mengembalikan kesehatan organ hati seperti sediakala.

4. Cacar Air

Cacar air ditandai dengan munculnya lepuhan-lepuhan yang berisi darah putih. Selain menyakitkan, panas, dan gatal, penyakit ini pun dapat menular dengan mudah. Bahkan, lepuhan kerap meninggalkan noda hitam dan bopeng. Dahulu, orang banyak memanfaatkan daun Tapak Liman sebagai obat cacar air dan hasilnya memang terbukti mujarab.

5. Keputihan

Air rebusan daun Tapak Liman bukan hanya bisa diminum, tapi juga digunakan untuk membasuh organ kewanitaan. Dalam hal ini air rebusan Daun Tapak Liman memiliki manfaat seperti daun sirih, yakni mengatasi masalah keputihan wanita.

Tapak Liman Untuk Kanker

Keunggulan Daun Tapak Liman yang tak perlu diragukan lagi adalah menyembuhkan kanker. Daun Tapak Liman termasuk dalam jajaran tanamah herbal yang paling ditakuti sel kanker, sebagaimana halnya daun benalu teh, keladi tikus, dan daun sirsak.

Kanker sangat gentar terhadap kandungan senyawa Flavanoid dan Zat Deoxyelephantopin yang tersimpan di dalam daun Tapak Liman. Kedua kandungan tersebut paling berperan aktif sebagai antiradikal bebas dan mengidentifikasi gejala-gejala kemunculan sel kanker. Sehingga, produktivitas sel kanker bisa dicegah lebih dini sebelum menyebar dan keparahan meningkat. Apabila sudah terlanjur terbentuk, kedua senyawa tersebut mampu membabat habis sel kanker hingga ke akar-akarnya tanpa merusak sel-sel baik di sekitarnya dan menekan penyebaran seoptimal mungkin.

Kekuatan ekstrak daun Tapak Liman dalam memerangi kanker bahkan tak kalah dari obat-obat kemoterapi yang dimasukkan ke dalam tubuh penderita. Bedanya, pengobatan kanker menggunakan daun Tapak Liman tidak menyebabkan imunitas penderita menurun sebagaimana pasca kemoterapi. Sebaliknya, daun ini mendorong pembentukan antibodi yang lebih tangguh agar sel kanker dapat terlawan dengan baik.

Cara Mengolah Tapak Liman Untuk Obat Kanker

Keberhasilan pengobatan kanker berbasis herbal ditentukan dari cara pengolahan bahan baku yang dibutuhkan. Untuk daun Tapak Liman, pengolahannya bisa dilakukan dengan beberapa cara, yakni direbus, ditumbuk lalu diperas airnya, atau dikeringkan terlebih dahulu baru kemudian diseduh dengan air hangat. Namun kebanyakan orang memanfaatkannya dengan cara direbus.

Daun Tapak Liman juga bisa diramu bersama bahan-bahan herbal lainnya yang ditentukan berdasarkan jenis kankernya. Jadi, untuk memperbesar harapan kesembuhan, sebaiknya konsultasikan penyakit kanker yang diderita terlebih dahulu pada pakar herbal berpengalaman. Pakar herbal akan menyarankan resep daun Tapak Liman terbaik sesuai dengan jenis kankernya.

Demikian ulasan mengenai khasiat besar daun Tapak Liman. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Baca artikel lain mengenai Manfaat Jengkol Untuk Kanker